Categories
Militer TNI

TNI AL Dipercaya Pimpin Seluruh Kekuatan Maritime Task Force Gelar Latihan Bersama di Libanon

Koran Jurnal, Jakarta – Tidak seperti biasanya, kali ini seluruh unsur Maritime Task Force (MTF)-United Nations Interim Force In Lebanon (UNIFIL) berlayar dalam formasi mengarungi Laut Mediterania, pekan ini. Maritime Task Force Commander RADM Michael Busse berkebangsaan Jerman yang on board di KRI Frans Kaisiepo-368, menyaksikan langsung kemampuan manuver, interoperabilitas, profesionalitas, dan kesiapsiagaan operasional kekuatan penjaga perdamaian tersebut.

Kehadiran pimpinan MTF di kapal perang TNI AL menandai dimulainya latihan bersama seluruh unsur MTF yang mencakup maritime picture compilation, maritime interdiction operation, advanced maneuver, photo exercise, dan farewell sail past.

“Latihan kali ini sangat luar biasa karena melibatkan seluruh kekuatan MTF yang ada di wilayah misi perdamaian UNIFIL, selain itu latihan ini juga sangat berkesan bagi saya yang akan melaksanakan transfer of authority kepada RADM Dirk Gurtner dari Jerman,” ungkap Michael Busse, sesuai siaran pers, di Jakarta, Kamis (15/6/2023).

Hal senada disampaikan oleh Komandan Satuan Tugas MTF TNI Konga XXVIII-N Unifil Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh, kepercayaan untuk memimpin latihan ini merupakan pengakuan terhadap kapabilitas TNI AL dalam operasi secara multinasional sejajar dengan angkatan laut negara-negara maju dunia.

Pada akhir latihan dilaksanakan farewell sail past yang diikuti dengan penyampaian farewell speech oleh MTF Commander RADM Michael Busse yang akan menyerahkan tugas dan tanggung jawabnya sebagai MTF Commander kepada RADM Dirk Gurtner.

Dalam kesempatan ini prajurit TNI AL KRI Frans Kaisiepo-368 memberikan kejutan kepada RADM Michael Busse dengan menyerahkan cinderamata.

“Hadiah ini sangat unik dan artistik, sangat bermakna dan baru pertama kalinya saya menerima hadiah dengan kesan yang mendalam seperti sekarang ini setelah 46 tahun berdinas,” tandas Michael Busse.

Tidak itu saja, rasa bangga dan terhormat semakin bertambah dengan penyematan brevet kehormatan dan penyerahan sertifikat Kontingen Garuda oleh COS MTF, Kolonel Laut (P) Ludfy kepada RADM Michael Busse.

“What an occasion, what a day. As I’m sure every one can’t imagine that the significance of what I have privilege experience today is very hard to put into word,” terang MTF Commander saat memberikan arahan kepada seluruh prajurit.

Ditempat terpisah Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh prajurit Jalasena yang tengah dalam pelaksanaan misi perdamaian untuk memberikan yang terbaik dalam setiap tugas yang diamanahkan.

“Jaga nama baik TNI AL dan Indonesia, serta pelihara hubungan dengan negara-negara yang juga tergabung dalam UNIFIL, sehingga nama baik bangsa maupun TNI AL tetap harum di dunia internasional,” ungkap KSAL.(disp)

Categories
TNI

Pangkoopsud I Pimpin Upacara Peringatan HUT ke-72 Koopsud

Koran Jurnal, Jakarta – Komando Operasi Udara tepatnya hari ini 15 Juni 2023 genap berusia 72 tahun diperingati oleh seluruh keluarga besar Koopsud I secara khidmat mengikuti upacara dengan Irup Panglima Koops Udara I Marsekal Muda TNI Bambang Gunarto, S.T., M.M., M.Sc. yang berlangsung sederhana di Lapangan Upacara Makoopsud I, Kamis (15/6/2023).

Kiprah Komando Operasi Udara (KOOPSUD) di tahun tahun 2023 yang telah mencapai usia ke-72 tepatnya pada tanggal 15 Juni tahun 2023, dalam sejarah perkembangan Koopsud sebagai komando utama operasional TNI, tidak terlepas dari sejarah pertumbuhan dan perkembangan TNI Angkatan Udara khususnya, serta TNI pada umumnya.

