Categories
Polhukam

Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Bertemu Elbridge Colby: Perkuat Kerja Sama Indonesia – Amerika Serikat 

Koran Jurnal, Jakarta – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan kerja Elbridge A. Colby, Under Secretary of War for Policy, United States Department of War, di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Selasa (11/8/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan kedua negara untuk memperkuat hubungan strategis dan implementasi kerja sama pertahanan Indonesia-Amerika Serikat.

Dalam pertemuan tersebut, Menhan Sjafrie menyampaikan apresiasi atas kunjungan Elbridge A. Colby dan menekankan pentingnya kerja sama pertahanan yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kemampuan pertahanan Indonesia. Kedua pihak bertukar pandangan mengenai perkembangan hubungan bilateral serta implementasi berbagai program dalam kerangka Major Defense Cooperation Partnership.

Di samping itu, Amerika Serikat memandang Indonesia sebagai mitra strategis yang memiliki peran penting di kawasan. Hubungan kedua negara juga dibangun dengan penghormatan terhadap tradisi dan sejarah Indonesia, sejalan dengan komitmen untuk memperkuat kerangka Major Defense Cooperation Partnership yang menjadi salah satu landasan pengembangan hubungan pertahanan kedua negara.

Menhan Sjafrie menegaskan bahwa salah satu fokus penting kerja sama ke depan adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia pertahanan melalui pendidikan dan pelatihan. Kesempatan bagi personel TNI untuk mengikuti pendidikan dan latihan di Amerika Serikat akan terus didorong dengan mengedepankan profesionalisme dan prinsip merit, sehingga personel yang memperoleh kesempatan merupakan mereka yang memiliki kompetensi dan memenuhi kualifikasi.

Selain pengembangan SDM, kedua pihak membahas peningkatan latihan bersama, termasuk latihan gabungan pasukan khusus, serta kerja sama yang mendukung peningkatan kemampuan dan profesionalisme TNI. Menhan menekankan bahwa penguatan kerja sama pertahanan Indonesia-AS tetap ditempatkan dalam kerangka kepentingan nasional serta diarahkan untuk memperkuat kemampuan Indonesia agar semakin mandiri dalam menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional.

Menhan Sjafrie juga menekankan pentingnya penguatan kerja sama di bidang industri pertahanan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pertahanan Indonesia. Kerja sama industri pertahanan diarahkan untuk mendukung pengembangan kemampuan nasional serta memperkuat kemandirian pertahanan Indonesia melalui kemitraan yang memberikan manfaat nyata bagi kedua negara.

Dalam pembahasan tersebut, kedua pihak juga memiliki pemahaman yang sama mengenai pentingnya nasionalisme, patriotisme, dan profesionalisme sebagai fondasi hubungan pertahanan. Amerika Serikat menghormati nasionalisme dan patriotisme Indonesia serta mendukung upaya peningkatan profesionalisme pertahanan Indonesia. Prinsip saling menghormati tersebut menjadi landasan penting agar kerja sama kedua negara berkembang secara konstruktif dan setara.

Menhan Sjafrie turut menegaskan bahwa pengembangan kerja sama pertahanan dengan Amerika Serikat tidak diarahkan pada pembentukan pangkalan militer Amerika Serikat di Indonesia. Kerja sama difokuskan pada program-program yang memberikan manfaat bagi peningkatan kapasitas pertahanan nasional, khususnya pendidikan, pelatihan, peningkatan kemampuan personel, serta penguatan interoperabilitas sesuai kebutuhan dan kepentingan Indonesia.

Pertemuan juga menegaskan pentingnya komunikasi yang terbuka antara kedua negara dalam menyelesaikan berbagai aspek teknis kerja sama. Indonesia tetap mengedepankan ketentuan dan prosedur nasional dalam setiap bentuk kerja sama pertahanan, termasuk dengan memastikan seluruh kegiatan dilaksanakan secara aman, tertib, dan tetap menghormati kedaulatan Indonesia.

Menutup pertemuan, Menhan Sjafrie menyampaikan apresiasi atas diskusi yang terbuka dan produktif. Indonesia berkomitmen melanjutkan kerja sama pertahanan dengan Amerika Serikat melalui pendekatan yang saling menghormati, saling menguntungkan, dan berorientasi pada peningkatan kapasitas serta profesionalisme pertahanan Indonesia.

