Categories
TNI

Siap Tempur, Satgasla TNI AL Apel Gelar Pasukan PAM VVIP Presidensi G20

Koran Jurnal, Jakarta – “Siap tempur mengantisipasi gangguan musuh, sekali lagi saya ingatkan…kalian semua siap tempur…bukan siap operasi,” demikian ditegaskan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono saat memimpin Apel Gelar Pasukan Satuan Tugas Laut (Satgasla) TNI Angkatan Laut Pengamanan (PAM) VVIP Presidensi G20, bertempat di Dermaga Madura Koarmada II, Ujung Surabaya, Jum’at (04/11/2022).

Apel gelar pasukan ini untuk memastikan kesiapan Satgasla TNI AL dalam rangka pengamanan G20 di Bali pada 15 hingga 16 November 2022 mendatang. Apel ini diikuti 3.000 personel TNI AL yang terdiri dari prajurit KRI, Marinir, Denjaka, Taifib, Kopaska dan Dislambair, serta Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) TNI Angkatan Laut (TNI AL) berupa 12 Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dan 5 helikopter.

Ke-12 KRI yang terlibat dalam pengamanan G20 tersebut yakni KRI Raden Eddy Martadinata-331, KRI Surabaya-591, KRI Teluk Banten-516, KRI Bimasuci, KRI Karel Satsuit Tubun-356, KRI Sultan Iskandar Muda-367, KRI Fatahillah-361, KRI Sultan Nuku-373, KRI Tarakan-905, KRI Abdul Halim Perdanakusuma-355, KRI Untung Suropati-372, KRI Hasan Basri-382, serta tiga unit helikopter panther dan dua unit helikopter bell. Tiap-tiap kapal akan diperkuat satu regu Kopaska dan satu regu Dislambair onboard. Ke-12 kapal perang ini akan melaksanakan patroli pengamanan pada radius 12 mil teritorial dari lokasi G20 di kawasan Nusa Dua, Bali.

Kasal dalam amanatnya menegaskan bahwa pertemuan G-20 yang akan digelar dalam beberapa hari mendatang di Bali bukanlah pertemuan biasa, karena merupakan forum utama kerja sama ekonomi global yang beranggotakan negara-negara dengan perekonomian yang besar. Forum ini mewakili lebih dari 75 persen perdagangan dunia yang akan dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, kepala negara atau kepala pemerintahan negara-negara besar.

“Sekali lagi saya tegaskan, pertemuan G-20 yang harus kita amankan nanti bukanlah pertemuan yang main-main,” tegasnya.

Selanjutnya dikatakan terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah dan menjadi tempat penyelenggaraan, merupakan sebuah kepercayaan, kehormatan dan kebanggaan. Namun yang sangat penting dipahami adalah dibalik kehormatan itu terkandung tanggung jawab dan tantangan bagi kita untuk memastikan pertemuan G-20 aman lancar dan berhasil.

“Kegagalan sekecil apapun akan sangat memalukan bagi bangsa ini, karena seluruh dunia akan melihatnya,” ujar KSAL.

“Perlu saya tekankan sekali lagi, bahwa tanggung jawab pengamanan yang harus kita pikul bukanlah tugas yang ringan. Di atas pundak kita semua terpanggul harga diri bangsa Indonesia. Namun, saya sangat yakin kita semua akan mampu menjawab kepercayaan dan amanah besar ini dengan gemilang. Pengalaman, dedikasi dan kemampuan kita menjadi jaminan akan hal itu,” lanjut Laksamana Yudo menekankan.

Pada apel gelar pasukan ini Kasal Laksamana Yudo ingin memastikan kesiapan dalam mengemban tugas yang sangat penting tersebut.

“Saya perintahkan kepada seluruh prajurit dan komandan pasukan untuk check and recheck. Periksa dan periksa lagi, mulai dari personel, material, perlengkapan, piranti lunak, hingga rencana dan prosedur beserta pemahaman oleh seluruh personel. Semua harus yakin siap 100 persen,” perintahnya.

