Categories
Hukum Polhukam

Relawan Jokowi Telusuri Pendana Aksi Demontrasi Rusuh Mahasiswa dan Pelajar

Koran Jurnal, Jakarta – Penanggung jawab Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) Haidar Alwi mengaku telah membentuk tim investigasi rahasia untuk menyelidiki orang yang mendanai aksi demonstrasi mahasiswa dan pelajar menjelang pelantikan Presiden pada 20 Oktober 2019.

Haidar juga mengaku akan mengerahkan organ-organ relawan di bawah bendera ARJ untuk turun ke jalan pada 20 Oktober mendukung pelantikan Jokowi.

“Kita turun ke jalan tanggal 20 Oktober untuk bela negara. Bukan bela Jokowi. Dan kebetulan pak Jokowi adalah tokoh yang berani dan mampu menyelamatkan Indonesia. Maka kita harus mendukung Pak Jokowi sampai pelantikan dan seterusnya,” ujar Haidar, saat rapat koordinasi ARJ, di Hotel Acacia, Jakarta, Minggu (06/10/2019).

Haidar menegaskan, tim investigasi akan mengusut orang yang gerakan mahasiswa dan pelajar. Sebab sudah jelas, ada gerakan radikalisme dan intoleran yang bermain di belakang aksi tersebut.

Haidar mengatakan, hasil investigasi sementara menunjukkan ada perbedaan yang mencolok antara gerakan 1998 dan 2019.

Aksi reformasi 98, kata Haidar, dimulai dari proses panjang. Ada gerakan 1982, 1983, dan terus ada gerakan-gerakan dan ujungnya reformasi 1998. Kemudian, lanjut Haidar, aksi 98 ada tokoh-tokohnya yang jelas. Ada pak Amien Rais, Megawati, Gus Dur dan lainnya.

“Berbeda dengan aksi 2019. Pertama, aksi ini enggak ada tokohnya yang jelas. Kedua aksinya instan. Tiba-tiba muncul mahasiswa itu. Menurut saya, ini gerakan radikalisme,” ungkap Haidar.

Oleh sebab itu, Haidar menegaskan bahwa aksi ARJ20 Oktober bukan untuk Jokowi, tapi untuk menyelamatkan bangsa Indonesia. Artinya, tegas Haidar, Jokowi sekarang sedang menyelamatkan Indonesia.

“Itu intinya. Kita menyelamatkan Indonesia di bawah panglima perang yang namanya Pak Jokowi. Sebab hanya pak Jokowi yang berani, berani membubarkan HTI,” pungkasnya.

Dalam kesempatan sama, Koordinator ARJ Aidil Fitri menegaskan, seluruh relawan Jokowi yang tergabung ARJ mendukung penuh pencarian dalang dan pendana aksi demonstrasi mahasiswa dan pelajar yang berujung rusuh.

“Itu bagus, harus dicari dalang kerusuhan kemarin itu yang ngomporin adik-adik Mahasiswa dan Pelajar,” lugas Aidil.(red)

Categories
Polhukam

Relawan Jokowi Tegaskan Tidak Tinggal Diam Jika Ada Pihak Gagalkan Agenda Pelantikan 20 Oktober

Koran Jurnal, Jakarta – Organ relawan pendukung Jokowi-KH Maruf Amin dibawah koordinasi Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) melakukan pertemuan siaga untuk menyikapi aksi massa dan dugaan upaya penggagalan agenda pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih yang sah pada 20 Oktober 2019 mendatang.

Penanggungjawab ARJ Haidar Alwi mengatakan, akhir-akhir ini semakin terlihat adanya upaya sistematis, masif, dan terstruktur untuk mengagalkan pelantikan presiden dan wakil presiden yang sah pada 20 Oktober 2019.

“Maka itu, ARJ dan semua relawan mengambil peran aktif untuk melindungi pak Jokowi dari serbuan orang-orang yang tidak bertanggung jawab, kaum radikal dan intoleran yang ada di balik aksi itu,” ujar Penanggungjawab ARJ Haidar Alwi saat menghadiri Konsolidasi Relawan Jokowi, di kawasan Kramat Raya-Salemba, Jakarta, Selasa (24/09/2019).

