Categories
Megapolitan Olahraga TNI

Puncak Rangkaian HUT Ke-68, Kodam Jaya/Jayakarta Gelar Turnamen Golf

Koranjurnal.co.id, Bogor – Turnamen Golf dalam rangka peringatan HUT ke-68 Kodam Jaya, kali ini mengambil tempat di Rancamaya Golf dan Country Club, Ciawi Bogor, Jawa Barat, Minggu (07/01/2018).

Turnamen dimulai dengan pemukulan bola golf pertama oleh Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Jaswandi. Selain turnamen Golf, HUT ke-68 Kodam Jaya juga diisi dengan beberapa rangkaian turnamen pertandingan-pertandingan olah raga antar Satuan.

Pangdam Jaya dalam sambutannya mengatakan, untuk senantiasa bersyukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa, sehingga rangkaian kegiatan dan tugas-tugas Kodam Jaya dapat berjalan dengan baik.

Dalam kesempatan itu pula Ketua Persit KCK PD Jaya beserta ibu-ibu Persit KCK PD Jaya melakukan kegiatan olahraga bersama di Kebun Raya Bogor dan mengunjungi Kebun buah naga Taman Sari, Rancamaya.

Mayjen TNI Jaswandi menambahkan, semoga giat hari ini menjadi kenangan yang baik. Selanjutnya Pangdam Jaya memberikan Doorprize kepada seluruh peserta dan pendukung turnamen Golf dan panitia HUT ke 68 Kodam Jaya/Jayakarta, sekaligus menutup rangkaian kegiatan HUT ke 68 Kodam Jaya/Jayakarta.

Hadir dalam acara ini juga Kasdam Jaya, Para pejabat satuan jajaran Kodam Jaya,Ketua dan pengurus Persit KCK PD Jaya.

Pewarta : Anton/Pen.

Categories
Megapolitan TNI

Karya Bhakti TNI Berlanjut, Kali Ini Kodim 0506/Tgr Bikin Tanggul Penahan Air Robb di Pemukiman Warga Kp.Baru Dadap

Koranjurnal.co.id, Tangerang – Sesuai dengan Undang-Undang TNI Nomor 34 tahun 2004 bahwa salah satu tugas TNI adalah melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) disamping Operasi Militer Perang (OMP).

Salah satu tugas OMSP yang saat ini dilaksanakan oleh Kodim 0506/Tangerang sebagai Satuan Teritorial dibawah jajaran Kodam Jaya kali ini adalah Karya Bhakti di Kp.Baru Dadap, Kab. Tangerang.

Dalam pers rilis Kapendam Jaya yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa (26/12/2017) disebutkan bahwa selama kurun waktu 2017 Karya Bhakti yang dilaksanakan Kodim 0506/Tangerang dalam membantu Pemerintah Daerah Kab.Tangerang diantaranya Program Normalisasi Kali Sabi di Kec.Curug. Normalisasi Sungai Kurus di wilayah Kec. Teluk Naga dan Pembangunan Turap Situ Cilongok di wilayah Kec. Pasar Kemis – Pembuatan Turap Situ Gelam di wilayah Kec. Pasar Kemis.

Lebih dari itu, saat ini Program Karya Bakti Kodim 0506/Tangerang yang sedang dilaksanakan adalah pembuatan tanggul penahan air robb di wilayah Kec. Kosambi tepatnya di Kp. Baru Dadap.

Demi kelancaran pelaksanaan Karya Bhakti tersebut, Kodim 0506/Tangerang menerjunkan anggota Koramil dalam pelaksanaan Karya Bhakti. Karya Bhakti, kali ini dipadukan dengan program pembangunan Pemda Kab. Tangerang khususnya pembangunan di wilayah melalui penentuan prioritas sasaran Karya Bhakti TNI yang di dasarkan atas koordinasi Kodim 0506/Tgr dengan Pemda Kab. Tangerang serta instansi terkait.

