Categories
Megapolitan TNI

Panglima TNI dan KSAL Lepas Satgas MTF Konga XXVIII-O/Unifil 2023

Koran Jurnal, Jakarta – KRI Diponegoro (DPN) 365 akan melaksanakan misi dunia yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-O/UNIFIL TA 2023.

Keberangkatannya dilepas langsung oleh Panglima TNI Jendral TNI Agus Subiyanto didampingi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (11/12/2023).

Satgas yang dipimpin oleh Letkol Laut (P) Wirastya Haprabu ini, akan melaksanakan misi perdamaian dunia selama satu tahun dengan memberangkatkan 120 prajurit TNI AL meliputi 103 Prajurit ABK KRI, terdiri dari 32 Perwira, 51 Bintara dan 20 Tamtama.

Selain itu, Satgas MTF juga membawa 16 personel pendukung yakni Penerbang Flight Engineers, Air Crew, Perwira Kesehatan, Perwira Intelijen, Perwira Psikologi, Perwira Penerangan, Perwira Hukum, Kopaska dan Penyelam.

UNIFIL dibentuk oleh Dewan Keamanan Persatuan Bangsa Bangsa (DK PBB) untuk melakukan tugas pemeliharaan perdamaian dalam rangka mengamankan serta menindaklanjuti resolusi PBB Nomor 1425 tentang perintah penarikan pasukan Israel dari wilayah Lebanon dengan menempatkan satuan-satuan dari negara asing dalam suatu pengendalian Koops United Nations Interim Force In Lebanon (UNIFIL) berada di HQ Naqoura Lebanon.

Pasukan pemeliharaan perdamaian PBB di Lebanon Selatan (Misi UNIFIL) terdiri dari pasukan dari berbagai negara dan ditempatkan 2 sektor, yaitu Sektor Timur di wilayah Marjayoun dan Sektor Barat di wilayah Tibnin.

Indonesia sebagai negara maritim terbesar di dunia mulai mengirimkan kapal perang dan helikopter TNI Angkatan Laut (TNI AL) untuk bergabung dalam misi perdamaian PBB UNIFIL MTF, dimulai pada tahun 2009 dengan menggunakan kapal Korvet jenis SIGMA.

Selain melaksanakan tugas diplomasi militer, Satgas MTF TNI Konga XXVIII-O juga mendukung implementasi dari UNSCR 1701 dengan melaksanakan kegiatan seperti Maritime Interdiction Operation (MIO) dengan melaksanakan pengawasan maritim di Area of Maritime Operation (AMO) dan mencegah masuknya senjata dan materiil yang berhubungan dengan senjata secara tidak sah untuk masuk ke dalam Lebanon.

Keberangkatan Satgas MTF tahun ini, merupakan bentuk kepercayaan pimpinan kepada prajurit Jalasena dalam mengemban misi perdamaian, baik sebagai duta TNI dan duta bangsa untuk memperkokoh hubungan diplomasi antara Indonesia dengan negara sahabat.

Hal ini juga sebagai wujud implementasi perintah dari Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang menyampaikan bahwa tidak semua prajurit berkesempatan untuk bertugas di misi internasional.

“Teruslah berikan yang terbaik dalam setiap tugas yang diemban, serta senantiasa menjaga nama baik TNI AL, TNI, bangsa, dan negara,” pesan KSAL.(disp)

Categories
Megapolitan TNI

Maruli Simanjuntak Dilantik Jadi KSAD dan Pangkat Menjadi Jenderal TNI  

Koran Jurnal, Jakarta – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melantik Letnan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), di Istana Negara, Jakarta, Rabu sore (29/11/2023).

Letjen Maruli Simanjuntak dilantik berdasarkan surat Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 103/TNI/Tahun 2023 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Angkatan Darat. Keppres yang ditetapkan Presiden Joko Widodo di Jakarta pada tanggal 29 November 2023 itu dibacakan oleh Sekretaris Militer Presiden Laksda TNI Hersan.

