Categories
Militer Polisi TNI

Panglima TNI Anugerahi Kapolri Bintang Kartika Eka Paksi, Swa Bhuana Paksa dan Jalasena

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjanjanto menganugerahi Kapolri Jenderal Pol Idham Azis tiga bintang utama yaitu Kartika Eka Paksi Utama, Jalasena Utama dan Swa Bhuana Utama. Upacara penganugerahan digelar di Ruang Hening, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (28/07/2020).

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan, pemberian bintang utama ini berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) No 58/TK/Tahun 2020, kemudian sesuai dengan usulan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, juga sesuai ketentuan pasal 28 ayat 12 huruf (b) UU No 20/2009 Tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

“Penganugarahan tiga bintang utama itu dikarenakan Kapolri Jenderal Idham Azis dianggap berjasa luar biasa untuk kemajuan dan pembangunan TNI Angkatan Darat, Laut dan Udara,” kata Irjen Argo Yuwono dalam keteranganya, Selasa (28/7).

Penghargaan Bintang Utama ini, sambung Argo merupakan bentuk penghargaan atas kerja sama dan kordinasi dua institusi TNI-Polri dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai lembaga yang menjaga keamanan serta ketertiban.

Anugerah Bintang Kartika Eka Paksi Utama merupakan penghargaan yang diberikan TNI Angkatan Darat. Makna nama dari penghargaan ini adalah Kartika artinya bintang, Eka artinya satu, dan Paksi artinya burung.

Secara harafiah, penghargaan ini memiliki makna burung gagah perkasa tanpa tanding menjunjung tinggi cita-cita. TNI Angkatan Darat yang kuat senantiasa menjunjung tinggi cita-cita, yaitu keluhuran nusa dan bangsa serta keprajuritan.

Sementara, Bintang Jalasena Utama dan Bintang Swa Bhuana Paksa Utama merupakan medali penghargaan yang dianugerahkan hanya kepada individu dengan kemampuan dan pencapaian khusus dan berkat kontribusi, upaya dan dedikasi yang luar biasa, serta pencapaian melampaui panggilan tugas.(hum/red)

Categories
Militer TNI

Panglima TNI Pimpin Alih Kodal PPRC TNI

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. memimpin upacara serah terima Alih Komando dan Pengendalian (Kodal) Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI dari Pangdivif 2/Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.A.P., M.Si., M.Tr.(Han). kepada Pangdivif 1/Kostrad Mayjen TNI Agus Rohman, S.I.P., M.IP., bertempat di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (13/07/2020).

Sebelumnya, Panglima TNI menerima paparan dari Pangdivif 2/Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto terkait pelaksanaan tugas PPRC TNI tahun 2018-2020 yang telah dilaksanakan dan paparan Pangdivif 1/Kostrad Mayjen TNI Agus Rohman tentang kesiapan Divisi 1/Kostrad dalam melaksanakan tugas PPRC TNI tahun 2020-2022.

Panglima TNI menyampaikan bahwa TNI harus senantiasa mencermati perkembangan lingkungan strategis. Di tengah situasi pandemi global, TNI harus selalu berada dalam tingkat kesiapan tertinggi untuk menghadapi ancaman nyata yang mungkin terjadi. Itulah mengapa PPRC TNI disiapkan untuk melaksanakan tugas, kapan dan dimana pun dibutuhkan.

Kesiapan operasional (operational readiness) menjadi kunci keberhasilan tugas PPRC TNI karena sesuai dengan namanya, maka atribut PPRC TNI adalah kecepatan reaksiuntuk merespon ancaman atau krisis dan kekuatan pemukul (strike) yang ampuh untuk menangkal, menyerang dan menghancurkan musuh. Kedua atribut tersebut hanya dapat diperoleh melalui interoperability atau Tri Matra Terpadu.

