Categories
TNI

Jabatan Komandan Pusat Polisi Militer TNI AL Diserahterimakan

Koran Jurnal, Jakarta – Jabatan Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Danpuspomal) resmi diserahterimakan dari Mayjen TNI Marinir I Made Wahyu Santoso kepada Laksamana Pertama TNI Samista dalam sebuah upacara yang dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, di Mako Puspomal, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (13/6/2023).

Disampaikan oleh KSAL saat serah terima jabatan Danpuspomal bahwa, sebagai center of discipline, Pomal harus selalu pro aktif guna mencegah dan menyelesaikan setiap pelanggaran disiplin, maupun menjauhkan segala tindak pidana di lingkungan TNI AL. Melalui keteladanan di dalam bersikap, menjunjung tinggi penegakan hukum dan disiplin dalam melaksanakan aturan bagi prajurit TNI AL lainnya.

“Kalian adalah garda terdepan demi tegaknya hukum di lingkungan TNI AL, jaga kredibilitas itu dengan kinerja, dedikasi serta profesional dalam bertugas, tidak pandang bulu dan tanpa tebang pilih dalam memproses tindakan pelanggaran hukum, menegakkan aturan dengan tegas dan adil, demi menjaga kehormatan dan integritas TNI AL,” tegas KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali.

Pejabat Komandan Puspomal yang baru Laksamana Pertama TNI Samista merupakan perwira tinggi TNI AL angkatan ke-37 tahun 1991. Sebelum menjadi Komandan Puspomal, sejumlah jabatan strategis telah dilalui oleh lulusan PPRA Angkatan – 59 Lemhannas ini.

Bagi Laksma Samista penugasan di Satuan Polisi Militer bukan hal yang baru. Tercatat Laksma TNI Samista pernah menjabat sebagai Danpomal Lantamal III Jakarta pada tahun 2014, kemudian dipercaya menjadi Danpusdik Pomal Kodiklatal Surabaya tahun 2016, serta sempat menjabat sebagai Danpom Koarmada I di tahun 2018.

Dalam kesempatan ini juga Kasal menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Mayjen TNI Marinir I Made Wahyu Santoso, atas dedikasi dan pengabdian luar biasa yang telah dipersembahkan selama mengemban jabatan sebagai Danpuspomal.

“Selamat kepada Laksamana Pertama TNI Samista, yang telah memperoleh amanah dan kepercayaan untuk meneruskan kepemimpinan organisasi sebagai Danpuspomal. Saya sangat yakin, dengan kapasitas yang dimiliki, Laksamana akan mampu mengemban amanah ini dengan baik,” tegas KSAL.(disp)

Categories
TNI

KSAU Tekankan Kesatuan Komando dan Interoperabilitas, Kunci Transformasi Sishanudnas

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., CSFA., membuka _Focus Group Discussion_ (FGD) Sistem Pertahanan Udara Nasional, tahun 2023, di Gedung Soeharnoko Harbani Mabesau Cilangkap, Jakarta, Senin (12/6/2023).

Pada kesempatan tersebut Kasau mengatakan Sistem Pertahanan Udara Nasional, harus dibangun melaui pola transformasi yang tepat untuk dapat  menjadi organisasi yang adaptif dengan dinamika ancaman. Selain itu, Sishanudnas, juga harus mampu secara efektif dan efisien mewujudkan unity of command dari seluruh aset serta dilengkapi dengan alutsista modern yang telah terinteroperability dengan baik.

“Pembangunan pertahanan negara ke depan membutuhkan pendekatan transformasi untuk mewujudkan pembangunan yang selaras antara organisasi dengan alutsista,” ujar KSAU.

Lebih lanjut KSAU berharap FGD sebagai langkah kongkrit mewujudkan cita-cita bersama dalam membangun  kemampuan pertahanan yang disegani di kawasan.