Melansir laman resmi sekretariat kabinet, usai pembacaan Keppres, Presiden Jokowi melakukan penyematan tanda pangkat jabatan KSAD kepada Maruli Simanjuntak. Presiden Jokowi selanjutnya mengambil sumpah jabatan Maruli Simanjuntak sebagai KSAD.

“Demi Tuhan Yang Maha Esa saya menyatakan dan berjanji dengan sungguh-sungguh bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi sumpah prajurit,” ucap Presiden Jokowi mendiktekan sumpah jabatan, dan seraya Letjen Maruli Simanjuntak meniru ucapan itu.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh Presiden Jokowi dan Maruli Simanjuntak. Bertindak sebagai saksi yaitu Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Seperti diketahui, Letjen Maruli Simanjuntak yang semula menjabat Pangkostrad, kini resmi menggantikan Jenderal Agus Subiyanto yang telah dilantik menjadi Panglima TNI. Dengan pelantikan tersebut Maruli Simanjuntak mendapatkan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi Jenderal bintang empat. Kenaikan pangkat tersebut diberikan berdasarkan Keppres Nomor 104/TNI Tahun 2023 tentang Kenaikan Pangkat dalam Golongan Perwira Tinggi TNI.

Turut hadir dalam acara pelantikan KSAD, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, dan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto.(*)

Categories
Megapolitan TNI

Pangkoopsudnas Pimpin Upacara Sertijab Pangkoopsud I

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsdya TNI M.Tonny Harjono memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Panglima Komando Operasi Udara I (Pangkoopsud I) dari Marsda TNI Bambang Gunarto kepada Marsma TNI Mohammad Nurdin.

“Kepada pejabat baru, Marsekal Pertama TNI Mohammad Nurdin, saya ucapkan selamat atas jabatan sebagai panglima Koops Udara I. Jabatan ini tentunya kepercayaan dan kehormatan yang diberikan pimpinan sekaligus amanah yang mengandung tanggung jawab yang tidak ringan,” kata Tonny di Markas Koopsud I, Jakarta, Senin (27/11/2023), dikutip antaranews.

Tonny mengatakan dia percaya dengan pengalaman yang dimiliki Mohammad Nurdin, sehingga diharapkan dapat menjalankan tugas sebagai pangkoopsud I dengan baik.

Sebelumnya, Nurdin menjabat sebagai komandan Pangkalan Udara (danlanud) Roesmin Nurjadin, Kota Pekanbaru, Riau.

Tony berharap Nurdin dapat menciptakan inovasi dan terobosan dalam meningkatkan kinerja Koops Udara I.

“Saya berharap Marsekal dapat terus melanjutkan hal-hal yang sudah bagus dan menciptakan inovasi baru, serta terobosan untuk mencapai kinerja organisasi Koops Udara I yang lebih optimal,” jelasnya.

Sementara itu, kepada Bambang Gunarto, Tonny menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya selama bertugas sebagai pangkoopsud I. Selanjutnya, Bambang akan ditempatkan di satuan baru.

“Marsekal Muda Bambang Gunarto setelah ini akan menjabat wakil komandan Kodiklat AU,” ujar Tonny.

“Nanti, beliau akan menangani masalah pembinaan, doktrin, pendidikan, dan latihan di Angkatan Udara,” sambung Tonny.

Tonny menjelaskan pergantian jabatan di TNI AU merupakan hal biasa dan lumrah yang bertujuan untuk menyegarkan organisasi dan menambah pengalaman untuk pejabat bersangkutan.

Upacara sertijab dilakukan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Panglima TNI Nomor Kep/1286/XI/2023 tanggal 9 November 2023 tentang Pemberhentian Dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan TNI.