Dalam kesempatan tersebut,Panglima TNI memberikan beberapa penekanan diantaranya, tingkatkan kesiapan operasional seluruh Satuan Tugas dalam PPRC TNI 2020-2022 yang meliputi Satgasrat, Satgasla, serta Satgasud;  jaga moril dan kondisi prajurit ditengah pandemi Covid-19 agar senantiasa siap melaksanakan tugas dengan dedikasi dan loyalitas tegak lurus; optimalkan kemampuan Tri Matra Terpadu TNI untuk mendukung pencapaian tugas pokok PPRC TNI dan sesuaikan pelaksanaan latihan dengan protokol kesehatan karena pandemi belum berakhir.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto serta para Asisten Panglima TNI dan Angkatan.(Pusp/red)

Categories
Polisi Ragam TNI

Kompak, Kapolri dan Panglima TNI Pimpin Panen Raya Serentak Serta Luncurkan Kampung Tangguh Nusantara

Koran Jurnal, Tangerang – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar Panen Raya Serentak dan Penebaran Benih serta Peluncuran Program Kampung Tangguh Nusantara di Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (09/07/2020).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolri, Jenderal Pol Idham Azis, bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, ini merupakan wujud peran serta TNI-Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Pangan merupakan kebutuhan dasar utama bagi manusia yang harus dipenuhi setiap saat. Sebagai kebutuhan dasar dan salah satu hak asasi manusia, pangan mempunyai arti dan peran yang sangat penting bagi kehidupan suatu bangsa. Ketersediaan pangan yang lebih kecil dibandingkan kebutuhannya, dapat menciptakan ketidakstabilan ekonomi,” kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat diminta memberikan sambutan, menjelaskan dasar pemikiran diselenggarakannya kegiatan tersebut.

Kegiatan yang mengusung tema “Masyarakat Produktif Wujudkan Ketahanan Pangan” ini juga diikuti para Kapolda, Pangdam, dan gubernur (Forkompimda) dari seluruh Indonesia melalui sambungan virtual Zoom. Selain itu, dilakukan juga dialog interaktif dengan Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, Polda Jawa Tengah, dan Polda Jawa Timur.

Turut hadir dalam kegiatan yang berisi sejumlah kegiatan seperti panen ikan nila, penanaman pohon jagung, penebaran benih lele, dan panen udang, ini Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar; serta Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar. Hadir juga para pejabat utama TNI dan Polri.

Saat panen, tampak kekompakan Panglima TNI dan Kapolri mengangkat ikan nila dari dalam tambak menggunakan jaring penangkap ikan secara berasama-sama. Semakin eratnya kekompakan TNI-Polri merupakan tujuan lain dari kegiatan ini.

Sinergitas TNI-Polri yang kian kompak itu diharapkan dapat menjadi pendorong semakin kuatnya ketahanan masyarakat khususnya dalam menghadapi pandemi COVID-19. oleh karena itu, di sela kegitan tersebut, diselipkan juga kegiatan sosial pemberian bantuan Sembako kepada masyarakat terdampak COVID-19.

“Dalam rangka membantu masyarakat terdampak pandemi COVID-19, TNI-Polri bahu membahu melaksanakan bakti sosial dalam bentuk pemberian bantuan 2.000 paket Sembako yang akan dibagikan kepada masyarakat si sekitar lokasi ini,” ungkap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Sementara itu Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz melalui Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto selaku penanggungjawab kegiatan mengatakan bahwa ketahanan pangan merupakan solusi untuk mengantisipasi bahaya krisis pangan yang dilontarkan oleh FAO, juga sebagai upaya untuk menebarkan semangat hidup produktif di masyarakat.

“Kita harus antisipasi krisis pangan, karena kamtibmas itu mencakup segala aspek, pelaksanaan kegiatan ini juga melibatkan masyarakat yang terdampak akibat pandemi baik penurunan penghasilan maupun yang kehilangan pekerjaan”, ujar Komjen Agus.

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bentuk tindak lanjut instruksi Presiden Joko Widodo yang meminta agar kementerian/lembaga mempunyai sense of crisis yang sama demi percepatan penanganan COVID-19.(rls/red)

Categories
Kesehatan Militer Polhukam Polisi TNI

Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Rapat Penanganan Covid-19 di Jawa Timur

Koran Jurnal, Surabaya – Ditengah Pandemi Covid-19 area Jawa Timur, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., dan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si., memimpin rapat dan mendengarkan penjelasan dari Gugus Tugas Daerah terkait Covid-19 di Jawa Timur. Bertempat di Ruang rapat Perwira Lanudal Juanda Surabaya, Jum’at (19/06/2020).

