Categories
Uncategorized

Laksamana Yudo Margono: Tunjukan Rasa Bangga Jadi Prajurit Jalasena TNI Angkatan Laut 

Koran Jurnal, Surabaya – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menyampaikan kepada seluruh prajurit Jalasena wilayah Surabaya untuk menunjukkan rasa bangga menjadi Angkatan Laut yang Jalesveva Jayamahe. Segala pencapaian yang ada bukanlah semata-mata hanya sebagai kebanggaan bagi diri sendiri, tetapi juga menjadi kebanggaan bersama bagi prajurit Jalasena di seluruh negeri. Tidak boleh ada wajah ragu serta rasa takut.

Hal tersebut disampaikan KSAL didampingi Ny. Vero Yudo Margono saat melaksanakan olahraga bersama dengan kurang lebih 3500 prajurit Jalasena wilayah Surabaya di Dermaga Madura Koarmada II Surabaya, Jawa Timur, Jum’at (16/12/2022)

“TNI AL sudah semakin kuat dan berkibar serta disegani oleh beberapa negara. Hal ini tercapai atas kerjasama dan semangat kalian seluruh prajurit Jalasena yang tidak mengenal lelah dalam membangun cita-cita Angkatan Laut diseluruh Indonesia,” ujar KSAL.

Kegiatan olahraga bersama rutin digelar pimpinan TNI AL dan prajurit, selain untuk kekuatan fisik tetapi juga membangun kebersamaan seluruh personel TNI AL guna menciptakan kinerja yang berkualitas.

Kegiatan olahraga bersama ini diawali dengan Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) 88, dilanjutkan jalan sehat mengelilingi Mako Koarmada II dan diakhiri dengan pemotongan Tumpeng oleh KSAL yang diberikan kepada Serda Kom/W Wenny Octavia Firnanda dari Dislambair Koarmada II serta Koptu Trb Narjiono dari Kolat Koarmada II sebagai perwakilan prajurit berprestasi dari Koarmada II.(disp)

 

Categories
Polhukam TNI

Laksamana Yudo Titip Pesan ‘Besarkan Angkatan Laut’, Jelang Pergantian KSAL

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi, loyalitas dan kinerja prajurit Jalasena sehingga membuat Angkatan Laut menjadi besar seperti saat ini. “Saya titip kepada kalian untuk tetap mempertahankan dan meningkatkan dedikasi, loyalitas dan kinerja untuk membesarkan TNI AL”.

Hal tersebut disampaikan KSAL Laksamana TNI Yudo Margono didampingi Ketua Umum Jalasenastri Ny. Vero Yudo Margono saat melaksanakan olahraga bersama dengan seluruh prajurit TNI AL wilayah Jakarta bertempat di lapangan Trisila Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (15/12/2022) kemarin.

Laksamana Yudo menyampaikan agar apa yang menjadi penekanan-penekanan selama ini mampu menjadi pemicu guna membangun Angkatan Laut yang Jalesveva Jayamahe dalam arti yang sesungguhnya bukan sekedar slogan maupun tulisan dibuku saja, tetapi Angkatan Laut yang berhasil dalam segala operasi, mampu bersama rakyat mengabdi, serta memberi kinerja terbaik tanpa henti guna mewujudkan Angkatan Laut yang Jalesveva Jayamahe.

“Walau dalam prosesnya pasti ada saja hambatan, Saya yakin jika setiap prajurit Jalasena memiliki komitmen tinggi pasti kita semua akan mampu dengan mudah mewujudkan Angkatan Laut yang Jalesveva Jayamahe”, ungkap Laksamana Yudo.

Kegiatan Olahraga bersama Kasal kali ini diikuti oleh seluruh prajurit Angkatan Laut Wilayah Jakarta dengan diawali Senam Kesehatan Jasmani (SKJ) 88 dan dilanjutkan dengan jalan sehat serta hiburan dari pemenang-pemenang lomba Band antar Kotama TNI AL yaitu Kolin Power Band dari Kolinlamil, Seacoustic Band dari Mabesal, dan Raksa Band dari Korps Marinir, serta bintang tamu lainnya.

