Categories
Militer

Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026 Digelar di Divif 1 Kostrad dan Diikuti 1.650 Peserta 

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima Divisi Infanteri 1 Kostrad, Mayjen TNI Ahmad Fikri Musmar, S.E., M.H.I., secara resmi membuka Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026 di Lapangan Tembak Divif 1 Kostrad, Cilodong, Depok, Jum’at (18/9/2026).

Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI ini diikuti 1.650 peserta perorangan 78 Regu (204 orang) dari berbagai daerah di seluruh Indonesia dan berlangsung pada 18–20 September 2026.,

Dalam sambutannya, Pangdivif 1 Kostrad Mayjen TNI Ahmad Fikri Musmar, S.E., M.H.I., menegaskan bahwa olahraga menembak bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat soliditas dan sinergitas TNI, Polri serta masyarakat. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi wadah lahirnya atlet-atlet menembak berbakat yang mampu mengharumkan nama Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.

Adapun materi yang dipertandingkan meliputi Pistol IPSC Level 2, Non IPSC, Eksekutif 20 Meter, Falling Plate, Senapan 100 Meter, 300 Meter, 600 Meter, serta Air Rifle.

Dengan semangat sportivitas, profesionalitas, dan keselamatan, Pangdivif 1 Kostrad mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi kejujuran dalam bertanding serta mematuhi seluruh prosedur keamanan.

Apresiasi dan ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh peserta dari unsur TNI, Polri, masyarakat dan klub menembak dari berbagai daerah, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026.(pen)

Categories
TNI

TNI Fair 2026, Stand Angkatan Udara Ramai Dikunjungi

Koran Jurnal, Jakarta – Kehadiran 21 stand TNI Angkatan Udara (TNI AU) dalam TNI Fair Tahun 2026 di kawasan Silang Monas, Jakarta, menarik perhatian dan antusiasme masyarakat dari berbagai kalangan, Sabtu (19/9/2026).

Beragam informasi, perlengkapan, serta potensi TNI AU yang ditampilkan menjadi daya tarik bagi pengunjung. Masyarakat, khususnya anak-anak dan keluarga, tampak berinteraksi langsung dengan prajurit TNI AU, mengenal lebih dekat dunia kedirgantaraan, serta mengabadikan momen di area pameran.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI I Nyoman Suadnyana, S.T., M.M., menyampaikan bahwa kehadiran stand TNI AU menjadi salah satu sarana untuk mempererat hubungan antara TNI AU dan masyarakat.

“Melalui stand pameran ini, masyarakat dapat berinteraksi secara langsung dengan prajurit serta memperoleh informasi mengenai tugas, peran, dan berbagai kegiatan TNI AU. Kami berharap kehadiran TNI AU di tengah masyarakat dapat semakin mempererat kedekatan sekaligus menambah pengetahuan masyarakat tentang TNI, khususnya TNI AU,” ujar Kadispenau.

Kadispenau juga menyampaikan, melalui komunikasi yang terbuka dan edukatif, masyarakat dapat memperoleh gambaran lebih dekat mengenai tugas, peran, serta kontribusi TNI AU dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah udara nasional.

Kehadiran TNI AU dalam TNI Fair juga menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi publik dan membangun kedekatan dengan masyarakat. Interaksi langsung dengan generasi muda diharapkan dapat menambah wawasan serta menumbuhkan ketertarikan terhadap dunia kedirgantaraan dan peran TNI AU dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.(disp)

Categories
IPTEK TNI

Pushidros TNI AL Launching S-101 dan Sea Trial Produk S-100 di Teluk Jakarta

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) melaksanakan kegiatan Launching ENC S-101 dan Sea Trial Produk S-100 di perairan Teluk Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Danpushidrosal Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M.

Launching ENC S-101 dan Sea Trial Produk S-100 ini merupakan bagian dari roadmap Pushidrosal dalam mempersiapkan implementasi seri S-100 yang mengacu pada standar International Hydrographic Organization (IHO).

Dalam sambutannya, Danpushidrosal menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan Pushidrosal menuju persiapan dan penerapan seri S-100 yang merupakan standar internasional terbaru peta laut digital yang akan diterapkan pada Tahun 2029. Upaya tersebut telah dilaksanakan sejak tahun 2021 dan terus dikembangkan secara bertahap sebagai bagian integral dari roadmap implementasi S-100 Pushidrosal.

