Categories
TNI

KSAL: Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Wujud Cinta Prajurit TNI AL Terhadap Keteladanan Rasulullah

Koran Jurnal, Jakarta – “Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriyah Tahun 2022 dilaksanakan sebagai wujud cinta prajurit dan PNS TNI AL kepada Rasulullah dengan menjadikan beliau sebagai contoh dan teladan.”

Demikian sambutan tertulis Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono yang disampaikan Wakasal Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono saat perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriyah / 2022 diikuti Pejabat Utama Mabesal, Kepala Dinas dilingkungan Mabesal, Pengurus Pusat Jalasenastri, serta Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS di Mabesal di Auditorium Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis, (27/10/2022).

Dalam kegiatan ini menghadirkan penceramah KH. Ahmad Fakruddin Murodih dari Pondok Pesantren Ittihaadus Syubbaan, Depok. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al quran oleh Ustadz Zainal Fajri, S.Pd.I., dan saritilawah oleh Sertu Keu/W Risma Maulana.

Dalam sambutan tertulis Kasal, bahwa Nabi Muhammad SAW diutus ke dunia untuk menyempurnakan akhlak umat manusia. Oleh karenanya, teladan dalam diri Rasulullah mencakup semua bidang dan sendi kehidupan manusia. Sehingga sangat tepat tema peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini “Meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari”.

Wakasal Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono menambahkan bahwa yang tak kalah penting adalah esensi dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah, sebagai rahmat bagi seluruh alam semesta, bermuhasabah mengintrospeksi diri dan memohon ampunan kepada Allah SWT atas segala perbuatan yang tidak sesuai dengan ajaran sang Nabi yang santun, dan tanpa kekerasan jauh dari sifat radikalisme.

Sementara itu ceramah KH. Ahmad Fakruddin Murodih menceritakan ketika Nabi Adam berbuat salah, beliau memohon ampun dengan memanjatkan doa kepada Allah SWT dengan menyertakan nama baginda besar Rasulullah Nabi Muhammad SAW, Allah pun terkejut karena saat Nabi Adam diciptakan di dunia diketahui Nabi Muhammad belum lahir. Nabi Adam mengatakan saat Allah tiupkan ruh ke tubuhnya, ia melihat di kaki Arsy terukir kalimat ‘Lailahaillallah Muhammadarrasulullah’. Sejajarnya nama Nabi Muhammad SAW berdampingan dengan Lafadz Allah SWT menandakan Nabi Muhammad SAW adalah manusia yang dimuliakan. “Allah pun membenarkan bahwa Muhammad adalah makhluk yang aku banggakan, makhluk yang aku muliakan, maka wahai Adam berdoalah dan bermunajatlah kepadaku dengan menyebut nama Muhammad sungguh dosamu akan aku maafkan,” seru KH. Akhmad dalam ceramahnya dihadapan keluarga besar Mabesal.(disp)

Categories
TNI

KSAL Sebut Yayasan Sosial Bhumyamca Adalah Medan Pengabdian Kedua Pasca Dinas di TNI AL

Koran Jurnal, Jakarta – “Yayasan Sosial Bhumyamca (Yasbhum) adalah medan pengabdian kedua setelah dinas aktif di TNI Angkatan Laut,” demikian disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono saat memberikan sambutan pada acara Executive Forum Yasbhum Grup TW IV Th 2022 bertempat di Gedung Cibis Nine Jl. TB Simatupang No 2 Trakindo, Cilandak, Jakarta Selatan. Rabu (26/10)

Executive Forum Yasbhum Grup 2022 ini mengangkat tema “Dengan Semangat Baru Kita Wujudkan Yasbhum dan Perseroannya Meningkatkan Kontribusi Menyejahterakan Keluarga Besar TNI Angkatan Laut“ dan dihadiri Pengurus Yasbhum beserta seluruh jajaran serta Komisaris dan Direksi PT – PT di lingkungan Yasbhum Grup.

