Categories
Bencana TNI

TNI AL Gelar Doa Bersama untuk Korban Bencana Alam

Koran Jurnal, Jakarta – Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa diawal tahun 2021, Bangsa Indonesia dilanda berbagai bencana seperti kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak di Perairan Pulau Laki Kepulauan Seribu, gempa Mamuju-Majene Sulawesi Barat, tanah longsor di Sumedang Jawa Barat, banjir di Kalimantan Selatan, banjir bandang di Bogor Jawa Barat dan bencana lainnya dibeberapa wilayah yang melanda masyarakat Indonesia.

Untuk itu, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., menghimbau kepada seluruh Pimpinan Kotama untuk menggelar doa bersama secara serentak usai Sholat Jumat.

Menindaklanjuti hal tersebut, Panglima Koarmada I Laksda TNI Abdul Rasyid K, S.E., M.M., yang sedang on board di KRI Semarang-594 dalam rangka acara tabur bunga di laut bersama keluarga korban Sriwijaya Air 182 di Perairan Pulau Laki Kepulauan Seribu memanfaatkan moment tersebut untuk menggelar doa bersama usai Sholat Jum’at, (22/01/2021).

Kegiatan yang sama juga dilaksanakan di Mako Koarmada I, untuk Personel yang beragama Islam di Masjid Al Muttaqin, Agama Nasrani di Gereja Bahtera Kasih, dan Agama Hindu di Pura Graha Santhi.

Pangkoarmada I Laksda TNI Abdul Rasyid K, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari himbauan Kasal untuk menggelar doa bersama yang bertujuan untuk memanjatkan doa kepada korban bencana agar amal ibadahnya diterima disisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.

“Bagi masyarakat yang dilanda bencana gempa dan banjir yang masih bertahan ditempat pengungsian agar senantiasa diberi kesehatan dan kekuatan serta kesabaran. Semoga bencana yang terjadi dibeberapa daerah wilayah Indonesia akhir-akhir ini segera berakhir dan kita bisa bangkit kembali,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa dalam menghadapi berbagai bencana tersebut, TNI AL telah turun langsung ke lapangan untuk membantu korban bencana baik sebagai tenaga SAR, tenaga kesehatan maupun bergerak dalam penyaluran bantuan ke lokasi bencana dengan menggunakan KRI.

“Semoga apa yang kita lakukan dapat membantu dan meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah,” tuturnya.(disp/red)

Categories
Bencana TNI

TNI dan Pemda Distribusikan Bantuan Bencana Gempa di Sulawesi Barat secara Merata

Koran Jurnal, Jakarta – Bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana gempa di Kabupaten Majene Sulawesi Barat telah didistribusikan secara merata oleh TNI dan Pemda serta dibantu relawan hingga ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau.

Hal ini menjawab adanya informasi bahwa bantuan tersebut tidak sampai kepada masyarakat di beberapa wilayah yang terdampak bencana, salah satunya Desa Lombang Timur, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Menyikapi hal ini, Jum’at (22/1/2021) Komandan Kodim 1401/Majene Letkol Inf Yudi Rombe mengecek langsung ke lapangan dan berkoordinasi dengan Camat Malunda Bapak Salahuddin, S.Sos. guna mengklarifikasikan berita tersebut.

Camat Malunda  mengatakan bahwa bantuan yang disalurkan oleh pihak TNI dan Pemda serta para relawan telah menjangkau seluruh wilayahnya bahkan wilayah yang sulit dijangkau oleh alat transportasi darat seperti Desa Ulumanda. Bantuan logistik juga disalurkan menggunakan Helikopter.

“Terkait adanya informasi yang mengatakan bantuan tidak sampai kepada masyarakat Malunda, informasi tersebut tidak benar,” ujarnya.

“Masyarakat saya sendiri mengatakan bahwa bantuan yang diterima sangat berlebih sampai bertumpuk-tumpuk seperti mie instan, telur dan kebutuhan-kebutuhan lainnya,” tambah Salahuddin.

Pada kesempatan yang sama, Dandim 1401/Majene Letkol Inf Yudi Rombe selaku Dansatgas Bencana Gempa di Majene mengatakan bahwa anggotanya bersama stakeholder sudah mendistribusikan semua logistik dari komando atas dan dari para donatur. “Kami sudah menyalurkan bantuan sesuai prosedur termasuk kepada 5 desa yang terisolir dengan menggunakan Helikopter milik BNPB,” katanya.

