Categories
TNI

Kualitas SDM Salah Satu Kunci Keberhasilan Pushidros TNI AL 

Koran Jurnal, Jakarta – Keberhasilan pushidrosal tidak hanya ditentukan oleh peralatan canggih yang dimiliki, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang ada di dalamnya. Hal tersebut disampaikan Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI, Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M. dalam sambutannya saat memimpin acara Tradisi Penerimaan Perwira, Bintara, dan Tamtama Remaja bertempat di lapangan apel Mako Pushidrosal, Ancol, Jakarta Utara, Kamis (1/8/2024).

Danpushidrosal juga menyampaikan bahwa agar Paja, Baja, Taja segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dan dinamika yang ada di Pushidrosal dengan menunjukkan dedikasi, disiplin, profesionalisme dalam setiap tugas yang diberikan.

Hadir dalam acara penerimaan Perwira, Bintara, Tamtama Remaja tahun 2024 antara lain Pejabat Utama, Para Kasatker, Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS di jajaran Pushidrosal.

Acara tradisi ditandai dengan penyiraman segayung air bunga kepada masing-masing Paja, Baja dan Taja yang dilanjutkan pemakaian baret oleh Danpushidrosal, sebagai simbol secara resmi Paja, Baja dan Taja tersebut diterima sebagai keluarga Pushidrosal. Kegiatan tersebut diikuti oleh Perwira Remaja AAL Angkatan 69 sebanyak 5 orang, Perwira PK Angkatan 30 sebanyak 9 orang, Bintara Remaja Letting 43/1 sebanyak 6 orang dan Tamtama Remaja 42/2 sebanyak 12 orang.(disp)

Categories
TNI

KSAL: Kualitas Keimanan Prajurit, Faktor Penting Untuk SDM TNI AL yang Tangguh

Koran Jurnal, Jakarta – “Kualitas keimanan prajurit adalah faktor penting dan fundamental dalam membangun SDM TNI AL yang Tangguh, hanya prajurit yang memiliki keimanan dan ketakwaan kuatlah yang mampu menerima dan menjalankan amanah serta kepercayaan bangsa Indonesia dalam melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya”.

Demikian sambutan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali saat memberikan Pembekalan Awal Tahun 2024 kepada personel TNI AL bertempat di Auditorium Denma Mabesal, Cilangkap Jakarta Timur, Senin (08/01/2024).

Selanjutnya KSAL juga menyampaikan bahwa acara ini diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang telah diberikan kesehatan, kekuatan dan kelancaran kepada para prajurit Jalasena dalam menjalankan tugas negara.

“Acara ini pada hakikatnya merupakan bentuk ungkapan rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, Allah Subhanahu Wa Ta’alla, dimana sampai saat ini kita semua masih diberi kesehatan, kekuatan dan kelancaran dalam melaksanakan pengabdian kepada TNI Angkatan Laut, TNI, bangsa dan negara yang kita cintai,” ujar KSAL.

Selain itu Kasal juga menekankan kepada seluruh personel TNI AL bahwa pengabdian kepada bangsa dan negara adalah bagian dari ibadah kepada tuhan yang maha kuasa, dengan rasa ikhlas dan bersungguh-sungguh dalam menjalani pengabdian tersebut maka bukan hanya balasan duniawi yang akan diterima tetapi Tuhan YME telah menjanjikan balasan yang berlipat ganda di kehidupan berikutnya.

Kegiatan yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an dan saritilawah ini mendatangkan seorang Ustad ternama yaitu Dr. H. Das’ad Latif, S.Sos., S.Ag., M.Si., Ph.D. merupakan seorang dosen di beberapa universitas salah satunya Universitas Hasanuddin Makassar yang memberikan tausiyah agama kepada personel TNI AL.

Dalam tausiyah agamanya, Ustadz Das’ad Latif berpesan bahwa sebagai manusia yang bertaqwa dan beriman kita harus selalu menjalankan hal-hal yang sudah menjadi kewajiban dengan Ikhlas dan bertanggung jawab salah satunya adalah ibadah tepat waktu.

