Categories
Militer Nasional TNI

KSAD Buka Apel Danrem Dandim Terpusat TA 2017‎

Koranjurnal.co.id, Bandung – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono membuka Apel Danrem Dandim Terpusat TNI AD Tahun 2017, bertempat Aula Soedirman Secapa AD, Hegarmanah Bandung, Senin (27/11/2017).



Apel Danrem Dandim tahun ini mengusung tema  “Melalui Apel Danrem Dandim Terpusat TA 2017, Kita Mantapkan Profesionalitas Aparat Komando Kewilayahan Dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI AD”.

Kegiatan ini digelar tanggal 27-30 November 2017 yang diikuti oleh 403 peserta terdiri dari Komandan Korem (Danrem), Komandan Kodim (Dandim) dan para pejabat setingkat Perwira bantuan/Direktur/Sekretaris (pembina kecabangan dan pembina fungsi) yang terkait dengan fungsi pembinaan teritorial (Binter).

KSAD Jenderal TNI Mulyono. Foto : Ist/disp.



Dalam amanatnya, KSAD Jenderal TNI Mulyono sangat mengapresiasi atas kinerja terbaik yang telah ditunjukkan oleh para prajurit di komando kewilayahan karena telah memberikan kontribusi yang besar terhadap kembalinya citra TNI dimata masyarakat Indonesia.

Hal ini dibuktikan oleh tingkat kepercayaan tertinggi yang diberikan oleh masyarakat Indonesia kepada TNI sesuai hasil survey oleh lembaga Survey yang kredible. 

KSAD Jenderal TNI Mulyono menyampaikan bahwa Komando Kewilayahan yang bertugas menyiapkan dan membina ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh untuk pertahanan negara memiliki peran yang semakin dominan. Satuan Komando Kewilayahan harus memiliki kemampuan deteksi dini terhadap berbagai potensi ancaman yang terjadi serta melakukan cegah dini melalui penguasaan dan implementasi lima kemampuan teritorial dengan menggunakan metode Binter secara benar.

“Saya tekankan kepada para Danrem dan Dandim beserta seluruh aparat komando kewilayahan agar senantiasa menjaga kepercayaan rakyat Indonesia dengan terus berbuat yang terbaik secara terhormat serta menghindari berbagai bentuk perilaku negatif baik di intern satuan maupun di tengah masyarakat,” tegas KSAD.

Terkait penyelenggaraan pesta demokrasi (Pilkada) serentak yang akan dilakukan sebentar lagi, Jenderal TNI Mulyono menyampaikan bahwa TNI AD sangat berkepentingan untuk membantu mengawal dan menjaga jalannya Pilkada serentak. TNI  berkewajiban memberi jaminan ketertiban, keamanan dan keselamatan masyarakat dalam memperoleh dan menyalurkan hak-hak politiknya tanpa mengabaikan dan mengorbankan prinsip netralitas TNI.

“Dalam kerangka netralitas TNI, para Danrem dan Dandim agar benar-benar memahami cara berpikir, bersikap dan bertindak serta memposisikan diri dan institusi secara tepat dan berada diantara semua kepentingan,” pintanya.

Kepada peserta Apel tersebut, KSAD juga menjelaskan bahwa saat ini bangsa Indonesia berada dalam situasi dimana karakter kebangsaan  yang bercirikan Pancasila sedang mengalami tantangan yang besar. Seperti hasil penelitian lembaga survey tentang potensi radikalisme, orientasi sosial, ekonomi dan politik.

Hasil survey ini secara umum cukup menggembirakan karena 90,5 persen generasi milenial atau generasi X yang selama ini dianggap pemahaman ideologinya mengkhawatirkan, ternyata masih memiliki keyakinan yang kuat terhadap Pancasila. Namun demikian, data 29,6 persen  pegawai negeri, BUMN dan swasta yang lebih memilih ideologi negara berdasar agama tentu saja tidak bisa dipandang remeh.

Oleh karenanya menurut KSAD bahwa forum ini perlu membahas pengenalan dan penguatan nilai-nilai luhur budaya bangsa yang kekinian, termasuk pengembangan Binter milenial, sehingga pembinaan teritorial bisa diterima dengan baik oleh generasi muda atau yang sering kita sebut sebagai generasi milenial.
‎
“Aparat Komando Kewilayahan harus mampu menjadi pemicu atau trigger untuk mengingatkan dan meyakinkan kepada seluruh komponen bangsa tentang pentingnya menjaga imunitas bangsa agar kita mampu menjaga tetap tegak kokohnya NKRI,” tegas KSAD.



Usai acara pembukaan, KSAD juga berkesempatan untuk menyerahkan piala dan penghargaan kepada para pemenang lomba Binter tingkat Kodim XX TA 2016-2017 dan lomba karya tulis teritorial tingkat Perwira menengah dan Perwira pertama.

Kepada awak media, KSAD menyampaikan bahwa tujuan dari pelaksanaan Apel ini yaitu untuk mengevaluasi  yang telah dilakukan oleh para Danrem Dandim serta untuk menyamakan visi dan persepsinya. Selain itu kegiatan ini juga sebagai sarana untuk menyampaikan beberapa kebijakan-kebijakan Angkatan Darat terkait tugas-tugas yang akan datang. Harapannya, para Danrem Dandim tahu dan mampu mengimplementasikan visi dan misi yang sama. 