KSAL secara khusus juga mengecek kesiapan senjata torpedo kapal, karena daerah yang akan diamankan memiliki kedalaman yang memungkinkan adanya kapal selam lawan.(disp)

Categories
Militer TNI

KSAD Jenderal Dudung Abdurachman Terima Kunjungan Presiden Badan Industri Pertahanan Turki

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman menerima Courtesy Call (kunjungan kehormatan) dari Presiden Badan Industri Pertahanan Turki Prof. Dr. Ismail Demir pada acara Indo Defence 2022 Expo and Forum di JIEXPO, Kemayoran, Jakarta, Kamis (3/11/2022).

Dalam pertemuan tersebut dibahas tentang arti penting peningkatan kerja sama di bidang militer antara Indonesia dengan Turki. Prof. Dr. Ismail Demir melaporkan tentang kehadiran lebih dari 30 perusahaan dan industri pertahanan darat, laut dan udara dari Turki dalam pameran tahun ini yang siap untuk bekerja sama dengan militer Indonesia.

KSAD menyambut baik kunjungan kehormatan Presiden Badan Industri Pertahanan Turki ini dengan mengunjungi secara langsung beberapa stan pameran industri militer Turki. Kasad berharap adanya transfer teknologi dari Alutsista yang akan ditawarkan oleh Turki sesuai dengan hasil pertemuan ketika KSAD melaksanakan kunjungan ke Turki beberapa waktu yang lalu.

Turut mendampingi KSAD pada Courtesy Call ini antara lain, Asintel Kasad Mayjen TNI Dedi Solihin, Aslog Kasad Mayjen TNI Saiful Rachiman, Asrena Kasad Mayjen TNI Kasuri, dan Danpussenkav Mayjen TNI Yanuar Adil.(disp)

Categories
Opini TNI

KSAL: Interkoneksi Diperlukan Dalam Menjamin Keamanan Maritim 

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam mewujudkan keselamatan, keamanan, serta kesejahteraan maritim agar mampu mengatasi berbagai tantangan dan ancaman yang semakin kompleks dan dinamis, diperlukan sinergitas antar stakeholder, ditopang oleh industri pertahanan nasional yang berdaya saing, serta didukung oleh kebijakan pemerintah yang berpihak pada kemandirian industri pertahanan nasional.

Demikian kesimpulan Keynote Speech Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono pada Indo Marine Forum Tahun 2022 yang diberi judul “Mewujudkan Keselamatan, Keamanan dan Kesejahteraan Maritim” yang dilaksanakan di Junior Ballroom 1, Convention Building, Indo Defence 2022 Expo & Forum JIExpo, Kemayoran, Jakarta, pada hari Kamis (3/11/2022).

Mengawali pembicaraannya, Laksamana Yudo menyampaikan penghargaan yang tinggi atas terselenggaranya forum yang membahas kebijakan pembangunan maritim yang terintegrasi dan berkelanjutan untuk mewujudkan kawasan yang aman dan sejahtera. “Besar harapan kita semua forum ini dapat melahirkan pemikiran-pemikiran cemerlang sebagai alternatif solusi terhadap berbagai permasalahan yang kita hadapi dalam kebijakan pembangunan maritim,” harapnya.

Dikatakan, sebagai negara maritim, laut selalu dan akan selamanya menjadi urat nadi kehidupan bangsa Indonesia. Tuhan telah menganugerahkan karunia yang sangat besar pada bangsa ini dengan menempatkan posisi geografis Indonesia berada pada posisi strategis pertemuan dan penghubung jalur perdagangan dunia, dari barat ke timur maupun dari utara ke selatan. Empat dari sepuluh choke point dunia berada di wilayah Indonesia. “Sehingga, bisa dikatakan bahwa keberlangsungan hidup bangsa ini tidak terlepas dari bagaimana kita melihat lautan nusantara sebagai sumber kehidupan dan cara untuk bertahan hidup,” papar Kasal.

Di samping itu, lautan menjadi sarana penting bagi pemerataan kebutuhan vital masyarakat seperti akses kesehatan, pendidikan, maupun kegiatan perekonomian. Bahkan, lautan nusantara berkontribusi besar dalam pendapatan negara yang mencakup sumber daya perikanan dan pariwisata bahari serta yang berasal dari pengolahan sumber daya alam lainnya yang terkandung di dalamnya. Tidak kalah penting adalah peranan kegiatan ekonomi berbasis maritim baik perdagangan, industri dan jasa maritim dalam menggerakkan roda perekonomian bangsa. “Hal ini membuktikan bahwa sektor maritim memegang peranan penting dalam keberlangsungan hidup bangsa ini sekarang dan di masa datang,” ungkapnya.