“Tidak hanya cepat bergerak saat ada perintah ataupun tugas dari atasan dan negara saja, tetapi sebagai mahluk beriman kita juga harus ingat bahwa perintah dari tuhan Yang Maha Esa merupakan suatu bentuk panggilan yang harus disegerakan,” lengkap Ustadz Das’ad Latif.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Das’ad Latif, diikuti oleh seluruh para peserta yang mengikuti acara tersebut.(disp)

Categories
Polhukam TNI

KSAL: Berputarnya Roda Sebuah Organisasi Akan Bertumpu Pada Kemampuan Sumber Daya Manusianya

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menerima kunjungan kerja (Kunker) Ketua Yayasan Nala Laksda TNI (Purn) Ken Tri Basuki, M.Sc., di Ruang Tamu, Gedung R.E. Martadinata, Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (28/02/2023).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk membahas program kerja Yayasan Nala khususnya peningkatan kualitas dalam bidang pendidikan. Selain juga sebagai silaturahmi antara Yayasan Nala dengan TNI Angkatan Laut khususnya kepada Kasal selaku Pembina Yayasan Nala. Dalam kunjungan kerjanya, Ketua Yayasan Nala hadir bersama dengan Laksda TNI (Purn) Prof. Dr. Ir. Supartono, M.M.

Sementara Kasal didampingi oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono, Inspektur Jenderal TNI Angkatan Laut (Irjenal) Laksda TNI Sunaryo, Koordinator Staf Ahli (Koorsahli) Laksda TNI Tunggul Suropati, dan Sekdisdikal Kolonel Laut (E) Frankie Oktolim Madethen.

Dalam berbagai kesempatan, Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali menekankan pentingnya Pendidikan sebagai bagian peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), dan prajurit TNI AL ditempatkan sebagai prioritas utama dengan pertimbangan berputarnya roda sebuah organisasi akan bertumpu pada kemampuan sumber daya manusianya.

Yayasan Nala didirikan pada tahun 1987 sebagai wujud peran serta TNI Angkatan Laut dalam pembangunan di bidang pendidikan, sebagai wadah untuk menyelenggarakan pendidikan tinggi bagi generasi penerus sesuai dengan sistem pendidikan nasional yang berdasarkan Pancasila dan Undang- Undang Dasar 1945.

Yayasan Nala bergerak dalam bidang Pendidikan dan saat ini mengelola berbagai perguruan tinggi yakni Universitas Hang Tuah Surabaya, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Surabaya, STIKES Tanjung Pinang, Politeknik Hang Tuah Jakarta, Sekolah Pelayaran Aman Jaya, dan Rumah Sakit Gigi Mulut Nala Husada.
Demikian berita Dinas Penerangan Angkatan Laut.(disp)

Categories
TNI

KSAL Laksamana Muhammad Ali: Roda Organisasi Tertumpu pada SDM

Koran Jurnal, Jakarta – Untuk terus mengasah kemampuan prajurit, Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal) menggelar latihan penyegaran menembak kualifikasi pistol, yang dilaksanakan sejak Rabu (01/02) sampai dengan Jumat (03/02) di Lapangan Tembak Antares, Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur.

Selama tiga hari, para peserta yang terdiri dari Tamtama, Bintara, Perwira hingga Perwira tinggi TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini mendapatkan materi penyegaran terkait teknik penggunaan senjata, hingga praktek dan uji penilaian.

Sejumlah materi diujikan guna mengukur keberhasilan latihan diantaranya menembak jarak 10 satu tangan, hingga 25 meter,  menembak reaksi 25 meter sikap tiarap dan jongkok, hingga menembak merunduk berjalan dari jarak 25 meter ke 10 meter.