Terkait tema tersebut, Kasal berharap tema tersebut harus benar-benar menjadi tekad bersama untuk meningkatkan kesejahteraan prajurit dan keluarga besar TNI AL. “Meskipun jajaran direksi minim latar belakang pendidikan dan pengalaman bisnis, tetapi dengan niat yang tulus dan tekad yang kuat, dapat menjadi motivasi untuk memahami karakter bisnis perusahaan, pesaing, pelanggan serta tantangan yang harus dihadapi, sehingga dapat menemukan terobosan-terobosan baru, dan pada akhirnya kinerja perusahaan akan meningkat dari waktu ke waktu,” harapnya.

Selanjutnya terkait jabatan yang diduduki para Pengurus, Komisaris maupun Direksi di Yasbhum, Kasal selaku Ketua Pembina Yasbhum mengingatkan bahwa jabatan di Yasbhum saat ini adalah amanat dari pemimpin TNI AL dan seluruh prajurit TNI AL. “Maka dari itu saya sangat berharap kepercayaan dan amanah ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya. Komisaris dan jajaran Direksi harus dapat mengelola perusahaan yang dipimpin untuk mencapai hasil yang maksimal dan memberi manfaat yang sebesar-besarnya bagi prajurit dan keluarga,” pesan Kasal.

Di akhir sambutan, Kasal menyampaikan bahwa dengan digelarnya acara executive forum ini, dirinya memperoleh informasi tentang banyak hal, khususnya terkait kondisi yayasan dan perusahaan, pencapaian, perkembangan dan prospek ke depan, serta permasalahan dan kendala yang dihadapi, sehingga dapat dicari solusinya dan perusahaan dapat berkembang pesat untuk bisa berkontribusi lebih banyak dalam meningkatkan kesejahteraan prajurit dan keluarga.

Acara Executive Forum Yasbhum Grup 2022 ini dihadiri Wakasal Lakdya TNI Ahmadi Heri Purwono, Irjenal, Pangkoarmada RI, Pangkolinlamil, Aspers Kasal, Aslog Kasal, Koorsahli Kasal, Danpushidrosal, Danpuspomal, Dankormar, Danlantamal III, Kadisenlekal, Kadisadal, Kadiswatpersal, Kadisbekal dan pejabat lainnya.(disp)

Categories
Megapolitan TNI

Pushidros TNI AL Terima Kunjungan Tim Evaluator Kemenpan RB

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) menerima kunjungan Tim Evaluator dari Deputi Reformasi Birokrasi Akuntabilitas dan Pengawasan,Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Kunjungan Tim Evaluator Kemenpan RB Agustin dan Veron diterima Komandan Pushidrosal (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Nurhidayat yang didampingi Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Danpushidrosal Kolonel Laut (P) Nunung Suhartono di ruang Kerja Danpushidrosal, Mako Pushidrosal, Jalan Pantai Kuta V/I, Ancol Timur Jakarta Utara. Selasa (25/10/2022).

Kunjungan tersebut dalam rangka Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2022 dilingkungan Pushidrosal. Danpushidrosal menyambut hangat kedatangan tim tersebut.

Dalam kunjungan tersebut Danpushidrosal menjelaskan gambaran langkah-langkah yang telah dibangun dalam Pembangunan Zona Integritas di Pushidrosal yang meliputi 6 (enam) Area Perubahan yang mampu secara Konkrit diterapkan diantaranya adalah Manajemen Perubahan, Penguatan Tatalaksana, Penataan Sistem Manajemen SDM, Penguatan Akuntabilitas Kinerja, Penguatan Pengawasan dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Perubahan.

Di lain sisi, Pushidrosal senantiasa mengedepankan Peningkatan dan Pengembangan mutu dan kualitas penyediaan produk jasa, pelayanan data informasi Hidros bagi Publik secara akurat, tepat guna dan mutakhir dengan memberikan kemudahan akses bagi pengguna.

Selanjutnya, Danpushidrosal berharap dengan kedatangan tim evaluator ke satuan Pushidrosal kali ini, dapat memberikan gambaran nyata, berbagai upaya dan inovasi yang telah Pushidrosal lakukan, sehingga Tim Penilai Nasional dapat menetapkan Pushidrosal sebagai Satker yang layak menyandang predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun ini.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung di lapangan dan verifikasi data dukung terhadap penyelenggaraan pelayanan publik di Pushidrosal dari 6 aspek dan prinsip evaluasi yang meliputi Standar Pelayanan, Profesionalisme SDM, Sarana Prasarana, Sistem Informasi Pelayanan Publik, Konsultasi dan Pengaduan serta Inovasi Layanan.