Kemitraan pertahanan Indonesia-Amerika Serikat diharapkan terus memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kemampuan pertahanan kedua negara sekaligus mendukung keamanan, stabilitas, dan perdamaian di kawasan.(hum)

Categories
Militer

KSAU Hadiri Peluncuran Singapore Defence Alumni di Jakarta, Perkuat Hubungan Pertahanan  

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., menghadiri Indonesia – Singapore Defence Alumni Launch Ceremony dan Singapore Armed Forces Day Reception 2026 di Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Acara ini turut dihadiri Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Pertahanan Singapura Chan Chun Sing, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, para Kepala Staf Angkatan, pejabat tinggi TNI, serta jajaran diplomatik dan pertahanan kedua negara.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Pertahanan RI bersama Menteri Pertahanan Singapura Chan Chun Sing meluncurkan Indonesia–Singapore Defence Alumni (INDOSIN) atau Persahabatan Alumni Pertahanan (PERSAHAN). Inisiatif ini menghimpun para perwira TNI dan Singapore Armed Forces (SAF) yang pernah mengikuti pendidikan maupun pelatihan di negara masing-masing, guna memperkuat hubungan antarpersonel, membangun jejaring profesional, serta menjaga kesinambungan komunikasi dan kerja sama pertahanan lintas generasi.

Melalui kerja sama pertahanan yang terus berkembang, Indonesia dan Singapura semakin memperkuat kepercayaan, meningkatkan pemahaman bersama, serta memperluas sinergi dalam menghadapi dinamika keamanan regional.

Momentum ini juga menegaskan komitmen Indonesia dan Singapura untuk terus mempererat kemitraan pertahanan yang saling menguntungkan. Kemitraan tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perdamaian, keamanan, dan stabilitas kawasan, sekaligus memperkuat hubungan bilateral kedua negara di masa mendatang.(disp)

Categories
Ekonomi

Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru

Koran Jurnal, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kerja sama dengan TikTok Indonesia untuk memperkuat pengembangan talenta ekonomi digital melalui program Belajar dan Implementasi Skill Adaptif Bareng TikTok (BISA Bareng TikTok). Kolaborasi yang ditandai dengan penandatanganan Kesepahaman Bersama untuk pelaksanaan kegiatan upskill dan reskill ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam menyiapkan tenaga kerja yang lebih adaptif terhadap perubahan pola kerja di era ekonomi digital.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengatakan kerja sama ini dilatarbelakangi oleh perkembangan ekonomi digital Indonesia yang berlangsung sangat pesat dan kini menjadi salah satu pilar penting pertumbuhan ekonomi nasional. Berdasarkan laporan terbaru e-Conomy SEA, nilai ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai hampir USD 100 miliar atau sekitar Rp1.656 triliun pada tahun 2025, menjadikan Indonesia sebagai ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara, dengan sektor e-commerce sebagai kontributor terbesar.

Menurut Menaker, pertumbuhan tersebut bukan hanya menghadirkan pasar baru, tetapi juga mengubah pola kerja masyarakat. Ruang digital kini tidak lagi sekadar menjadi kanal transaksi, melainkan telah berkembang menjadi ekosistem penciptaan peluang kerja yang semakin terbuka. Masyarakat yang sebelumnya menggantungkan penghasilan pada sektor-sektor tradisional kini mulai masuk ke ranah digital sebagai reseller, dropshipper, pembuat konten, live streamer, hingga affiliate marketer.

“Perkembangan ekonomi digital membuka peluang penghasilan tambahan yang fleksibel, terutama melalui tren discovery commerce, ketika konsumen menemukan produk melalui konten digital yang informatif dan menghibur. Ini membuka ruang kerja baru yang harus disambut dengan kesiapan keterampilan yang memadai,” kata Menaker saat membuka acara BISA Bareng TikTok di Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Meski peluang ekonomi baru terus tumbuh, Menaker menilai tantangan yang dihadapi masih besar, terutama pada aspek keterampilan digital. Banyak tenaga kerja dan masyarakat yang belum sepenuhnya menguasai strategi konten, teknik penjualan digital, analisis pasar, maupun kemampuan adaptif lain yang dibutuhkan untuk bersaing dan berkembang di ekosistem digital. Karena itu, kehadiran pelatihan yang praktis dan relevan menjadi penting agar peluang ekonomi digital tidak hanya dinikmati oleh kelompok tertentu, tetapi dapat diakses lebih luas oleh masyarakat.