Dari serangkaian materi yang diujikan, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono, mencatatkan nilai tertinggi pada hasil uji materi menembak pistol di kelas Perwira Tinggi dengan rekapitulasi nilai 352 dengan kualifikasi istimewa.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, diberbagai kesempatan menegaskan bahwa salah satu yang menjadi prioritas adalah pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). “Roda organisasi bertumpu pada SDM yang ada, oleh karena itu sebagai prajurit harus senantiasa memelihara profesionalisme dengan terus berlatih, agar kemampuan kita sebagai prajurit Jalasena terus terasah, dan siap digunakan kapanpun dibutuhkan,” ungkap KSAL.(disp)

Categories
Militer Polhukam Polisi TNI

Integrasi TNI Polri Dukung Program Pembangunan SDM Unggul

Koran Jurnal, Bandung – Pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul merupakan tugas bersama seluruh komponen bangsa dalam menciptakan bangsa yang kuat dan negara yang makmur. Melalui SDM unggul, tangguh dan berkualitas secara fisik dan mental berdampak positif terhadap daya saing dan kemandirian bangsa guna mendukung pembangunan nasional dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Integrasi TNI Polri bersama komponen bangsa menjadi salah satu kunci dalam menjaga stabilitas keamanan negara guna mendukung program pembangunan SDM unggul.

“Untuk itu, perlu dirumuskan langkah konkrit agar integrasi TNI Polri bersama komponen bangsa tetap terjaga, saling mendukung untuk menciptakan stabilitas keamanan nasional sehingga pembangunan SDM unggul menuju Indonesia maju dapat berjalan sesuai rencana,” ujar Danseskoau Marsda TNI Samsul Rizal, S.I.P., M.Tr (Han)., membuka Seminar Pra Program Kegiatan Bersama Kejuangan (PKB Juang) Pasis Seskoau Angkatan Ke-57 di Seskoau, Lembang, Selasa (11/08/2020).

Seminar yang bertemakan “Optimalisasi Integrasi TNI Polri Bersama Komponen Bangsa Lainnya Guna Mendukung Program Pembangunan Sumber Daya Manusia Unggul Dalam Rangka Terwujudnya Kesejahteraan Masyarakat” mengundang narasumber antara lain Sekjen Kemhan RI Marsdya TNI Donny Ermawan T., M.D.S., memaparkan Bersama Membangun SDM Unggul Untuk Indonesia Maju, kemudian Direktur Program Pasca Sarjana Ilmu Politik (Magister dan Doktoral) Universitas Padjajaran Prof. Muradi, S.S., M.Si., Ph.D., memaparkan Integrasi TNI Polri : Aktor Keamanan dan Pembangunan SDM Unggul, Direktur Eksekutif Center of Intelligence and Strategic Studies (CISS) Bapak Ngasiman Djoyonegoro menjelaskan Peran TNI Polri Dalam Mendukung Visi SDM Unggul dan Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Bapak Neta S. Pane memaparkan Optimalisasi Integrasi TNI Polri Guna Mendukung Pembangunan SDM Unggul : Perlu Standar Moral dan Integritas yang Tinggi, serta moderator Dr.Virienia Puspita, M.Pd.

Menyesuaikan situasi dan kondisi pandemi Covid-19 dengan tetap memperhatikan protokok kesehatan adaptasi kebiasaan baru, maka seminar Pra PKB Juang ini diadakan secara daring dengan melibatkan peserta seminar baik mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi dan masyarakat umum, kurang lebih sebanyak 125 peserta. Danseskoau berharap meskipun diikuti secara daring, para peserta seminar khususnya Pasis mengikuti dan menyimak dengan penuh rasa tanggung jawab, fokus dan serius sehingga dapat menyamakan visi dan persepsi dalam diskusi akademis terhadap tema yang diangkat dan akhirnya menghasilkan naskah laporan yang memiliki nilai strategis sebagai bahan masukan bagi pimpinan untuk menentukan kebijakan kedepannya.

Mengingat masih mewabahnya Covid-19, Sekjen Kemhan RI Marsdya TNI Donny Ermawan T., M.D.S., yang juga pernah menjabat Danseskoau Ke-39 periode 2018-2019, mewakili Menteri Pertahanan RI Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto memberikan bantuan alat kesehatan antara lain 2.374 buah rapid test, 100 unit alat pelindung diri, 600 liter cairan disinfektan, 10 buah alat semprot gendong dan 481 kotak masker medis. Selain itu, juga Direktur Eksekutif Center of Intelligence and Strategic Studies (CISS) Bapak Ngasiman Djoyonegoro menyerahkan ratusan buku dengan judul “Soliditas dan Sinergisitas TNI Polri” dan “Perang Global Melawan Corona : Perspektif Intelijen” karangan Ngasiman Djoyonegoro kepada Danseskoau.