Sebelumnya kegiatan olahraga bersama Kasal juga telah dilaksanakan bersama seluruh prajurit petarung di lapangan Apel Brigif 1 Mar, Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak Jakarta Selatan pada Rabu (14/12) lalu dan rencananya Jumat (16/12) ini akan dilaksanakan bersama prajurit TNI AL Wilayah Timur.(disp)

Categories
TNI

Do’a Jadi Bekal Prajurit TNI AL Jalani Tugas Negara

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut (TNI AL) bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) melaksanakan penyusunan buku Doa Bagi Prajurit TNI AL yang dapat memberikan keyakinan secara spiritual bagi prajurit saat melaksanakan tugas negara.

“Buku doa ini diharapkan mampu membentuk ikatan penghubung yang kuat antara seorang prajurit dengan Allah SWT, sekaligus melipatgandakan semangat prajurit TNI AL untuk terus memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.”

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono seusai acara penandatanganan sekaligus serah terima Buku Doa Bagi Prajurit TNI AL yang disahkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), di Aula Buya Hamka MUI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (14/12/2022).

Dalam kesempatan ini Laksamana TNI Yudo Margono menjelaskan, tugas dan tanggung jawab sebagai prajurit memiliki resiko yang tidak kecil, dengan keyakinan yang kuat akan kuasa Tuhan, rasa cemas dan takut dapat dirubah menjadi kekuatan, semangat pantang menyerah dan rela berkorban. “Atas nama seluruh Prajurit Jalasena Samudera saya menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kontribusi dan dukungan dari Majelis Ulama Indonesia dalam penyusunan Buku Doa Prajurit TNI Angkatan Laut,” ungkap KSAL.

Sementara itu Wakil Ketua Umum MUI Dr. K.H. Marsudi Syuhud, M.A., mengatakan, ada tiga hal untuk menjaga negara agar tetap kuat yang pertama adalah integrasi wilayah melalui Angkatan Lautnya, Angkatan Daratnya dan Angkatan Udaranya. Kedua adalah integrasi antara yang dipimpin dengan yang memimpin tidak boleh ada gap, sedangkan yang ketiga integrasi nilai yaitu memiliki prinsip teguh sebagai prajurit yang bernegara sesuai ajaran agamanya.

Sedangkan Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah KH. M. Cholil Nafis menyampaikan bahwa, saat prajurit bertugas akan membutuhkan penguatan keimanan.

“Kita ingin para prajurit yang ada di berbagai wilayah termasuk di perbatasan memiliki kekuatan, yang didukung dengan doa-doa keimanan dalam melaksanakan tugas menjaga kedaulatan negara,” tandasnya.

Buku Doa Bagi Prajurit TNI AL ini berisikan kumpulan doa-doa aplikatif yang dapat digunakan dalam aktivitas prajurit khususnya para prajurit yang beragama Islam. “Ke depan nantinya juga akan dikeluarkan dan disusun untuk buku yang berisikan doa-doa bagi para prajurit yang beragama lain,” tegas KSAL.(disp)

Categories
Uncategorized

Prajurit dan PNS Korps Marinir wilayah Jakarta Olahraga Bersama KSAL

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudho Margono melaksanakan olahraga bersama seluruh prajurit Korps Marinir wilayah Jakarta di Ksatrian Hartono Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (14/12/2022).

Kegiatan olah raga bersama yang digelar secara sederhana ini Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Yudo Margono didampingi Pejabat Utama (PJU) Mabesal disambut langsung oleh Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Korps Marinir.

Kegiatan diawali dengan foto bersama di Monumen Yasa Wira Perkasa, dilanjutkan pengarahan mengawali amanatnya Laksamana TNI Yudo Margono selaku pimpinan TNI Angkatan Laut mengucapkan terima kasih kepada para Prajurit Pendarat Amfibi.