Dengan dukungan berbagai pihak, pelaksanaan kegiatan Karya Bhakti TNI di wilayah Kodim 0506/Tgr dapat dilaksanakan secara maksimal yang tentunya melalui koordinasi lintas sektoral yang tentu sangat dibutuhkan untuk perwujudan pembangunan berbagai bidang di tengah masyarakat.

Sesuai dengan prosedur yang ada, upaya penataan Kp. Baru Dadap sebelumnya telah dilaksanakan sosialisasi pada Maret 2017, team ahli dari UGM (Universitas Gajah Mada) pimpinan bapak Budi dan Kementerian BPUR dan PU Jakarta yang kerap meninjau Kp.Baru Dadap, sehingga sebagian masyarakat mulai percaya dan mendukung serta menyetujui program Pemda tersebut, dan kemudian dilanjutkan pada 10 Juli 2017 dengan dilaksanakan musyawarah dalam rangka rencana pembangunan Rusunawa Kp. Baru Dadap di Aula Kec. Kosambi Kab. Tangerang.

Tak terhenti dimusyawarah, maka pada Agustus 2017, team ahli dari PU (Pekerjaan Umum) Pusat/Jakarta kembali melaksanakan sosialisasi di aula Kantor Kel. Dadap berkaitan pembangunan tanggul penahan air rob. Kemudian pada 18 Oktober 2017 di lapangan komplek Ruko Marina Kp. Baru Dadap kembali dilaksanakan sosialisasi bagi warga Kp. Baru Dadap terkait kegiatan pengoperasian alat berat untuk pembangunan sheet file. Rangkaian upaya tersebut dilakukan untuk menghindari kesalahpahaman dari masyarakat yang dapat berujung provokasi sehingga dikhawatirkan dapat menghambat Karya Bakti sedang dilaksanakan.

Hal ini membuktikan keseriusan TNI AD, khususnya Kodim 0506/Tangerang yang turut andil dalam membantu pemerintah daerah dalam pembangunan, tentunya ditujukan semata untuk kebaikan dan kesejahteraan masyarakat.

Pewarta : Anton/Pen. 

Categories
Megapolitan Militer TNI

Gelar Renungan Suci, Pangdam Jaya: Acara Ini Simbol Rasa Syukur HUT Kodam Jaya Ke-68

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Jaswandi pimpin renungan suci di Lapangan Jayakarta Makodam Jaya, Kamis tengah malam (21/12/2017).

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Jaswandi mengatakan bahwa renungan suci ini merupakan acara sakral wujud kewajiban yang harus dilaksanakan sebagai simbol rasa syukur seluruh anggota Kodam Jaya yang berulang tahun ke-68 kepada Tuhan YME.

Meski renungan suci digelar sederhana, namun acara yang hanya diterangi api unggun itu berlangsung hikmad dan melahirkan perasaan haru, bangga dan dipenuhi rasa syukur seluruh peserta yang hadir.

Mayjen TNI Jaswandi juga mengatakan, renungan suci ini sebagai simbol kekompakan keluarga besar Kodam Jaya menunaikan tugas sebagai pengawal Ibu Kota RI yang senantiasa setia dan loyal kepada kesatuan, TNI AD dan TNI.

“Seorang prajurit tidak menangis karena kematian. Kematian adalah jalan menuju kesempurnaan yang abadi. Tetapi prajurit akan kecewa dan menangis bila ada penghianatan terhadap bangsa dan negaranya sendiri,” tegas Jaswandi.

Pewarta : Anton/Pen.

Categories
Militer Nasional TNI

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto Terima Brevet Komando Baret Merah

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P menerima penyematan Brevet Komando dari pasukan elite TNI Angkatan Darat, Komando Pasukan Khusus atau Kopassus di Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Senin (18/12/2017).

Penyematan dilakukan oleh Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus Mayjen TNI Madsuni dalam suatu upacara militer yang dihadiri dan disaksikan langsung oleh para pimpinan angkatan, pejabat tinggi TNI dan Polri.