Dalam surat tersebut, ditetapkan mutasi dan promosi jabatan terhadap 105 perwira tinggi (pati) TNI, yang terdiri dari 56 pati TNI Angkatan Darat, 37 pati TNI Angkatan Laut, dan 12 pati TNI AU, diantaranya jabatan Pangkoopsud I.(*)

Categories
Megapolitan TNI

Serah Terima Jabatan Panglima TNI dari Laksamana Yudo Margono kepada Jenderal Agus Subiyanto

Koran Jurnal, Jakarta – Upacara serah terima jabatan Panglima TNI dari Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. kepada Jenderal TNI Agus Subiyanto dilaksanakan secara sederhana namun khidmad, bertempat di Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (22/11/2023).

Dalam pelaksanaan upacara tersebut bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M dan Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan bertindak sebagai Komandan Upacara Kolonel Laut (P) Sandy Kurniawan yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Lanal Palembang, Upacara Sertijab tersebut ditandai dengan penyerahan Panji TNI “Tri Dharma Eka Karma” dan penandatanganan Naskah Serah Terima Jabatan dari Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M kepada Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Dihadapan awak media, Laksamana TNI Yudo Margono S.E., M.M. mengucapkan terima kasih dan berpamitan karena Laksamana TNI Yudo Margono akan memasuki masa Pensiun. “Saya ucapkan terima kasih kepada Presiden, Negara, seluruh masyarakat dan tentunya saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran TNI di manapun berada dan bertugas, Saya mohon pamit dan saya juga menitipkan supaya TNI tetap profesional modern dan tangguh dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai bersama ini,” ucap Laksamana Yudo.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengatakan akan meneruskan program-program Laksamana TNI Yudo Margono. “Saya akan melanjutkan program-program yang sudah dilaksanakan oleh Panglima TNI sebelumnya sesuai visi dan misi saya TNI yang PRIMA, Profesional Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif,” ucap Panglima TNI.

“Pada intinya program jangka pendek yang akan saya lakukan yang pertama well trained, saya akan melatih prajurit saya profesional per individu maupun secara kelompok, kemudian well equipt, dilengkapi dengan perlengkapan yang modern. Tentunya kita akan menggandeng Inhan negara kita, produk dalam negeri serta well paid kita akan memberikan terutama ULP operasi yang memadai dan kita akan mengajukan kepada kementerian pertahanan,” beber Jenderal Agus Subiyanto.

Dalam rangkaian Sertijab Panglima TNI tersebut dilaksanakan pula Sertijab Ketua Umum Dharma Pertiwi dan IKKT Pragati Wira Anggini dari Ny. Vero Yudo Margono kepada Ny. Evi Agus Subiyanto, acara lepas sambut pejabat lama dan pejabat baru Panglima TNI, dilanjutkan acara tradisi pelepasan Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. dan penerimaan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.(Pusp)

Categories
Megapolitan TNI

KSAL: Deklarasi 4 Pilar MPR RI sebagai Tonggak Sejarah Tumbuhkan Semangat Kebangsaan dan Cinta Tanah Air

Koran Jurnal, Jakarta – “Deklarasi pada hari ini adalah sebuah tonggak sejarah yang mempersatukan kita semua dalam semangat kebangsaan dan cinta tanah air”. Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali saat menjadi salah satu tamu kehormatan dalam Acara Deklarasi 4 Pilar MPR RI yang di inisiasi oleh Forum Komunikasi Putra Putri Angkatan Laut (FKPPAL) bersama Ketua MPR RI DR. H. Bambang Soesatyo bertempat di Gedung Nusantara V Komplek MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (19/11/2023).

Lebih lanjut KSAL menyampaikan acara ini menjadi bukti kesatuan dan kebersamaan antara MPR sebagai wakil rakyat dan Forum Putra Putri TNI AL yang merupakan bagian integral dari pertahanan dan keamanan negeri tercinta Indonesia.

Dengan mengusung tema “Menguatkan Indonesia dengan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran terhadap empat pilar nilai-nilai luhur NKRI yang dijunjung tinggi yaitu Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Empat Pilar ini adalah nilai-nilai luhur yang mengikat kita sebagai satu bangsa, satu negara. Kebersamaan kita hari ini dalam deklarasi ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk memelihara dan mengamalkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap KSAL.

