Categories
Bencana TNI

TNI AU Gerak Cepat Dukung Penanggulangan Bencana Gempa Bumi Yogyakarta

Koran Jurnal, Yogyakarta – TNI AU bergerak cepat membantu penanggulangan bencana gempa bumi berkekuatan 6,4 SR yang mengguncang wilayah Selatan Yogyakarta pada hari Jumat, 30 Juni 2023 lalu. Gempa yang mengakibatkan kerusakan di beberapa tempat di Gunung Kidul dan Bantul tersebut, berpusat di barat daya Bantul.

Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., CSFA, memerintahkan satuan jajaran TNI AU yang berada di wilayah provinsi Yogyakarta, segera melaksanakan koordinasi dan langsung terjun ke lokasi bencana untuk membantu warga yang terdampak bencana.

Sebanyak 89 Personel gabungan dari Lanud Adisutjipto, Akademi Angkatan Udara, dan Denhanud 474 Kopasgat melaksanakan Apel gabungan kesiapan, di Lanud Adi Sutjipto, Yogyakarta. Apel yang dipimpin Komandan Lanud Adisutjipto, Marsekal Pertama TNI Dedy Susanto, S.E., Minggu (2/7/2023).

Danlanud Adi Sutjipto mengatakan, kegiatan ini merupakan perintah langsung dari Kepala Staf Angkatan Udara untuk segera melaksanakan bantuan penanggulangan bencana gempa bumi yang terjadi pada Jum’at malam di wilayah Selatan Yogyakarta.

Dua bus Kecil, empat Truk, empat mobil Kecil, satu Ambulans dan 1 mobil kawal, diberangkatkan membawa bantuan kemanusiaan, beserta personel yang akan membantu di lokasi bencana di Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul yang merupakan wilayah terdampak gempa cukup parah.

Sasaran yang menjadi objek dalam penanggulangan bencana gempa antara lain rumah ibadah, sarana pendidikan dan rumah warga yang terdampak gempa. Selain melaksanakan perbaikan sarana prasarana, TNI AU juga akan mendirikan “Posko Siaga Bencana Gempa” di Detasemen Gading.

TNI AU bersama dengan BPBD juga melaksanakan pemetaan terhadap wilayah yang terdampak gempa sekaligus menentukan waktu yang diperlukan untuk penanggulangan tanggap bencana gempa bumi di wilayah Yogyakarta.

Hadir saat Apel Pemberangkatan Wakil Gubernur AAU Marsma TNI Hendro Arief H., S.Sos., M.Han., Para Pejabat Lanud Adisucipto, serta seluruh personel yang terlibat dalam penanggulangan bencana gempa.
Jajaran TNI AU selalu siap menjalankan tugas membantu pemerintah dan masyarakat, tidak saja dalam menjaga kedaulatan dan pertahanan udara namun juga menghadapi musibah bencana alam seperti gempa ini.(disp)

Categories
Bencana International

Presiden Erdogan Anugerahi Personel Indonesia Medali dan Penghargaan Pasca Gempa Turki M7,8

Koran Jurnal, Jakarta – Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan memberikan medali dan sertifikat penghargaan kepada seluruh personel dari dalam negeri dan masyarakat internasional. Mereka berjasa untuk upaya pencarian, pertolongan dan pelayanan darurat kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Penganugerahan medali dan sertifikat penghargaan diberikan secara langsung oleh Presiden Erdogan kepada perwakilan organisasi dari dalam dan luar negeri, di Ankara, Turkiye, pada Selasa (25/4/2023) kemarin. Pemerintah Indonesia melalui perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Turkiye menerima penghargaan tersebut pada acara yang bertajuk Presidential Medal and Order of Distinguished Humanitarian Service.

“Atas nama Pemerintah Indonesia, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesempatan menerima medali penghargaan dari Pemerintah Turkiye,” ujar Brigjen TNI Lukmansyah, perwakilan BNPB yang hadir pada acara tersebut.

Dalam siaran pers BNPB, Lukmansyah juga berpesan, masyarakat Turkiye tidak boleh larut dalam kesedihan akibat bencana. Menurutnya, masyarakat di sana tetap optimis untuk bangkit dan pulih pascabencana.

