Categories
Energi SDA TNI

TNI-AD dan Perusahaan Listrik Negara Bahas Kerjasama Pemanfaatan Varian Batako Produk PLN

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa menerima audiensi rombongan Pejabat PLN Pusat yang dipimpin oleh Direktur Human Capital Manajemen PLN, Muhamad Ali yang membahas kerja sama tentang pemanfaatan varian batako produk PLN, untuk membangun perumahan Prajurit TNI AD.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Kolonel Inf Nefra Firdaus dalam keterangan resminya, usai mendampingi KSAD melakukan audiensi bertempat di Ruang Kerja KSAD, Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) Jakarta, Kamis (30/04/2020).

Diungkapkan Kadispenad bahwa, pertemuan tersebut membahas kerja sama antara pihak PLN dengan TNI AD dalam rangka membantu pembangunan perumahan prajurit TNI AD di Kupang, NTT dengan varian batako produk PLN yang diolah oleh Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) milik PLN.

Sementara itu, Muhamad Ali, selaku pimpinan rombongan dari PLN menyampaikan, ucapan terima kasih atas bantuan dan support yang telah diberikan TNI AD, seperti dalam penanganan kebanjiran gardu induk di Kembangan, Jakarta, dan kerjasama bantuan pengamanan tempat-tempat vital PLN, sehingga semuanya dapat berjalan dengan baik.

“Saya _sowan_ kesini dapat laporan dari teman-teman di Kupang, ada mess Angkatan Darat yang kira-kira mungkin bisa kami bantu untuk pembangunan, dengan bahan varian batako produk PLN, sebagaimana yang telah juga kita lakukan di Atambua dulu,” ujar Pejabat PLN tersebut.

Dalam kesempatan audiensi tersebut, menurut Nefra, KSAD menyampaikan ucapan terima kasih atas rencana pembangunan rumah prajurit TNI AD di Kupang dari pihak PLN.

“Namun, KSAD menginginkan bantuan tersebut, tidak hanya berbentuk bahan baku dari varian batako produk PLN saja, tetapi dikerjakan secara tuntas dan menjadi bangunan rumah yang utuh, tidak membicarakan berapa jumlah rumah yang akan dibangun,” ungkap Kadispenad.

Selain Kadispenad, turut serta mendampingi KSAD dalam audiensi, Wakasad, Mayjen TNI Moch. Fachruddin, S. Sos, Koorsahli KSAD dan Asisten Teritorial KSAD.(disp/red).

Categories
Bisnis Ekonomi Nasional

Pemerintah Gratiskan Tarif Listrik Bagi Pelanggan PLN Daya 450 VA dan Potongan 50 Persen untuk 900 VA Selama 3 Bulan

Koran Jurnal, Bogor – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemerintah akan menggratiskan tarif listrik pelanggan PLN (Perusahaan Listrik Negara) daya 450 VA (Volt Ampere) dan memberikan potongan tarif listrik sebesar 50 persen bagi pelanggan PLN daya 900 VA selama 3 bulan terhitung April, Mei dan Juni 2020. Kebijakan itu diambil pemerintah untuk membantu golongan rakyat tidak mampu akibat terkena dampak kebijakan pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran virus corona atau covid-19.

Jokowi menjelaskan, kebijakan tersebut berlaku selama 3 bulan ke depan, mulai bulan April hingga Juni 2020.

“Tarif listrik perlu saya sampaikan, untuk pelanggan listrik 450 VA yang jumlahnya 24 juta pelanggan akan digratiskan selama 3 bulan ke depan untuk bulan April, Mei, dan bulan Juni 2020,” kata Jokowi melalui video konferens di Istana Kepresidenan, Bogor, Selasa (31/03/2020).

Kemudian untuk pelanggan dengan tagihan listrik daya 900 VA akan mendapat diskon 50 persen.

Para pelanggan hanya akan membayar separuh harga dan berlaku selama tiga bulan ke depan.

Jokowi mengatakan untuk warga yang menggunakan listrik 900 VA ada sekitar 7 juta di seluruh Indonesia.

