Categories
Daerah Kesehatan TNI

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642 Bagikan Masker kepada Pengendara Bermotor

Koran Jurnal, Kalbar – Untuk mencegah dan menanggulangi penyebaran Covid-19, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas yang berada dibawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 121/ABW membagikan masker kepada masyarakat pengendara motor di depan Pos Pamtas Sei Daun, Jalan Malengang, Dusun Sei Daun, Kec. Sekayam, Kab. Sanggau.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa, dalam rilis tertulisnya di Mako Satgas Yonif 642, Entikong, Kab. Sanggau, Kalbar, Senin (08/02/2021).

Lebih lanjut dikatakan bahwa pembagian masker ini dimaksudkan untuk menekan penyebaran virus Covid-19 yang sampai dengan sekarang ini masih mewabah diseluruh penjuru negeri.

“Masker tersebut dibagikan kepada pengendara motor yang melewati Pos Pamtas Sei Daun, agar selalu ingat dan taat terhadap protokol kesehatan,” ujar Dansatgas.

Menurut Dansatgas, dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dibutuhkan kerja sama, disiplin dan kepedulian seluruh elemen bangsa untuk senantiasa menjalankan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari sesuai anjuran pemerintah.

“Hal ini berguna untuk keselamatan kita bersama, mencegah lebih baik daripada menyesal kemudian. Semoga wabah Covid-19 ini dapat segera diatasi, serta tidak menimbulkan korban yang lebih banyak lagi,” katanya.(pen/red)

Categories
Kesehatan TNI

Semprotkan Disinfektan, Cara Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Cegah Penyebaran Covid-19

Koran Jurnal, Kalbar – Personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas ikut membantu pemerintah dalam upaya pencegahan Covid-19 dengan menyemprotkan disinfektan di Dusun Panga, Desa Semangit, Kec. Entikong, Kab. Sanggau, Kalbar, Sabtu (06/02/2021).

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa, di Mako Satgas Entikong, Kalbar, mengatakan bahwa seluruh personel Satgas Yonif 642 akan terus melakukan berbagai upaya pencegahan Covid-19 di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, salah satunya dengan melaksanakan penyemprotan disinfektan di Dusun Panga ini.

“Penyemprotan disinfektan dilakukan guna mencegah merebaknya Virus Corona yang saat ini menjadi pusat perhatian dunia, karena penyebarannya yang begitu cepat dan mengakibatkan banyak korban meninggal dunia,” ujarnya.

Dansatgas menambahkan, penyemprotan disinfektan yang dilakukan oleh anggota Pos Panga Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas di rumah-rumah warga dan lingkungan sekitar kampung dengan disinfektan, yang terdiri dari campuran bayclin, air dan alkohol kadar tinggi.

“Ini merupakan upaya kami dalam pencegahan dan mengantisipasi penularan Virus Corona, khususnya di lingkungan Satgas Yonif 642/Kapuas,” katanya.

Dansatgas menegaskan bahwa telah memerintahkan kepada seluruh jajarannya yang tersebar di tiga Kabupaten, yaitu Sambas, Bengkayang dan Sanggau, untuk selalu mengutamakan protokol kesehatan dalam setiap menjalankan tugas.

“Pedomani protokol kesehatan, selalu gunakan masker dan menjaga jarak saat melakukan interaksi dengan orang maupun barang yang melewati jalur perbatasan Indonesia-Malaysia,” tutupnya.(pen/red)

Categories
Daerah TNI

Jaga Batas Negara, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642 Patroli Patok Perbatasan

Koran Jurnal, Kalbar – Sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) yang memiliki tugas pokok menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan keamanan di wilayah perbatasan RI-Malaysia, Prajurit TNI Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Pos Sei Tengah, melaksanakan Patroli Patok di Dusun Sei Tengah, Desa Sebubus, Kec. Paloh, Kab. Sambas, Kalbar.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Sanggau, Kalbar, Kamis (04/02/2021).

Dansatgas mengungkapkan bahwa salah satu tugas pokok TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) adalah mengamankan wilayah perbatasan yang diimplementasikan diantaranya dengan melaksanakan Patroli Patok.

Patroli Patok kali ini dilaksanakan dan dipimpin langsung oleh Danpos Sei Tengah Sertu Didik bersama dengan 4 orang anggotanya. “Terdapat 89 patok yang menjadi tanggung jawab Pos Pamtas Sei Tengah Satgas Yonif 642/Kapuas yang seluruhnya merupakan Patok Batas Type A,” ujarnya.