“Kita harus berdiri dalam solidaritas penuh dengan rakyat, Pemerintah Turkiye, Pemerintah Indonesia dan semua negara anggota di seluruh dunia,” tambah Lukmansyah.

Sementara itu, Presiden Erdogan menyebutkan lebih dari 35.000 tim pencarian dan pertolongan bertugas di Turkiye pascagempa M7,8 yang terjadi pada 6 Februari 2023 lalu. Erdogan mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam respons darurat. Beberapa dari mereka mengirimkan bantuan yang dimiliki, sebagian lainnya hadir di tengah masyarakat dan memberikan dukungannya.

Presiden Erdogan menyerahkan medali yang bertuliskan ‘Outstanding Sacrifice Medal’ atau ‘Medali Pengorbanan Luar Biasa’ pada satu sisi, sedangkan sisi lain tertulis narasi dari Surat al-Maidah ‘Barangsiapa menyelamatkan satu nyawa, maka seakan-akan dia telah menyelamatkan semua orang’.

“Kami akan menganugerahi 55.000 warga Turkiye dan masyarakat dari berbagai negara yang telah mengorbankan diri untuk membantu selama pascagempa,” kata Erdogan.

Penganugerahan medali dan penghargaan ini merupakan ingatan spiritual. Erdogan menyebutnya sebagai ungkapan rasa terima kasih yang tulus atas nama negara dan bangsa kita. Namun pengakuan dan kehormatan terbesar adalah tempat luar biasa yang telah para personel peroleh di hati 85 juta orang, terutama para korban gempa bumi di Turkiye.

Categories
Bencana Nasional

Presiden Jokowi Sampaikan Duka Cita atas Gempa di Cianjur dan Instruksikan Penanganan Korban

Koran Jurnal, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau langsung lokasi terdampak gempa bumi di Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Selasa (22/11/2022. Lokasi pertama yang ditinjau Presiden adalah jalan raya Cibeureum, penghubung wilayah Bogor-Cianjur di Kecamatan Cugenang yang sempat tertimbun longsor, namun kini telah dapat dilalui kendaraan.

Dalam keterangannya usai peninjauan, Kepala Negara menyampaikan ucapan duka cita atas musibah gempa bumi yang melanda Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, pada Senin (21/11) kemarin.

“Pertama-tama atas nama pribadi, atas nama pemerintah, saya ingin menyampaikan dukacita yang mendalam, belasungkawa atas terjadinya musibah gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat,” ucap Presiden.

Presiden menegaskan bahwa ia telah menginstruksikan jajarannya untuk bekerja sama dalam membantu penanganan pascagempa bumi yang terjadi di Kabupaten Cianjur. Mulai dari pembukaan akses yang terkena longsor hingga evakuasi dan penyelamatan korban-korban yang masih tertimbun longsor.

“Akses jalan yang kemarin tertimbun, tadi pagi sudah bisa dibuka, alhamdulillah. Dan ini nanti akan dilanjutkan dengan kecepatan dalam penanganan terutama penyelamatan evakuasi untuk yang masih tertimbun,” ungkapnya.

Dilansir laman presidenri.go.id, Presiden juga memastikan bahwa pemerintah akan memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya terdampak gempa bumi. Bantuan tersebut terdiri atas Rp50 juta untuk rumah yang mengalami kerusakan berat, Rp25 juta untuk rumah yang mengalami kerusakan sedang, dan Rp 10 juta untuk rumah yang mengalami kerusakan ringan.

“Tetapi yang paling penting adalah pembangunan rumah-rumah yang terkena gempa bumi ini diwajibkan untuk memakai standar-standar bangunan yang anti gempa oleh Menteri PUPR. Karena tadi disampaikan oleh BMKG bahwa gempa ini adalah gempa 20 tahunan, sehingga pembangunan rumahnya kita arahkan untuk rumah yang anti gempa,” ujar Presiden.

Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan tersebut adalah Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Kepala BNPB Suharyanto, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Bupati Cianjur Herman Suherman.(sekb)

Categories
Megapolitan

BIN Gelar Posko Bantuan Bagi Korban Gempa di Cianjur

Koran Jurnal, Jakarta – Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Jawa Barat bergerak cepat mendirikan Posko Bantuan, sehari pasca terjadinya gempa bumi berkekuatan 5,6 magnitudo di Kabupaten Cianjur. Posko yang dibangun di Jalan Labuan – Cianjur, Desa Cijedil, Kecamatan Sugenang, Kabupaten Cianjur tersebut memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak gempa bumi.

Gempa bumi yang terjadi pada Senin (21/11/2022) siang tersebut menelan korban jiwa hingga 162 orang dan ratusan orang mengalami luka-luka. Sementara itu, sekitar 13.784 orang harus mengungsi dari tempat tinggal mereka.

Kepala BINDA Jawa Barat, Brigjen TNI Ruddy Prasemilsa Mahks mengungkapkan, pendirian Posko Bantuan BINDA Jawa Barat di Cianjur, atas perintah Kepala BIN Jend. Pol (Purn) Budi Gunawan.

“Ada tiga posko yang didirikan. Di antaranya tenda pengungsi satu yang berkapasitas 60 orang. Tenda ini berisi pengungsi dari Desa Cijedil sebanyak 57 orang yang terdiri dari laki-laki 20 orang (anak-dewasa), perempuan 24 orang (anak-dewasa), dan anak bayi 13 orang”, ungkap Brigjen Ruddy.

Kemudian, lanjut Kabinda Jawa Barat ini, tenda pengungsi dua dengan kapasitas 25 orang. Tenda ini untuk tenaga kesehatan dalam rangka memberikan bantuan layanan kesehatan kepada masyarakat.

“BINDA Jawa Barat membawa logisitik Bantuan Kemanusiaan Mabes BIN untuk korban bencana gempa di Kabupaten Cianjur. Sebanyak dua truk bantuan logistik dari Mabes BIN sudah sampai di Posko, dan akan terus bertambah sesuai kebutuhan lapangan,” jelas Brigjen Ruddy.

Logistik Bantuan Kemanusiaan Mabes BIN untuk pengiriman awal ini berupa kebutuhan pokok dan makanan ringan, antara lain 200 Karton Indomie (@isi 48 pcs), 200 Karton Pop Mie (@isi 24 pcs), 400 Karton Air Mineral 330 ml (@isi 24 pcs), 230 Karton Susu UHT 200 ml (@isi 24 pcs), 20 Kotak Tisu Kering (@isi 12 pcs), 1 ton Beras, 100 Karton Minyak Goreng kemasan 1 liter (@isi 12 pcs), 720 Pcs Sosis Siap Makan, 50 Karton Ikan Sarden Kaleng (@isi 50 pcs), 1.000 pcs Roti Sobek, 600 Karton Aneka Biskuit (@isi 24 pcs), 20 pax diaper ukuran M/L, 10 karton Pembalut Wanita (@isi 12 pcs), 20 Karton Sabun Mandi (@isi 60 pcs), dan 3 Karton Energen (@isi 160 pcs).

Selain memberikan Bantuan logistik dan bahan makanan, BIN juga memberikan pengobatan kepada para korban bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur. Kepala BINDA Jawa Barat berharap bantuan yang disalurkan BIN dapat membantu warga yang terdampak bencana.

“BIN dalam hal ini, mengucapkan turut berduka kepada korban yang meninggal dunia, dan sebagai wujud solidaritas, BIN melalui BINDA Jawa Barat memberikan bantuan kemanusiaan berupa barang-barang kebutuhan sehari-hari, dan semoga dapat meringankan beban masyarakat,” pungkas Kepala BINDA Jawa Barat.(**)

Categories
TNI

Aksi Cepat Tanggap Bencana, TNI AL Berangkatkan Tim PRCPB ke Cianjur

Koran Jurnal, Jakarta – Aksi cepat tanggap bencana, TNI Angkatan Laut (TNI AL) memberangkatkan Tim Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) Korps Marinir dalam rangka penanggulangan bencana gempa bumi Cianjur, Jawa Barat yang terjadi siang tadi sekitar pukul 13.21 WIB yang dipimpin langsung oleh Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto di Mako Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (21/11/2022) kemarin.

