Categories
Megapolitan Olahraga Polisi TNI

Karateka Brigif Para Raider 3 Kostrad Ukir Prestasi Piala Kapolda Metro Jaya

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Karateka dari jajaran Brigif Para Raider 3/TBS Kostrad yang memperkuat Kontingen Divif 1 Kostrad pada Kejuaraan Karate Piala Kapolda Metro Jaya yang digelar di GOR Remaja Jakarta Selatan, Selasa 03 April 2018, berhasil menorehkan prestasi.

Kejuaraan Karate Piala Kapolda Metro Jaya diikuti 450 Karateka  dari 31 Dojo se DKI Jakarta. 7 Karateka dari Kontingen Divif 1 Kostrad berhasil medapatkan 8 Medali dan Medali Best Of The Best Putra.

Dengan demikian Kontingen dari Divif 1 Kostrad berhasil keluar sebagai juara umum pada Kejuaraan Karate Piala Kapolda Metro Jaya tahun 2018. Perolehan Medali yang di raih Karateka dari jajaran Brigif Para Raider 3/TBS Kostrad yakni, Madali Emas diraih Prada Aquila kelas – 60 Kg (Yonif PR 433 Kostrad) dan Serda Budianto kelas – 67 Kg (Brigif PR 3 Kostrad).

Medali Perak berhasil diraih oleh Serda Budianto kelas Individu Kata (Brigif PR 3 Kostrad), Praka Lasumi kelas 67 Kg (Yonif PR 432 Kostrad) dan Pratu Yusrandi kelas – 60 Kg (Yonif PR 431 Kostrad).

Medali Perunggu diraih oleh Pratu Sodiq kelas + 67 Kg (Yonif PR 431 Kostrad), Prada Adhari kelas – 67 Kg (Yonif PR 431 Kostrad) dan Prada Tasrif kelas – 67 Kg (Yonif PR 433 Kostrad) serta Medali Best Of The Best Putra diraih Prada Aguila Marani (Yonif PR 433 Kostrad).(tonmp/Pen)

Categories
Nasional TNI

Pangarmabar Kunjungi Prajurit Satgas Pam Pulau Terluar Sekatung dan Pangkalan TNI AL Wilayah Natuna

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam rangkaian kegiatan Latihan Tempur Laut Koarmabar Tahun 2018, Pangarmabar Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E, M.M,. melaksanakan peninjauan dan kunjungan kepada para prajurit Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar (Satgas Pam Puter) Pulau Sekatung serta prajurit TNI AL yang berdinas di Pos TNI Angkatan Laut Pulau Laut, Lanal Ranai, Lanal Tarempa serta Lanudal Matak.

Kunjungan dan peninjauan tersebut bertujuan untuk memberikan semangat dan motivasi kepada para prajurit dimana Pulau Sekatung, Pulau Laut, Ranai, Tarempa dan Matak merupakan wilayah kerja yang berada dibawah tanggung jawab Koarmabar. Dalam kunjungannya, Pangarmabar berkesempatan meninjau beberapa fasilitas penunjang disekitar ksatrian seperti sarana messing dan sarana komunikasi serta melakukan dialog dengan para prajurit Satgas Pengamanan Pulau terluar di Pulau Sekatung. Dalam dialognya, Pangarmabar menyampaikan rasa bangga dan ucapan terima kasih kepada para prajurit dikarenakan dedikasi dan pengabdiannya yang luar biasa dimana selama lebih kurang 9 Bulan meninggalkan keluarga demi melaksanakan tugas negara sebagai penjaga dan pengawal pulau terluar.

“Tetap semangat dan ikhlas dalam melaksanakan tugas, karena berkat kalian lah maka pulau terdepan dan terluar dibagian utara Natuna ini tetap terjaga dan aman,” ujar Pangarmabar dari siaran pers yang diterima redaksi di Jakarta, Senin (02/04/2018).

Dalam dialognya tersebut, Pangarmabar menyampaikan beberapa pesan diantaranya agar para prajurit senantiasa tetap waspada serta memperhatikan keselamatan dan keamanan personil dan materil dalam melaksanakan tugas pengamanan sehari-hari baik dalam melaksanakan patroli maupun penjagaan disekitar Pos.

Selesai berdialog dengan para prajurit Satgas Pengamanan Pulau Terluar Pulau Sekatung, Pangarmabar memberikan bantuan berupa sembako untuk mendukung kebutuhan Sehari-hari para Prajurit.