Dalam perkembangannya, berdasarkan Kepres Nomor 12 Tahun 2018 Tanggal 8 Mei 2018 TNI saat ini menambah kekuatannya dalam mengawal dan menjaga kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia di Provinsi Papua dan Papua Barat dengan dibentuknya Koopsud III yang bermarkas di Biak, dengan demikian Koopsud tergelar dalam tiga wilayah, yaitu Koopsud I bermarkas di Jakarta, Koopsud II bermarkas di Makassar dan Koopsud III bermarkas di Biak, demikian cuplikan naskah Lintasan Sejaran Koopsud yang dibacakan saat upacara berlangsung.

Dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Pangkoopsud I, Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsekal Madya TNI Mohamad Tonny Harjono, S.E., M.M. mengatakan Selama kurun waktu tujuh puluh dua tahun perjalanan, Komando Udara telah turut serta secara aktif dalam mengabdikan diri demi keberhasilan pelaksanaan tugas TNI Angkatan Udara. “Selama perjalanan tersebut, Koops Udara telah mengukir berbagai prestasi penugasan, baik melalui Operasi Militer Perang Maupun Operasi Militer Selain Perang,” Tambah Pangkoopsudnas.

Lebih lanjut Pangkoopsudnas mengapresiasi atas prestasi Koops Udara diantaranya Operasi pengamanan wilayah udara nasional, pengamanan wilayah perbatasan negara dan pulau-pulau terluar, evakuasi WNI di Sudan, pengamanan KTT Asean ke-42 di Labuan Bajo, serta berbagai kegiatan dukungan operasi udara dalam mendukung program pembangunan nasional..

“Begitu juga dengan terlaksananya latihan operasi udara gabungan di tingkat Kotama, yaitu latihan Jalak Sakti, Latihan Sikatan Daya dan Latihan Kasuari Perkasayang telah berjalan dengan aman dan lancar, yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan menguji satuan jajaran Koops Udara dalam melaksanakan tugas operasi udara di wilayan udara NKRI,” lanjut Marsdya TNI Tonny Harjono.

Upacara peringatan HUT ke-72 Koopsud dihadiri para pejabat TNI AU antara lain Kepala Staf Koops Udara I, Inspektur Koops Udara I, Komandan Kosek IKN, Komandan Lanud Halim P, Komandan Lanud Suryadarma, Komandan Lanud Husein S, dan Komandan Wing 4 Lanud Atanga Sendjaja serta para pejabat utama Koops Udara I.

Pada kesempatan tersebut Pangkoopsudnas dalam amanatnya memberikan penekanan kepada seluruh prajurit Koops Udara agar mengedepankan cara kerja yang komunikatif, kolaboratif dan profesional untuk mengatasi berbagai tantangan ke depan.

Usai melaksanakan upacara, Panglima Koops Udara I Marsda TNI Bambang Gunarto melanjutkan acara potong tumpeng sebagai simbol peringatan hari jadi Koopsud ke-72 di Lobi Makoopsud I yang dihadiri para pejabat Koopsud I, dan selanjutnya potongan tumpeng diserahkan kepada Peltu Suhartuti dan PNS Lehan.(pen)

Categories
TNI

Latma Cope West 2023: Penerbang Tempur F-16 TNI AU Dan USAF Mulai Berlatih Pertempuran Udara Satu Lawan Satu

Koran Jurnal, Pekanbaru – Hari pertama pelaksanaan latihan bersama Cope West 2023, antara TNI Angkatan Udara dengan United Stated Pacific Air Forces (TNI AU – US PACAF) di Lanud Roesmin Nurjadin (Rsn) Pekanbaru, diisi dengan pemanasan pertempuran udars satu lawan satu basic fighter maneuver, (BFM) oleh para penerbang tempur F-16 kedua Angkatan Udara, Selasa (13/6/2023) kemarin.

Para penerbang tempur F-16 kedua angkatan udara berlatih bersama dalam melakukan pertempuran udara secara langsung atau dogfight di wilayah udara bagian barat training area Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.

