Categories
Nasional TNI

Panglima TNI: TNI-Polri di Babel Harus Bekerja Spartan

Koran Jurnal, Bangka Belitung – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., memimpin rapat terkait penanganan Covid-19, yang diikuti oleh jajaran Forkopimda Kepulauan Bangka Belitung dan dilanjutkan pengecekan Aplikasi Silacak di Mapolda Bangka Belitung, Sabtu (14/08/2021).

Kegiatan diawali dengan penjelasan Gubernur Bangka Belitung (Babel) Dr. H. Erzaldi Rosman, S.E., M.M., terkait strategi penanganan Covid-19 diwilayah Babel.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Panglima TNI atas perhatiannya mengirimkan bantuan alat kesehatan dan oksigen konsentrator. Di Babel, sinergi TNI-Polri dan Pemerintah Daerah dalam menangani Covid-19 sangatlah baik,” ujar Gubernur Babel.

Panglima TNI menyambut dengan baik terkait sinergi yang telah terjalin dengan baik di Babel, dan Panglima TNI berharap hal tersebut dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan.

Lebih lanjut Panglima TNI menjelaskan bahwa sesuai arahan Presiden Jokowi, agar setiap elemen saat ini harus berupaya menurunkan indeks mobilitas, memasifkan pelaksanaan 3T (Testing, Tracing dan Treatment) serta menggencarkan serbuan vaksinasi.

“Saya minta Pangdam dan Kapolda bekerja keras agar tracing kontak erat, dan harus menangani Covid-19 di Babel ini dengan Extraordinary,” tegasnya.

Panglima TNI menekankan, para petugas dilapangan harus melaksanakan pendampingan bagi para pasien yang melaksanakan Isoman, serta berikan obat dan lakukan pemantauan kondisi dengan rutin.

“Perhatikan pasien yang melaksanakan Isoman, jangan sampai menularkan kepada orang lain,” ujarnya.

Panglima TNI menyampaikan akan berusaha mendukung apa yang menjadi kekurangan, obat-obatan, vaksin dan kebutuhan oksigen di Babel, saat ini KRI Semarang telah ditugaskan melaksanakan misi kemanusiaan, membantu pasokan oksigen di wilayah Babel.

Panglima TNI juga menyampaikan bahwa Tracing Kontak Erat yang saat ini di Babel masih minim, harus dilaksanakan dan petugas yang bertugas harus dapat memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat guna melaksanakan tracing kontak erat, guna menyelamatkan nyawa orang lain dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“TNI-Polri harus bekerja Spartan, semangat dan tak kenal lelah berjuang untuk masyarakat, karena memang itu salah satu tugas kita guna menyelamatkan nyawa rakyat. Ingat Covid-19 tidak pernah tidur dan tidak pernah libur,” tegasnya.

Kegiatan dilanjutkan Panglima TNI dan Kapolri meninjau penggunaan dari Aplikasi Silacak yang diawaki oleh 4 Pilar yang bertugas sebagai petugas yang melakukan tracing dilapangan.

Panglima TNI bertanya kepada dokter yang bertugas di 4 Pilar, jika ada kasus konfirmasi positif maka untuk pelaksanaan tracing apa yang perlu dilakukan.

Pertanyaan tersebut langsung dijawab oleh dokter yang bertugas, kami melaksanakan tracing kepada orang yang kontak dengan pasien selama 2 hari sebelum bergejala.(Pusp/red)

Categories
Kesehatan Opini TNI

Panglima TNI: Nakes adalah Ksatria Negara untuk Lindungi Masyarakat dari Ancaman Covid-19

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima TNI memberikan apresiasi kepada para petugas 4 Pilar (TNI, Polri, Pemerintah Daerah, Dinas Kesehatan) dan Tenaga Kesehatan termasuk Bapak Walikota Bekasi atas upaya yang telah dilakukan selama ini terkait penanganan Covid-19.

Demikian disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., dihadapan awak media saat meninjau Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Kelurahan Jati Cempaka, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Minggu (04/07/2021).

Panglima TNI juga mengatakan bahwa Bapak dan Ibu para Nakes adalah kesatria negara untuk melindungi masyarakat dari ancaman Covid-19. “Saya apresiasi untuk tenaga kesehatan dan 4 Pilar yang benar-benar tidak mengenal lelah untuk bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga masyarakat bebas dari Covid-19,” ucapnya.

