Categories
Bencana TNI

TNI AU Berkontribusi Nyata terhadap Pemulihan di Provinsi Kalsel dan Sulbar

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Udara berkontribusi nyata dalam pemulihan bencana banjir di Banjarmasin Kalimantan Selatan serta gempa bumi di wilayah Mamuju, Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), Sabtu (23/01/2021).

Hal ini ditunjukkan oleh Prajurit Satgas Paskhas yang bertugas di daerah Banjarmasin, Kalimantan Selatan yang dipimpin Mayor Pas Raden Ruli Rusliana mulai membantu mendistribusikan bantuan berupa sembako dan mengevakuasi warga yang terdampak banjir.

Mayor Pas R. Ruli R menjelaskan, pada hari ini selain memberikan sembako Satgas Paskhas, juga melaksanakan evakuasi korban jiwa, yang ada di tiga desa yaitu di Kecamatan Sungai Tabuk, wilayah Martapura, dan wilayah Marahaban.

Lebih lanjut, Mayor Pas Ruli menjelaskan di Kecamatan Sungai Tabuk kita mendistribusikan logistik, obat-obatan, serta membantu tenaga medis puskesmas, selanjutnya, di wilayah Martapura mendistribusikan logistik, kemudian wilayah Marabahan untuk Satgas Paskhas melaksanakan evakuasi dan distribusi logistik.

Di lokasi yang berbeda, Prajurit Batalyon Kesehatan (Yonkes) Denma Mabesau yang dipimpin oleh Kapten Kes Lim Friendly Suman Sitorus, S. Farm., menyampaikan, pada hari ini Yonkes Denma Mabesau dibantu relawan tenaga medis telah merawat sebanyak 193 pasien yang berada di beberapa tempat yaitu di Base, Katandean, dan Ulumanda , selain itu di wilayah Taan kita juga bekerjasama dengan Pertamina wilayah Sulawesi Barat, melaksanakan pemeriksaan kesehatan.

“Medan yang kita lewati sangat rusak dan tidak dapat dijangkau oleh kendaraan biasa, hanya dapat dijangkau oleh mobil off-road, namun kendala tersebut tidak menghambat kinerja kami untuk melayani korban yang terdampak gempa,” ujar Kapten Kes Lim Friendly Sitorus.

Adapun pelayanan kesehatan tetap menerapkan protokol kesehatan.(disp/red)

Categories
Bencana TNI

Alumni AAU 2006 Kirim Paket Bantuan Seberat 1,8 Ton untuk Korban Bencana Alam di Sulbar dan Kalsel

Koran Jurnal, Magetan – Alumni Akademi Angkatan Udara (AAU) 2006 melakukan aksi peduli sesama terhadap para korban bencana gempa bumi yang mengguncang Mamuju-Majene, Sulawesi Barat dan bencana banjir yang menimpa Kalimantan Selatan, dengan turut serta berkontribusi dalam penyaluran bantuan untuk para korban.

Alumni AAU Angkatan 2006 atau yang dikenal Punggawa Dirgantara Pasha menyalurkan bantuan sebanyak 1,8 ton berupa makanan, minuman, obat-obatan, masker serta kebutuhan lainnya yang dipusatkan di Lanud Iswahyudi Magetan Jawa Timur.

Ketua Angkatan AAU 2006 Mayor Pnb Martono menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sebagai prajurit TNI AU terhadap sesama dan merupakan aksi kemanusiaan.

Menurutnya, sebagai tentara yang berasal dari rahim rakyat, AAU Angkatan 2006 memiliki tanggung jawab moral terhadap masyarakat khusunya yang menjadi korban gempa Sulawesi Barat dan banjir di Kalimantan Selatan.

“Ketika musibah gempa bumi menimpa saudara kita, sudah saatnya bagi kami sebagai prajurit TNI bersama komponen bangsa lainnya bersama-sama membantu masyarakat dalam melewati masa sulit ini,” ungkapnya, Sabtu (23/01/2021).