Haidar mengatakan, pihaknya mengumpulkan relawan baik itu yang berada di bawah ARJ maupun yang tidak, untuk bahu-membahu menjaga Jokowi dan menjaga negara dari serbuan orang orang radikal dan intoleran yang tidak ingin melihat negara Indonesia maju dibawah kepemimpinan terbaik Pak Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

Ia juga mengatakan, gerakan yang ingin menggagalkan pelantikan Jokowi itu sudah sangat jelas dan sangat masif, bahkan sudah tersiar aksi demo di DPR yang jumlahnya terus bertambah.

“Per hari ini saya dengar berita itu sudah mencapai angka 5.000 dan katanya akan bertambah terus hingga 10.000 pada 20 Oktober,” lanjut Haidar.

Penanggung jawab tunggal ARJ ini pun menegaskan bahwa ARJ dan para relawan Jokowi-KH Ma’ruf Amin masih aktif. Semua relawan pendukung Jokowi masih berkibar untuk melindungi Jokowi sampai dengan dilantik hingga memimpin Indonesia 5 tahun kedepan.

“Relawan masih aktif dan solid, siap menjaga sampai dengan pak Jokowi aktif menjabat menjadi presiden, menjadi pimpinan kita tertinggi selama periode lima tahun kedepan, 2019 sampe tahun 2024,” tegas Haidar.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Dewan Pimpinan Pusat Foreder (Forum Relawan Demokrasi), Aidil Fitri mengimbau, para mahasiswa yang berdemonstrasi jangan sampai ditunggangi kaum radikal.

“Kami himbau adik-adik mahasiswa jangan ditungangi kelompok-kelompok radikal dan yang mau menggagalkan pelantikan 20 Oktober,” jelasnya.

Kalau melakukan gerakan mengagalkan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2019 yang sah, jelas Aidil, maka Foreder dan Aliansi Relawan tak akan tinggal diam.

“Kami siap dan sudah konsolidasi, baik konsolidasi ke dalam maupun keluar untuk menjaga suksesnya pelantikan pemerintahan yang sah,” tegas Aidil yang juga selaku Koordinator ARJ.(red)

Categories
Polhukam

ARJ Tuntut Novel Baswedan Mundur 

Koran Jurnal, Jakarta – Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) menilai, walau telah memiliki pimpinan baru, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih memiliki warna lama. Penanggung Jawab ARJ, Haidar Alwi menyatakan, dominasi wadah pegawai KPK (WP KPK) dinilai sebagai pengatur segala keputusan KPK, bahkan dapat mengatur dalam hal tebang pilih kasus.

“Didalam tubuh KPK ada seseorang yang berinisial NB. Bahkan beberapa hari yang lalu, ia berani menyatakan bahwasanya para koruptor berterimakasih kepada presiden Jokowi,” ujar Haidar, dalam keterangan tertulisnya, saat menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor KPK, Kuningan Persada Jakarta, Senin (16/09/2019).

Hal inilah, kata Haidar, yang membuat ARJ geram. Sebagai relawan Jokowi sangat marah karena kami tahu seorang Novel Baswedan (NB) sampai saat ini memiliki rekam jejak yang tidak bersih.

“NB memiliki beberapa kasus yang melibatkan dirinya. Salah satunya adalah kasus Bengkulu,” jelas Haidar.

“Kami relawan Jokowi yang tergabung dalam Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) bersepakat bersama seluruh elemen masyarakat untuk mengkritisi apa maksud dan tujuan seorang NB sehingga berani membuat pernyataan tersebut atau memang dugaan adanya pembangkangan di internal KPK benar adanya,” tambahnya.

Adapun tuntutan ARJ dalam aksi tersebut yakni:
1. Pecat Novel Baswedan dari KPK.
2. Bubarkan wadah pegawai KPK.
3. Mendukung revisi RUU KPK.
4. KPK bersih dari orang-orang yang terindikasi terjangkit paham radikalisme.

