Categories
Uncategorized

Sinergi Polri-TNI: Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Kunjungi Pangkormar

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri bersama Pangdam Jaya/Jayakarta Letjen TNI Deddy Suryadi mengunjungi Markas Komando Korps Marinir di Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas Jakarta sekaligus mendukung kelancaran berbagai agenda kenegaraan.

Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya diterima langsung oleh Panglima Korps Marinir Letjen TNI (Mar) Endi Supardi beserta jajaran. Pertemuan berlangsung hangat dengan membahas penguatan koordinasi, kesiapan personel, serta kolaborasi dalam menghadapi berbagai dinamika keamanan di Jakarta.

Pangkormar Letjen TNI (Mar) Endi Supardi menyatakan kesiapan Korps Marinir untuk mendukung pelaksanaan tugas pengamanan di wilayah Jakarta.

“Korps Marinir siap dan harus terus bersinergi. Kami siap mendorong pasukan untuk memperkuat Kodam Jaya serta mendukung Polda Metro Jaya karena Jakarta merupakan central of gravity atau pusat berbagai aktivitas nasional,” ujar Letjen TNI (Mar) Endi Supardi.

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri menekankan pentingnya soliditas antar institusi dalam menghadapi dinamika keamanan yang terus berkembang.

“Sinergitas TNI-Polri merupakan pilar utama ketahanan NKRI. Dinamika geopolitik global dan regional yang dipengaruhi berbagai faktor harus menjadi perhatian bersama. Karena itu, komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antar institusi harus terus diperkuat,” kata Komjen Pol. Asep Edi Suheri.

Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi turut menyampaikan apresiasi atas dukungan personel Korps Marinir dalam berbagai kegiatan pengamanan di Jakarta.

“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan bantuan kendali operasi pasukan Marinir. Jakarta harus tetap kondusif agar aktivitas masyarakat berjalan aman dan seluruh agenda kenegaraan dapat berlangsung dengan aman dan lancar,” ujar Letjen TNI Deddy Suryadi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono, Asintel Kasdam Jaya Brigjen TNI Sri Marantika Beruh, Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto, serta para pejabat utama Korps Marinir.

Melalui silaturahmi tersebut, Korps Marinir, Kodam Jaya, dan Polda Metro Jaya menegaskan komitmen untuk terus memperkuat soliditas dan kerja sama dalam menjaga keamanan serta stabilitas Jakarta. Komitmen itu sejalan dengan semangat “TNI PRIMA, POLRI PRESISI, JAGA JAKARTA UNTUK INDONESIA” dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(***)

Categories
Militer

Kapolda Metro Bersama Pangdam Jaya Sambangi Mako Kopassus Cijantung

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri bersama Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi bersilaturahmi dengan Panglima Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus) Letjen TNI Djon Afriandi di Markas Komando Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Jum’at (24/7/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan soliditas antara Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan Kopassus dalam menjaga keamanan Jakarta serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Turut hadir Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono, Kasdam Jaya Mayjend TNI Putra Widyawiyana, para pejabat utama Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, Kopassus, serta sejumlah perwira dari masing-masing satuan.

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri mengatakan, TNI dan Polri merupakan pilar utama dalam menjaga stabilitas keamanan, kedaulatan negara, dan keutuhan NKRI. Karena itu, kebersamaan kedua institusi harus terus diperkuat untuk menghadapi berbagai tantangan.

Menurutnya, tantangan ke depan semakin kompleks seiring perkembangan situasi global, regional, dan nasional. Kondisi tersebut harus dihadapi melalui kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Ia juga menegaskan semangat bersama Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya, yakni Jaga Jakarta, Jaga Jayakarta, Jaga Indonesia Tetap Utuh. Semangat itu menjadi pengingat bahwa keamanan Jakarta berpengaruh besar terhadap stabilitas nasional.

“TNI dan Polri merupakan pilar dalam menjaga NKRI. Kita harus terus kompak, saling mendukung, dan bekerja bersama untuk menjaga keamanan masyarakat, pemerintahan, serta keutuhan bangsa dan negara,” ujarnya.

Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi menambahkan, kerja sama antarsatuan sangat diperlukan dalam menghadapi tingginya dinamika keamanan di Jakarta. Setiap perkembangan di ibu kota harus ditangani secara cermat dan terukur karena dapat berdampak terhadap wilayah lain. Menurutnya, koordinasi antara Kodam Jaya, Polda Metro Jaya, dan Kopassus perlu terus dilanjutkan termasuk dalam memberikan pelayanan terhadap kegiatan masyarakat serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Pada kesempatan ini Pangkopassus Letjend TNI Djon Afriandi menegaskan, Kopassus siap memberikan dukungan apabila dibutuhkan oleh Polda Metro Jaya maupun Kodam Jaya sesuai prosedur, kewenangan, dan perintah pimpinan. Ia juga meminta personel tidak mudah terpengaruh informasi sepihak yang dapat menimbulkan kesalahpahaman antara TNI dan Polri.

“Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya merupakan duet yang serasi. Keduanya memiliki komunikasi dan koordinasi yang sangat baik dalam menghadapi berbagai dinamika di Jakarta, Dalam waktu dekat, kami juga akan mengagendakan kunjungan balasan ke Polda Metro Jaya sebagai wujud komitmen untuk terus mempererat kerja sama yang telah terjalin dengan baik,” ungkapnya.(**)

Categories
Megapolitan Olahraga Polisi

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polda Metro Gelar Olah Raga Bersama Forkopimda

Koran Jurnal,  Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto, S.I.K. pimpin Upacara Pembukaan rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara Ke-78 Tahun 2024 dan olahraga bersama Forkopimda di Stadion Presisi Polda Metro Jaya, Rabu (19/6/2024) pagi.

Turut hadir dalam acara ini Pangdam Jaya, Pangkoopsud I, yang mewakili PJ. Gubernur DKI Jakarta, Wakapolda Metro Jaya, Pejabat Utama Polda Metro Jaya dan para Kapolres Jajaran Polda Metro Jaya.

Irjen Pol Karyoto mengatakan Hari Bhayangkara adalah momen yang sangat bersejarah dan penuh makna bagi Polri yang memasuki usia ke-78 yang merupakan sebuah perjalanan panjang yang penuh dengan dedikasi dan pengabdian dari seluruh jajaran Polri dalam melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen kita untuk terus meningkatkan sinergi dan kerjasama, tidak hanya di internal Polri, tetapi juga dengan seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya. Pada kesempatan ini kita juga akan melaksanakan olahraga bersama Forkopimda DKI Jakarta. Kegiatan ini bukan hanya sebagai ajang silaturahmi dan kebersamaan tetapi juga sebagai upaya untuk menjaga kesehatan dan kebugaran kita semua, sebab dengan tubuh yang sehat kita akan mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab kita dengan lebih baik,” ucapnya.

Pelaksanaan rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-78 Tahun 2024 Polda Metro Jaya akan melangsungkan berbagai macam kegiatan perlombaan dan pelayanan diantaranya ada lebih dari 20 kegiatan perlombaan dan pelayanan baik bersifat internal maupun eksternal, yaitu : Mini Soccer, Olah TKP, Dalmas dan Patroli, Bulutangkis, Tenis Meja, Menembak dan Ketangkasan Bermotor.

“Selain kegiatan tersebut kita juga mengadakan kegiatan lainnya seperti Bakti Sosial dan Bantuan Sosial berupa Bakti Kesehatan, Kebersihan Mako, Rutan dan Barang Bukti. Anjangsana, Bhayangkara Sejati Award, Lomba 3 Pilar, lomba foto Bhayangkara dan Iklan Masyarakat, Stand Up Comedy, Bhabhinkamtibmas Teladan dan Dai Cilik serta masih banyak lagi yang lainnya. Semua pelaksanaan tersebut adalah sebagai wujud persiapan kami dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Karyoto berpesan agar seluruh rangkaian perlombaan nanti tidak mengganggu pelayanan dan tidak mengganggu tugas pokok kita masing-masing, juara adalah urusan nomor sekian namun yang paling utama adalah menjalin silaturahmi dan hubungan yang baik antar Satker di Polda Metro Jaya.