FGD mengangkat tema “Strategi Transformasi Dalam Mewujudkan Sistem Pertahanan Udara Nasional (Sishanudnas) Yang Dapat Diandalkan”, menghadirkan empat narasumber yaitu Marsma TNI Ian Fuady (Asops Kaskoopsudnas), Prof.Dr.M. Rokhis Khomarudin, M.Si. (Peneliti LAPAN dan BRIN), Kolonel Pnb Zulfikri Arif Purba (Dankorsis Seskoau), dan Dr. Ir. Ian Josef Matheus Edward, M.T. (Lektor Kepala Teknik Telekomunikasi ITB).

Kegiatan berlangsung selama dua hari, hari pertama diikuti sebanyak 215 peserta dan dihari kedua diikuti sebanyak 182 peserta.

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring dan luring ini juga dihadiri oleh Pangkoopsudnas, Dankodiklatau, Irjenau, Koorsahli Kasau, para Asisten Kasau, Kapuslaiklambangjaau, dan para Komandan Satuan TNI AU.(disp)

Categories
TNI

KSAL: TNI AL Harus Mampu Hadapi Ancaman dan Tantangan Masa Depan

Koran Jurnal, Jakarta – “TNI Angkatan Laut sebagai komponen utama pertahanan negara di laut, bertugas mempertahankan kedaulatan negara dan keutuhan wilayah perairan Indonesia. Untuk melaksanakan tugas tersebut, TNI AL harus memiliki postur kekuatan ideal, yang mampu dihadapkan pada berbagai ancaman dan tantangan di masa depan”.

Demikian disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali saat hadir sebagai Keynote Speaker pada Sarasehan Nasional dalam rangka pembangunan kekuatan kapal selam dalam postur TNI Angkatan Laut tahun 2025-2044, Senin (12/06), di Gedung Submarine Facility Damage Control Training (SFDCT) Ujung Surabaya.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Komando Operasi Kapal Selam (Koopskasel) Koarmada RI, dengan mengangkat tema, “Pembangunan Kekuatan Kapal Selam Dalam Perencanaan Jangka Panjang TNI AL, Guna Perimbangan Kekuatan di Kawasan”.

Pada kesempatan tersebut Kasal juga menyampaikan bahwa kapal selam adalah alutsista strategis dalam Armada Angkatan Laut suatu negara. “Keunggulannya yang terletak pada aspek kerahasiaan dan daya hancur yang tinggi, menjadikan kapal selam sebagai pengganda kekuatan tempur yang signifikan, sehingga memiliki strategic deterence yang sangat tinggi”, tegas Laksamana TNI Muhammad Ali.

Selain KSAL, dalam sarasehan ini juga menghadirkan para pembicara diantaranya Pengamat Militer Dr. Connie Rahakundini Bakrie yang menyampaikan terkait peran Kapal Selam dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia, Deputi Bidang Polhukam, Bappenas bapak Bogat Widyatmoko yang membicarakan terkait strategi pemenuhan kebutuhan kapal selam, serta peran kapal selam dalam strategi pertahanan negara di laut yang disampaikan oleh bapak Dr. Adji Sularso selaku perwakilan sesepuh Kapal Selam.

Selain itu disampaikan juga materi terkait urgensi pemenuhan kapal selam dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia oleh bapak Anton Aliabbas, PhD yang menjabat sebagai Consultant on Defense & Maritime Security for Background Study of the National Long-Term Development Plan (RPJPN) 2025-45 Bappenas, peran kapal selam dalam masa damai oleh bapak Mohamad Faiz Rahman yang menjabat sebagai Co-founder & Science communicato, dan konsep pembangunan postur kapal selam TNI AL 2025-2044 yang disampaikan oleh Kolonel Laut (P) Widya Poerwandanu yang saat ini menjabat sebagai Wadan Koopskasel.

