Categories
Polhukam TNI

Presiden Jokowi Tinjau Satgas TNI AL PAM Laut Presidensi G20

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam rangka memastikan kesiapan Satuan Tugas Laut (Satgasla) Komando Gabungan Terpadu Pengamanan (Kogabpadpam) VVIP, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono mendampingi Presiden Republik Indonesia (Presiden RI) Ir. H. Joko Widodo meninjau Pengamanan Presidensi G20 yang disimulasikan dalam Tactical Floor Game (TFG) bertempat di Gelanggang Olah Raga (GOR) Praja Raksaka Bali, Rabu, (09/11/2022) kemarin.

Satgasla Kogabpadpam VVIP dengan Komandan Satgas dijabat Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II Laksamana Muda TNI T.S.N.B. Hutabarat akan mengarahkan unsur-unsurnya untuk pengamanan wilayah laut selama 7 hari mulai tanggal 12 hingga 18 November 2022 mendatang di Perairan Bali.

Dalam TFG ini, TNI AL mengerahkan 12 KRI yang terdiri dari Unsur Pengamanan Laut yaitu KRI Raden Eddy Martadinata-331, KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Karel Satsuit Tubun-356, KRI Sultan Hasanuddin-366, KRI Sultan Iskandar Muda-367, KRI Fatahillah-361, KRI Malahayati-362, KRI Sultan Nuku-373 dan 7 Tim Kopaska. Unsur Angkut yaitu KRI Surabaya-591 dan KRI Teluk Banten-516. Unsur Bantu yaitu KRI Wahidin Sudiro Husodo-991, KRI Tarakan-905, 5 Tim Dislambair dan 1 Tim Kesehatan, sedangkan dukungan pangkalan melibatkan Lanal Denpasar, Lanal Mataram, serta Lanal Banyuwangi.

Sementara Pesawat udara (Pesud) dari Puspenerbal yang dilibatkan yaitu Heli Bell HU 4205 onboard KRI Tarakan, Heli Bell HU 4207 onboard KRI Surabaya, Heli Panther HS 1303 onboard KRI Raden Eddy Martadinata, Heli Panther HS 1304 onboard KRI I Gusti Ngurah Rai, Heli Phanter HS 1310 onboard KRI Sultan Hasanuddin.

Dihari sebelumnya, Senin (08/11). sebanyak 14.351 prajurit TNI yang terdiri atas 1.063 prajurit Mabes TNI, 1.451 anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), 6.552 prajurit TNI AD, 2.474 prajurit TNI AL, dan 2.811 prajurit TNI AU, mengikuti gelar pasukan pengamanan VVIP untuk kegiatan KTT G20 di Lapangan Niti Mandala, Renon, Denpasar, Bali.

Kegiatan gelar pasukan itu dipimpin langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa dan dihadiri oleh Menko Marves RI Luhut Binsar Pandjaitan serta Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.(disp)

Categories
Uncategorized

Jelang G20 TNI AL Perkuat Pengamanan di Akses Pelabuhan

Koran Jurnal, Jakarta – Menjelang pelaksanaan G20 tahun ini di Bali, TNI Angkatan Laut (TNI AL) memperkuat pengamanan di akses masuk ke wilayah Bali melalui perairan. Prajurit TNI AL mulai ditempatkan di titik-titik pelabuhan yang menjadi pintu masuk ke wilayah Bali, Selasa (8/11/2022) kemarin.

Pasukan TNI AL, tengah mempertebal pengamanan disejumlah lokasi strategis seperti pelabuhan Benoa, Jalur Tol Laut Bali Mandara dan sektor laut di bawah Landasan Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Diungkapkan oleh Kolonel Marinir I Dewa Nyoman Gede Rake Susilo Komandan Pangkalan TNI AL Denpasar selaku Dansubsatgas PAM Pelabuhan menyampaikan bahwa, guna mengamankan akses masuk ke Bali melalui jalur laut, jajarannya telah menempatkan pasukan di sejumlah titik.

“Siapapun yang melintasi wilayah perairan ini akan diperiksa terlebih dulu, termasuk para nelayan yang keluar masuk melalui pelabuhan agar dilengkapi dengan identitas diri, karena akan di check oleh tim gabungan dari TNI AL dan Kepolisian. Selain itu telah disosialisasikan juga akan adanya jam malam pukul 22.00, untuk pembatasan aktifitas di area pelabuhan kepada para ABK maupun nelayan,” ungkap Kolonel I Dewa Nyoman Gede Rake.