KSAD juga menenkankan bahwa kegiatan Apel Danrem Dandim ini sebagai momentum untuk menyampaikan program-program kedepan khususnya terkait tugas pokok TNI AD dan hal-hal yang menjadi hambatan kedepan. ‎

Pewarta : Anton/Disp.

Categories
Daerah Militer TNI

Satgas 515 Kostrad Selamatkan 16 Korban Tenggelam KM Lingkar ‎di Perairan Aru‎, Maluku

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Sebanyak 16 penumpang dan anak buah kapal (ABK) KM Lingkar yang tenggelam di Perairan Aru, Maluku, diselamatkan oleh Satgas Yonif Raider 515 Kostrad pada Minggu (26/11/2017), sedangkan 10 orang sampai saat ini belum diketemukan.

Laut Aru memakan korban lagi, kali ini KM Lingkar yang tenggelam pada Minggu (26/11/2017) di sekitar perairan Batu Bendera, sungai Benjina pada dini hari. Kapal yang memuat material tower dan 17 orang pekerjanya serta sembilan ABK rencananya akan memasang Tower Telkomsel di Kabupaten Kepulauan Aru tepatnya di Desa Lorang, Manjau, Alagadang dan Irloi.

Menurut Komandan Pos (Danpos) Satgas Yonif Raider 515/Kostrad di Kabupaten Kepulauan Aru Pelda Muryono, saat melakukan perjalanan menuju Dobo sekitar pukul 11.20 WIT menemukan sekelompok masyarakat berjumlah 16 orang di sekitar Batu Bendera, sungai Benjina melambaikan tangan minta pertolongan.

Kemudian rombongan Pelda Muryono mendekati dan menanyakan apa yang sedang terjadi.

“Ternyata mereka adalah korban selamat dari KM Lingkar yang tenggelam yang berjumlah 16 orang dan penyampaian dari mereka masih ada 10 orang yang hilang,” ujarnya.

Sementara itu penjelasan dari Kapten Kapal KM Lingkar Anhar Jefratin bahwa kapal berangkat dari Dobo pada Sabtu malam dan Minggu pagi sekitar pukul 04.45 WIT tiba di sekitar perairan Batu Bendera Sungai Baraka, Kabupaten Kepulauan Aru.

Kapal tiba-tiba miring ke kanan selanjutnya kapal perlahan tenggelam, selanjutnya ABK kapal dan pekerja langsung menyelamatkan diri dengan melompat ke air untuk berenang menuju ke daratan yang jaraknya sekitar 50 meter.

“Kami 16 orang dapat mencapai daratan dan selamat sedangkan yang 10 orang sampai sekarang nasibnya belum diketahui”, jelasnya.

Beruntung, menjelang siang hari melintas kapal kayu di perairan Batu Bendera, Sungai Barakai Kepulauab Aru. Kapal kayu tersebut dari Mesiang yang bertujuan ke pelabuhan Dobo yang ditumpangi oleh Danpos Satgas Pelda Mulyono. Satgas 515/Kostrad beserta dua orang anggota selanjutnya melaksanakan pertolongan terhadap semua korban yang berhasil menyelamatkan diri di daratan dan selanjutnya dibawa ke Benjina.

Hingga saat ini 16 orang yang selamat sudah dievakuasi ke Polsek Benjina untuk mendapat penanganan lebih lanjut. Sementara itu Danramil 1503-03 Dobo terus berkoordinasi dengan Danalanal Aru, Polres Kabupaten Kepulauan Aru dan BPBD Kabupaten Kepulauan Aru untuk melakukan pencarian terhadap korban yang saat ini belum diketemukan.

Adapun korban-korban yang belum ditemukan adalah sembilan orang pekerja tower antara lain Agus Suwiknyo, Abdul Wahab, Budiono, Hartono, Yanto, Faat, Bunawi, Khoirul, Ali Mudor dan satu ABK atas nama Anhar.

Pewarta : Anton/Disp.

Categories
Militer Olahraga TNI

Sumbangsih 6 Petembak Terbaik Kostrad di Lomba Tembak AARM Ke-27 Singapura

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Wadanjen Kopassus Brigjen TNI Richard Tampubolon menyambut kedatangan tim  TNI AD  yang berlaga pada The Asean Armies Rifle Meet (AARM) di Base Ops Halim Perdana Kusuma dengan menggunakan pesawat Hercules C-130 milik Angkatan Udara, Jakarta, Jumat (24/11/2017).

Lomba tembak antar Angkatan Darat negara-negara ASEAN atau The ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) setiap tahun diselenggarakan secara bergantian. Lomba ini diselenggarakan sejak tahun 1991 hingga tahun 2017.

AARM ke 27 tahun 2017 diselenggarakan di Singapura dan berlangsung dari tanggal 14 November hingga 23 November 2017 diikuti oleh 10 negara ASEAN yaitu Indonesia, Thailand, Filipina, Singapura, Malaysia, Vietnam, Myanmar, Laos, Brunei dan Timor Leste.

Pada lomba AARM tahun 2017 di Singapura ini mempertandingkan lima materi yaitu Senapan, Karaben, Pistol putra dan putri serta Senapan Otomatis (Machine Gun).