Dengan diselenggarakannya Sarasehan ini, KSAL berharap dapat menghasilkan diskusi yang komprehensif terhadap isu krusial, khususnya pada pembangunan kekuatan kapal selam, sebagai bagian dari postur kekuatan TNI AL di masa depan.

“Dengan mempertimbangkan kondisi kekuatan kapal selam TNI AL saat ini, maka diperlukan upaya nyata yang komprehensif serta langkah-langkah yang tepat, untuk mengembangkan kemampuan dan kekuatan kapal selam yang efektif,” tegas KSAL.(disp)

Categories
TNI Transportasi

TNI AL – PT Pelni Sepakat Amankan Jalur Pelayaran

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut (TNI AL) dalam hal ini Staf Personel TNI AL (Spersal) melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Pelni (Persero) bertempat di Ruang D KM Kelud, Dermaga Penumpang, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jum’at (9/6/2023) lalu.

Asisten Personalia Kepala Staf Angkatan Laut (Aspers Kasal) Laksda TNI P. Rahmad Wahyudi mewakili Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali memimpin kegiatan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan PT Pelni (Persero) yang dihadiri Direktur Utama Ibu Tri Andayani.

Penandatangan PKS dilaksanakan oleh Direktur Utama PT Pelni (Persero) Ibu Tri Andayani sebagai Pihak Pertama dan Aspers Kasal Laksda TNI P. Rahmad Wahyudi sebagai Pihak Kedua.

“Tujuan kerja sama yang baru saja ditandatangani ini, adalah untuk mewujudkan kesepakatan secara yuridis formal dalam rangka melaksanakan penugasan personel TNI Angkatan Laut dalam pelaksanaan pengamanan dan penertiban di atas kapal dan pelabuhan,” ucap Aspers Kasal dalam sambutannya.

Lebih lanjut Aspers Kasal menyampaikan bahwa penugasan personel TNI AL dalam lingkup kerja sama tersebut melibatkan penugasan satu personel penghubung strata Perwira Tinggi (Pati) di kantor pusat dan empat personel strata Perwira Menengah (Pamen) di kantor cabang PT Pelni (Persero), dalam rangka pencegahan tindakan anarkis, ilegal, kriminal baik dari penumpang dan Anak Buah Kapal (ABK) atau pihak lain yang mengganggu pelaksanaan keamanan dan ketertiban di atas kapal dan pelabuhan.

Perjanjian kerja sama ini sebagai payung hukum dalam penugasan personel TNI AL di PT Pelni (Persero). Untuk kedepannya akan direncanakan kerja sama dalam peningkatan profesionalisme Sumber Daya Manusia (SDM).(disp)

Categories
Polhukam TNI

Bakamla RI Beserta 5 Negara ASEAN Sepakati Draf Pembentukan ASEAN Coast Guard Forum

Koran Jurnal, Jakarta – ASEAN Coast Guard Forum (ACF) 2023 resmi ditutup oleh Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia selaku Chairman ACF 2023 beserta para perwakilan 5 negara lainnya yaitu Brunei, Filipina, Malaysia, Thailand, dan Singapura di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Jum’at (9/6/2023).

Pada penutupan tersebut, telah ditanda tangani dokumen hasil pertemuan yang berisi pernyataan bersama (joint statement), hasil diskusi (Record of Discussion), dan consolidated draft dari Term of Reference (TOR) dan Concept Paper (CP) ASEAN Coast Guard Forum (ACF) yang berlangsung selama dua hari mulai dari 7 Juni kemarin.

Dalam pernyataan bersama, semua peserta menyatakan komitmen menguatkan peran sentralitas ASEAN, pentingnya dialog antar coast guard dalam kerangka kerjasama ASEAN, dan komitmen negara Anggota ASEAN untuk mendorong TOR dan Concept Paper ACF sebagaimana disepakati dalam pertemuan technical expert group meeting pada 1-4 Mei 2023 di Cebu, Filipina. Juga pentingnya pertukaran informasi dan rencana pembentukan working group untuk mengelola kegiatan ACF, serta kegiatan Table Top Exercise (TTX) yang merupakan bagian dari inisiatif baru yang ditawarkan Bakamla RI.