Sebelumnya, juga telah dilaksanakan ceramah pembekalan PKB Juang secara daring oleh Presiden RI, Ir. Joko Widodo, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP., Kapolri, Jenderal Pol Drs. Idham Azis, M.Si., serta panelis Rektor Unpad, Prof. Dr. Rina Indiastuti, S.E., M.SIE., dan Pengamat Militer, Dr. Susaningtyas Nefo Handayani yang tentunya mampu memotivasi Pasis untuk memberikan hasil terbaik, berupa naskah laporan diakhir seminar ini.(disp/red)

Categories
TNI

Sinergitas Dinas Penerangan Angkatan Darat dan MNC Group Guna Tingkatkan SDM Jurnalistik

Koran Jurnal, Jakarta – Guna meningkatkan kemampuan penyiaran dan jurnalistik anggota Dinas Penerangan AD, melalui kerja sama dengan MNC Group, menyelenggarakan Pelatihan singkat yang diikuti sebanyak 20 peserta dimulai hari ini bertempat di Menara iNews MNC Group, Jl Kebun Sirih No 15, Jakarta, Senin (22/6/2020).

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigadir Jenderal TNI Nefra Firdaus dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerjasama dengan media MNC group diawali sebelumnya dengan kunjungan Chairman PT MNC Group, Bapak Hary Tanoesoedibjo ke Markas Besar TNI AD beberapa waktu lalu sehingga terjalin kerja sama lanjutan dengan tujuan selain untuk publikasi informasi tentang TNI AD juga dilaksanakan program pelatihan peningkatan kualitas SDM Dinas Penerangan Angkatan Darat termasuk kesempatan untuk melaksanakan magang di MNC Group,” ungkapnya.

Kegiatan yang dilaksanakan selama sepekan ini dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat, Brigadir Jenderal TNI Nefra Firdaus, dihadiri oleh Direktur Pemberitaan MNC Group Bapak Ray Wijaya, Corporate Secretary MNC Group Bapak Wijaya Kususma, serta para Kasubdis Dispenad.

Lebih lanjut Nefra menyampaikan ucapan terimakasih kepada MNC Group yang telah meluangkan waktu untuk memberikan pelatihan kepada personil Dispenad, selanjutnya memiliki harapan kepada peserta pelatihan agar dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menambah wawasan jurnalistik dan mendapatkan pengetahuan secara teori maupun praktek, sehingga nantinya akan langsung diterjunkan dalam setiap kegiatan diberbagai wilayah untuk kepentingan TNI AD.

Direktur Pemberitaan MNC Group Bapak Ray Wijaya dalam sambutannya menyampaikan selamat datang di MNC Group kepada Brigadir Jenderal TNI Nefra Firdaus dan rombongan peserta pelatihan serta berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada MNC Group untuk memberikan pembekalan kepada anggota Dispenad dan ke depan tetap menjalin hubungan kerjasama yang baik.

Lebih lanjut Ray Wijaya menyampaikan bahwa instruktur yang dilibatkan dalam pendidikan ini merupakan staf profesional yang terbaik di jajaran MNC Group, mereka bukan pengajar, namun bisa membagikan pengalaman serta ilmunya dalam bentuk teori dan praktek di lapangan.(disp/red)

Categories
Pendidikan Ragam

Kementan Prioritaskan Program Pengembangan SDM

Koran Jurnal, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mengembangkan aspek sumber daya manusia untuk mencapai ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. Aspek ini merupakan aspek strategis dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

“Setelah pembangunan inftrastruktur, tekad pemerintah adalah menjadikan pembangunan sumberdaya manusia sebagai prioritas utama,” ujar Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri, dalam acara Sosialisasi Agrienterpreunership di Kementerian Pertanian, Sabtu (13/07/2019).