Mayor Pnb Martono juga mengatakan bahwa AAU Angkatan 2006 tidak hanya memberikan bantuan logistik kepada korban bencana alam gempa bumi  di Sulbar dan banjir di Kalsel, namun ada beberapa personel yang terjun langsung melakukan evakuasi dan membantu korban di lokasi bencana tersebut.

“Salah satu personel yang terjun langsung dalam aksi cepat tanggap bencana tersebut adalah Mayor Pas Irrie selaku Dansatgas Paskhas yang bertugas memberikan bantuan kemanusiaan untuk mengevakuasi dan melakukan pendistribusian bantuan logistik,” ucapnya.

Disamping melakukan pendistribusian logistik, beberapa Alumni AAU 2006 juga dilibatkan dalam menyiagakan pasukan pengendali pangkalan agar Bandara Tempa Padang Sulawesi Barat dapat beroperasional dengan baik untuk menerima bantuan logistik yang datang. “Selain Mayor Pas Irrie ada juga Mayor Nav Nanang Afandik yang juga turut membantu kelancaran pengiriman bantuan logistik menuju daerah bencana,” kata Ketua Punggawa Dirgantara Pasha.

“Tak banyak yang dapat kami berikan, semoga dapat menjadi bagian berkah dalam membantu meringankan kesulitan yang dialami para korban bencana,” tutupnya (rls/red)

Categories
Bencana TNI

TNI AL Gelar Doa Bersama untuk Korban Bencana Alam

Koran Jurnal, Jakarta – Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa diawal tahun 2021, Bangsa Indonesia dilanda berbagai bencana seperti kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak di Perairan Pulau Laki Kepulauan Seribu, gempa Mamuju-Majene Sulawesi Barat, tanah longsor di Sumedang Jawa Barat, banjir di Kalimantan Selatan, banjir bandang di Bogor Jawa Barat dan bencana lainnya dibeberapa wilayah yang melanda masyarakat Indonesia.

Untuk itu, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., menghimbau kepada seluruh Pimpinan Kotama untuk menggelar doa bersama secara serentak usai Sholat Jumat.

Menindaklanjuti hal tersebut, Panglima Koarmada I Laksda TNI Abdul Rasyid K, S.E., M.M., yang sedang on board di KRI Semarang-594 dalam rangka acara tabur bunga di laut bersama keluarga korban Sriwijaya Air 182 di Perairan Pulau Laki Kepulauan Seribu memanfaatkan moment tersebut untuk menggelar doa bersama usai Sholat Jum’at, (22/01/2021).

Kegiatan yang sama juga dilaksanakan di Mako Koarmada I, untuk Personel yang beragama Islam di Masjid Al Muttaqin, Agama Nasrani di Gereja Bahtera Kasih, dan Agama Hindu di Pura Graha Santhi.

Pangkoarmada I Laksda TNI Abdul Rasyid K, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari himbauan Kasal untuk menggelar doa bersama yang bertujuan untuk memanjatkan doa kepada korban bencana agar amal ibadahnya diterima disisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.

“Bagi masyarakat yang dilanda bencana gempa dan banjir yang masih bertahan ditempat pengungsian agar senantiasa diberi kesehatan dan kekuatan serta kesabaran. Semoga bencana yang terjadi dibeberapa daerah wilayah Indonesia akhir-akhir ini segera berakhir dan kita bisa bangkit kembali,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa dalam menghadapi berbagai bencana tersebut, TNI AL telah turun langsung ke lapangan untuk membantu korban bencana baik sebagai tenaga SAR, tenaga kesehatan maupun bergerak dalam penyaluran bantuan ke lokasi bencana dengan menggunakan KRI.

“Semoga apa yang kita lakukan dapat membantu dan meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah,” tuturnya.(disp/red)

Categories
Bencana TNI

TNI dan Pemda Distribusikan Bantuan Bencana Gempa di Sulawesi Barat secara Merata

Koran Jurnal, Jakarta – Bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana gempa di Kabupaten Majene Sulawesi Barat telah didistribusikan secara merata oleh TNI dan Pemda serta dibantu relawan hingga ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau.