“Program ini hadir untuk memberikan pelatihan praktis guna meningkatkan kompetensi tenaga kerja, memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, sekaligus membangun kapasitas trainer nasional sebagai agen literasi digital,” ujar Yassierli.

Sebagai tahap awal implementasi kerja sama, program BISA Bareng TikTok diikuti oleh 1.400 peserta, terdiri atas 400 peserta offline dan 1.000 peserta online. Peserta berasal dari beragam latar belakang, antara lain instruktur pemerintah dan swasta, tim humas/media sosial Kemnaker, serta masyarakat umum, termasuk calon kreator, affiliator, seller, pelaku UMKM, dan pencari kerja. Pelatihan ini mencakup dua materi utama, yakni Pelatihan TikTok Live Streaming Host dan Pelatihan Content Commerce Talent Development.

“Di sini juga ada instruktur, nanti mereka ikut paket pelatihan training of trainers atau ToT, dan mereka nanti akan menjadi pelatih untuk melakukan pelatihan BISA ini di balai-balai,” katanya.

Menaker menambahkan, untuk tahap selanjutnya, instruktur yang sudah mengikuti pelatihan akan menjadi trainers bagi masyarakat umum. Ia pun menargetkan ke depan program ini dapat melahirkan 100.000 alumni pelatihan dalam setahun.

“Tentunya tujuan akhir pelatihan ini adalah penyerapan tenaga kerja dan menumbuhkan semangat kewirausahaan di seluruh Indonesia, sehingga tercipta ekosistem digital yang inklusif dan tangguh,” kata Yassierli.

Menaker menjelaskan, pelatihan dirancang dengan pendekatan workshop hands-on dan learning by doing, sehingga peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan langsung pembuatan konten, strategi promosi, dan pendekatan penjualan berbasis konten digital. Melalui skema ini, instruktur diharapkan dapat menggandakan pelatihan serupa di balai pelatihan masing-masing, tim humas/media sosial Kemnaker dapat meningkatkan kualitas produksi kontennya, dan masyarakat umum dapat memanfaatkan keterampilan baru tersebut untuk membuka peluang penghasilan dari sektor ekonomi digital.

“Di sini juga ada instruktur, nanti mereka ikut paket pelatihan training of trainers atau ToT, dan mereka nanti akan menjadi pelatih untuk melakukan pelatihan BISA ini di balai-balai,” katanya.

Menaker juga menyampaikan apresiasi kepada TikTok atas kontribusi dan komitmennya dalam mendukung pengembangan pelatihan vokasi nasional.

“Kolaborasi antara pemerintah, platform digital, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar digital yang besar, tetapi juga memiliki tenaga kerja lokal yang unggul, kreatif, dan mampu bersaing,” katanya.

Dengan sinergi tersebut, ekonomi digital tambah Yassierli, diharapkan terus tumbuh secara inklusif, memperluas kesempatan kerja, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat daya saing Indonesia di era digital.

Senada dengan Menaker, Head of Public Policy & Government Relations TikTok Indonesia, Hilmi Adrianto, mengatakan peluang ekonomi digital saat ini semakin terbuka luas, tetapi belum semua masyarakat memiliki akses terhadap keterampilan yang dibutuhkan untuk memanfaatkannya secara optimal. Karena itu, TikTok memandang kolaborasi ini sebagai langkah penting untuk memperluas akses pelatihan yang relevan dan aplikatif.

“Melalui program ini, TikTok berkomitmen memberikan dukungan konkret, mulai dari pelatihan praktis hingga pengembangan kurikulum bagi para trainer dan masyarakat umum untuk menjadi content creator, affiliator, maupun pelaku usaha digital,” ujar Hilmi.

Ia menambahkan, dalam jangka panjang program BISA Bareng TikTok diharapkan dapat memberi dampak berkelanjutan bagi ekosistem ekonomi digital nasional.

“TikTok adalah platform yang inklusif, tempat siapa pun, dari latar belakang apa pun, memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, menemukan audiensnya, dan menciptakan peluang ekonomi,” katanya.