“Semua bantuan kami serahkan kepada Camat, kemudian dari Camat diserahkan kepada Kepala Desa atau Kepala Dusun. Bantuan yang diberikan habis terbagi rata kepada masyarakat yang terdampak bencana dan kami selalu mengevaluasi semua kegiatan ini untuk mencapai hal yang lebih baik,” ucap Dandim 1401/Majene.(Pusp/red)

Categories
TNI

3 Kapal TNI AD Angkut Bantuan Kemanusiaan Menuju Kalsel dan Sulbar

Koran Jurnal, Jakarta – TNI AD mengerahkan tiga Kapal TNI AD (ADRI 50, ADRI 51, ADRI 52) yang mengangkut personel, bahan-bahan logistik, peralatan RS Lapangan serta alat berat guna membantu korban bencana alam di Kalimantan Selatan maupun Sulawesi Barat.

Total bantuan logistik maupun perlengkapan dan peralatan penunjang lainnya terdiri dari beras 74.654 kilogram (74,6 ton), mie instan 14.109 dus, minyak goreng 1.214 dus, Sarden/makanan kaleng 134 dus, biskuit 801 dus, susu 654 dus, vitamin 25 dus, air mineral 967 dus, tenda 28 unit, terpal 61 lembar, alas tidur/matras 251 lembar, masker medis 57 boks, perlengkapan ibadah 639 dus, sanitizer 144 dus, alat mandi 52 dus, pampers dan pembalut 224 dus, selimut 696 lembar, kopi 11 dus, gula 556 kg, kecap 50 dus, obat 4 dus, botol susu 1 dus, makanan bayi 255 dus, handuk 2 koli, paket sembako 1.122 paket, APD 9 koli, tissue 1 dus, sandal 1 dus, alat pertukangan dan genset 18 unit, sarung bantal 1 dus, jaket loreng 2 koli, aneka minuman 26 dus dan toren air kapasitas 1005 liter 4 buah.

Selain itu, barang maupun kendaraan yang diangkut adalah alat kesehatan 111 koli, peralatan perhubungan 28 koli, peralatan dapur lapangan 56 koli, tenda serba guna 2 koli, pemanas Naraga 11 koli, Naraga 312 koli, Truk Fuso 5 ton 1 unit, Truck NPS 2,5 Ton 3 unit, Dump Truck Hino 2 unit (berisi jembatan bailey), Crane Cargo 2 unit, Truck Trado 1 unit (berisi Jembatan bailey).

Peralatan pendukung lain yang juga dikirim adalah HT Icom 100 buah, repeater link icom 2 set, radio SSB 2 set, accu 120 ah 10 buah, solar cell 1000 watt 6 buah, solar cell arjuna 25 buah, veldbed alumunium dan selimut 1.000 set, meja lapangan 120 buah, kursi lapangan 60 buah, tenda serba guna 8 set, kompor T-50 12 set, alat dapur lapangan 34 Item 12 set, ompreng 1.500 buah, 1 truck tangki air, 1 hilux kendaraan dansatgas, 2 unit sepeda motor, jembatan acrow panel 1 set (13 petak), alat berat excavator PC 70 4 unit, backhoe loader 2 unit, truck cargo 2 unit, dump truck 2,5 ton 2 unit, truck tangki air 1 unit, mobil RO 1 unit, sepeda motor trail 6 unit dan mobil Mitsubishi Strada 1 unit.

Untuk Kapal ADRI 52 yang diberangkatkan pada hari Selasa (19/1/2021) dari tempat yang sama mengangkut 194 personel termasuk 38 ABK Kapal terdiri dari 142 personel dari Yonkes 2 Kostrad, personel Puskesad, personel Perhubungan, personel Pembekalan dan Angkutan, personel Dispenad serta juga membawa bantuan logistik yang dibutuhkan para korban terdampak bencana.