Kordinator ARJ Aidil Fitri menambahkan, Novel Baswedan juga harus bertangungjawab atas ucapannya yang menuding Jokowi didukung koruptor.

“Novel Baswedan dkk layak dipecat dan direformasi, dimana KPK diganti oleh orang-orang baru yang lebih kredibel,” tandas Aidil dalam orasinya.(red)

Categories
Polhukam

ARJ Gelar Do’a Lintas Agama dan Santuni 10 Ribu Yatim Piatu serta Dhuafa

Koran Jurnal, Jakarta – Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) menggelar halalbihalal dan sekaligus menyantuni 10 ribu anak yatim piatu dan kaum dhuafa, bertempat di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (07/07/2019).

Halalbihalal bersama elemen organ pendukung Jokowi ini, dihadiri oleh Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Sidharta Danusubroto, para ketua dan pengurus Relawan pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin, serta tokoh lintas Agama di Indonesia.

Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Alquran dan dilanjutkan dengan do’a dipimpin oleh masing-masing tokoh lintas agama. Yakni Islam Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Aliran Kepercayaan.

Penanggung jawab ARJ, Haidar Alwi yang didampingi Aidil Fikri
menjelaskan halalbihalal ARJ dihadiri oleh 888 relawan yang tersebar di seluruh Indonesia. Tujuannya untuk meningkatkan silaturrahmi sesama relawan Jokowi yang sudah susah payah berjuang memenangkan Jokowi-Ma’ruf.

”Kami ingin kita semua yang berkumpul disini semakin solid dan mampu mengawal kemenangan Pak Jokowi dan Kyai Ma’ruf Amin dalam periode kedua lima tahun ke depan. Sehingga kita bisa merangkul seluruh masyarakat lndonesia,” ujarnya.

Selain halal bihalal dan menyantuni 10 ribu anak yatim dan dhuafa, Haidar juga mengharapkan relawan yang tergabung di ARJ bisa merangsang kepekaan terhadap sesama, bahwa di luar sana masih ada banyak saudara kita yang masih belum beruntung. Dari sinilah kita mencoba untuk merajut kembali persatuan yang hampir 6 bulan terakhir ini terpolarisasi.

”Bahwa mensyukuri kemenangan Pilpres ini kita mengekspresikan tidak dengan hura-hura tetapi mencoba mengajak anak yatim dan dhuafa untuk ikut merasakan, ini kemenangan rakyat Indonesia bukan hanya pendukung Jokowi-Ma’ruf,” katanya.

Selanjutnya, Ketua Koordinator ARJ Aidil Fitri menekankan agar ke depan ARJ tetap bisa menjaga integritas dan soliditas dalam mendukung Jokowi-Ma’ruf agar bisa fokus membangun negara untuk mencapai Indonesia Maju.

“Pak Jokowi sudah berkomitmen dalam membangun Indonesia menjadi lebih maju lagi. Ini yang harus kita kawal dan dukung bersama. Karena dukungan kita yang menguatkan Pak Jokowi dan Pak Kyai Ma’ruf bisa kerja nyata,” tuturnya.

Halalbihalal juga dihibur dengan acara stand up komedi yang dibawakan oleh Rangga, Gugun, Adit, dan tarian-tarian Nusantara.(red)

Categories
Ragam

Adakan Tumpengan HUT Jokowi ke-58, Ini Ucapan dan Do’a dari ARJ

Koran Jurnal, Jakarta – Puluhan organ relawan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tergabung dalam Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) menggelar acara potong tumpeng, di Taman Padang, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis malam (20/06/2019)

Acara tersebut digelar untuk merayakan ulang tahun Jokowi ke-58 yang jatuh pada 21 Juni. Perayaan dimulai tepat pukul 22.00 WIB, dan berpuncak pada pukul 00:00, dimana pada saat tersebut pak Jokowi merayakan hari ulang tahunnya.