Kontingen Indonesia mengirimkan 62 personel terdiri atas 37 petembak, 21 Official, dua observer, serta dua asisten teknis dari PT Pindad.

Kontingen TNI AD meraih prestasi terbaiknya dalam sepanjang penyelenggaraan AARM dan memecahkan rekor baru ASEAN dengan perolehan 9 trofi dan medali 31 emas, 10 perak dan 10 perunggu keluar sebagai Juara Umum.

Indonesia meraih sembilan trofi dari 15 trofi yang diperebutkan dan 31 medali emas dari 45 emas medali yang diperebutkan. Sembilan trofi yang diraih didapat dari materi Senapan dua trofi , Karaben dua trofi, Pistol Putra dua tropi, Senapan Otomatis dua trofi (Champion Individual dan overall tim) dan pistol putri satu tropi (Champion Individual).

Enam peraih Champion Individual yaitu Lettu Inf Safrin Sihombing materi Pistol Putra (Kopassus), Praka Zulkarnaen Amirullah materi Karaben (Kodam ll/Sriwijaya) Sertu Wolly Hamsan materi Senapan (Kostrad) Sertu Carlelis Manusama materi Pistol Putri (Kodam XVI/Pattimura), Serka Priyanta dan Sertu Hari Mulyono materi Senapan Otomatis/Machine Gun (Kopassus).

Adapun prestasi yang diukir oleh para petembak terbaik Kostrad adalah ; 
1. Letda Inf Herlansyah dari Yonif Para Raider 328/Dirgahayu, dengan prestasi 1 trofi tim, 4 emas tim dan 1 perak tim.
2. Serka Darnuji dari Yonarmed 10 Kostrad, dengan prestasi 1 trofi tim, 3 emas tim dan 1 perunggu tim.
3. Sertu Wolly Hamsan dari Denma divif 1 Kostrad, dengan prestasi 1 trofi perorangan, 1 emas perorangan, 2 perunggu perorangan, 1 trofi tim, 5 emas tim dan 1 perunggu tim.
4. Kopda Agung dari Denma Divif 1 Kostrad, dengan prestasi 1 trofi tim dan 4 emas tim.

5. Praka Febri dari Yonif Para raider 502/Ujwala Yudha, dengan prestasi 1 trofi tim, 5 emas tim dan 1 perunggu tim.
6. Pratu Ali dari Yonif Para Raider 330/ Tri Dharma, dengan prestasi 1 trofi tim, 4 emas tim dan 1 perak tim.

Prestasi yang diraih oleh para petembak terbaik Kostrad berkat jerih payah dan ketekunan selama latihan dan juga motivasi serta kekompakan tim petembak TNI AD untuk saling mendukung demi menjaga kehormatan TNI AD dan nama besar Negara Indonesia di ASEAN sekaligus membuktikan bahwa industri persenjataan Indonesia (PT. PINDAD)  tidak kalah dalam hal kualitas karena mampu memproduksi senjata-senjata yang memiliki akurasi dan ketahanan menembak yang baik.

Pewarta : Anton/Pen.

Categories
IPTEK Megapolitan Militer Ragam TNI

Manfaatkan Gadget Dan Medsos, TNI AD Ajak Generasi Milineal Tumbuhkan Nasionalisme‎

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Dalam rangka membangkitkan rasa Nasionalisme dan menumbuhkan kecintaan generasi muda pada tanah air, TNI AD berkolaborasi dengan Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) menggelar lomba dengan memanfaatkan gadget dan media sosial. Ide-ide kreatif melalui lomba game online, Video Instagram dan Komik Instagram diharapkan mampu menjaring aspirasi pemuda dalam meningkatkan nasionalismenya dihadapkan pada jaman kekinian dengan memanfaatkan kemajuan teknologi secara positif.

Lomba dengan mengusung tema “Milinea Nasionalism” yang sudah dimulai semenjak bulan Oktober 2017 dan ditutup tanggal 24 Nopember 2017 tersebut, diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan. Hasil kualifikasi lomba games online (Mobile Legend) yang sudah berlangsung 2 bulan itu mempertemukan team Saints Indo dan RRQ dipartai final. Grand Final dilaksanakan secara head to head di Aula Jenderal Besar A.H Nasution Mabesad, Jalan Veteran No 5 Jakarta Pusat,  Sabtu (25/11/ 2017).

Asisten teritorial (Aster) Kasad Brigjen TNI Supartodi dalam sambutan acara grand final game online yang dibacakan oleh Waaster Kasad Brigjen TNI Dudung Abdurachman, S.E.,M.M menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyamakan presepsi TNI AD dengan generasi milenial tentang isi dari pasal 27 ayat 3 UUD 1945 yaitu bahwa “Setiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan Negara”. Bentuk dari pembelaan Negara dapat diwujudkan dalam bentuk kreasi-kreasi dan inovasi yang dapat mendorong pengguna media sosial untuk memiliki sikap gotong royong, kebersaman, rela berkorban dan pantang menyerah serta mengutamakan kesatuan diatas keberagaman dan perbedaan.
‎
Dengan demikian generasi milenia memiliki kekebalan bangsa (immunity of nation) yang pada dasarnya adalah daya tangkal dan daya tahan yang dimiliki untuk menghadapi berbagai persoalan dalam komplek kesatuan bangsa serta kekebalan yang dimiliki bangsa Indonesia dalam mempertahankan keutuhan dan kedaulatan NKRI walaupun karakter tersebut tidak dapat dipisahkan telah menjadi anti virus yang menjaga kekebalan atau imunitas bangsa Indonesia. 