“Bantuan ini merupakan salah satu bentuk perhatian pimpinan serta salah satu ungkapan rasa bangga dan terima kasih atas dedikasi para Prajurit,” ujar Pangarmabar.

Kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi Pos TNI Angkatan Laut Pulau Laut. Dalam kunjungannya, Pangarmabar meninjau beberapa fasilitas Posal diantaranya Mess Prajurit serta fasilitas sarana komunikasi di Posal Pulau Laut. Kedepan, fungsi Posal sebagai kepanjangan mata dan telinga Lanal serta pengumpul data-data intelijen akan ditingkatkan berdasarkan tingkat kerawanan-kerawanan sesuai wilayah kerjanya,” demikian ujar Pangarmabar.

Pangarmabar melanjutkan kunjungannya ke Lanal Ranai dengan melaksanakan peninjauan Fasilitas labuh TNI AL di Selat Lampa serta mengecek fasilitas Pusat Pengendalian Komando (Puskodal) Lanal Ranai.

Selain itu, Pangarmabar menyempatkan peninjauan ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) dimana para Abk Kapal Ikan asing titipan Imigrasi ditahan. Selain mengunjungi Lanal Ranai, Pangarmabar pun melaksanakan kunjungan ke Lanal Tarempa. Kehadiran Pangarmabar disambut hangat oleh unsur Forkopimda Anambas pimpinan Bupati Anambas. Pangarmabar bertatap muka dengan para prajurit Lanal Tarempa. Kegiatan kunjungan kerja Pangarmabar di wilayah Natuna tersebut ditutup dengan kunjungan ke Pangakalan Udara TNI AL Marak.

Kunjungan Pangarmabar beserta rombongan tersebut dilaksanakan disela-sela kegiatan Latihan Siaga Tempur Laut Koarmabar Tahun 2018 di Perairan Laut Natuna Utara, dimana Pangarmabar memimpin secara langsung latihan tersebut diatas KRI Abdul Halim Perdanakusuma-355.(tonmp/Disp)

Categories
Nasional Polhukam Polisi TNI

Panglima TNI: Soliditas TNI dan Polri Bukan Hanya Seremonial Belaka

Koranjurnal.co.id, Balikpapan – Soliditas TNI dan Polri bukan hanya pada tataran atas tetapi sampai pada tataran paling bawah dan bukan hanya seremonial belaka. Untuk itu, seluruh Prajurit TNI dan Polri harus memegang teguh kebanggaan, memiliki  disiplin, dedikasi dan kinerja yang tinggi, professional serta loyalitas yang  terbaik kepada negara dan bangsa.
 
Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dan Kasad Jenderal TNI Mulyono, pada saat memberikan  pengarahan kepada 4.750 personel TNI dan Polri se-wilayah Kalimantan Timur, bertempat di Dome Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (28/03/2018) kemarin. 
 
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjantomengatakan bahwa kehadiran pejabat, prajurit TNI dan Polri termasuk para Babinsa dan Babinkamtibmas pada kegiatan hari ini menunjukkan begitu eratnya soliditas TNI dan Polri.  
“Saya bangga kepada seluruh prajurit TNI dan Polri, saya melihat dari depan empat warna pelangi ada di sini (TNI AD, AL, AU dan Polri) dan ini menunjukkan bahwa soliditas TNI dan Polri sangat baik,”  ungkapnya.
 
“Saya yakin seluruh Prajurit TNI dan Polri bangga dapat ditempatkan di wilayah ini,  yang tentunya menjadi pengalaman tersendiri dengan situasi geografi,  demografi dan kondisi sosial yang ada di Kalimantan Timur,” ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.
 
Dihadapan 4.750 personel TNI dan Polri, Panglima TNI juga menyampaikan bahwa  kemajuan pesat yang tak terduga di berbagai bidang khususnya bidang digital, computing power, dan analisa data selalu memiliki paradoks yang membuka peluang ancaman. “Beberapa diantaranya yang paling signifikan adalah ancaman siber, biologi dan kesenjangan,” ucapnya.
 
Disisi lain pengarahannya, Panglima TNI kembali menegaskan bahwa menjelang Pilkada serentak tahun 2018 dan Pemilu tahun 2019, Prajurit TNI dan Polri harus  tetap solid dan netral serta  mempunyai tugas pengamanan demi suksesnya pesta demokrasi. “Tugas TNI mendukung Polri dalam hal mengamankan pelaksanaan kegiatan pesta demokrasi 2018 dan 2019, termasuk membantu pengiriman logistik Pemilukada dan Pemilu ke daerah-daerah yang sulit dan terpencil,” tuturnya.
 