Familiarisasi basic fighter maneuver, melibatkan enam pesawat tempur F-16 TNI AU, Sementara dari US PACAF melibatkan enam pesawat tempur F-16 dari 35th Fighter Squadron, 8th Fighter Wing “Wolf Pack” Kunsan Air Force Base (AFB) di Bandara Gunsan, pantai barat semenanjung Korea Selatan.

Latihan diawali dengan pelaksanaan base brief yang diikuti oleh seluruh peserta latihan dan dihadiri oleh Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Mohammad Nurdin dan Paban III/Lat Sopsau Kolonel Pnb I. Gusti Putu Setia Dharma, S.T., M.M., M. Han.

Base brief dipimpin oleh director exercise dari kedua angkatan udara, yakni Kolonel Pnb Asri Efendi Rangkut dari TNI AU dan Lt Col Eric Broyles dari US PACAF. Base brief menyampaikan berbagai informasi tentang rencana pelaksanaan latihan dan hal-hal lain yang terkait dengan kelancaran, keamanan dan keberhasilan pelaksanaan latihan, serta atensi pimpinan kepada seluruh peserta latihan.

Cope West 2023 tercatat sebagai latihan Cope West ke 10 dengan tuan rumah Indonesia, sejak dimulai pertama kali di Medan pada tahun 1989. Latihan ini merupakan implementasi atas hubungan bilateral yang telah lama terjalin baik di antara kedua negara untuk bersama-sama menjaga stabilitas regional di Asia Tenggara.(disp)

Categories
TNI

Jabatan Komandan Pusat Polisi Militer TNI AL Diserahterimakan

Koran Jurnal, Jakarta – Jabatan Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Danpuspomal) resmi diserahterimakan dari Mayjen TNI Marinir I Made Wahyu Santoso kepada Laksamana Pertama TNI Samista dalam sebuah upacara yang dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, di Mako Puspomal, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (13/6/2023).

Disampaikan oleh KSAL saat serah terima jabatan Danpuspomal bahwa, sebagai center of discipline, Pomal harus selalu pro aktif guna mencegah dan menyelesaikan setiap pelanggaran disiplin, maupun menjauhkan segala tindak pidana di lingkungan TNI AL. Melalui keteladanan di dalam bersikap, menjunjung tinggi penegakan hukum dan disiplin dalam melaksanakan aturan bagi prajurit TNI AL lainnya.

“Kalian adalah garda terdepan demi tegaknya hukum di lingkungan TNI AL, jaga kredibilitas itu dengan kinerja, dedikasi serta profesional dalam bertugas, tidak pandang bulu dan tanpa tebang pilih dalam memproses tindakan pelanggaran hukum, menegakkan aturan dengan tegas dan adil, demi menjaga kehormatan dan integritas TNI AL,” tegas KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali.

Pejabat Komandan Puspomal yang baru Laksamana Pertama TNI Samista merupakan perwira tinggi TNI AL angkatan ke-37 tahun 1991. Sebelum menjadi Komandan Puspomal, sejumlah jabatan strategis telah dilalui oleh lulusan PPRA Angkatan – 59 Lemhannas ini.

Bagi Laksma Samista penugasan di Satuan Polisi Militer bukan hal yang baru. Tercatat Laksma TNI Samista pernah menjabat sebagai Danpomal Lantamal III Jakarta pada tahun 2014, kemudian dipercaya menjadi Danpusdik Pomal Kodiklatal Surabaya tahun 2016, serta sempat menjabat sebagai Danpom Koarmada I di tahun 2018.

Dalam kesempatan ini juga Kasal menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Mayjen TNI Marinir I Made Wahyu Santoso, atas dedikasi dan pengabdian luar biasa yang telah dipersembahkan selama mengemban jabatan sebagai Danpuspomal.