“Sedangkan untuk pelanggan 900 VA yang jumlahnya sekitar 7 juta pelanggan akan di diskon 50 persen. Artinya hanya membayar separuh saja untuk bulan April Mei dan Juni 2020,” jelasnya.(red)

Categories
Megapolitan

PLN Disjaya Antisipasi Gangguan Listrik Jelang Musim Penghujan

Koran Jurnal, Jakarta – PT PLN (Persero) distribusi Jakarta Raya atau PLN Disjaya melakukan antisipasi gangguan listrik terhadap potensi banjir menjelang musim penghujan yang diperkirakan terjadi antara Desember 2019 ataupun Januari dan Februari 2020.

“Puncak musim hujan berpotensi banjir yang meluas. Maka kita antisipasi, termasuk kemungkinan terjadi pemadaman listrik,” ujar General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya M. Ikhsan Asaad, di Stroom Coffee PLN Disjaya, Jakarta, Kamis (07/11/2019).

Ada sekitar, sebut Ikhsan, 14 ribu gardu PLN distribusi DKI Jakarta. Artinya, Hampir setiap sudut tempat di ibu kota pasti ada gardu distribusi listriknya.

“Listrik dari pembangkit gardu ke rumah-rumah tersambung dengan kabel yang sangat banyak sekali. Ada sekitar 23 ribu km sirkuit listrik di Jakarta,” jelasnya.

Sebagai antisipasi, Ikhsan menjelaskan PLN Disjaya sudah meninggikan gardu listrik di lokasi-lokasi yang rawan banjir. Juga mengganti kabel dan instalasi listrik yang berpotensi terkelupas.

“Ada 189 gardu listrik yang kita tinggikan. Ada yang ditinggikan 1,5 meter, ada juga yang 2 meter. Semua kita lihat catatan pengalaman banjir wilayahnya,” papar Ikhsan.

Ketika musim hujan, lanjut Ikhsan, hal yang penting diantisipasi minimal adalah gardunya. Sebab segala tragedi bisa terjadi, walaupun semua sudah dilengkapi dengan alat proteksi.

“Kita tetap harus waspada. Sebab namanya alat bisa saja tak berfungsi, atau terjadi hal yang tak diinginkan. Yang pasti kita sudah lakukan inspeksi jaringan. Kalau ada potensi rusak, atau kabel terkelupas dan lainnya. Itu sudah kita ganti,” jelasnya.

Pada kesempatan sama, Basuki Rahmat, Kepala Seksi Pengendalian BPBD DKI Jakarta menjelaskan, puncak curah hujan diprediksi akan terjadi pada Januari dan Februari 2020. Bahkan dari ITB puncak curah hujan sudah mulai pada 11-20 Desember 2019.

“Kemungkinan juga pada 11-20 Januari akan hujan lokal di Jakarta pusat, selatan, dan timur,” jelasnya.

Ketika curah hujan lokal, lanjut Ikhsan, yang perlu diantisipasi juga adalah tumpukan sampah dan sumbatan saluran air. Maka drainase harus dicek.

“Januari dan Februari puncak pasang laut. Sekitar pagi hari antara jam 7.00 sampai jam 11.00 WIB,” paparnya.

Ia menyebut ada 25 kelurahan yang sangat rawan banjir di DKI Jakarta. Meliputi 10 kelurahan di Jakarta Selatan, tujuh kelurahan di Jakarta Timur, lima kelurahan di Jakarta Barat, dan dua kelurahan di Jakarta Utara, dan satu kelurahan Jakarta Pusat.(red)

Categories
Hukum Polhukam

Hakim Tipikor Vonis Bebas Mantan Dirut PLN Sofyan Basir

Koran Jurnal, Jakarta – Mantan Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir divonis bebas oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Senin (04/11/2019).

Sementara tuntutan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ialah 5 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan.

“Mengadili, satu, menyatakan terdakwa Sofyan Basir tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana di dakwaan penuntut umum dalam dakwaan pertama dan kedua,” kata ketua majelis hakim Hariono saat membaca amar putusan.