Diakhir pengarahannya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memberikan penekanan dan harapan untuk dijadikan pedoman dalam pelaksanaan tugas  Prajurit TNI dan Polri, sebagai berikut:  Pertama, jaga kepercayaan rakyat kepada TNI dan Polri, jangan sampai  dinodai dan rusak atau dihancurkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.  Kedua, tingkatkan kemampuan deteksi dini maupun cegah dini dari ancamanIdeologi, Politik, Ekonomi, Sosial dan Budaya, Pertahanan dan Keamanan  (Ipoleksosbudhankam) yang dapat mengancam persatuan, kesatuan dan keutuhan bangsa dan negara, khususnya dalam penyelenggaraan Pemilukada 2018 dan tahapan Pemilu 2019. Ketiga, TNI dan Polri sebagai aparat negara harus berdiri tegak di atas semua golongan dan mampu menjadi perekat kemajemukan dalam menjaga ke-Bhinneka–an dan senantiasa melaksanakan tugas dengan tulus ikhlas serta tidak mengenal menyerah.  Keempat, unsur pimpinan agar selalu dekat dan menyatu dengan anak buahnya,  sehingga mengetahui segala kesulitan yang dialami bawahannya dan segera dapat mengambil langkah solusinya.  Kelima, tetap jaga dan pelihara soliditas dan solidaritas TNI dan Polri hingga terjalin antar individu sebagai modal dasar melaksanakan peran fungsi dan tugas masing-masing, serta menjadi teladan bagi stakeholders maupun komponen masyarakat lainnya.
 
Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dalam pengarahannya mengatakan bahwa ketika TNI dan Polri bersatu, maka negara ini sudah aman.  
“Agenda-agenda tingkat nasional maupun internasional seperti pengamanan pesta demokrasi Pemilukada tahun 2018 dan Pemilu tahun 2019 serta pelaksanaan Asian Games ke-18 di Indonesia, semuanya akan berjalan aman,” ujarnya.
 
Lebih lanjut Kapolri menyampaikan bahwa netralitas TNI dan Polri pada pesta demokrasi, dengan tidak ikut memilih dalam Pemilukada dan Pemilu merupakan kehendak rakyat. “Soliditas TNI dan Polri hendaknya tidak hanya pada tataran atas tetapi betul-betul solid sampai ke tingkat paling bawah,” katanya. 
 
Dihadapan awak media, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa tujuan kunjungannya bersama Kapolri ke Kalimantan Timur adalah untuk menyamakan pola pikir, pola sikap dan pola tindak demi menjamin netralitas pada pesta demokrasi Pilkada tahun 2018 dan tahapan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden tahun 2019.
 
“Apa yang sudah ditunjukkan oleh seluruh  Prajurit TNI dan Polri pada hari ini, Saya yakin tujuan netralitas itu bisa tercapai dan pengamanan Pemilukada 2018 dan Pemilu 2019 berjalan aman, sukses dan lancar,” kata Panglima TNI.
 
Dalam kunjungan kerjanya ke Kalimantan Timur, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto didampingi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian didampingi Ibu Tri Suswati Tito Karnavian.(red/Pusp) 
Categories
Megapolitan Polhukam TNI

Koarmabar Gelar TFG Dukungan Pengamanan Pelaksanaan Pemanduan di Perairan Selat Malaka dan Selat Singapura

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Dalam rangka mendukung pengamanan dalam pelaksanaan pemanduan di Perairan Selat Malaka dan Selat Singapura antara TNI AL dan PT. Pelindo I (Persero), Koarmabar menggelar Tactical Floor Game (TFG) di Gedung Nanggala Mako Koarmabar, Jakarta Pusat, Rabu (28/03/2018).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Operasi (Asops) Pangarmabar Kolonel Laut (P) Didong Rio Duta, S.T., M.A.P., M.Han., yang diwakili Paban Operasi Koarmabar Letkol Laut (P) Bagus Badari.