“Selamat kepada Laksamana Pertama TNI Samista, yang telah memperoleh amanah dan kepercayaan untuk meneruskan kepemimpinan organisasi sebagai Danpuspomal. Saya sangat yakin, dengan kapasitas yang dimiliki, Laksamana akan mampu mengemban amanah ini dengan baik,” tegas KSAL.(disp)

Categories
TNI

KSAU Tekankan Kesatuan Komando dan Interoperabilitas, Kunci Transformasi Sishanudnas

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., CSFA., membuka _Focus Group Discussion_ (FGD) Sistem Pertahanan Udara Nasional, tahun 2023, di Gedung Soeharnoko Harbani Mabesau Cilangkap, Jakarta, Senin (12/6/2023).

Pada kesempatan tersebut Kasau mengatakan Sistem Pertahanan Udara Nasional, harus dibangun melaui pola transformasi yang tepat untuk dapat  menjadi organisasi yang adaptif dengan dinamika ancaman. Selain itu, Sishanudnas, juga harus mampu secara efektif dan efisien mewujudkan unity of command dari seluruh aset serta dilengkapi dengan alutsista modern yang telah terinteroperability dengan baik.

“Pembangunan pertahanan negara ke depan membutuhkan pendekatan transformasi untuk mewujudkan pembangunan yang selaras antara organisasi dengan alutsista,” ujar KSAU.

Lebih lanjut KSAU berharap FGD sebagai langkah kongkrit mewujudkan cita-cita bersama dalam membangun  kemampuan pertahanan yang disegani di kawasan.

FGD mengangkat tema “Strategi Transformasi Dalam Mewujudkan Sistem Pertahanan Udara Nasional (Sishanudnas) Yang Dapat Diandalkan”, menghadirkan empat narasumber yaitu Marsma TNI Ian Fuady (Asops Kaskoopsudnas), Prof.Dr.M. Rokhis Khomarudin, M.Si. (Peneliti LAPAN dan BRIN), Kolonel Pnb Zulfikri Arif Purba (Dankorsis Seskoau), dan Dr. Ir. Ian Josef Matheus Edward, M.T. (Lektor Kepala Teknik Telekomunikasi ITB).

Kegiatan berlangsung selama dua hari, hari pertama diikuti sebanyak 215 peserta dan dihari kedua diikuti sebanyak 182 peserta.

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring dan luring ini juga dihadiri oleh Pangkoopsudnas, Dankodiklatau, Irjenau, Koorsahli Kasau, para Asisten Kasau, Kapuslaiklambangjaau, dan para Komandan Satuan TNI AU.(disp)

Categories
TNI

KSAL: TNI AL Harus Mampu Hadapi Ancaman dan Tantangan Masa Depan

Koran Jurnal, Jakarta – “TNI Angkatan Laut sebagai komponen utama pertahanan negara di laut, bertugas mempertahankan kedaulatan negara dan keutuhan wilayah perairan Indonesia. Untuk melaksanakan tugas tersebut, TNI AL harus memiliki postur kekuatan ideal, yang mampu dihadapkan pada berbagai ancaman dan tantangan di masa depan”.

Demikian disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali saat hadir sebagai Keynote Speaker pada Sarasehan Nasional dalam rangka pembangunan kekuatan kapal selam dalam postur TNI Angkatan Laut tahun 2025-2044, Senin (12/06), di Gedung Submarine Facility Damage Control Training (SFDCT) Ujung Surabaya.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Komando Operasi Kapal Selam (Koopskasel) Koarmada RI, dengan mengangkat tema, “Pembangunan Kekuatan Kapal Selam Dalam Perencanaan Jangka Panjang TNI AL, Guna Perimbangan Kekuatan di Kawasan”.

Pada kesempatan tersebut Kasal juga menyampaikan bahwa kapal selam adalah alutsista strategis dalam Armada Angkatan Laut suatu negara. “Keunggulannya yang terletak pada aspek kerahasiaan dan daya hancur yang tinggi, menjadikan kapal selam sebagai pengganda kekuatan tempur yang signifikan, sehingga memiliki strategic deterence yang sangat tinggi”, tegas Laksamana TNI Muhammad Ali.

Selain KSAL, dalam sarasehan ini juga menghadirkan para pembicara diantaranya Pengamat Militer Dr. Connie Rahakundini Bakrie yang menyampaikan terkait peran Kapal Selam dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia, Deputi Bidang Polhukam, Bappenas bapak Bogat Widyatmoko yang membicarakan terkait strategi pemenuhan kebutuhan kapal selam, serta peran kapal selam dalam strategi pertahanan negara di laut yang disampaikan oleh bapak Dr. Adji Sularso selaku perwakilan sesepuh Kapal Selam.