Untuk itu, kata Kuntoro, pemerintah terus menyelenggarakan berbagai kegiatan bimbingan teknis, serta mendistribusikan bantuan alat dan mesin pertanian untuk membantu meningkatkan produktivitas petani.

“Pola ini mempermudah generasi muda supaya bisa mengendalikan mesin tanpa harus berkubang dengan lumpur. Disisi lain, upaya ini secara perlahan telah membuka mata banyak orang terhadap profesi petani,” katanya.

Sementara itu, ditempat terpisah Erizal Jamal, Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian, Kementerian Pertanian, menjelaskan ke depan pihaknya juga berharap akan membangun standarisasi profesi petani supaya sejajar dengan profesi lain. Patokan standarisasi ini utamanya berkaitan dengan produktivitas dan pendapatan yang diterima. Di samping itu, profesi ini juga akan menjadi acuan utama dalam membuat program dan kegiatan pendidikan, penyuluhan dan pelatihan.

“Upaya ini telah mempunyai landasan hukum dengan adanya Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 Tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Program ini yang nantinya membangkitkan potensi petani bersama lahannya,” katanya.

Sedangkan dalam tataran praktis, upaya ini dilakukan dalam bentuk pengembangan korporasi petani yang dilaksanakan bersama Peraturan Menteri Pertanian Nomor 18/Permentan/RC.040/4/2018 Tentang Pedoman Pengembangan Kawasan Pertanian Berbasis Korporasi Petani.

“Beberapa waktu lalu citra petani masih digambarkan suram, yaitu kelompok produktivitas rendah, bekerja di tempat yang kotor serta sangat lekat dengan kemiskinan. Tapi melalui mekanisasi dan standarisasi semuanya berubah menjadi lebih keren,” katanya.

Sekedar diketahui, implementasi mekanisasi ini salah satunya adalah lahirnya program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (SERASI) yang telah menggunakan koorporasi agar dapat memaksimalkan potensi yang ada.

“Seperti kata Pak Menteri, bahwa pekerjaan sebagai petani adalah profesi mulia yang bisa membawa pelakunya hidup sejahtera. Fakta menunjukan bahwa sebagian besar orang terkaya di Indonesia basis usahanya adalah pertanian,” katanya.

Terkait hal ini, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat Prof. Luthfi Fatah mendukung upaya pemerintah dalam mentransfomasi pertanian tradisional menjadi pertanian modern.

Kata dia, langkah tersebut sangat tepat untuk mempengaruhi minat anak muda agar terjun langsung ke sektor pertanian.

“Bonus demografi ini adalah peluang yang sangat bagus jika dibarengi dengan pengelolaan sumber daya manusianya. Dalam hal ini, programnya pak Menteri (Amran Sulaiman) soal mekanisasi sangat bagus dan membuka mata anak muda,” katanya.

Meski demikian, Luthfi menambahkan bahwa mekanisasi yang ada harus diikuti dengan inovasi baru untuk membangkitkan jiwa usaha.

“Sebab kalau dari riset yang kami kembangkan jiwa usaha anak muda sekarang sngat kurang. Makanya harus di imprup supaya mereka bangkit,” tukasnya.(hum/red)

Categories
Ekonomi

Agrivaganza 2019, SDM dan Infrastruktur Menuju Pertanian Berdaya Saing

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam rangka menghidupkan kembali tradisi peringatan Hari Krida Pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan) menyelenggarakan Agrivaganza 2019 yang mengusung tema “SDM dan Infrastruktur Menuju Pertanian Berdaya Saing”. Agrivaganza 2019 diselenggarakan selama tiga hari dari 11 sampai dengan 13 Juli 2019, di Gedung Pusat Informasi Agribisnis, Kantor Pusat Kementerian Pertanian.

Diadakannya Agrivaganza 2019 diharapkan bisa menjadi momentum untuk melihat kembali sasaran strategis Kementerian Pertanian agar tetap on the track, sembari mengundang masyarakat umum untuk mengenal serta mengimplementasikan pertanian dalam kesehariannya.

