Categories
Daerah TNI

Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Sigap Bantu Warga Yang Terdampak Banjir

Koran Jurnal, Kalbar – Hujan deras yang mengguyur wilayah perbatasan Entikong beberapa hari ini, menyebabkan meluapnya Sungai Sekayam yang mengakibatkan banjir di Dusun Entikong, tepatnya di wilayah RT 005, Desa Entikong, Kec. Entikong, Kab. Sanggau.

Berkaitan dengan hal tersebut, Prajurit Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas turun langsung membantu masyarakat yang terdampak banjir, Kamis (14/01/2021).

Air mulai naik pada Kamis dini hari, pukul 02.00 WIB, menyebabkan sedikitnya 25 rumah warga di Dusun Entikong terendam banjir lebih kurang setinggi 1 meter, diakibatkan oleh hujan yang turun dalam kurun waktu tiga hari terakhir ini, di wilayah Entikong dan sekitarnya.

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa dalam keterangannya di Pos Kotis Entikong, Kab. Sanggau, menjelaskan bahwa kabar banjir di terima dari salah seorang warga bernama Asmui (35 th), Ketua RT 05 Dusun Entikong, yang melapor ke Pos Pamtas Kotis Entikong.

“Selanjutnya Dankima Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Lettu Inf Fian beserta 8 orang anggota dengan perlengkapan pelampung dan tali berangkat ke lokasi untuk membantu warga yang terdampak banjir,” ujarnya.

Menurut Letkol Inf Alim Mustofa, curah hujan yang begitu tinggi dalam tiga hari ini, membuat debit air di Sungai Sekayam bertambah dan meluap yang mengakibatkan puluhan rumah di wilayah dusun tersebut terendam banjir.

Sementara itu, dari Kab. Bengkayang, Pos Pamtas Koki Jagoi Babang Lama bersama Pos Pamtas Sentabeng membantu korban banjir masing-masing di Dusun Jagoi Babang dan Dusun Sekida, Kec. Jagoi Babang, Kab. Bengkayang. Selain membantu mengevakuasi warga dan perlengkapannya, personel Satgas juga memberikan bantuan berupa makanan kepada warga yang terdampak banjir.

“Kita bersama warga lainnya bahu membahu mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman. Selain itu, anggota juga membagikan makanan ke rumah-rumah warga menggunakan sampan untuk membantu meringankan warga yang terdampak banjir,” ungkap Dansatgas.

Selanjutnya, berdasarkan laporan dari anggota yang berada di lokasi banjir, Dansatgas mengatakan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil dialami warga berupa adanya perabot rumah tangga dan peralatan elektronik yang tidak sempat diselamatkan.

Letkol Inf Alim Mustofa meminta warga untuk lebih waspada terhadap kondisi curah hujan yang tinggi dalam kurun waktu tiga hari terakhir ini.

“Satgas Yonif 642/Kapuas akan selalu siap siaga untuk membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan kapanpun warga membutuhkannya,” tutupnya.(pen/red)

Categories
TNI

Satgas Yonif MR 413 Bantu Proses Pemakaman Warga Perbatasan RI-PNG

Koran Jurnal, Papua – Sebagai wujud kemanusiaan dan toleransi beragama, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Koya Koso turut membantu proses pemakaman salah satu warga Kampung Koya Koso Distrik Abepura Kota Jayapura yang meninggal karena sakit.

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Kamis (14/01/2021) menyampaikan bahwa mendiang bernama Irene Sabal yang merupakan salah satu putri dari Kepala Suku Kampung Koya Koso Bapak Ananias Sabal. “Diketahui bahwa penyebab meninggalnya Irene karena sejak satu tahun silam ia mengidap penyakit paru-paru dan tidak dapat tertolong lagi sehingga mendiang tutup di usia 32 tahun,” ungkapnya.

“Sebagai wujud bela sungkawa dan toleransi beragama, saya selaku Dansatgas Yonif MR 413 Kostrad memerintahkan Pos Koya Koso pimpinan Serka Hendri Niko yang lokasinya dekat dengan rumah duka untuk membantu keluarga Mendiang sampai dengan proses pemakamannya,” tambah Mayor Inf Anggun.

Suasana haru pun menyelimuti seisi rumah duka, pasalnya Irene merupakan putri pertama dari tujuh bersaudara yang memiliki pribadi yang baik serta religius. Hidupnya dihabiskan untuk mengabdi sebagai biarawati di salah satu gereja Katolik di Kampung Koya Koso.