Rumah Sakit Lapangan yang diangkut Kapal ADRI 52 berkapasitas perawatan 100 tempat tidur & terdiri dari 146 unit alat kesehatan, 45 unit perlengkapan kesehatan, 22 set tenda type 54, 6 set tenda type 36, 1 set modul laboratorium, 1 set modul emergency, 1 set modul CSSD, 1 set modul perawatan, 1 set modul farmasi, 1 set modul OK, 1 set modul ICU. Selain itu untuk mendukung operasional rumah sakit lapangan didukung dengan 1 unit ambulans, 9 unit truck logistik, 2 unit truck boks, 1 unit kendaraan Danyon, 1 unit dapur lapangan, 1 unit water treatment, 2 unit genset, 28 set Rigid Floor, 28 unit AC, 1 unit cool box, 1 unit forklift, 1 set panel listrik, 1 unit truck tanki BBM, 2 unit kendaraan sanitary, 12 unit truck logistik, 1 unit truck fuso dan alat perhubungan berupa 1 set SSB dan 35 unit HT WLAN serta lighting tower 3.

Bantuan ini selain dari pengadaan TNI AD juga didapatkan dari sumbangan beberapa Filantropis diantaranya Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BTN, PT. Sritex, PT. Cimory, PT. Tribangun Semesta, Indofood, PT. Mayora, Budha Tzu Chi, Artha Graha Peduli dan beberapa pihak donatur lainnya.

Kapal ADRI 51 telah tiba di Pelabuhan Fery Simboro, Mamuju, kemarin (Kamis, 21 Januari) pada pukul 15.30 WITA, kemudian Kapal ADRI 50 juga telah tiba di pelabuhan Trisakti, Banjarmasin kemarin pada pukul 17.25 WITA. Sementara itu Kapal ADRI 52 direncanakan akan tiba di Pelabuhan Fery Simboro, Mamuju, sore ini pukul 16.00 WITA.(disp/red)

Categories
Daerah TNI

Pangdam Cenderawasih Kembali Laksanakan Kunjungan Kerja ke Satuan Jajaran Kodam Wilayah Kota dan Kabupaten Jayapura

Koran Jurnal, Papua – Setelah sebelumnya melaksanakan Kunjungan Kerja di beberapa satuan Balakdam XVII/Cenderawasih, hari Rabu (20/01/2021) Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A. didampingi Ketua Persit KCK Daerah XVII/Cenderawasih Ny. Natalia Yogo Triyono beserta rombongan kembali melaksanakan kunjungan kerja ke satuan jajaran Kodam XVII/Cenderawasih di wilayah Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura.

Mengawali kunjungan kerjanya Pangdam bersama rombongan menuju Denzipur 10/KYD, kemudian dilanjutkan ke Yonif RK 751/VJS dan Rindam XVII Cenderawasih.

Kunjungan Kerja tersebut bertujuan untuk melihat kondisi satuan dan memberikan pengarahan secara langsung kepada para prajurit dan istri prajurit. “Saya datang kesini untuk melihat secara langsung kondisi satuan serta sebagai sarana untuk mengetahui kendala atau kekurangan yang ada pada satuan tersebut,” ucap Pangdam.

Selanjutnya, Pangdam berharap agar para prajurit senantiasa disiplin, mentaati aturan dan hukum serta bekerja tulus dan ikhlas.

“Dalam TNI terdapat berbagai macam aturan, sehingga kita dituntut untuk memiliki disiplin yang tinggi. Apabila tidak disiplin maka kita tidak bisa mengendalikan diri kita dan akan membuat pelanggaran. Selain itu sebagai prajurit harus memiliki loyalitas baik kepada atasan bawahan dan rekan serta selalu tulus dan ikhlas dalam menjalankan tugas yang diemban,” jelas Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono.

“Agar mempunyai Disiplin yang tinggi, anggota harus senantiasa menjaga kesehatan, apabila ada waktu luang manfaat untuk berolahraga, makan makanan bergizi dan beristirahat yang cukup serta mamatuhi protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 yang saat ini masih berlangsung,” ujar Pangdam.

Jendral Bintang Dua di Kodam XVII Cenderawasih ini juga berpesan kepada ibu-ibu Persit bahwa sebagai istri prajurit yang sejak awal sudah berkomitmen menjadi istri TNI dan siap ikut suami dimanapun bertugas, untuk selalu mendukung tugas suami dan menjaga keharmonisan keluarga.