Dalam rapat kali ini Panglima TNI dan Kapolri mendengarkan penjelasan dari Gubernur Jawa Timur Ibu Khofifah Indar Parawansa terkait keadaan terkini dan perkembangan serta kerjasama yang telah terjalin antara TNI, Polri serta Pemerintah Daerah untuk menangani Pandemi Covid-19.

Disamping itu KH. Anwar iskandar selaku Wakil Ketua PWNU Jawa Timur menyampaikan, “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada TNI dan Polri yang telah menunjukan perhatian yang besar dalam penanganan Pandemi Covid-19 ini,” ungkapnya.

PSBB Surabaya Raya telah berakhir, tanggal 18 Juni 2020, Jatim mencatatkan angka penambahan kasus positif tertinggi di Indonesia. Fakta tersebut harus dijadikan dasar dan pertimbangan oleh Forkopimda Jatim untuk mengawal proses transisi ini.

TNI bersama Polri mendapat tugas dari Presiden RI untuk membantu Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah mendisiplinkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan di fasilitas-fasilitas publik selama masa transisi.

Menanggapi hal tersebut, Kapolri menyampaikan “Marilah semua pihak untuk bekerjasama mengajak masyarakat selalu menjalankan disiplin protokol kesehatan, Harus diingat bahwa kedisiplinan masyarakat menjalankan protokol kesehatan menjadi kunci keberhasilan mengendalikan pandemi,” tegas Kapolri.

Sementara Panglima TNI menyampaikan bahwa Jawa Timur khususnya Surabaya harus serius dalam menangani tantangan Pandemi Covid-19, Perlunya sosialisasi yang masif terhadap masyarakat terkait disiplin protokol kesehatan.

“Jangan sampai karna PSBB telah berakhir, masyarakat berfikir bahwa Covid-19 telah selesai. Ini yang harus selalu diingatkan kepada masyarakat agar selalu menjalankan disiplin protokol kesehatan dalam masa transisi menuju normal baru,” tegas Panglima TNI.

Panglima TNI dan Kapolri berharap agar seluruh satuan kewilayahan TNI dan Polri, Kodam, Koarmada, Koops dan Polda beserta jajarannya, saling sinergi dan mampu berkolaborasi bersama Pemda, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, termasuk pihak swasta untuk bersama-sama mencari solusi terbaik bagi penanganan pandemi Covid-19 di Jawa Timur.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa para tokoh masyarakat, tokoh masyarakat adalah panutan dan menjadi rujukan dari masyarakat luas. Oleh karena itu Panglima TNI meminta agar para tokoh juga memberi pemahaman kepada masyarakat luas.

“Jaga jarak aman, gunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun, jangan menyentuh mata, hidung, dan muka sebelum mencuci tangan. Gencarkan sosialisasi protokol kesehatan menggunakan kearifan lokal khas jawatimuran, agar pesan dapat sampai kepada masyarakat,” terang Panglima TNI.

Diakhir tanggapannya Panglima TNI menyampaikan ucapkan terima kasih dan Panglima TNI berharap agar Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jawa Timur dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, tentunya dengan dukungan semua pihak.

“Karena dengan upaya bersama yang tidak mengenal lelah, kita akan mampu mengendalikan pandemi, dengan semangat berkorban sebagaimana telah dicontohkan oleh para pendahulu kita, arek-arek Suroboyo,” tegas Panglima TNI.

Turut hadir mendampingi Panglima TNI dan Kapolri dalam kesempatan tersebut Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Imran Baidarus, Asops Panglima TNI, Aslog Panglima TNI, Asops Kapolri, Kadivpropam Polri, Kadiv Humas Polri, Pangdam V/Brawijaya dan Kapolda Jawa Timur serta segenap Pejabat TNI Polri lainnya.(pen/red)

Categories
Militer TNI

Panglima TNI Hadi Tjahjanto Resmikan Markas Komando Koopssus TNI

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C) Hadi Tjahjanto, S.I.P. meresmikan Gedung Markas Komando Koopssus TNI yang ditandai dengan penandatanganan prasasti, bertempat di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (11/06/2020).