Diharapkan, Peninjauan Lapangan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi oleh Tim Evaluator Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik Pushidrosal dalam memberikan layanan prima kepada masyarakat.(disp)

Categories
TNI

KSAL: Kejayaan Angkatan Laut Merupakan Bangunan Kokoh yang Disusun dari Karya Generasi ke Generasi

Koran Jurnal, Jakarta – “Kejayaan TNI Angkatan Laut (TNI AL) tidak dibangun oleh satu generasi, tetapi merupakan bangunan kokoh yang tersusun dari karya generasi ke generasi sesuai masanya sendiri-sendiri, yang terikat kuat oleh satu tekad dan cita-cita yang sama.”

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono saat memimpin Upacara Wisuda Purna Wira (WPW) kepada 82 Purnawirawan Perwira Tinggi (Pati) TNI AL sebagai simbol penghormatan, penghargaan dan rasa terima kasih kepada mereka yang telah memasuki masa purna bakti, bertempat di Lapangan Arafuru Akademi Angkatan Laut (AAL), Bumi Moro, Surabaya, Senin malam (24/10/2022) kemarin.

Kasal yang didampingi Ketua Umum Jalasenastri Ny. Vero Yudo Margono mengatakan bahwa, purna bakti bukanlah akhir dari jalan pengabdian. Purna bakti hanyalah transisi untuk terus mengabdi dengan cara yang berbeda di tengah-tengah bermasyarakat. Kawah Candradimuka Bumimoro menjadi tempat yang tepat untuk menghantar para wisudawan, karena dari tempat ini pulalah para wisudawan dilahirkan dan memulai langkah pertama pengabdian sebagai perwira.

“WPW pada hakikatnya merupakan tradisi khas TNI AL dalam melepas Pati yang telah memasuki masa purna bhakti. Tradisi ini merupakan bentuk penghormatan yang tulus dari seluruh jajaran TNI AL atas dharma bakti yang telah dicurahkan oleh para pendahulu bagi kejayaan TNI AL, TNI, Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ucap Laksamana Yudo.

KSAL menyadari bahwa Upacara Wisuda Purna Wira (WPW) bukan sekedar melestarikan tradisi yang harus kita jaga. Lebih dalam dari itu, upacara ini melambangkan pewarisan nilai-nilai luhur perjuangan dan semangat pengabdian perwira TNI Angkatan Laut kepada generasi penerus prajurit Jalasena Samudera.”

KSAL Laksamana Yudo mengucapkan rasa terima kasih atas nama seluruh prajurit Jalasena Samudera kepada para wisudawan.

“Kami menghaturkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, atas segala jasa, pengorbanan dan pengabdian yang telah ditorehkan dengan tinta emas oleh para wisudawan sekalian serta penghargaan yang sama kami sampaikan kepada keluarga yang telah menjadi bagian dari pengabdian sebagai prajurit Jalasena,” ujar KSAL.

Wisuda 82 Pati TNI AL terdiri dari 1 orang Pati bintang tiga Laksamana Madya TNI, 23 orang Pati bintang dua Laksamana Muda TNI/Mayor Jenderal Marinir TNI, dan 58 orang Pati bintang satu Laksamana Pertama TNI/Brigadir Jenderal TNI Marinir tersebut dilakukan bersama dengan upacara peluncuran Perwira Remaja (Paja) angkatan ke-67, yang baru saja dilantik dari Lembaga Pendidikan Akademi Angkatan Laut.