“Namun harus jujur diakui bahwa pada dewasa ini nilai-nilai luhur tersebut semakin sulit ditemukan. Hal ini menjadi persoalan kita bersama dalam menyelesaikan tantangan yang ada,” ujar Aster Kasad dalam sambutan tertulisnya.

Sementara, Ketua DPP AMPI Dito Ariotedjo dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan AMPI saat ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat nasionalisme generasi mileneal. 

“Tanpa melupakan sejarah dan didorong oleh pendahulu-pendahulu kita, AMPI akan selalu  mendorong pemuda untuk selalu berani membuat perubahan demi tumbuhnya rasa nasionalisme dan kecintaan pemuda terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.



Sementara itu hasil lomba game online di partai final dimenangkan oleh tim RRQ dengan skor 2-1 dan berhak mendapatkan piala dan uang pembinaan sebesar 10 juta rupiah. Untuk lomba Video Instagram dimenangkan oleh Dida Warda dengan video berjudul “Nasionalisme Generasi Muda Berkarya Untuk Bangsa”. Juara kedua diraih oleh Luky Fitriani dengan video bertajuk “Kontribusi Untuk Negeri” dan posisi ketiga diraih oleh Adam Sulaiman dengan label “Pejuang Karya”.

Dalam lomba Komik Instagram karya cipta komik terbaik dimenangkan  Ilham Prayoga dengan judul komik “Nasionalisme Jaman Now”. Posisi terbaik kedua diraih oleh  Dwiky Abdillah dengan judul komik “Semangat Nasionalisme” dan posisi ketiga diraih Gani Suryo dengan judul komik “Superhero”.

Ayo Maju Pemuda Indonesia, tumbuhkan jiwa Nasionalismemu untuk bangsa. Ciptakan kreasimu demi kemajuan Indonesia. TNI AD akan selalu mendorong dan mendukungmu demi kemajuan bangsa dan Negara. ‎

Pewarta : Anton/Disp.

Categories
Militer Nasional TNI

Keluar Jadi Juara Umum AARM Ke-27, Tim Kontingen Petembak TNI AD Bawa Pulang Sejumlah Medali dan Trophy ke Tanah Air

Koranjurnal.co.id, Jakarta – ‎Wakil Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Wadanjen Kopassus) Brigjen TNI Richard Tampubolon menyambut kedatangan tim kontingen petembak TNI Angkatan Darat peraih Juara Umum pada ajang kejuaraan ‎lomba tembak The Asean Armies Rifle Meet (AARM) ke-27 Singapura di Base Ops Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jum’at (24/11/2017).



Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus Mayor Jenderal (Mayjend) Madsuni dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Wadanjen Kopassus ‎Brigjen TNI Richard Tampubolon menyampaikan bahwa, tim petembak TNI AD yang berlaga pada lomba tembak antar Angkatan Darat negara ASEAN‎ yang bernama The ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) yang digelar sejak ‎14 November hingga 23 November 2017 di Singapura, hari ini (24/11) telah kembali ke tanah air dengan membawa 9 (sembilan) trophy‎ dari 15 trophy yang diperebutkan dan meraih 31 medali emas, 10 medali perak, 10 perunggu dari total 45 medali yang diperebutkan.‎

“Perolehan trophy dan medali ini adalah prestasi terbaik dari prestasi kontingen ‎TNI Angkatan Darat pada lomba tembak AARM yang pernah ada sejak tahun 1991,” jelas Danjen Kopassus.

Keberhasilan tim petembak TNI AD yang keluar sebagai Juara Umum dalam kejuaraan Lomba Tembak AARM ke-27 yang digelar di Singapura selama sepuluh hari ‎ini telah mengharumkan nama Indonesia di dunia Internasional.

“Pada hari ke empat, kita sudah bisa memastikan Indonesia meraih peringkat pertama dan keluar sebagai Juara Umum. Urutan kedua diraih oleh Thailand ‎dengan 3 trophy, 7 emas, 12 perak dan 6 perunggu. Dan urutan ketiga, Filipina dengan 1 trophy, 3 emas, 8 perak, dan 7 perunggu,” terang Danjen Kopassus.‎

Hasil prestasi ini, lanjut Wadanjen Kopassus, adalah manifestasi dari kerja keras kontingen TNI AD dan doa kita bersama. Sehingga mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional.‎

“Oleh sebab itu, saya selaku Danjen Kopassus ‎atas nama keluarga besar TNI Angkatan Darat mengucapkan selamat atas prestasi yang telah dicapai. Prestasi ini hendaknya tidak menjadikan kita lengah dan sombong. Karena yang terpenting adalah bagaimana mempertahankan dan meningkatkan prestasi itu dengan sebaik-baiknya di tahun-tahun yang akan datang,” kata Danjen Kopassus.

Danjen Kopassus dalam amanatnya juga menyampaikan bahwa prestasi yang telah diperoleh dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.