Panglima TNI menyampaikan bahwa Komando Operasi Khusus Tentara Nasional Indonesia (Koopssus TNI) dibentuk karena TNI melihat ancaman yang semakin kompleks membutuhkan satuan yang memiliki interoperabilitas tinggi dan kemampuan Tri Matra (AD, AL, AU).

Koopssus TNI membawahi operasi menggunakan tiga matra, namun dalam operasinya sesuai dengan tugas masing-masing matra termasuk dalam mengatasi aksi terorisme. Sejak awal dibentuk satuan Koopssus TNI sudah menunjukkan kiprahnya dalam menangani Covid-19 diantaranya mengawal dan mengamankan penjemputan WNI dari Wuhan-China kembali ke Indonesia.

Di era digital dan otomasi saat ini, Koopssus TNI harus berada dalam kesiapsiagaan yang tinggi untuk digerakan kapan pun dan kemana pun serta dapat beradaptasi dengan konsep-konsep baru dengan memanfaatkan domain baru dalam peperangan modern. Penguasaan terhadap teknologi informasi, siber, internet dan hal-hal yang berhubungan dengan dunia maya menjadi kekuatan pengganda dalam tugas operasi.

Sebagai satuan baru, Koopsus TNI harus membangun sistem yang efektif dan modern. Dengan menggabungkan kekuatan kinetik dan non-kinetik. Koopsus TNI dapat menuntaskan setiap tugas yang diberikan dengan cepat, akurat dan dengan tingkat keberhasilan yang tinggi.

Dengan diresmikannya Gedung Mako Koopssus TNI, harus menjadi pemacu prestasi TNI dalam tugas operasi. Jadikan tempat ini sebagai rumah bagi ide-ide kreatif dan inovatif dalam mengembangkan konsep-konsep operasional serta sebagai kebanggaan bagi siapa saja yang memasukinya, bukan karena kemegahannya, tetapi karena semangat pengabdian yang tinggi kepada negara, jiwa korsa dan patriotisme.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah menyelesaikan tugasnya membangun Mako Koopsus TNI. Kiranya bangsa dan negara Indonesia akan semakin terjaga sehingga berkontribusi positif pada kemajuan Indonesia sekaligus perdamaian dan kemajuan dunia.(Pusp/red)

Categories
TNI

Wakasad Hadiri Kenaikan Pangkat 84 Perwira Tinggi TNI

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) yang diwakili Wakil KSAD (Wakasad) Letjen TNI Moch. Fachruddin, S.Sos., menghadiri acara laporan korps kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi 84 Pati TNI, yang dipimpin oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (09/06/2020).

Demikian rilis disampaikan Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Nefra Firdaus, yang juga ikut melaksanakan laporan korps kenaikan pangkat kepada Panglima TNI.

Dikatakan Kadispenad bahwa pelaksanaan kenaikan pangkat 84 orang Pati TNI tersebut terdiri dari 74 Pati TNI AD yang kesemuanya naik dari Kolonel menjadi Brigjen, kemudian 3 Pati TNI AL dan 7 Pati TNI AU.

Acara laporan korps kenaikan pangkat Pati TNI yang dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan tersebut berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/1054/VI/2020 tanggal 3 Juni 2020.

Selain Wakasad, hadir dalam acara tersebut, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., dan Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto, serta Pejabat utama Mabes TNI lainnya.(disp/red).

Categories
Militer TNI

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto Pimpin Upacara Pemakaman Jenderal (Purn) Djoko Santoso

Koran Jurnal, Kerawang – Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C) Hadi Tjahjanto, S.I.P. memimpin upacara pemakaman secara militer mantan Panglima TNI periode 2007-2010 Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso di Tempat Pemakaman Umum (TPU) San Diego Hills Memorial Park, KM 46 Exit Tol Karawang Barat 2, Margakaya, Kecamatan Telukjambe Barat Kabupaten Karawang, Jawa Barat pada, Minggu (10/5/2020) siang.

Prosesi pemakaman Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso tetap mengikuti standart protokol kesehatan, untuk  mengantisipasi dan mencegah penyebaran wabah Penyakit Virus Corona (Covid-19). Dalam Prosedur Tetap (Protap) Upacara Pemakaman Militer pasukannya berjumlah satu kompi atau 120 personel, namun dengan adanya Covid-19 maka jumlahnya hanya 40 personel dengan jarak antara pasukan peserta upacara yaitu dua meter.