Adapun pengisi acara BISA Bareng TikTok antara lain HR Practitioner & Content Creator Vina Muliana, Government Partnership & Enterprise TikTok Indonesia Novalia Hartono, Content Creator Maryamah, Content Marketing TikTok Indonesia Dhany Damara, Livestream Operations TikTok Live Indonesia Michael Tan, serta TikTok Shop by Tokopedia SMB Partnership Team Yohana Uli Prisilia Damanik.(hum)

Categories
Polhukam

Indonesia – Australia Perkuat Kerja Sama Keamanan melalui MCM

Koran Jurnal, Jakarta – Indonesia dan Australia sepakat memperkuat kerja sama keamanan melalui Pertemuan ke-11 Australia–Indonesia Ministerial Council Meeting on Law and Security (MCM) yang digelar di Kedutaan Besar Australia, Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Pertemuan yang dipimpin bersama oleh Menko Polkam Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago dan Mendagri Australia Tony Burke MP ini membahas berbagai isu keamanan prioritas kedua negara serta dampaknya terhadap stabilitas kawasan.

Isu yang dibahas meliputi keamanan domestik dan regional, kontra-terorisme, keamanan maritim, migrasi ilegal, keamanan siber dan perlindungan infrastruktur kritikal, serta kejahatan transnasional, termasuk peredaran gelap narkoba.

Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan bahwa kerja sama keamanan Indonesia–Australia memiliki arti strategis, tidak hanya bagi kedua negara, tetapi juga bagi stabilitas kawasan.

“Kerja sama ini merupakan kepentingan bersama Indonesia dan Australia dan berdampak bagi stabilitas regional. Karena itu, penguatan kerja sama harus terus ditingkatkan,” ujar Menko Polkam.

Menko Polkam juga menegaskan komitmen kedua negara untuk memperkuat kerja sama dalam penanganan isu pelayaran, penangkapan ikan ilegal, penyelundupan manusia dan narkoba, serta berbagai pelanggaran di ruang siber. Pertemuan MCM selanjutnya akan dilaksanakan di Indonesia.

Sementara itu, Mendagri Australia Tony Burke MP menyatakan bahwa meningkatnya berbagai ancaman global menuntut Indonesia dan Australia untuk terus memperdalam kerja sama keamanan.

“Apa yang telah kita lakukan sejauh ini sudah baik, namun belum cukup. Kita perlu melakukan lebih banyak langkah konkret untuk memastikan keamanan masyarakat di kedua negara,” kata Tony Burke.

Pertemuan ditutup dengan adopsi Joint Communique yang memuat hasil pembahasan serta langkah tindak lanjut guna memperkuat kerja sama keamanan ke depan.

Delegasi Indonesia antara lain terdiri dari Sekretaris Kemenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri Kemenko Polkam Dubes Mohammad K. Koba, serta perwakilan kementerian dan lembaga terkait, yaitu Kemlu, Kemenimipas, Kemenkomdigi, KPPPA, KKP, Polri, BIN, BSSN, BNN, BNPT, Bakamla, PPATK, LPSK, dan KBRI Canberra.

Delegasi Australia dihadiri Duta Besar Australia untuk Indonesia Rod Brazier, Acting Head of National Security Ciara Spencer, serta perwakilan Australian Border Force (ABF), Australian Federal Police (AFP), dan unsur terkait lainnya.(***)

Categories
Polhukam

Panglima TNI dan Menhan RI Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Vietnam

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam upaya memperkuat hubungan pertahanan antara Indonesia dan Vietnam, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin melakukan Courtesy Call dengan Menteri Pertahanan Vietnam, H.E. General Phan Van Giang, di Hanoi, 30 Juli 2025. Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah konkret memperdalam kemitraan strategis dua negara di bidang militer dan pertahanan.

Kegiatan dimulai dengan peletakan karangan bunga di Mausoleum Ho Chi Minh sebagai penghormatan kepada tokoh besar Vietnam. Upacara penyambutan resmi di Mabes Kemhan Vietnam menandai keseriusan hubungan diplomatik kedua negara, yang dilanjutkan dengan bilateral meeting dan ditutup dengan jamuan makan siang kenegaraan.

Dalam pertemuan bilateral, kedua Menhan bertukar pandangan tentang situasi geopolitik terkini, baik di kawasan maupun dunia. Menhan RI menekankan pentingnya solidaritas ASEAN di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Sebagai hasil dari peningkatan hubungan menjadi Comprehensive Strategic Partnership pada Maret lalu, kedua Menhan menyepakati perlunya peningkatan kerja sama militer dan pertahanan di berbagai bidang, termasuk Pertukaran delegasi di semua tingkatan seperti, pendidikan militer, Logistik, medis, dan Industri Pertahanan (Indhan), serta kerja sama dalam misi Pasukan Perdamaian PBB.