Dalam sambutan Asops Pangarmabar yang dibacakan Pabanopsarmabar, menyampaikan seperti yang sudah diketahui bersama bahwa Perairan Selat Malaka dan Selat Singapura merupakan salah satu kawasan terpenting jalur laut di Kawasan Asia Tenggara serta salah satu jalur utama pelayaran dunia, khususnya Asia, yang digunakan untuk menunjang kepentingan ekonomi, sosial, budaya dan militer. Dengan terbentuknya Tripartite Technical Expert Group yaitu 3 Littoral State (Indonesia, Malaysia dan Singapore) bertujuan untuk memastikan pelaksanaan peraturan UNCLOS dan Kedaulatan Littoral State dengan baik di perairan Selat Malaka dan Selat Singapura yang akan difokuskan pada penggunaan jasa pemanduan di Traffic Seperation Scheme (TSS).

Lebih lanjut dikatakan bahwa dalam kegiatan TFG yang diselenggarakan ini merupakan latihan yang menitik beratkan pada kegiatan diskusi dan ajang bertukar pikiran dengan tujuan meningkatkan keterampilan, profesionalisme serta hubungan antara TNI AL dan PT. Pelindo I (Persero) di Perairan Selat Malaka dan Selat Singapura.

Diakhir amanatnya, Asops Pangarmabar mengharapkan setelah menyelesaikan TFG ini para peserta agar mampu memahami dan mengerti lebih dalam dan mampu mengaplikasikan di lapangan dengan semestinya. Serta untuk menunjang pelaksanaan tugas sehingga tercapai hasil yang lebih optimal.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Paban VI Binkuat Sopsal, Asops Danlantamal IV, Dansatrol Lantamal I, Dansatrol Lantamal IV, Kapuskodalarmabar, Pabanops Guskamlabar, Pamen Sopsal, Para Pasops Lanal dan Perwakilan PT. Pelindo I (Persero) sebagai Koordinator PMO Selat Malaka Bapak Parsaulian Manurung.(tonmp/Disp)

Categories
Megapolitan Militer Polhukam TNI

Laksda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., Resmi Jabat Pangarmabar

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., yang merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke XXXIII/tahun 1988, resmi menjabat sebagai Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) ke-33 menggantikan Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., dalam prosesi serah terima jabatan (sertijab) di Komplek Satuan Koarmabar I Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (15/3). Upacara sertijab dipimpin Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., sekaligus menyematkan tanda jabatan kepada Laksda TNI Yudo Margono, S.E., M.M.

Dalam amanatnya, KSAL Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., mengatakan bahwa serah terima jabatan merupakan aktualisasi dari regenerasi kepemimpinan di lingkungan TNI Angkatan Laut yang memiliki nilai dan arti strategis. Hal ini berkaitan erat dengan dinamika pembinaan organisasi secara menyeluruh untuk memberikan penyegaran melalui ide dan gagasan yang inovatif bagi peningkatan kinerja organisasi.

Selanjutnya, KSAL mengatakan Koarmabar dan Kolinlamil adalah kotama pembinaan dan operasional TNI Angkatan Laut. Dimana Koarmabar bertugas membina kemampuan SSAT dan potensi maritim menjadi kekuatan pertahanan negara di laut, melaksanakan operasi laut, operasi tempur laut dan proyeksi kekuatan ke darat dalam rangka penegakan kedaulatan dan hukum di laut. Sedangkan Kolinlamil mengemban tugas membina kemampuan sistem angkutan laut militer dan potensi angkutan laut nasional untuk kepentingan pertahanan negara, serta melaksanakan angkutan laut administratif, taktis maupun strategis TNI/POLRI dan melaksanakan bantuan angkutan laut dalam rangka pembangunan nasional. Perkembangan lingkungan yang strategis diwarnai dengan berbagai permasalahan terkait perbatasan antar negara, pengamanan pelayaran, pencemaran lingkungan, dan pelanggaran hukum di laut serta penanggulangan bencana alam. Selain itu, pemberontakan bersenjata, separatisme dan terorisme masih menjadi ancaman serius bagi integritas NKRI.

Baca juga: KSAL Pimpin Sertijab 2 Panglima Kotama TNI AL 

Diakhir amanatnya, KSAL mengharapkan Koarmabar dan Kolinlamil menjadi tumpuan TNI Angkatan Laut dalam menjawab tantangan tugas tersebut, sehingga kesiapsiagaan operasional kedua kotama harus optimal. TNI Angkatan Laut tengah melaksanakan pembangunan kekuatan dan pembinaan kemampuan yang diarahkan untuk mewujudkan kekuatan pokok minimum guna mendukung pemerintah menjadikan indonesia sebagai poros maritim dunia. menyikapi hal tersebut, Koarmabar dan Kolinlamil dituntut untuk terus meningkatkan profesionalitas personel dengan didukung Standard Operating Procedure (SOP) yang implementatif.