Hal ini menjawab adanya informasi bahwa bantuan tersebut tidak sampai kepada masyarakat di beberapa wilayah yang terdampak bencana, salah satunya Desa Lombang Timur, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Menyikapi hal ini, Jum’at (22/1/2021) Komandan Kodim 1401/Majene Letkol Inf Yudi Rombe mengecek langsung ke lapangan dan berkoordinasi dengan Camat Malunda Bapak Salahuddin, S.Sos. guna mengklarifikasikan berita tersebut.

Camat Malunda  mengatakan bahwa bantuan yang disalurkan oleh pihak TNI dan Pemda serta para relawan telah menjangkau seluruh wilayahnya bahkan wilayah yang sulit dijangkau oleh alat transportasi darat seperti Desa Ulumanda. Bantuan logistik juga disalurkan menggunakan Helikopter.

“Terkait adanya informasi yang mengatakan bantuan tidak sampai kepada masyarakat Malunda, informasi tersebut tidak benar,” ujarnya.

“Masyarakat saya sendiri mengatakan bahwa bantuan yang diterima sangat berlebih sampai bertumpuk-tumpuk seperti mie instan, telur dan kebutuhan-kebutuhan lainnya,” tambah Salahuddin.

Pada kesempatan yang sama, Dandim 1401/Majene Letkol Inf Yudi Rombe selaku Dansatgas Bencana Gempa di Majene mengatakan bahwa anggotanya bersama stakeholder sudah mendistribusikan semua logistik dari komando atas dan dari para donatur. “Kami sudah menyalurkan bantuan sesuai prosedur termasuk kepada 5 desa yang terisolir dengan menggunakan Helikopter milik BNPB,” katanya.

“Semua bantuan kami serahkan kepada Camat, kemudian dari Camat diserahkan kepada Kepala Desa atau Kepala Dusun. Bantuan yang diberikan habis terbagi rata kepada masyarakat yang terdampak bencana dan kami selalu mengevaluasi semua kegiatan ini untuk mencapai hal yang lebih baik,” ucap Dandim 1401/Majene.(Pusp/red)

Categories
Bencana Nasional

Kementerian Sosial Dukung Pemulihan Psikososial Para Pengungsi Bencana Gempa Sulbar

Koran Jurnal, Jakarta – Gempabumi berkekuatan M6,2 di Provinsi Sulawesi Barat tidak hanya menyebabkan kerugian materil dan jatuhnya korban jiwa, namun juga menimbulkan kekhawatiran serta trauma bagi masyarakat terdampak. Guna memulihkan kondisi psikologis dan sosial pascagempa, Kementerian Sosial turut mendukung pemulihan psikososial bagi para pengungsi.

Hal ini disampaikan oleh Pekerja Sosial Ahli Muda Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia Dika Yudhistira Rizqy bahwa Kemensos memastikan kebutuhan para pengungsi atau penyintas dapat terpenuhi, salah satunya kebutuhan pemulihan psikososial.

“Kemensos memastikan kebutuhan penyintas dapat terpenuhi, terlebih kebutuhan pemulihan psikososial,” ujar Dika dalam Konferensi Pers Penanganan Bencana Pasca Gempa M6,2 Sulawesi Barat, Rabu (20/01/2021).

Dika menjelaskan bahwa Kemensos telah mengerahkan tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP) bagi para penyintas untuk membantu pemulihan trauma yang dirasakan oleh masyarakat terdampak gempabumi.

“Tim LDP Kemensos yang berasal dari Taruna Siaga Bencana (Tagana), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan SDM Program Keluarga Harapan. Adapun relawan yang ikut turun sebanyak 30 orang yang tersebar di Kabupaten Majene dan Mamuju untuk kegiatan pelayanan sosial,” jelas Dika.