Selanjutnya, Laksamana Yudo menegaskan bahwa dengan kontruksi sebagai negara maritim, maka sangat pantas bila dikatakan bahwa keselamatan dan keamanan maritim merupakan syarat mutlak untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. “Sebagai negara dengan belasan ribuan pulau, dibutuhkan jaminan keamanan jalur distribusi ekonomi lewat laut, jaminan keamanan bernavigasi bagi setiap kapal yang melintasinya, serta jaminan atas terbukanya akses yang sama pada eksplorasi dan eksploitasi sumber daya alam sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku,” tegasnya.

“Untuk dapat melaksanakan fungsi tersebut, tentu saja dibutuhkan kekuatan pertahanan dan keamanan maritim yang memiliki kemampuan penegakan hukum, daya gentar dan manuver tinggi, serta mampu diproyeksikan ke seluruh perairan yurisdiksi nasional maupun internasional bila diperlukan,” lanjut Kasal.

Menurut Kasal, dihadapkan dengan tantangan maritim yang semakin kompleks dan bergerak cepat, pemenuhan kebutuhan alutsista membutuhkan dukungan penuh dari industri pertahanan nasional dalam menghasilkan produk yang tepat waktu, bermutu, dan berteknologi tinggi, yang tentu saja didukung oleh kebijakan pemerintah yang mendorong pada terbentuknya kemandirian industri pertahanan nasional.

Kasal Laksamana Yudo juga menegaskan dalam menjamin keamanan maritim, interkoneksi antar elemen sangat diperlukan terutama adalah kerja sama dan kolaborasi antar stake holder keamanan maritim, juga kerja sama dan kolaborasi antara industri pertahanan, user dan pemerintah.

Kegiatan Forum ini menghadirkan narasumber Ibu Carmelita Hartoto (Ketua Umum DPP Indonesian National Shipowners Association), Bapak Kaharuddin Djenod (Direktur Utama PT. PAL) dan Bapak Bobby Rasyidin (Direktur Utama PT. Len), serta didukung moderator Janet Dyah Ekawati Gibson (Praktisi Bidang Pertahanan dan Keamanan Srikandi Adhirajasa Nayyotama).(disp)

Categories
Militer Nasional TNI

Presiden Jokowi Apresiasi Industri Pertahanan Dalam Negeri Berkembang Sangat Pesat 

Koran Jurnal, Jakarta – Presiden Joko Widodo menyatakan, industri pertahanan dalam negeri berkembang sangat pesat karena pemerintah telah memberikan ruang yang luas kepada swasta untuk ikut membangun industri pertahanan Indonesia. “Saya kira ini sebuah perkembangan yang sangat baik dan yang paling penting kita bisa mengadopsi sebanyak mungkin teknologi-teknologi baru di bidang pertahanan militer. Yang paling penting itu,” tegas Presiden Jokowi, di Jakarta Internasional Expo Kemayoran, Jakarta, Rabu (2/10/2022).

Pameran Industri pertahanan yang merupakan ajang untuk menunjukkan pesatnya pembangunan industri pertahanan dalam negeri dengan dipamerkannya mesin perang dan kelengkapan pendukungnya karya anak bangsa yang terus berinovasi untuk menuju kemandirian alutsista dalam negeri. Alutsista karya anak bangsa terbukti mampu bersaing dengan pabrikan dari luar negeri dengan dibuktikannya Alutsista yang digunakan TNI merupakan karya anak bangsa, diantaranya adalah kapal patrol, dan kapal rumah sakit yang saat ini dioperasikan oleh TNI AL.

Disela – sela pameran, Kasal Laksamana TNI Yudo Margono berkesempatan menerima pertemuan bilateral dengan Vice Admiral Pier Federico Bisconti Deputi Sekretaris Jenderal Pertahanan dan Deputi Direktur Nasional Angkatan Bersenjata Italia, Daniel Blazkovec Deputi Menteri Republik Ceko dan Vice Admiral Datuk Abdul Rahman Bin Ayob Wakil Kepala Staf Angkatan Laut Diraja Malaysia.