Seperti diketahui, guna mengamankan pelaksanaan G20 ini khususnya pada Satuan Tugas Laut Pengamanan VVIP Presidensi G20 ini, TNI AL telah mengerahkan kekuatan dari unsur-unsur Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), dimana seluruhnya dalam kondisi siap tempur.

“Terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan G20, merupakan kepercayaan, kehormatan serta kebanggaan. Dibalik itu terkandung tanggung jawab dan tantangan bagi kita untuk memastikan pertemuan G20 aman lancar dan berhasil, Saya yakin kita mampu menjawab ini dengan gemilang,” tegas Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono.(disp)

Categories
Polhukam Ragam

DPR Optimis Perhelatan P20 Momentum Angkat Eksistensi Indonesia

Koran Jurnal, Jakarta – DPR RI siap menggelar perhelatan The 8th G20 Parliamentary Speakers Summit (P20) pada 5-7 Oktober 2022, sebagai bagian dari rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali. Rangkaian acara tersebut diyakini mampu mengangkat eksistensi Indonesia.

Ketua DPR RI, Puan Maharani optimis forum internasional tersebut akan berdampak positif untuk mengekspos keindahan pariwisata Indonesia.

“DPR RI optimistis penyelenggaraan P20 akan berdampak positif pada kunjungan wisata di sejumlah destinasi pariwisata di Indonesia,” kata Puan Maharani, Jum’at (30/9/2022) kemarin.

Kehadiran pimpinan parlemen dan para kepala negara G20 dengan delegasi-delegasi mereka serta tamu undangan dunia lainnya akan meningkatkan penerimaan negara di sektor pariwisata. Menurut Puan, dunia internasional akan semakin mengenal Indonesia sebagai negara yang memiliki keindahan alam.

“Saya yakin delegasi dan tamu-tamu P20 maupun KTT G20 tidak ingin kehilangan momen mendatangi berbagai destinasi wisata kita ketika datang ke Indonesia,” ujarnya.

Selain memegang kursi Presidensi G20 untuk pertama kalinya, Indonesia juga menjadi tuan rumah bagi forum multilateral tersebut.

Untuk memastikan keberhasilan tersebut, DPR meminta dukungan rakyat untuk keberhasilan gelaran P20 dan KTT G20. Mengingat, kata Puan, rangkaian P20 dan G20 sudah mulai dilakukan sejak beberapa waktu lalu dengan lokasi di sejumlah daerah.

“Momen pelaksanaan P20 dan KTT G20 harus dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi pemulihan ekonomi dampak pandemi Covid-19. Masyarakat dapat ikut menyemarakkan kedua event ini melalui berbagai cara yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi rakyat,” ujar mantan Menko PMK itu.

Senada dengan pernyataan Ketua DPR RI, Puan Maharani, Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Puteri Komarudin mengatakan penyelenggaraan P20 akan di Bali pada 5-7 Oktober 2022 harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkenalkan Indonesia kepada dunia.

Dalam pertemuan tersebut akan merumuskan deklarasi bersama sebagai konsensus politik untuk memberikan gambaran kerjasama diplomasi 20 negara ekonomi terbesar di dunia. Komitmen yang akan dicapai pada acara P20 akan disampaikan pada masing-masing parlemen dan selanjutnya dapat disepakati pada KTT G20 November 2022.

Indonesia sebagai negara besar memiliki kekayaan berlimpah dan potensi pariwisata alam yang sangat potensial, harus dimanfaatkan dengan menjalin kerja sama dengan berbagai negara.

Perhelatan acara G20, termasuk penyelenggaraan P20, secara keseluruhan diprediksi berkontribusi terhadap proyeksi peningkatan wisatawan mancanegara hingga 1,8 juta–3,6 juta orang.

Penyelenggaraan P20 di Jakarta, dan KTT G20 di Bali, tentu berdampak langsung kepada rakyat Indonesia dengan adanya kunjungan dari utusan negara-negara sahabat yang datang ke Indonesia.

Event P20 dan KTT G20 sangat diyakini juga mampu menopang 600 ribu–700 ribu lapangan kerja baru, termasuk di sektor kuliner, fashion, dan kriya. Rangkaian kedua event dunia ini pun melibatkan UMKM yang menyerap sekitar 33.000 pekerja.

Kehadiran para delegasi dari negara-negara yang tergabung dalam G20 bisa menjadi booster bagi dunia pariwisata Indonesia sekaligus pembangunan berkelanjutan dan ekonomi hijau.

Selain itu, kesuksesan P20 pada nantinya diharapkan mampu meningkatkan eksistensi Indonesia sebagai negara yang berhasil menyelenggarakan event internasional.(*)