Sebelum menjabat sebagai Pangarmabar, Laksamana Muda Yudo Margono, S.E., M.M. menjabat sebagai Pangkolinlamil. Sementara Laksamana Muda Aan Kurnia, S.Sos akan menjabat sebagai Asisten Operasi (Asops) Kasal.

Hadir dalam acara tersebut, Pangkostrad, Danjen Kopassus, Gubernur DKI Jakarta, Kepala Bidang Penindakan BNN, para Athan negara sahabat, para Pejabat Utama TNI AL serta undangan lainnya.(red/Disp)

Categories
Militer Nasional Polhukam TNI

KSAL Pimpin Sertijab 2 Panglima Kotama TNI AL 

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi S.E, M.A.P, memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) 2 Panglima Komando Utama (Pang Kotama) TNI Angkatan Laut yakni jabatan Panglima Komando Armada Barat (Pangarmabar) dan Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil), bertempat di Komplek Satuan Koarmabar 1 Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (15/03/2018).

Sertijab 2 Panglima Kotama TNI AL yang diserahterimakan secara militer tersebut adalah Pangarmabar, dari Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S Sos kepada Laksamana Muda TNI Yudo Margono, SE.. M.M., dan Pangkolinlamil, dari Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M. kepada Laksamana Pertama TNI Achmad Rivai. SE., M M.

Dalam sambutannya, KSAL mengatakan, sertijab dilakukan dalam rangka Regenerasi Kepemimpinan di Lingkungan TNI Angkatan Laut yang memiliki nilai dan arti strategis.

“Koarmabar dan Kolinlamil adalah kotama pembinaan dan operasi TNI Angkatan Laut yang bertugas membina kemampuan SSAT dan potensi maririm menjadi kekuatan pertahanan negara di laut, melaksanakan operasi laut, operasi tempur laut dan proyeksi kekuatan ke darat dalam penegakan kedaulatan dan hukum laut,” ujar KSAL.

Lebih lanjut, KSAL menyampaikan, Kolinlamil mengemban tugas membina kemampuan sistem Angkutan Laut militer dan potensi Angkutan Laut Nasional untuk kepentingan pertahanan negara, serta melaksanakan Angkutan Laut administratif, taktis maupun strategis TNI/POLRI dan melaksanakan bantuan Angkutan Laut dalam rangka pembangunan nasional.

“Perkembangan lingkungan strategis yang diwarnai dengan permasalahan terkait perbatasan antar negara, pengamanan pelayaran, pencemaran Iingkungan dan pelanggaran hukum di laut, penanggulangan bencana alam. Selain itu pemberontakan bersenjata, Separatisme dan Terorisme masih menjadi ancaman serius bagi integritas NKRI. Oleh karena itu, Koarmabar dan Kolinlamil menjadi tumpuan TNI AL dalam menjawab tantangan tugas tersebut,” lugas KSAL.

KSAL mengharapkan segenap personel di jajaran Koarmabar dan Kolinlamil senantiasa menghindari tindakan, sikap dan perilaku yang dapat menyakiti hati rakyat dan menimbulkan antipati.

“Saya juga berharap agar selalu menjalin koordinasi yang harmonis dengan instansi terkait, baik sipil maupun militer, sehingga dapat menjaga dan mendukung terciptanya kerukunan, kesatuan dan harmonisasi di antara segenap komponen bangsa,” ucap KSAL.

KSAL juga mengingatkan agar para petinggi Kotama khususnya Koarmabar dan Kolinlamil selalu mengevaluasi setiap hasil kerja, yang nantinya akan menjadi bahan untuk kearah yang lebih baik.

Ditempat sama, selain sertijab 2 jabatan Pang Kotama, juga diserahterimakan 4 jabatan strategis yakni, jabatan Asisten Operasi (Asops) Kasal diserahterimakan dari Laksamana Muda TNI IN.G.N. Ary Almadja, S E., kepada Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Kasal dari Mayjen TNI (Mar) Gatot Triswanto kepada Laksma TNI Edi Sucipto SE, M.M. yang sebelumnya menjabat sebagai Komandan Lantamal V Surabaya. Kepala Dinas Material TNI Angkatan Laut (Kadismatal) dari Laksamana Pertama TNI Ir. Aziz lkhsan Bachtiar. M Tr (Han) kepada Laksamana Pertama TNI Kasih Prihantoro, SE., M M., M.Tr (Han) dan Kepala Dinas Pendidikan Angkatan Laut (Kadisdikal) dari Laksamana Pertama TNI Manahan Sumorangkir, S E., M Sc., kepada Kolonel Laut (8) Dr. Ivan Yulivan, S E., MM., M.Tr (Han).