“Terima kasih banyak khususnya 4 Pilar dan Tenaga Kesehatan, Bapak dan Ibu harus jaga kesehatan karena Bapak dan Ibu sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Termasuk Walikota, Babinsa, Bhabinkamtibmas kemudian Kapolres tetap jaga kesehatan untuk menjaga mereka, sudah bagus dalam pelaksanaan PPKM,” kata Panglima TNI.

Menurut Panglima TNI, pelaksanaan PPKM Mikro di Kota Bekasi sudah dapat terlaksana dengan baik.

“Namun demikian, kita terus memantau bagaimana pelaksanaan tracing kontak erat, diawali dengan testing dan treatment di wilayah, khususnya PPKM Mikro dengan berbasis RT dan RW,” ujarnya.

“Di beberapa tempat memang sudah bisa melaksanakan isolasi mandiri dan terdukung kebutuhannya diantaranya adalah obat-obatan,” tambahnya.

Selanjutnya Panglima TNI menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi akhirnya mendapatkan satu strategi yang bagus ketika para penerima vaksinasi harus datang di tempat tertentu yang sudah ditentukan oleh Walikota.

“Mereka tinggal vaksin saja sehingga dalam satu setengah jam itu bisa mendapatkan kurang lebih 25.000 vaksin, karena skrining dilaksanakan di desa-desa kemudian swab termasuk pengisian blanko,” katanya.

“Ini hal yang sangat baik untuk mempercepat akselerasi vaksinasi yang memang kita harapkan, sebelum bulan Agustus kita sudah mendapatkan herd immunity,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Panglima TNI juga berdialog dengan petugas PPKM Mikro yang sedang bertugas dan mengatakan bahwa tingkat kesembuhan sudah mulai bagus. “Ini karena pelaksanaan PPKM disini sangat baik, kemudian akselerasi vaksinasi juga terus kita kejar. Kalau dua itu kita laksanakan dengan baik, target untuk herd immunity tercapai dan Insya Allah segera turun Covid-19 tiap hari,” kata Panglima TNI.

Menurut Panglima TNI, angka kesembuhan di Wisma Atlet sudah mencapai 800 orang setiap harinya, kemudian pasien yang masuk juga berkurang.

“Ini artinya kerja keras kita setiap hari sudah mulai membuahkan hasil, mudah-mudahan minggu depan terus akan semakin sehingga Bed Occupancy Rate (BOR) juga akan semakin turun,” harapnya.(Pusp/red)

Categories
Kesehatan TNI

Panglima TNI: Kolaborasi 4 Pilar dalam Penanganan Covid-19 sangat Dibutuhkan

Koran Jurnal, Jakarta – Penanganan Covid-19 tengah digencarkan oleh pemerintah melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. Mengingat saat ini, kasus Covid-19 semakin mengganas di Tanah Air.

“Kolaborasi 4 Pilar (TNI, Polri, Pemda, Dinkes) dalam penanganan Covid-19 sangat dibutuhkan, bahkan menjadi kunci pengendalian kasus Covid-19,” kata Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., saat melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke wilayah Kelurahan Ulujami, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Sabtu (26/06/2021).

Turut serta dalam Sidak tersebut yaitu Menteri Kesehatan Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU., Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M. dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Pak Lurah, kita datang 4 Pilar, ada Gubernur, Pak Menkes, Kapolri dan Panglima TNI. Apakah Posko empat pilar sudah berdiri di sini ? tanya Panglima TNI kepada Lurah Ulujami.

Panglima TNI juga menanyakan kesiapan penanganan Covid-19, mulai dari obat-obatan, alat pelindung diri, hingga triase. Selain itu, juga ditanyakan mengenai peta zona kasus Covid-19 di wilayah tersebut.

Dengan adanya kasus di wilayah tersebut, Panglima TNI juga mempertanyakan apakah perlu dilakukan lockdown, namun tak perlu lockdown karena diklaim masih bisa dikendalikan.(Pusp/red)

Categories
Kesehatan Nasional TNI

Isolasi Terpusat OTG Nagrak dan 4 Posko PPKM Mikro Disidak Panglima TNI

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si dan Menkes Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU. melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) tempat Isolasi Terpusat OTG di Rusun Nagrak Cilincing dan Posko PPKM Mikro di wilayah Ibukota Jakarta dan Cilodong-Depok, Selasa (22/06/2021).

