Categories
Megapolitan

Danpushidrosal Pimpin Ziarah Peringatan Hari Hidrografi TNI Angkatan Laut 2026 di TMPNU Kalibata

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Hidrografi TNI Angkatan Laut Tahun 2026 yang jatuh pada tanggal 4 Februari 2026 mendatang, Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M., memimpin Ziarah bertempat di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (22/1/2026).

Kegiatan ziarah yang diikuti oleh Wadanpushidrosal Laksamana Muda TNI Bambang Irawan, S.E., M.Tr. Opsla., para pejabat utama, para Kadis/Kasatker, Personel baik Perwira, Bintara, Tamtama Pushidrosal, diawali dengan upacara penghormatan kepada arwah para pahlawan, peletakan karangan bunga di Tugu Utama TMPNU Kalibata, serta dilanjutkan dengan tabur bunga dan pengisian buku tamu.

Ziarah ini menjadi momentum reflektif bagi seluruh personel Pushidrosal untuk mengenang nilai-nilai perjuangan, pengabdian, dan pengorbanan para pahlawan yang telah meletakkan dasar bagi kejayaan bangsa dan kejayaan TNI Angkatan Laut. Semangat juang tersebut menjadi inspirasi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai prajurit pengawak pertahanan negara, khususnya dalam bidang hidro-oseanografi.

Melalui peringatan Hari Hidrografi TNI Angkatan Laut Tahun 2026, Pushidrosal meneguhkan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mendukung tugas TNI Angkatan Laut melalui penyediaan data hidro-oseanografi yang akurat, andal, dan berkelanjutan guna menjaga kedaulatan serta keselamatan pelayaran di Laut perairan Indonesia.(disp)

Categories
Megapolitan TNI

Panglima TNI Hadiri Upacara Peringatan Hari Pahlawan dan Tabur Bunga di TMP Kalibata

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. menghadiri upacara ziarah nasional dalam rangka peringatan Hari Pahlawan, bertempat di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan, Jum’at (10/11/2023).

Pelaksanaan upacara ziarah nasional dalam rangka peringatan Hari Pahlawan dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo dan bertindak sebagai Komandan Upacara Kolonel (Pnb) Puguh Yulianto yang sehari-hari menjabat sebagai Kepala Dinas Operasi Lanud Halim Perdanakusuma.

Pelaksanaan kegiatan, dimulai dengan laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara, penghormatan kepada arwah pahlawan dipimpin oleh Inspektur Upacara. Mengheningkan cipta dipimpin oleh Inspektur Upacara. Peletakan karangan bunga oleh Inspektur Upacara. Penghormatan kepada arwah dipimpin oleh Inspektur Upacara. Pembacaan doa. Laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara.

Salah satu proses jalannya upacara adalah mengenang pertempuran 10 November 1945 di Surabaya dengan ditandai bunyi sirene selama 60 detik dilanjutkan dengan mengheningkan cipta dipimpin Inspektur Upacara, untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan yang gugur membela bangsa dan negara. “Untuk mengenang jasa para pahlawan dan pejuang-pejuang bangsa, mengheningkan cipta dimulai,” ucap Presiden.

Usai pelaksanaan upacara resmi, Inspektur Upacara selanjutnya meletakan karangan bunga di tugu TMP dan kegiatan diakhiri dengan tabur bunga di makam para pahlawan.

Setelah upacara, Panglima TNI memasuki area makam pahlawan untuk melakukan prosesi tabur bunga ke sejumlah makam para pahlawan, diantaranya di makam Presiden RI ke-3 B.J. Habibie dan Jenderal A.H. Nasution.

Hadir dalam upacara ini diantaranya Wakil Presiden RI K.H. Ma’ruf Amin, Menkopolhukam RI Mahfud MD, MenPAN RB RI Abdullah Azwar Anas, Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati.(Pusp)

Categories
Megapolitan TNI

Mengenang Jasa Pahlawan, TNI AL Bersama Menteri Sosial Laksanakan Upacara Tabur Bunga di Atas KRI

Koran Jurnal, Jakarta – Hari Pahlawan 2023 merupakan waktu yang tepat untuk merenungkan kontribusi kita dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan yang diperjuangkan oleh para pahlawan dengan mengorbankan jiwa dan raganya.

Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Erwin S. Aldedharma mendampingi Menteri Sosial RI Dr. (H.C.) Ir. Tri Rismaharini, M. T. pada Upacara Tabur Bunga di Laut dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Tahun 2023 dari atas KRI Radjiman Wedyodiningrat-992 (KRI RJW-992) di tengah Perairan Laut Jakarta, Jum’at (10/11/2023).

Hari Pahlawan tahun ini mengambil tema “Semangat Pahlawan untuk Masa Depan Bangsa dalam Memerangi Kemiskinan dan Kebodohan”, yang bermakna supaya kita sebagai bangsa Indonesia dapat merenungkan peran para pahlawan kusuma bangsa dalam memandu kita menuju masa depan yang lebih baik. Para pahlawan tidak hanya berjuang untuk kemerdekaan fisik tetapi juga untuk kemerdekaan ekonomi dan intelektual.