Prosesi serah terima jabatan dihadiri para pejabat dari TNI – Polri, lembaga pemerintah, pejabat Angkatan Laut dari negara sahabat, dan ratusan tamu undangan. Dari pantauan jurnalis di lokasi, tampak hadir Pangkostrad Letjen TNI Agus Kriswanto, Danjen Kopassus Mayjen TNI Madsuni, dan Kepala Deputi Bidang Penindakan BNN Irjen Pol Arman Depari.

Seusai upacara serah terima jabatan, acara dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat kepada para pejabat baru dan pejabat lama.(tonmp)

Categories
Militer Nasional Polhukam Polisi TNI

Panglima TNI dan Kapolri Terima Bintang Kehormatan

Koranjurnal.co.id, Jakarta –  Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., menerima dua bintang kehormatan, yaitu Bintang Kartika Eka Paksi Utama dari TNI Angkatan Darat yang disematkan oleh Kasad Jenderal TNI Mulyonodan Bintang Jalasena Utama dari TNI Angkatan Laut oleh Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, S.E.,M.A.P., berdasarkan  Keputusan Presiden RI Nomor :  95/TK/2017 dan Nomor :4/TK/2018.
 
Selanjutnya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyematkan tiga bintang kehormatan kepada Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, yaitu Bintang Kartika Eka Paksi Utama dari TNI Angkatan Darat, Bintang Jalasena Utama dari TNI Angkatan Laut dan Bintang Swabuwana Paksa Utama dari TNI Angkatan Udara,  berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor : 95-96/TK/2017 dan Nomor :  4/TK/2018.
 
Penyematan bintang kehormatan kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian digelar dalam suatu upacara militer, bertempat di Ruang Hening Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (14/03/2018).
 
Pemberian bintang kehormatan kepada Panglima TNI adalah sebagai penghargaan kepada Warga Negara Indonesia yang bukan anggota TNI Angkatan Darat dan TNI Angkatan Laut, yang telah berjasa luar biasa untuk kemajuan dan pembangunan TNI Angkatan Darat dan TNI Angkatan Laut.
 
Sedangkan pemberian bintang kehormatan kepada Kapolri adalah sebagai penghargaan kepada Warga Negara Indonesia yang bukan anggota TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara, yang berjasa luar biasa untuk kemajuan dan pembangunan TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara.
 
Dihadapan awak media, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa pemberian bintang kehormatan kepada Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian adalahsebagai bentuk penghargaan atas kerja sama Polri dengan TNI selama ini berjalan dengan baik.
 
Pada kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menyampaikan bahwa tanda kehormatan yang diterima merupakan kebahagiaan,  tidak hanya bagi dirinya tetapi juga bagi institusi Polri.  “Tanda kehormatan tersebut sebagai bentuk penghargaan dari tiga matra TNI kepada Polri, sekaligus simbol tentang kerja sama dan koordinasi selama ini yang solid dan sangat baik,” ujarnya.
 
“Pemberian tanda kehormatan tersebut tidak hanya sekedar seremonial semata, tetapi ini adalah simbol soliditas TNI dan Polri. Kalau kedua institusi ini solid dan  sinergi, Insya Allah semua tantangan yang dihadapi dapat dilalui bersama demi tetap utuhnya NKRI,” kata Kapolri.
 
Terkait insiden tenggelamnya Tank M-113 APC (Armoured Personel Carrier) Yonif-412 Mekanis Divif 2/Kostrad di Sungai  BogowontoPurworejo dan Kapal Motor Cepat (KMC) AD 16-05 Kodam Jaya di Kepulauan Seribubeberapa waktu lalu, Panglima TNI menyatakan bahwa insiden  tersebut tentunyatidak diinginkan dan TNI akan terbuka menyampaikan penyebab kejadian tersebut. “Sampai saat ini,  penyebab insiden tersebutmasih dalam proses penyelidikan timinvestigasi, apakah masalah human error atau mekanik, sehingga dapat diketahui penyebabnya,”   ungkapnya.(tonmp/Pusp) 
Categories
Megapolitan Militer Polhukam TNI

Pembacaan dan Penyerahan Memorandum Sertijab Pangarmabar

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Dalam rangka serah terima jabatan Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar), dilaksanakan pembacaan dan penyerahan memorandum serah terima jabatan Pangarmabar dari Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., kepada Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., di gedung Yos Sudarso, Mako Koarmabar, Jakarta Pusat, Kamis (14/03/2018).