Panglima TNI dalam sambutannya mengucapkan terimakasih dan rasa bangganya atas pengangkatan dirinya menjadi warga kehormatan Kopassus.

“Saya merasa bangga dan terhormat menggunakan Baret Merah dan Brevet Kopassus yang merupakan simbol kebanggaan prajurit Kopassus, salah satu pasukan khusus TNI,” ujarnya.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. mengatakan bahwa sejatinya kebanggaan yang utuh adalah memelihara kemampuan, militan dan memiliki daya juang dalam melaksanakan tugas yang diberikan oleh negara.

“Saya mengharapkan para prajurit Kopassus selain memiliki kebanggaan Koprs Baret Merah dengan kualifikasi tinggi, yang paling penting adalah mengabdikan diri kepada bangsa dan negara. Itulah sejatinya kebanggaan yang utuh,” katanya.

Pada kesempatan tersebut Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menginggatkan bahwa tantangan tugas ke depan tidak semakin ringan, dimana fenomena ancaman global semakin berubah, prajurit komando agar senantiasa meningkatkan etos kerja.

“Profesional dan modern bisa dicapai apabila didukung dengan kemampuan keterampilan prajurit, soliditas dan solidaritas antar satuan. Komitmen sekecil apapun yang disepakati merupakan kunci bagi keberhasilan tugas,” tuturnya.

“Untuk itu, selaku Panglima TNI, saya akan melengkapi peralatan yang diperlukan satuan Kopassus dalam mendukung tugas operasi, saya juga akan meningkatkan kemampuan prajurit Komando dihadapkan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga mampu melaksanakan tugas-tugas yang diberikan negara dengan baik,” ungkapnya.

Menjawab pertanyaan awak media tentang kesejahteraan prajurit, Panglima TNI menjelaskan bahwa kesejahteraan prajurit akan terus dievaluasi, utamanya terkait tunjangan khusus bagi prajurit yang bertugas di daerah perbatasan dan penyediaan rumah bagi seluruh prajurityang belum memiliki rumah pribadi.

“Kita akan cari formulasi untuk menyediakan perumahan bagi prajurit melalui Tabungan Wajib Perumahan (TWP), sehingga mereka merasa tenang dan nyaman meninggalkan keluarganya saat bertugas ke daerah yang jauh,” ujarnya.

Sementara itu menanggapi pertanyaan wartawan tentang proses penyelesaian kasus Helikopter AW 101, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjelaskan bahwa TNI pada dasarnya mendukung kebijakan dari pemerintah dalam memberantas korupsi.

“Terkait masalah Heli AW 101, saat ini sudah masuk ke tingkat penyelidikan, kita ikuti mekanisme sehingga sampai pada Pengadilan Militer di Otmil dan semua akan kita kawal sampai keputusan di pengadilan militer,” tutupnya.

Pewarta : Anton/Pusp.

Categories
Nasional Olahraga TNI

KSAD Buka Kejurnas Judo Senior dan Rakernas PJSI Tahun 2017

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Mulyono membuka kejuaraan nasional (Kejurnas) Judo Senior di GOR Judo Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu (16/12/2017).

Dalam sambutannya, KSAD menyampaikan bahwa Kejurnas Judo Senior 2017 terselenggara berkat dedikasi yang tinggi dari panitia pelaksana dengan tujuan sebagai ajang pemantauan bakat atlet menuju Asean Games 2018 di Jakarta, Sea Games 2019 di Filipina serta sebagai ajang pengumpulan poin menuju PON 2020 di Papua serta sebagai ajang pembinaan yang berkesinambungan.

Kejurnas Judo Senior adalah merupakan program kegiatan Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB-PJSl) tahun 2017. Pelaksanaan Kejurnas dimulai tanggal 16 sampai dengan 18 Desember 2017 dan diikuti oleh 345 orang peserta terdiri dari 200 orang atlet, 29 orang wasit, 40 orang official dan 76 orang panitia.