“Jarak tempuh dari Pos menuju Patok pertama yakni sekitar 13 km, kemudian dibutuhkan waktu lima sampai dengan enam hari perjalanan pulang pergi untuk mencapai 88 Patok lagi yang menjadi tanggung jawab Pos Pamtas Sei Tengah,” tambah Dansatgas.

Dansatgas mengatakan, tujuan dilaksanakannya Patroli Patok yaitu untuk mengetahui dan memastikan kondisi Patok Batas Negara tidak bergeser ataupun rusak, karena hal ini menyangkut tentang kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Letkol Inf Alim Mustofa menambahkan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan Patroli Patok ini dibutuhkan kondisi fisik yang prima dan mental yang kuat karena medan yang dilalui lumayan berat dan bervariasi seperti melintasi sungai, menyusuri rawa-rawa maupun menerobos hutan yang cukup lebat.

“Prajurit Satgas juga harus memiliki kemampuan bernavigasi, sehingga Patroli Patok dapat dilaksanakan dengan baik, efektif dan efisien,” katanya.

“Melaksanakan tugas operasi, termasuk operasi pengamanan perbatasan ini, merupakan suatu kehormatan bagi kami, untuk itu Prajurit Satgas Yonif 642/Kapuas, akan mengabdikan seluruh jiwa dan raga demi keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutup Dansatgas.(pen/red)

Categories
Pendidikan TNI

Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Buka Perpustakaan Mini untuk Anak-anak

Koran Jurnal, Kalbar – Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Pos Temajuk membuka perpustakaan mini bagi anak-anak di perbatasan, khususnya anak-anak di Dusun Maludin, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa, dalam rilis tertulisnya di Mako Satgas Entikong, Kabupaten Sanggau, Rabu (03/02/2021).

Dansatgas mengatakan bahwa perpustakaan atau ruang baca ini dibangun di salah satu ruangan yang ada di Barak Pos Satgas Temajuk. “Perpustakaan ini merupakan ide kreatif dari anggota yang ada di Pos Satgas Temajuk,” ungkapnya.

Dansatgas menambahkan, dengan memanfaatkan fasilitas ruangan yang ada, perpustakaan ini dapat dibangun sebagai bukti nyata dari Satgas untuk selalu memberikan yang terbaik bagi warga masyarakat Desa Temajuk.

Di tempat terpisah, Danpos Temajuk, Letda Inf Ryan Hidayat mengungkapkan, selain untuk lebih menarik minat baca anak-anak Desa Temajuk ini khususnya, dengan adanya perpustakaan ini juga sebagai salah satu sarana untuk menjalin silahturahmi dengan masyarakat setempat.

“Kedekatan kita dengan warga juga akan terjalin dengan baik dan Kemanunggalan TNI-Rakyat akan terwujud,” katanya.

Menurut Danpos, dengan adanya perpustakaan tersebut, memang antusias masyarakat khususnya anak-anak banyak yang datang ke Pos Temajuk untuk membaca buku-buku yang di sediakan oleh anggota Satgas.

“Dari hal kecil seperti ini, terjalin hubungan yang lebih harmonis lagi antara warga dengan kami,” ujarnya.(pen/red).

Categories
Daerah TNI

Lewati Jalur Tikus, 18 PMI Non Prosedural Diamankan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642

Koran Jurnal, Kalbar – Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas berhasil mengamankan sebanyak 18 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur tikus atau jalur tidak resmi. Kedelapan belas PMI Non Prosedural tersebut diamankan saat melewati jalur tikus di sektor Pos Sajingan Terpadu, Kab. Sambas dan sektor Pos Kumba Semunying, Kab. Bengkayang.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa, dalam rilis tertulisnya di Mako Satgas Entikong, Kab. Sanggau, Kalbar, Senin (01/02/2021).

Lebih lanjut Dansatgas mengatakan, PMI tersebut diamankan oleh anggota Satgas Yonif 642 yang melaksanakan kegiatan patroli dan ambush (pengendapan), ketika berusaha masuk ke Indonesia melalui jalur tikus atau jalur tidak resmi.

“Dari kegiatan ambush yang dilaksanakan mulai hari Minggu sampai Senin ini, berhasil diamankan total 18 orang PMI Non Prosedural, yang masuk secara berkelompok,” ungkapnya.

“Dari Kedelapan belas PMI tersebut, 15 PMI diamankan oleh personel Pos Sajingan Terpadu di sektor jalan tikus wilayah Desa Sebunga, Kab. Sambas dan 3 orang lainnya diamankan oleh personel Pos Kumba Semunying di sektor jalan tikus wilayah Dusun Kumba, Kab. Bengkayang,” jelasnya.