Pada saat Upacara Militer juga dilaksanakan penyerahan Piagam Penghargaan dari Laksamana Yudo Margono kepada perwakilan wisudawan WPW Pati TNI AL sebagai penghormatan dan penghargaan atas Dharma Bhaktinya, dilanjutkan penyerahan cindera mata dan penyerahan Kartu Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan POLRI (Pepabri), Persatuan Istri Purnawirawan (Perip), Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut (PPAL) dan Persatuan Istri Purnawirawan Angkatan Laut (PIPAL).(disp)

Categories
Kriminalitas TNI

TNI AL Gagalkan Pengiriman Satwa Dilindungi Melalui Jalur Laut

Koran Jurnal, Jakarta – Patroli Keamanan Laut (Patkamla) Banjarmasin dan Tim Alpha Satgas Operasi Intel Mandau berhasil menggagalkan pengiriman satwa yang dilindungi di Perairan Kumai, Kalimantan, Sabtu (22/10/2022) lalu.

Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Banjarmasin Kolonel Laut (P) Herbiyantoko saat menggelar konferensi pers di Posal (Pos TNI AL) Kumai, Kotawaringin Barat Provinsi Kalimantan Tengah mengatakan kronologis penangkapan berawal dari adanya informasi dari intelijen Lanal Banjarmasin tentang pengiriman satwa dilindungi yaitu beberapa jenis burung dan kura-kura dari Pelabuhan Bade Kabupaten Mappi Papua dengan tujuan Probolinggo yang dimuat oleh kapal MV. Vision Global.

Dari Informasi tersebut TNI AL langsung melaksanakan penyelidikan serta pendalaman dan penelusuran di dapat keterangan bahwa kapal MV. Vision Global yang dicurigai membawa satwa yang diduga ilegal berada di perairan muara Pangkalan Bun, sedang lego jangkar dan akan melaksanakan bongkar muat.

Tim kemudian bergerak dari Posal Kumai dan tepatnya di perairan Kumai dan berhasil menangkap dan mengamankan beberapa satwa yang dilindungi yaitu 36 ekor nuri kepala hitam; 23 ekor kakak tua putih jambul kuning; 7 ekor kakak tua hitam raja; kakak tua/begok 3 ekor (2 hijau + 1 merah); 2 ekor kasuari; 1 ekor dara hutan; 1 ekor cucak emas; 1 ekor jagal Papua; 1 ekor pleci; 1 ekor branjangan; dan 12 ekor kura-kura; 1 ekor ular hijau, serta ditemukan tanduk rusa satu karung.

Sementara itu 6 orang pelaku berinisial B, H, M, I, AM dan BM yang merupakan ABK kapal MV. Vision Global diduga melanggar Pasal 21 ayat 2 huruf (a) jo pasal 40 ayat 2 UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 Tahun dan denda sebesar Rp 100.000.000,- (Seratus Juta Rupiah). Selanjutnya semua barang bukti dan pemilik diserahkan dan dilimpahan ke BKSDA Provinsi Kalteng guna proses hukum lebih lanjut.

Danlanal Banjarmasin menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas keberhasilan ini kepada unsur-unsur yang membantu guna mengamankan wilayah perairan dan memberikan kenyamanan kepada masyarakat. “Karena tidak menutup kemungkinan masih ada kegiatan ilegal lainnya yang belum terungkap. Untuk itu kedepan kegiatan patroli rutin akan semakin kita tingkatkan di wilayah kerja Lanal Banjarmasin. Maksud dan tujuannya adalah untuk menekan dan meminimalisir aktivitas kegiatan ilegal yang dilakukan oleh kapal-kapal yang melintas maupun berlabuh serta cegah dini dan deteksi dini terhadap tingkat kerawanan lainnya,” tegas Kolonel Herbiyantoko.

Sementara itu, Pj. Bupati Kotawaringin Barat Anang Dirjo menyampaikan ucapan banyak terima kasih atas kerjasama yang baik dengan TNI AL, dalam hal ini Lanal Banjarmasin. “Ini merupakan prestasi yang luar biasa. Sinergitas ini tidak berhenti sampai disini saja, kedepan tetap kita lanjutkan dan tingkatkan sinergi agar tidak terjadi lagi kegiatan yang sama,” katanya.