“Apalagi di Papua, tantangan istri TNI berbeda dengan satuan di luar Papua dan risikonya sangat berat, apabila Bapaknya sedang bertugas maka saya harapkan ibu-ibu harus mendoakan agar para suami diberikan keselamatan dalam bertugas. Demikian juga untuk para prajurit yang sudah berkeluarga untuk menyayangi istri dan keluarga dengan tidak melakukan pelanggaran,” tutup Pangdam.

Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono juga berpesan kepada para Prajurit dan istri Prajurit untuk bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah percaya dengan berita hoax yang beredar. Dalam semua kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tetap mempedomani protokol kesehatan.(pen/red).

Categories
TNI

Satgas Pamtas Yonif 642 Serahkan Barang Bukti Penyelundupan kepada Bea Cukai dan Karantina Entikong

Koran Jurnal, Kalbar – Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas menyerahkan barang bukti penyelundupan berupa 48 botol Minuman Keras (Miras) merk Gin kepada Bea Cukai Entikong, dan dua ekor ayam jenis philifin kepada pihak Karantina Entikong.

Miras tersebut merupakan hasil tangkapan anggota Pos Panga Satgas Pamtas Yonif 642 pada hari Rabu, 20 Januari 2021 di jalur tikus (jalur pelolosan) wilayah Pos Panga yang berada di Dusun Panga, Kabupaten Sanggau. Sebanyak 48 botol Miras merk Gin diamankan oleh anggota Pos yang sedang melakukan patroli pada Rabu dini hari.

Sementara untuk barang ilegal lainnya, yaitu dua ekor ayam jenis philifin merupakan hasil tangkapan anggota Pos Bantan Satgas Pamtas Yonif 642 pada hari Rabu, 20 Januari 2021 di jalur tikus wilayah Pos Bantan, Dusun Bantan, Kabupaten Sanggau, saat sedang melakukan patroli pada pukul 11.00 WIB.

Penyerahan barang bukti dilakukan di Pos Kotis Entikong Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas, Kec. Sekayam, Kab. Sanggau,  Kalimantan Barat, yang diserahkan langsung oleh Danpos Panga Serka Dharmanto dan Danpos Bantan Serka Tri beserta Perwira Hukum (Pakum) Satgas Letda Chk Waldiawan Hakim dan diterima oleh perwakilan dari pihak Bea Cukai dan Karantina Entikong, Rabu (20/01/2021).

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa sangat mengapresiasi keberhasilan penggagalan penyelundupan ini yang merupakan hasil kerja keras dari anggota yang terus berupaya untuk mencegah terjadinya kegiatan penyelundupan di wilayah perbatasan.

Dansatgas mengatakan bahwa salah satu tugas Satgas Yonif 642/Kapuas di wilayah perbatasan yaitu mencegah masuknya barang-barang ilegal ke wilayah Indonesia. “Satgas Pamtas akan selalu berkoordinasi terus dengan instansi terkait, guna memperkecil angka penyelundupan barang ilegal di wilayah perbatasan, dengan memperketat pengawasan serta melakukan patroli-patroli di jalan tikus perbatasan,” ujarnya.(pen/red)

Categories
Bencana TNI

4 Pesawat TNI AU Kembali Diterbangkan, Bantu Korban Bencana di Sulbar dan Kalsel

Koran Jurnal, Jakarta – Empat pesawat TNI Angkatan Udara kembali di terbangkan untuk misi kemanusiaan, pesawat-pesawat TNI Angkatan Udara ini dalam rangka mengangkut bantuan logistik dan tenaga kesehatan untuk membantu korban bencana alam di Mamuju Majene, Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan, Selasa (19/1/2021).

Seperti pesawat C-130 Hercules A-1338 Skadron Udara 32 Lanud Abdulrahman Saleh Malang yang diterbangkan oleh Mayor Pnb Andang dari Lanud Halim Perdanakusuma membawa 1.452 kg bantuan logistik tujuan Banjarmasin Kalimantan Selatan dan 8.093 kg dukungan logistik serta 15 tenaga kesehatan tujuan Mamuju Majene Sulawesi Barat.

