Categories
Megapolitan TNI

Walikota Jakarta Utara Tinjau Survei dan Pemetaan Pushidros TNI AL di Perairan Danau Sunter Selatan

Koran Jurnal, Jakarta – Walikota Jakarta Utara Dr. Ali Maulana Hakim, S.I.P., M.Si. beserta segenap pejabat Pemda Jakarta Utara meninjau lokasi kegiatan Survei dan Pemetaan (Surta) hidro-oseanografi Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) di Danau Sunter, Jakarta Utara. Jum’at (28/05/2021).

Wakil Komandan (Wadan) Pushidrosal Laksamana Muda TNI Budi Purwanto, S.T., M.M mewakili Komandan Pushidrosal (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Dr. Agung Prasetiawan, M.A.P menerima kunjungan Walikota Jakarta Utara tersebut di Danau Sunter, yang sebelumnya diawali kegiatan gowes menuju danau Sunter Selatan, Jakarta Utara.

Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wadanpushidrosal, Danpushidrosal berharap momentum silaturahmi ini akan menjadi awal yang baik bagi pihak Pushidrosal dan Pemda Jakarta Utara dalam membangun kerjasama dan hubungan yang sinergis secara berkelanjutan guna menunjang dan menguatkan eksistensi organisasi.

Danpushidrosal menyampaikan bahwa Pushidrosal memiliki tugas melaksanakan operasi survei dan pemetaan hidros guna mendukung kepentingan militer maupun kepentingan publik, serta menyiapkan data dan informasi wilayah pertahanan di laut. Oleh karenanya, Pushidrosal secara aktif dan berkelanjutan melakukan survei untuk updating data hidros secara akurat, mutakhir dan secara terjamin ketersediaannya, sehingga dapat menghasilkan peta laut baik itu peta kertas maupun peta elektronik serta buku publikasi nautika.

Ditambahkannya, Pushidrosal telah melakukan survei dan pemetaan beberapa Danau sebelumnya, antara lain survei dan pemetaan danau Toba dan danau Maninjau, untuk mendukung pengembangan pariwisata dan potensi sumber daya alam yang terkandung di dalamnya yang memiliki kontribusi dalam pengembangan perekonomian.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Danpushidrosal mengharapkan agar survei yang sedang dilaksanakan di danau Sunter ini, dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan danau Sunter sebagai salah satu aset unggulan Pemda Jakarta Utara. Tentunya ke depan, menjadi suatu keniscayaan untuk dapat dilakukan survey Hidros di danau-danau lainnya di lingkungan Jakarta Utara dan atau mendukung pembangunan kelautan di Jakarta serta informasi fenomena Rob di pesisir Teluk Jakarta.

Sementara itu, Walikota Jakarta Utara dalam sambutannya sangat mengharapkan dengan pertemuan ini dapat mempererat tali persaudaraan, dapat menuntaskan beberapa hal teknis yang berhubungan dengan tugas yang melekat di kewenangan masing-masing, berkoordinasi, berkolaborasi dan saling menguntungkan, contohnya seperti yang sedang dilaksanakan yaitu pemetaan dasar danau yang dapat mengetahui kedalaman danau yang aman untuk dijadikan olah raga air (Ski Air).

Hadir dalam kegiatan tersebut, para pejabat utama Pushidrosal dan Pemda Jakarta Utara.(disp/red)

Categories
Hukum TNI

Pushidrosal Kerjasama Dinas Hukum TNI AL Gelar Webinar Rancangan Perpres Survei Pemetaan Hidrografi

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) dan Dinas Hukum TNI Angkatan Laut (Diskumal) menggelar Webinar tentang rancangan Peraturan Presiden (Perpres) survei dan pemetaan hidrografi, Rabu (25/11/2020).

Kegiatan Webinar ini secara resmi dibuka oleh Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Kapushidrosal) Laksda TNI Agung Prasetiawan, M.A.P. secara daring.

Webinar ini digelar dengan tujuan untuk memperoleh masukan dari para pakar yang kompeten di bidang hidrografi dan mendapatkan solusi dari berbagai permasalahan, khususnya aspek regulasi dan arti pentingnya penyusunan rancangan peraturan presiden tentang survei dan pemetaan hidro-oseanografi, guna penyempurnaan pokok-pokok pikiran dan pematangan draft rancangan peraturan presiden tentang survei dan pemetaan hidrografi nasional.

Seminar bertema “Survei Pemetaan Hidrografi Untuk Keselamatan Pelayaran, Perlindungan Lingkungan Laut, dan Pembangunan Kelautan Nasional” ini menghadirkan beberapa pembicara, di antaranya Prof. Henry M. Manik, S.Pi., M.T., Ph.D. (Anggota Dewan Hidrografi Indonesia dan Guru Besar Akustik dan Instrumentasi FPIK IPB), Ir. Henki Angkasawan (Direktur Kenavigasian Ditjen Hubla Kemenhub), serta Bunyamin, S.H., M.H.(Direktur Harmonisasi PUU I Ditjen PP Kemenkumham).

Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Al (Kapushidrosal) Laksda TNI Agung Prasetiawan, M.A.P. dalam sambutannya antara lain mengatakan bahwa Pushidrosal merupakan Lembaga Hidrografi Nasional Indonesia sekaligus sebagai wakil pemerintah RI di International Hydrographic Organization (IHO) yang mempunyai tugas dan peranan penting dalam menyediakan data dan informasi untuk mendukung keselamataan navigasi pelayaran.

Tugas dan fungsi Pushidrosal kedepan semakin berat, baik berperan di tingkat nasional, regional maupun di tingkat internasional untuk dapat mewujudkan Pushidrosal sebagai lembaga hidrografi nasional dan pusat informasi geospasial kelautan terbaik di dunia guna mendukung program pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Sehingga perlu perangkat hukum sebagai dasar untuk melaksanakan kegiatan survei dan pemetaan hidrografi dan oseanografi, dalam rangka penyempurnaan pokok-pokok pikiran dan untuk mematangkan draft rancangan Peraturan Presiden tersebut perlu dilaksanakan seminar untuk mendapatkan masukan dari segala aspek yang berhubungan dengan kegiatan penyusunan rancangan Perpres tersebut.

Sebelum kegiatan diskusi dimulai, Direktur Operasi Survei dan Pemetaan (Diropssurta) Pushidrosal Kolonel Laut (KH) Dr. Haris Djoko Nugroho, M.Si. memaparkan tentang Pushidrosal secara umum, yang meliputi tugas pokok, pencapaian-pencapaian yang telah diraih, maupun kiprah dan peran Pushidrosal dalam lingkup Nasional, regional, maupun internasional.

Kegiatan secara resmi ditutup oleh Kepala Dinas Hukum TNI AL (Kadiskumal) Laksma TNI Kresno Buntoro, S.H., LLM., Ph.D.

Hadir dalam acara tersebut di antaranya Wakapushidrosal Laksamana Pertama Budi Purwanto, S.T., M.M., beserta segenap pejabat Utama Pushidrosal, perwakilan Kementerian /Lembaga terkait, organisasi kemaritiman, serta kalangan universitas.(disp/red)

Categories
TNI

Kepala Pushidros TNI AL Lepas Manlap Latsurta Hidros

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Kapushidrosal) Laksamana Muda TNI Agung Prasetiawan, M.A.P. melepas manuvra lapangan (Manlap) Latihan Survei dan pemetaan (Latsurta) Hidro Oseanografi T.A 2020 di Dermaga Terminal 04, Jakarta Internasional Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta Utara. Jum’at (13/11/2020).

Sebelum pelepasan manlap dilakukan apel gelar pasukan, yang dimulai laporan komandan KRI Rigel-933 Letkol Laut (P) Jaenal Mutaqim kepada Kapushidrosal tentang kesiapan pasukan mengikuti manlap. Hadir dalam acara tersebut di antaranya Wakapushidrosal Laksamana Pertama TNI Budi Purwanto, S.T. M.M, Kadisopslatal Laksamana Pertama TNI Ali Triswanto, Wairjenal Laksamana Pertama TNI Nur Fachruddin dan seluruh personel peserta latihan.

Dalam sambutannya Kapushidrosal menyampaikan Pushidrosal sebagai kotama pembinaan dan operasional, mengemban tugas sebagai penyelenggara fungsi hidrografi dan Osenografi untuk kepentingan militer dan layanan publik. Guna mendukung optimalisasi pelaksanaan tugas, Pushidrosal secara periodik dan berkelanjutan menyelenggarakan program latihan surta hidros, guna meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit Pushidrosal menuju terwujudnya Pushidrosal sebagai Lembaga Hidrografi Nasional dan pusat informasi geospasial kelautan.

Latihan ini dilaksanakan secara terpadu antara unsur KRI, Unit Survei pesisir dan staf pendukung sebagai ajang uji dan penilaian pelaksanaan tugas, peran dan fungsi serta tanggung jawab Satker pelaksana maupun pendukung di jajaran Pushidrosal.

Apel gelar yang dilaksanakan ini untuk melihat kesiapan personel, material dan alutsista yang disiapkan guna mendukung pelaksanaan Latsurta Hidro-Oseanografi.

Melalui Tema “Pushidrosal melaksanakan Latihan Operasi Survei dan Pemetaan Hidrog-Oseanigrafi TA 2020 di Perairan Kepulauan Seribu dan Teluk Jakarta guna mendukung tugas TNI Angkatan Laut” Kapushidrosal juga berharap sasaran latihan dapat sepenuhnya tercapai, mealui kesatuan komandao dan pengendalian serta kesamaan visi dan misi bagi seluruh prajurit sehingga misi latihan dapat berjalan dengan lancar secara efektif, efisien tepat sasaran dan terukur.