“Sampai hari ini, sebanyak 201 Tagana yang terlibat dari Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah telah bergabung untuk mendukung pemenuhan kebutuhan sosial sekaligus pemulihan psikologis bagi para pengungsi,” lanjutnya.

Kemensos turut melakukan pendistribusian logistik untuk kebutuhan dasar para pengungsi seperti makanan siap saji, makanan anak, tenda gulung, matras, selimut, peralatan dapur keluarga, tenda serba guna maupun tenda COVID-19, _kids wear_, _food wear_, velbed, kasur, sandang, perlengkapan siaga bencana untuk evakuasi, dan masker medis untuk pencegahan penularan COVID-19.

Selain itu, Kemensos juga memberikan pelayanan dapur umum lapangan dengan menggunakan 10 mobil dapur umum yang tersebar pada beberapa titik, antara lain :
– Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat oleh Tagana Sulawesi Selatan dan Sulawesi Timur sebanyak 4.600 per hari
– Stadion Marakara oleh Tagana Sulawesi Tengah sebanyak 6.000 per hari
– Desa Takandean Kecamatan Kapalang oleh Tagana Sidrab Sulawesi Selatan sebanyak 2.000 per hari
– Lapangan Tembak Mamuju oleh Tagana Pare-Pare sebanyak 2500 per hari
– Desa Bukit tinggi Kabupaten Majene oleh Tagana Tinram Kota Palu sebanyak 1.000 per hari
– Desa Partidi Mamuju Tagana Takar sebanyak 1.500 per hari
– Desa Salupangi oleh Tagana Mamuju Tengah dan Utara sebanyak 2.000 per hari

Kemensos turut melakukan pemeriksaan kelayakan tempat pengungsian agar para pengungsi yang terdampak dapat tinggal dengan layak. Berkerja sama dengan Dinas Sosial setempat dan Tagana, Kemensos kembali mendirikan dua tempat pengungsian di lingkar 2 Kabupaten Mamuju dan STN Desa Mekata Kabupaten Majene bagi para pengungsi yang menempati tenda kurang layak sehingga mendapatkan tempat yang lebih nyaman dan aman.(pus/red)

Categories
Bencana TNI

4 Pesawat TNI AU Kembali Diterbangkan, Bantu Korban Bencana di Sulbar dan Kalsel

Koran Jurnal, Jakarta – Empat pesawat TNI Angkatan Udara kembali di terbangkan untuk misi kemanusiaan, pesawat-pesawat TNI Angkatan Udara ini dalam rangka mengangkut bantuan logistik dan tenaga kesehatan untuk membantu korban bencana alam di Mamuju Majene, Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan, Selasa (19/1/2021).

Seperti pesawat C-130 Hercules A-1338 Skadron Udara 32 Lanud Abdulrahman Saleh Malang yang diterbangkan oleh Mayor Pnb Andang dari Lanud Halim Perdanakusuma membawa 1.452 kg bantuan logistik tujuan Banjarmasin Kalimantan Selatan dan 8.093 kg dukungan logistik serta 15 tenaga kesehatan tujuan Mamuju Majene Sulawesi Barat.

Sementara untuk Pesawat boeing A-7304 Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin Makassar yang di terbangkan oleh Mayor Pnb Agung membawa lebih dari 9.000 kg bantuan logistik dan pesawat boeing A-7302 yang diterbangkan oleh Mayor Pnb Dani membawa 4761 kg bantuan logistik.

Kedua pesawat tersebut membawa bantuan untuk korban bencana Mamuju Majene Sulawesi Barat dan membawa lebih dari 117 pengungsi dari Mamuju ke Makassar.

Selain itu pesawat CN-295 A-2904 dari Skadron Udara 2 dengan pilot Kapten Pnb Gilang juga diterbangkan dari Makassar membawa 4.600 kg bantuan logistik untuk korban bencana Mamuju Majene Sulawesi Barat.