Kunjungan ini menandai babak baru yang menjanjikan dalam kemitraan pertahanan Indonesia dan Vietnam yang semakin erat, selaras dengan semangat solidaritas ASEAN dan perdamaian global.(Pusp)

Categories
Megapolitan

Indo Defense 2024, Panglima TNI Bahas Kerjasama dengan Pejabat Militer Negara Sahabat

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menerima kunjungan kehormatan (KTT) pejabat militer negara sahabat, diawali oleh Panglima Angkatan Bersenjata Kerajaan Arab Saudi, Marsekal Madya Fayyad bin Hamed Al-Ruwaili, disusul oleh Panglima Angkatan Darat Iran, Brigadir Jenderal Kyomars Heydari Panghaleh.

Sebagai bagian dari rangkaian CC selama Indo Defense, Panglima TNI juga bertemu dengan Wakil Kepala Markas Besar Angkatan Pertahanan Timor-Leste, Jenderal Calisto Santos Coli; Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Kerajaan Kamboja, Jenderal Mak Sarun; dan Wakil Panglima Komando Perserikatan Bangsa-Bangsa Kanada, Letnan Jenderal Derek Macaulay, pada sore hari di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (12/6/ 2025).

Panglima TNI menyambut hangat kedatangan pejabat militer negara sahabat tersebut, dengan mengatakan, “Saya mengucapkan selamat datang di Indonesia dan terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk bertemu dengan saya di tengah kegiatan Indo Defence Expo and Forum 2024.”

Indo Defense 2024 juga menjadi ajang pengembangan kerja sama militer, “TNI berkomitmen tinggi dalam meningkatkan kerja sama militer, latihan bersama, serta program peningkatan kemampuan prajurit,” jelas Panglima TNI.

Diskusi produktif dalam pertemuan hari ini bertujuan untuk terus meningkatkan interaksi, kolaborasi, kerja sama, dan diplomasi antara TNI dengan angkatan bersenjata negara sahabat guna menjaga perdamaian dan stabilitas global, sejalan dengan tema Indo Defence 2024 Expo & Forum: “Kemitraan Pertahanan untuk Perdamaian dan Stabilitas Global.”

Categories
Ekonomi

Indonesia dan Yordania Jalin Kerjasama Pertanian

Koran Jurnal, Amman – Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama pertanian dengan Menteri Pertanian Kerajaan Hasyimiyah Yordania, Khaled Al Henefat pada acara resmi yang disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Raja Yordania, Abdullah II bin Al-Hussein, di Istana Al Husseiniya, Amman, Yordania.

Penandatanganan MoU ini merupakan bagian dari rangkaian pertemuan bilateral antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Kerajaan Hasyimiyah Yordania, yang juga mencakup penandatanganan kerja sama di bidang pertahanan, riset dan pendidikan, serta keagamaan.

Terkait sektor pertanian, kedua negara sepakat untuk memperkuat hubungan strategis melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, fasilitasi perdagangan produk, serta kolaborasi di bidang pupuk dan teknologi pertanian.

Menteri Amran Sulaiman menyampaikan bahwa kesepakatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan nilai tambah sektor pertanian kedua negara.

“Indonesia berkomitmen membangun kerja sama pertanian yang saling menguntungkan. Kami menyambut baik komitmen Yordania dan percaya sinergi ini akan memperkuat sektor pertanian kita ke depan,” ujar Mentan Amran, Senin (15/4/2025) waktu setempat.

Adapun poin-poin kerja sama yang tertuang dalam MoU antara Indonesia dan Yordania meliputi:
1. Pertukaran informasi dan dokumentasi ilmiah maupun teknis;
2. Program pelatihan di berbagai bidang untuk mendukung pengembangan sektor pertanian;
3. Kolaborasi dalam program magang dan partisipasi dalam pameran pertanian;
4. Peningkatan perdagangan dan investasi sektor swasta di bidang pertanian;
5. Penguatan kerja sama teknis dan fasilitasi akses pasar untuk produk pertanian;
6. Pengembangan kapasitas sumber daya manusia pertanian; dan
7. Bentuk kerja sama lain yang disepakati bersama oleh kedua pihak.