Sebagai Inspektur Upacara (Irup), Marsekal TNI Hadi Tjahjanto membacakan Apel Persada di depan pusara Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso : “Saya Panglima Tentara Nasional Indonesia atas nama Negara, Bangsa dan Tentara Nasional Indonesia dengan ini mempersembahkan ke Persada Ibu Pertiwi jiwa raga dan jasa-jasa Almarhum. Nama : Djoko Santoso, Pangkat : Jenderal TNI (Purn), Jabatan : Mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia, Kesatuan : Markas Besar Tentara Nasional Indonesia, Putra dari Bapak H. Djoko Soedjono (Almarhum). Yang telah meninggal dunia demi kepentingan serta keluhuran Negara dan Bangsa pada hari Minggu tanggal 10 Mei 2020 pukul 06.30 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto karena sakit. Semoga jalan Dharma Bhakti yang ditempuhnya dapat menjadi suri tauladan bagi kita semua dan arwahnya mendapat tempat yang semestinya di alam baka.”

Selama berdinas, Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso  dianugerahi berbagai penghargaan Bintang Jasa/Tanda Jasa diantaranya Bintang Dharma, Bintang Yudha Dharma Utama, Bintang Kartika Eka Paksi Utama, Bintang Yudha Dharma Pratama, Bintang Kartika Eka Paksi Pratama, Bintang Yudha Dharma Nararya, Bintang Kartika Eka Paksi Nararya dan Satyalencana Seroja.

Sebagai wujud penghormatan terakhir dan bela sungkawa atas meninggalnya mantan Panglima TNI ke-16, Tentara Nasional Indonesia menyatakan berkabung mengibarkan bendera setengah tiang selama tujuh hari, yakni dimulai 10 Mei hingga 17 Mei 2020 di seluruh jajaran TNI di seluruh Indonesia.(trs/red)

Categories
Nasional Ragam

Panglima TNI, Kapolri dan Kepala BNPB Tanam 2020 Pohon

Koran Jurnal, Bogor – Panglima TNI dan Kapolri serta Kepala BNPB menanam 2020 pohon di Pusat Latihan Multifungsi Mabes Polri, Jalan Cikeas, Kecamatan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Jum’at (10/01/2020).

Pantauan di lapangan, jenis pohon yang mereka tanam berbeda-beda. Jenderal (Pol) Idham Azis menanam Pohon Merbau Pantai Papua, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menanam Pohon Kayu Hitam Sulawesi, sedangkan Letjen Doni Monardo menanam Pohon Kayu Ulin. Ketiga pohon letaknya bersebelahan.

Idham mengatakan, pihaknya memanfaatkan hari gerakan satu juta pohon sedunia untuk menggugah nurani anak bangsa peduli pada lingkungan. Tujuannya agar masa depan anak cucu bisa lebih baik dari sekarang.
“Program penanam pohon hanya simbol saja yang kita tanam hari ini sebanyak 2020 tetapi dibalik makna simbol itu bagaimana kita ingin mengunggah hati warga negara Indonesia untuk bergandengan menanam pohon,” katanya, Jumat (10/1).

Dia menjelaskan sejak memasuki 2020 Indonesia diterpa bencana alam mulai dari banjir hingga longsor. Menurut dia, Bencana ini tidak main-main sampai menelan korban sampai ratusan dan membuat 400 ribuan jiwa mengungsi.

“Saya kira ini peringatan juga bagi kita sehingga saya sekaligus mengajak rekan-rekan semua melalui diri saya sendiri marilah kita melaksanakan kegiatan ini dengan ikhlas. Semoga apa yang kita tanam hari ini akan menjadi kenangan dan kebanggaan bagi anak cucu kita,” jelasnya.

Acara penanaman pohon ini juga dihadiri pemerhati lingkungan, juga artis papan atas Iwan Fals.(red)

Categories
Polhukam TNI

TNI dan PT Freeport Indonesia MoU Pengamanan Wilayah Tambang

Koran Jurnal, Jakarta – Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan PT Freeport Indonesia melakukan Nota Kesepahaman (MoU) dalam hal pengamanan wilayah dan kegiatan Freeport, di Timika, Papua. Penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut dilakukan oleh Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Clayton Allen Wenas, bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (26/12/2019).