Sejumlah relawan ARJ yang hadir ada dari Jomaku, PIPN, FOREDER, LRJ, KORNI, NINJA, Pojok Satu, SM Jamin, Rejo Jati, LPB, WLJ, BARATA NKRI, Rapernas 17, GKHN, Pelangi Nusantara (RPN), GNC (Generasi Nawa Cita), Brigade Merah Putih (BMP), Relawan Darul Ulya, KMA KITA, RNJ, Parasut, Srikandi IDF, Gemar Jokowi Indonesia, Ramijo, Barisan Merah Putih, ASK dan lain-lain.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Para relawan berkumpul dengan mengelilingi tumpeng sambil duduk menunggu hingga waktu menunjukkan pukul 00.00 WIB. Selain tumpeng, tersedia pula kue ulang tahun.

Sambil menunggu para relawan mengelorakan yel-yel. Mereka juga menyanyi lagu Padamu Negeri dan Maju Tak Gentar.

“Siapa kita? Siapa kita?,” kata koordinator acara Eka Prasetya Handayani yang sekaligus Ketua Umum Pemuda Indonesia Pengawal Nawa Cita (PIPN) itu.

“Jokowi, Jokowi, Jokowi,” jawab para relawan.

Eka Prasetya Handayani yang akrab disapa Tya ini mengungkapkan, syukuran yang digelar Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) bertujuan untuk mengucapkan selamat ulang tahun sekaligus mendoakan kesehatan dan panjang umur kepada Presiden Jokowi.

“Saya mewakili koordinator ARJ bang Aidil Fitri dan Penanggung Jawab bang Haidar Alwi untuk mengucapkan selamat ulang tahun kepada bapak presiden kita yaitu pak Joko Widodo dan tidak lupa kami semua relawan Jokowi yang tergabung dalam ARJ mengucapkan puji syukur atas kesehatan dan panjang umur kepada pak Jokowi serta mengucapkan selamat juga atas keberhasilan kinerja yang sudah dilakukan pak Jokowi dengan amanah dan tetap memikirkan kepedulian dan kepentingan seluruh rakyat Indonesia. Semoga di hari bahagia ini pak Presiden bisa menjalankan kembali tugas-tugas beliau untuk 5 tahun kedepan dengan amanah, jujur, dan menjalankan program Nawa Cita dengan baik. Kami di sini selaku relawan Jokowi yang tergabung di dalam ARJ selalu mendukung dan akan selalu mengawal semua program kerja beliau sampai 2024. Dan besok juga kita masih ada juga perayaan ulang tahun pak Jokowi di Jl. Layur Rawamangun yang akan diadakan oleh kawan-kawan kepanitiaan untuk acara halal bihalal nasional pada tanggal 7 Juli mendatang di Istora Senayan Jakarta,” jelas Eka.

Senada dengan itu Kordinator ARJ Aidil Fitri, SH berharap memasuki usia 58 tahun, Jokowi tetap diberikan kesehatan dan memimpin Indonesia untuk periode keduanya dengan adil dan bijaksana.

“Semoga pak Jokowi diberi kesabaran kekuatan dalam memimpin negeri ini dan semoga menjadi presiden untuk periode 2019-2024, dan membawa bangsa kita menuju Indonesia maju, sejahtera, adil dan makmur,” kata Aidil Fitri.

Haidar Alwi, yang menjadi Penanggung Jawab ARJ  mengungkapkan, acara syukuran ultah Presiden Jokowi ke 58 ini diselenggarakan pendukung Presiden Jokowi yang tergabung dalam Aliansi Relawan Jokowi (ARJ).

“Sosok presiden yang sabar dan bijaksana diharapkan mampu merawat bangsa Indonesia yang sangat beragam adat istiadat dan agamanya, bisa menjaga kedamaian dan keutuhan NKRI serta bisa menunjukkan kepedulian kepada nasib orang kecil rakyat pinggiran Indonesia,” kata Haidar Alwi.