“Mari kita manfaatkan keseluruhan rangkaian kegiatan ini sebagai kesempatan untuk memberikan dampak positif yang maksimal bagi masyarakat dan dengan rangkaian kegiatan hari Bhayangkara ini semakin mempererat hubungan dan kerjasama antara Polri dengan seluruh komponen masyarakat. Mari kita jadikan momentum ini sebagai sarana untuk introspeksi dan evaluasi agar kedepan semakin Prediksi, Responsibilitas dan Transparansi berkeadilan,” tutupnya.(hum)

Categories
Polhukam TNI

Mayjen TNI Mohamad Hasan Resmi Menjabat sebagai Pangdam Jaya/Jayakarta

Koran Jurnal, Jakarta – Mayjen TNI Mohamad Hasan resmi menjabat Pangdam Jaya/Jayakarta, menggantikan Mayjen TNI Untung Budiharto, yang akan memasuki masa purna bakti.

Acara serah terima jabatan Pangdam Jaya dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman di Aula Jenderal Besar A.H Nasution, Mabesad , Jakarta, Jum’at (24/3/2023).

KSAD dalam amanatnya menyampaikan, Kodam Jaya/Jayakarta dan Kodam Iskandar Muda merupakan Kotama Kewilayahan yang mengemban tugas sangat strategis dalam memelihara stabilitas keamanan di wilayahnya masing-masing.

“Pada era keterbukaan informasi dan kebebasan saat ini, konflik sosial marak terjadi di wilayah khususnya memasuki tahun politik seperti tahun ini. Oleh karena itu, Kodam Jaya sebagai Barometer pengamanan di Indonesia harus dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan tidak ragu-ragu dalam bertindak terhadap pihak-pihak yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI, sehingga dapat berpengaruh positif terhadap keamanan Ibu Kota sebagai Barometer politik nasional serta menjadi acuan bagi satuan-satuan di daerah karena lokasinya yang strategis,” ujar KSAD dalam siaran pers Dispenad, Jum’at (24/3/2023).

Selain jabatan Pangdam Jaya, ditempat sama, jabatan Pangdam Iskandar Muda dari Mayjen TNI Mohamad Hasan juga diserahterimakan kepada Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya, yang sebelumnya menjabat Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad.

Dalam kesempatan itu, KSAD meminta Kodam Iskandar Muda untuk meningkatkan pengamanan di wilayah perbatasan. Perbatasan merupakan wilayah yang rentan terjadi tindak kejahatan transnasional seperti penyelundupan senjata dan narkoba, perdagangan manusia, pembalakan dan pertambangan liar serta penjualan sumber daya alam ilegal lainnya.

“Selain itu, pengamanan yang maksimal di perbatasan termasuk di pulau-pulau terluar dapat mencegah terjadi tindak kejahatan tersebut sekaligus mencegah masuknya kelompok radikal bersenjata yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan politik nasional, ” pinta KSAD.

KSAD berpesan, agar jajaran Kodam berupaya menciptakan iklim yang kondusif melalui komunikasi, dialog dan interaksi yang intensif, serta konstruktif bersama aparat terkait dan segenap komponen masyarakat, dengan membangun naluri dan kepekaan sosial yang tinggi dilandasi semangat Kemanunggalan TNI-Rakyat.

“Ciptakan sinergi dengan Pemerintah Daerah dan instansi terkait, dengan melibatkan segenap komponen masyarakat yang ada di wilayah masing-masing. Lakukan pendekatan dengan tulus kepada masyarakat, melalui cara-cara yang humanis, maupun norma dan budaya yang berlaku, serta hindari segala bentuk kekerasan, tindakan sewenang-wenang maupun arogansi yang akan merugikan diri pribadi, nama baik satuan, maupun TNI AD,” tegas KSAD.

Sertijab dua pejabat Pangdam tersebut, juga dilaksanakan serah terima Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD Jaya/Jayakarta serta Ketua Persit KCK PD Iskandar Muda serta penyerahan cinderamata dari Kasad kepada Mayjen TNI Untung Budiharto beserta istri dan Mayjen TNI Mohamad Hasan beserta istri.(*)

Categories
Kesehatan Megapolitan

Gubernur DKI, Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Luncurkan Logo Program Gerakan ‘Jakarta Bermasker’

Koran Jurnal, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrachman, bersama-sama meluncurkan logo gerakan program ‘Jakarta Bermasker’, di Gedung Promoter, Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (03/02/2021).

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengatakan, program Jakarta Bermasker sebagai bentuk ikhtiar menurunkan angka penyebaran Covid-19 khususnya di Jakarta.