“Dalam situasi apapun sebagai Prajurit Petarung Korps Marinir TNI AL harus bisa dan sanggup melaksanakan kegiatan lebih baik, sebagai Prajurit Garda terdepan dan Prajurit Petarung yang diandalkan oleh Bangsa dan Seluruh Rakyat Indonesia,” tuturnya.

Kemudian untuk selalu tetap jaga dan membina mental, fisik yang selalu terlatih, sehingga siap sedia dalam keadaan dan penugasan apapun, tidak peduli nyawa yang menjadi taruhan, prajurit Korps Marinir pasti selalu hadir dan menjadi solusi ketika rakyat dan negara ini membutuhkan saat Bencana Gempa Bumi Cianjur yang di Pimpin Komandan Pasmar 1 prajurit Korps Baret Ungu ini memiliki karakter tersendiri,” jelasnya.

Selanjutnya KSAL menyampaikan selama ini tidak pernah mengedepankan ego dan senantiasa menjunjung tinggi kehormatan sebagai prajurit Jalasena yang menjadi pembeda di setiap laga, sekaligus simbol prajurit yang rendah hati dan humanis dengan kesadaran tinggi bahwa mereka adalah tentara rakyat yang haram merugikan dan menyakiti hati rakyat.

Diakhir amanatnya KSAL berharap Prajurit Korps Marinir dalam latihan gabungan bersama harus bisa meningkatkan rasa percaya diri dan keterampilan Prajurit Korps Marinir, karena berlatih dengan negara lain dan jenis latihan pun bermacam-macam adalah hal yang lazim dilakukan oleh TNI.

Usai pengarahan dilanjutkan dengan senam SKJ 88 di lapangan Brigif 1 Marinir dilanjutkan jalan santai dengan route Ksatrian Hartono dilanjutkan panggung prajurit.(disp)

Categories
Megapolitan Polhukam TNI

DPR RI Sahkan Pengangkatan Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) yang dipimpin oleh Ketua DPR RI Dr. Puan Maharani mengesahkan pengangkatan Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Panglima TNI berikutnya menggantikan Jenderal TNI Andika Perkasa, bertempat di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan Jakarta Pusat, Selasa (13/12/2022).

Dalam acara tersebut, Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid menyampaikan laporan atas hasil uji kelayakan fit and proper test terhadap calon Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono kepada Ketua DPR RI didampingi oleh Wakil Ketua DPR RI H. Lodewijk F Paulus dari Bid. Korpolkam/Fraksi Golkar, Prof. Ir. Sufmi Dasco. Ahmad, SH., MH dari Bid. Korekeu/Fraksi Gerindra, Dr. Rachmad Gobel dari Bid. Korinbang/Fraksi Nasdem dan Drs. H. A. Muhaimin Iskandar, M.Si dari Bid. Korkesra/Fraksi PKB .

Dari hasil pembahasan Anggota Komisi 1 DPR RI setelah mendengarkan dan mempertimbangkan Fraksi-Fraksi Anggota Komisi I DPR RI terhadap Calon Panglima TNI serta sesuai Pasal 306 Ayat 2 Peraturan DPR RI Nomor 1 Tahun 2020 tentang tata tertib yang menyatakan bahwa, pengambilan keputusan dalam Rapat DPR pada dasarnya dilakukan dengan cara musyawarah untuk mufakat, maka Komisi I DPR RI memutuskan poin satu menyetujui pemberhentian dengan hormat Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima TNI, serta memberikan apresiasi atas usahanya membuat TNI makin maju dan profesional, poin dua memberikan persetujuan terhadap pengangkatan Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Panglima TNI.