Pesawat-pesawat tersebut mengangkut bantuan dari TNI Angkatan Udara, BUMN, Kemensos, Polda Metro/ Bhayangkari, Dharma Pertiwi dan instansi lainnya.

TNI Angkatan Udara terus melakukan operasi bantuan kemanusian secara maksimal untuk menangani becana alam di Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan hingga situasi dan kondisi wilayah tersebut kembali normal.(disp/red)

Categories
Bencana TNI

Rumah Sakit Apung TNI Tangani Pasien Korban Gempa Mamuju Sulawesi Barat

Koran Jurnal, Jakarta – Guna menangani para pasien korban gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat, dengan kekuatan Magnitudo (M) 6,2 yang terjadi beberapa waktu lalu, Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengirimkan rumah sakit apung KRI dr. Soeharso 990.

Sebanyak 38 pasien korban bencana gempa bumi telah mendapat penanganan medis dengan baik oleh Tim Kesehatan KRI dr. Soeharso 990 yang sandar di Dermaga Lanal Mamuju, Jalan Arteri No.1 Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (19/01/2021).

Kepala Rumah Sakit (Karumkit) KRI dr. Soeharso 990 Mayor Laut (K) dr. Agung Malinda, SPOT., mengatakan bahwa pasien yang ditangani oleh tim kesehatan KRI dr. Soeharso 990 sudah melalui proses pemeriksaan awal di Lanal Mamuju. “KRI dr. Soeharso 990 ini bisa menampung pasien korban gempa sebanyak 40 tempat tidur (20 pasien laki-laki dan 20 pasien perempuan),” ungkapnya.

Pasien yang akan berobat sebelumnya sudah melalui proses screening dan observasi terlebih dahulu di Lanal Mamuju, apakah perlu penanganan operasi atau non operasi. “Bagi pasien yang tidak memerlukan tindakan operasi akan diarahkan ke rumah sakit yang sudah bekerjasama dengan kita, sedangkan pasien yang dirawat di kapal sebelumnya sudah dilaksanakan swab antigen Covid-19,” kata Karumkit.

Menurut Mayor Laut (K) dr. Agung Malinda, SPOT., ada tiga pasien yang saat ini sedang dirawat oleh Tim Kesehatan KRI dr. Soeharso 990 dan ketiganya adalah pasien yang mengalami patah tulang.

Bapak Munassar salah satu pasien yang mengalami patah tulang paha menyampaikan banyak terima kasih karena telah dibantu oleh tim kesehatan dari TNI.

“Alhamdulillah dengan adanya Kapal Rumah Sakit ini saya bisa di operasi, karena saya rujukan dari Rumah Sakit Umum,” ucapnya.(Pusp/red)

Categories
Bencana Nasional

Presiden Jokowi Tinjau Sarana Terdampak Bencana Banjir di Kabupaten Banjar Kalsel

Koran Jurnal, Kalsel – Di tengah guyuran hujan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan peninjauan lokasi terdampak bencana banjir di Kelurahan Pekauman, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (18/01/2021).

Di lokasi tersebut, Kepala Negara menyaksikan kondisi lokasi yang hingga kini masih terjebak banjir. Kepala Negara tampak memberikan instruksi kepada jajaran terkait yang di antaranya ialah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Doni Monardo dari atas Jembatan Pekauman.

Dalam kesempatan tersebut, tampak pula Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor dan Bupati Banjar Khalilurrahman yang turut serta dalam peninjauan.

Di sela peninjauan, Presiden turut menyerahkan sejumlah bantuan sembako, makanan siap saji, dan masker ke beberapa warga di lokasi terdampak.

Sebelum keberangkatan menuju Provinsi Kalimantan Selatan, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menjelaskan bahwa kunjungan Presiden ke lokasi terdampak bencana kali ini bertujuan untuk meninjau sarana dan prasarana yang rusak akibat bencana.

Selain itu, Presiden juga akan memeriksa apakah keperluan warga terdampak yang kini berada di lokasi pengungsian telah terpenuhi.