“Kejurnas Judo Senior 2017 yang digelar selama 3 hari di GOR Judo Kepala Gading Jakarta ini akan mempertandingkan 16 kelas perorangan putra-putri serta kategori sata putra-putri, dimana pertandingan akan dilaksanakan sesuai dengan peraturan IJF (International Judo Federation) terbaru,” kata KSAD.

Tujuan digelar Kejurnas Judo Senior agar pembinaan dapat terus berkesinambungan dan untuk meningkatkan teknik, fisik dan mental para Pejudo, sekaligus menyiapkan kader Pejudo Indonesia agar siap terjun pada event nasional maupun internasional.

“Bagi peserta kejuaraan ini adalah sebagai ajang tolok ukur pembinaan yang telah dilaksanakan di daerah selama ini. Untuk itu kepada para penjudo yang mengikuti Kejurnas Judo Senior tahun 2017 ini, gunakan dan manfaatkan event ini dengan sebaik-baiknya. Hadirkan diri kalian sebagai atlet-atlet unggulan yang siap mengukir prestasi pada event kejuaraan ini dan masa yang akan datang,” kata KSAD.

Selaku Ketua Umum PJSI, KSAD Jenderal TNI Mulyono menegaskan juga, agar para peserta pejudo dapat bertanding dengan  sportivitas yang tinggi.

“Bertandinglah secara sportif, ksatria dan hindari terjadinya kesalahpahaman yang dapat merusak nama baik dan citra organisasi dimana kalian diwadahi. Patuhi semua ketentuan dan aturan yang sudah disepakati sebelumnya. Biasakan tampil sebagai pejudo yang cerdas serta memiliki sportivitas yang tinggi yaitu penjudo yang berani menerima kemenangan sekaligus juga siap menerima kekalahan,” tegas KSAD.

Bersamaan dengan pelaksanaan Kejurnas Judo Senior 2017, juga digelar rapat kerja nasional (Rakernas) PJSl tahun 2017 yang akan berlangsung pada tanggal 16 dan 17 Desember 2017 di Hotel Sunlike Sunter.

Rakernas akan dihadiri 19 Pengprov PJSl dari 33 Pengprov PJSI yang ada di lndonesia, dengan jumlah 66 orang peserta terdiri dari 38 orang Pengprov, 10 orang pengurus PB PJSl dan 18 orang Panitia.

“Berkenan dengan Kejurnas Judo Senior dan Rakernas PJSI, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada pihak-pihak yang mendukung kegiatan ini serta kepada panitia pelaksana yang telah mempersiapkan kegiatan ini. Semoga kegiatan kejurnas dan rakernas PJSI 2017 dapat berjalan dengan lancar dan mampu melahirkan pejudo-pejudo yang handal,” jelas Jenderal TNI Mulyono.

Usai memberikan sambutan, KSAD menyalami para peserta Kejuaraan Judo Senior 2017 yang diikuti dari 18 provinsi di Indonesia.

Pewarta : Anton 

Categories
Daerah Nasional TNI

Hari Juang Kartika ke-72, KSAD: Indonesia Macan Asia Bahkan Dunia, Bukanlah Mimpi

Koranjurnal.co.id, Pekanbaru – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono meyakini bahwa cita-cita menjadikan Indonesia sebagai “Macan” Asia bahkan Dunia, bukan sekedar mimpi melainkan bisa diwujudkan jadi nyata.

Hal ini disampaikan KSAD dalam amanatnya kala menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada upacara peringatan hari jadi TNI AD atau yang lebih dikenal dengan sebutan Hari Juang Kartika (HJK) ke-72 Tahun 2017, yang secara terpusat digelar di Stadion Kaharudin Nasution Rumbai, Pekanbaru, Provinsi Riau (15/12).

Dalam amanatnya, KSAD menghimbau agar momentum HJK kali ini digunakan oleh seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama menggali kembali nilai-nilai luhur budaya bangsa yang selama ini menjadi kekuatan bangsa Indonesia dalam menjaga kemerdekaannya. “Nilai-nilai luhur yang secara pribadi saya menyebutnya sebagai Imunitas Bangsa, yaitu suatu kekebalan yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia dalam mempertahankan keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, yakni menghargai perbedaan, semangat untuk bersatu, pantang menyerah dan rela berkorban, patriotisme dan percaya diri, kebersamaan dan gotong royong,” ungkap KSAD.