Sementara untuk Pesawat boeing A-7304 Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin Makassar yang di terbangkan oleh Mayor Pnb Agung membawa lebih dari 9.000 kg bantuan logistik dan pesawat boeing A-7302 yang diterbangkan oleh Mayor Pnb Dani membawa 4761 kg bantuan logistik.

Kedua pesawat tersebut membawa bantuan untuk korban bencana Mamuju Majene Sulawesi Barat dan membawa lebih dari 117 pengungsi dari Mamuju ke Makassar.

Selain itu pesawat CN-295 A-2904 dari Skadron Udara 2 dengan pilot Kapten Pnb Gilang juga diterbangkan dari Makassar membawa 4.600 kg bantuan logistik untuk korban bencana Mamuju Majene Sulawesi Barat.

Pesawat-pesawat tersebut mengangkut bantuan dari TNI Angkatan Udara, BUMN, Kemensos, Polda Metro/ Bhayangkari, Dharma Pertiwi dan instansi lainnya.

TNI Angkatan Udara terus melakukan operasi bantuan kemanusian secara maksimal untuk menangani becana alam di Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan hingga situasi dan kondisi wilayah tersebut kembali normal.(disp/red)

Categories
Ragam TNI

Selain Dekat dengan Rakyat, TNI Juga Dicintai Anak-anak

Koran Jurnal, Papua – Tidak hanya dekat dengan rakyatnya, TNI juga dicintai oleh anak-anak. Seperti itulah gambaran kedekatan dan keakraban Babinsa Koramil 1709-04/Yapbar Kopda Aan Kurniawan dengan warganya, tak terkecuali dengan anak-anak di Kampung Nurawi Pulau Miosindi, Distrik Poom, Kabupaten Kep. Yapen, Selasa (19/01/2021).

Memiliki sosok yang ramah dan penuh canda dengan disertai senyum khas Babinsa, menjadikan anak-anak ini sangat dekat dan akrab dengan Kopda Aan selaku Babinsa di wilayah Distrik Poom dan anak-anak ini pun juga tidak merasa asing dengan kehadirannya ditengah mereka.

Di momen ini, Aan pun menyempatkan waktunya dengan kegiatan yang bermanfaat yaitu sambil memberikan pelajaran tambahan kepada anak-anak ini tentang membaca, menulis dan berhitung (Calistung), karena sebagian dari mereka masih belum lancar dalam hal Calistung.

“Kegiatan seperti ini tentunya sangat bermanfaat bagi anak-anak ini, sebab dengan lancarnya membaca, menulis maupun berhitung akan menunjang mereka dalam menerima pelajaran di sekolahnya, sehingga generasi penerus kita akan menjadi generasi yang cerdas dan penuh talenta,” pungkas Kopda Aan.

Dirinya juga menambahkan bahwa anak-anak Kampung Nurawi ini semangat yang tinggi dan sangat antusias dalam menerima pelajaran tambahan yang diberikan.

“Semoga kelak mereka dapat meneruskan cita-cita luhur bangsa dan negara yang kita cintai ini,” tambahnya.(pen/red)

Categories
Bencana TNI

Rumah Sakit Apung TNI Tangani Pasien Korban Gempa Mamuju Sulawesi Barat

Koran Jurnal, Jakarta – Guna menangani para pasien korban gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat, dengan kekuatan Magnitudo (M) 6,2 yang terjadi beberapa waktu lalu, Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengirimkan rumah sakit apung KRI dr. Soeharso 990.

Sebanyak 38 pasien korban bencana gempa bumi telah mendapat penanganan medis dengan baik oleh Tim Kesehatan KRI dr. Soeharso 990 yang sandar di Dermaga Lanal Mamuju, Jalan Arteri No.1 Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (19/01/2021).

Kepala Rumah Sakit (Karumkit) KRI dr. Soeharso 990 Mayor Laut (K) dr. Agung Malinda, SPOT., mengatakan bahwa pasien yang ditangani oleh tim kesehatan KRI dr. Soeharso 990 sudah melalui proses pemeriksaan awal di Lanal Mamuju. “KRI dr. Soeharso 990 ini bisa menampung pasien korban gempa sebanyak 40 tempat tidur (20 pasien laki-laki dan 20 pasien perempuan),” ungkapnya.