Diskusi dalam forum dapat berjalan dengan lancar dan semua pihak memberikan komentar serta tanggapan yang positif terhadap setiap agenda yang direncanakan. Semua peserta memiliki kepedulian untuk lebih memperkuat persatuan dan sentralitas ASEAN dalam menjaga dan meningkatkan perdamaian, keamanan, dan stabilitas di kawasan. Sesuai dengan tema ACF tahun ini yaitu “Security and Stability for ASEAN”.

Pertukaran informasi yang telah dilaksanakan sejak awal tahun, akan terus dilakukan dan ditingkatkan kualitasnya. Ini bertujuan menjaga keamanan dan keselamatan maritim di Asia Tenggara. Selain itu juga telah dilakukan kegiatan kunjungan (port visit) untuk membangun saling kepercayaan selain melalui pertemuan rutin, latihan, seminar,dan kegiatan lain yang disepakati. Ini membutuhkan keseriusan bersama dalam mewujudkannya

Oleh karena itu, disepakati untuk membentuk Kelompok Kerja ACF yang akan membantu pelaksanaan beragam kegiatan ACF yang akan datang. Draf pernyataan bersama akan dibawa kembali ke kementerian negara masing-masing yang memiliki otoritas terkait untuk selanjutnya mendapatkan persetujuan lebih lanjut dan akan dibahas kembali dalam Rapat ACF berikutnya.

Kepala Delegasi negara yang hadir menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Indonesia khususnya Kepala Bakamla RI yang sudah bersedia menjadi tuan rumah untuk ACF 2023. Nantinya, ACF merupakan agenda rutin setiap tahun. ACF selanjutnya akan diadakan di Filipina pada 2024 dan Thailand pada 2025.

Sebelumnya, kegiatan ACF ini dibuka oleh Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia M. Herindra dengan Keynote Speech dari Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD, S.H., S.U., M.I.P. melalui tayangan video. Kedua pejabat penting pemerintah RI ini menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya Bakamla mendorong terbentuknya ASEAN Coast Guard Forum di bawah payung ASEAN.(hum)

Categories
TNI

KSAL Terima Pelaporan Kenaikan Pangkat 16 Perwira Tinggi TNI AL

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali didampingi Ketua Umum Jalasenastri Ny. Fera Muhammad Ali menerima Pelaporan Korps Kenaikan Pangkat sejumlah 16 Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Laut (TNI AL) bertempat di Wisma Elang Laut (WEL), Jakarta Pusat, Jumat (9/6/2023).

16 Pati TNI AL yang melaksanakan Pelaporan Kenaikan Pangkat terdiri dari tiga orang Pati Bintang Satu yang menerima kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi Bintang Dua yaitu Laksda TNI Supardi menjabat sebagai Wadan Kodiklatal, Laksda TNI Retiono Kunto H. menjabat sebagai Dan PMPP TNI, dan Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas menjabat sebagai Pa Sahli Tk. III Bid. Banusia Sahli Panglima TNI.

Sedangkan yang menerima pangkat menjadi Bintang Satu berjumlah 13 orang antara lain Laksma TNI M. Khimayatul Islam menjabat sebagai Pati Sahli Bid. Sumda Hanneg Sahli Kasal, Laksma TNI Dr. Sugeng Suryanto menjabat sebagai Dir Wilhan Ditjen Strahan Kemhan, Laksma TNI Dadang Somantri menjabat sebagai Dankodikopsla Kodiklatal, Laksma TNI Askari menjabat sebagai Dirdik Kodiklatal, Laksma TNI I Komang Teguh Ardana menjabat sebagai Kapusjianmar Seskoal, Laksma TNI Tony Herdijanto menjabat sebagai Danguskamla Koarmada I, Laksma TNI Endra Hartono menjabat sebagai Dankolat Koarmada RI.