“Sarana yang terdampak (bencana) akan ditinjau Presiden agar Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dapat segera menindaklanjuti. Kebutuhan lainnya yang diperlukan warga juga akan diperhatikan oleh Bapak Presiden,” tuturnya.(DBPers/red)

Categories
Bencana TNI

KSAU Tinjau Kesiapan Pendistribusian Bantuan Bencana Alam Sulbar dan Kalsel

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., meninjau langsung proses pendistribusian bantuan untuk membantu korban terdampak bencana alam di Mamuju, Majene Sulawesi Barat dan Banjarmasin Kalimantan Selatan, di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (18/01/2021).

Kasau mengatakan TNI Angkatan Udara akan menyiagakan alutsistanya guna mengangkut pendistribusian. Adapun pesawat yang mengangkut bantuan terdiri dari pesawat C-130 Hercules, pesawat CN-295, Boeing dan juga Helikopter dari Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, Lanud Abdulrachman Saleh Malang, dan Lanud Sultan Hasanuddin Makassar.

TNI Angkatan Udara telah melaksanakan pendistribusian ke lokasi bencana yaitu Mamuju dan Banjarmasin dengan total bantuan sebanyak 87 ton. Terdiri dari bantuan logistik dari Presiden RI, Kemensos, Basarnas, BNPB, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Panglima TNI dan instansi terkait lainnya.

Adapun Pendistribusian bantuan dari Lanud Halim Perdanakusuma menuju Banjarmasin, TNI Angkatan Udara, mendistribusikan bantuan seberat 32.700 kg berupa perahu karet dan bantuan logistik serta 216 personel yang terdiri dari petugas medis dan relawan, sementara untuk Mamuju, Majene akan didistribusikan sebanyak 52.000 kg bantuan logistik, 200 petugas medis serta relawan.

Selain itu TNI Angkatan Udara juga melaksanakan pendistribusian bantuan dari Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, ke Mamuju, Majene, berupa 3 ton logistik, mengevakuasi 225 pengungsi dari Mamuju menuju Makassar Sulawesi Selatan. Bantuan yang dibawa oleh pesawat TNI AU berupa perahu karet, selimut, peralatan medis, tenda lapangan serta bahan makanan siap saji.

Kedepannya TNI AU akan selalu membantu penanggulangan bencana dan misi kemanusiaan lainnya, dengan harapan kehadiran TNI Angkatan Udara dapan membantu dan mempercepat proses evakuasi penanggulangan bencana.

Hadir pada kegiatan ini Asops Kasau Marsda TNI Henri Alfiandi, Pangkoopsau I Marsda TNI Tri Wibowo Budi, S.M.M., M.Tr (Han) , Kadispenau Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah S.Sos, dan Danlanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI TNI Dr. Ir. Purwoko Aji Prabowo, M.M., M.D.S.(disp/red)

Categories
Bencana TNI

KSAD Andika Perkasa Melepas Keberangkatan Prajurit TNI AD untuk Bantu Korban Bencana Kalsel dan Sulbar

Koran Jurnal, Jakarta -Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa, S.E., M.A., M.Sc., M.Phil., PH.D. melepas keberangkatan para prajurit TNI Angkatan Darat yang akan melaksanakan misi kemanusiaan dengan menggunakan Kapal TNI AD ADRI L dan ADRI LI ke wilayah terdampak bencana alam banjir di Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan dan gempa di Mamuju Provinsi Sulawesi Barat, bertempat di Satang Air Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara, Senin (18/01/2021).

Sebelum memberangkatkan personelnya, KSAD sempat memberikan pengarahan dan penekanan kepada personil TNI AD yang tergabung dalam misi kemanusian untuk membantu warga masyarakat yang terdampak bencana alam di banjir di Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan dan korban gempa di Mamuju Provinsi Sulawesi Barat.