Keberhasilan TNI AL yang bersinergi dengan satuan samping dalam mengatasi kejahatan di laut ini juga sebagai wujud pengaplikasian perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono yang selalu disampaikan diberbagai kesempatan agar prajurit TNI AL selalu menjaga kepercayaan negara dan rakyat melalui kerja nyata yang bermanfaat bagi institusi, masyarakat bangsa dan negara.(disp)

Categories
TNI

Begini Cara TNI AL Bekali Prajuritnya Penerapan UNCLOS 1982

Koran Jurnal, Jakarta – Prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL) dituntut untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif terhadap United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982 yang telah diratifikasi guna mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas TNI Angkatan Laut. Tuntutan ini diwujudkan Dinas Hukum Angkatan Laut (Diskum AL) dengan menyelenggarakan Pembinaan Teknis (Bintek) Penerapan UNCLOS 1982 yang dibuka Kadiskum AL Laksamana Pertama TNI Leonard Marpaung, S.H., M.H., di Gedung Puskom ASN Jatimakmur Pondok Gede, Jakarta Timur, Senin (24/10/2022).

Kadiskum AL saat membuka acara mengatakan TNI AL sebagai komponen utama pertahanan negara di laut bertugas untuk menjaga integritas Wilayah NKRI dan mempertahankan stabilitas keamanan serta melindungi sumber daya alam dari berbagai bentuk gangguan keamanan dan pelanggaran hukum di Wilayah Perairan Yurisdiksi Nasional Indonesia berdasarkan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 dimana tugas TNI AL adalah menegakkan hukum dan menjaga keamanan di wilayah laut yurisdiksi nasional sesuai dengan ketentuan hukum nasional dan hukum internasional yang telah diratifikasi.

Sementara itu, usaha masyarakat internasional untuk mengatur masalah kelautan melalui Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Hukum Laut yang Ketiga telah berhasil mewujudkan United Nations Convention on the Law of the Sea yaitu konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut yang telah ditandatangani oleh 117 negara peserta termasuk Indonesia.

Bagi Bangsa dan Negara Republik Indonesia sendiri, UNCLOS 1982 mempunyai arti yang penting karena untuk pertama kalinya asas Negara Kepulauan yang selama 25 tahun secara terus menerus diperjuangkan oleh Indonesia, telah berhasil memperoleh pengakuan resmi masyarakat internasional.

“Pengakuan resmi asas Negara Kepulauan ini merupakan hal yang penting dalam rangka mewujudkan satu kesatuan wilayah sesuai dengan Deklarasi Djuanda 13 Desember 1957, dan Wawasan Nusantara sebagaimana termaktub dalam Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat tentang Garis-garis Besar Haluan Negara, yang menjadi dasar perwujudan bagi kepulauan Indonesia sebagai satu kesatuan politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan,” ungkap Kadiskum AL.

Bintek Penerapan UNCLOS 1982 yang diikuti 30 Perwira TNI AL berpangkat Letda sampai Letkol dari Kotama-Kotama TNI AL seluruh Indonesia ini akan dilaksanakan selama 1 minggu mulai 24 Oktober sampai dengan 1 November 2022 mendatang.

Materi-materi yang akan disampaikan para instruktur baik dari UI, Babinkum TNI dan TNI AL diantaranya rezim hukum laut dan lintas laut menurut UNCLOS 1982, perompakan (robbery) dan pembajakan (piracy) di laut menurut UNCLOS 1982, kebijakan pemerintah Indonesia setelah UNCLOS 1982 di ratifikasi sampai dengan sekarang, batasan-batasan aktifitas militer asing di ZEEI menurut UNCLOS 1982, teknik penyelesaian sengketa batas maritim Indonesia dengan negara tetangga menurut UNCLOS 1982 dan sejumlah materi lainnya.

Pelaksanaan Bintek ini selaras dengan Program Prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono dalam membangun Sumber Daya Manusia TNI AL yang unggul dan profesional sehingga nantinya Prajurit yang bertugas di lapangan tidak ragu dalam mengambil keputusan sesuai lingkup kewenangannya karena telah menguasai dan mematuhi hukum nasional maupun internasional.(disp)

Categories
Uncategorized

TNI AL Musnahkan 13 Pucuk Senjata Api Rakitan Warga di Perbatasan Indonesia-Timor Leste 

Koran Jurnal, Jakarta – Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VII Kupang memusnahkan 13 pucuk senjata api rakitan yang diserahkan secara sukarela oleh warga yang tinggal di perbatasan Indonesia – Timor Leste di Pos TNI AL (Posal) Atapupu, Kab. Belu, NTT, Jum’at (21/10/2022).