Jenderal TNI Mulyono juga mengungkapkan bahwa secara internal, TNI AD terus berupaya meningkatkan kemampuan prajuritnya sehingga menjadi prajurit yang unggul dan profesional. Diantaranya melalui proses rekrutmen, pendidikan dan pelatihan serta penugasan yang baik. Saat ini, komitmen tersebut telah mengantarkan TNI pada peringkat ke-14 dunia dan peringkat pertama di Asia Tenggara dalam daftar kekuatan tempur dunia yang dikeluarkan oleh Global Fire Power (GFP) 2017. Hal tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembangunan kekuatan pertahanan negara yang dilakukan oleh pemerintah telah mendorong TNI sebagai kekuatan yang diperhitungkan dunia.

“Hal ini sejalan dengan visi Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto untuk mewujudkan TNI yang profesional dan modern serta memiliki kemampuan proyeksi regional serta komitmen global. Dengan didukung komitmen yang kuat antara TNI, pemerintah, rakyat dan komponen Bangsa lainnya, maka cita-cita menjadikan Indonesia sebagai “Macan” Asia bahkan Dunia, yang disegani kawan dan ditakuti lawan, bukanlah mimpi belaka,” tegas KSAD.

Hari Juang Kartika merupakan peringatan peristiwa bersejarah perjuangan para pendahulu TNI Angkatan Darat bersama rakyat, melawan musuh yang ingin menjajah kembali Indonesia di kota Ambarawa pada tanggal 15 Desember 1945 (72 tahun silam). Momentum itulah yang kemudian diperingati Angkatan Darat setiap tahunnya sebagai cikal bakal dari lahirnya TNI Angkatan Darat.

Upacara HJK 2017 terpusat di Pekanbaru diikuti oleh jajaran TNI AD, Forkopimda Provinsi Riau dan masyarakat umum serta dihadiri Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman. Adapun tema yang diangkat tahun ini yaitu “Manunggal Dengan Rakyat, TNI AD Kuat”. Tema tersebut mengandung simbol kemanunggalan TNI dan rakyat Indonesia yang semakin tidak terpisahkan pada peristiwa Palagan Ambarawa.

Dari tema tersebut, diharapkan hubungan antara TNI AD dan rakyat bukanlah sebatas hubungan profesionalitas belaka namun lebih dari itu. TNI AD yang dilahirkan dari rakyat akan senantiasa membela dan memperjuangkan kepentingan rakyat, dan sebaliknya, rakyat adalah pendukung dan penguat perjuangan TNI AD dalam setiap tugas yang diemban.

Tahun ini, peringatan HJK secara nasional dipusatkan di Korem 031/Wira Bima, Kodam I/Bukit Barisan dengan melibatkan masyarakat umum untuk berpartisipasi mengikuti upacara. Usai upacara, TNI AD juga menggelar rangkaian kegiatan seperti pertunjukan drama kolosal oleh gabungan para pelajar Riau dan prajurit TNI AD yang menceritakan perjuangan Pahlawan Tuanku Tambusai dalam perjuangannya melawan belanda di Rukan Hulu, Riau pada abad ke 19.

Selain itu, beberapa atraksi seperti aksi terjun bebas (Free Fall) 72 prajurit peterjun yang berasal dari Kopassus dan Kostrad serta demonstrasi beladiri Yong Modoo yang diperagakan para prajurit TNI AD dari berbagai satuan, juga turut menyemarakkan acara peringatan HJK 2017. Setelah atraksi, kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial seperti donor darah, khitanan massal, operasi katarak, pengobatan massal dan pemberian santunan kepada warakawuri (istri dari prajurit yang telah meninggal dunia), para veteran dan pejuang, kemudian ditutup dengan acara syukuran dan hiburan rakyat.

