Categories
Polhukam

Pushidrosal Gelar Tasyakuran Hari Hidrografi TNI AL 2026, Tegaskan Peran Strategis Hidro-Oseanografi Nasional

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) menggelar acara Tasyakuran Hari Hidrografi TNI Angkatan Laut Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Graha Jalapuspita, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., serta pejabat utama maupun para pangkotama TNI AL, kementerian dan lembaga, perwakilan Forkopimda, akademisi, komunitas maritim.

Dalam sambutannya, Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M., menyampaikan bahwa Tahun Anggaran 2025 merupakan periode strategis bagi Pushidrosal dalam menunjukkan peran nyata hidro-oseanografi nasional, baik dalam mendukung tugas TNI Angkatan Laut maupun agenda pembangunan nasional. Salah satu capaian penting adalah keberhasilan Pushidrosal dalam memenuhi standar teknis International Hydrographic Organization (IHO) pada pelaksanaan IMO Member State Audit Scheme (IMSAS) 2025.

Lebih lanjut disampaikan, Pushidrosal juga berkontribusi aktif dalam berbagai program strategis nasional, di antaranya dukungan terhadap ketahanan pangan dan konektivitas maritim di wilayah Papua Selatan, peluncuran Almanak Nautika Indonesia, kerja sama lintas kementerian, lembaga, dan universitas, dukungan perundingan batas maritim negara, diplomasi hidrografi internasional, pengelolaan pipa dan kabel bawah laut, hingga survei hidro-oseanografi untuk perencanaan pembangunan Giant Sea Wall.

Pada peringatan Hari Hidrografi TNI AL 2026 ini, Pushidrosal turut menyelenggarakan rangkaian kegiatan sosial dan kemanusiaan, seperti bakti sosial bagi korban bencana alam, pengerahan tim survei untuk mendukung normalisasi sungai, bantuan sosial kepada keluarga besar Pushidrosal, olahraga bersama, ziarah ke Taman Makam Pahlawan, serta doa bersama.

Sementara itu, KSAL menegaskan bahwa Pushidrosal memainkan peran strategis di tingkat nasional, tidak hanya menjalankan fungsi utama di bidang pertahanan, tetapi juga menjadi akselerator pembangunan serta penjaga keamanan negara. Upaya nyata telah dilakukan, di antaranya penunjukan ketua tim nasional penataan pipa dan kabel bawah laut guna memastikan infrastruktur bawah laut terkelola dengan baik dan aman.

Mengusung tema “Petakan Laut Demi Kesejahteraan Bangsa untuk Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas”, peringatan Hari Hidrografi TNI AL Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan peran dan kontribusi pushidrosal / sebagai pilar strategis dalam mendukung terwujudnya visi indonesia emas 2045.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, KSAL berkenan meluncurkan Buku Indeks Hidro-Oseanografi Nasional (Ihonas) Tahun 2026, yang diharapkan dapat menjadi referensi strategis dalam pengelolaan dan pemanfaatan data kelautan nasional secara berkelanjutan.(disp)

Categories
Megapolitan

Danpushidrosal Pimpin Ziarah Peringatan Hari Hidrografi TNI Angkatan Laut 2026 di TMPNU Kalibata

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Hidrografi TNI Angkatan Laut Tahun 2026 yang jatuh pada tanggal 4 Februari 2026 mendatang, Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M., memimpin Ziarah bertempat di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (22/1/2026).

Kegiatan ziarah yang diikuti oleh Wadanpushidrosal Laksamana Muda TNI Bambang Irawan, S.E., M.Tr. Opsla., para pejabat utama, para Kadis/Kasatker, Personel baik Perwira, Bintara, Tamtama Pushidrosal, diawali dengan upacara penghormatan kepada arwah para pahlawan, peletakan karangan bunga di Tugu Utama TMPNU Kalibata, serta dilanjutkan dengan tabur bunga dan pengisian buku tamu.

Ziarah ini menjadi momentum reflektif bagi seluruh personel Pushidrosal untuk mengenang nilai-nilai perjuangan, pengabdian, dan pengorbanan para pahlawan yang telah meletakkan dasar bagi kejayaan bangsa dan kejayaan TNI Angkatan Laut. Semangat juang tersebut menjadi inspirasi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai prajurit pengawak pertahanan negara, khususnya dalam bidang hidro-oseanografi.

Melalui peringatan Hari Hidrografi TNI Angkatan Laut Tahun 2026, Pushidrosal meneguhkan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mendukung tugas TNI Angkatan Laut melalui penyediaan data hidro-oseanografi yang akurat, andal, dan berkelanjutan guna menjaga kedaulatan serta keselamatan pelayaran di Laut perairan Indonesia.(disp)

Categories
TNI

KSAL Pimpin Upacara dan Syukuran Peringatan Hari Hidrografi TNI AL 2025 di Mako Pushidrosal

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) menggelar upacara dan syukuran peringatan Hari Hidrografi TNI Angkatan Laut tahun 2025, di Mako Pushidrosal, Jakarta Utara, Selasa (4/2/2025).

“Hari ini, 4 Februari, menjadi Hari Hidrografi TNI Angkatan Laut, dan kita melaksanakan acara ini dengan syukuran yang sederhana,” ujar Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, dalam konferensi pers usai memimpin upacara.

Adapun tema peringatan Hari Hidrografi TNI-AL 2025, “Dengan Semangat Jalesveva Jayamahe, Petakan Laut Untuk Pertahanan Negara dan Pembangunan Nasional Menuju Indonesia Emas.”

Peringatan Hari Hidrografi TNI AL berdasarkan Keputusan Kepala Staf Angkatan Laut Nomor Kep/3066/XI/2024 dan menetapkan tanggal 4 Februari 1950 sebagai Hari Lahir Hidrografi TNI Angkatan Laut dan diperingati setiap tahunnya dengan tujuan meningkatkan rasa nasionalisme dan semangat juang prajurit Pushidrosal dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia, serta memperkuat identitas dan kebanggaan prajurit Pushidrosal.