Pemusnahan senjata api tersebut dipimpin langsung Danlantamal VII Laksamana Pertama TNI Dr. Heribertus Yudho Warsono dan disaksikan oleh Asintel Danlantamal VII, Asops Danlantamal VII, Dantim Intel Lantamal VII, Danramil 1605-02 Atapupu, Danposal Atapupu, Kapolsek Kakuluk Mesak, Kepala Desa Atapupu, Pemuka Agama (Pendeta Kakuluk Mesak), Perwakilan KUPP (Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan ) Kelas II Atapupu, Babinsa Jenilu, Babinkamtibnas Kakuluk Mesak, masyarakat pesisir Atapupu serta disaksikan oleh warga pemilik senjata api rakitan itu.

Ke tiga belas pucuk senjata api rakitan milik warga Atapupu itu diserahkan kepada Danposal Atapupu atas dasar keinginan pribadi, setelah mendapat himbauan dan pendekatan yang rutin dilakukan oleh Danposal. Selanjutnya dilaporkan kepada Danlantamal VII dan ditindaklanjuti dengan dimusnahkan dengan cara dipotong-potong.

Senjata-senjata api rakitan itu diduga merupakan senjata yang digunakan pada masa jajak pendapat lepasnya Timor Leste dari Indonesia yang masih disimpan oleh warga. Sebelumnya pada bulan Juni 2022 Danposal Atapupu juga menerima 4 pucuk senjata rakitan dari warga dan sudah dimusnahkan.

Pada kesempatan tersebut Danlantamal VII mengucapkan terima kasih kepada warga masyarakat yang telah menyerahkan senjata secara sukarela dan menghimbau apabila masih ada warga yang mempunyai ataupun menyimpan senjata api rakitan agar diserahkan kepada Aparat Keamanan setempat untuk diamankan, karena dapat berpotensi membahayakan warga.

Pemusnahan senjata rakitan semacam ini sangat bermanfaat bagi keamanan masyarakat, hal tersebut selaras dengan Perintah Harian Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono agar menjaga kepercayaan negara dan rakyat kepada TNI Angkatan Laut melalui kerja nyata yang bermanfaat bagi Institusi, masyarakat, bangsa dan negara.(disp)

Categories
Ekonomi Kriminalitas TNI

Sinergitas TNI AL dan Bea Cukai, Berhasil Gagalkan Penyelundupan Minuman Beralkohol dari Singapura

Koran Jurnal, Jakarta – Guna mencegah meningkatnya angka kejahatan di laut, sinergitas TNI Angkatan Laut (TNI AL) yang dilaksanakan oleh Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IV Batam bersama tim gabungan Bea Cukai berhasil mengungkap dan menggagalkan penyelundupan minuman beralkohol yang ditaksir senilai Rp 4,38 milyar di perairan Tanjung Datuk, Sengkuang, Batam, Jum’at (21/10) kemarin.

Diketahui kronologis bermula saat Lantamal IV mendapatkan informasi, bahwa akan ada kapal bermuatan minuman beralkohol akan memasuki ke perairan Indonesia dari Singapura, pada Kamis Malam (20/10).

Mendapatkan informasi tersebut, Lantamal IV menyiagakan tim F1QR beserta unsur Patkamla Setumu dan Sea Rider. Sementara itu, tim gabungan Bea Cukai juga telah mendapatkan informasi yang sama dan juga menyiagakan beberapa kapal Patrolinya.

Kapal yang dicurigai, kemudian diketahui sebagai KM tanpa nama karena tidak memiliki identitas layaknya kapal pada umumnya yang memiliki nama dan nomor pendaftaran, seketika saat melintas kapal yang dicurigai tersebut langsung dilakukan pengejaran oleh tim gabungan.