Rusun Nagrak terletak di Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, merupakan tempat isolasi terpusat bagi para pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19. Rusun Nagrak yang sudah siap dengan segala kelengkapan dan fasilitasnya.

Tiba di Rusun Nagrak, Panglima TNI, Kapolri dan Menkes, berdialog langsung dengan Kabid Kesmas Dinkes DKI dr. Fifi didampingi Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji.

“Bagaimana kesiapan dari tower ini, apakah mampu menampung 1000 tempat tidur bagi pasien OTG?” tanya Panglima TNI. “Siap Bapak Panglima, Tower telah siap digunakan, untuk kelengkapan juga sudah kami lengkapi,” jawab Kabid Kesmas Dinkes DKI.

Selanjutnya Panglima TNI beserta rombongan meninjau 4 Posko PPKM Mikro yang berlokasi di Kelurahan Rorotan Cilincing-Jakarta Utara, Kelurahan Gandaria Selatan Cilandak-Jakarta Selatan, Kelurahan Ciracas-Jakarta Timur dan Kelurahan Sukamaju Cilodong-Depok.

Panglima TNI menyampaikan bahwa 4 Pilar (TNI, Polri, Pemda dan Dinkes) harus bersinergi guna menangani dan menekan kasus Covid-19 di wilayah, dan tetap tegakkan disiplin protokol kesehatan, termasuk melaksanakan 3 T (Testing, Tracing, Treatment).

“Petugas Posko PPKM Mikro disetiap wilayah harus dapat melaksanakan tugasnya dengan optimal dan memberikan pemahaman yang baik, termasuk menegakkan disiplin protokol kesehatan, penyekatan, testing, tracing, pengawasan isolasi mandiri,” pesan Panglima TNI.

Turut serta mendampingi Panglima TNI diantaranya Asops Panglima TNI Mayjen TNI Syafrudin, S.E., M.M., M.Tr. (Han), Aster Panglima TNI Mayjen TNI Madsuni, S.E., Kapuskes TNI Mayjen TNI Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp.S, MARS., M.H. dan Kapuspen TNI Mayjen TNI Prantara Santosa, S.Sos., M.Si., M.Tr. (Han).(Pusp/red)

Categories
Nasional TNI

Panglima TNI Tinjau Serbuan Vaksinasi untuk Lansia di Jawa Timur

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dan Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M. melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Jawa Timur dalam rangka memimpin rapat internal terkait penanganan Covid-19, bertempat di Convention Hall Kediri, Kamis (10/06/2021).

Selanjutnya Panglima TNI beserta rombongan meninjau langsung pelaksanaan Serbuan Vaksinasi Covid-19 yang diikuti oleh 2.000 orang vaksin untuk lansia dari beberapa wilayah, dengan rincian 500 orang di Simpang Lima Gumul dan 1.500 tersebar di 26 Kecamatan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI mengingatkan bahwa setelah divaksin bukan berarti kebal terhadap Covid-19. Untuk itu, tetap harus melaksanakan disiplin protokol kesehatan.

“Masyarakat harus tetap mematuhi disiplin prokes dan jadikan prokes tersebut sebagai sebuah kebutuhan, diantaranya menggunakan masker, menjaga jarak dan sering mencuci tangan,” ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Panglima TNI juga menambahkan bahwa untuk menghindari penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat, harus dilaksanakan secara konsisten yaitu 3T atau Testing, Tracing, dan Treatment.

“Hal ini untuk menghindari kasus-kasus baru, terutama yang berasal dari luar Kediri,” tutupnya.(Pusp/red)

Categories
Militer TNI

Panglima TNI: 53 Personel Awak KRI Nanggala-402 telah Gugur

Koran Jurnal, Bali – Seluruh personel awak KRI Nanggala-402 telah dinyatakan tenggelam/subsunk pada tanggal 24 April 2021 sore hari. Dengan kesedihan yang mendalam, saya sampaikan bahwa 53 personel yang onboard KRI Nanggala-402 telah gugur.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. dan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., saat menggelar konferensi pers terkait perkembangan KRI Nanggala-402, bertempat di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Minggu (25/04/2021).