Dalam kunjungannya tersebut, dilakukan pembicaraan tentang hubungan bilateral Angkatan Laut kedua negara diantaranya industri pertahanan seperti alutsista kapal perang, latihan bersama antara Angkatan Laut dan Kerjasama pengamanan daerah perbatasan laut yaitu melaksanakan patroli terkoordinasi antar Angkatan Laut di kawasan dalam menjaga stabilitas kawasan.

Sementara itu berbagai produk pertahanan buatan DEFEND ID ditampilkan dalam pameran ini salah satunya adalah industri pertahanan keangkatan lautan menampilkan produksi PT PAL Indonesia menunjukkan berbagai jenis kapal perang, mulai dari LPD 163M, KCR generasi baru, Kapal Rumah Sakit, Perusak Kawal Rudal, Frigate, hingga Kapal Selam tanpa awak Unmanned Underwater Vehicle (UUV)

Hari ke-2 pameran industry pertahanan ini dijadwalkan akan mengunjungi display kapal perang produksi dalam negeri di pondok dayung dan juga akan dilaksanakan peresmian kapal rumah sakit buatan anak bangsa KRI dr Wahudun Sudirohusodo 991 (KRI WSH-991), yang akan memperkuat Armada Angkatan Laut Indonesia salah satu tugas utamanya dalam melaksanakan misi Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dan operasi kemanusiaan.

Selain mengunjungi sejumlah stand, Presiden Jokowi bersama Menhan Prabowo Subianto dan KSAL Laksamana TNI Yudo Margono serta pejabat pendamping lain, juga berkesempatan menyaksikan live demo yang menampilkan kemampuan prajurit TNI dan kendaraan produksi dalam negeri dalam satu operasi militer.(disp)

Categories
TNI

KSAL: Jadilah Staf Yang Membuat Komandan Yakin dan Jadilah Komandan Yang Membuat Anak Buah Yakin  

Koran Jurnal, Jakarta – “Sebagai perwira staf dan komando, jadilah staf yang membuat komandan yakin dalam mengambil keputusan, dan jadilah komandan yang membuat anak buah yakin dalam melaksanakan apa kalian putuskan,” demikian pesan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono kepada Pasis Dikreg Seskoal Angkatan Ke-60 TA. 2022 di Seskoal, Ciledug, Jakarta Selatan. Selasa (1/11/2022).

Di awal pembekalannya, Laksamana Yudo menyampaikan Visi selama menjabat sebagai Kasal yakni “Terwujudnya TNI AL Yang Profesional, Modern dan Tangguh Untuk Mewujudkan Indonesia Maju Yang Berdaulat, Mandiri serta Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong”.

Selanjutnya Visi tersebut oleh Kasal Laksamana Yudo dijabarkan dalam empat Misi yaitu mewujudkan prajurit TNI AL yang profesional, tangguh dan berkarakter. membangun struktur kekuatan TNI AL dengan manajemen organisasi modern, efektif dan efisien. Mewujudkan SSAT (Sistem Senjata Armada Terpadu) yang terintegrasi, kesiapan operasional tinggi, berteknologi mutakhir dan interoperability. Membina kekuatan dan kesiapan operasional TNI AL sebagai kekuatan matra laut yang mampu dan tangguh dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI.

Selain itu, Kasal juga menyampaikan beberapa kriteria seorang perwira yang baik, diantaranya haus pengetahuan, mau bertanya dan mencari tahu. Perwira yang baik adalah profesional dalam artian mencintai serta menguasai tugas dan tanggung jawabnya. Dia juga menjadi sosok yang berani, ksatria dan bertanggung jawab, serta berani mengambil keputusan didasari pemahaman situasi dan pertimbangan yang matang.

Di samping itu, berpikiran terbuka (open minded), mau menerima masukan dan bahkan kritikan, serta memiliki pola pikir yang terus berkembang atau growth minded, bukan stagnan karena terjebak rutinitas dan zona nyaman atau fixed minded. Tidak takut gagal dan berani mencoba. Perwira yang baik juga tegas dalam bersikap namun tidak otoriter. Tetap bijaksana dan tenang di tengah krisis sehingga dapat berpikir jernih dan membuat keputusan yang tepat.