Beberapa penekanan untuk dijadikan pedoman pelaksanaan Latihan yang disampaikan oleh Kapushidrosal sebelum mengakhiri sambutannya antara lain adalah pertama, dalami dengan seksama rencana latihan agar paham dan megerti fungsi dan tugas setiap pelaku sehingga keberhasilan dapat tercapai. Kedua, melaksanakan setiap rangkaian kegiatan latihan dengan penuh kesungguhan dan disiplinn, sehingga latihan berjalan sesuai dengan perencanaan. Ketiga, perhatikan keamanan latihan dengan menepati semua prosedur yang telah ditetapkan, dengan perhitungan yang cermat dan pertimbangan yang logis. Keempat, pertahankan kondisi tehnis alat utama agar tetap prima untuk mendukung kelancaran dan keberhasilan kegiatan. Kelima, laksanakan latihan ini dengan sabaik-baiknya sehingga outputnya dapat menjadi bekal penugasan lapangan. Dan terakhir ke enam, melaksanakan latihan dengan memperhatikan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 dengan menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Kegiatan Manlap Latsurta tersebut dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 13 sampai dengan tanggal 17 Nopember 2020, dengan melibatkan KRI Rigel-933, KAL Vega, serta unit survei darat.(disp/red)

Categories
TNI

Kapushidros TNI AL Sarankan Pelabuhan Kabil Batam Dilakukan Survei dan Pemetaan Hidro-Oseanografi

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Kapushidrosal) Laksda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro S.Sos, S.H., M.H. menyarankan Pelabuhan Kabil di Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk dilakukan survei dan pemetaan hidro-oseanografi, mengingat perubahannya yang sangat pesat.

Hal tersebut disampaikan Kapushidrosal dalam Rapat Koordinasi (Rakor) kementerian/Lembaga dan peninjauan lapangan di Provinsi Kepulauan Riau dibawah Pimpinan Deputi II Bidang SDM Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) Safri Burhanuddin, di BP Batam, Tanjung Bemban dan Pelabuhan Kabil, Selasa (28/07/2020).

Hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Energi dan sumber daya Mineral, Kementerian Pertahanan, Badan Keamanan Laut, Pemerintah Provinsi Kepri, serta Badan Pengusahaan Batam.

Menurut Kapushidrosal, dari hasil peninjauan lapangan, perairan Pelabuhan Kabil dilaksanakan survei terakhir oleh Pushidrosal pada tahun 2012 dan saat ini perubahannya sangat pesat, sehingga perlu dilaksanakan survei dan pemetaan hidro-oseanografi full coverage untuk update Peta Laut Indonesia (PLI) no. 49 dan publikasi nautika guna menjamin keselamatan pelayaran di perairan tersebut.

Dengan dilaksanakannya survei dan pemetaan oleh Pushidrosal, kawasan tersebut akan tergambar dalam PLI. Tanpa dukungan peta yang up date dan fasilitas labuh yang tidak tergambar dalam PLI, kawasan tersebut tidak mempunyai kekuatan hukum internasional.

Dalam pantauan Pushidrosal, banyak pelabuhan yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya karena tidak tergambarkan dalam PLI, hal ini disebabkan dalam pembangunannya tidak melibatkan Pushidrosal sebagai Lembaga Hidrografi Nasional.

Di kawasan Batam, banyak terjadi perubahan garis pantai, kontur dan data batimetri sebagai akibat dari reklamasi dan pembangunan di wilayah pesisir. Sebagai perairan yang strategis, perairan Batam dan Selat Singapura, data hidro-oseanografi harus selalu diperbarui melalui survei dan pemetaan yang dilakukan Pushidrosal, , apalagi pada tahun 2022 Indonesia akan melaksanakan Audit Wajib anggota IMO atau Mandatory IMO Member States Audit Scheme (MIMSAS), sehingga kalau tidak update dapat dianggap sebagai dark area. Hal ini harus menjadi perhatian para pemangku kepentingan, stake holder sampai dengan operator.

Kapushidrosal mengingatkan bahwa “Hidrografi bukan hanya sekedar peta laut. Hidrografi adalah kunci gerbang perekonomian dan ujung tombak pertahanan laut suatu negara”

Pada Rakor tersebut, Kapushidrosal yang juga Chief Hydrographer Indonesia memaparkan tentang progress penataan jalur koridor kabel dan pipa bawah laut. Dalam paparannya, antara lain disampaikan bahwa Pushidrosal saat ini sedang melakukan penggambaran peta jalur kabel bawah laut nasional yang dimuat dalam peta laut NKRI dengan sekala 1 : 4.800.000 dan tim teknis sudah menyusun tabel koordinat waypoint jalur kabel bawah laut nasional hingga 217 jalur. Dalam hal ini Kapushidrosal selaku Ketua Pelaksana Timnas Penataan Alur Pipa dan Kabel bawah laut.

Pada kegiatan ini juga dilaksanakan peninjauan lapangan terhadap Beach Manhole (BMH) yang merupakan instalasi sarana penunjang jaringan kabel yang dipasang di bawah permukaan tanah yang berfungsi sebagai bak control yang berada di area pantai sebagai tempat pertemuan antara kabel laut dan kabel darat., Landing station, Landing Point kabel telekomunikasi, control appointment di Tanjung Bemban dan Pelabuhan Kabil.(disp/red)