Lebih lanjut Panglima TNI menjelaskan bahwa telah diperoleh citra yang telah dikonfirmasi sebagai bagian KRI Nanggala-402 meliputi kemudi vertikal belakang, jangkar, bagian luar badan tekan, kemudi selam timbul, bagian kapal yang lain termasuk baju keselamatan awak kapal (MK-11).

“Berdasarkan bukti-bukti otentik tersebut dapat dinyatakan bahwa KRI Nanggala-402 telah tenggelam dan seluruh awaknya telah gugur,” katanya.

Panglima TNI menuturkan bahwa Tim Satgas SAR telah mengerahkan seluruh kemampuan sejak Sabtu (24/4/2021) malam untuk memastikan keberadaan KRI Nanggala. Kemudian KRI Rigel melakukan pemindaian secara lebih akurat di lokasi menggunakan magnetometer, sehingga dapat menghasilkan citra bawah air yang lebih detail.

Pada kesempatan tersebut, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan “atas nama seluruh prajurit dan keluarga besar TNI, selaku Panglima TNI saya sampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga prajurit yang gugur. Semoga Tuhan Yang Maha Besar memberikan keikhlasan, kesabaran dan ketabahan,”.

“Rasa duka cita tersebut juga kami tujukan kepada seluruh keluarga besar Hiu Kencana pada khususnya, serta seluruh keluarga besar TNI Angkatan Laut pada umumnya,” tambah Panglima TNI.

Panglima TNI juga mengatakan bahwa 53 personel awak KRI Nanggala-402  akan diberi kenaikan pangkat. “Kita akan memberikan suatu penghargaan kepada para prajurit Hiu Kencana Nanggala-402 dan itu akan kami ajukan secara berjenjang kepada Bapak Presiden RI yaitu berupa kenaikan pangkat dan segera akan kita proses,” pungkasnya.(Pusp/red)

Categories
Militer TNI

Panglima TNI Terima Laporan Kenaikan Pangkat 57 Perwira Tinggi

Koran Jurnal, Jakarta – Sebanyak 57 Perwira Tinggi TNI menerima kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula. Kenaikan pangkat ini berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/615/III/2021, tanggal 15 Maret 2021.

Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. menerima Laporan Korps Kenaikan Pangkat 57 Perwira Tinggi (Pati) TNI terdiri dari 16 Pati TNI AD, 23 Pati TNI AL dan 18 Pati TNI AU, bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (17/03/2021).

Adapun 57 Pati TNI yang naik pangkat terdiri dari 16 Pati TNI AD yaitu Letjen TNI Dr. Sudirman, S.H., M.H., M.M. (Dankodiklat TNI), Letjen TNI Bakti Agus Fadjari, S.I.P., M.Si. (Wakasad), Letjen TNI Agus Rohman, S.I.P., M.I.P. (Pangkogabwilhan III), Mayjen TNI Dr. Joni Widjayanto, S.Sos., M.M., CIQnR., CIQaR. (Ketua LP2M Unhan), Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno, S.H. (Pati Sahli Tk. III Bid Komsos Panglima TNI), Brigjen TNI Ahmad Suprianto, S.Sos. (Irben Itjen TNI), Brigjen TNI Gregorius Suharso (Ir Pusterad), Brigjen TNI Terry Tresna Purnama, S.I.Kom., M.M. (Kadislitbangad), Brigjen TNI Joko Suparyoto (Asintel Kaskogabwilhan III), Brigjen TNI Dwi Wahyudi, S.A.N., M.M. (Dirjianbang Akmil), Brigjen TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han) (Irdam IM), Brigjen TNI Moch. Zamroni (Kapusdiklat BIN), Brigjen TNI Mujahidin, S.H. (Karoum Settama BIN), Brigjen TNI Enang Rusdiana Wongso (Pa Sahli Tk. II Wassus Sahli Bid. Wassus dan LH Panglima TNI), Brigjen TNI Ineldi, S.I.P., M.A.P. (Direktur Rekayasa Deputi Bidang Intelijen Teknologi BIN) dan Brigjen TNI I Nyoman Suparta, S.H., M.H. (Sekretaris LP2M Unhan).