Ananias Sabal mewakili keluarga besarnya mengucapkan terima kasih kepada Satgas Yonif MR 413 Kostrad Pos Koya Koso yang telah membantu proses pemakaman mendiang putri tercintanya. “Terima Kasih atas bantuan dan perhatian Abang Pos Koya Koso terhadap kedukaan yang kami alami, kami juga mohon maaf apabila ada kesalahan dari putri kami kepada abang Pos sekalian, semoga putri kami mendapatkan tempat yang terindah di surge,” ucapnya.(pen/red)

Categories
Pendidikan TNI

KSAU: Di Era Disruptif, Pendidikan adalah Fondasi Esensial

Koran Jurnal, Bandung – “Di era disruptif seperti sekarang ini, pendidikan adalah fondasi esensial yang akan menentukan baik buruk kualitas SDM Angkatan Udara, di mana setiap lembaga pendidikan di Angkatan Udara harus dapat menyesuaikan diri dengan paradigma pendidikan dan laju perkembangan zaman,” ujar Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., dalam sambutannya yang dibacakan Danseskoau Marsda TNI Samsul Rizal, S.I.P., M.Tr (Han)., saat membuka pendidikan Seskoau Angkatan ke-58 dan Sesau Angkatan ke-15 TP 2021 di Bangsal Srutasala, Seskoau, Lembang, Kamis (14/01/2021).

Selain lembaga pendidikan, lanjutnya, tentunya peserta didik juga dituntut untuk mampu berpikir kritis dan memiliki mindset belajar tanpa henti.

“Tugas mulia tersebut juga diemban oleh Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) yang terhormat ini,” ujar KSAU yang selangkah lebih maju dengan diresmikannya Politeknik Angkatan Udara sekaligus program studi (Prodi) Magister Terapan Strategi Operasi Udara di Seskoau pada September 2020 lalu.

Kasau optimis Seskoau dapat berinovasi untuk mewujudkan prodi unggulan dan terdepan bidang strategi operasi udara yang memiliki standar global dan kelak akan menjadi center of excellence on air and space science sesuai harapan bersama.

Seskoau Angkatan ke-58 merupakan angkatan pertama yang melaksanakan program pascasarjana ini, sehingga harapan Kasau keberhasilan Perwira Siswa (Pasis) mengikuti program ini akan menjadi parameter keberhasilan prodi Magister Terapan Strategi Operasi Udara dan ini menjadi tantangan, ujian, serta tanggung jawab besar bagi sivitas akademika Seskoau mewujudkan kurikulum pendidikan berbasis kompetensi lulusan sesuai Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

Mewujudkan hasil didik yang unggul, Kasau meminta lembaga Seskoau untuk benar-benar memperhatikan proses pendidikan yang berorientasi pada kualitas.

“Saat ini kita sedang menghadapi dunia penuh dinamika dan ketidakpastian,” jelasnya yang menuntut prajurit TNI Angkatan Udara untuk mengembangkan pikiran dan kemampuan untuk menganalisa situasi secara kritis guna memberikan competitive advantage bagi organisasi.

Melaksanakan pendidikan di Seskoau ini, tambahnya, menjadikan kesempatan bagi Pasis untuk mendapatkan waktu yang cukup untuk membaca, meningkatkan literasi, dan kemampuan academic writing, tentunya dengan diberikan pembelajaran yang mendorong tumbuhnya kemampuan untuk berpikir kritis.

“Dengan demikian, Pasis akan dapat menganalisa permasalahan secara tajam serta mampu mengambil keputusan yang tepat dengan penuh kebijaksanaan,” ujarnya.

Tidak lupa, Kasau mengingatkan untuk tetap waspada dan berhati-hati dengan menerapkan protokol kesehatan karena wabah Covid-19 belum usai serta mengajak para Pasis untuk melaksanakan pendidikan dengan penuh tanggung jawab, kesungguhan, serta senantiasa memperhatikan keamanan dan keselamatan.