Selain itu disampaikan juga materi terkait urgensi pemenuhan kapal selam dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia oleh bapak Anton Aliabbas, PhD yang menjabat sebagai Consultant on Defense & Maritime Security for Background Study of the National Long-Term Development Plan (RPJPN) 2025-45 Bappenas, peran kapal selam dalam masa damai oleh bapak Mohamad Faiz Rahman yang menjabat sebagai Co-founder & Science communicato, dan konsep pembangunan postur kapal selam TNI AL 2025-2044 yang disampaikan oleh Kolonel Laut (P) Widya Poerwandanu yang saat ini menjabat sebagai Wadan Koopskasel.

Dengan diselenggarakannya Sarasehan ini, KSAL berharap dapat menghasilkan diskusi yang komprehensif terhadap isu krusial, khususnya pada pembangunan kekuatan kapal selam, sebagai bagian dari postur kekuatan TNI AL di masa depan.

“Dengan mempertimbangkan kondisi kekuatan kapal selam TNI AL saat ini, maka diperlukan upaya nyata yang komprehensif serta langkah-langkah yang tepat, untuk mengembangkan kemampuan dan kekuatan kapal selam yang efektif,” tegas KSAL.(disp)

Categories
TNI Transportasi

TNI AL – PT Pelni Sepakat Amankan Jalur Pelayaran

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut (TNI AL) dalam hal ini Staf Personel TNI AL (Spersal) melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Pelni (Persero) bertempat di Ruang D KM Kelud, Dermaga Penumpang, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jum’at (9/6/2023) lalu.

Asisten Personalia Kepala Staf Angkatan Laut (Aspers Kasal) Laksda TNI P. Rahmad Wahyudi mewakili Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali memimpin kegiatan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan PT Pelni (Persero) yang dihadiri Direktur Utama Ibu Tri Andayani.

Penandatangan PKS dilaksanakan oleh Direktur Utama PT Pelni (Persero) Ibu Tri Andayani sebagai Pihak Pertama dan Aspers Kasal Laksda TNI P. Rahmad Wahyudi sebagai Pihak Kedua.

“Tujuan kerja sama yang baru saja ditandatangani ini, adalah untuk mewujudkan kesepakatan secara yuridis formal dalam rangka melaksanakan penugasan personel TNI Angkatan Laut dalam pelaksanaan pengamanan dan penertiban di atas kapal dan pelabuhan,” ucap Aspers Kasal dalam sambutannya.

Lebih lanjut Aspers Kasal menyampaikan bahwa penugasan personel TNI AL dalam lingkup kerja sama tersebut melibatkan penugasan satu personel penghubung strata Perwira Tinggi (Pati) di kantor pusat dan empat personel strata Perwira Menengah (Pamen) di kantor cabang PT Pelni (Persero), dalam rangka pencegahan tindakan anarkis, ilegal, kriminal baik dari penumpang dan Anak Buah Kapal (ABK) atau pihak lain yang mengganggu pelaksanaan keamanan dan ketertiban di atas kapal dan pelabuhan.

Perjanjian kerja sama ini sebagai payung hukum dalam penugasan personel TNI AL di PT Pelni (Persero). Untuk kedepannya akan direncanakan kerja sama dalam peningkatan profesionalisme Sumber Daya Manusia (SDM).(disp)

Categories
Polhukam TNI

Bakamla RI Beserta 5 Negara ASEAN Sepakati Draf Pembentukan ASEAN Coast Guard Forum

Koran Jurnal, Jakarta – ASEAN Coast Guard Forum (ACF) 2023 resmi ditutup oleh Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia selaku Chairman ACF 2023 beserta para perwakilan 5 negara lainnya yaitu Brunei, Filipina, Malaysia, Thailand, dan Singapura di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Jum’at (9/6/2023).

