Categories
Megapolitan

Sejumlah Prajurit TNI Terima Penghargaan dan Pangkat Istimewa dari Presiden Jelang HUT ke-80

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam kegiatan Presidential Inspection yang digelar di perairan Teluk Jakarta, Kamis (2/10/2025). Acara ini menjadi salah satu puncak rangkaian peringatan HUT ke-80 TNI Tahun 2025.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para perwira yang dinilai telah berjasa besar sepanjang kariernya.

“Ada beberapa perwira yang kita berikan pangkat istimewa walaupun mereka sudah pensiun sebagai pengakuan terhadap sumbangan yang telah mereka berikan kepada bangsa,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo berpesan agar seluruh prajurit TNI senantiasa menjaga kehormatan bangsa serta mengutamakan pengabdian kepada rakyat.

“Jaga terus kehormatan bangsa dan negara, utamakan selalu pengabdian kepada bangsa dan rakyat, dan jangan pernah mengkhianati bangsa dan rakyat,” tegasnya.

Anugerah Tanda Kehormatan

Pada kesempatan itu, Presiden Prabowo menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Yudha Dharma Pratama kepada tiga Perwira Tinggi TNI, yakni:

Pangdivif 3 Kostrad Mayjen TNI Bangun Nawoko.

Pangkoarmada I Laksda TNI Fauzi, Wadan Kodiklatau Marsda TNI Benny Arfan.

Prosesi penganugerahan berlangsung di atas geladak KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (RJW-992).

Selain itu, Presiden juga memberikan Samkaryanugraha kepada 12 kesatuan TNI yang dinilai berprestasi dan berdedikasi tinggi, mulai dari Sat 71 Kopassus hingga Skadron Pendidikan 102 Lanud Adi Sutjipto.

Pangkat Istimewa untuk Prajurit Purnawirawan

Tidak hanya itu, 11 prajurit purnawirawan TNI dianugerahi pangkat istimewa sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi luar biasa mereka.Di antaranya adalah:

Letjen TNI (Purn) H.B.L. Mantiri dan Letjen TNI (Purn) Bibit Waluyo sebagai Jenderal TNI Kehormatan,

Laksdya TNI (Purn) Dr. Didit Herdiawan serta Laksdya TNI (Purn) Achmad Taufiqoerrochman sebagai Laksamana TNI Kehormatan,

Marsdya TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Marsekal TNI Kehormatan, serta beberapa perwira lain yang mendapat kenaikan kehormatan hingga Brigjen TNI.

Sailing Pass Kapal Perang

Sebagai penutup, rangkaian acara dimeriahkan dengan demonstrasi atraktif dan sailing pass kapal-kapal perang TNI yang menampilkan profesionalisme prajurit serta kesiapan alutsista dalam menjaga kedaulatan NKRI.(**/Pusp)

Categories
Militer TNI

KSAD Jenderal Dudung Abdurachman Terima Wing Kehormatan Penerbang Kelas I TNI AU

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman menerima wing kehormatan Penerbang Kelas I dari TNI Angkatan Udara, bertempat di hanggar Skadron 17, Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, Kamis (18/8/2022).

Penganugerahan wing kehormatan Penerbang Kelas I TNI AU kepada KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman disematkan oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., C.S.F.A. setelah melaksanakan Joy Flight selama kurang lebih 30 menit menggunakan pesawat tempur F-16 melalui rute Halim Perdanakusuma menuju Pelabuhan Ratu dan kembali ke Halim Perdanakusuma.

Kegiatan penerbangan diawali dengan back seat brief bersama Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsdya TNI Andyawan Martono Putra, S.I.P., M.Tr. dilanjutkan pemasangan flying gear, kemudian dilanjutkan kegiatan joy flight menggunakan pesawat tempur F-16 Fighting Falcon dengan nomor register TS 1622 yang dipiloti Mayor Pnb. Bambang Aulia.

Pada acara penyematan Wing Kehormatan Kelas 1 TNI AU kepada Kasad tersebut, sekaligus menandai pengukuhan Kasad sebagai warga kehormatan TNI AU.