Pasien yang akan berobat sebelumnya sudah melalui proses screening dan observasi terlebih dahulu di Lanal Mamuju, apakah perlu penanganan operasi atau non operasi. “Bagi pasien yang tidak memerlukan tindakan operasi akan diarahkan ke rumah sakit yang sudah bekerjasama dengan kita, sedangkan pasien yang dirawat di kapal sebelumnya sudah dilaksanakan swab antigen Covid-19,” kata Karumkit.

Menurut Mayor Laut (K) dr. Agung Malinda, SPOT., ada tiga pasien yang saat ini sedang dirawat oleh Tim Kesehatan KRI dr. Soeharso 990 dan ketiganya adalah pasien yang mengalami patah tulang.

Bapak Munassar salah satu pasien yang mengalami patah tulang paha menyampaikan banyak terima kasih karena telah dibantu oleh tim kesehatan dari TNI.

“Alhamdulillah dengan adanya Kapal Rumah Sakit ini saya bisa di operasi, karena saya rujukan dari Rumah Sakit Umum,” ucapnya.(Pusp/red)

Categories
Bencana TNI

KSAU Tinjau Kesiapan Pendistribusian Bantuan Bencana Alam Sulbar dan Kalsel

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., meninjau langsung proses pendistribusian bantuan untuk membantu korban terdampak bencana alam di Mamuju, Majene Sulawesi Barat dan Banjarmasin Kalimantan Selatan, di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (18/01/2021).

Kasau mengatakan TNI Angkatan Udara akan menyiagakan alutsistanya guna mengangkut pendistribusian. Adapun pesawat yang mengangkut bantuan terdiri dari pesawat C-130 Hercules, pesawat CN-295, Boeing dan juga Helikopter dari Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, Lanud Abdulrachman Saleh Malang, dan Lanud Sultan Hasanuddin Makassar.

TNI Angkatan Udara telah melaksanakan pendistribusian ke lokasi bencana yaitu Mamuju dan Banjarmasin dengan total bantuan sebanyak 87 ton. Terdiri dari bantuan logistik dari Presiden RI, Kemensos, Basarnas, BNPB, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Panglima TNI dan instansi terkait lainnya.

Adapun Pendistribusian bantuan dari Lanud Halim Perdanakusuma menuju Banjarmasin, TNI Angkatan Udara, mendistribusikan bantuan seberat 32.700 kg berupa perahu karet dan bantuan logistik serta 216 personel yang terdiri dari petugas medis dan relawan, sementara untuk Mamuju, Majene akan didistribusikan sebanyak 52.000 kg bantuan logistik, 200 petugas medis serta relawan.

Selain itu TNI Angkatan Udara juga melaksanakan pendistribusian bantuan dari Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, ke Mamuju, Majene, berupa 3 ton logistik, mengevakuasi 225 pengungsi dari Mamuju menuju Makassar Sulawesi Selatan. Bantuan yang dibawa oleh pesawat TNI AU berupa perahu karet, selimut, peralatan medis, tenda lapangan serta bahan makanan siap saji.

Kedepannya TNI AU akan selalu membantu penanggulangan bencana dan misi kemanusiaan lainnya, dengan harapan kehadiran TNI Angkatan Udara dapan membantu dan mempercepat proses evakuasi penanggulangan bencana.

Hadir pada kegiatan ini Asops Kasau Marsda TNI Henri Alfiandi, Pangkoopsau I Marsda TNI Tri Wibowo Budi, S.M.M., M.Tr (Han) , Kadispenau Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah S.Sos, dan Danlanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI TNI Dr. Ir. Purwoko Aji Prabowo, M.M., M.D.S.(disp/red)

Categories
Bencana TNI

KSAD Andika Perkasa Melepas Keberangkatan Prajurit TNI AD untuk Bantu Korban Bencana Kalsel dan Sulbar

Koran Jurnal, Jakarta -Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa, S.E., M.A., M.Sc., M.Phil., PH.D. melepas keberangkatan para prajurit TNI Angkatan Darat yang akan melaksanakan misi kemanusiaan dengan menggunakan Kapal TNI AD ADRI L dan ADRI LI ke wilayah terdampak bencana alam banjir di Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan dan gempa di Mamuju Provinsi Sulawesi Barat, bertempat di Satang Air Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara, Senin (18/01/2021).