“Roadmap ini mencerminkan komitmen kuat Pushidrosal untuk terus meningkatkan kualitas, interoperabilitas, dan pemanfaatan yang efektif, selaras dengan perkembangan standar IHO,” ujar Danpushidrosal.

Danpushidrosal menjelaskan, sea trial S-100 yang dilaksanakan merupakan tahap pertama dari rangkaian pengujian untuk memvalidasi secara langsung di lapangan penerapan produk dan layanan S-100, termasuk ENC S-101, Batimetri S-102, Pasang Surut S-104, dan Arus Permukaan S-111.

Pengujian pada tahap selanjutnya akan diperluas ke wilayah dengan karakteristik pasang surut dan arus yang lebih ekstrem. Hal tersebut dilakukan untuk mengkaji lebih lanjut efisiensi, ketahanan, serta kemampuan sistem S-100 guna merespons kondisi hidro-oseanografi yang lebih kompleks dan beragam dalam rangka meningkatkan keamanan dan efisien bernavigasi.

Hasil sea trial ini juga diharapkan memberikan masukan bagi proses evaluasi, penyempurnaan, dan pengembangan implementasi S-100 baik di internal Pushidrosal maupun IHO.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah perwakilan dan pakar hidro-oseanografi dari mitra internasional, yaitu Timothy William Lewis dan Graeme Stringer dari UKHO, Anna Childerhose dan Michael Sebastian Melchger dari OSI Kanada, serta Dan Morash dari Teledyne CARIS Kanada.

Sebelumnya, pada pekan lalu Pushidrosal juga telah melaksanakan kegiatan Sea Trial pendahuluan yang dihadiri oleh para pejabat dan undangan dari internal TNI AL, dimana unsur TNI AL merupakan pengguna utama Peta Laut Elektronik untuk operasional dan latihan TNI AL. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Pushidrosal dalam mempersiapkan penerapan S-100 dan meningkatkan kemampuan penyediaan informasi hidro-oseanografi yang modern, terintegrasi, dan interoperabel untuk TNI AL.

“Melalui rangkaian pengujian tersebut, Pushidrosal terus memperkuat kesiapan teknologi, sumber daya, dan sistem dalam mendukung transformasi digital hidro-oseanografi serta penyediaan informasi kelautan dan navigasi yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan operasional,” pungkas Danpushidrosal.(disp)

Categories
TNI

AACC ke-23, TNI AU Perkuat Interoperabilitas Angkatan Udara ASEAN untuk Penanganan Kemanusiaan dan Bencana

Koran Jurnal, Cilangkap – TNI Angkatan Udara memperkuat interoperabilitas Angkatan Udara ASEAN melalui kerja sama yang praktis, bertahap, inklusif, dan berorientasi pada misi, khususnya dalam bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M. dalam 23rd ASEAN Air Chiefs Conference (AACC) yang dilaksanakan melalui video conference, Rabu (9/9/2026).

KSAU menegaskan bahwa interoperabilitas tidak berarti Angkatan Udara ASEAN harus memiliki sistem yang sama atau berada dalam satu komando. Kerja sama tetap dibangun dengan menghormati kedaulatan, kewenangan nasional, serta perbedaan sistem dan kemampuan masing-masing negara.

Dalam menghadapi misi bersama, khususnya Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR), kemampuan bekerja sama menjadi faktor penting. Kekuatan udara memiliki peran dalam bantuan kemanusiaan, pencarian dan pertolongan, evakuasi medis, penilaian udara, serta distribusi bantuan secara cepat.

TNI AU mendorong penguatan komunikasi, berbagi informasi, latihan, dan pendidikan sebagai fondasi interoperabilitas. Upaya tersebut sejalan dengan mekanisme ASEAN, termasuk AHA Centre dan prinsip One ASEAN, One Response.(disp)

Categories
TNI

Lanud Yohanis Kapiyau Bantu Salurkan 505 Kilogram Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Koran Jurnal, Timika – Dari wilayah timur Indonesia, TNI AU melalui Lanud Yohanis Kapiyau mendukung pengiriman 505 kilogram bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (1/9/2026).