Kedua pendidikan ini diikuti 177 Pasis berpangkat Mayor dan Letkol, antara lain Seskoau Angkatan ke-58 diikuti sebanyak 128 Pasis yang terdiri dari 113 TNI AU, 2 TNI AD, 2 TNI AL, 6 Polri dan 5 Negara Sahabat yaitu Korea Selatan, Thailand, Pakistan, Singapura dan Malaysia. Sedangkan Sesau Angkatan ke-15 diikuti 49 Pasis TNI Angkatan Udara. Pelaksanaan upacara dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan, dibatasi jumlah peserta upacara, dan dihadiri secara daring oleh Dansesko TNI, Danseskoad, Danseskoal, Kasespimmen Lemdiklat Polri, para pejabat di lingkungan Mabesau, para pejabat perwakilan Kementerian dan Lembaga, para Rektor dan Dekan perguruan tinggi, serta para Atase Pertahanan negara sahabat.(pen/red)

Categories
TNI

TNI AL Salurkan Bantuan kepada Korban Tanah Longsor di Sumedang

Koran Jurnal, Bandung – Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., yang diwakili Kepala Dinas Psikologi TNI Angkatan Laut (Kadispsial) Laksma TNI Dr. Wiwin Dwi Handayani, M.Si., didampingi Komandan Pangkalan TNI AL Bandung Kolonel Laut (P) Batos Leksono memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga yang mengalami bencana alam tanah longsor di Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Rabu (13/01/2021).

Bahan bantuan yang diserahkan tersebut berupa Sembako (beras, gula, mie instan, minyak goreng, biskuit, air mineral), tangki air bersih (tandon) perlengkapan bayi, peralatan makan, kasur, bantal, selimut, sprai, peralatan mandi, susu, obat-obatan, masker, handsatizer, pembalut, dan perlengkapan Shalat.

Bencana tanah longsor terjadi di Desa Cihanjung Kabupaten Sumedang Provinsi Jawa Barat, pada Minggu (10/1) pukul 15.30 WIB serta longsor susulan pada pukul 19.00 WIB.

Kejadian tersebut diakibatkan turunnya hujan dengan intensitas cukup tinggi dalam waktu cukup lama sehingga mengakibatkan tebing setinggi 30 meter longsor dan menimbun 18 rumah penduduk, sedangkan longsor susulan mengakibatkan jatuhnya korban yang cukup banyak termasuk menimpa para aparat maupun petugas yang saat itu sedang melakukan proses evakuasi dan pendataan di lapangan.

Pemberian bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dari Kasal kepada para warga korban bencana alam tanah longsor tersebut dan diharapkan bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.

Bantuan diterima langsung oleh Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan. Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan terima kasih atas perhatian dari Kasal terhadap warga Kabupaten Sumedang yang sedang mengalami musibah, padahal disaat ini Kasal sedang fokus melaksanakan operasi SAR pada kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di Perairan Kepulauan Seribu, namun Kasal masih peduli terhadap kejadian bencana di wilayah lain seperti yang terjadi saat ini pada bencana tanah longsor di Cimanggung. Semoga kegiatan yang dilaksanakan TNI AL ini bisa membantu kesulitan maupun permasalahan yang muncul di masyarakat serta semakin menunjukkan kemanunggalan TNI dan Rakyat.(disp/red)

Categories
Daerah Kesehatan TNI

Satgas Pamtas Yonif 125/SMB Sambangi Warga Kampung Toray dan Berikan Pelayanan Kesehatan

Koran Jurnal, Merauke – Untuk menjaga dan memelihara kondisi kesehatan masyarakat perbatasan, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/SMB di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW memberikan pelayanan kesehatan kepada warga Kampung Toray, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Rabu (13/01/2021).

Dansatgas Pamtas Yonif 125/SMB, Letkol Inf Anjuanda Pardosi mengatakan bahwa kegiatan pelayanan kesehatan di Kampung Toray dilaksanakan oleh empat orang personel Satgas dari Pos Toray dipimpin Serda Frans Tarigan. “Keempat orang anggota Satgas ini memberikan pelayanan kesehatan kepada warga Kampung Toray dengan berjalan kaki dan menyambangi rumah-rumah warga,” jelasnya.

Menurut Letkol Inf Anjuanda Pardosi, pelayanan kesehatan ini merupakan kegiatan rutin dan terus-menerus dilakukan oleh Satgas sejak awal hingga menjelang akhir penugasan untuk membantu masyarakat perbatasan yang membutuhkan. “Kami berharap, kegiatan ini dapat membantu pemerintah setempat untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya.