“Harapannya, dengan adanya Hari Hidrografi Nasional ini, Pushidrosal akan berperan lebih banyak, baik untuk kepentingan militer maupun kepentingan non-militer, khususnya dalam hal pemetaan laut, kondisi hidrografi, data oseanografi untuk keselamatan masyarakat, serta kepentingan TNI Angkatan Laut itu sendiri,” papar KSAL Muhammad Ali.

“Pushidrosal juga berperan di kancah regional dan global, dan ini sudah diakui oleh dunia internasional. Peta laut yang kami hasilkan, baik untuk kepentingan militer maupun pelayaran sipil, telah diakui secara internasional,” imbuhnya.

Selain itu, KSAL melanjutkan, Pushidrosal juga berperan dalam pengaturan data pemetaan pipa dan kabel bawah laut, yang kini sangat penting dalam mendukung telekomunikasi dan kegiatan seperti Pertamina serta SKK Migas.

KSAL menambahkan, terkait kapal hidrografi, TNI AL merencanakan pengadaan kapal hidrografi baru. Sebagian kapal akan dibuat di dalam negeri, dengan peralatan elektronik dan sensor yang diimpor dari luar negeri, kemudian dirakit di dalam negeri. Beberapa kapal mungkin juga akan langsung dipesan dari luar negeri.

“Salah satu kapal juga akan dilengkapi dengan kemampuan untuk melakukan penyelamatan kapal selam, termasuk kemampuan deteksi bawah air yang sangat mendukung untuk itu,” tuturnya.

“Kami juga merencanakan operasi survei di laut Indonesia, khususnya di Indonesia Timur. Selain itu, dua kapal, KRI Brawijaya dan KRI Prabu Siliwangi, akan ditempatkan di Armada 2 dan Armada 3, dengan fokus pengamanan di wilayah Papua dan Indonesia Barat. Pengadaan kapal-kapal tersebut diperkirakan akan selesai pada akhir Mei dan awal Juni,” pungkasnya.

Acara upacara dan syukuran peringatan Hari Hidrografi TNI AL 2025 yang digelar secara sederhana itu dihadiri para Pejabat Utama TNI AL, sesepuh Pushidrosal, serta kepala Dinas Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut dari masa ke masa.(*/ton)

Categories
IPTEK TNI

Peringati Hari Hidrografi Dunia, Pushidrosal Luncurkan Buku Ekspedisi Jala Citra 1 “AURORA”

Koran Jurnal, Jakarta – Bertepatan dengan peringatan Hari Hidrografi Dunia yang ke 101, Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) meluncurkan buku Ekspedisi JalaCitra 1 AURORA, berjudul “Menguak Kekayaan Bawah Laut Indonesia”.

Peluncuran buku tersebut dilaksanakan dalam acara minum kopi bersama stakeholder bertempat di Gedung Serbaguna Mako Pushidrosal, Ancol Timur Jakarta Utara, Selasa (21/06/2022).

Dalam buku tersebut ditulis tentang Ekspedisi Kelautan “JalaCitra-1 Aurora” tahun 2021 di perairan Halmahera menggunakan KRI Spica-934 beserta tim peneliti dari kementerian lembaga dan perguruan tinggi terkait, yang antara lain telah menghasilkan beberapa temuan diantaranya gunung laut yang telah diberi nama dan masuk dalam gazeteer UNESCO dari hasil Sidang Sub-Committee On Undersea Feature Names (SCUFN) yang ke-35 di UNESCO, Paris, Prancis bulan Maret yang lalu.

Hadir dalam acara tersebut para perwakilan dari Kementerian/Lembaga negara terkait, pejabat utama di lingkungan TNI dan TNI AL, akademisi, professional, serta Industri nasional kemaritiman.

Komandan Pushidrosal (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Nurhidayat dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Wadanpushidrosal Laksamana Muda TNI Budi Purwanto antara lain menyampaikan bahwa hidrografi memiliki peran yang sangat penting dan strategis. Pada peringatan Hari Hidrografi Dunia ke-101 tahun ini, eksistensi dan peran hidrografi tidak hanya untuk keselamatan pelayaran, namun telah berkembang bagi kepentingan strategis lainnya seperti pertahanan, mitigasi bencana alam, perlindungan lingkungan laut dan pembangunan maritim lainnya.

Hari Hidrografi Dunia tahun 2022 ini mengambil tema “Hydrography – Contributing To The United Nations Ocean Decade”. tema tersebut dipilih untuk menyoroti peran kontribusi nyata ilmu pengetahuan di bidang ilmu hidrografi, dalam kaitannya untuk pemanfaatan laut dalam bingkai pembangunan berkelanjutan. Satu Dekade Pembangunan Kelautan dari PBB 2021-2030 memiliki makna, bahwa, untuk mempercepat pembangunan ekonomi berkelanjutan diperlukan sebuah tujuan pembangunan yang solid, dan dapat diterapkan oleh seluruh masyarakat dunia khususnya masyarakat maritim di Indonesia, Laut harus menjadi pusat dari aktifitas ekonomi dunia.

“Pushidrosal sebagai lembaga hidrografi nasional terus melakukan upaya-upaya meningkatkan dan mengembangkan infrastruktur yang ada dari sisi akuisisi data maupun sistem pemetaan laut yang modern, meningkatkan koneksitas serta komunikasi dengan fungsi kelembagaan nasional lainnya guna terbangunnya sinergitas dalam rangka mendukung kebijakan pembangunan maritim nasional,” tegas Danpushidrosal.(disp)