Selanjutnya Laksma TNI Dohar Sianturi menjabat sebagai Sekretaris LP2N Unhan, Laksma TNI Ibnu Anas menjabat sebagai Dir G Bais TNI, Laksma TNI Darmansyah menjabat sebagai Dankoppeba Koarmada RI, Laksma TNI Gatot Sugiarto menjabat sebagai Kababek TNI, Brigjen TNI (Mar) Sarjito menjabat sebagai Pa Sahli Tk. II Waas Afrika dan Timteng Sahli Bid. Hubint Panglima TNI, dan Laksma TNI dr. Eko Prasetyo Adi Wibowo menjabat sebagai Karumkital Dr. Ramelan Diskesal.

Dalam kesempatan ini dihadapan para perwira tinggi, Kasal menekankan bahwa, jabatan dan amanah yang diemban adalah bentuk apresiasi atas prestasi, dedikasi serta loyalitas yang telah ditunjukkan selama ini. Sekaligus amanah dan kepercayaan untuk dijawab dengan kinerja maupun prestasi yang lebih tinggi.

Sebelumnya 16 Pati TNI AL tersebut telah melaksanakan pelaporan kenaikan pangkat kepada Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, bersama-sama dengan 32 Pati TNI AD dan 11 Pati TNI AU pada 5 Juni 2023 di Aula Gatot Soebroto Denma Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.(disp)

Categories
Militer Polhukam TNI

The 4th MNEK 2023, Angkatan Laut 36 Negara Sinergikan Laksanakan Operasi Penanggulangan Bencana

Koran Jurnal, Makassar – Setelah sebelumnya menyelesaikan rangkaian Harbor Phase di Kota Makasar Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2023, melaksanakan tahap manuver lapangan di perairan Makassar, Kamis (8/6/2023).

Sebanyak lebih dari 40 Kapal Perang negara peserta MNEK 2023 dan TNI AL bermanuver melaksanakan serial latihan di perairan Sulawesi diantaranya SAR Exercise, Mio Exercise, Fin Exercise dan sejumlah latihan yang menitik beratkan penanggulangan bencana alam.

“Latihan ini dirancang oleh TNI AL, merupakan salah satu implementasi tugas adalah diplomasi yang dilaksanakan oleh TNI AL. Dan saya yakin latihan ini akan terus dilaksanakan dari tahun ke tahun”, ungkap Komandan Satgas MNEK 2023 Laksamana Pertama TNI Edi Haryanto.

MNEK merupakan latihan berskala internasional yang digelar oleh TNI AL setiap dua tahun sekali dan ini merupakan pelaksanaan yang keempat kalinya. Latihan ini merupakan latihan non perang yang menyinergikan angkatan laut berbagai negara dalam penanggulangan bencana alam.

Tercatat pada pelaksanaannya tahun ini dihadiri 36 negara dan sebanyak 17 kapal Angkatan Laut negara – negara sahabat, ikut bepartisipasi dalam kegiatan ini.

Pada akhir latihan, seluruh kapal peserta MNEK membentuk formasi Komodo, dan peristiwa tersebut di abadikan dari foto udara. “Mempertemukan angkatan laut dari banyak negara dan bermanuver bersama merupakan momentum yang langka sehingga hal ini harus diabadikan”, ungkap Laksamana Pertama TNI Edi Heryanto.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan bahwa selain kegiatan latihan non-perang dalam MNEK tahun 2023, juga diselingi dengan promosi obyek wisata Makasar utamanya kepada 35 delegasi Angkatan Laut dari negara sahabat untuk mengenalkan kekayaan Indonesia.(disp)

Categories
Militer TNI

Tingkatkan Kerjasama TNI AU dan AU Jepang, KSAU Kunjungi Jajaran Angkatan Udara Bela Diri Jepang

Koran Jurnal, Tokyo – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., CSFA., melaksanakan Kunjungan Kehormatan ke Markas Besar dan Satuan Angkatan Udara Bela Diri Jepang ( Japan Airforce Self Defence Force – JASDF) di Tokyo, mulai hari Senin (5/6/2023) hingga hari Rabu (7/6/2023).