Usai penetapan dan pengangkatan calon Panglima TNI oleh Ketua DPR RI  dihadapan awak media, Ketua DPR RI menyampaikan ucapan selamat kepada Laksamana TNI Yudo Margono atas pengangkatannya sebagai Panglima TNI menggantikan Jenderal TNI Andika Perkasa yang akan memasuki masa purna tugas pada bulan Desember tahun ini.

“DPR berharap, kinerja TNI semakin baik dan menjalankan tugasnya secara amanah dengan memperkuat, memperbesar, serta menyatukan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan mengayomi rakyat menjadi semakin baik, tidak hanya untuk masa depan TNI tetapi seluruh rakyat Indonesia,” kata Ketua DPR RI.

Sementara itu, Laksamana Yudo mengatakan bahwa setelah dilaksanakan rapat persetujuan pengangkatan Panglima TNI oleh DPR RI, langkah selanjutnya menunggu pelantikan Panglima TNI oleh  Presiden RI Ir. H. Joko Widodo, dan kedepan sebagai Panglima TNI akan melanjutkan serta meningkatan program-program yang sudah dilaksanakan oleh Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa.

“Sesuai fit and proper test maupun kehendak rakyat, sebagai Panglima TNI sesuai tugas dan fungsi, saya akan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” kata Laksamana Yudo.

Laksamana TNI Yudo dalam Sidang Paripurna tersebut didampingi Pangkogabwilhan I Laksamana Madya TNI Muhammad Ali, Pangkogabwilhan II Marsekal Madya TNI Andyawan Martono Putra, Pangkogabwilhan III Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, Pangkoarmada RI Laksamana Madya TNI Heru Kusmanto, Dankodiklatal Letnan Jenderal TNI (Mar) Suhartono, Kadispenal Laksma TNI Julius Widjojono serta Danguspurla Koarmada I Laksmana Pertama TNI H.Krisno Utomo.(disp)

Categories
Megapolitan TNI

Laksamana Yudo Margono: Program Kerja TNI AL Harus Sesuai Prioritas Nasional

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Perencanaan dan Anggaran Keuangan (Renaku) II UO TNI Angkatan Laut (TNI AL) tahun anggaran 2023 didampingi Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono menegaskan agar program kerja yang telah disetujui, sesuai dengan prioritas nasional sehingga dapat mendukung program pemerintah. Hal tersebut disampaikannya saat Renaku II di Auditorium Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (08/12/2022).

Laksamana TNI Yudo menjelaskan bahwa kebutuhan untuk membangun TNI AL yang profesional, modern dan tangguh, dihadapkan dengan dinamika anggaran negara, serta pemenuhan prioritas di berbagai bidang. Oleh karena itu menurutnya, perencanaan kegiatan harus disusun dengan sangat cermat, agar tepat sasaran.

“Perencanaan kegiatan tahun 2023 telah diupayakan untuk mengakomodasi kebutuhan dan usulan dari seluruh Satuan TNI AL secara bottom up, sehingga dukungan anggaran dan rencana kegiatan harus disusun dengan sangat selektif. Rencanakan dan gunakan setiap sen anggaran dengan perhitungan yang cermat dan masuk akal sehingga tepat sasaran”, Tegas Kasal.

Selain dipimpin langsung oleh Kasal, pada kesempatan ini sejumlah pejabat tinggi TNI AL juga menyampaikan materi-materi penting yang menjadi prioritas diantaranya, paparan bidang pengawasan oleh Irjenal Laksamana Muda TNI Sunaryo, paparan bidang perencanaan yang disampaikan oleh Asrena Kasal Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto, paparan bidang keuangan pelaksanaan anggaran tahun anggaran 2022 oleh Kadiskual Laksamana Pertama TNI Poedji Santoso, serta menyampaikan materi terkait Reformasi Birokrasi, hingga alokasi anggaran TNI AL di tahun 2023.

Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri menegaskan kepada komandan satuan dan kepala bagian seluruh jajaran TNI AL harus paham dan teliti terhadap segala penggunaan keuangan, dan harus bisa mempertanggungjawabkan, pungkasnya.(disp)

Categories
TNI

KSAL Pimpin Sertijab Dandenma Mabesal

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, memimpin Acara Serah Terima Jabatan Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal) bertempat di Auditorium Denma Mabesal Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (29/11/2022).

Mantan Paban V Watpers Spersal Kolonel Marinir Jasiman Purba yang merupakan alumni AAL Angkatan ke-39 Tahun 1993 dipercaya untuk mengawal Detasemen Markas Mabesal sebagai Komandan Denma Mabesal menggantikan pejabat sebelumnya Kolonel Marinir Nawawi yang merupakan alumni AAL Angkatan ke-42 Tahun 1996 yang akan menempati jabatan barunya sebagai Dandenma Mabes TNI.

Acara yang dihadiri Wakasal Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono, para Pejabat Utama Mabesal, para Kadis jajaran Mabesal ditandai dengan pengambilan sumpah pejabat, penanggalan dan penyematan tanda jabatan dan penyerahan tongkat komando serta penandatanganan pakta integritas.(disp)

Categories
Polhukam

Puan Maharani Sebut Surpres Jokowi Tunjuk KSAL Laksamana Yudo Margono Jadi Panglima TNI

Koran Jurnal, Jakarta – Ketua DPR RI, Puan Maharani mengumumkan isi surat presiden (surpres) terkait usulan nama calon Panglima TNI yang akan menggantikan posisi Jenderal TNI Andika Perkasa. Seperti diketahui, masa jabatan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa bakal usai pada 31 Desember 2022 mendatang.

Disebutkan Puan, usulan nama calon Panglima TNI yang tertera dalam isi surpres tersebut yakni Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono.

“Saya akan mengumumkan bahwa nama yang diusulkan oleh Presiden untuk menggantikan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa adalah Laksamana TNI Yudo Margono Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL),” kata Puan usai menerima surpres Joko Widodo (Jokowi), di Gedung DPR RI, Senin (28/11/2022) kemarin.

Puan menjelaskan surpres Joko Widodo (Jokowi) yang diterimanya melalui Menteri Sekretaris Negara, Pratikno akan ditindaklanjuti seusai mekanisme yang berlaku di DPR RI.

Disampaikan Puan, pihaknya akan menugaskan Komisi Pertahanan untuk menjalankan mekanisme pergantian Panglima TNI. Salah satunya adalah menggelar uji kepatutan dan kelayakan alias fit and proper test.

“Kami akan menugaskan Komisi I melaksanakan mekanisme terkait,” lugas Puan.

Menurut Puan, dilansir tempoco, dalam mekanisme setelah surpres diterima, terdapat 17 hari lagi yang mana dimulai pada hari ini, 28 November 2022, hingga sebelum sidang penutupan pada 15 Desember 2022 yang akan datang.

“Jadi, masih akan ada mekanisme sesuai dengan DPR, Rapim, dan Bamus,” jelasnya.

Categories
Polhukam TNI

KSAL Laksamana Yudo Margono Sematkan Brevet Kehormatan Hiu Kencana TNI AL kepada Enam Pejabat Negara

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menyematkan Brevet Kehormatan Hiu Kencana TNI Angkatan Laut (TNI AL) kepada enam pejabat negara yakni Ketua DPR RI Puan Maharani, Anggota 1 BPK RI N. Adhi Suryadyana, Kapolri Jenderal TNI Listyo Sigit Prabowo, Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, dan Wakasal Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono di KRI Alugoro-405 saat berlayar di sekitar Teluk Jakarta, Senin (28/11/2022).