“Baru saja kami Forkompinda DKI yang juga diikuti oleh Forkompinda wilayah penyangga DKI, Wali Kota Tangerang, Wali Kota Tangsel, Wali Kota Depok, Wali Kota Bekasi Kota dan Bupati Bekasi kita melaunching kembali gerakan Jakarta Bermasker,” ungkap Fadil.

Fadil menambahkan, program ini juga bertujuan mengingatkan kembali pentingnya penggunaan masker.

“Diharapkan dengan mengingatkan kembali bagaimana menggunakan masker yang benar,” harap Fadil.

“Angka kasus aktif setiap harinya bisa kurangi, ini ikhtiar yang terus kita lakukan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya. Mudah-mudahan menghasilkan manfaat buat kesehatan masyarakat,” sambung Fadil.

Sementara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pihaknya mengapresiasi dan mendukung penuh program ‘Jakarta Bermasker’ yang diinisiasi oleh Polda Metro Jaya.

“Terima kasih juga launching logonya Jakarta Bermasker karena logonya pakai logo Betawi khas Jakarta. Mudah-mudahan dengan begitu nanti penyebarannya akan jauh lebih luas dan insya Allah program 100 ribu masker per hari akan lebih banyak menjangkau warga di Jakarta,” kata Anies.

Dalam kesempatan sama, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurahman menambahkan, program Jakarta Bermasker merupakan tindak lanjut dari sejumlah program yang telah dilaksanakan Kodam Jaya, Polda Metro Jaya, dan Pemprov DKI Jakarta dalam mengatasi wabah Covid-19.

“Namun, yang lebih penting adalah justru kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker ini. Karena tidak serta merta aparat penegak hukum, TNI maupun pemerintah daerah kita tegakan di lapangan kalau masyarakat tidak ada kesadaran untuk menggunakan masker. Karena menggunakan masker ini adalah sebagai kunci utama yang sangat mendasar bagi kita semua untuk menekan peningkatan dari Covid 19,” lugasnya.

Sekedar diketahui, Polda Metro Jaya memiliki tiga program untuk menekan penyebaran virus covid-19. Seperti, Kampung Tangguh Jaya, Jakarta Bermasker dengan membagi-bagikan 100 ribu masker gratis hingga pemeriksaan kesehatan dengan test swab antigen dan swab antibodi secara gratis di wilayah hukum Polda Metro Jaya.(red)

Categories
Megapolitan Polisi TNI

Kapolda Metro bersama Pangdam Jaya Luncurkan Timsus Penindak dan Penegak Protokol Kesehatan Covid-19

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana bersama Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Dudung Abdurachman melaunching Timsus (tim khusus) Penindak Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19 dan Penegak Disiplin Berbasis Ojek Online (ojol), di depan Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (23/09/2020).

Peluncuran tersebut ditandai dengan pemberian rompi kuning bertuliskan ‘Timsus Penindak’ kepada sejumlah personel Polda Metro, Kodam Jaya, Dinas Perhubungan dan Satpol PP. Sementara untuk komunitas berbasis Ojol diberikan rompi kuning bertuliskan ‘Timsus Penegak’.

Dalam sambutannya, Nana mengatakan, peluncuran timsus penindak dan penegak protokol kesehatan covid-19 dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid-19 dan memberikan efek deteren kepada warga masyarakat yang melanggar atau tidak mematuhi prokes covid-19.

“Bertujuan untuk meningkatkan disiplin masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dan tentunya untuk memberikan efek deteren kepada masyarakat. Kami tetap melakukan kegiatan operasi yustisi ini dengan humanis, persuasif tetapi tegas,” terang Nana.

Adapun timsus penindak pelanggar protokol kesehatan di tingkat provinsi terdiri dari 19 tim dengan rincian 12 tim khusus yang bersifat stasioner dan 7 timsus bersifat mobile.

Untuk di tingkat wilayah atau Polres, lanjut Nana, ada 161 timsus. Dengan perincian 13 timsus mobile dan 49 timsus stasioner. Sementara untuk 99 Polsek yang ada di wilayah hukum Polda Metro Jaya terdapat 1-2 timsus yang melakukan operasi yustisi.

Nana juga mengungkapkan, langkah itu dilakukan lantaran penyebaran virus Covid-19 di wilayah hukum Polda Metro Jaya masih tinggi.