“Untuk itu tingkatkan terus kemampuan kalian, karena mempertahankan sebagai Juara akan lebih sulit daripada memperolehnya. Bagi yang belum mencapai prestasi maksimal saat ini, jangan patah semangat. Tingkatkan terus semangat dalam ‎berlatih. Berikan pengalaman-pengalaman kepada kader-kader atlet petembak lainnya untuk menyiapkan bibit-bibit atlet terbaik guna menyongsong lomba menembak pada event yang lebih besar di masa yang akan datang,” jelas Danjen Kopassus dalam amanatnya.

Pada lomba tembak AARM ke-27 tahun 2017 di Singapura ini, pihak penyelenggara   mempertandingkan lima materi yaitu Senapan, Karaben, Pistol putra dan putri serta Senapan Otomatis (Machine Gun).‎

Kontingen Indonesia mengirimkan 62 personel terdiri atas 37 petembak, 21 Official , dua observer, serta dua asisten teknis dari PT Pindad.

Jumlah petembak 37 orang  dengan Komandan Kontingen Mayor Inf Nur Wahyudi terdiri dari Kopassus (23 orang). Kostrad (enam orang), Kodam lI/Sriwijaya (dua orang). Kodam V/Brawijaya (dua orang), Kodam Vl/Mulawarman (satu orang), Kodam XIV/Hasanudin (satu orang). Kodam XVI/Pattimura (satu orang dan Pusdikku Kodiklat TNI AD (satu orang).


‎
Adapun sembilan trophy yang disebutkan diatas yakni antara lain yang diraih dan didapat dari materi senapan sebanyak dua trophy, Karaben dua trophy, Pistol Putra dua trophy, Senapan Otomatis dua trophy (Champion Individual dan overall tim) dan pistol putri, satu trophy (Champion Individual).

‎Enam peraih Champion Individual yaitu Lettu Inf Safn’n Sihombing materi Pistol Putra (Kopassus), Praka Zulkarnaen Amirullah materi Karaben (Kodam ll/Sriwijaya) Sertu Woli Hamzan materi Senapan (Kodam XVI/Pattimura) Sertu Carlelis Manusama materi Pistol Putri (Kodam XVI/Pattimura), Serka Priyanta dan Sertu Hari Mulyono materi Senapan Otomatis/Machine Gun (Kopassus).‎
‎
‎Rombongan tim petembak TNI AD AARM ke-27 tahun 2017 kembali ke tanah air dengan menggunakan pesawat Hercules C-130 milik TNI Angkatan Udara dan mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma pukul 16.00 WIB.

Sementara PT Pindad yang memproduksi senjata bagi para petembak untuk berlomba pada ajang AARM ini akan terus memberikan dukungannya dan menyempurnakan senjata bagi para atlet tembak TNI AD maupun senjata standar Angkatan Darat.

Pewarta : Anton‎

Categories
Daerah Militer Nasional Polhukam Ragam TNI

Panglima TNI Beri Penghargaan Prajurit Taipur Kostrad

Koranjurnal.co.id, Papua – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memberikan penghargaan kepada 63 prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Pembebasan Sandera atas keberhasilannya membebaskan 347 warga masyarakat yang disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Upacara pemberian penghargaan kepada 63 prajurit TNI tersebut dilaksanakan di depan bekas Pos Kelompok Kriminal Bersenjata, Desa Utikini, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, Minggu (19/11/2017).

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo berikan kenaikan pangkat kepada prajurit Taipur Kostrad. Foto: Ist/pen.

Penghargaan yang diberikan kepada prajurit TNI berupa prioritas khusus sekolah bagi 5 (lima) orang Perwira dan 58 prajurit mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa yaitu naik satu tingkat dari pangkat lama, penghargaan ini ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/920/XI/2017.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam sambutannya mengatakan bahwa prajurit yang tergabung dalam Satgas Pembebasan Sandera di Papua pantas diberikan penghargaan, karena mereka telah melaksanakan tugas dengan baik. “Karena kebanggaan, atas nama seluruh prajurit TNI saat ini kami memberikan penghargaan Kenaikan Pangkat Luar Biasa,” ujarnya.

“Saya berikan penghargaan karena prajurit TNI telah melakukan operasi ini sangat teliti dengan pengamatan yang intensif, tidak mengenal lelah setiap hari, setiap saat, sehingga 347 warga masyarakat yang disandera bisa selamat semuanya tanpa luka sedikitpun,” jelas Panglima TNI.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjelaskan bahwa Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) 58 orang prajurit dan 5 (lima) perwira diberikan pendidikan secara khusus mendahului rekan-rekan satu angkatannya. “Inilah contoh tauladan bagi prajurit yang mengutamakan tugas hanya untuk kepentingan negara,” ucapnya.

“Lima Perwira tersebut menyampaikan kepada saya, bahwa keberhasilan milik anak buah, kegagalan adalah tanggung jawab Perwira sehingga yang pantas naik pangkat adalah anggotanya, ini suatu hal yang sangat luar biasa, yang membuat kami semua terharu,” tutur Panglima TNI.