Serah terima jabatan Pangarmabar akan dipimpin Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI  Ade Supandi, S.E., M.A.P.,  pada hari Kamis tanggal 15 Maret 2017 Komplek Satuan Koarmabar I Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., pada kesempatan tersebut menjelaskan tentang pelaksanaan tugas yang telah dilaksanakan, sedang berjalan dan yang akan dilaksanakan Koarmabar, selain itu beberapa hal yang menonjol yang perlu mendapatkan perhatian. Penjelasan   tersebut sebagai gambaran kepada pejabat baru Pangarmabar sehingga dapat digunakan sebagai masukan dalam rangka pembinaan Koarmabar ke depan.

Dalam pembacaan memorandum  tersebut secara garis besar Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., menyampaikan kegiatan Koarmabar meliputi bidang intelejen, bidang operasi dan latihan,  bidang personel, bidang logistik dan bidang perencanaan dan anggaran serta bidang pengawasan dan pemeriksaan, serta hal-hal lain yang menonjol yang perlu mendapat perhatian.

Pada kesempatan ini, Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., yang saat ini menjabat Panglima Komando Lintas Laut Militer (Panglima Kolinlamil) mengatakan akan melanjutkan program kerja maupun kebijakan yang telah dirintis pejabat pendahulunya.

Turut hadir pada acara tersebut: Kasarmabar Laksma TNI Heru Kusmanto, S.E., M.M., Danguspurlaarmabar Kolonel Laut (P) Irvansyah, Danguskamlaarmabar Kolonel Laut (P) Dafit Santoso, Para Danlantamal Jajaran Koarmabar, Pejabat Utama Koarmabar, para Komandan Satuan Jajaran Koarmabar, serta perwakilan Komandan KRI dan Pamen tiap-tiap satuan kerja.(tonmp/Disp)

Categories
Daerah Polhukam TNI

Tingkatkan Naluri Tempur, Prajurit Satkopaska Koarmabar Latihan Tempur Di Kawasan Hutan Jatiluhur

Koranjurnal.co.id, Purwakarta – Dalam rangka untuk terus meningkatkan naluri tempur sebagai prajurit komando, prajurit Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) Koarmabar melaksanakan latihan tempur di kawasan hutan yang berada di daerah Rawalumbu Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (07/03/2018).

Menurut Komandan Satkopaskaarmabar Kolonel Laut (P) Baroyo Eko Basuki, M.M., latihan tempur ini merupakan latihan geladi tugas tempur setingkat K-2 yang dilaksanakan selama dua minggu dengan mengambil medan latihan di hutan kawasan Purwakarta, Jawa Barat. Sebagai prajurit komando, diperlukan latihan secara terus menerus dengan tujuan untuk memelihara naluri tempurnya agar selalu terjaga profesionalisme sebagai prajurit tri matra.

Dalam latihan ini, materi latihan yang dilaksanakan antara lain; melaksanakan patroli hutan, patroli malam, menembak tempur, menembak sniper, menembak senjata bantuan, mountaineering berupa merayap tali satu, rappeling, scrambling, memanjat tali satu dan materi terakhir melaksanakan lintas medan menempuh jarak kurang lebih sekitar 40 Km ditempuh dalam waktu tiga hari.

Sementara itu, menurut Perwira Pelaksana Harian Latihan Letkol Laut (P) M. Machri Mokoagow, M. Tr. Hanla., bahwa inti materi latihan itu semua tujuannya adalah untuk menjaga naluritas dan stabilitas prajurit Satkopaska Koarmabar, sekaligus meningkatkan daya tahannya dalam menghadapi medan yang sebenarya. Terutama medan pegunungan, karena ini dibutuhkan ketika prajurit ditugaskan menghadapi medan sebenarnya sudah paham dalam kesulitan-kesulitan alam yang dihadapi nantinya.(tonmp/Disp)

Categories
Daerah Kriminalitas Polhukam TNI

Tim WFQR I Lanal Dumai Koarmabar Tangkap Pencuri Karnel/ Inti Sawit Di Perairan Dumai

Koranjurnal.co.id, Dumai – Tim WFQR I.6 Lanal Dumai salah satu Lanal di jajaran Lantamal I Belawan Koarmabar telah berhasil menangkap 8 orang pelaku pencurian muatan Tongkang berupa Karnel/Inti Sawit di Perairan Dumai, beberapa waktu lalu, (02/03).