“Dalam 1 bulan terakhir rata-rata per hari masyarakat yang tertular Covid-19 berkisar antara 900 sampai 1.000 orang. tentunya sangat memprihatinkan dengan banyaknya korban Covid-19 yang positif bahkan meninggal dunia,” ungkap Nana.

Nana menambahkan, selain melakukan tindakan di pos-pos stasioner, tim ini bergerak secara mobile untuk melakukan penindakan. Timsus akan menindak pelanggar protokol kesehatan dimanapun di wilayah DKI Jakarta.

“Jumlah personil yang dilibatkan ada 3 ribu dari TNI, 3 ribu dari Polri, 700 dari satpol PP, 50 dari Kejaksaan dan 50 dari pihak pengadilan,” jelas Nana.

Sementara Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengatakan, TNI-Polri bersatu dalam melaksanakan tugas penanganan pandemi covid-19.

“Yang pertama (TNI-Polri) dalam melaksanakan tugas, Satgas Aman Nusa, Operasi Yustisi dan sekarang terbentuknya Timsus yang akan segera dilaunching,” kata Dudung.

“Bersatu untuk menegakkan protokol kesehatan, agar wabah virus covid-19 ini bisa dihentikan,” imbuhnya.(red)

Categories
Megapolitan TNI

Pangdam Jaya Berikan 3 Ribu Paket Sembako di 3 Desa Kabupaten Tangerang

Koran Jurnal, Tigaraksa – Guna membantu masyarakat dari dampak Covid-19, Pangdam Jaya/Jayakarta, Mayjen TNI Dudung Abdurachman, menggelar Baksos dengan memberikan 3000 paket bantuan sembako di 3 Desa wilayah Kabupaten Tangerang, kegiatan di gelar Kampung Larangan, Desa Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Selasa (01/09/2020).

Dengan mengusung tema “Keberhasilan dan Kemenangan Berasal dari Keberanian Untuk Merubah Sesuatu Yang Baru”

Kegiatan tersebut didampingi Danrem 052/Wkr Brigjen TNI Inf. Tri Budi Utomo, S.E., Dandim 0510/Trs Letkol Inf. Bangun I.E Siregar, S.H.,M.I.Pol. Kapolresta Tangerang, Wakil Bupati Tangerang H. Mad Romli serta Seluruh Danramil jajaran Kodim 0510/Trs, Camat dan Lurah.

“Jadi, kegiatan hari ini adalah Kodam Jaya Peduli, terkait dampak covid-19, maka kita melihat dampaknya kepada masyarakat itu ada yang di PHK, sulit mencari lapangan pekerjaan,” ujarnya.

Pangdam Jaya mengatakan, TNI Angkatan Darat (AD) khususnya Kodam Jaya harus hadir di tengah-tengah mereka. Seperti 8 wajib TNI, harus menjadi contoh dan mempelopori segala usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya.

“Saya sampaikan kepada prajurit Kodam Jaya, di manapun rakyat berada yang merasa kesulitan kalian harus hadir di tengah-tengah mereka, apa kebutuhan dan kesulitanya kita harus tampil bersama-sama mereka,” perintahnya.

Pangdam menyebut, untuk bantuan peket sembako kali ini berupa minyak, beras, gula, tepung, indomie, kornet, sarden dan lainya. Selanjutnya pihaknya juga akan ke Kodam Barat untuk memberikan bantuan yang sama dengan total bantuan 10 ribu paket sembako.

“Nanti akan kita bagi-bagi sesuai dengan sasaranya, dan diberikan kepada masyarakat yang betul-betul berhak menerima, untuk desa yang di berikan adalah Rajeg, Kresek dan Pasar Kemis,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu juga Pangdam juga minta masyarakat harus tegar dengan situasi covid seperti ini, tetap jaga jarak patuhi protokol kesehatan, tenang dan sabar. Kita sama-sama berdo’a semoga wabah covid-19 ini segera berakhir dari negara kita.

Sementara di tempat sama, Wakil Bupati Tangerang H. Mad Romli mengatakan, atas nama pemerintah Kabupaten Tangerang pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Pangdam Jaya/Jayakarta, yang telah menunjuk wilayah Kabupaten Tangerang sebagai lokasi wilayah yang diberikan bantuan semoga bermanfaat bagi masyarakat.