Panglima TNI mengatakan bahwa MoU dengan PT Freeport Indonesia dikategorikan sebagai Obyek Vital Nasional yang bersifat strategis. Lokasi usaha tambang PT. Freeport Indonesia berada di daerah sangat terpencil, sulit dan unik di Timika, Papua. Disamping itu terdapat ancaman Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dan gangguan keamanan yang bereskalasi rawan serta bersifat fluktuatif. Oleh karenanya, diperlukan koordinasi pengamanan secara terpadu dan sinergi antara TNI dan PT Freeport Indonesia.

Sesuai dengan Undang-Undang TNI No.34 tahun 2004, TNI adalah alat pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang melaksanakan tugas pokok melalui Operasi Militer untuk Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), yang dilakukan salah satunya dengan mengamankan Obyek Vital Nasional yang bersifat strategis.

Untuk mengamankan PT Freeport Indonesia sebagai Obyek Vital Nasional yang bersifat strategis, TNI dapat melaksanakan operasi secara berdiri sendiri maupun bekerja sama dengan Polri.

Sebagaimana dipahami bersama bahwa TNI merupakan satuan yang terlatih untuk melaksanakan tugas di medan-medan dengan karakteristik seperti lokasi pertambangan PT Freeport. Selain itu satuan-satuan TNI yang terdiri dari tiga matra dapat melaksanakan operasi gabungan dalam melaksanakan tugas pokoknya. Termasuk membantu pengamanan PT Freeport Indonesia yang merupakan Obyek Vital Nasional.

Dengan adanya MoU dibidang pengamanan ini, maka TNI akan dapat mengoptimalkan satuan TNI yang terdekat dengan lokasi PT Freeport seperti satuan Kogabwilhan III yang baru terbentuk, yang juga meliputi wilayah operasional PT Freeport Indonesia. Kogabwilhan dibentuk agar TNI dapat melaksanakan tugas pokoknya secara lebih terintegrasi dan dengan mempertimbangkan faktor geografis Indonesia.(pus/red)

Categories
Polhukam

Kapolri dan Panglima TNI Serukan Pesan Damai Natal 2019

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolri Jenderal Pol Idham Azis dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyerukan pesan damai kepada seluruh lapisan masyarakat di perayaan malam Natal 2019, Selasa (24/12/2019).

“Mari kita sambut Natal yang sejuk, karena menjaga situasi aman dan damai bagian dari kita warga negara yang Bhinneka Tunggal Ika,” ujar Kapolri Jenderal Pol Idham Azis.

Pernyataan tersebut disampaikan usai mengunjungi tiga gereja di Jakarta dalam rangka memantau berlangsungnya pelaksanaan ibadah malam Natal 2019.

Atas nama umat, Idham mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polri, TNI dan segenap unsur terkait karena telah berpartisipasi aktif menjaga kondusivitas jalannya ibadah Malam Misa Natal dengan penuh suka cita.

“Kami sungguh merasa bergembira dan mendukung sehingga umat bisa menjalankan ibadah Misa malam Natal dengan penuh suka cita,” katanya.

Idham memastikan bahwa Polri bersama dengan unsur terkait hadir di tengah masyarakat untuk menjaga keamanan serta ketertiban jalannya rangkaian perayaan Natal.

“Kita yakinkan saudara-saudara kita yang rayakan Natal bahwa Polri dan TNI serta komponen masyarakat lain hadir menjaga,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat mendampingi Idham berkeliling meninjau pelaksanaan ibadah malam Natal di Jakarta.

“Saya cek secara langsung bahwa di tiga tempat semuanya bisa berjalan sesuai kita harapkan lancar dan saya liat juga semuanya khusyuk artinya apa bahwa situasi aman dan damai,” katanya.

Salah satu gereja yang dikunjungi adalah Gereja Katolik Paroki Bunda Hati Kudus Yesus di kawasan Gambir, Jakarta Pusat.
Keduanya didampingi sejumlah pejabat terkait seperti Pangdam Jaya Mayjen Eko Margiyono, Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Pramono Eddy, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan, Kombes Heru Novianto dan Dandim 0501/JP BS Kolonel (Inf) Wahyu Yudhayana.(red)