Diakhir sambutannya Kasal menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada FKPPAL. Mereka adalah putra putri dari pahlawan yang menjaga kedaulatan negara di laut, menjunjung tinggi profesionalisme dan selalu siap mengorbankan diri demi keamanan dan kedamaian bangsa.(disp)

Categories
Megapolitan TNI

Kecelakaan Dua Super Tucano di Malang: Empat Perwira Andalan TNI AU Gugur Saat Melaksanakan Tugas

Koran Jurnal, Jakarta – Accident (kecelakaan) Pesawat EMB 314 Super Tucano TT-3103 dan TT-3111 meninggalkan duka tak hanya bagi keluarga besar TNI Angkatan Udara, namun juga bagi Masyarakat Indonesia, Empat Prajurit terbaik TNI Angkatan Udara gugur dalam misi penerbangan ini, Kamis (16/11/2023).

Pesawat Super Tucano TT-3111 yang diawaki oleh Letkol Pnb Sandhra Gunawan dan Kolonel Adm Widiono serta Super Tucano TT-3103 yang diawaki oleh Mayor Pnb Yuda Anggara Seta dan Kolonel Pnb Subhan dinyatakan lost contact dan mengalami accident di daerah Watugede, Keduwung, Pasuruan.

Keempat awak pesawat dipastikan gugur dalam misi penerbangan ini dan saat ini sudah sampai ke Lanud Abdulrahman Saleh berkat dilaksanakan evakuasi dari lokasi kejadian oleh tim rescue TNI AU, Basarda, aparat teritorial dibantu warga Masyarakat.

Pesawat EMB 314 Super Tucano ini sebelumnya melaksanakan misi profisiensi formation flight dan tinggal landas dari Lanud Abd pada pukul 10.51, kemudian lost contact pada pukul 11.18, terdengar bunyi ELT (Emergency Locator Transmitter) dari kedua pesawat dari waktu berbeda, hingga akhirnya dilaporkan oleh warga dan aparat teritorial telah mengalami accident yaitu jatuh di daerah keduwung, Pasuruan.

Keempat jenasah disemayamkan di hanggar Skadron Udara 21 sebelum besok dilepas dengan penghormatan militer dari Lanud Abdulrahman Saleh.(disp)

Categories
Megapolitan TNI

KSAL Pimpin Upacara Peringatan HUT Ke-78 Korps Marinir: Sebagai Momentum Jaga Nilai Tradisi dan Tumbuhkan Kebanggaan

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Korps Marinir TNI AL di Bhumi Marinir, Cilandak, Jakarta, Rabu (15/11/2023).

Dalam sambutannya, KSAL menyampaikan loyalitas dan dedikasi Prajurit Korps Marinir TNI AL kepada rakyat, bangsa dan negara Indonesia tak perlu lagi diragukan.

Selama 78 tahun pengabdiannya, Korps Marinir TNI AL selalu berupaya untuk menjadi kekuatan strategis yang handal dan dapat diandalkan oleh negara, menjaga tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta tegaknya kewibawaan bangsa.

“Korps marinir telah mampu membuktikan bahwa dalam 78 tahun pengabdian, selalu hadir di setiap palagan dengan menorehkan tinta emas pada setiap lembaran sejarah bangsa indonesia,” kata Laksamana TNI Muhammad Ali.

“Prajurit Marinir selalu hadir ketika rakyat dan negara sedang membutuhkan dengan kesadaran tinggi bahwa mereka adalah tentara rakyat yang haram merugikan dan menyakiti hati rakyat,” lugasnya menambahkan.

Lanjut KSAL menyampaikan bahwa Peringatan Hari Ulang Tahun Korps Marinir, merupakan momentum untuk terus menjaga nilai-nilai tradisi dan menumbuhkan kebanggaan. Korps Marinir harus memahami bahwa kisah masa lalu tidak dapat menjamin keberhasilan di masa depan.