“Harapan kami mudah-mudahan masyarakat yang menerima bantuan ini dapat dimanfaatkan, dan menjaga situasi pandemik ini. Dan saya juga berharap Pangdam Jaya dapat melanjutkan tugas-tugas yang lainya,” pungkasnya.

Usai menyerahkan bantuan secara simbolis dan melepas bantuan yang akan dibagikan ke masyarakat, Pangdam Jaya dan Rombongan menuju kediaman

Abuya KH.Uci Thurtusi, Abuya Uci Atau lebih dikenal dengan Abah Uci Tangerang, Banten untuk bersilaturahmi.

Beliau merupakan Guru Besar sekaligus Pengasuh Pimpinan Pondok Pesantren dan Majelis Ta’lim Al-Istiqlaliyyah yang berada diwilayah Kampung Cilongok, Desa Sukamantri Pasar Kemis, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang-Banten.

Kegiatan diakhiri Pertemuan dengan Forkopimda Tangerang Raya di Istana Nelayan Jati Uwung untuk makan siang dan Sholat Zduhur berjama’ah. # pendim 0510/Trs.(pen/red)

Categories
Megapolitan Polisi TNI

Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Bagikan 5 Ribu  Masker Merah Putih di Bundaran HI

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana bersama Panglima Kodam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Dudung AR membagi-bagikan masker kepada warga masyarakat yang sedang beraktivitas olahraga di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu pagi (23/8).

Sedikitnya 5.000 masker bercorak merah putih dengan standard kesehatan  disiapkan oleh Polda Metro Jaya untuk dibagikan kepada setiap warga yang melintas di kawasan tersebut.

Irjen Pol Nana mengatakan, langkah ini dilakukan sebagai implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Protokol Kesehatan dalam upaya pencegahan penularan Virus Diseases 2019 (Covid-19).

“Dalam hal ini Presiden sudah menginstruksikan melalui Instruksi Presiden Nomor 6/2020, Polda dan Kodam Jaya selaku Satgas agar menegakkan protokol kesehatan,” kata Nana.

Ia pun mengimbau kepada warga, untuk turut menyampaikan pesan penting ‘memakai masker’ kepada saudara dan orang sekitarnya.

“Tak hanya kami (TNI-Polri) yang bergerak, semua pihak harus berperan aktif dalam memerangi penyebaran virus corona atau covid-19 tersebut. Ingat, virus ini berbahaya dan sudah banyak memakan korban. Untuk itu kita tetap imbau kepada masyarakat untuk sadar selalu gunakan masker,” tukasnya.

Menurut Nana, perkembangan kasus Covid-19 di wilayah hukum Polda Metro Jaya masih cukup tinggi. Bahkan, WHO menyatakan khusus wilayah DKI Jakarta masih berisiko tinggi dengan penyebaran covid-19 tersebut.

Untuk itu, Polda Metro Jaya bersama jajaran Kodam Jaya melakukan langkah-langkah antisipasi untuk menekan angka kasus penularan, salah satunya lewat sosialisasi dan pengawasan protokol kesehatan.

“Kedepan akan kita masifkan penerapan protokol kesehatan dengan melakukan pengawasan,” lugasnya.

Sementara itu Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung AR menyatakan, mendukung jajaran Polda Metro Jaya dalam mendisiplinkan protokol kesehatan di masyarakat.

“Pendisiplinan protokol kesehatan dilakukan agar kondisi bangsa Indonesia segera pulih, terutama sektor perekonomian,” ujarnya.

Ditempat sama, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan sepanjang Agustus 2020 ini pihaknya rutin membagikan masker di sejumlah wilayah.

“Kemarin ada 22 ribu masker kita bagikan menyebar di seluruh wilayah DKI, lalu hari ini ada 5.000. Kenapa masker merah putih, karena bertepatan dengan momen 17 Agustus hari kemerdekaan,” ujar Yusri.

Turut terlibat dalam kegiatan tersebut, para Pejabat Utama Polda Metro Jaya, anggota TNI, Dinas Perhubungan dan juga Satpol PP DKI.