“Saya senang dan bangga serta menjadi pengalaman tersendiri dapat terbang dengan pesawat tempur TNI Angkatan Udara. Terima kasih kepada TNI Angkatan Udara, dengan penyematan Wing Penerbang ini menjadi kehormatan tersendiri bagi saya, dan saya yakin dengan kekuatan Alutsista yang dimiliki TNI Angkatan Udara dapat mengamankan kedaulatan NKRI,” tegas KSAD.

Hadir pada penyematan Wing Kelas 1 Penerbang TNI AU, Ketua Umum Persit KCK, Ny. Rahma Dudung Abdurachman, Danpuspomad Letjen TNI Chandra W. Sukotjo, Aster Kasad Mayjen TNI Karmin Suharna, Aslog Kasad Mayjen TNI Saiful Rochiman, Waaslat Kasad bidang Renlat, Brigjen TNI Yusman Madayun Waaspers Kasad Brigjen TNI Arief Cahyono dan Waasops Kasad Bidang Renops Brigjen TNI Bangun Nawoko.(disp)

Categories
Polhukam TNI

KSAU Dianugerahi Medali Legion of Merit oleh Pemerintah Amerika Serikat

Koran Jurnal, Washington DC – Pemerintah Amerika Serikat menganugerahi medali Legion of Merit kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., CSFA. Pemberian penghargaan berlangsung di Join Base Anacostia Bolling, Washington DC, Kamis (19/5/2022).

Prosesi penganugerahan medali dikalungkan langsung oleh Kepala Angkatan Udara Amerika Serikat General Charles W. Brown Jr. dalam sebuah upacara kebesaran militer dan disaksikan para pejabat USAF.

Penganugerahan medali sebagai bentuk pengakuan pemerintah Amerika Serikat, atas kontribusi luar biasa KSAU dalam meningkatkan kerjasama dan kemitraan strategis TNI AU dan USAF.

Sesuai aturan di AS, Legion of Merit hanya diberikan kepada personel AD AS, US Marines Corps, USAF, US Navy dan Coast Guard AS. Namun ada ketentuan bagi tokoh negara lain yang berhak mendapatkannya, salah satunya tokoh militer yang memberikan sumbangsih luar biasa dan berkonstribusi besar, sangat berjasa dalam memajukan angkatan bersenjata kedua negara.

Setelah Penerimaan Medali Legion of Merit, KSAU juga mengadakan pertemuan resmi dengan Kepala Staf Angkatan Udara AS General Charles Q. Brown Jr. dan Secretary of the Air Force Mr. Frank Kendall.

Lawatan resmi KSAU ke Amerika Serikat dalam rangka memenuhi undangan pemerintah AS, sekaligus kunjungan balasan (counterpart visit), atas kunjungan resmi sejumlah pejabat tinggi Angkatan Udara AS ke Indonesia beberapa waktu lalu.

Turut mendampingi KSAU, Asintel Kasau Marsda TNI I Wayan Sulaba, Asops Kasau Marsda TNI Khairil Lubis dan Gubernur AAU Marsda TNI Eko Dono Indarto serta Atase Pertahanan RI untuk Amerika Serikat Marsma TNI Tjahja Elang Migdiawan.(disp)

Categories
TNI

Panglima TNI Hadiri Penyematan Wing Kehormatan Penerbang TNI AU kepada Kapolri

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., menghadiri acara Penyematan Wing Kehormatan Penerbang Kelas 1 TNI AU kepada Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si, yang dilaksanakan oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P. bertempat di Lobby Ruang Hening Gedung R.S. Suryadarma, Mabes TNI AU Cilangkap Jakarta Timur, Kamis (07/01/2021).

Pemberian Hak untuk menerima dan memakai Wing Kehormatan Penerbang Kelas 1 TNI AU berdasarkan surat keputusan Kepala Staf Angkatan Udara Nomor Kep/269/X/2020 tanggal 14 Oktober 2020, sebagai penghargaan atas jasa-jasanya yang telah ditunjukan dengan kerja sama yang baik dan dukungannya selama ini dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan Negara.