Dansatgas menegaskan bahwa pengawasan terhadap jalur-jalur tidak resmi di perbatasan Indonesia-Malaysia akan terus diperketat oleh Satgas Pamtas Yonif 642 untuk mencegah adanya kegiatan dan lalu lintas barang maupun orang secara ilegal. “Kita semakin intensif seperti ini sesuai dengan perintah dari Komando Atas dan juga terkait dengan mewabahnya Covid-19,” ujarnya.

Menurut keterangan dari para PMI tersebut, selama di Malaysia mereka ada yang bekerja sebagai buruh kebun sawit, buruh cuci, maupun pegawai restoran, namun dikarenakan adanya kebijakan lockdown yang diberlakukan Pemerintah Malaysia, membuat mereka diberhentikan dari pekerjaannya, sehingga mengharuskannya kembali ke Indonesia.

Satgas Yonif 642 Kapuas bekerja sama dengan Instansi terkait di perbatasan, memastikan semua WNI yang masuk ke Tanah Air dari Malaysia harus melalui rangkaian pemeriksaan Protokol Kesehatan Covid-19. Setelah dinyatakan negatif Covid -19, PMI tersebut kemudian diserahkan kepada pihak Imigrasi untuk didata dan diwawancara tentang riwayat perjalanan serta barang-barang bawaan mereka diperiksa oleh Kantor Bea dan Cukai.

“Semuanya yang masuk dari Malaysia baik yang melewati jalur resmi maupun jalur tikus, akan kita arahkan untuk melewati rangkaian pemeriksaan yang meliputi pemeriksaan dari Karantina Kesehatan, Imigrasi serta Bea Cukai,” kata Dansatgas.(pen/red)

Categories
TNI

Aksi Cepat Tanggap Personel Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Padamkan Kebakaran Rumah Warga

Koran Jurnal, Kalbar – Aksi cepat tanggap dalam penanganan kebakaran, berhasil dilakukan oleh personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas dengan menaklukan si jago merah yang membakar salah satu rumah warga di Dusun Mauludin, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat, Senin (25/01/2021).

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa di Mako Satgas, Entikong, Kabupaten Sanggau, menjelaskan bahwa saat terjadi kebakaran di salah satu rumah warga, tetangga korban langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Danpos Temajuk Letda Inf Ryan Hidayat melalui jaringan telepon, untuk meminta bantuan memadamkan api. “Kemudian 5 orang personel Pos Temajuk langsung bergerak cepat mendatangi tumah tersebut,” ucapnya.

“Setibanya di lokasi, dengan cepat personel Pos Temajuk Satgas Yonif 642 menggunakan peralatan yang ada berupa semprotan air dan ember, bersama dengan masyarakat bahu membahu untuk memadamkan api, dengan harapan api tersebut tidak menjalar ke rumah berikutnya,” tambahnya.

Dansatgas mengatakan bahwa aksi cepat tanggap personel Satgas Pamtas Yonif 642 Pos Temajuk dan masyarakat berhasil memadamkan api, sehingga kebakaran tidak meluas ke rumah lainnya. “Namun akibat kejadian tersebut menyebabkan Bapak Solihin dan anaknya mengalami luka bakar ringan di bagian badan dan kaki serta kerugian materil berupa satu unit rumah habis terbakar beserta isinya,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Danpos Temajuk Letda Inf Ryan Hidayat mengatakan bahwa kebakaran terjadi pada pagi hari sekitar pukul 08.30 WIB. Api berhasil dipadamkan sekitar dua jam kemudian dan untuk kedua korban langsung dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pengobatan.

Danpos mengatakan bahwa berdasarkan keterangan dari Bapak Solihin selaku pemilik rumah yang sehari-hari menjual bensin eceran, kejadian bermula pada saat Bapak Solihin sedang menuangkan bensin ke dalam botol, kemudian tanpa ia sadari anaknya yang sedang bermain didekatnya menghidupkan korek api, tanpa diduga api dengan cepat menyambar dan membakar rumah dan seisinya.

Sementara itu, apresiasi dan rasa bangga diungkapkan masyarakat atas kepedulian personel Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Pos Temajuk, selain menjaga perbatasan, kepedulian anggota Pos Pamtas juga terlihat pada saat membantu masyarakat memadamkan api yang melanda rumah warga.

Bapak Faisal selaku Kepala Dusun Mauludin mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan.