Pemberian brevet kehormatan Hiu Kencana TNI AL kepada enam pejabat negara ini merupakan salah satu bentuk penghormatan dan penghargaan dari TNI AL khususnya Satuan Kapal Selam kepada pejabat tinggi negara, TNI dan Polri, seluruh tokoh nasional, dan warga masyarakat yang telah memiliki jasa, perhatian, perjuangan, maupun pengorbanan khususnya kejayaan TNI Angkatan Laut, utamanya berpartisipasi demi kemajuan pengembangan kapal selam, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Brevet Hiu Kencana merupakan simbol pengakuan terhadap profesionalisme prajurit kapal selam, dalam taktik dan teknik peperangan bawah permukaan laut, yang dapat menumbuhkan kebanggaan dan jiwa korsa bagi para pemakainya. Demikian juga personel pengawak di kapal selam, memerlukan berbagai kriteria khusus yang harus dipenuhi, baik dari aspek fisik, kesehatan, kejiwaan dan kesamaptaan jasmani serta mampu bekerja sama sebagai team work yang solid. Tuntutan kriteria ini, menjadi pembeda antara prajurit kapal selam dengan prajurit yang berdinas di tempat lainnya.

“Dengan penyematan brevet hari ini, maka bapak ibu akan menjadi bagian dari keluarga besar Korps Hiu Kencana Kapal Selam Indonesia, bersama 204 pejabat negara lain yang telah menyandang brevet yang sama,” ujar Laksamana Yudo memberikan sambutan sesaat sebelum kapal berlayar.

Lebih lanjut, KSAL menyampaikan bahwa dalam jajaran suatu Armada Laut, kapal selam memiliki karakter operasi yang berbeda dengan kapal perang pada umumnya. Kapal selam bergerak secara mandiri, berada paling depan, senyap dan rahasia, dengan kehidupan awaknya yang penuh keterbatasan serta tidak banyak menikmati suasana di luar kapal. Namun demikian, kapal selam merupakan kunci keberhasilan sebuah operasi laut.

“Hal tersebut menyiratkan sebuah filosofi kehidupan, bahwa awak kapal selam adalah gambaran prajurit pemberani, percaya pada diri sendiri, tabah, fokus, tulus, tanpa pamrih, serta tidak memikirkan publikasi dan popularitas. Sehingga tergambar dalam semboyan mereka, Wira Ananta Rudira yang berarti Tabah Sampai Akhir,” pungkasnya.

Mengakhiri sambutannya, Laksamana Yudo berharap momen istimewa pada acara ini semakin menguatkan komitmen TNI AL dan para pejabat negara dalam membina dan membangun kemampuan satuan kapal selam yang kehadirannya senantiasa memberikan efek penggentar kepada musuh, dalam usaha mewujudkan TNI Angkatan Laut yang profesional, modern, dan tangguh.

Beberapa pejabat yang sebelumnya sudah menerima brevet Hiu Kencana antara lain yaitu, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia Tjahjo Kumolo, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Ketua Bappenas Suharso Munoarfa, Ketua BPK RI Isma Yatun, Anggota Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni, Anggota I BPK RI Dr. Agung Firman S, Mantan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Mantan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Mantan Kapolri Idham Aziz, Mantan Kasad Jenderal TNI Mulyono, serta Mantan Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna.

Spesifikasi kapal selam Alugoro yang dikomandani Letkol Laut (P) Topan Agung Yuwono ini mempunyai panjang 61,3 meter dengan kecepatan 21 knot di bawah permukaan air dan mampu berlayar lebih dari 50 hari serta dapat menampung lebih dari 40 kru. Berbeda dengan KRI Nagapasa-403 dan KRI Ardadedali-404. KRI Alugoro-405 adalah kapal selam pertama yang dirakit dengan skema alih teknologi (Transfer of Technology) antara Daewoo Shipbuilding Marine and Engineering (DSME) Korea Selatan dengan industri pertahanan dalam negeri PT. PAL Surabaya.(disp)

Categories
Polhukam TNI

Laksamana Yudo Margono Dianugerahi Gelar Penguasa Laut dari Sultan Ternate

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menerima penganugerahan gelar kehormatan “Sangaji Ori Ma Ahi Malamo” Gelar Adat Kesultanan Ternate yang diberikan oleh Sultan Hidyatullah Sjah yang merupakan Sultan Ternate ke-49, bertempat diraung Foris Lamo Kadaton Sultan Ternate, Maluku Utara, Jum’at, (25/11/2022).