Operasi pembebasan sandera di Papua ini merupakan Satgas Gabungan TNI-Polri. Sedangkan organisasi Satgas Operasi Pembebasan Sandera dari TNI diambil dari prajurit-prajurit yang terbaik, berpengalaman dan terlatih yaitu dari Peleton Pengintai Tempur (Tontaipur) Kostrad, Kopassus, Batalyon 751/Raider Sentani dan Batalyon 754/ENK Kodam XVII Cenderawasih.

Pewarta : Anton/Pen.

Categories
Daerah Keamanan Militer Polisi TNI

Tim Parako Kopassus dan Ton Taipur Kostrad Berhasil “Acak-Acak” Kelompok OPM Penyandera Warga di Kimbely Papua

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Tim Parako Kopassus (Komando Pasukan Khusus) dan Ton Taipur Kostrad (Batalyon Pengintai Tempur Komando Strategis Angkatan Darat) berhasil menyerbu dan mengacak-acak kelompok gerakan separatis Papua bernama OPM (Organisasi Papua Merdeka) yang telah menyandera ratusan warga masyarakat di desa Kimbely Papua. 

“Hanya 78 menit, 1 (satu) tim Parako Kopassus berjumlah 13 prajurit dan Ton Taipur Kostrad mengacak-acak kelompok OPM yang menyandera warga di Kimbely Papua dan membebaskan warga yang disandera,” kata Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kapendam) XVII/Cendrawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi dalam awal keterangan persnya di Papua, Jum’at (17/11/2017).

Dalam siaran pers tersebut, Kapendam menjelaskan bahwa 1 Tim Pasukan Parako Kopassus telah melaksanakan Operasi Raid dan Perebutan Cepat area Kimbely Papua dan mengejar Kelompok Bersenjata yang mengisolasi warga masyarakat di Papua. Di back up (dukungan strategi militer) oleh Yonif-715/Raider dan Tontaipur, secara serentak 2 tim dari Taipur Kostrad tersebut bertugas menguasai Bunti.

“Seluruh Personel TNI sudah masuk ke posisi masing-masing, menunggu perintah melaksanakan serbuan,” kata Kapendam.

Lebih lanjut, Kapendam mengatakan, pada waktu yang di koordinasi pada Jam “J” pada jam 07.00 WIT, pasukan mulai bergerak ke arah posisi kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang sedang berkumpul.

“07.45 WIT suara ledakan di bunyikan dan seluruh anggota sniper langsung melakukan penyerangan kepada KKB sedang berkumpul di kandang babi di daerah Utikini. Mengetahui pasukan yang tiba-tiba muncul diluar area pemukiman, kelompok OPM (KKB) berhamburan melarikan diri tanpa bisa melakukan perlawanan. Karena mereka sudah bisa memastikan itu adalah Pasukan Parako Kopassus,” jelas Kapendam.

“Jam 08.18 WIT seluruh area Kimbely berhasil dikuasai. Pangdam XVII/Cendrawasih perintahkan untuk bergerak menguasai pos-pos pengamanan separatis TPN/OPN. Dalam waktu 78 menit seluruh area berhasil dikuasai dan para separatis melarikan diri ke hutan dan gunung, sambil mengeluarkan tembakan dari jarak jauh,” lanjut Kapendam menjelaskan.

Kapendam menyatakan, belum bisa dipastikan apakah kelompok separatis OPM ada yang korban,  karena cuaca berkabut sangat tebal. 

Setelah seluruh wilayah di kuasai dan situasi dinyatakan aman, Pangdam XVII/Cenderawasih berkoordinasi dengan Kapolda Papua agar segera mengirimkan Tim Evakuasi. Tidak lama kemudian Tim Satgas Terpadu TNI/Polri tiba di lokasi melaksanakan evakuasi.

“Sekitar pukul 14.00 WIT proses evakuasi berhasil dilaksanakan dengan jumlah korban sandera 347 orang terdiri dari warga Papua dan luar Papua. Sementara penduduk asli setempat memilih tetap tinggal dengan jaminan keamanan dan dukungan logistik,” jelasnya menyampaikan kondisi dan situasi tersebut.

“Pasukan pengaman tetap tinggal di lokasi, mengamankan korban dan kampung,” tukasnya.

Pewarta : Anton/Pen.

Categories
Daerah Militer TNI

KSAD Lantik 676 Perwira Muda Angkatan Darat Gelombang II 2017

Koranjurnal.co.id‎, Bandung – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono melantik 676 perwira muda yang telah selesai menjalani pendidikan pembentukan perwira (Diktukpa) reguler  Angkatan Darat gelombang II dan pendidikan pembentukan perwira khusus (Diktukpasus) tahun 2017 di Lapangan Wiradhika Secapaad, Bandung, Rabu (15/11/2017).

Sebelum dilaksanakan Prasetya Perwira oleh KSAD pada hari ini, telah dilaksanakan penutupan pendidikan oleh Komandan Secapaad Brigjen TNI Eka Wiharsa pada hari Minggu (12/11/2017).

676  perwira muda yang dilantaik terdiri dari 380 Secapa reguler yang terdiri  orang  363 perwira pria dan 17 orang Kowad serta 296 perwira muda Diktukpasus TNI AD tahun 2017 yang terdiri dari 294 perwira pria dan 2 orang Kowad. 

Pada Pelantikan Prasetya Perwira ini juga diambil sumpah perwira yang diwakili oleh perwira muda dari masing-masing agama. 