Pada kesempatan itu, Laksamana Yudo juga berpesan kepada para Pasis untuk membangun stigma positif dengan perilaku yang baik. “Bangunlah stigma yang positif dengan perilaku yang baik setiap hari.Jadilah perwira yang selalu dicari dan dibutuhkan, bukan ditolak dan dihindari. Ke atas – dipercaya dan dapat diandalkan, ke samping – setia kawan dan diterima, ke bawah – sebagai tauladan, dicintai dan dibanggakan,” pesannya.

Selain pembekalan oleh Kasal kepada para Pasis, Ketum PP Jalasenastri Ibu Vero Yudo Margono juga memberikan pembekalan kepada para istri Pasis. Pendidikan Reguler Angkatan Ke-60 Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut ini diikuti 182 perwira siswa yang terdiri dari 162 Pamen TNI AL, 2 TNI AD, 2 TNI AU, 7 POLRI dan 9 dari negara sahabat. Pendidikan akan ditutup esok hari Rabu, 2 November 2022.(disp)

Categories
TNI

TNI AL Pastikan Alur Pelayaran Selat Singapore dan Selat Malaka Aman

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut (TNI AL) memastikan alur pelayaran Selat Singapore dan Selat Malaka aman untuk dilalui kapal. Untuk itu, Satuan Kapal Patroli (Satrol) Lantamal IV dalam hal ini KAL Marapas I-4-65 diperintahkan melaksanakan patroli lanjutan terhadap Kapal Tanker Young Yong GT 153911 yang kandas di perairan Pulau Nipa, Kepulauan Riau. Minggu (29/10/2022) kemarin.

Kapal tanker Young Yong yang berbendera Djebouti tersebut bermuatan minyak, kandas pada posisi 01 07 655 U – 103 42 429 T sejak 27 Oktober dan sampai saat ini Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal IV) menugaskan KAL Marapas melaksanakan patroli di sekitar kapal tanker tersebut.

Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI Kemas M. Ikhwan Madani menjelaskan keberadaan unsur kapal patrolinyanya di lokasi tersebut dalam rangka mengantisipasi terjadinya kebocoran pada tanker Young Yong. “Patroli ini bertujuan untuk memastikan dan mengantisipasi adanya kebocoran crude oil pada tanki cargo sehingga kita bisa antisipasi terjadinya pencemaran dan dampak lingkungannya, dan juga yang penting kita pastikan MV Young Yong posisinya aman bagi pelayaran internasional, tidak bergeser dan tidak mengganggu lalu lintas TSS Singapura-Indonesia,” jelasnya.

Selain melaksanakan patroli, prajurit KAL Marapas juga melakukan penyelaman untuk memastikan tidak ada kebocoran. Namun penyelaman harus ditunda sebab arus kuat di area tersebut dan akan dilanjutkan pada hari ini.

Komandan KAL Marapas Kapten Laut (P) Almahdi menjelaskan “Pada hari ini telah dilaksanakan penyelaman untuk mengecek seluruh bagian kapal namun hasil nihil disebabkan arus yang begitu kuat, penyelaman akan dilaksanakan kembali pada hari Senin (31/10). Informasi dari menejemen kapal akan dicarikan kapal tanker spek yang sama untuk ships to ships cargonya,” tambahnya.

Keberadaan KAL Marapas di lokasi kandasnya tanker Young Yong merupakan tindak lanjut dari perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono agar seluruh prajurit dan jajaran TNI AL harus memberikan manfaat kepada rakyat dan cepat tanggap terhadap permasalahan dan kesulitan rakyat.(disp)

Categories
TNI

Pangkoopsud I Pimpin Pencanangan Pembangunan Zona Integritas

Koran Jurnal, Jakarta – Pangkoopsud I Marsda TNI Bambang Gunarto, S.T., M.M., M.Sc., pimpin pencanangan pembangunan zona integritas di Makoopsud I, yang disaksikan oleh Irjenau Marsda TNI R. Agung Handoko, Danlanud Halim Perdanakusuma, Irkoopsud I, Paban III/Litbang Sren Koopsudnas, dan Paban VI/Srenau. Bertempat di Gedung Roesmin Noerjadin Makoopsud I, Senin (31/10/2022).