Pelepasan personel pada eselon pertama yang disiapkan untuk PRCPB berjumlah 100 personel dengan komposisi terdiri dari personel tenaga kesehatan dan tim evakuasi dari total 450 personel yang disiapkan. Selain itu PRCPB juga membawa perlengkapan perorangan dan satuan, logistik ransum bekal pasukan, 5 unit kendaraan truk, 3 unit ambulance, 1 unit kendaraan kia serta dilengkapi dapur lapangan dan rumah sakit lapangan.

Dalam sambutannya Dankormar mengatakan bahwa prioritasnya melaksanakan penyelamatan dan evakuasi korban bencana Gempa Bumi 5,6 SR di Cianjur dikarenakan banyak rumah yang roboh artinya korban banyak tertimpa reruntuhan.

“Untuk menyikapi bencana yang terjadi tersebut perintah pimpinan bapak Kasal, kita telah menyiapkan sebanyak 450 orang dengan unsur-unsur sesuai dengan yang dibutuhkan di lapangan seperti kesehatan kita menyiapkan rumah sakit lapangan dengan tenaga medisnya,” terang Dankormar.

Lebih lanjut, Dankomar menyampaikan bahwa malam ini TNI AL memberangkatkan eselon pertama tim kesehatan dan kemudian besok pagi eselon kedua akan dilepas oleh Kasal untuk berangkat ke daerah bencana.

Dankormar menegaskan bahwa tugas para prajurit TNI AL untuk membantu masyarakat yang mengalami musibah harus dengan senang hati, penuh keikhlasan untuk dijalankan serta dapat dibantu dengan semaksimal mungkin.

Aksi cepat tanggap yang dilaksanakan ini sesuai dengan penekanan Kasal Laksamana TNI Yudo Margono dalam berbagai kesempatan agar sesegera mungkin memberikan bantuan terhadap kesulitan rakyat dengan mengoptimalkan segala kemampuan yang dimiliki sehingga keberadaan Prajurit TNI AL dimanapun dapat bermanfaat bagi masyarakat sekelilingnya.

Rencananya pada keesokan harinya Selasa, (22/11) Kasal Laksamana TNI Yudo Margono bertempat di Mabesal akan melepas PRCPB dengan membawa bahan bantuan dari Kotama TNI AL yang terdiri dari 5 unit kendaraan ambulance, 8 unit truk, 1 unit kendaraan kawal, 1 unit excavator, 1 unit buldozer, 3 unit dump truk, 1 unit trailer, 1 set dapur lapangan, 10 set tenda, 100 unit vielbed dan 1 set Rumkitlap.

Gempa yang berpusat di 10 km arah barat daya dari Kabupaten Cianjur dengan kedalaman gempa 10 km dan bermagnitudo (M) 5,6 SR ini banyak menimbulkan korban jiwa serta merusak berbagai sarana dan prasarana.(disp)

Categories
Bencana Jurnal Lain-lain

Menko PMK Apresiasi BNPB dalam Penanganan Gempa Sulbar

Koran Jurnal, Mamuju– Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengapresiasi BNPB dalam penanganan gempa M6,2 di Sulawesi Barat (Sulbar). Hal tersebut disampaikan Menteri PMK Muhadjir Effendy saat berkunjung ke wilayah terdampak pada Kamis (28/01/2021).

Dalam arahan, Effendy mengucapkan terima kasih kepada BNPB, salah satunya dukungan helikopter untuk pengiriman barang dan personel.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BNPB yang sudah membantu dengan mengerahkan empat helikopter untuk membantu pengiriman logistik ke daerah terisolir, ” ungkap Effendy.

Hal serupa diungkapkan oleh Dansatgas Penanganan Darurat Gempa Sulbar, Brigjen TNI Firman Dahlan, S.ip. Ia mengatakan, “Terima kasih kepada BNPB karena telah mengadakan helikopter untuk pengiriman logistik.”