Kasad dalam amanatnya menyampaikan, perwira lulusan Diktukpa dan Diktukpasus TNI AD telah digembleng dalam sebuah pendidikan untuk merubah status dari bintara menjadi perwira. 

“Hari ini kalian telah menyelesaikan pendidikan dan mulai menapakkan langkah awal sebagai Perwira TNI AD yang siap menyongsong tugas menjadi pimpinan di satuan sesuai dengan kecabangan masing-masing. Hal ini tentunya membawa konsekuensi semakin besarnya tuntutan tugas dan tanggung jawab yang akan kalian pikul dibandingkan pada masa-masa sebelumnya,” ujar KSAD‎.

KSAD mengatakan, sebagai perwira muda  harus memiliki semangat juang yang tinggi, jiwa pantang menyerah, rela berkorban, mengutamakan kepentingan umum dari pada kepentingan pribadi maupun golongan. 

“Sebagai perwira, kalian telah terikat dan harus senantiasa mempedomani etika dan norma “Budhi Bakti Wira Utama” yang pemahamannya telah kalian dapatkan selama pendidikan,” tegas Jenderal TNI Mulyono. 

KSAD mengharapkan kepada para perwira muda yang baru dilantik untuk mampu mengembangkan kepemimpinan lapangan, agar senantiasa dekat dengan anak buah, mampu mengidentifikasi dan merasakan permasalahan yang dihadapi oleh anggota, serta menjalin ikatan bathin yang kuat untuk bersama-sama melaksanakan tugas.

KSAD mengingatkan bahwa kekuatan pemimpin terletak pada prajuritnya. Hindari manajemen ketakutan, sehingga kehadiran pemimpin senantiasa diharapkan oleh anak buah untuk menyelesaikan masalah, bukan justru dihindari karena dianggap menambah masalah.

Pada Prasetya Perwira ini juga diberikan  penghargaan lulusan terbaik Trisakti Wiradhika yang merupakan tiga aspek kemampuan yang meliputi kepribadian, intelektual dan kesamaptaan. Penerima penghargaan Trisakti Wiradhika  Diktukpa reguler  gelombang II diberikan kepada Letda Inf. Edy Sucipto, SE dari kesatuan Kopassus dan Letda Cba (K) Dina dari Kodam XIV/Hasanudin. Sedangkan untuk Diktukpasus, penerima Trisakti Wiradhika diraih oleh Letda Inf. Mokhamad Mokhlis dari Kodam V/Brawijaya.

Usai pelantikan Praseyta Perwira Secapaad, ditampilkan demonstrasi  Genderang Seruling  Caka Wiradhika dan  tarian kolosal  serta pemberian tali asih kepada atlet atletik Angkatan Darat yang berhasil mempertahankan juara umum pada kejuaraan atletik Piala Panglima TNI tahun 2017.

KSAD Jenderal TNI Mulyono juga memberikan pembekalan kepada para perwira yang baru dilantik sebagai bekal untuk bertugas di satuan masing-masing setelah menjalani dasar kecabangan.‎

Pewarta : Anton/disp.

Categories
Daerah Militer Nasional TNI

KSAD Pimpin Sertijab Sepuluh Jabatan Pati TNI AD 

Koranjurnal.co.id, Bandung – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono bertindak selaku Inspektur upacara pada acara serah terima jabatan (Sertijab) sepuluh jabatan Pati (Pejabat Tinggi) diantaranya delapan jabatan strategis dan dua jabatan fungsi organisasi di lingkungan TNI Angkatan Darat, yang dilaksanakan di Markas Kodam III/Siliwangi, Bandung, Selasa (14/11/2017).

Kesepuluh jabatan yang diserahterimakan tersebut meliputi Pangdam III/Siliwangi dari Mayjen TNI Herindra kepada Mayjen TNI Donni Monardo, Pangdam IV/Diponegoro dari Mayjen TNI Tatang Sulaiman Kepada Mayjen TNI Wuryanto, Pangdam V/Brw dari Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, M.D.A., kepada Mayjen TNI Arif Rahman, M.A.



Selain itu juga diserahterimakan jabatan Pangdam XVI/Ptm dari Mayjen TNI Doni Munardo kepada Mayjen TNI Suko Pranoto, Danpuspenerbad dari Mayjen TNI Suko Pranoto kepada Brigjen TNI Besar Harto Karyawan, S.H.,

Gubernur Akmil dari Mayjen TNI Arif Rahman, M.A., kepada Brigjen TNI Eko Margiyono, M.A.,
Danpusterad dari Mayjen TNI Hadi Prasojo kepada Mayjen TNI Hartomo, Aspam Kasad dari Mayjen TNI Ilyas Alamsyah kepada Brigjen TNI Muhammad Nur Rahmad, Aster Kasad dari Mayjen TNI Widagdo H. Sukoco kepada Brigjen TNI Supartodi serta Danpusintelad dari Brigjen TNI Herianto Syahputra S.I.P., M.Si., kepada Kolonel Inf Djaka Budhi Utama, S.Sos.
‎
Dalam amanatnya Kasad mengatakan, pergantian pejabat di lingkungan TNI AD merupakan bagian dari sistem pembinaan organisasi guna pembaruan dan penyegaran pemikiran dalam rangka kemajuan organisasi. 