Mentan Amran mengatakan bahwa salah satu yang akan menjadi kerjasama kedua negara adalah mengembangkan tanaman komoditas gandum. Di antaranya dengan meninjau kembali lahan produktif khusus gandum di Nusa Tenggara Timur.

“Yang menarik adalah water manajemen dan akan ke NTT dan NTB untuk tanam gandum,” katanya.

Berikutnya, kata Mentan Amran, pemerintah Yordania siap untuk melakukan impor CPO dari Indonesia secara maksimal. “Mereka siap impor besar besaran CPO secara maksimal,” katanya.

Penandatanganan ini diproyeksikan akan menjadi fondasi kerja sama jangka panjang yang tidak hanya meningkatkan hubungan diplomatik, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi petani dan pelaku usaha pertanian di Indonesia dan Yordania.

Sebagai informasi, Presiden Prabowo juga sempat memuji gebrakan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang berhasil meningkatkan produksi beras nasional sehingga kondisi perberasan Indonesia jauh lebih banyak dibanding negara tetangga.(hum)

Categories
Polhukam

TNI AU dan RTAF Perkuat Hubungan Melalui Junior Officers Exchange Visit Program 2025

Koran Jurnal, Bangkok – Hubungan antara TNI Angkatan Udara dan Royal Thai Air Force (RTAF) semakin erat melalui Junior Officers Exchange Visit Program (JOEVP) 2025 yang digelar di Thailand pada 24-28 Februari 2025. Sebanyak 15 perwira muda TNI AU yang dipimpin oleh Kolonel Pnb Putu Sucahyadi berkesempatan memperluas wawasan tentang sistem operasi, strategi pertahanan, serta pengembangan kekuatan udara RTAF dalam program pertukaran yang berlangsung secara berkesinambungan dan bergantian setiap tahunnya.

Dalam pertemuan kehormatan dengan Deputy Chief of Staff RTAF, delegasi TNI AU mendapat sambutan hangat serta berdiskusi mengenai penguatan kerja sama pertahanan. Kedua angkatan udara menegaskan pentingnya sinergi dalam menjaga stabilitas kawasan, termasuk dalam pengembangan teknologi, pelatihan bersama, serta interoperabilitas dalam operasi udara.

Penguatan kerja sama juga tercermin dalam kunjungan ke Cyber Center RTAF, di mana para perwira muda TNI AU memperoleh wawasan mengenai sistem pertahanan siber yang diterapkan RTAF dalam menjaga keamanan informasi dan infrastruktur strategis. Selain itu, kunjungan ke Flying Training School RTAF memberikan pengalaman langsung tentang metode pelatihan penerbang militer Thailand, mulai dari sistem pendidikan hingga pemanfaatan teknologi simulasi untuk meningkatkan keterampilan pilot.

Kunjungan ke Wing 41 RTAF di Chiang Mai menjadi salah satu agenda yang paling berkesan. Delegasi TNI AU melihat dari dekat operasional satuan udara RTAF, termasuk bagaimana mereka mengelola pemeliharaan pesawat serta strategi kesiapan tempur yang diterapkan. Pengalaman ini menjadi referensi berharga bagi para perwira muda dalam memahami berbagai pendekatan dalam pengelolaan skadron udara yang efektif.

Program JOEVP 2025 bukan sekadar pertukaran pengalaman, tetapi juga investasi jangka panjang dalam membangun hubungan yang lebih erat antara kedua angkatan udara. Sebelumnya, delegasi RTAF sebanyak 15 perwira muda telah berkunjung ke Indonesia pada 23-27 Februari 2025 untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang sama di lingkungan TNI AU. Pertukaran ini menegaskan bahwa kerja sama strategis antara TNI AU dan RTAF terus berkembang, membuka peluang kolaborasi di masa depan, serta memperkuat fondasi kemitraan pertahanan kedua negara dalam menghadapi tantangan pertahanan modern.(disp)

Categories
Megapolitan

Kapolri dan Menteri P2MI Bersinergi Lindungi Pekerja Migran Indonesia

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding menegaskan komitmen bersama dalam memberikan perlindungan maksimal kepada pekerja migran Indonesia, khususnya yang berangkat ke luar negeri secara unprosedural. Sinergi ini disampaikan saat doorstop setelah audiensi di Mabes Polri, Kamis (9/1/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Kapolri menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana pembentukan desk khusus atau satuan tugas (Satgas) Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang digagas Kementerian P2MI. Langkah ini bertujuan untuk memberantas praktik ilegal dan melindungi hak-hak pekerja migran.