Kedatangan Kasau ke Markas Besar Kemenhan Jepang pada Senin (5/6/2023) disambut Kepala JASDF General Uchikura Hiroaki.
Sebelumnya Kasau menerima Jajar Kehormatan (Honor Guard Ceremony) dari pasukan JASDF) di Markas Besar Kementerian Pertahanan, Jepang.

Kasau didampingi Kepala Staf JASDF General Uchikura Hiroaki, disambut oleh para pejabat tinggi JASDF.

Kunjungan KSAU ke Jepang sebagai Counterpart Visit guna meningkatkan hubungan baik dan kerjasama angkatan udara kedua negara kedepan.

Kedua kepala staf Angkatan Udara membicarakan peluang peningkatan kerjasama militer yang lebih dalam antara TNI AU dan JASDF.

Selain anjangsana kehormatan dan Command Brief dengan Kepala Staf JASDF, KSAU juga melaksanakan upacara peletakan karangan bunga di Markas Besar Kementerian Pertahanan. Setelah itu Kasau juga melaksanakan anjangsana kehormatan kepada Wakil Menhan Jepang untuk Hubungan Internasional, Oka Masami yg merupakan pejabat karir kemenhan Jepang, dengan latar belakang pakar hukum internasional.

Selanjutnya pada hari Selasa (6/6/2023) hingga Rabu (7/6/2023), Kasau mengunjungi satuan JASDF di Pangkalan Udara Iruma AFB dan Chitose AFB. Pada hari Selasa (6/6/2023) rombongan Kasau mengunakan helikopter CH-47 Chinook terbang dari helipad Kemenhan Jepang selama 20 menit menuju Iruma AFB yang terletak di kota Sayama, Perfektur Saitama di sebelah Barat Laut Tokyo. Dari Sayama, setelah mendapat _flight briefing_ dari Komandan Wing Angkut Taktis ke 2, rombongan naik pesawat angkut Kawasaki C-2 menuju Pangkalan Chitose AFB di pulau Hokkaido, pulau paling utara Jepang, dengan waktu tempuh 1 jam 40 menit.

Setiba di Chitose AFB Kasau disambut oleh Komandan Pangkalan dan setelah waktu Ishoma siang mengunjungi satuan-satuan di sana. Satuan-satuan tersebut meliputi Wing Tempur Taktis ke 2 dengan pesawat F-15J dan Kawasaki T-4, juga Skadron Pertahanan Pangkalan dengan rudal Patriot dan Grup Angkut Spesial.

Selama kunjungan di Chitose Kasau didampingi Komandan Wing Udara ke 2 yaitu Mayjen Yukinori Yanagi dengan latar belakang penerbang F-15.

Diharapkan kerjasama militer antara TNI AU dan JASDF akan meningkat diberbagai bidang, meliputi operasi, latihan, dan termasuk pendidikan yang bermanfaat bagi dua negara kepulauan ini, dalam menjaga stabilitas kawasan Asia Pasifik.(disp)

Categories
Pendidikan TNI

KSAL: Pendidikan Tingkatkan SDM yang Berkualitas dan Berdaya Saing

Koran Jurnal, Makassar – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali meresmikan pembangunan fasilitas Gedung Satuan Pendidikan (Satdik) 1, 2, dan 3 Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal) serta pembangunan Sky Diving Simulator di Surabaya, bertempat di Markas Komando (Mako) Satdik 2 Kodiklatal, Makassar, Kamis (8/6/2023).