Kunjungan tersebut juga dihadiri dua menteri lainnya, yaitu Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perpindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati. Para menteri ini didampingi oleh Sekretaris Utama BNPB Harmensyah dan perwakilan pejabat eselon I dari kementerian rerkait.

Pada kesempatan tersebut juga diberikan tambahan bantuan material dan nonmaterial secara simbolis berupa santunan ahli waris dan bantuan logistik kepada korban bencana gempa Sulbar.

Diharapkan dengan sinergi antara kementerian dan lembaga, TNI, Polri, dunia usaha, organisasi kemanusiaan serta masyarakat dapat mempercepat pemulihan pascagempa yang terjadi di Provinsi Sulbar. Salah satunya seperti yang diinisiasi BNPB dalam mengaktifkan Desk Relawan selama penanganan darurat.(pus/red)

Categories
Bencana Nasional

Kementerian Sosial Dukung Pemulihan Psikososial Para Pengungsi Bencana Gempa Sulbar

Koran Jurnal, Jakarta – Gempabumi berkekuatan M6,2 di Provinsi Sulawesi Barat tidak hanya menyebabkan kerugian materil dan jatuhnya korban jiwa, namun juga menimbulkan kekhawatiran serta trauma bagi masyarakat terdampak. Guna memulihkan kondisi psikologis dan sosial pascagempa, Kementerian Sosial turut mendukung pemulihan psikososial bagi para pengungsi.

Hal ini disampaikan oleh Pekerja Sosial Ahli Muda Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia Dika Yudhistira Rizqy bahwa Kemensos memastikan kebutuhan para pengungsi atau penyintas dapat terpenuhi, salah satunya kebutuhan pemulihan psikososial.

“Kemensos memastikan kebutuhan penyintas dapat terpenuhi, terlebih kebutuhan pemulihan psikososial,” ujar Dika dalam Konferensi Pers Penanganan Bencana Pasca Gempa M6,2 Sulawesi Barat, Rabu (20/01/2021).

Dika menjelaskan bahwa Kemensos telah mengerahkan tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP) bagi para penyintas untuk membantu pemulihan trauma yang dirasakan oleh masyarakat terdampak gempabumi.

“Tim LDP Kemensos yang berasal dari Taruna Siaga Bencana (Tagana), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan SDM Program Keluarga Harapan. Adapun relawan yang ikut turun sebanyak 30 orang yang tersebar di Kabupaten Majene dan Mamuju untuk kegiatan pelayanan sosial,” jelas Dika.

“Sampai hari ini, sebanyak 201 Tagana yang terlibat dari Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah telah bergabung untuk mendukung pemenuhan kebutuhan sosial sekaligus pemulihan psikologis bagi para pengungsi,” lanjutnya.

Kemensos turut melakukan pendistribusian logistik untuk kebutuhan dasar para pengungsi seperti makanan siap saji, makanan anak, tenda gulung, matras, selimut, peralatan dapur keluarga, tenda serba guna maupun tenda COVID-19, _kids wear_, _food wear_, velbed, kasur, sandang, perlengkapan siaga bencana untuk evakuasi, dan masker medis untuk pencegahan penularan COVID-19.

Selain itu, Kemensos juga memberikan pelayanan dapur umum lapangan dengan menggunakan 10 mobil dapur umum yang tersebar pada beberapa titik, antara lain :
– Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat oleh Tagana Sulawesi Selatan dan Sulawesi Timur sebanyak 4.600 per hari
– Stadion Marakara oleh Tagana Sulawesi Tengah sebanyak 6.000 per hari
– Desa Takandean Kecamatan Kapalang oleh Tagana Sidrab Sulawesi Selatan sebanyak 2.000 per hari
– Lapangan Tembak Mamuju oleh Tagana Pare-Pare sebanyak 2500 per hari
– Desa Bukit tinggi Kabupaten Majene oleh Tagana Tinram Kota Palu sebanyak 1.000 per hari
– Desa Partidi Mamuju Tagana Takar sebanyak 1.500 per hari
– Desa Salupangi oleh Tagana Mamuju Tengah dan Utara sebanyak 2.000 per hari