23 Pati TNI AL yaitu Laksdya TNI Dr. Agung Prasetiawan, M.A.P. (Danpushidrosal), Laksdya TNI Nurhidayat, S.H., M.A.P. (Dakodiklatal), Laksda TNI Roberth Wolter Tappangan, S.H. (Pa Sahli Tk. III Bid. Banusia Panglima TNI), Mayjen TNI (Mar) Lukman, S.T., M.Si. (Han), CHRMP. (Wadan Kodiklatal), Laksda TNI Budi Purwanto, S.T., M.M. (Wadan Pushidrosal), Laksma TNI Dr. Syahbudi, S.E., M.A.P. (Ir Pushidrosal), Laksma TNI Nanang Eko Ismurdianto, S.Sos., M.M., C.Fr.A. (Iropslat Irjenal), Laksma TNI Phundi Rusbandi (Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Tengah Bakamla), Laksma TNI Elka Setyawan (Dirum Akademi TNI), Laksma TNI  Dyan Primana Sobaruddin, M.Sc. (Asopssurta Pushidrosal), Laksma TNI I Gung Putu Alit Jaya, S.H., M.Si. (Danguskamla Koarmada II), Laksma TNI Isrovi, S.E., M.M. (Dosen Ahli Latgab Kordos Sesko TNI), Laksma TNI Budi Raharjo (Dankodikdukum Kodiklatal), Laksma TNI Enjud Darojat, S.T., M.M. (Direktur Data dan Informasi pada Deputi Bid. Informasi Hukum dan Kerjasama Bakamla), Laksma TNI Bambang Supriyanto, C.Fr.A. (Ir Kodiklatal), Laksma TNI Aruman, S.E. (Kapok Gadik Kodiklatal), Brigjen TNI (Mar) Suherlan, S.E., M.M., M.Sc., CHRMP. (Dirlat Kodiklatal), Brigjen TNI (Mar) Endang Taryo, S.E., M.Si., CHRMP. (Dankodikmar Kodiklatal), Brigjen TNI (Mar) Oni Junianto, S.A.P., M.M. (Dandenma Mabes TNI), Laksma TNI Dr. Drs. Haris Djoko Nugroho, M.Si. (Kapokli Pushidrosal), Laksma TNI Dr. Ir. Abdul Rivai Ras, M.M., M.Si. (Pa Sahli Tk. II Sosbud Sahli Bid. Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI), Laksma TNI dr. Agus Guntoro (Kadiskesal) dan Laksma TNI dr. Herjunianto, Sp.PD., M.M.R.S. (Pati Sahli Kasal Bid. Soskumdang).

18 Pati TNI AU yaitu Marsdya TNI Tatang Harlyansyah, S.E., M.M. (Dankodiklatau), Marsda TNI Dr. Syamsunasir, S.Sos., M.M., C.Fr.A. (Dekan Fakultas Keamanan Nasional Unhan), Marsda TNI Eko Dono I., S.I.P. (Wadan Kodiklat TNI), Marsda TNI Ir. Tedi Rizalihadi S., M.M. (Pangkoopsau I), Marsda TNI Dr. Ir. Purwoko Aji Prabowo, M.M., MDS. (Pangkoopsau III), Marsma TNI Hikmat Karsanegara (Ir Kodiklatau), Marsma TNI Easter Hariyanto (Dirlat Kodiklatau), Marsma TNI Riadi Widyoko (Kapoksahli Kodiklatau), Marsma TNI Bambang Gunarto, S.T., M.M., M.Sc. (Danlanud Hlm), Marsma TNI Azhar Aditama D., S.Sos., M.M., M.Han. (Danpuslat Kodiklatau), Marsma TNI Bambang Juniar Djatmiko, S.Sos. (Kadispamsanau), Marsma TNI Agus Setiawan, S.T. (Danlanud Smo), Marsma TNI Mohamad Satriyo Utomo, S.H. (Danlanud Sri), Marsma TNI I Nyoman Suadnyana, S.T., M.M. (Danpusdik Kodiklatau), Marsma TNI I.B.K Swagata Padangratha, S.T. (Dirlaik Puslaiklambangjaau), Marsma TNI Budi R. Leman, S.T. (Direktur Identifikasi Kerentanan dan Penilaian Resiko Pemerintah pada Deputi Bid. Identifikasi dan Deteksi BSSN), Marsma TNI Ridwan Gultom, S.I.P., M.Si. (Pa Sahli Tk. II Was Aspas Sahli Bid. Hubint Panglima TNI) dan Marsma TNI Muhammad Idris, S.H., M.H. (Karo Turdang Setjen Kemhan).