Seperti dikatakan Mensos RI dihadapan awak media mengatakan, “pengambilan tema tersebut untuk pahlawan saat ini yang sedang memerangi kemiskinan dan kebodohan karena itu adalah musuh utama ke depan supaya bangsa Indonesia bisa lebih semangat memerangi kemiskinan dan kebodohan”, ungkap Tri Rismaharini.

Lebih lanjut Mensos RI menyampaikan bahwa semua bisa jadi pahlawan. Seperti contoh saat media memberikan informasi untuk seseorang yang mempunyai masalah dan kemudian mereka terselamatkan karena informasi itu, maka media tersebut dapat dikatakan sebagai seorang pahlawan.

Pintu gerbang kemerdekaan yang telah diperjuangkan dan dibuka lebar oleh para pahlawan harus dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para generasi muda penerus bangsa untuk bergerak dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan.

Dengan semangat para pahlawan yang dapat memperjuangkan bangsa Indonesia, harus bisa menjadi inspirasi bagi semua generasi penerus bangsa dalam memerangi kemiskinan dengan menciptakan kesetaraan dan lapangan pekerjaan, serta menginspirasi generasi muda penerus bangsa memerangi kebodohan untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik dengan mencerdaskan kehidupan bangsa melalui ilmu pengetahuan dan literasi.

Peringatan Hari Pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 November oleh seluruh bangsa Indonesia ini erat kaitannya dengan peristiwa pertempuran yang terjadi di Surabaya. Pertempuran ini berkobar setelah rakyat Surabaya mendapat ultimatum sekutu yang isinya bahwa semua pimpinan bangsa Indonesia dan para pemuda di Surabaya harus menyerahkan senjata, menghentikan perlawanan dan datang selambat-lambatnya tanggal 10 November 1945, pukul 06.00 pagi pada tempat yang telah ditentukan.

Namun ultimatum itu tidak digubris oleh rakyat Surabaya, sehingga terjadilah pertempuran Surabaya yang sangat dahsyat pada tanggal 10 November 1945, selama lebih kurang tiga minggu lamanya. Peristiwa ini merupakan konflik militer antara pasukan Indonesia dan pasukan Sekutu yang mencoba menguasai kembali Indonesia.

Pertempuran itu merupakan salah satu momen penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia yang menjadi simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme dan imperialisme.

Pertempuran tersebut juga membangkitkan semangat nasionalisme dan tekad bangsa Indonesia untuk memperjuangkan kemerdekaannya. Sehingga pada akhirnya tanggal 10 November ditetapkan sebagai Hari Palawan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959 untuk memperingati dan mengenang jasa serta pengorbanan para pahlawan.(disp)

Categories
Megapolitan Ragam

Jelang Harkitnas ke-110, Menkominfo Tabur Bunga di TMPN Kalibata

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Menjelang peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-110 tahun 2018, Kementerian Komunikasi dan Informatika (kemenkominfo) melakukan prosesi tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Kalibata, Jakarta, Jum’at (18/05/2018) pagi.

Prosesi tabur bunga dipimpin langsung Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara dan diikuti oleh ratusan ASN (Aparatur Sipil Negara) Kemenkominfo.

Acara diawali dengan upacara penghormatan terhadap jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur dalam mempertahankan NKRI. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan penaburan bunga disetiap makam para pahlawan.

Menkominfo Rudiantara pertama kali menaburkan bunga di makam mendiang Ali Moertopo, mantan Menteri Penerangan era pemerintahan Orde Baru. Selanjutnya, ia juga menaburkan bunga ke sejumlah makam tokoh-tokoh pejabat negara.

Usai melakukan prosesi tabur bunga, Menteri Rudiantara mengisi daftar hadir.

“Kegiatan tabur bunga ini rutin dilakukan (Kemenkominfo) setiap tahun untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional,” ujarnya saat dijumpai rekan wartawan di lokasi.

Dalam kesempatan itu, Menteri Rudiantara meminta seluruh elemen masyarakat mampu bersikap bijak dalam menggunakan media sosial. Ia juga mengingatkan

“Artinya kita harus memberi konteksnya sebenarnya kebangkitan ini apa? kalau di kita di dunia ICT yang semua elemen masyarakat bisa bersikap bijak menggunakan medsos (media sosial),” tukasnya.

Ia juga mengingatkan kepada seluruh warga masyarakat, agar jangan mudah kirim konten yang belum jelas asal usul kebenaran dan keabsahannya, karena hal itu akan berdampak bagi dirinya.

“Jadi jangan asal kirim konten yang negatif karena setiap rekam jejak kita di dunia maya itu tercatat,” ujarnya.(ton)