“Tahapan yang paling penting dalam pencanangan Zona Integritas adalah membangun integritas melalui berbagai perubahan dan perbaikan yang terencana, massif, komprehensif, dan sistematis. Sebagai langkah awal dan indikator utama dalam penilaiannya adalah dengan pencanangan Zona Integritas melalui penandatanganan Pakta Integritas yang disaksikan oleh pihak pemangku kepentingan,” ujar Pangkoopsud I dalam sambutannya.

Disamping itu bahwa Pencanangan Pembangunan Zona Integritas merupakan langkah awal yang diamanatkan oleh pemerintah untuk mewujudkan Reformasi Birokrasi, “Sebagai instansi pemerintah, Koopsud I tentunya turut serta dalam melaksanakan pencanangan Zona Integritas, guna mewujudkan Koopsud I menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM),” tambah Pangkoopsud I.

Dalam kesempatan tersebut Pangkoopsud I berpesan kepada Tim Pembangunan Zona Integritas Koopsud I yang sudah ditunjuk, “Agar segera memahami dan melakukan aksi nyata untuk melakukan berbagai perubahan yang diharapkan”.

Menutup sambutannya Pangkoopsud I menegaskan, “Pencanangan Zona Integritas ini merupakan upaya penting kita bersama untuk menjadikan Koopsud I menjadi zona yang berintegritas, dalam rangka mewujudkan TNI Angkatan Udara yang profesional, modern, dan disegani di kawasan,” tegas Marsda TNI Bambang Gunarto, S.T., M.M., M.Sc.

Tepat pada pukul 09.01 WIB Pangkoopsud I resmi mengikrarkan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas di Makoopsud I.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ir Koopsud I Marsma TNI Dedy Ghazi Elsyaf, M.Si., beserta seluruh Asisten dan pejabat utama Makoopsud I.(pen)

Categories
Militer Polisi TNI

Pesan Kapolri Kepada 1.028 Taruna: Sinergisitas TNI-Polri Akan Menjamin Stabilitas Keamanan dan Politik

Koran Jurnal, Magelang – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri upacara Wisuda Prabhatar Akademi TNI dan Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 2022 di Magelang, Jawa Tengah, Senin (31/11/2022).

Wisuda kali ini diikuti 1.028 Taruna terdiri dari 379 Pratar Akmil, 250 Pratar AAL, 149 Pratar AAU dan 250 Bhatar Akpol. Mereka telah berhasil menyelesaikan Program Pendidikan Dasar Integratif Kemitraan Taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian dengan baik.

“Saya ucapkan selamat kepada 1.028 Taruna yang merupakan pemuda-pemudi calon pimpinan bangsa masa depan,” kata Sigit dalam sambutannya.

Menurut Sigit, keberhasilan tersebut harus menjadi pemacu semangat bagi seluruh Taruna, karena perjalanan kedepan masih panjang. Dimana setiap orang masih berpeluang untuk menjadi juara.

Oleh sebab itu, Sigit meminta mereka untuk terus berlatih dan jangan menyerah sebagaimana perkataan dari petinju legendaris Muhammad Ali bahwa, “I hated every minute of training, but I said don’t quit, suffer now and live the rest of your life as a champion” (Saya benci setiap menit dalam berlatih, tapi saya berkata jangan menyerah, menderitalah sekarang dan nikmati sisa hidupmu sebagai juara).

“Hal tersebut sangat penting agar kelak nantinya para Taruna dapat menjadi perwira-perwira muda yang mampu berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai tantangan bangsa di masa depan,” ungkap mantan Kabareskrim Polri itu.

Sigit mengungkapkan, para Taruna perlu mengetahui bahwa saat ini bangsa Indonesia tengah menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks baik dalam pada tataran global, regional, maupun nasional.

Penyelesaian berbagai tantangan tersebut kata dia merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa, terutama TNI-Polri sebagai garda terdepan penjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.

Melihat hal tersebut, maka tentunya sinergisitas dan soliditas TNI-Polri harus terus diperkokoh. Apabila sinergisitas dan soliditas TNI-Polri kokoh, maka tentunya juga dapat menjamin stabilitas keamanan dan politik.

“Hal tersebut sejalan dengan penyampaian Presiden Joko Widodo bahwa, Kalau dilihat Polri solid, kemudian bergandengan dengan TNI solid, saya memberikan jaminan, stabilitas keamanan kita, stabilitas politik kita pasti akan baik,” tegasnya.