Bantuan yang diberikan atas kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Mimika tersebut dikirim dari Bandara Mozes Kilangin, Timika, Papua Tengah, menuju Lanud El Tari Kupang, NTT, menggunakan pesawat TNI AU.

Bantuan kemanusiaan yang dikirimkan meliputi air mineral, susu dan makanan bayi, selimut, serta terpal. Berbagai kebutuhan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak selama masa tanggap dan pemulihan pascabencana.

Lanud Yohanis Kapiyau berperan dalam mendukung proses pengiriman bantuan dari Timika menuju Kupang. Setibanya di Lanud El Tari, bantuan akan didistribusikan lebih lanjut ke wilayah yang terdampak bencana sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.(disp)

Categories
Militer

Latma Super Garuda Shield 2026 Resmi Dimulai

Koran Jurnal, Bandung – Angkatan Bersenjata Amerika Serikat dan Tentara Nasional Indonesia (TNI), bersama 13 negara kontributor pasukan, secara resmi membuka latihan Super Garuda Shield 2026 hari ini di Sekolah Staf dan Komando TNI (Sesko TNI), Bandung, Jawa Barat. Pembukaan ini menandai dimulainya latihan militer gabungan dan bersama selama dua minggu, yang berlangsung pada 31 Agustus hingga 11 September 2026.

Latihan tahun ini akan dilaksanakan di sejumlah lokasi, termasuk Bandung, Baturaja, Lampung, dan Kalimantan Utara.

Latma ini melibatkan sekitar 5.000 personel Angkatan vBersenjata gabungan dan mencerminkan kuat serta langgengnya kemitraan pertahanan antara Amerika Serikat dan Indonesia.

Awalnya dibentuk pada 2006 sebagai pertukaran informasi dan pelatihan bilateral antara Amerika Serikat dan Indonesia dengan nama Garuda Shield, latihan ini diperluas pada 2022 dengan melibatkan negara-negara mitra lainnya. Perluasan tersebut mencerminkan semakin pentingnya kerja sama pertahanan di kawasan Indo-Pasifik.

Dalam bentuknya yang terbaru dan paling luas, Super Garuda Shield 2026 akan mencakup berbagai kegiatan, seperti Latihan Staf Gabungan, Latihan Siber, operasi lintas udara, pelatihan perang hutan, dan latihan amfibi. Selain itu, personel Angkatan Laut AS dan Penjaga Pantai AS akan melaksanakan rangkaian pelatihan maritim terkoordinasi bersama TNI Angkatan Laut (TNI-AL) di perairan sekitar untuk memperkuat interoperabilitas gabungan di laut.

“Super Garuda Shield menunjukkan bahwa Amerika Serikat, Indonesia, serta mitra dan sekutu kami lainnya memiliki komitmen yang sejalan dalam menjaga keamanan, kemakmuran, dan kedaulatan di Indo-Pasifik. Latihan ini menegaskan upaya bersama kami untuk menjaga keamanan kawasan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat setempat,” kata Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar AS, Joy Sakurai.

“Saat Amerika Serikat memperingati 250 tahun kemerdekaannya tahun ini, kami bangga berdiri bersama mitra kami di Indonesia dalam memajukan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.”

Komandan Jenderal Divisi Infanteri ke-4 Angkatan Darat AS, Mayor Jenderal Patrick Ellis, menegaskan kembali komitmen tersebut.

“Super Garuda Shield 26 membangun hubungan yang berharga serta kesiapan bersama mitra Indonesia dan multinasional kami melalui latihan yang menantang dan nyata,” ujar Mayjen Patrick Ellis, Komandan Jenderal Divisi Infanteri ke-4.