Majelis hakim berpendapat bahwa Sofyan tidak terbukti memenuhi unsur perbantuan memberi kesempatan, sarana, dan keterangan kepada mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih dan pengusaha Johannes Budisutrisno Kotjo dalam mendapatkan keinginan mereka mempercepat proses kesepakatan proyek Independent Power Producer (IPP) PLTU Riau 1.

Majelis juga berpendapat Sofyan Basir sama sekali tidak mengetahui adanya rencana pembagian fee yang dilakukan oleh Kotjo terhadap Eni dan pihak lain.

Menurut majelis, upaya percepatan proyek PLTU Riau-1 murni sesuai aturan dan bagian dari rencana program listrik nasional. Sofyan juga diyakini bergerak tanpa arahan dari Eni dan Kotjo.

“Terdakwa Sofyan Basir tidak terbukti melakukan tindak pidana pembantuan sebagaimana dakwaan pertama. Maka Sofyan Basir tidak terbukti melakukan tindak pidana pembantuan sebagaimana dakwaan kedua,” kata majelis hakim.

Majelis berpendapat Sofyan tidak terbukti melanggar Pasal 12 huruf a jo Pasal 15 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 56 ke-2 KUHP.

Diketahui, Sofyan Basir merupakan terdakwa kasus dugaan pembantuan transaksi suap terkait proyek pembangunan PLTU Riau-1.(red)

Categories
Energi SDA Nasional

Kunjungi Kantor Pusat PLN , Ini Pinta Presiden Jokowi Agar Tidak Terulang Kembali Pemadaman Listrik

Koran Jurnal, Jakarta – Menyusul padamnya listrik di sejumlah wilayah Jabodetabek dan sebagian daerah di Jawa Barat, Minggu (04/08/2019) kemarin, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi kantor Pusat PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN), di daerah Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (05/08/2019) pagi. Kedatangan Presiden Jokowi disambut oleh Pelaksana Tugas Direktur Utama (Plt Dirut) PT. PLN (Persero), Sripeni Intan.

Presiden mengaku ingin mendengar langsung peristiwa pemadaman total yang terjadi pada Minggu kemarin. Ia mengingatkan, dalam sebuah manajemen besar seperti PLN mestinya ada tata kelola resiko-resiko yang dihadapi dengan manajemen besar.

“Tentu saja ada contingency plan, ada back up plan, pertanyaan saya kenapa itu tidak bekerja dengan cepat dan dengan baik,” kata Presiden Jokowi dihadapan para direksi dan pimpinan PT. PLN (Persero).

Menurut Presiden, peristiwa seperti ini pernah terjadi pada tahun 2002, 17 tahun yang lalu, saat pemadaman terjadi di Jawa dan Bali. Mestinya itu bisa dipakai sebuah pelajaran bersama, jangan sampai kejadian yang sudah pernah terjadi itu, kembali terjadi lagi.

“Kita tahu ini tidak hanya bisa merusak reputasi PLN tetapi juga banyak hal diluar PLN yang terutama konsumen sangat dirugikan, pelayanan transportasi umum misalnya juga sangat berbahaya sekali, MRT misalnya,” tegas Presiden.

Presiden Jokowi juga mengingatkan, bahwa para pimpinan dan pejabat PLN itu orang pintar-pintar yang sangat paham urusan listrik. Namun ia mempertanyakan, apakah tidak dikalkulasi kejadian-kejadian, sehingga kita tahu sebelumnya, tahu-tahu drop gitu.

“Artinya, pekerjaan-pekerjaan yang ada tidak dihitung tidak dikalkulasi dan itu betul-betul merugikan kita semuanya,”ucap Presiden.

Yang paling penting, Presiden meminta diperbaiki secepatnya, beberapa wilayah yang belum hidup segera dikejar dengan cara apapun agar segera bisa hidup kembali. Kemudian hal-hal yang menyebabkan peristiwa besar ini terjadi, jangan sampai kejadian lagi. “Itu saja permintaan dari saya,” pungkasnya.

Tampak mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan tersebut antara lain Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.(DBPers/red)