Dalam upaya menghindari kejaran dan penangkapan oleh prajurit TNI AL, KM tanpa nama sengaja mengarahkan lajunya ke arah kedangkalan dan mengkandaskan kapalnya di perairan sengkuang, setelah sebelumnya berusaha menabrak salah satu kapal Bea Cukai yang mengejar. Pada saat itu crew KM Tanpa Nama berhasil melarikan diri ketika kapal patroli kesulitan mendekat karena kedalaman air kurang dari 1 meter.

Dari aksi pengejaran tersebut, Tim FIQR Lantamal IV dan Tim Gabungan Bea Cukai yakni Kanwil Bea Cukai Kepri dan Kantor Bea Cukai Batam akhirnya berhasil memeriksa dan menggeledah kapal yang didalamnya terdapat tumpukan minuman beralkohol sebanyak 8.784 botol berbagai jenis merk tanpa dilengkapi dengan dokumen yang diperkirakan total senilai 4 Milyar rupiah lebih. Hasil tangkapan tersebut selanjutnya dibawa ke dermaga Batam untuk dilaksanakan pemeriksaan lebih lanjut.

Keberhasilan jajaran TNI AL dalam menjaga keamanan wilayah perairan Yurisdiksi Nasional merupakan wujud pelaksanaan tugas sesuai instruksi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono yaitu pembangunan sistem kekuatan dan kesiapan operasi yang bersinergi serta mempunyai interoperabilitas tinggi.(disp)

Categories
Pendidikan TNI

KSAL: SSAT Harus Diawaki Personel Yang Berkompetensi Tinggi dan Berkarakter Kuat

Koran Jurnal, Jakarta – Angkatan Laut dibangun dan dibentuk dalam sebuah Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) yang terintegrasi terdiri dari KRI, pesawat udara, marinir dan pangkalan, sehingga SSAT harus diawaki oleh personel yang memiliki kompetensi tinggi dan berkarakter kuat.

Demikian disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono dalam sambutannya pada Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Program Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) Angkatan ke-52 dan Pendidikan Pembentukan Perwira Singkat (Diktukpakat) Angkatan ke-2 TNI AL TA 2022 di Lapangan Laut Maluku, Kodiklatal, Surabaya, Jawa Timur, Jum’at (21/10/2022).

“Oleh karena itu, pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan bagian yang sangat penting dalam mewujudkan pembangunan kekuatan TNI Angkatan Laut (TNI AL) yang profesional, modern dan tangguh,” lanjut KSAL.

Menurut Laksamana Yudo, pendidikan perwira merupakan investasi jangka panjang yang akan sangat menentukan kelangsungan dan kemajuan organisasi TNI AL.

“Tidak bisa kita pungkiri, SDM adalah tulang punggung dalam keberhasilan pembangunan pertahanan negara. Maka dari itu, pendidikan perwira Kodiklatal harus menghasilkan output yang optimal dalam membentuk prajurit Jalasena yang tangguh dalam menjaga kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujarnya.

Mengakhiri sambutan KSAL berpesan agar para perwira yang baru dilantik terus menggali potensi dalam diri untuk meningkatkan kualitas hidup demi meraih kesuksesan, sehingga dapat menjadi panutan bagi prajurit bawahannya.

“Sebagai pemimpin pada strata perwira, bertindaklah dengan sigap dan cermat serta menjadi motor penggerak di satuan tempat para perwira bertugas nanti. Pemimpin yang berhasil bukan pemimpin yang tidak pernah gagal,  namun yang terus berbenah diri dan belajar dari pengalaman,” pungkas KSAL.

Categories
TNI

KSAL Laksamana Yudo Margono Sebut Kunci Perwira Adalah Sebagai Teladan dan Motivator Bagi Anak Buah

Koran Jurnal, Jakarta – “Mengembangkan keahlian memimpin merupakan kunci menjadi seorang perwira yang baik. Hal itu dapat terbentuk dengan memiliki kompetensi yang unggul, menjadi teladan dan motivator bagi anak buah, bertindak inovatif, menjadi perwira yang adaptif, berani dan bertanggung jawab serta turun langsung untuk menyelesaikan suatu permasalahan.”