Dalam pengarahannya, KSAD menyampaikan, “Misi kita adalah misi kemanusiaan yang sangat dibutuhkan, sampai dengan saat ini khususnya di Sulawesi Barat titik pengungsian masih bertambah dan ketersediaan makanan maupun pendistribusiannya perlu segera dibantu dan juga di Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat sangat membutuhkan dedikasi dari kita. Karena tanpa kehadiran kita disana, mungkin akan lebih lambat atau mungkin ada korban yang yang tidak tertolong”, ujar KSAD.

Selain itu kita satu misi untuk membantu keluarga kita, masyarakat Indonesia yang ada di Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat, dengan kehadiran Prajurit TNI AD disana diharapkan masyarakat dapat tertolong dan terbantu, maka kepada seluruh prajuritnya yang telah dipercaya untuk melaksanakan penugasan, agar melaksanakan dengan penuh semangat, mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan, menjaga nama baik Satuan,” tegas KSAD.

KSAD juga mengingatkan personelnya untuk tidak lupa berdoa dalam setiap pelaksanaan tugas, agar senantiasa diberikan kemudahan dan kelancaran, serta tetap laksanakan protokol kesehatan sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

Adapun perlengkapan yang disediakan untuk membantu korban bencana banjir Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat berupa obat-obatan Mathub 56 Koli, Alkes 4 Koli, Crain Cargo 2 Unit, Trado 1 Unit, Dump Truck 24 Ton 1 Unit, Dump Truck 8 Ton 1 Unit, 1 Set Jembatan Acrow Tipe 1-1 10 Petak dan 1 Set Jembatan Compact Tipe 1-1 sebanyak 10 Petak. dan sekitarnya berupa ratusan bantuan logistik seperti Mi Instan 8.334 Dus, Beras 17,65 Ton, Minyak goreng 330 Dus, Susu 458 Dus, Sarden 108 Dus, Kopi 3 Dus, Air Mineral 657 Dus, Pop Mie Cup 1.528 Dus, Sarung 4 Koli, selimut 1500 pcs, gula 1 Ton, masker medis 1.252 box, terpal kebakaran 220 pcs, temulawak tab @200 720 box, pampers anak 64 dus, tikar plastik 525 pcs, Tenda 6 Pcs, Pakaian layak pakai 25 Karung, Biskuit 378 Dus, Bubur Bayi 300 Dus, Kecap Manis 103 Dus, Hand Sanitizer 84 Dus, Bantal 40 Pcs, Handuk 50 Pcs, sabun mandi 1000 pcs dengan jumlah total muatan 4.623 Koli.

Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Dudung Abdurachman juga menyampaikan turut prihatin dan dukanya atas musibah yang melanda masyarakat Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat, Pangdam menyampaikan, “Kita TNI AD khususnya warga Kodam Jaya merasa terpanggil untuk membantu kesulitan rakyat, lebih-lebih yang sedang mengalami musibah saat ini, sudah sewajarnya dan seharusnya Kodam Jaya juga turut serta membantu kelancaran kegiatan yang dilaksanakan oleh Bpk.KSAD.”

Turut dalam acara melepas keberangkatan para prajurit TNI AD tersebut diantaranya, Asrena Kasad Mayjen TNI Hendrasto Joko Saksono, Asintel Kasad Mayjen TNI Teguh Arif Indratmoko, Asops Kasad Mayjen TNI Surawahadi, Aslat Kasad Mayjen TNI Harianto, Aspers Kasad Mayjen TNI Mulyo Aji, Aslog Kasad Mayjen TNI Jani Iswanto, Aster Kasad Mayjen TNI Nurchahyanto, Kapus Bekangad Mayjen TNI Isdarmawan Ganemoelijo, Danrem 052/Wkr Brigjen TNI Purwoko Hadi Wardhono, Dirum Pusiziad Brigjen TNI Jamallulael , Dircab Pusbekang-AD Brigjen TNI Agus Santoso, Dansatang-Air Kolonel Cba Winarno.(disp/red)