“Kami sangat mendukung tindak lanjut pembentukan desk atau Satgas TPPO. Ini adalah bagian dari upaya negara untuk melindungi masyarakat kita yang berangkat secara ilegal dan rentan menjadi korban sindikat perdagangan orang,” ujar Jenderal Listyo Sigit.

Kapolri juga menekankan pentingnya langkah terpadu yang meliputi penindakan hukum terhadap oknum-oknum yang terlibat, upaya preventif, serta kerjasama lintas kementerian. Selain itu, Polri berkomitmen untuk menerima laporan dan pengaduan masyarakat melalui desk khusus yang akan dibentuk.

“Kami akan meningkatkan kerjasama melalui pencegahan dan penegakan hukum. Langkah pertama adalah penindakan terhadap oknum, kemudian perbaikan sistem, serta membantu masyarakat yang terjebak dalam sindikat atau jalur unprosedural,” tegasnya.

Senada dengan Kapolri, Menteri P2MI Abdul Kadir Karding menyoroti data yang menunjukkan bahwa 90% pekerja migran yang mengalami eksploitasi dan ketidakadilan merupakan mereka yang berangkat secara unprosedural. Oleh karena itu, ia meminta dukungan Polri untuk menekan angka tersebut.

“Mayoritas kasus eksploitasi, overcharging, bahkan human trafficking terjadi pada pekerja migran yang berangkat unprosedural. Kami berharap Polri membantu membongkar sindikat yang bermain di balik ini,” kata Abdul Kadir Karding.

Menteri P2MI juga mengungkapkan bahwa desk khusus yang akan dibentuk nantinya akan menangani pengaduan dan evaluasi secara intensif. Ia optimistis kerjasama ini akan memberikan dampak signifikan dalam melindungi pekerja migran Indonesia.

“Ini momen penting. Saya merasa hari ini seperti mendapatkan lailatul qadar. Apa yang kami butuhkan diterima dengan sangat baik oleh Polri,” ungkapnya.

Dengan adanya sinergi ini, diharapkan angka pekerja migran yang berangkat secara unprosedural dapat ditekan, dan perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia di luar negeri semakin optimal.(**)

Categories
IPTEK TNI

TNI AL dan BIG Tandatangani Perjanjian Kerjasama di Bali

Koran Jurnal, Bali – Guna melanjutkan sinergi antar institusi, TNI Angkatan Laut dalam hal ini Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) dan Badan Informasi Geospasial (BIG) melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Penandatanganan PKS tersebut dilaksanakan pada acara pertemuan bertaraf internasional, yaitu International Hidrographic Organization (IHO) the 15th Marine Spatial Infrastructures Working Group (MSDIWG-15) di Marriott Bali Nusa Dua Resort, Bali, Senin (4/3/2024).

TNI Angkatan Laut yang diwakili Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Budi Purwanto dan Kepala Badan Informasi Geospasial (Ka BIG) Muh. Aris Marfai melaksanakan penandatanganan kerjasama sebagai sinergi dalam penguatan dukungan teknis data batimetri untuk pemutakhiran peta navigasi laut di wilayah Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) dan perairan strategis.

Salah satu tugas Pushidrosal melakukan pemetaan laut begitupun dengan BIG melakukan pemetaan sehingga ke depan dapat dapat bersinergi untuk kemajuan bangsa Indonesia yang lebih baik.

BIG dan Pushidrosal telah bekerjasama dalam sejumlah kegiatan, seperti survei landas kontinen, pelatihan Standards of Competence for Category “B” hydrographic Surveyors, batimetri nasional (batnas), pengumpulan, penelahaan, dan pembakuan Nama Rupabumi Wilayah Laut (NRWL), integrasi data pasang surut ke Indonesia Hydrographic Data Centre (IHDC), survei penentuan batas maritim wilayah Indonesia, serta integrasi layer Electronic Nautical Chart (ENC) Pushidrosal ke Sistem Informasi Pulau (SIPULAU), submisi data NRWL ke Sub-Committe Undersea Features Names (SCUFN).(disp)