Dikatakan Sigit, sebagai langkah untuk memupuk soliditas dan sinergisitas TNI-Polri sejak dini, maka TNI dan Polri telah membuat nota kesepahaman untuk menyelenggarakan Pendidikan Dasar Integratif Kemitraan Taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian.

Oleh sebab itu, mantan Kadiv Propam Polri itu berpesan kepada para Taruna agar terus meningkatkan soliditas dan sinergisitas yang telah terjalin selama menempuh pendidikan dasar integrasi.

Sehingga diharapkan pada tahun 2026 ketika rekan-rekan menyelesaikan pendidikan maka akan lahir sosok-sosok perwira TNI-Polri yang mampu berjuang bersama dalam rangka mempererat kebhinekaan guna mewujudkan Indonesia Maju.

Lebih jauh Sigit mengungkapkan bahwa para Taruna memiliki peran yang sangat penting dalam rangka mewujudkan Indonesia Maju yang kita cita-citakan bersama. Pada tahun 2030 sampai 2035 ketika bangsa kita akan memetik manfaat dari momen bonus demografi, rekan-rekan sudah menyandang pangkat Kapten atau AKP sebagai motor organisasi yang memimpin langsung personel di lapangan.

“Bukan hanya itu, pada tahun 2045 ketika kita berhasil mewujudkan Visi Indonesia Emas, rekan-rekan sudah berpangkat Letkol atau AKBP dan akan menduduki jabatan strategis seperti Kapolres, Dandim serta Danyon yang memimpin personel dalam jumlah besar,” tandasnya.

Melihat berbagai hal tersebut, Sigit berpesan para Taruna tentunya harus terus menempa diri, karena salah satu kunci utama guna memetik manfaat dari bonus demografi dan mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045 adalah dukungan sumber daya manusia Indonesia yang unggul.

Sigit memahami menempuh pendidikan sebagai seorang Taruna bukanlah perjalanan yang mudah. Dibutuhkan semangat dan pengorbanan dalam menempuh pendidikan sehingga dapat menjadi perwira tangguh dan memiliki resiliensi yang tinggi untuk bertahan menghadapi segala tantangan.

“Oleh karena itu, saya berpesan kepada para Taruna sekalian agar terus mengasah 3 kompetensi, meliputi kompetensi teknis, leadership dan etika, serta latihlah diri untuk menerapkan Servant Leadership yaitu pemimpin teladan yang menempatkan anggota maupun masyarakat sebagai prioritas utama. Selain itu, jangan lupa juga untuk terus membiasakan berbuat baik dalam keseharian, sehingga nantinya para Taruna memiliki sifat pribadi yang unggul,” ungkapnya.

Lebih lanjut Sigit meminta para Taruna terus mengasah berbagai hal tersebut. Dia yakin para Taruna kelak akan menjadi perwira yang berkarakter karena memiliki kompetensi, kepemimpinan dan sifat pribadi yang unggul. Ibarat sebuah patung yang melalui proses pemahatan yang panjang agar menjadi mahakarya yang indah. Para Taruna juga harus melalui proses pendidikan yang berat agar menjadi sosok perwira yang kehadirannya selalu diharapkan, karena dapat bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Diakhir sambutannya, mantan Kapolda Banten itu menitipkan masa depan bangsa Indonesia dipundak para Taruna. Manfaatkan setiap waktu dengan sebaik-baiknya untuk terus belajar sebagaimana perkataan dari Mahatma Gandi bahwa, “Live as if you were to die tomorrow, learn as if you were to live forever.” (Hiduplah seolah-olah anda akan mati besok dan belajarlah seolah-olah anda akan hidup selamanya).

Categories
Ragam TNI

Tim SAR TNI AL Berhasil Temukan Nelayan Tenggelam di Lampon Banyuwangi 

Koran Jurnal, Jakarta – Tim SAR TNI Angkatan Laut dari Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 7 Lampon yang tergabung dalam operasi SAR gabungan berhasil menemukan salah seorang nelayan yang dinyatakan hilang dan tenggelam 4 hari yang lalu atas nama Ali Masykur warga Dusun Ringinsari RT. 01 RW. 01 Desa Pesanggaran Kec. Pesanggaran Kab. Banyuwangi dalam keadaan meninggal sekitar pukul 05.30 Wib di sekitaran Batu Mandi, kurang lebih 2 Km dari pantai Lampon. Minggu (30/10).

