Categories
Kesehatan Polisi

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Bagikan 30 Ribu Masker di Terminal Bus Kampung Rambutan

Koran Jurnal, Jakarta – Polda Metro Jaya (PMJ) terus menyosialisasikan gerakan Jakarta Bermasker guna menekan angka penyebaran covid-19. Kali ini Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) PMJ bersama Duta Anti Narkoba Polda Metro Jaya, Yuliana Fonataba membagi-bagikan masker kepada para penumpang bus di Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Jum’at (05/02/2021).

“Pada hari ini kami membagikan masker kepada penumpang dan pengguna jasa transportasi kendaraan bis sebanyak 30 Ribu masker,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Juharsa kepada wartawan, saat memimpin kegiatan di lokasi.

Dari pantauan pewarta, tampak selain membagikan masker, sejumlah anggota Reserse Narkoba Polda Metro juga memasang spanduk-spanduk serta menyebarkan pamflet protokol kesehatan, seperti budaya bermasker.

Mukti menuturkan, sosialisasi gerakan Jakarta Bermasker Polda Metro Jaya akan terus dilakukan agar seluruh masyarakat sadar akan pentingnya mengenakan masker ditengah wabah pandemi covid-19.

“Kita ratakan, semuanya wajib pakai masker demi kesehatan kita,” beber Mukti.

Dia juga menyatakan, akan terus melakukan penindakan terhadap tempat-tempat seperti kafe dan lainnya. Dan akan memberi tindakan pidana terhadap tempat-tempat yang masih melanggar protokol kesehatan covid-19.

“Selain pembagian masker juga akan melakukan penindakan-penindakan terhadap tempat-tempat atau kafe yang masih melanggar prokes. Akan kami pidanakan,” tegasnya.

Dalam kesempatan sama, Yuliana, duta anti narkoba, juga turut mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan masker saat di luar rumah. Hal itu menurutnya, bisa menekan angka penyebaran Covid-19 di Indonesia.

“Seluruh masyarakat Indonesia agar menggunakan masker apabila beraktivitas di luar rumah. Karena kita tahu bahwa dengan menggunakan masker bisa menekan angka kasus yang semakin hari semakin tinggi,” ujarnya.

“Dan disini saya mewakili Ditresnarkoba Metro Jaya bersama-sama bergandengan tangan untuk membantu masyarakat dengan memberikan masker gratis,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Terminal Kampung Rambutan Made Jony dan jajaran Polsek Ciracas Polrestro Jakarta Timur dan anggota TNI.(red)

Categories
Kesehatan Megapolitan

Gubernur DKI, Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Luncurkan Logo Program Gerakan ‘Jakarta Bermasker’

Koran Jurnal, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrachman, bersama-sama meluncurkan logo gerakan program ‘Jakarta Bermasker’, di Gedung Promoter, Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (03/02/2021).

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengatakan, program Jakarta Bermasker sebagai bentuk ikhtiar menurunkan angka penyebaran Covid-19 khususnya di Jakarta.

“Baru saja kami Forkompinda DKI yang juga diikuti oleh Forkompinda wilayah penyangga DKI, Wali Kota Tangerang, Wali Kota Tangsel, Wali Kota Depok, Wali Kota Bekasi Kota dan Bupati Bekasi kita melaunching kembali gerakan Jakarta Bermasker,” ungkap Fadil.

Fadil menambahkan, program ini juga bertujuan mengingatkan kembali pentingnya penggunaan masker.

“Diharapkan dengan mengingatkan kembali bagaimana menggunakan masker yang benar,” harap Fadil.

“Angka kasus aktif setiap harinya bisa kurangi, ini ikhtiar yang terus kita lakukan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya. Mudah-mudahan menghasilkan manfaat buat kesehatan masyarakat,” sambung Fadil.

Sementara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pihaknya mengapresiasi dan mendukung penuh program ‘Jakarta Bermasker’ yang diinisiasi oleh Polda Metro Jaya.

“Terima kasih juga launching logonya Jakarta Bermasker karena logonya pakai logo Betawi khas Jakarta. Mudah-mudahan dengan begitu nanti penyebarannya akan jauh lebih luas dan insya Allah program 100 ribu masker per hari akan lebih banyak menjangkau warga di Jakarta,” kata Anies.

Dalam kesempatan sama, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurahman menambahkan, program Jakarta Bermasker merupakan tindak lanjut dari sejumlah program yang telah dilaksanakan Kodam Jaya, Polda Metro Jaya, dan Pemprov DKI Jakarta dalam mengatasi wabah Covid-19.

“Namun, yang lebih penting adalah justru kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker ini. Karena tidak serta merta aparat penegak hukum, TNI maupun pemerintah daerah kita tegakan di lapangan kalau masyarakat tidak ada kesadaran untuk menggunakan masker. Karena menggunakan masker ini adalah sebagai kunci utama yang sangat mendasar bagi kita semua untuk menekan peningkatan dari Covid 19,” lugasnya.

Sekedar diketahui, Polda Metro Jaya memiliki tiga program untuk menekan penyebaran virus covid-19. Seperti, Kampung Tangguh Jaya, Jakarta Bermasker dengan membagi-bagikan 100 ribu masker gratis hingga pemeriksaan kesehatan dengan test swab antigen dan swab antibodi secara gratis di wilayah hukum Polda Metro Jaya.(red)