Kesultanan Ternate dimasa lampau merupakan salah satu kerajaan Islam Nusantara yang termasyur di Indonesia Timur. Sejak puncak kejayaannya hingga saat ini Kesultanan Ternate masih terpelihara keberadaannya. Dan ditempat ini pula tepat pukul 10.40 WIT Laksamana TNI Yudo Margono didampingi Ny. Vero Yudo Margono secara resmi dinobatkan menjadi Sangaji Ori Ma Ahi Malamo, gelar bangsawan sebagai warga kehormatan Kesultanan Ternate yang memiliki makna sebagai Penguasa Laut Terbesar.

Penganugerahaan gelar bangsawan ini di berikan atas kemampuan Laksamana Yudo sebagai pimpinan TNI AL dalam menjaga kedaulautan, keamanan, serta ketentraman laut Indonesia.

Penganugerahan Kesultanan Ternate kepada Kasal ini adalah gelar kehormatan atau gelar kebesaran yang sudah menjadi tradisi Kesultanan Ternate dan diberikan kepada pembesar-pembesar negara di tanah air maupun negara asing selama beratus-ratus tahun. Dimana pada abad yang lampau, Sultan-Sultan Ternate juga pernah memberikan gelar kepada utusan negara atau bangsa-bangsa asing yang singgah di Ternate.

Gelar “Sangaji Ori Ma Ahi Malamo” memiliki arti Sangaji adalah seorang pemimpin atau penguasa yang memiliki wilayah, Ori Ma Ahi adalah sebutan gelar untuk pimpinan atau Panglima Angkatan Laut, Ori Ma Ahi juga bisa diartikan sebagai perisai yang berasal dari kulit penyu, sedangkan Malamo memiliki makna Besar sesuai dengan kapasitasnya sebagai seorang Kasal.

“Suatu kehormatan bagi saya yang telah diberikan gelar kehormatan Kesultanan Ternate dengan nama “Sangaji Ori Ma Ahi Malamo”, tentunya ini bukan hal yang ringan untuk diberikan kepada saya, karena gelar ini memberikan konsekuensi yang harus saya laksanakan. Ucapan terimakasih sebesar-besarnya kepada Sultan Ternate serta Keluarga Besar Kesultanan Ternate karena tentunya mulai hari ini kami semuanya telah menjadi keluarga besar kesultanan Ternate, sebagai keluarga tentunya memiliki tanggung jawab moral pada Kesultanan Ternate,” ungkap Kasal.

Sementara itu, Sultan Ternate Hidyatullah Sjah menyampaikan ucapan terimakasih karena telah berkenan dikukuhkan dengan gelar kehormatan adat Kesultanan Ternate selaku “Sangaji Ori Ma Ahi Malamo” sekaligus memberikan bantuan kepada masyarakat Ternate.

“Saya berharap semoga dengan gelar ini Laksamana Yudo diberikan kekuatan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Kuasa dalam mengemban segala tugas, amanah dalam menjaga kedaulatan bangsa dan negara ini di wilayah maritim”, ujarnya. Sebelum pemberian gelar ini tentunya ada sidang khusus antara Sultan Ternate dengan Bobato Dunia, Bobato Akhirat dan Qadhi Kesultanan Ternate yang diminta untuk memberikan saran dan masukan terhadap makna-makna secara historis tentang gelar yang diberikan kepada Kasal.

Usai rangkaian kegiatan di Kedaton, Kasal memberikan bantuan bahan kebutuhan pokok kepada masyarakat di sekitar Kedaton Ternate secara simbolis sebagai wujud kepedulian terhadap sesama keluarga besar Kesultanan Ternate.(disp)