Bermula dari laporan salah satu warga bahwa ada salah seorang nelayan yang tenggelam saat sedang menebar jaring di laut perairan Lampon, maka Pasiops (Perwira Seksi Operasi) Puslatpurmar 7 Lampon Mayor Marinir Suhartoyo segera memerintahkan Letda Marinir Sigit Wirotomo sebagai Komandan Tim (Dantim) SAR dengan 7 personel.

Selanjutnya, Tim SAR TNI AL berkoordinasi dengan unsur Tim SAR lain serta dibantu dari masyarakat nelayan setempat bersama-sama mencari korban. Setelah 4 hari dilakukan pencarian dan penyisiran, akhirnya korban dapat ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Kemudian jenazah Ali Masykur dievakuasi dari lokasi penemuan dan dibawa ke Puskesmas Pesanggaran guna dilakukan proses lebih lanjut oleh petugas yang berwenang.

Menanggapi kejadian tersebut Komandan Puslatpurmar (Danpuslatpurmar ) 7 Lampon Letkol Marinir Kardono Syamsu menyampaikan turut berbela sungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban dan memberikan apresiasi kepada anggota Puslatpurmar 7 Lampon yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan. “Saya sampaikan banyak terima kasih serta penghargaan yang setinggi – tingginya kepada seluruh anggota Tim SAR Puslatpurmar 7 Lampon atas gerak cepat dan pengabdiannya dalam mendukung tugas misi kemanusiaan pencarian korban nelayan yang hilang,” ujarnya.

Aksi cepat tanggap para prajurit TNI AL Puslatpurmar 7 Lampon ini merupakan tindak lanjut dari perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono agar di manapun TNI AL berada harus memberikan manfaat kepada rakyat, cepat tanggap terhadap permasalahan dan kesulitan rakyat.(disp)

Categories
Ekonomi TNI

TNI AD Dukung Pengembangan UMKM dan Pemulihan Ekonomi Nasional

Koran Jurnal, Jakarta – TNI AD sebagai bagian dari komponen bangsa akan terus bersinergi bersama pemerintah dan para pemangku kepentingan dalam pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia dalam rangka mendukung program pemulihan ekonomi nasional.

Hal tersebut dikatakan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dr. Abdurachman saat membuka secara resmi workshop “Peran TNI AD Bersama Pemerintah Dalam Mengembangkan Ekonomi UMKM Di Era Digital Tahun 2022” di Buperta Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu, (29/10/2022).

“Dukungan itu, kita (TNI AD) lakukan melalui program Binter oleh Satkowil yang menjadi motor penggerak dalam mengembangkan kreatifitas, inovasi dan teknologi dalam bidang UMKM di wilayahnya masing-masing,” ucapnya.

KSAD mengatakan UMKM saat ini memiliki peran yang strategis dalam pembangunan ekonomi nasional, dan penyerapan tenaga kerja dalam jumlah yang besar sehingga pengembangan memerlukan pendekatan yang workable dari seluruh pihak terkait.

Melalui workshop yang mengusung tema “UMKM Kuat, Indonesia Bangkit” ini, KSAD berharap dapat mengembangkan kemampuan para pelaku UMKM dalam membangkitkan produk dan kreasi melalui konsep market digital.

“Saya berharap melalui kegiatan ini, dapat menambah wawasan dan pengetahuan dalam mengembangkan UMKM guna mendorong perekonomian nasional, serta terjalinnya komunikasi dan silaturahmi antara TNI AD dengan segenap komponen masyarakat dalam rangka mewujudkan kemanunggalan TNI rakyat,” pungkasnya.

Narasumber kegiatan workshop ini antara lain Menkoparekraf (video tapping), Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah yang diwakili oleh Deputi 1 Bidang Kewirausahaan, Bapak Hary Tanoesoedibjo, B.Com., M.B.A., dan Dra. Siti Hartati Murdaya. Setelah kegiatan Workshop, KSAD beserta rombongan melanjutkan peninjauan stan Bazar UMKM.(disp)