“Kami sangat antusias untuk bekerja bahu-membahu dengan mitra kami tahun ini guna memastikan kesiapan kami dalam merespons secara cepat setiap situasi kontingensi atau krisis.”(pen)

Categories
Pendidikan TNI

Danpushidrosal Bekali Pasis Dikspespa Hidros, Mahasiswa S1 dan S2 STTAL

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M., memberikan pembekalan kepada 17 orang Perwira Siswa Pendidikan Spesialisasi Perwira Hidrografi (Pasis Dikspespa Hidros) Angkatan-XXIV Tahun 2026 (12 siswa TNI AL, 1 orang disnav tanjung priok dan 4 orang dari negara pakistan, kamboja, vietnam dan brunai), 1 orang Mahasiswa S1 dan 3 orang mahasiswa S2 STTAL Hidros bertempat di ruang serbaguna Pusdikhidros, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (18/8/2026).

Dalam pembekalannya yang mengusung tema “Menjadi Perwira Hidrografi yang Profesional dan Adaptif”, Danpushidrosal menegaskan bahwa profesi hidrografi tidak dapat dipandang sebatas aktivitas pengukuran kedalaman laut maupun pembuatan peta laut, namun dituntut mampu menjadi problem solver berbasis data maritim, dengan memastikan setiap data yang diperoleh melalui kegiatan survei memiliki tingkat kebenaran, akurasi, dan data survei yang akurat selanjutnya diolah menjadi informasi berupa peta laut dan produk nautika yang relevan, mutakhir, serta terintegrasi, sehingga informasi tersebut menjadi landasan bagi pengambilan keputusan yang cepat, tepat, dan aman, baik untuk kepentingan operasi TNI Angkatan Laut, keselamatan navigasi pelayaran, maupun kebutuhan pembangunan dan kebijakan nasional.

Lebih lanjut disampaikan, sebagai negara kepulauan, Indonesia membutuhkan lembaga hidrografi yang mampu menjamin ketersediaan data dan informasi kelautan yang berkualitas. Dalam konteks tersebut, Pushidrosal memiliki peran ganda (dual role) sebagai satuan kerja TNI Angkatan Laut sekaligus Lembaga Hidrografi Nasional. Lima pilar fungsi Pushidrosal meliputi fungsi militer, pelayanan umum, penerapan lingkungan laut, diplomasi, dan penelitian.

Dalam perspektif pertahanan, Danpushidrosal menekankan bahwa pemahaman terhadap karakteristik medan laut merupakan bagian fundamental dari keberhasilan operasi militer. Data batimetri, arus, pasang surut, dan karakteristik dasar laut yang akurat diperlukan dalam mendukung berbagai operasi, termasuk pergerakan kapal selam, pendaratan amfibi, maupun perencanaan operasi ranjau laut.

Sejalan dengan perkembangan teknologi, para perwira hidrografi juga dituntut mampu menguasai berbagai perangkat survei modern, seperti Single Beam Echosounder (SBES), Multibeam Echosounder (MBES), Side Scan Sonar (SSS), Sub-Bottom Profiler (SBP), Magnetometer, hingga sistem nirawak seperti AUV, ROV, dan USV. Namun, kecanggihan teknologi tetap harus diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia.

Dalam pembekalan tersebut juga disampaikan mengenai penguatan tata kelola survei dan pemetaan hidrografi nasional melalui Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 2026 tentang Survei Hidrografi dan Pemetaan Hidrografi Nasional. Kebijakan tersebut mempertegas posisi Pushidrosal sebagai Lembaga Hidrografi Nasional serta memperkuat tanggung jawab dalam penyelenggaraan, pemantauan, dan validasi kegiatan survei dan pemetaan hidrografi di wilayah perairan Indonesia.

Menurut Danpushidrosal, penguatan tersebut sekaligus membawa konsekuensi meningkatnya tanggung jawab profesi para perwira hidrografi. Produk yang dihasilkan tidak semata-mata menjadi konsumsi internal, tetapi dapat menjadi rujukan dalam mendukung kepentingan hukum, pembangunan nasional, keselamatan pelayaran, serta berbagai kepentingan strategis negara.

Karena itu, para Pasis dituntut menjaga kualitas dan integritas data, meningkatkan kemampuan berkolaborasi lintas kementerian/lembaga, menguasai teknologi digital, serta memiliki kesadaran terhadap keamanan data maritim.

Menutup pembekalannya, Danpushidrosal berpesan “Jadilah perwira hidrografi yang menguasai ilmu, teknologi, dan medan”, reputasi seorang perwira hidrografi tidak dibangun dari janji manis atau retorika belaka, melainkan dari data yang akurat, kerja lapangan yang disiplin, dan integritas moral yang tidak dapat digoyahkan.