Selain terpusat, peringatan HJK 2017 juga diselenggarakan secara tersebar dan serentak di seluruh wilayah Indonesia. Disamping kegiatan upacara, masing-masing satuan TNI AD di wilayah melaksanakan kegiatan syukuran, ziarah, doa bersama, karya bakti dan lomba lari 10 kilometer yang dilaksanakan secara serentak dengan melibatkan 67.328 orang dari berbagai kalangan.

Kegiatan bakti sosial juga demikian, dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia dengan total pembagian Sembako sejumlah 27.152 paket, santunan kepada 2.976 orang Veteran dan Warakawuri, donor darah sejumlah 20.460 orang, khitanan massal sejumlah 2.486 orang, operasi bibir sumbing sejumlah 247 orang, operasi katarak sejumlah 2.668 orang dan pengobatan massal sejumlah 19.262 orang.

Pewarta : Anton/Disp.

Categories
Militer Nasional Polhukam TNI

Pamitan di Kopassus, Panglima TNI Tepis Isu Rumor Siaga 1 dan 3 

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo selesai melaksanakan pengarahan kepada prajurit Kopassus di Gedung Balai Komando Kamis (07/12/2017), dihadapan awak media, dalam pelaksanaan doorstop, Panglima menepis isu rumor Siaga 3 untuk Polri dan Siaga 1 bagi Kopassus.

Dengan tenang, sang Jenderal menjawab bahwa isu rumor itu sengaja digulirkan sehingga TNI harus waspada karena TNI akan dibuat seperti tahun 1965, diadu-adu, atau hanya orang-orang yang menumbuhkan isu-isu, meragukan integritas TNI, dan yakinlah bahwa TNI tidak pernah melakukan kegiatan-kegiatan amoral, TNI telah mengenal sumpah prajurit, setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, taat kepada atasan.

“Atasan TNI siapa sih? Presiden kan. Terus ngapain. Apakah keputusan Presiden salah? Tidak!!! Benar. Saya bangga diganti pak Hadi (KSAU), kenapa? GR-nya kan yang ganti anak buah saya. KSAD, KSAL, KSAU. Jangan ragukan kesetiaan TNI, jangan ragukan kesetiaan TNI, justru yang melakukan itu adalah orang-orang yang fobia terhadap TNI”.

Saat berpamitan di Gedung Balai Komando, Panglima TNI juga mengatakan bahwa sebagai manusia biasa, ia melakukan kunjungan ke Kostrad dan Kopassus untuk mohon pamit sebagai Panglima TNI.

“Izinkan saya menyimpan semua kebanggaan dan kehormatan di setiap detak jantung dan sanubari saya,” tegas Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Panglima TNI tampak terharu saat berpamitan dengan ribuan prajurit Kopassus. Hal tersebut nampak dari mata Gatot yang berkaca-kaca, bahkan di awal membuka pengarahan bibirnya terasa bergetar.

“Sebagai manusia saya minta maaf dan khilaf semua itu yakinlah karena rasa cinta,” kata Gatot.

Dia juga mengungkapkan rasa bangga karena telah diberi kesempatan untuk memimpin prajurit Kopassus. “Saya tidak pernah menemukan keraguan kebimbangan dari prajurit komando. Bahkan, ketika resikonya nyawa kalian tetap tegak berdiri sebagai prajurit menempatkan kepentingan rakyat di atas segalanya dan sebagai penjuru tarikan nafasmu,” kata Sang Jenderal Berjiwa Komando ini.

Beliau juga selalu mengingatkan agar TNI tetap menjaga Netralitasnya dalam menghadapi tahun politik 2018 dan 2019.

Pewarta : Anton/Pen.

 

Categories
Daerah Ragam TNI

Belasan Jenderal TNI AD Adakan Reuni di Makassar

Koranjurnal.co.id, Makassar – Belasan Perwira TNI Angkatan Darat (AD) berpangkat Jenderal gelar reuni dan bernostalgia di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (02/12/2017).