Pada penutupan tersebut, telah ditanda tangani dokumen hasil pertemuan yang berisi pernyataan bersama (joint statement), hasil diskusi (Record of Discussion), dan consolidated draft dari Term of Reference (TOR) dan Concept Paper (CP) ASEAN Coast Guard Forum (ACF) yang berlangsung selama dua hari mulai dari 7 Juni kemarin.

Dalam pernyataan bersama, semua peserta menyatakan komitmen menguatkan peran sentralitas ASEAN, pentingnya dialog antar coast guard dalam kerangka kerjasama ASEAN, dan komitmen negara Anggota ASEAN untuk mendorong TOR dan Concept Paper ACF sebagaimana disepakati dalam pertemuan technical expert group meeting pada 1-4 Mei 2023 di Cebu, Filipina. Juga pentingnya pertukaran informasi dan rencana pembentukan working group untuk mengelola kegiatan ACF, serta kegiatan Table Top Exercise (TTX) yang merupakan bagian dari inisiatif baru yang ditawarkan Bakamla RI.

Diskusi dalam forum dapat berjalan dengan lancar dan semua pihak memberikan komentar serta tanggapan yang positif terhadap setiap agenda yang direncanakan. Semua peserta memiliki kepedulian untuk lebih memperkuat persatuan dan sentralitas ASEAN dalam menjaga dan meningkatkan perdamaian, keamanan, dan stabilitas di kawasan. Sesuai dengan tema ACF tahun ini yaitu “Security and Stability for ASEAN”.

Pertukaran informasi yang telah dilaksanakan sejak awal tahun, akan terus dilakukan dan ditingkatkan kualitasnya. Ini bertujuan menjaga keamanan dan keselamatan maritim di Asia Tenggara. Selain itu juga telah dilakukan kegiatan kunjungan (port visit) untuk membangun saling kepercayaan selain melalui pertemuan rutin, latihan, seminar,dan kegiatan lain yang disepakati. Ini membutuhkan keseriusan bersama dalam mewujudkannya

Oleh karena itu, disepakati untuk membentuk Kelompok Kerja ACF yang akan membantu pelaksanaan beragam kegiatan ACF yang akan datang. Draf pernyataan bersama akan dibawa kembali ke kementerian negara masing-masing yang memiliki otoritas terkait untuk selanjutnya mendapatkan persetujuan lebih lanjut dan akan dibahas kembali dalam Rapat ACF berikutnya.

Kepala Delegasi negara yang hadir menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Indonesia khususnya Kepala Bakamla RI yang sudah bersedia menjadi tuan rumah untuk ACF 2023. Nantinya, ACF merupakan agenda rutin setiap tahun. ACF selanjutnya akan diadakan di Filipina pada 2024 dan Thailand pada 2025.

Sebelumnya, kegiatan ACF ini dibuka oleh Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia M. Herindra dengan Keynote Speech dari Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD, S.H., S.U., M.I.P. melalui tayangan video. Kedua pejabat penting pemerintah RI ini menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya Bakamla mendorong terbentuknya ASEAN Coast Guard Forum di bawah payung ASEAN.(hum)

Categories
TNI

KSAL Terima Pelaporan Kenaikan Pangkat 16 Perwira Tinggi TNI AL

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali didampingi Ketua Umum Jalasenastri Ny. Fera Muhammad Ali menerima Pelaporan Korps Kenaikan Pangkat sejumlah 16 Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Laut (TNI AL) bertempat di Wisma Elang Laut (WEL), Jakarta Pusat, Jumat (9/6/2023).

16 Pati TNI AL yang melaksanakan Pelaporan Kenaikan Pangkat terdiri dari tiga orang Pati Bintang Satu yang menerima kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi Bintang Dua yaitu Laksda TNI Supardi menjabat sebagai Wadan Kodiklatal, Laksda TNI Retiono Kunto H. menjabat sebagai Dan PMPP TNI, dan Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas menjabat sebagai Pa Sahli Tk. III Bid. Banusia Sahli Panglima TNI.