“Dalam menjaga pertahanan negara dituntut sebuah fleksibilitas, kemampuan adaptasi dan ketangguhan TNI AL. Peperangan masa depan identik dengan kecepatan, presisi dan multidimensional. Dengan kondisi tersebut maka TNI AL akan membangun postur 2025-2044 dengan visi “mewujudkan TNI AL yang modern, menggentarkan dan berproyeksi global,” ungkap KSAL.

Korps Marinir sebagai pasukan pendarat amfibi dituntut dapat mengkalkulasi kebutuhan modernisasi alutsista sejalan dengan rencana pembangunan postur TNI AL 2025-2044.

“Pimpinan TNI AL akan sangat mendukung rencana Korps Marinir untuk mengakuisisi kendaraan pendarat amfibi, kendaraan taktis tempur, maupun sistem senjata yang lebih modern dan handal untuk menjadi elemen kekuatan Korps Marinir sehingga memiliki kemampuan ship to objective manuver dalam mendukung tugas-tugas TNI AL,” pungkas KSAL.

Upacara Militer yang mengambil tema “Korps Marinir yang Profesional, Tangguh dan Digdaya Terus Melaju Untuk Indonesia Maju” ini melibatkan sedikitnya 3.500 prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut yang terbagi menjadi 4 Satuan Setingkat Brigade.

Bertindak sebagai Komandan Upacara dalam kesempatan ini Kolonel Marinir Argo Setiyono yang sehari hari menjabat sebagai Komandan Brigade Infanteri-2 Marinir.

Rangkaian HUT Marinir kali ini menampilkan beberapa atraksi keterampilan prajurit antara lain Beladiri Korps Marinir (Chadrick), Memanah Jalasenastri, Kolone Pedang, Rampak Beduk, Drum Band Korps Marinir dan Defile Pasukan dan Material.

Berbagai jenis kendaraan dan material tempur Korps Marinir dilibatkan dalam kegiatan tersebut antara lain Kendaraan Sub Skimer, PWC, ELSV, ATAV, Chamber, Searider, Tank BMP 3F, PT 76, BTR 4, BTR 50, Kapa K 61, LVT 7 A1, BV 2, RM 70 Grad, MLRS Vamoire, MLRS Nourinco, How 105, How 122, Twin Gun, Tatra Amo, Aligator, KIA, Rubican, Ransus, Reo, Liaz, Ranbeng, Ran Durlap, Opleger, Komob, Ambulance, Mobil Patwal, Motor Patwa, Mobil Ranger dan 13 unit Unimog.

Dalam rangka rangkaian memeriahkan HUT ke-78, Korps Marinir sebelumnya telah melaksanakan beberapa kegiatan diantaranya Lomba MTQ Korps Marinir, Lomba Volly Jalasenastri, Lomba Band Jalasenastri, Kejurnas Panahan Dankormar Cup, Enduro Competition, Taekwondo Kasal Cup, Lomba Menembak Kasal Cup, Rekor Muri Pengibaran Bendera Terbesar dengan penerjunan, Kejurnas MMA, Bedah Rumah, Donor Darah, Podcast Prajurit berprestasi, Ziarah secara serentak di seluruh jajaran Korps Marinir.(disp)

Categories
Megapolitan TNI

TNI AU dan PT Pertamina Jadi Mitra Strategis: Kerjasama Penguatan Sumberdaya Obyek Vital Nasional

Koran Jurnal, Denpasar – TNI Angkatan Udara dan PT Pertamina (Persero) sepakat menjalin kemitraan strategis untuk memperkuat pembinaan potensi dirgantara, terutama pada obyek vital nasional strategis dan objek tertentu lainnya yang berada di wilayah operasional PT. Pertamina.