Turut hadir dalam acara tersebut Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.M., Wakasal Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M., Kasum TNI Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., Aspers Panglima TNI dan Angkatan serta pejabat utama Mabes TNI.(Pusp/red)

Categories
Megapolitan Militer Polisi TNI

Panglima TNI: Soliditas dan Sinergi TNI-Polri Mampu Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Koran Jurnal, Jakarta – Soliditas dan sinergi TNI-Polri telah mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dari berbagai ancaman dan gangguan terhadap ke-Bhineka Tunggal Ika-an bangsa Indonesia. Demikian ditegaskan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. di hadapan peserta Rapim TNI-Polri tahun 2021, baik yang dilaksanakan secara langsung dengan protokol kesehatan yang ketat bertempat di Mabes Polri, Jakarta Selatan, maupun secara virtual di berbagai wilayah Indonesia, Senin (15/02/2021).

Panglima TNI menyampaikan bahwa dengan meningkatnya sinergitas, gesekan antara personel TNI dan Polri juga semakin berkurang. “Dari laporan yang masuk ke saya, terlihat bahwa jumlah kasus 2020 berkurang setengahnya dari jumlah kasus pada tahun 2016. Sebagai dua institusi strategis negara, energi yang kita miliki harus diarahkan sepenuhnya pada upaya pelaksanaan tugas pokok serta kolaborasi lintas sektoral,” terangnya.

Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia adalah saudara kandung yang lahir dari rahim yang sama. Perjalanan sejarah TNI-Polri menjadi bagian yang tak terpisahkan dari perjalanan dan sejarah perjuangan bangsa. “Saat ini TNI dan Polri menjadi dua institusi penting yang memiliki tugas spesifik sebagaimana ditetapkan undang-undang,” tegas Panglima TNI.

Menurut Panglima TNI terdapat blurring boundaries atau irisan dalam melaksanakan tugas antara TNI dan Polri, terutama dalam hal memberikan perlindungan kepada masyarakat, bangsa dan negara. “Hal yang menjadi penting disini, bahwa kita harus sepakat untuk tidak menyebutnya sebagai wilayah abu-abu atau grey area,” katanya.

Panglima TNI mengatakan bahwa wilayah itu harus dipandang sebagai keterkaitan yang erat antara medan tugas TNI dan Polri atau yang sering diungkapkan sebagai wilayah sinergisitas.  Persepsi ini mau tidak mau harus menjadi semakin kuat mengingat berkembangnya spektrum tantangan yang telah menjadi sedemikian kompleks dan menuntut penanganan yang bersifat komprehensif serta lintas sektoral.

Lebih lanjut dikatakan, ada permasalahan-permasalahan bangsa yang harus dituntaskan secara bersama-sama oleh TNI dan Polri, dan bahkan melibatkan seluruh komponen yang ada. “Kita bisa melihat kembali bagaimana sinergi TNI-Polri dalam penanggulangan bencana alam, pengamanan Pilkada Serentak dan pendisiplinan protokol kesehatan sejak adanya pandemik Covid-19,” ujarnya.

“Dengan komunikasi, koordinasi serta kerja sama yang baik antara TNI-Polri, terbukti telah berhasil membantu penanganan bencana alam dan mengamankan pelaksanaan Pilkada Serentak di tengah suasana pandemi Covid-19 pada Desember 2020 yang lalu,” tambahnya.

Panglima TNI menyampaikan bahwa saat ini  pemerintah telah menetapkan tema dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2021 yaitu Mempercepat Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Sosial. Hal ini tentu saja hanya bisa dilakukan dengan memastikan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi terus berjalan beriringan.

“Saat ini, pemerintah memfokuskan upaya penanganan Covid-19 dengan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di Jawa dan Bali berbasis komunitas terkecil di RT-RW bersamaan dengan program vaksinasi nasional. Kebijakan ini diharapkan akan menjadi kunci untuk memutus rantai penularan Covid-19 agar dapat menurunkan angka kasus dan melandaikan kurva,” tuturnya.