“Selain itu, pelayanan kesehatan door to door seperti ini sangat efektif untuk mempererat tali persaudaraan, sehingga diharapkan hubungan Satgas dengan warga tetap harmonis,” katanya menambahkan.

Sementara itu, salah satu warga Kampung Toray, Urbanus Waliter (42 th) menuturkan merasa senang dan berterima kasih atas perhatian dan kepedulian Satgas, khususnya Pos Toray atas pelayanan kesehatan yang diberikan.

“Kegiatan seperti ini sangat membantu dan bermanfaat bagi kami. Terima kasih bapak TNI atas kepeduliannya, semoga Tuhan senantiasa memberkati dan melindungi Satgas dalam pengabdiannya,” ungkapnya.(pen/red)

Categories
Megapolitan TNI

Panglima TNI: Lokasi Penemuan FDR Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Sesuai Perkiraan

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Kabasarnas) Marsdya TNI Bagus Puruhito dan Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono, menggelar konferensi pers terkait ditemukannya Flight Data Recorder (FDR) pesawat Sriwijaya Air SJ-182, bertempat di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (12/01/2021).

Terkait kronologis ditemukannya FDR oleh penyelam dari TNI Angkatan Laut, Panglima TNI menyampaikan bahwa pada hari ini, Selasa 12 Januari 2021, tepat pukul 14.00 WIB, Kasal menyampaikan informasi bahwa sesuai dengan perkiraan yang sudah ditentukan di wilayah yang sudah ditandai, telah ditemukan bagian dari FDR.

Selanjutnya Panglima TNI memerintahkan kepada Kasal agar terus mencari FDR yang kemungkinan besar masih berada di sekitar wilayah yang telah ditandai. “Kasal menyampaikan bahwa bagian yang ditemukan justru adalah pecahan dan Underwater Beacon yang berfungsi memberikan sinyal,” ungkapnya.

Sekitar pukul 16.40 WIB, Kasal kembali melaporkan bahwa FDR telah ditemukan setelah tim penyelam melakukan operasi pencarian di sekitar titik temuan awal pecahan Black Box. “Kasal melaporkan kembali bahwa FDR sudah ditemukan dan dilaporkan pula bahwa Underwater Locator Beacon ditemukan sebanyak dua buah” kata Panglima TNI.

Selain FDR,  untuk mengungkap penyebab jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 juga dibutuhkan Cockpit Voice Recorder (CVR) yang merekam pembicaraan pilot. Panglima TNI meyakini bahwa CVR bisa segera ditemukan di sekitar lokasi penemuan FDR Black Box Sriwijaya Air SJ-182.

“Kami meyakini semua bahwa beacon yang ada di CVR juga ditemukan di sekitar itu, maka dengan keyakinan yang tinggi, Cockpit Voice Recorder akan segera ditemukan,” ucapnya.

Menurut Panglima TNI, pasca ditemukannya Flight Data Recorder, proses evakuasi korban dan badan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 akan tetap dilakukan. “Badan pesawat perlu diangkat guna proses penyelidikan penyebab jatuhnya pesawat dan dalam rangka melengkapi data yang diperlukan oleh KNKT,” ujarnya.

Usai ditemukannya Flight Data Recorder, Panglima TNI secara simbolis menyerahkan secara langsung temuan Black Box atau kotak hitam Sriwijaya Air SJ-182 dari penyelam kepada Kabasarnas, yang kemudian dari Kabasarnas diserahkan kepada Ketua KNKT.

“Saya mewakili seluruh prajurit TNI di lapangan, anggota Polri di lapangan, dan stakeholder terkait menyerahkan hasil temuannya FDR kepada penanggung jawab operasi evakuasi kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yakni Kabasarnas,” kata Panglima TNI.(Pusp/red)

Categories
Daerah TNI

Pangdam XVII/Cenderawasih Resmikan Kodim 1703/Deiyai

Koran Jurnal, Papua – Setelah melaksanakan kunjungan kerja pertama ke Kabupaten Nabire, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A., melanjutkan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Deiyai untuk meresmikan Kodim baru 1703/Deiyai yang berada di Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua, Selasa (12/01/2021).

Dalam acara peresmian tersebut, Pangdam XVII/Cenderawasih didampingi Ketua Persit KCK PD XVII/Cenderawasih Ny Natalia Yogo Triyono, Danrem 173/PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M., sejumlah pejabat Kodam Cenderawasih dan Korem 173 PVB, Bupati Deiyai serta Forkompimda Kabupaten Deiyai.