Sebelum memberangkatkan personelnya, KSAD sempat memberikan pengarahan dan penekanan kepada personil TNI AD yang tergabung dalam misi kemanusian untuk membantu warga masyarakat yang terdampak bencana alam di banjir di Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan dan korban gempa di Mamuju Provinsi Sulawesi Barat.

Dalam pengarahannya, KSAD menyampaikan, “Misi kita adalah misi kemanusiaan yang sangat dibutuhkan, sampai dengan saat ini khususnya di Sulawesi Barat titik pengungsian masih bertambah dan ketersediaan makanan maupun pendistribusiannya perlu segera dibantu dan juga di Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat sangat membutuhkan dedikasi dari kita. Karena tanpa kehadiran kita disana, mungkin akan lebih lambat atau mungkin ada korban yang yang tidak tertolong”, ujar KSAD.

Selain itu kita satu misi untuk membantu keluarga kita, masyarakat Indonesia yang ada di Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat, dengan kehadiran Prajurit TNI AD disana diharapkan masyarakat dapat tertolong dan terbantu, maka kepada seluruh prajuritnya yang telah dipercaya untuk melaksanakan penugasan, agar melaksanakan dengan penuh semangat, mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan, menjaga nama baik Satuan,” tegas KSAD.

KSAD juga mengingatkan personelnya untuk tidak lupa berdoa dalam setiap pelaksanaan tugas, agar senantiasa diberikan kemudahan dan kelancaran, serta tetap laksanakan protokol kesehatan sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

Adapun perlengkapan yang disediakan untuk membantu korban bencana banjir Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat berupa obat-obatan Mathub 56 Koli, Alkes 4 Koli, Crain Cargo 2 Unit, Trado 1 Unit, Dump Truck 24 Ton 1 Unit, Dump Truck 8 Ton 1 Unit, 1 Set Jembatan Acrow Tipe 1-1 10 Petak dan 1 Set Jembatan Compact Tipe 1-1 sebanyak 10 Petak. dan sekitarnya berupa ratusan bantuan logistik seperti Mi Instan 8.334 Dus, Beras 17,65 Ton, Minyak goreng 330 Dus, Susu 458 Dus, Sarden 108 Dus, Kopi 3 Dus, Air Mineral 657 Dus, Pop Mie Cup 1.528 Dus, Sarung 4 Koli, selimut 1500 pcs, gula 1 Ton, masker medis 1.252 box, terpal kebakaran 220 pcs, temulawak tab @200 720 box, pampers anak 64 dus, tikar plastik 525 pcs, Tenda 6 Pcs, Pakaian layak pakai 25 Karung, Biskuit 378 Dus, Bubur Bayi 300 Dus, Kecap Manis 103 Dus, Hand Sanitizer 84 Dus, Bantal 40 Pcs, Handuk 50 Pcs, sabun mandi 1000 pcs dengan jumlah total muatan 4.623 Koli.

Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Dudung Abdurachman juga menyampaikan turut prihatin dan dukanya atas musibah yang melanda masyarakat Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat, Pangdam menyampaikan, “Kita TNI AD khususnya warga Kodam Jaya merasa terpanggil untuk membantu kesulitan rakyat, lebih-lebih yang sedang mengalami musibah saat ini, sudah sewajarnya dan seharusnya Kodam Jaya juga turut serta membantu kelancaran kegiatan yang dilaksanakan oleh Bpk.KSAD.”

Turut dalam acara melepas keberangkatan para prajurit TNI AD tersebut diantaranya, Asrena Kasad Mayjen TNI Hendrasto Joko Saksono, Asintel Kasad Mayjen TNI Teguh Arif Indratmoko, Asops Kasad Mayjen TNI Surawahadi, Aslat Kasad Mayjen TNI Harianto, Aspers Kasad Mayjen TNI Mulyo Aji, Aslog Kasad Mayjen TNI Jani Iswanto, Aster Kasad Mayjen TNI Nurchahyanto, Kapus Bekangad Mayjen TNI Isdarmawan Ganemoelijo, Danrem 052/Wkr Brigjen TNI Purwoko Hadi Wardhono, Dirum Pusiziad Brigjen TNI Jamallulael , Dircab Pusbekang-AD Brigjen TNI Agus Santoso, Dansatang-Air Kolonel Cba Winarno.(disp/red)