Keberhasilan tersebut bermula pada saat tim WFQR I.6 Lanal Dumai menerima informasi tentang adanya sekelompok orang dengan menggunakan sebuah Boat yang sedang mengambil/mencuri muatan berupa Karnel/Inti Sawit diatas Tongkang Indra Samudera di perairan Dumai (sekitar pelabuhan Roro Dumai).

Mendapat informasi tersebut, Tim langsung bergerak cepat dan beraksi melakukan pencarian Tongkang Indra Samudera dengan menggunakan Unsur Sea Rider, pada pukul 02.00 Wib, Tim WFQR I Lanal Dumai berhasil menemukan Tongkang Indra Samudera dan diketahui disamping Tongkang tersebut terdapat KM. Suha Nawalzuoghby GT.6 dan ABK nya yang sedang memindahkan muatan berupa Karnel/Inti Sawit dari Tongkang Indra Samudera.

Selanjutnya Tim memeriksa dan menahan KM. Suha Nawalzuoghby beserta nakhoda inisial AK (43 th) dan 7 orang ABK nya. Selanjutnya dibawa ke Posmat Sungai Dumai untuk dilaksanakan penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Tongkang Indra Samudera ditarik oleh Tug Boat SA. 02 dengan muatan Karnel/Inti Sawit dan berlayar dari Tanjung Balai Karimun tujuan Dumai, pada saat kejadian pencurian sedang dalam posisi lego jangkar di perairan Dumai untuk menunggu proses bongkar. Muatan berupa Karnel/Inti Sawit adalah milik PT. Wilmar.

Sementara itu untuk modus pencurian Karnel/Inti pada kasus tersebut, pelaku mendatangi Tug Boat SA. 02 penarik Tongkang Indra Samudera yang bermuatan Karnel/Inti Sawit dengan menggunakan Kapal Motor, kemudian pelaku menuju ke Tongkang dan memindahkan muatan berupa Karnel/Inti sawit ke palka Kapal Motor. Jumlah Karnel/Inti sawit yang sudah dipindahkan ke palka KM.Suha Nawalzuoghby diperkirakan kurang lebih 3 Ton dengan nilai jual diperkirakan kurang lebih Rp. 13.500.000, dg harga perkiraan perkilo Karnel dipasaran dijual Rp. 4.500,-.
Kapasitas tampung maksimal KM Suha Nawalzuogbhy total mencapai 12 ton, apabila terisi penuh kerugian diperkirakan berkisar (12 ton x Rp. 4.500 = Rp. 54.000.000).

Untuk Barang bukti KM. Suha Nawalzuoghby dengan muatan Karnel/Inti Sawit saat ini diamankan di Posmat Sungai Dumai, dan 8 delapan orang pelaku diamankan di Mako Lanal Dumai untuk diproses hukum lebih lanjut.

Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (E) Yose Aldino dalam Press Release menyampaikan bahwa permasalahan ini akan diproses hukum lebih lanjut, agar pelaku jera dan menjadi contoh bagi para pelaku lainnya yang belum ditangkap untuk tidak melakukan kegiatan pencurian terhadap kapal-kapal yang sedang sandar atau lego jangkar di perairan Dumai.

Keamanan wilayah perairan pelabuhan di Dumai merupakan tanggung jawab bersama, termasuk Lanal Dumai juga memiliki tanggung jawab tersebut, untuk itu Lanal Dumai akan terus berupaya mengamankan perairan pelabuhan Dumai agar para pengguna jasa pelabuhan merasa aman, ungkap Danlanal Dumai.

Selanjutnya Danlanal Dumai juga menyampaikan bahwa operasi keamanan laut terbatas yang dilakukan oleh Lanal Dumai di wilayah kerjanya adalah guna mendukung pembangunan di wilayah Provinsi Riau. Lanal Dumai saat ini sedang melaksanakan pengembangan terhadap kelompok2 tersebut dengan melaksanakan operasi untuk mencegah dan menindak tegas seluruh tindak kejahatan di laut di wilayah perairan Dumai.(tonmp/Disp)