Dalam arahannya, Pangdam menegaskan bahwa TNI Angkatan Darat tidak pernah lelah untuk terus bersinergi dan melibatkan diri dalam membangun situasi yang aman dan kondusif serta mensejahterakan masyarakat di wilayahnya.

“Untuk itu, Kodam Cenderawasih senantiasa berkomitmen mendukung seluruh program yang dijalankan Pemerintah untuk selalu melayani, mengamankan dan menyejahterakan kehidupan rakyat di wilayah Papua,” ujarnya.

Menurut Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, pembentukan Kodim 1703/Deiyai diharapkan dapat mendorong Pemerintah Kabupaten Deiyai, dalam melakukan percepatan pembangunan dan perekonomian masyarakat.

“Terkait hal itu, saya berharap kepada Bupati, Ketua DPRD, Kapolres, Tokoh Adat, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat Kabupaten Deiyai, agar dapat mendukung Tugas Pokok Kodim 1703/Deiyai,” ucapnya.

Pangdam XVII/Cenderawasih juga berpesan kepada para prajurit yang berdinas di Kodim 1703/Deiyai, agar senantiasa memelihara fasilitas ini dengan sebaik-baiknya dan laksanakan tugas dengan semaksimal mungkin.

“Tumbuhkan sikap dan rasa tanggung jawab yang tinggi, sehingga bangunan tersebut memiliki masa pakai yang panjang dan indah dipandang, karena secanggih apapun fasilitas yang kita miliki, tidak akan memberikan nilai tambah kalau tidak dirawat dengan baik,” pesannya.

“Buatlah terobosan inovatif dan kreatif serta laksanakan koordinasi dan komunikasi yang baik dan perintahkan kepada para Prajurit Kodim 1703/Deiyai untuk melaksanakan Pembinaan Teritorial yang tepat dan efektif, dengan selalu melibatkan peran seluruh komponen masyarakat serta Jadilah Ksatria Pelindung Rakyat sejati, yang selalu menghormati adat istiadat dan kearifan lokal Papua,” tutup Pangdam.(pen/red)

Categories
TNI

Pangdam Cenderawasih Minta Prajuritnya Bijak Bermedia Sosial

Koran Jurnal, Papua – Setelah meresmikan pergantian nama Kodim 1705/Paniai menjadi Kodim 1705/Nabire, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A. didampingi Danrem 173/PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M., memberikan arahan terhadap prajurit se-Garnizun Nabire di Lapangan Serba Guna Yeheskiel M. Hirwa, Makorem 173/PVB, Senin (11/01/2021).

Dalam arahannya tersebut Pangdam XVII/Cenderawasih mengatakan bahwa kunci menjadi prajurit di wilayah Papua harus memiliki kedisiplinan yang tinggi, semangat dan kebanggaan, sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan baik.

“Setiap prajurit harus memiliki disiplin, semangat yang tinggi dan memiliki kebanggaan terhadap satuan masing-masing agar di setiap tugas yang diberikan dapat berjalan dengan baik,” ucapnya.

“Untuk menjaga itu semua, prajurit harus mempunyai jiwa dan badan yang sehat yaitu dengan menjalani pola hidup sehat, makan yang baik, melakukan olahraga dan istirahat secara teratur, serta mengikuti protokol kesehatan dan mampu memberikan contoh yang baik bagi masyarakat ditengah pandemi Covid-19,” tambah Pangdam.

Selanjutnya Pangdam juga menyampaikan rasa terima kasih serta kebanggaannya terhadap para Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang berdinas di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih.

“Saya sangat bangga terhadap para Babinsa disini, karena mereka mampu melakukan pembinaan 2 sampai 3 Desa bahkan lebih, apabila terjadi situasi yang emergensi atau permasalahan, Babinsa mampu mengetahui dan memahami karakter warga, sehingga dengan cepat dapat mencari solusi dalam permasalahan tersebut,” ujarnya.

Diakhir arahannya, Jenderal Bintang Dua di Kodam XVII/Cenderawasih menekankan agar di zaman era globalisasi digital yaitu dunia medsos, para prajurit harus bisa menyikapi medsos dengan bijaksana dan tidak mudah terprovokasi dengan berita hoax yang belum tentu kebenarannya dan tidak benar sama sekali.