Categories
TNI

Pesawat Hercules TNI AU Kirim 27 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Udara bergerak cepat menyalurkan bantuan pemerintah bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pada hari yang sama, Sabtu (15/8/2026), sebanyak 27,09 ton bantuan tahap pertama langsung diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma menuju Bandara Internasional Komodo, NTT, menggunakan dua pesawat Hercules.

Bantuan berupa kebutuhan pokok tersebut diangkut menggunakan pesawat C-130J Super Hercules dengan muatan 14.000 kilogram dan C-130 Hercules dengan muatan 13.090 kilogram.

Selain mengerahkan dua pesawat Hercules untuk membawa bantuan, TNI AU turut mengerahkan pesawat Boeing 737-800 untuk mengangkut personel yang akan membantu penanganan bencana di wilayah terdampak.

Pengiriman bantuan melalui jalur udara dilakukan untuk mempercepat distribusi logistik kepada masyarakat terdampak gempa. Kapasitas angkut pesawat Hercules memungkinkan ribuan paket bantuan diberangkatkan dalam satu rangkaian penerbangan menuju NTT untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, kesiapan penerbangan ditinjau langsung oleh Komandan Grup 1 Angkut, Marsma TNI I Gusti Putu Setia Darma, S.T., M.M., M.Han., di Apron Baseops Lanud Halim Perdanakusuma.

Dalam arahannya kepada kru, Komandan Grup 1 Angkut menekankan agar seluruh personel tetap fokus menjalankan tugas dengan mengutamakan keselamatan penerbangan.

Pengiriman bantuan melalui jalur udara ini memperkuat dukungan TNI Angkatan Udara dalam mempercepat penanganan dampak gempa serta memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak NTT.(disp)

Categories
Militer

Sejumlah Pejabat TNI, Kementerian dan Lembaga Negara Terima Brevet Kehormatan Hidro-Oseanografi

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M., menyematkan Brevet Kehormatan Hidro-Oseanografi kepada sejumlah pejabat TNI, Kementerian, Lembaga Negara dan Tenaga Ahli. Penyematan brevet kehormatan ini sebagai bentuk penghargaan sekaligus simbol apresiasi atas perhatian, dukungan, dan komitmen terhadap pengembangan kemampuan hidro-oseanografi nasional.

Penyematan brevet kehormatan dilaksanakan di atas KRI Canopus-936 yang berlayar di perairan Teluk Jakarta, Rabu (12/8/2026), dimana sebelumnya para perwakilan penerima brevet kehormatan terlebih dahulu meninjau secara langsung kegiatan survei hidro-oseanografi di kawasan Pantai Festival Ancol, sekaligus memberikan gambaran nyata mengenai pelaksanaan survei, mulai dari kegiatan geodetik dan garis pantai, meteorologi, survei drone, pengamatan pasang surut, hingga praktik levelling.

Brevet kehormatan tersebut diberikan antara lain kepada Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Edwin, S.H., M.Han., M.H., Wakil Gubernur Lemhannas Laksamana Madya TNI Erwin S. Aldedharma, S.E., M.M., M.Sc., Sekjen Kemhan Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo, S.E, Kabalog Kemhan Marsdya Yusuf Jauhari, M.Eng, Irjen TNI Laksdya TNI Hersan, Pangkormar Letjen TNI (Mar) Endi Supardi, S.E., M.Tr.Opsla., CHRMP., M.M., Dankodiklatal Letjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, M.Tr.(Han)., S.E., M.M., Irjenal Laksdya TNI Achmad Wibisono, S.E., CHRMP., Asrena Kasal Laksda TNI H.Krisno Utomo, M.A., M.M., Pangkoarmada III Laksda TNI Dato Rusman S.N, S.E., M.Si., dan Danseskoal Laksda TNI Ariantyo Condrowibowo, M.Tr.Opsla.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelayaran menggunakan KAL Alnitak dan KAL Alnilam menuju titik rendezvous KRI Canopus-936. Dalam perjalanan tersebut, para penerima brevet berkesempatan melihat secara langsung kegiatan pengukuran arus dan gelombang serta investigasi pipa dan kabel bawah laut, sebagai bagian dari pelaksanaan tugas survei hidro-oseanografi Pushidrosal.