Sedangkan yang menerima pangkat menjadi Bintang Satu berjumlah 13 orang antara lain Laksma TNI M. Khimayatul Islam menjabat sebagai Pati Sahli Bid. Sumda Hanneg Sahli Kasal, Laksma TNI Dr. Sugeng Suryanto menjabat sebagai Dir Wilhan Ditjen Strahan Kemhan, Laksma TNI Dadang Somantri menjabat sebagai Dankodikopsla Kodiklatal, Laksma TNI Askari menjabat sebagai Dirdik Kodiklatal, Laksma TNI I Komang Teguh Ardana menjabat sebagai Kapusjianmar Seskoal, Laksma TNI Tony Herdijanto menjabat sebagai Danguskamla Koarmada I, Laksma TNI Endra Hartono menjabat sebagai Dankolat Koarmada RI.

Selanjutnya Laksma TNI Dohar Sianturi menjabat sebagai Sekretaris LP2N Unhan, Laksma TNI Ibnu Anas menjabat sebagai Dir G Bais TNI, Laksma TNI Darmansyah menjabat sebagai Dankoppeba Koarmada RI, Laksma TNI Gatot Sugiarto menjabat sebagai Kababek TNI, Brigjen TNI (Mar) Sarjito menjabat sebagai Pa Sahli Tk. II Waas Afrika dan Timteng Sahli Bid. Hubint Panglima TNI, dan Laksma TNI dr. Eko Prasetyo Adi Wibowo menjabat sebagai Karumkital Dr. Ramelan Diskesal.

Dalam kesempatan ini dihadapan para perwira tinggi, Kasal menekankan bahwa, jabatan dan amanah yang diemban adalah bentuk apresiasi atas prestasi, dedikasi serta loyalitas yang telah ditunjukkan selama ini. Sekaligus amanah dan kepercayaan untuk dijawab dengan kinerja maupun prestasi yang lebih tinggi.

Sebelumnya 16 Pati TNI AL tersebut telah melaksanakan pelaporan kenaikan pangkat kepada Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, bersama-sama dengan 32 Pati TNI AD dan 11 Pati TNI AU pada 5 Juni 2023 di Aula Gatot Soebroto Denma Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.(disp)

Categories
Militer Polhukam TNI

The 4th MNEK 2023, Angkatan Laut 36 Negara Sinergikan Laksanakan Operasi Penanggulangan Bencana

Koran Jurnal, Makassar – Setelah sebelumnya menyelesaikan rangkaian Harbor Phase di Kota Makasar Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2023, melaksanakan tahap manuver lapangan di perairan Makassar, Kamis (8/6/2023).

Sebanyak lebih dari 40 Kapal Perang negara peserta MNEK 2023 dan TNI AL bermanuver melaksanakan serial latihan di perairan Sulawesi diantaranya SAR Exercise, Mio Exercise, Fin Exercise dan sejumlah latihan yang menitik beratkan penanggulangan bencana alam.

“Latihan ini dirancang oleh TNI AL, merupakan salah satu implementasi tugas adalah diplomasi yang dilaksanakan oleh TNI AL. Dan saya yakin latihan ini akan terus dilaksanakan dari tahun ke tahun”, ungkap Komandan Satgas MNEK 2023 Laksamana Pertama TNI Edi Haryanto.

MNEK merupakan latihan berskala internasional yang digelar oleh TNI AL setiap dua tahun sekali dan ini merupakan pelaksanaan yang keempat kalinya. Latihan ini merupakan latihan non perang yang menyinergikan angkatan laut berbagai negara dalam penanggulangan bencana alam.

Tercatat pada pelaksanaannya tahun ini dihadiri 36 negara dan sebanyak 17 kapal Angkatan Laut negara – negara sahabat, ikut bepartisipasi dalam kegiatan ini.

Pada akhir latihan, seluruh kapal peserta MNEK membentuk formasi Komodo, dan peristiwa tersebut di abadikan dari foto udara. “Mempertemukan angkatan laut dari banyak negara dan bermanuver bersama merupakan momentum yang langka sehingga hal ini harus diabadikan”, ungkap Laksamana Pertama TNI Edi Heryanto.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan bahwa selain kegiatan latihan non-perang dalam MNEK tahun 2023, juga diselingi dengan promosi obyek wisata Makasar utamanya kepada 35 delegasi Angkatan Laut dari negara sahabat untuk mengenalkan kekayaan Indonesia.(disp)