“Di era Globalisasi ini, kita  secara tidak langsung sudah dikendalikan oleh handphone, untuk itu kita harus membatasi waktu penggunaan handphone dan bijak dalam penggunaan medsos, agar kita semua dapat memilih berita yang baik serta tidak terprovokasi dengan berita yang belum tentu kebenarannya,” tegas Jenderal Bintang Dua tersebut.(pen/red).

Categories
TNI

TNI AU Kerahkan Alutsista Guna Laksanakan Pencarian Pesawat Sriwijaya SJ-182

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Udara hari ini menerbangkan kembali pesawatnya guna mencari korban dan puing pesawat Sriwijaya Air SJ-182, Senin  (11/01/2021)

Adapun Alutsita yang digunakan dalam misi pencarian hari ini menggunakan pesawat Helikopter NAS 332 Super Puma dari Skadron Udara 6 dengan Tail Number H-3217 serta Helkopter jenis EC-725 Caracal dari Skadron Udara 8 dengan Tail Number HT-7205, kedua Skadron Udara tersebut bermarkas di Lanud Atang Sendjaja.

Helikopter dengan pilot Kapten Pnb Randi dan Letda Pnb Anterio ini juga membawa tim SAR dari Paskhas apabila sewaktu-waktu diperlukan. Pencarian sendiri menggunakan pola ladder atau tangga sesuai dengan titik yang telah ditentukan.

Operasi pencarian dipimpin langsung oleh Asops Kasau Marsda TNI Henri Alfiandi, pencarian dilakukan selama kurang lebih dua jam di sektor 1 dan 2 area yang telah ditentukan Basarnas.

Meski saat ini belum menemukan sesuatu atau benda yang mencolok, Asops mengatakan itu tidak masalah, kita selalu berupaya untuk menjaga soliditas antara kekuatan udara dan laut sesuai perintah Bapak Presiden, Panglima TNI dan Kasau untuk tetap menjaga motivasi serta soliditas yang tinggi

“Kami sebagai bagian dari tim pertolongan tidak akan menyerah sampai kapanpun, sampai perintah itu dihentikan untuk terus mencari,” tutup Asops.(disp/red)

Categories
TNI

14 KRI Laksanakan SAR Sriwijaya Air SJ 182 di Perairan Pulau Laki

Koran Jurnal, Jakarta – Menindaklanjuti kejadian kecelakaan yang menimpa Sriwijaya Air SJ182 rute penerbangan Jakarta-Pontianak yang lost contact disekitar Pulau Laki Kepulauan Seribu pada Sabtu (9/1), TNI AL mengerahkan 14 KRI, 3 Heli, dan 1.257 personel untuk melaksanakan SAR.

Pangkoarmada I Laksda TNI Abdul Rasyid K, S.E., M.M., dalam keterangan persnya menyampaikan bahwa TNI AL menurunkan 14 KRI untuk melaksanakan SAR terhadap Sriwijaya Air SJ182 yang mengalami kecelakaan disekitar Pulau Laki Kepulauan Seribu diantaranya KRI Bontang, KRI Semarang, KRI John Lie, KRI Teluk Cirebon, KRI Teluk Gilimanuk, KRI Tjiptadi, KRI Parang, KRI Kurau, KRI Cucut, KRI Leuser, KRI I Gusti Ngurah Rai, KRI RE Martadinata, KRI Malahayati, dan KRI Rigel.

Selain itu, TNI AL juga melibatkan Kapal TD Galunggung,
TD Malabar, 2 Heli Panther, 1 Heli Bell, Pasukan Taifib, Kopaska, Dislambair, dan Denjaka.

“TNI AL akan bekerja secara maksimal melaksanakan kegiatan SAR bersama dengan instansi terkait dalam upaya menemukan korban maupun badan pesawat Sriwijaya Air SJ182, semoga tidak terkendala dengan cuaca,” ujarnya.

Pada pencarian hari pertama, Tim SAR TNI AL sudah berhasil menemukan beberapa serpihan dan bagian pesawat tidak jauh dari titik koordinat jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 pada posisi 05°57′.857 S – 106°34.568 T.

Tim SAR akan terus berupaya melaksanakan pencarian dengan titik fokus penemuan black box yang sudah terdeteksi titik koordinatnya.(disp/red)