Kesepakatan ini, dituangkan dalam bentuk Perjanjian Kerjasama yang ditandatangani oleh Aspotdirga Kasau, Marsda TNI Andi Wijaya, S.Sos dan Wenny Ipmawan, selaku Vice President Health Safety Security and Environment Operation and Facilities Support di Ball Room Hotel Aryadhuta, Bali, Jum’at (10/11/2023).

Kerjasama mencakup penyiapan Ruang, Alat, dan personel yang berkualitas bagi kepentingan pertahanan negara dalam aspek udara. Fokus utama adalah pada sumber daya alam/buatan, sarana prasarana, sumber daya manusia, dan kondisi sosial di wilayah operasional PT Pertamina.

Kegiatan yang dilakukan dalam kerangka perjanjian mencakup pendataan, pengelolaan, dan pengamanan ruang udara SDA/B serta sarpras yang dioperasikan oleh PT Pertamina. Selain itu, pembinaan terhadap SDM melalui pendidikan, latihan, dan simulasi untuk memastikan ketersediaan alat juang yang tangguh.

Aspek pembinaan kondisi sosial juga menjadi perhatian, melalui metode diskusi, ceramah, dan seminar yang diimplementasikan secara terpadu.

TNI AU dan PT. Pertamina juga bekerjasama melaksanakan kegiatan Bhakti TNI AU untuk mendukung percepatan pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional PT Pertamina. Selain itu, kedua instansi mendukung pengamanan dan kegiatan yang terkait dengan operasional di lingkungan kerja PT Pertamina.

Melalui perjanjian kerjasama ini, diharapkan tercipta kerjasama yang kuat antara TNI AU dan PT Pertamina untuk mendukung kepentingan nasional dan mengoptimalkan potensi dirgantara di Indonesia yang berdampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.(disp)

Categories
Megapolitan TNI

Panglima TNI Hadiri Upacara Peringatan Hari Pahlawan dan Tabur Bunga di TMP Kalibata

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. menghadiri upacara ziarah nasional dalam rangka peringatan Hari Pahlawan, bertempat di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan, Jum’at (10/11/2023).

Pelaksanaan upacara ziarah nasional dalam rangka peringatan Hari Pahlawan dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo dan bertindak sebagai Komandan Upacara Kolonel (Pnb) Puguh Yulianto yang sehari-hari menjabat sebagai Kepala Dinas Operasi Lanud Halim Perdanakusuma.

Pelaksanaan kegiatan, dimulai dengan laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara, penghormatan kepada arwah pahlawan dipimpin oleh Inspektur Upacara. Mengheningkan cipta dipimpin oleh Inspektur Upacara. Peletakan karangan bunga oleh Inspektur Upacara. Penghormatan kepada arwah dipimpin oleh Inspektur Upacara. Pembacaan doa. Laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara.

Salah satu proses jalannya upacara adalah mengenang pertempuran 10 November 1945 di Surabaya dengan ditandai bunyi sirene selama 60 detik dilanjutkan dengan mengheningkan cipta dipimpin Inspektur Upacara, untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan yang gugur membela bangsa dan negara. “Untuk mengenang jasa para pahlawan dan pejuang-pejuang bangsa, mengheningkan cipta dimulai,” ucap Presiden.

Usai pelaksanaan upacara resmi, Inspektur Upacara selanjutnya meletakan karangan bunga di tugu TMP dan kegiatan diakhiri dengan tabur bunga di makam para pahlawan.

Setelah upacara, Panglima TNI memasuki area makam pahlawan untuk melakukan prosesi tabur bunga ke sejumlah makam para pahlawan, diantaranya di makam Presiden RI ke-3 B.J. Habibie dan Jenderal A.H. Nasution.