Dalam sambutannya, Kasal menyampaikan peran pendidikan sangatlah penting untuk melahirkan generasi muda yang berkualitas.

“Pemerintah telah menetapkan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan, sebagai salah satu program prioritas nasional, yaitu meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing,” ungkapnya.

Lebih lanjut KSAL menjelaskan bahwa untuk mendukung pembangunan SDM yang tangguh dan profesional, dibutuhkan kerja keras dan komitmen yang tinggi dari semua pihak. Kemajuan teknologi yang semakin pesat dan dinamika perkembangan lingkungan strategis yang semakin dinamis, tentunya akan menimbulkan tantangan tugas yang juga semakin kompleks dan tidak mudah.

Tujuan dibangunnya fasilitas ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi para calon prajurit TNI Angkatan Laut yang berasal dari seluruh penjuru nusantara.

“Jadi Satdik 1 berada di Tanjung Uban, Satdik 2 berada di Makassar dan Satdik 3 berada di Sorong, di mana keberadaan Satdik ini ditujukan untuk merekrut atau melaksanakan pengadaan personel, pengawak dari organisasi TNI AL, baik yang mengawaki alutsista maupun mereka yang akan mengawaki Pangkalan-Pangkalan, Posal-Posal, dan termasuk kantor-kantor yang berada di wilayah masing-masing,” ucap KSAL dihadapan awak media.

Selain peresmian pembangunan gedung Satdik, dalam kesempatan ini juga diresmikan Sky Diving Simulator 01 Di Surabaya. Pembangunan simulator ini dilaksanakan guna meningkatkan kecakapan prajurit dalam hal kemampuan terjun payung. Dengan adanya Sky Diving simulator ini diharapkan dapat memberikan pelatihan simulasi terjun payung yang lebih realistis dan aman, sehingga dapat mengasah keterampilan, melatih teknik penerjun serta meningkatkan kepercayaan diri prajurit sebelum melakukan terjun payung yang sebenarnya dalam penugasan.(disp)

Categories
Militer TNI

Tactical Floor Game The 4th MNEK 2023, TNI AL dan 35 Negara Peserta Siap Laksanakan Sea Phase

Koran Jurnal, Makassar – Memasuki tahap Sea Phase (Tahap Laut/Manuver Lapangan), TNI Angkatan Laut beserta peserta dari negara-negara sahabat yang terlibat Latihan Bersama dalam Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) ke-4 tahun 2023 ini melaksanakan Tactical Floor Game, (TFG), bertempat di Hotel Claro, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (7/6/2023).

Tactical Floor Game (TFG) merupakan bagian dari proses untuk mematangkan skenario latihan dan rencana operasi yang telah disusun bersama staf dan pelaku latihan antara TNI AL dengan 35 negara peserta MNEK 2023 jelang memasuki tahap Sea Phase.

Pelaksanaan TFG ini sebagai upaya mempersiapkan secara terinci sejumlah taktik dan strategi untuk menghadapi Sea Phase MNEK 2023 yang akan berlangsung pada Kamis (8/6), di perairan Laut Sulawesi.

Dari materi-materi yang telah dilatihkan melalui TFG ini diharapkan nantinya masing-masing peserta akan mengerti apa yang harus dilakukan pada saat pelaksanaan latihan. Selain itu kegiatan ini juga dapat mempererat persahabatan antar negara melalui interaksi selama latihan berlangsung serta berbagi pengalaman dalam menghadapi permasalahan yang mendekati dengan permasalahan yang telah diskenariokan.

Kegiatan TFG yang terselenggara selaras dengan program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali yaitu mewujudkan kekuatan Angkatan Laut yang profesional, modern dan tangguh guna mencapai kesiapan dan kesiagaan yang tinggi, dalam hal ini penyelarasan doktrin, operasi laut serta sistem pelatihan yang fleksibel dan adaptif terhadap dinamika situasi terkini.(disp)