Panglima TNI menjelaskan bahwa sebagai implementasi kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah, TNI telah menyiapkan beberapa strategi untuk memantapkan sinergi TNI-Polri untuk mendukung pencapaian target pemerintah dalam penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional yaitu melalui strategi Komunikasi, Koordinasi dan Kolaborasi.  Menurutnya, sangat tepat Rapim TNI-Polri tahun ini mengangkat tema “Dilandasi profesionalisme, soliditas dan sinergisitas, TNI-Polri siap mendukung penanggulangan paripurna Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa menuju Indonesia maju”.(Pusp/red)

Categories
Nasional TNI

Panglima TNI Pimpin Apel Gelar Kesiapan Tenaga Vaksinator dan Tracer Covid-19

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. memimpin Apel Gelar Kesiapan Tenaga Vaksinator dan Tracer Covid-19 di Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (09/02/2021).

Panglima TNI dalam sambutannya menyampaikan bahwa apel ini menjadi bukti komitmen TNI mendukung program pemerintah dalam pelaksanaan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro di Jawa-Bali. “Untuk itu, TNI akan mengerahkan 27.866 Babinsa, 1.768 Babinpotmar, dan 102 Babinpotdirga di 7 provinsi di Jawa-Bali melaksanakan PPKM Skala Mikro,” ujarnya.

Sebelum diterjunkan di wilayah kerjanya masing-masing, para Babinsa, Babinpotmar dan Babinpotdirga akan diberi pelatihan menjadi Tracer Covid-19. Di samping bertugas sebagai penegak disiplin protokol kesehatan, para prajurit TNI tersebut dapat membantu pemerintah untuk melaksanakan Tracing Covid-19 di tengah masyarakat.

“Selain itu, TNI juga telah menyiapkan tenaga kesehatan TNI sebagai vaksinator untuk mendukung program vaksinasi nasional yang telah dicanangkan Bapak Presiden RI Joko Widodo,” kata Panglima TNI.

Panglima TNI juga mengatakan bahwa saat ini TNI telah memiliki 1.008 vaksinator terverifikasi dan akan meningkatkan jumlah tersebut dengan melatih 10.000 vaksinator baru.

“TNI juga telah menyiapkan perangkat rantai dingin berupa coolbox yang telah didistribusikan ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjut (FKTL) TNI, di tujuh provinsi yang menjadi titik berat PPKM Skala Mikro dan vaksinasi,” terangnya.

“Diharapkan dengan kesiapan Sumber Daya Manusia dan fasilitas kesehatan tersebut, TNI dapat mendukung program yang dicanangkan oleh Bapak Presiden beberapa waktu lalu,” harap Panglima TNI.

Selanjutnya Panglima TNI menyampaikan bahwa peserta apel gelar kesiapan meliputi 500 Babinsa, 30 Babinpotmar, 30 Babinpotdirga dan 25 Vaksinator TNI serta 475 Tenaga Kesehatan dan prajurit TNI yang akan bertugas sebagai Tracer Covid-19.

“Hal ini akan menjadi kesiapan TNI untuk melaksanakan instruksi Presiden dalam implementasi kebijakan PPKM Skala Mikro di Jawa dan Bali,” tegasnya.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Babinsa yang merupakan ujung tombak TNI di tengah masyarakat dapat menjadi agen pencegahan, pendeteksian dan penanggulangan terhadap Covid-19 di Desa.

“Sebanyak 475 personel TNI yang hari ini dilatih akan menjadi pelatih bagi lebih dari 27.000 Babinsa lainnya yang ada di Jawa dan Bali yang akan melaksanakan PPKM Skala Mikro,” ujarnya.

“Setelah program TOT Tenaga Tracer ini selesai, TNI akan segera melaksanakan pelatihan TOT bagi 10.000 Vaksinator yang akan disebar di seluruh Indonesia dalam memenuhi kebutuhan vaksinator Covid-19,” tambahnya.

Panglima TNI berharap hal tersebut dapat mempercepat penyelesaian pelaksanaan vaksinasi tahap kedua. “Semoga upaya ini menjadi bagian dari kontribusi nyata bersama seluruh komponen bangsa baik TNI, Polri, Kementerian dan Lembaga, Pemerintah Daerah, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, dan Organisasi Kemasyarakatan, serta masyarakat luas dalam mengatasi pandemi Covid-19 di Indonesia,” tutupnya.

