Categories
Kesehatan Megapolitan Transportasi

Operasi Ketupat Jaya 2021, Ditlantas Polda Metro Adakan Tes Swab Antigen Gratis di Terminal Kalideres

Koran Jurnal, Jakarta – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mengadakan pemeriksaan kesehatan Swab Antigen Covid-19 kepada para pengguna jasa angkutan umum di Terminal Bus Kalideres, Jakarta Barat, Sabtu (08/05/2021). Kegiatan ini merupakan rangkaian pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2021 dan guna menekan serta memutus penyebaran virus Covid-19.

“Kami dari Ditlantas Polda Metro Jaya mengadakan Swab Antigen, gratis kepada awak maupun masyarakat umum pengguna jasa angkutan umum,” kata Kasi Amdal Subdit Kamsel Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol NI Ketut Ayu Nurjani kepada wartawan di lokasi, Sabtu (8/5).

Ayu menerangkan, sebanyak 71 orang terdiri dari pengemudi dan awak angkutan umum dilakukan tes Swab Antigen Covid-19 secara cuma-cuma alias gratis.

“Dari 71 yang kami tes Swab, hasilnya semuanya negatif,” ujarnya.

“Ini sebagai upaya penanggulangan dan pencegahan daripada virus Covid-19,” tukas Ayu.

Ia menambahkan, kegiatan Polda Metro Jaya bersama dengan Dinas Perhubungan Darat DKI Jakarta merupakan upaya tindak lanjut kebijakan pemerintah menetapkan larangan mudik Lebaran 2021.

“Program larangan mudik dari 6 sampai 17 Mei 2021 ini tentunya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terkait pencegahan penularan Covid-19,” bebernya.

Kepala Terminal Bus Kalideres
Revi Zulkarnain mengatakan, sejak tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021 Terminal ditutup untuk pelayanan mudik.

“Kita hanya melayani dengan kepentingan mendesak seperti untuk perjalanan dinas, untuk kepentingan keluarga sakit, meninggal kepentingan keluarga melahirkan,” ujarnya.

“Kemudian ia (penumpang) wajib mempunyai surat kesehatan dari gugus tugas atau hasil tes rapid dan juga mengisi aplikasi kesehatan di ponsel,” jelasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kasatlantas dan Wakalantas Polres Metro Jakarta Barat, Kapolsek Kalideres dan petugas dinas perhubungan DKI Jakarta.(red)

Categories
Megapolitan Ragam

Dishub DKI Jakarta: Pada Mudik Lebaran Tahun 2018 ini, Bus yang Tidak Laik Jalan Sudah Berkurang

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Dinas Perhubungan dan Transportasi (Kabid Dal Ops) DKI Jakarta Maruli Sijabat menyebutkan angkutan bus penumpang yang tidak laik jalan, khususnya menjelang momen mudik lebaran tahun 2018 ini cenderung relatif berkurang.

Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan serta sekaligus memantau kondisi kelaikan bus penumpang, di Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Senin (11/06/2018). Dalam kunjungannya, Kebid Dal Ops didampingi oleh Kepala Terminal Kampung Rambutan,  Emiral beserta jajarannya.

Memasuki H-4 Lebaran 2018, kata Maruli, pihaknya telah melakukan pengecekan dan pengujian terhadap kondisi bus penumpang yang ada di Terminal Bus Kampung Rambutan dan Kalideres.

“Ada 9 sample bus, dan hanya dua di antaranya yang tidak memenuhi syarat,” ungkapnya kepada wartawan di lokasi.

Selain itu, untuk memastikan dan meyakinkan kendaraan bus tersebut laik jalan, Dishub memberikan tanda berupa stiker. Sedangkan yang tidak laik jalan, maka tidak diberikan stiker dan bus tidak diperkenankan mengangkut penumpang dari dalam terminal utama.

“Kita sudah jelaskan tadi kepada penguji dan juga kepada para pegawai negeri sipil kami supaya tegas untuk masalah keselamatan dan dalam lalu lintas terutama dalam mengangkut penumpang yang akan melaksanakan mudik,” lugasnya.

Lebih lanjut, Ia mengatakan bahwa pengujian dan pengecekan terhadap kendaraan bus penumpang di Terminal Kampung Rambutan dan Kalideres, masing-masing memiliki tujuan perjalanan yang berbeda.

“Rata-rata tujuannya tersebut ke Jawa Tengah, Jawa Barat dan Timur,” ujarnya.

Namun hingga sejauh ini kendaraan bus yang tidak laik jalan tersebut belum dicabut Izinnya, hanya tidak diizinkan (mengangkut) saja.

Menurutnya, pada mudik lebaran tahun 2018 ini pengusaha bus dan pengemudinya memiliki kedisiplinan yang baik.

“Cukup disiplin tahun ini. Para pengemudi ataupun penyelenggara angkutan cukup memenuhi syarat,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, uji laik jalan akan terus dilakukan di terminal lainnya dalam masa mudik lebaran 2018, seperti Lebak Bulus dan terminal bantuan lainnya.

“Karena itu sangat penting sekali, selain terminal utama Kampung Rambutan nanti juga terminal utama lainnya. Karena kita lihat juga penumpangnya mulai banyak,” ujarnya.(ton)