Hadir dalam upacara ini diantaranya Wakil Presiden RI K.H. Ma’ruf Amin, Menkopolhukam RI Mahfud MD, MenPAN RB RI Abdullah Azwar Anas, Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati.(Pusp)

Categories
Megapolitan TNI

Mengenang Jasa Pahlawan, TNI AL Bersama Menteri Sosial Laksanakan Upacara Tabur Bunga di Atas KRI

Koran Jurnal, Jakarta – Hari Pahlawan 2023 merupakan waktu yang tepat untuk merenungkan kontribusi kita dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan yang diperjuangkan oleh para pahlawan dengan mengorbankan jiwa dan raganya.

Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Erwin S. Aldedharma mendampingi Menteri Sosial RI Dr. (H.C.) Ir. Tri Rismaharini, M. T. pada Upacara Tabur Bunga di Laut dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Tahun 2023 dari atas KRI Radjiman Wedyodiningrat-992 (KRI RJW-992) di tengah Perairan Laut Jakarta, Jum’at (10/11/2023).

Hari Pahlawan tahun ini mengambil tema “Semangat Pahlawan untuk Masa Depan Bangsa dalam Memerangi Kemiskinan dan Kebodohan”, yang bermakna supaya kita sebagai bangsa Indonesia dapat merenungkan peran para pahlawan kusuma bangsa dalam memandu kita menuju masa depan yang lebih baik. Para pahlawan tidak hanya berjuang untuk kemerdekaan fisik tetapi juga untuk kemerdekaan ekonomi dan intelektual.

Seperti dikatakan Mensos RI dihadapan awak media mengatakan, “pengambilan tema tersebut untuk pahlawan saat ini yang sedang memerangi kemiskinan dan kebodohan karena itu adalah musuh utama ke depan supaya bangsa Indonesia bisa lebih semangat memerangi kemiskinan dan kebodohan”, ungkap Tri Rismaharini.

Lebih lanjut Mensos RI menyampaikan bahwa semua bisa jadi pahlawan. Seperti contoh saat media memberikan informasi untuk seseorang yang mempunyai masalah dan kemudian mereka terselamatkan karena informasi itu, maka media tersebut dapat dikatakan sebagai seorang pahlawan.

Pintu gerbang kemerdekaan yang telah diperjuangkan dan dibuka lebar oleh para pahlawan harus dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para generasi muda penerus bangsa untuk bergerak dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan.

Dengan semangat para pahlawan yang dapat memperjuangkan bangsa Indonesia, harus bisa menjadi inspirasi bagi semua generasi penerus bangsa dalam memerangi kemiskinan dengan menciptakan kesetaraan dan lapangan pekerjaan, serta menginspirasi generasi muda penerus bangsa memerangi kebodohan untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik dengan mencerdaskan kehidupan bangsa melalui ilmu pengetahuan dan literasi.

Peringatan Hari Pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 November oleh seluruh bangsa Indonesia ini erat kaitannya dengan peristiwa pertempuran yang terjadi di Surabaya. Pertempuran ini berkobar setelah rakyat Surabaya mendapat ultimatum sekutu yang isinya bahwa semua pimpinan bangsa Indonesia dan para pemuda di Surabaya harus menyerahkan senjata, menghentikan perlawanan dan datang selambat-lambatnya tanggal 10 November 1945, pukul 06.00 pagi pada tempat yang telah ditentukan.

Namun ultimatum itu tidak digubris oleh rakyat Surabaya, sehingga terjadilah pertempuran Surabaya yang sangat dahsyat pada tanggal 10 November 1945, selama lebih kurang tiga minggu lamanya. Peristiwa ini merupakan konflik militer antara pasukan Indonesia dan pasukan Sekutu yang mencoba menguasai kembali Indonesia.

Pertempuran itu merupakan salah satu momen penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia yang menjadi simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme dan imperialisme.

Pertempuran tersebut juga membangkitkan semangat nasionalisme dan tekad bangsa Indonesia untuk memperjuangkan kemerdekaannya. Sehingga pada akhirnya tanggal 10 November ditetapkan sebagai Hari Palawan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959 untuk memperingati dan mengenang jasa serta pengorbanan para pahlawan.(disp)