“Luar biasa Bapak TNI, terimakasih banyak atas bantuannya sehingga api tidak menjalar kemana-mana, semoga Bapak TNI diberi rezeki berlimpah, dan Tuhan melindungi Bapak TNI,” ucapnya.(pen/red)

Categories
TNI

Satgas Pamtas Yonif 642 Serahkan Barang Bukti Penyelundupan kepada Bea Cukai dan Karantina Entikong

Koran Jurnal, Kalbar – Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas menyerahkan barang bukti penyelundupan berupa 48 botol Minuman Keras (Miras) merk Gin kepada Bea Cukai Entikong, dan dua ekor ayam jenis philifin kepada pihak Karantina Entikong.

Miras tersebut merupakan hasil tangkapan anggota Pos Panga Satgas Pamtas Yonif 642 pada hari Rabu, 20 Januari 2021 di jalur tikus (jalur pelolosan) wilayah Pos Panga yang berada di Dusun Panga, Kabupaten Sanggau. Sebanyak 48 botol Miras merk Gin diamankan oleh anggota Pos yang sedang melakukan patroli pada Rabu dini hari.

Sementara untuk barang ilegal lainnya, yaitu dua ekor ayam jenis philifin merupakan hasil tangkapan anggota Pos Bantan Satgas Pamtas Yonif 642 pada hari Rabu, 20 Januari 2021 di jalur tikus wilayah Pos Bantan, Dusun Bantan, Kabupaten Sanggau, saat sedang melakukan patroli pada pukul 11.00 WIB.

Penyerahan barang bukti dilakukan di Pos Kotis Entikong Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas, Kec. Sekayam, Kab. Sanggau,  Kalimantan Barat, yang diserahkan langsung oleh Danpos Panga Serka Dharmanto dan Danpos Bantan Serka Tri beserta Perwira Hukum (Pakum) Satgas Letda Chk Waldiawan Hakim dan diterima oleh perwakilan dari pihak Bea Cukai dan Karantina Entikong, Rabu (20/01/2021).

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa sangat mengapresiasi keberhasilan penggagalan penyelundupan ini yang merupakan hasil kerja keras dari anggota yang terus berupaya untuk mencegah terjadinya kegiatan penyelundupan di wilayah perbatasan.

Dansatgas mengatakan bahwa salah satu tugas Satgas Yonif 642/Kapuas di wilayah perbatasan yaitu mencegah masuknya barang-barang ilegal ke wilayah Indonesia. “Satgas Pamtas akan selalu berkoordinasi terus dengan instansi terkait, guna memperkecil angka penyelundupan barang ilegal di wilayah perbatasan, dengan memperketat pengawasan serta melakukan patroli-patroli di jalan tikus perbatasan,” ujarnya.(pen/red)

Categories
Daerah TNI

Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Sigap Bantu Warga Yang Terdampak Banjir

Koran Jurnal, Kalbar – Hujan deras yang mengguyur wilayah perbatasan Entikong beberapa hari ini, menyebabkan meluapnya Sungai Sekayam yang mengakibatkan banjir di Dusun Entikong, tepatnya di wilayah RT 005, Desa Entikong, Kec. Entikong, Kab. Sanggau.

Berkaitan dengan hal tersebut, Prajurit Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas turun langsung membantu masyarakat yang terdampak banjir, Kamis (14/01/2021).

Air mulai naik pada Kamis dini hari, pukul 02.00 WIB, menyebabkan sedikitnya 25 rumah warga di Dusun Entikong terendam banjir lebih kurang setinggi 1 meter, diakibatkan oleh hujan yang turun dalam kurun waktu tiga hari terakhir ini, di wilayah Entikong dan sekitarnya.

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa dalam keterangannya di Pos Kotis Entikong, Kab. Sanggau, menjelaskan bahwa kabar banjir di terima dari salah seorang warga bernama Asmui (35 th), Ketua RT 05 Dusun Entikong, yang melapor ke Pos Pamtas Kotis Entikong.

“Selanjutnya Dankima Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Lettu Inf Fian beserta 8 orang anggota dengan perlengkapan pelampung dan tali berangkat ke lokasi untuk membantu warga yang terdampak banjir,” ujarnya.

Menurut Letkol Inf Alim Mustofa, curah hujan yang begitu tinggi dalam tiga hari ini, membuat debit air di Sungai Sekayam bertambah dan meluap yang mengakibatkan puluhan rumah di wilayah dusun tersebut terendam banjir.