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono saat memberikan pembekalannya kepada Siswa Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) Angkatan ke-52 dan Siswa Pendidikan Pembentukan Perwira Singkat (Diktupakat) Angkatan ke-2 TNI Angkatan Laut (TNI AL) TA 2022 menjelang pelaksanaan Prasetya Perwira (Praspa), secara Vicon dari Wisma Elang Laut (WEL), Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, (20/10/2022).

Pembekalan dilaksanakan guna memberikan perspektif serta cara pandang baru kepada segenap calon wisudawan sebagai seorang perwira TNI AL dimana Sumber Daya Manusia (SDM) unggul merupakan kunci sukses kejayaan TNI AL.

KSAL mengatakan seorang Perwira akan menjadi pemimpin yang memiliki beban tugas, wewenang dan tanggung jawab yang sesuai dengan tempat penugasan. Perubahan strata pangkat juga menjadi perubahan status sosial, haruslah tetap bergaya hidup sebagai prajurit yaitu Prasaja, jujur dan irit.

Menjadi perwira memiliki konsekuensi tanggung jawab moril terhadap keluarga, anak buah serta lingkungan. Maka dari itu seorang perwira harus memiliki keberanian mengambil inisiatif, inovatif, dan senantiasa tampil secara positif. “Figur seorang pemimpin akan menjadi teladan, andalan dan kebanggaan bagi lingkungannya, perwira harus mampu menampilkan performa terbaik yang dapat menjadi contoh bagi anak buah maupun lingkungan sekitarnya,” ujar Kasal.

Pembekalan diikuti 1.069 orang  siswa Diktukpa dan Diktukpakat yang berasal dari tiga Kodik di bawah Kodiklatal yaitu Kodikopsla, Kodikmar dan Kodikdukum terdiri dari 684 siswa Diktukpa Angkatan LII dimana 131 orang Siswa adalah dari Korps Pelaut, 91 orang siswa Korps Teknik, 49 orang siswa Korps Elektronika, 99 orang Korps Suplai, 61 orang Korps Kesehatan, 38 orang Korps Pomal, 44 orang Korps Khusus dan 133 orang siswa Korps Marinir. Sedangkan 385 orang sisanya merupakan siswa Diktupakat Angkatan II TA 2022 dengan keterangan 144 orang Siswa Korps Pelaut, 55 orang siswa Korps Teknik, 27 orang Korps Elektronika, 36 orang Korps Suplai, 18 orang Korps Kesehatan, 26 orang Korps Pomal, 17 orang Korps Khusus dan 62 orang siswa Korps Marinir.

Ke-1.069 siswa Diktukpa dan Diktukpakat ini rencananya akan melaksanakan Prasetya Perwira (Praspa) pada Jumat (21/10) di Kodiklatal Surabaya. Praspa merupakan momentum penting sebagai insan prajurit samudera, dimana momentum yang istimewa itu adalah proses tranformasi peningkatan strata dari strata bintara menjadi strata perwira.

“Menjadi perwira adalah prestasi, kebanggaan dan kehormatan yang senantiasa harus disyukuri sebagai rahmat Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu menjadi perwira merupakan titik awal untuk merubah perubahan pola pikir, pola sikap serta pola tindak yang harus menyesuaikan dengan kode etik perwira TNI”, ujar KSAL.

Mengakhiri sambutannya, Kasal menekankan para seluruh prajurit yang baru menyelesaikan pendidikannya agar tetap  menjaga iman dan taqwa sebagai landasan moral, selalu mendukung segala kebijakan pemerintah, loyalitas tegak lurus kepada pimpinan, menjaga netralitas menjelang pemilu tahun 2024, mempertahankan jati diri sebagai prajurit dan junjung tinggi nilai-nilai trisila TNI AL, peduli dan tanggap dengan situasi lingkungan sekitar, tidak ada tindak kekerasan terhadap prajurit maupun masyarakat, bijak dalam menggunakan media sosial serta mewaspadai pengaruh radikalisme yang sedang berkembang.(disp)