Sebagai bentuk penghormatan kepada Kapolri, diakhir acara ditampilkan demonstrasi Fly Pass 4 pesawat F 16 Fighting Falcon dari Skadron Udara 3 Madiun dengan pilot Letkol Pnb Agus Dwi Ariyanto, Mayor Pnb Ferry Rachman, Lettu Pnb Hangga Dwipayana dan Lettu Pnb Panji Satria Dewanto.

Turut hadir pada acara tersebut diantaranya Wakasau Marsdya TNI Fahru Zaini Isnanto, S.H., M.DS., Irjen TNI Letjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, S.H., M.H., M.Tr.(Han), Asops Panglima TNI Mayjen TNI Tiopan Aritonang, Aspers Panglima TNI Marsda TNI Diyah Yudanardi dan Kapuspen TNI Mayjen TNI Achmad Riad, S.I.P.(Pusp/red)

Categories
IPTEK Ragam

Megawati Soekarnoputri Terima Penghargaan Kehormatan sebagai Tokoh Penguatan dan Modernisasi MKG

Koran Jurnal, Jakarta – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan penghargaan kehormatan kepada Presiden Indonesia ke-5, DR (HC) Megawati Soekarnoputri, sebagai tokoh ‘Pelopor Penguatan dan Modernisasi Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Untuk Kemanusiaan dan Lingkungan’ dalam acara yang berlangsung di Auditorium BMKG, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (25/11/2019).

Hal ini dilakukan karena Megawati disebut memiliki peran penting dalam pembentukan BMKG saat Ketua Umum PDI Perjuangan tersebut menjabat Presiden Republik Indonesia.

“Ibu Megawati Soekarnoputri mampu melihat jauh ke depan dengan mengamati fenomena perubahan iklim global akibat makin masifnya kerusakan lingkungan, dan peningkatan aktivitas kegempaan yang dapat memicu tsunami, sehingga dapat mengancam keselamatan publik dan keberlanjutan pembangunan,” ucap Kepala BMKG Dwikorita Karnawati saat memberikan penghargaan secara langsung kepada Megawati sebagai ‘Tokoh Penguatan dan Modernisasi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.

Dengan keputusan politik Megawati kala itu, lahirlah Keputusan Presiden Nomor 46 dan 48 tahun 2002, Badan Meteorologi dan Geofisika diperkuat dan dimodernisasikan fasilitasnya, dengan dilompatkan statusnya sebagai Lembaga Pemerintah Non Departemen, yaitu Badan yang setara Kementerian yang semula berada di bawah Departemen Perhubungan menjadi Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPND).

Dwikorta berharap dengan adanya penghargaan ini, pejabat-pejabat negara ataupun publik sadar akan pentingnya BMKG. Dia juga meminta masyarakat berperan aktif mengawasi observasi BMKG.

Selain itu, dirinya berharap melalui anugerah kehormatan ini akan menjadi proses edukasi publik untuk menguatkan kesadaran pentingnya memahami, memonitor, memprediksi dan memberikan peringatan dini berbasis inovasi teknologi di bidang meteorologi, klimatologi dan geofisika.

Mendapat kehormatan dari BMKG, Megawati mengucapkan terima kasih dan tak lupa dirinya mengingatkan bahwa pembentukan BMKG itu juga merupakan peran aktif Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang saat itu menjadi Presiden sebelum Megawati.

“Saya juga tidak menyangka akan mendapatkan penghormatan ini. Saya sendiri sebetulnya berpikir pada waktu itu sedikit bernostalgia apa yang tadi dikatakan oleh Ibu Dwi (Kepala BMKG Dwikorita) memang keputusannya dibuat ketika saya sudah presiden, tetapi sebenarnya penugasannya itu ketika saya sebagai Wapres. Jadi ketika pemerintahannya Presiden Gus Dur (Abdurrahman Wahid),” tutur Megawati Soekarnoputri.

Selain memberikan penghargaan kepada Megawati Soekarnoputri, BMKG juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama dengan BNPP, BNPB, dan PDI Perjuangan. MoU itu sendiri ditujukan untuk mengadakan sosialisasi dan pelatihan bersama terkait informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika.

Bersamaan dengan itu, BMKG sekaligus meluncurkan program Sancakarla dan Simpel, dimana keduanya diharapkan untuk memberikan layanan informasi kepada masyarakat perihal BMKG.(red)