Kemensos turut melakukan pemeriksaan kelayakan tempat pengungsian agar para pengungsi yang terdampak dapat tinggal dengan layak. Berkerja sama dengan Dinas Sosial setempat dan Tagana, Kemensos kembali mendirikan dua tempat pengungsian di lingkar 2 Kabupaten Mamuju dan STN Desa Mekata Kabupaten Majene bagi para pengungsi yang menempati tenda kurang layak sehingga mendapatkan tempat yang lebih nyaman dan aman.(pus/red)

Categories
Bencana TNI

4 Pesawat TNI AU Kembali Diterbangkan, Bantu Korban Bencana di Sulbar dan Kalsel

Koran Jurnal, Jakarta – Empat pesawat TNI Angkatan Udara kembali di terbangkan untuk misi kemanusiaan, pesawat-pesawat TNI Angkatan Udara ini dalam rangka mengangkut bantuan logistik dan tenaga kesehatan untuk membantu korban bencana alam di Mamuju Majene, Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan, Selasa (19/1/2021).

Seperti pesawat C-130 Hercules A-1338 Skadron Udara 32 Lanud Abdulrahman Saleh Malang yang diterbangkan oleh Mayor Pnb Andang dari Lanud Halim Perdanakusuma membawa 1.452 kg bantuan logistik tujuan Banjarmasin Kalimantan Selatan dan 8.093 kg dukungan logistik serta 15 tenaga kesehatan tujuan Mamuju Majene Sulawesi Barat.

Sementara untuk Pesawat boeing A-7304 Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin Makassar yang di terbangkan oleh Mayor Pnb Agung membawa lebih dari 9.000 kg bantuan logistik dan pesawat boeing A-7302 yang diterbangkan oleh Mayor Pnb Dani membawa 4761 kg bantuan logistik.

Kedua pesawat tersebut membawa bantuan untuk korban bencana Mamuju Majene Sulawesi Barat dan membawa lebih dari 117 pengungsi dari Mamuju ke Makassar.

Selain itu pesawat CN-295 A-2904 dari Skadron Udara 2 dengan pilot Kapten Pnb Gilang juga diterbangkan dari Makassar membawa 4.600 kg bantuan logistik untuk korban bencana Mamuju Majene Sulawesi Barat.

Pesawat-pesawat tersebut mengangkut bantuan dari TNI Angkatan Udara, BUMN, Kemensos, Polda Metro/ Bhayangkari, Dharma Pertiwi dan instansi lainnya.

TNI Angkatan Udara terus melakukan operasi bantuan kemanusian secara maksimal untuk menangani becana alam di Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan hingga situasi dan kondisi wilayah tersebut kembali normal.(disp/red)

Categories
Bencana

Cegah Penularan Covid-19, Kepala BNPB Minta Kelompok Rentan Dipisah di Tempat Pengungsi Gempa Sulbar

Koran Jurnal, Mamuju – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo meminta penangananan pengungsian warga yang terdampak Gempabumi Sulawesi Barat (Sulbar) agar memisahkan antara kelompok rentan dengan usia muda.

Hal tersebut dilakukan guna mencegah penularan dan mengantisipasi adanya potensi risiko penyebaran virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 di tempat pengungsian.

“Di Pengungsian diharapkan ada pemisahan antara kelompok rentan dengan kelompok yang berusia muda. Kelompok rentannya harus kita lindungi karena ada Covid-19,” jelas Doni, Minggu (17/1).

Adapun yang dimaksud dalam kelompok rentan adalah bagi mereka yang berusia lanjut, warga yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid, ibu hamil, ibu menyusui, disabilitas, balita dan anak-anak.

Selain itu, Doni Monardo yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 itu juga memberikan dukungan berupa alat test cepat antigen untuk memeriksa dan menelusuri adanya penularan Covid-19 di lingkungan pengungsian.

“Nanti akan ada proses swab antigen, untuk kita menjamin para pengungsi tidak terpapar Covid-19,” kata Doni.