Belasan Jenderal yang hadir di Kota Makassar sejak Jumat malam (30/11/2017) itu diketahui berpangkat Brigadir Jenderal (Brigjen), dan Mayor Jenderal (Mayjen) juga Letnan Jenderal (Letjen).

Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kapendam) XIV Hasanuddin, Kolonel TNI Alamsyah mengatakan tidak semua yang datang berpangkat Jenderal, karena bersama istri mereka.

“Mereka yang datang tidak semuanya Jenderal, karena ada juga istri Jenderal, kedatangan mereka juga untuk lakukan reuni di maakssar,” kata Alamsyah.

Diketahui, para Jenderal yang hadir di Kota Makassar ini se-angkatan dengan Pangdam Hasanuddin, Mayjen TNI Agus Surya Bakti di Akademi Militer (Akmil). Angkatan 1984 atau sebutan angkatan “Satria 84”.

Kapendam menjelaskan, selama di Kota Makasaar, para Jenderal ini bernostalgia dan ada beberapa agenda yang dihadiri, seperti main Golf di Padivalley, Gowa.

“Rencananya mereka juga mau ke Pulau Samalona, tapi karena cuacanya sedang buruk dan ombak tinggi, ini rencananya mau main golf lagi,” jelas Alamiah seperti yang dilansir tribuntimur.

Pewarta : Anton

 

Categories
Daerah Kesehatan TNI

Berkat TNI, Melisa Penderita TOF Cepat Tertangani 

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Melisa Putri Rahmadani, gadis kecil berusia 10 tahun yang tinggal di sebuah desa di Curup, Bengkulu ini sejak lahir memiliki penyakit jantung bawaan, yang dalam istilah medis dikenal dengan Tetralogy Of Fallot (TOF). Karena sakit yang dideritanya putri ke 4 dari 4 bersaudara dari pasangan bapak Herman Jaya dan Ibu Erna Juwita, tidak dapat mengenyam pendidikan dan menikmati kehidupan seperti anak anak lain seusianya. Tubuhnya nampak kurus, akibat penyakit jantung bawaan yang telah lama dideritanya.

Dari cerita keluarganya, sebenarnya Melisa sudah pernah di bawa dan diperiksa di Rumah Sakit Harapan Kita di Jakarta pada tanggal 28 Februari 2017 silam, namun kembali lagi pulang ke Curup, karena harus menunggu giliran dalam penanganan medis. Pihak keluarga terpaksa harus menunggu dan menunggu, dalam ketidak pastian untuk penanganan medis Melisa.

Namun, sekarang kondisi Melisa gadis kecil itu jauh berbeda, kondisinya jauh lebih baik setelah mendapatkan penanganan Tim Medis Rumah Sakit Harapan Kita di Jakarta.

Bagaimana kisah Melisa sampai bisa dioperasi dan tertangani dengan baik dan cepat.

Semua itu berawal dari pesan singkat melalui WA yang dikirimkan oleh kepala dusun tempat tinggal Melisa bersama keluarganya, yang selama ini prihatin melihat kondisi Melisa. Pesan yang berisi permintaan bantuan tersebut langsung dikirimkan kepada orang nomor satu Kodam II/Swj, Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM Putranto S.Sos.

Setelah menerima pesan WA tersebut, Pangdam II/Swj segera memerintahkan kepada Aparat Kewilayahan setempat, pejabat Rumah Sakit Tentara (RST) Bengkulu dan RS AK. Gani Kesdam II/Swj Palembang untuk menemui dan mencari keluarga Melisa di Curup, serta mempercepat proses penanganan medis dan membantu memfasilitasi untuk penanganan medis terhadap Melisa.

Berkat dukungan dan kerjasama berbagai pihak, setelah di bawa ke RST Bengkulu, dengan didampingi Dokter Militer dari RST Bengkulu dan juga Karumkit AK Gani Palembang, Melisa segera diterbangkan ke Jakarta untuk mendapatkan penanganan/tindakan medis di Rumah Sakit Harapan Kita.