Setibanya di KRI Canopus-936, para pejabat menerima penjelasan mengenai kemampuan dan peralatan survei yang dimiliki kapal survei hidro-oseanografi dengan menjelaskan beberapa alat survei antara lain Side Scan Sonar (SSS), Sub Bottom Profiler (SBP), Autonomous Surface Vessel (ASV), Gradiometer, Sparker, C-Node, Autonomous Underwater Vehicle (AUV), Unmanned Aerial Vehicle (UAV), serta Ping Locator.

Puncak kegiatan dilaksanakan di Geladak Heli KRI Canopus-936 melalui prosesi penyematan Brevet Kehormatan Hidro-Oseanografi, diawali dengan pembacaan Surat Keputusan, dilanjutkan penyematan brevet dan pemasangan baret kehormatan Hidro-Oseanografi oleh Danpushidrosal sekaligus penyerahan sertifikat.

Penyematan brevet kehormatan tersebut tidak semata-mata menjadi simbol penghargaan, tetapi juga merefleksikan kedekatan dan sinergi antara Pushidrosal dengan para pemangku kepentingan strategis dalam mendukung tugas TNI Angkatan Laut serta kepentingan nasional di bidang hidro-oseanografi.(disp)

Categories
Militer

Angkasa Shooting Club Asah Kemampuan Menembak dan Perkuat Soliditas Anggota

Koran Jurnal, Jakarta – Angkasa Shooting Club (ASC) terus mendorong pengembangan kemampuan menembak anggotanya melalui kegiatan Monthly Game, yang tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mengasah kemampuan penembak serta memperkuat komunikasi dan soliditas keluarga besar ASC.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum ASC Marsda TNI Bambang Gunarto dalam Monthly Game Angkasa Shooting Club yang digelar di Lapangan Tembak Brigade I Parako Pasgat, Jakarta Timur, Selasa (11/8/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M.

Menurut Ketua Umum ASC, kegiatan Monthly Game menjadi bagian dari upaya untuk terus mengasah kemampuan menembak anggota sehingga dapat ditampilkan dalam berbagai event antarangkatan maupun antarlembaga pemerintahan.

Selain aspek kemampuan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi, komunikasi, dan soliditas keluarga besar Angkasa Shooting Club. Dalam pelaksanaannya, aspek keselamatan menjadi perhatian utama untuk memastikan kegiatan penembakan berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Pada Monthly Game tersebut, kompetisi berlangsung dalam sejumlah kategori. Pada kategori Pistol Eksekutif A 20 meter, juara pertama diraih Wakasau dengan poin 189,03, sedangkan juara kedua diraih Kasau dengan poin 188,08.

Pada kategori Pistol Eksekutif A Non Optik 20 meter, juara pertama diraih Pangkorpasgat dengan poin 188,05 dan juara kedua Irjenau dengan poin 122,01.

Sementara itu, kategori Pistol Eksekutif 20 meter Purnawirawan menempatkan Marsdya TNI (Purn) Kusworo sebagai juara pertama dengan poin 187, diikuti Marsda TNI (Purn) Hari Mursanto dengan poin 178,01 dan Marsekal TNI (Purn) Fadjar Prasetyo dengan poin 174,01.

Untuk kategori Pistol Eksekutif 20 meter Non Optik Purnawirawan, juara pertama diraih Marsda TNI (Purn) Djoko Senoputro dengan poin 183,03, sedangkan juara kedua diraih Marsda TNI (Purn) I Made dengan poin 77,02.

Melalui kegiatan tersebut, ASC tidak hanya mempertahankan kegiatan kompetisi menembak, tetapi juga mendorong pengasahan kemampuan, komunikasi, dan soliditas di antara keluarga besar Angkasa Shooting Club.

Turut hadir, Wakasau, Parkorpasgat, Irjenau, Koorsahli Kasau, para Asisten Kasau, Kapuslaklambangjaau, Kapusgeosau. dan pejabat tinggi TNI AU lainnya.(disp)