Dalam hal ini kemudian apabila terdapat warga pengungsi yang reaktif swab antigen, maka akan segera mendapatkan tindak lanjut dari Dinas Kesehatan setempat.(pus/red)

Categories
Bencana Ragam

Kemensos Dirikan 6 Dapur Umum di Sulawesi Barat

Koran Jurnal, Mamuju – Kementerian Sosial (Kemensos)  membangun enam posko dapur umum (dumlap) bagi korban gempa. Enam dapur umum tersebut dua berasal dari Provinsi Sulawesi Barat, sedangkan satu dari Provinsi Sulawesi Selatan dan tiga dari Provinsi Sulawesi Tengah.

Fasilitas itu untuk memenuhi kebutuhan dasar bagi para penyintas gempa di Kabupaten Majene dan Mamuju.

“Seluruh masakan kita sebarkan ke lokasi pengungsi atau bagi yang lokasi pengungsianya dekat bisa langsung mengambil,” jelas Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos, M Safii Nasution, di Sulbar, Minggu pagi (17/01/2021).

“Satu mobil dapur umum lapangan dapat memasak 2000 masak makanan. Sehari kita salurkan 2 kali. Jadi total nya mencapai 24.000,” ungkap Safii.

Menurut dia, rencananya posko dapur umum difokuskan di satu titik, yakni Kantor Gubernur. Hal ini demi distribusi dan komunikasi berada dalam satu komando. Selanjutnya makanan akan didistribusikan ke 97 posko pengungsian yang terdaftar di Dinas Sosial, Sulbar.

“Untuk memudahkan pengontrolan Gubernur minta semua dapur umum dalam satu titik yaitu di kantornya,” tambah Safii.

Safii menyebut situasi di Sulawesi Barat  belum sepenuhnya kondusif. Namun, pemerintah berupaya semaksimal mungkin memenuhi kebutuhan dasar seluruh korban.

Kumpulkan Pengungsi di Stadion

Tersebarnya titik pengungsian di Kabupaten Mamuju dan Majene menyulitkan distribusi makanan dan bantuan lainnya. Untuk itu, bagi pengungsi yang berada di Kabupaten Mamuju, Kemensos bersama Pemprov Sulbar mengambil kebijakan mengumpulkan mereka dalam satu lokasi yaitu di stadion Manakarra, Mamuju.

Untuk menghindari penyebaran covid 19, Safii mengaku telah mengirimkan tenda pengungsi covid 19 yaitu tenda yang menggunakan pembatas dan adanya ventilasi disetiap ruangnya.

“Kita siapkan 10 tenda untuk sementara dan bisa nambah tergantung jumlah pengungsi,” tegasnya.

Selain itu, Kemensos juga menyediakan genset untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi pengungsi.

“Kita juga pastikan semua kebutuhan listrik terpenuhi. Masyarakat bisa ngecarge HPnya agar mereka bisa berkomunikasi dengan keluarganya,” lanjut Safii.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Sulawesi Tengah Mumu Suherlan mengaku membawa tiga mobil dapur umum lapangan (Dunlap) yaitu dari mobil dunlap propinsi, Kabupaten Donggala dan Sigi untuk membantu penyediaan makanan korban gempa di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

“Kita berangkat hari Jumat pagi jam enam setelah mendapat arahan dari Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Pepen Nazaeuddin, dengan menempuh perjalanan 12 jam dari kota Palu,” jelas Mumu.

Selain mengerahkan Dulap, dikatakan Mumu dinsos Sulteng juga mengerahkan pilar sosial seperti Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Tagana guna memasak makanan siap saji bagi pengungsi dan relawan yang membantu evakuasi korban gempa.

“Kita bawa 9 TKSK dan 40 Tagana dari Sulteng. Semua kita kerahkan untuk bantu penyediaan makanan di tiga titik Dunlap^, tambah Mumu.

Sementara Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati mengatakan korban jiwa akibat gempa Magnitudo 6,2 di Sulawesi Barat bertambah menjadi 56 orang.

Selain itu, terdapat 637 korban luka di Kabupaten Mejene dengan perincian 12 orang luka berat, 200 orang luka sedang, dan 425 orang luka ringan. Di Kabupaten Memuju, 189 orang mengalami luka berat dan menjalani rawat inap.(hum/red)