Sementara itu, dari Kab. Bengkayang, Pos Pamtas Koki Jagoi Babang Lama bersama Pos Pamtas Sentabeng membantu korban banjir masing-masing di Dusun Jagoi Babang dan Dusun Sekida, Kec. Jagoi Babang, Kab. Bengkayang. Selain membantu mengevakuasi warga dan perlengkapannya, personel Satgas juga memberikan bantuan berupa makanan kepada warga yang terdampak banjir.

“Kita bersama warga lainnya bahu membahu mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman. Selain itu, anggota juga membagikan makanan ke rumah-rumah warga menggunakan sampan untuk membantu meringankan warga yang terdampak banjir,” ungkap Dansatgas.

Selanjutnya, berdasarkan laporan dari anggota yang berada di lokasi banjir, Dansatgas mengatakan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil dialami warga berupa adanya perabot rumah tangga dan peralatan elektronik yang tidak sempat diselamatkan.

Letkol Inf Alim Mustofa meminta warga untuk lebih waspada terhadap kondisi curah hujan yang tinggi dalam kurun waktu tiga hari terakhir ini.

“Satgas Yonif 642/Kapuas akan selalu siap siaga untuk membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan kapanpun warga membutuhkannya,” tutupnya.(pen/red)

Categories
TNI

Senyum Lebar Anak di Perbatasan Mendapat Khitanan Gratis dari Satgas Yonif 642/Kapuas

Koran Jurnal, Kalbar – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 642/Kapuas Pos Balaikarangan menggelar khitanan atau sunatan massal secara door to door, dengan mendatangi rumah-rumah warga yang berada di Dusun Keladang 2, Desa Sotok, Kec. Sekayam, Kab. Sanggau, Kalbar, Selasa (05/01/2021).

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa dalam keterangannya di Pos Kotis Entikong, Kab. Sanggau, Kalbar, mengatakan bahwa kegiatan sunatan massal ini dilakukan dengan mendatangi langsung rumah-rumah warga di daerah perbatasan, karena situasi pandemi Covid-19 yang masih melanda seluruh wilayah Indonesia.

Selanjutnya dikatakan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka pembinaan teritorial terhadap masyarakat yang ada di wilayah perbatasan RI-Malaysia, dimana masyarakat menyambut dengan baik kegiatan sunatan massal tersebut ditengah wabah pandemi Covid-19 saat ini.

Dansatgas berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, terutama di bidang kesehatan untuk masyarakat yang ada di perbatasan.

Warga Desa Sotok mengungkapkan sangat senang dengan bantuan yang diberikan oleh Satgas Yonif 642/Kapuas dan mengucapkan terimakasih kepada personel Satgas Pos Balaikarangan yang telah peduli dan banyak membantu warga.(pen/red)

Categories
TNI

Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Bantu Pemakaman Warga Desa Jagoi Babang

Koran Jurnal, Kalbar – Sebagai wujud Kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah perbatasan, personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Pos Koki Jagoi Babang Lama membantu prosesi pemakaman warga di Desa Jagoi Babang, Kec. Jagoi Babang Kab. Bengkayang, Kalbar.

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa mengatakan bahwa pada Senin (4/1/2021) dini hari, warga Desa Jagoi Babang, Ibu Lusianatini meninggal dunia karena sakit. Mendengar kabar duka tersebut, personel Pos Koki Jagoi Babang Lama dipimpin Serda Gamaliel bergegas menuju rumah duka untuk membantu prosesi pemakaman Almarhumah Ibu Lusianatini.

“Untuk meringankan beban keluarga serta ikut berbela sungkawa, personel Satgas pun ikut membantu proses pemakamannya dari awal hingga akhir,” ujarnya.

Dansatgas juga menyampaikan rasa bela sungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Semoga almarhumah senantiasa diterima segala amal ibadahnya, diampuni segala dosanya, serta diberikan tempat yang terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa,” ucapnya.

Sementara itu, Kapten Inf Supriyo selaku Komandan Pos (Danpos) Jagoi Babang Lama mengatakan bahwa kehadiran personel Satgas semata-mata untuk membantu meringankan beban keluarga yang berduka.

“Kami ikut mengantarkan jenazah yang akan dimakamkan, sebagai bentuk empati dan wujud kepedulian TNI kepada masyarakat, sehingga akan selalu terwujud hubungan serta komunikasi yang baik,” tuturnya.

Bapak Adik selaku suami dari Almarhumah Ibu Lusianatini mengucapkan terima kasih atas kepedulian personel Satgas yang telah membantu proses pemakaman keluarganya.

“Terima kasih kepada bapak TNI atas kepedulian dan bantuannya, yang telah membantu proses pemakaman almarhumah istri saya dari awal hingga akhir,” ucapnya.(pen/red)