Dari informasi yang dihimpun, kegiatan pembagian masker dan sosialisasi protokol kesehatan 3M yakni, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dimulai dari jalan Merdeka Utara kemudian ke Bundaran HI hingga kawasan Senayan.(red)

Categories
Megapolitan Militer

Pangkoarmada I Laksanakan Courtesy Call ke Pangdam Jaya/Jayakarta

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam upaya menjalin silaturahmi dan mempererat hubungan antara kedua Komando Utama (Kotama), Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E.,M.M. melaksanakan Courtesy Call ke Komando Daerah Militer Jaya/Jayakarta yang disambut langsung oleh Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono, di Jakarta, Senin (15/06/2020).

Kunjungan ini juga sekaligus dimaksudkan untuk memperkenalkan diri sebagai pejabat baru Panglima Koarmada I yang dilantik pada bulan Juni lalu menggantikan Laksamana Muda TNI Muhammad Ali, S.E.,M.M.

Pada pertemuan tersebut dibahas mengenai penanganan wabah virus Covid-19 di Jakarta yang saat ini sudah mulai membaik, namun tetap perlu adanya kewaspadaan terhadap penyebaran virus tersebut. Pasar traditional juga memerlukan kewaspadaan dan perhatian sebagai cluster baru penyebaran Covid-19. Pangkoarmada I menyampaikan bahwa Koarmada I siap mendukung semua kegiatan dan bersinergi dengan kodam Jaya dalam pelaksanaan pemberlakuan PSBB transisi di Jakarta dan kebijakan pemerintah tentang masyarakat produktif dan aman dari virus Covid-19.

Pangdam menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas keterlibatan dan sinergitas yang diberikan oleh Koarmada I dan diharapkan kedepan, hubungan dan sinergitas yang sudah terjalin selama ini dapat berjalan semakin baik. Pangkoarmada I juga mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan selama kunjungan berlangsung.

Tidak lupa sebelum mengakhiri kunjungan, Pangkoarmada I juga menyampaikan bahwa Koarmada I akan tetap berkomitmen dalam menjaga kedaulatan dan menjaga perairan dari pelanggaran dan tindak kejahatan di daerah rawan pelanggaran di wilayah Koarmada I seperti di perairan utara pulau bintan dan Laut Natuna utara.(disp/red)

Categories
Megapolitan Militer Polhukam TNI

Pangdam Jaya: Masa Tenang, Kondisi DKI Jakarta Sekitarnya Aman dan Kondusif

Koran Jurnal, Jakarta – Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Mayjen TNI Eko Margiyono menegaskan kondisi DKI Jakarta dan sekitarnya memasuki masa tenang Pemilu 2019 ini kondusif dan aman.

Hal ini ditegaskan Pangdam usai apel kesiapsiagaan skala besar Pengamanan Pemilu di Jakarta Internasional Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (14/4).

Pangdam bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono, yang memimpin apel ini, juga mengatakan bahwa apel gabungan yang diikuti 38.000 personel ini, merupakan tahap pengecekan kesiapan jajarannya.

“Jangan anggap apel gabungan ini ada apa-apa, tidak ada, sebaliknya kami hanya ingin mengecek kesiapan kami,” kata Pangdam.

Selain itu, Pangdam juga menambahkan, Pengamanan Kodam Jaya menjangkau wilayah DKI Jakarta, sebagian Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten.

“Selain yang kita BKO-kan ke Polda Metro Jaya, ada juga sebagian yang di wilayah Kabupaten Tangerang ke Polda Banten, dan Depok, Kota Bekasi serta Kabupaten Bekasi ke Polda Jawa Barat,” jelasnya.

Pangdam juga menambahkan, tugas anggota TNI dalam pengamanan Pemilu ini dibagi menjadi tiga bagian yaitu di sekitar Tempat Pemungutan Suara (TPS), Obyek Vital Nasional dan patroli bersama.

“Ada yang di TPS, mengamankan obyek vital nasional dan ada yang diajak patroli bersama pihak Kepolisan. Intinya adalah kita memberikan dan menjamin rasa aman kepada masyarakat saat pemilihan dan pasca pemilihan,” tambah mantan Danjen Kopassus ini.

Selanjutnya, Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya melakukan pelepasan pasukan patroli bersama yang diikuti aparat gabungan dan sejumlah kendaraan taktis, truk, ambulan, mobil dan motor patroli dari satuan TNI AU, TNI AL, Kostrad Kopassus dan Polri. Selain itu, kedua Jenderal Bintang Dua ini juga memberikan pengarahan kepada prajurit Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya di Hall D Jakarta Internasional Expo.(red)