Turut hadir pada acara tersebut diantaranya Menkes RI Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC., CLU., Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., para Pejabat Utama Mabes TNI dan Angkatan.(Pusp/red)

Categories
Kesehatan Megapolitan Militer Polisi TNI

Panglima TNI dan Kapolri Pantau Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19 di Pasar Tanah Abang dan Jatinegara

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menerima kunjungan silaturahmi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, bertempat di Subden Denma Mabes TNI, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Minggu (31/01/2021).

Turut serta mendampingi Kapolri yaitu Irwasum Polri, Kabaharkam Polri, Asops Kapolri, Kadiv Propam Polri dan Kadiv Humas Polri. Sementara Panglima TNI di dampingi oleh Aster Panglima, Asops Panglima, Kapuspen TNI dan Kapuskes TNI.

Dalam pertemuan tersebut, Panglima TNI menjelaskan bahwa ada beberapa agenda yang dibicarakan salah satunya adalah terkait  rencana Rapat Pimpinan TNI-Polri yang akan digelar pada Februari 2021.

“Kemudian konteks tugas, TNI senantiasa mendukung terlaksananya penegakan hukum yang dilaksanakan Polri demi terciptanya Kamtibmas,” katanya.

Panglima TNI mengatakan bahwa saat ini TNI dan Polri sedang dan terus melaksanakan penegakan protokol kesehatan di seluruh Indonesia, baik memberikan edukasi atau sosialisasi untuk tidak bosan dan jenuh menggunakan masker. “Karena dengan menggunakan masker saya akan melindungi saudara dan saudara akan melindungi saya dari terpaparnya Covid-19. Sinergi TNI-Polri dan didukung komponen masyarakat lainnya adalah modal dasar menjaga NKRI,” ujarnya.

Sementara itu,  Kapolri yang didampingi jajaran Pejabat Utama Mabes Polri menyampaikan bahwa kunjungan kepada Bapak Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bertujuan untuk bersilaturahmi. “Kami diterima langsung oleh Panglima TNI yang didampingi pejabat teras Mabes TNI,” ucapnya.

Kapolri mengatakan bahwa sinergitas dan soliditas antara TNI-Polri akan terus ditingkatkan seperti yang telah dilakukan sejak beberapa Kapolri sebelumnya. “Kewajiban saya selaku Kapolri baru menjaga dan bahkan meningkatkan sinergitas dan soliditas yang telah kami laksanakan. Karena memang banyak sekali kegiatan-kegiatan penugasan kerja sama dalam hal Kamtibmas yang selama ini telah kita laksanakan,” ujarnya.

Kapolri memberikan contoh bahwa kegiatan yang dilakukan bersama antara  TNI-Polri seperti penegakan protokol kesehatan, kegiatan operasi di Poso dan Papua serta penanganan bencana alam.

“Kami terus berkomitmen agar soliditas dan sinergitas TNI-Polri terus akan menjadi lebih baik dan solid sehingga masyarakat merasakan TNI-Polri di lapangan memberikan rasa aman, memelihara Kamtibmas, sehingga iklim pertumbuhan ekonomi dan investasi serta penegakan aturan bisa dilaksanakan dengan baik. Masyarakat juga bisa merasakan kehidupan normal,” ungkapnya.

Usai melaksanakan pertemuan, Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan melakukan peninjauan penerapan protokol kesehatan yang berada di Blok A Pasar Tanah Abang dan Pasar Balimester Jatinegara Jakarta serta membagikan masker kepada para pedagang dan pengunjung di kedua pasar tersebut.

Di hadapan awak media, Panglima TNI menjelaskan bahwa kunjungannya ke Blok A Pasar Tanah Abang untuk memastikan pelaksanaan penerapan protokol  di tempat publik.

“Saya bersama Bapak Kapolri sengaja datang kesini untuk mengecek di lapangan, khusus di Pasar Tanah Abang terkait dengan penerapan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengharapkan agar seluruh masyarakat khususnya yang datang di Blok A Pasar Tanah Abang untuk selalu mematuhi protokol kesehatan.

“Saya harapkan penggunaan masker ini terus dilaksanakan dan jangan sampai kendor karena satu-satunya untuk terhindar terpapar Covid-19 adalah dengan selalu menggunakan masker,” ucapnya.(Pusp/red)