Bagi masyarakat pertanian sendiri, Agrivaganza dapat menjadi event edukasi untuk mengembangkan produk pertanian dan akhirnya mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para pelaku agribisnis terutama para petani atau produsennya.

Momon Rusmono selaku Plh. Sekretaris Jenderal Kementan mengungkapkan bahwa peringatan Hari Krida 2019 juga dijadikan ajang evaluasi diri guna meningkatkan kinerja Kementerian Pertanian lebih baik lagi. Ia menambahkan, pentingnya kualitas Sumber Daya Manusia yang mumpuni turut menjadi faktor penting dalam upaya mewujudkan misi-misi Kementerian Pertanian.

“Hari Krida Pertanian adalah hari untuk bersyukur dan menikmati capaian-capaian Kementerian Pertanian yang betul-betul dinikmati oleh para petani. Ini tema yang luar biasa menarik. Memang tidak bisa dipungkiri, apapun programnya mulai dari mewujudkan kedaulatan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, maupun merealisasikan misi menjadi lumbung pangan dunia pada 2025, kuncinya adalah kualitas Sumber Daya Manusianya,” ungkap Momon Rusmono saat memberi pidato sambutan pembukaan Agrivaganza 2019, di Kanpus Kementan, Jakarta, Kamis (11/07/2019).

Selain itu, Momon juga mengakui pentingnya peran generasi milenial untuk mewujudkan pertanian modern yang terintegrasi dengan teknologi. Mengingat salah satu misi Kementan adalah untuk menjadi lumbung pangan dunia pada 2025. Maka dengan memanfaatkan teknologi serta semangat untuk terus berinovasi menjadi bahan bakar agar mampu bersaing di skala global.

“Ke depannya pertanian akan lebih berorientasi pada modernisasi model pertanian dan akan lebih banyak menggunakan alat dan mesin yang notabene akan berakibat berkurangnya tenaga manusia di sektor pertanian. Tetapi di sini lah, dibutuhkan generasi milenial yang mempunyai kompetensi yang luar biasa. Jumlah boleh berkurang, tetapi SDM nya profesional dan siap menghadapi tantangan global. Hal itu juga menjadi salah satu fokus kami guna meningkatkan kualitas SDM serta pengaplikasian teknologi pertanian” lanjut Momon Rusmono.

Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri, menyampaikan bahwa diadakannya kegiatan Agrivaganza juga menjadi momentum untuk mengimplementasikan pertanian modern 4.0. Karena di era digital seperti sekarang, sektor industri pertanian diharapkan bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman demi kualitas pertanian Indonesia yang semakin maju. Dengan begitu produksi dan pemasaran produk pertanian akan menjadi lebih baik dan bisa menjangkau pangsa pasar yang lebih luas.

“Kami berharap lewat kegiatan seperti ini, kita dapat mensosialisaikan kepada generasi milenial atau petani muda agar mereka mengetahui teknologi, program-program yang kita lakukan, dan hasil-hasil pertanian yang sudah dipamerkan. Kami juga berharap Agrivaganza ini bisa jadi momentum untuk mengimplementasikan pertanian modern 4.0,” tutur Kuntoro Boga Andri.

Sebagai bagian dari perayaan Hari Krida Pertanian, Agrivaganza 2019 memiliki beberapa rangkaian kegiatan seperti Agri Writing Competition, unjuk kinerja unit kerja lingkup Kementerian Pertanian, promosi edukasi Kementerian Pertanian dan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan), talkshow “Inspirasi Bertani di Era Milenial” dan “Mengenal Agripeneurship Pertanian Modern” yang menghadirkan pembicara dari kalangan praktisi, start up pertanian, perbankan dan pemerintah. Selain itu juga terdapat pameran pertanian unggulan dari lembaga atau pemerintah maupun usaha kreatif pertanian, workshop Barista Kopi dan Teh, demo teknologi urban farming, live cooking demo dan bazar pangan/kuliner lokal, pertemuan wirausahawan muda bidang pertanian, lomba-lomba, doorprize, dan photo booth, hingga acara reuni Kagama dan hiburan musik dari band ternama KLA Project.(hum/red)