Tour of Duty dan Tour of Area juga merupakan  proses untuk memberikan pengayaan dan pengalaman serta menjaga kesinambungan kepemimpinan di tubuh TNI AD, yang pelaksanaannya menaati prinsip-prinsip pembinaan personel, yang salah satunya adalah the right man on the right place atau menempatkan personel yang tepat pada jabatan yang tepat.

Rotasi jabatan di lingkungan TNI AD juga menunjukkan bahwa Reformasi Birokrasi TNI AD terus berjalan seiring dengan meningkatnya profesionalitas Sumber Daya Manusia, nilai etika dan budaya kerja, kualitas pelayanan publik, kapasitas dan akuntabilitas kinerja di lingkungan jajaran TNI AD. 

Sebagai Negara yang memiliki posisi geografis yang sangat strategis, kekayaan alam yang sangat besar serta kekuatan ekonomi yang tumbuh semakin besar, Indonesia harus membentengi diri dari berbagai bentuk ancaman yang semakin kompleks. Indonesia memerlukan TNI yang kuat dan profesional dalam membangun Bangsa, serta mampu menangkal setiap bentuk ancaman terhadap keselamatan Bangsa dan keutuhan NKRI. 

Terkait dengan hal tersebut, KSAD menekankan kepada para Pangdam yang baru melaksanakan serah terima untuk meningkatkan kewaspadaan di wilayahnya masing-masing terhadap berbagai gangguan yang dapat mengancam kedaulatan dan keutuhan NKRI.

“Saya minta agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan di Kotama masing-masing dalam mengelola potensi konflik   yang mungkin terjadi, menyelenggarakan operasi pertahanan dan keamanan Negara matra darat serta pembinaan kemampuan, kekuatan dan gelar kekuatan melaksanakan pembinaan teritorial untuk mendukung tugas pokok TNI AD,” ujar KSAD.

KSAD juga menegaskan bahwa amanah TNI sebagai penjaga kedaulatan NKRI harus dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya serta dilandasi oleh kemauan yang kuat untuk berbuat yang terbaik, berani, tulus dan ikhlas dalam menjalankankan tugas. Komitmen seperti inilah yang telah menjadikan dan menjaga TNI maupun TNI AD sebagai institusi yang paling dipercaya masyarakat saat ini, sebagaimana hasil survey Litbang Kompas  yang diumumkan tanggal 21 Oktober yang lalu, dimana TNI mendapatkan kepercayaan masyarakat hingga 94%, meningkat dari tahun sebelumnya.

Berkaitan dengan akan digelarnya Pemilihan Kepala Daerah serentak pada tahun 2018, KSAD menegaskan kepada seluruh prajurit TNI untuk tidak terlibat dalam politik praktis.

“Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No. 34 tentang TNI, saya ingin tegaskan agar sikap netralitas dan memegang teguh ketentuan demokrasi harus dijunjung tinggi. Jangan biarkan prajurit kita, baik perorangan maupun satuan terpengaruh atau dimanfaatkan untuk kepentingan politik praktis, karena TNI hanya mengenal politik Negara,” tegas KSAD.

Pewarta : Anton/disp.

Categories
Militer Olahraga TNI

Kasad Tinjau Pelatnas Judo di Ciloto

Koranjurnal.co.id, Ciloto – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono meninjau pemusatan latihan nasional  (Pelatnas) Judo di Dojo Ciloto, Jawa Barat, Senin (13/11/2017), yang dipersiapkan untuk bertanding di Arena Asian Games XVIII 2018 di Jakarta dan Palembang.

Kasad Jenderal TNI Mulyono yang juga merupakan Ketua Umum Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) dalam arahannya menyampaikan, event besar yang dihadapai atlet Judo Indonesia adalah Sea Games XXIX 2017 lalu yang digelar di Malaysia serta Asian Games XVIII tahun 2018.

Dari pengalaman pada Sea Games XXIX di Malaysia yang lalu, walaupun atlet Judo Indonesia meraih perolehan medali terbanyak, namun prestasi yang lebih tinggi tetap menjadi target yang harus dicapai

Kasad berharap agar direncanakan dan dipersiapkan metode latihan yang lebih baik untuk mencapai prestasi yang lebih baik dari hasil yang telah dicapai selama ini.

“Ini merupakan pertama kalinya saya datang kesini, agar saya tahu bahwa kita punya padepokan, sebagai Ketua Umum Jodo, kita harus tahu bahwa atlet-atlet kita berlatih di Padepokan ini. Bila mereka berlatih disini tentunya harus ada motivasi mereka berlatih. Tugas saya sebagai Ketua  Umum adalah memikirkan apa saja yang menjadi kebutuhan mereka untuk berlatih, adalah berlatih,” ujar Kasad. 

Sebelum menyampaikan pengarahannya kepada para atlet, pelatih dan pembina, Kasad berkesempatan berkeliling Padepokan untuk melihat berbagai sarana latihan berupa wisma atlet, maupun sarana lainnya yang memerlukan dukungan dan perbaikan.



Usai memberikan pengarahan nya, Kasad memberikan tali asih sebagai bentuk penghargaan kepada para atlet dan pelatih yang menorehkan prestasi pada ajang Sea Games 2017 di Malaysia.‎

Pewarta : Anton/disp.