Dalam momen itu, Ketum Generasi Nawa Cita (GNC) Rumondang Manik, juga mengucapkan Selamat Ulang Tahun yg ke-58 kepada Bapak Jokowi dan mendo’akan beliau, semoga sehat selalu dan selalu dilindungi Tuhan Yang Maha Kuasa bersama keluarganya didalam memimpin NKRI dan kedepan bisa membawa bangsa yang besar ini semakin harmonis. Ia pun berharap, melalui kepemimpinan bapak Jokowi, seluruh anak bangsa bersatupadu mengawal berbagai program nawa cita untuk Indonesia lebih maju.

“Kedepan Generasi Nawa Cita optimis Indonesia akan maju dibawah kepemimpinan bapak Jokowi dan kami menghimbau seluruh rakyat Indonesia mari bergandengan tangan membangun persatuan dan kesatuan demi Indonesia yang lebih baik lagi,” pungkas Rumondang, salah satu ketua organ relawan ARJ.(ton/red)

Categories
Polhukam

Jokowi-Ma’ruf Amin Akan Hadiri Halal Bihalal ARJ bersama 10 Ribu Anak Yatim di Istora Senayan

Koran Jurnal, Jakarta – Sebanyak 875 organisasi relawan yang tergabung dalam Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) akan menyantuni 10 ribu anak yatim dari seluruh wilayah di Indonesia. Acara santunan dan sekaligus halal bihalal yang bakal diadakan di Istora Senayan pada 7 Juli 2019, ARJ akan mengundang Capres-Cawapres 01 Jokowi-Ma’ruf Amin.

Santunan itu menjadi syukuran kemenangan pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.

“Kami akan melaksanakan acara halal bihalal dan doa bersama untuk Jokowi-Ma’ruf sekaligus memberikan santunan sepuluh ribu anak yatim atau dhuafa yang rencananya diselenggarakan pada 7 Juli 2019,” kata Koordinator ARJ Aidil Fitri di Musro, Hotel Borobudur, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu, (16/06/2019).

Aidil mengatakan sejumlah tokoh nasional dan simpatisan serta pendukung Jokowi bakal diundang dalam acara itu.

“Acara ini bukan yang pertama digelar para relawan. ARJ ingin membantu anak yatim dan kaum dhuafa agar kemenangan Jokowi-Amin bisa dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Aidil.

Lebih lanjut, Aidil menjelaskan santunan ini merupakan bagian dari program santunan satu juta anak yatim dan dhuafa yang terus dilakukan sampai pelantikan Jokowi-Ma’ruf pada bulan Oktober 2019.

Menurut Aidil, syukuran dengan mengundang anak yatim dan dhuafa adalah hal yang paling sesuai. Acara syukuran itu dinilai sangat sesuai dengan sikap merakyatnya Jokowi dan sikap keagamaan Ma’ruf Amin.

“Lewat acara santunan sepuluh ribu anak yatim dan dhuafa diharapkan Pak Jokowi dan Ma’ruf Amin selalu dalam lindungan Allah SWT dan dibentengi dari hal-hal yang tidak baik, karena doa-doa anak yatim dan dhuafa ini selalu didengar Allah SWT,” ungkap Aidil.

Selain itu, Aidil berharap juga dengan adanya acara itu relawan Jokowi semakin kompak. Dia ingin seluruh relawan tidak hanya berhenti saat pemilu selesai. Relawan juga harus ikut hingga masa kepemimpinan Jokowi pada periode kedua selesai. Dia berharap relawan dan Jokowi berjalan bersama sampai akhir.

“Kegiatan ini juga akan menjadi sarana konsolidasi dan silaturahmi seluruh organ relawan yang tergabung dalam Aliansi Relawan Jokowi untuk mengawal roda pemerintahan Jokowi-Ma’ruf dengan mengedepankan nilai-nilai kritis kebangsaan,” tandasnya.

Dalam kesempatan sama, Ketua Umum Laskar Rakyat Jokowi (LRJ) Riano Osca menyampaikan bahwa awal Juli ini juga akan diadakan sarasehan relawan Jokowi yang akan dihadiri lebih dari 800 organ relawan.