Akhirnya, dalam waktu yang relatif singkat dan cepat pada tanggal 24 November 2017 lalu, telah dilakukan operasi terhadap Melisa. Dan alhamdulillah, kondisi terakhir Melisa paska operasi saat ini sudah semakin baik dan masih dalam perawatan untuk pemulihan.

Semoga segera pulih dan sembuh Melisa, dapat menikmati kehidupan yang normal dan sehat, tanpa derita rasa sakit seperti anak-anak lainnya.

Pewarta : Anton/Disp.

Categories
Militer Nasional Olahraga TNI

Peterjun Kopassus Juara 3 Asiania 2017

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Sebanyak 6 peterjun Kopassus dibawah pimpinan Kapten Inf Petrus Paramayudho Prabowo meraih prestasi yang membanggakan dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional dengan menjuarai nomor kerjasama di udara (formation skydive) dan berada di peringkat ke-3 dalam ajang kejuaraan terjun payung Asiania 2017 di Jian, Cina, Senin (27/11/2017).

Negara Qatar keluar sebagai pemenang pertama, disusul negara China selaku tuan rumah berada di urutan kedua dalam ajang terjun payung Asiania yang diikuti oleh kontingen dari 22 negara.

Kejuaraan terjun payung Asiania yang berlangsung sejak 18 November dan ditutup 27 November 2017, bertajuk Asiania Parachuting Championship and China Open Parachuting Championship 2017.

Kontingen Kopassus terwadahi dalam suatu organisasi induk yaitu Persatuan Terjun Payung Angkatan Darat (PTPAD). Ke-6 peterjun Kopassus tersebut adalah Kapten Inf Petrus Paramayudho Prabowo, Serka Kholik, Serka Yudha JT, Serka Tedi M. Romdhon, Sertu Bram Sukisno dan Serda Cecep K.

Prestasi ini sangat membanggakan karena dengan kendala cuaca yang cukup menantang dalam kerjasama di udara, Indonesia mampu mengalahkan rival-rivalnya tim peterjun dunia yang berasal dari Rusia, Korea Selatan, Uni Emirat Arab, Australia, Rumania, Bulgaria, Korea Utara, Kanada dan negara asia pasifik lainnya.

Prestasi sebagai juara umum dalam terjun payung pernah diraih oleh kontingen PTPAD dibawah pimpinan Mayor Inf Frangki Susanto dalam even “The Trengganu Challenge Parachuting Championship and Malaysian Armed Forces Parachuting Championship Closed 2015” di Malaysia, dengan perolehan medali 4 emas, 1 perak dan 1 perunggu dari 6 emas, 6 perak dan 6 perunggu medali yang diperebutkan. Terjun payung Trengganu tersebut diikuti oleh 29 tim peterjun dari penjuru Asia.

Dalam kejuaraan terjun payung militer dunia yang bertajuk Conseil International Du Sport Military (CISM) World Military Parachuting Championship tahun 2013 yang diselenggarakan di China, Kopassus juga menempatkan peterjunnya di peringkat ke-5 dari 42 negara dengan perolehan medali perunggu.

Tahun 2014 saat diselenggarakan di Stadion Manahan Solo, Kopassus berhasil meraih medali emas, dan pada tahun 2015 ketika diselenggarakan di Korea Selatan juga berhasil meraih medali perak.

Dalam pemecahan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), Sertu Tedi M. Romdhon berhasil terjun dengan membawa bendera Merah Putih berukuran besar (22,25 meter x 33,25 meter) di atas langit Lapangan Suparlan Pusdiklatpassus Kopassus Batujajar pada tahun 2016, dan terakhir saat HUT ke 72 TNI 6 peterjun Kopassus dipimpin Serka Kholik juga berhasil memecahkan rekor MURI tandem dengan Satwa yang digelar di Pantai Indah Kiat, Banten Cilegon.

Pewarta : Anton/Pen.