“Kita juga akan mengadakan sarasehan untuk mengawal pemerintahan Jokowi hingga 2024. Sarasehan ini nanti akan membahas beberapa hal pertama soal efektifitas nomenklatur kabinet guna efektivitas kinerja pemerintah,” pungkasnya.(ton)

Categories
Polhukam

TKN Jokowi-KH Ma’ruf Amin Intruksikan Relawan Untuk Kampanye Langsung “Dari Rumah Ke Rumah”

Koran Jurnal, Jakarta – Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma’ruf Amin Hasto Kristiyanto menginstruksikan para relawan pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 01 untuk kampanye langsung dari rumah ke rumah.

Hal itu disampaikan Hasto saat memberikan sambutan dan semangat bagi para relawan pendukung Jokowi-KH Ma’ruf Amin pada acara Silaturahmi dan Rakornas Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) dengan tema ‘Membangun Sinergi Menuju Kemenangan”, bertempat di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Minggu (09/12/2018).

Ia berharap ARJ dapat melipatgandakan kekuatan Jokowi-KH Ma’ruf Amin untuk turun ke bawah dan kampanye dari rumah ke rumah untuk mendekati masyarakat di seluruh Indonesia.

“Ini konsolidasi terakhir. Kalau ada yang menyerang, mengerdilkan kita jangan takut. Kita bersatu padu menghadapi politik hitam itu,” lugas Hasto.

“Kita punya kekuatan moral dalam wujud Jokowi-Kiai Ma’ruf yang menyatu dengan rakyat. Karenanya, mulai besok, relawan mulai turun bersama-sama di Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten dengan semangat tak kenal kata menyerah,” ungkapnya.

“Kita maju dengan semangat yang membara. Semangat menyala-nyala dipadukan dengan seluruh parpol pendukung Jokowi-Amin serta para tokoh,” beber Hasto.

Menurut Hasto yang juga sebagai Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-Perjuangan) bahwa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 tidak sekadar memenangkan pasangan nomor urut 01 tetapi persoalan masa depan Indonesia Raya.

Selain itu, Hasto juga berpesan supaya para relawan dalam menyosialisasikan pasangan calon nomor urut 01 selalu mengedepankan sosialisasi tentang program kerja.

“Kita tak ikut yang di sebelah sana. Fitnah tak laku. Tradisi kita berpikir positif dan bukan tradisi menghujat,” jelas Hasto.

Hasto meminta relawan Jokowi-Maruf berjuang dengan penuh kerelawanan dan dedikasi demi kepemimpinan yang merakyat, pasangan keindonesiaan.

“Banyaknya relawan yang mendukung Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf menunjukkan apresiasi kepemimpinan Pak Jokowi yang memberi jawaban dan menyelesaikan persoalan sebelumnya,” tambah Hasto.

Ketua Dewan Pembina ARJ Haidar Alwi dalam sambutannya menjanjikan membangun satu juta posko di seluruh Indonesia. Dia menegaskan posko tidak harus bangun baru tapi bisa juga rumah warga, untuk menunjukkan basis massa paslon capres-cawapres nomor urut 01 dari daerah-daerah.

“ARJ terdiri dari 521 organ relawan untuk bersama memenangkan Jokowi-Maruf. Kita satukan visi masing-masing organ relawan. ARJ tidak sekedar klaim sehingga semua tercatat organ relawan dan janji berapa yang akan disumbangkan suaranya. Kita mau merapikan data dan satukan visi ARJ. Mulai besok kita kerja,” kata Haidar.

Dari pantauan jurnalis di lokasi acara, Silaturahmi ARJ dihadiri sekitar 2.000 peserta. Tampak pula hadir politisi senior Sidarto Danusubroto. Dalam kesempatan itu, Ia memberikan pembekalan kepada para relawan yang hadir.

“Saya bahagia ini kekuatan luar biasa. Sekarang saatnya berjuang door to door meyakinkan masyarakat apa yang sudah dilakukan Pak Jokowi-JK untuk diteruskan. Kalau mau Indonesia maju beri Pak Jokowi-Ma’ruf kesempatan lima tahun ke depan,” tukasnya.(ton)