Categories
Megapolitan Militer Polhukam TNI

Pembacaan dan Penyerahan Memorandum Sertijab Pangarmabar

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Dalam rangka serah terima jabatan Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar), dilaksanakan pembacaan dan penyerahan memorandum serah terima jabatan Pangarmabar dari Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., kepada Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., di gedung Yos Sudarso, Mako Koarmabar, Jakarta Pusat, Kamis (14/03/2018).

Serah terima jabatan Pangarmabar akan dipimpin Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI  Ade Supandi, S.E., M.A.P.,  pada hari Kamis tanggal 15 Maret 2017 Komplek Satuan Koarmabar I Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., pada kesempatan tersebut menjelaskan tentang pelaksanaan tugas yang telah dilaksanakan, sedang berjalan dan yang akan dilaksanakan Koarmabar, selain itu beberapa hal yang menonjol yang perlu mendapatkan perhatian. Penjelasan   tersebut sebagai gambaran kepada pejabat baru Pangarmabar sehingga dapat digunakan sebagai masukan dalam rangka pembinaan Koarmabar ke depan.

Dalam pembacaan memorandum  tersebut secara garis besar Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., menyampaikan kegiatan Koarmabar meliputi bidang intelejen, bidang operasi dan latihan,  bidang personel, bidang logistik dan bidang perencanaan dan anggaran serta bidang pengawasan dan pemeriksaan, serta hal-hal lain yang menonjol yang perlu mendapat perhatian.

Pada kesempatan ini, Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., yang saat ini menjabat Panglima Komando Lintas Laut Militer (Panglima Kolinlamil) mengatakan akan melanjutkan program kerja maupun kebijakan yang telah dirintis pejabat pendahulunya.

Turut hadir pada acara tersebut: Kasarmabar Laksma TNI Heru Kusmanto, S.E., M.M., Danguspurlaarmabar Kolonel Laut (P) Irvansyah, Danguskamlaarmabar Kolonel Laut (P) Dafit Santoso, Para Danlantamal Jajaran Koarmabar, Pejabat Utama Koarmabar, para Komandan Satuan Jajaran Koarmabar, serta perwakilan Komandan KRI dan Pamen tiap-tiap satuan kerja.(tonmp/Disp)

Categories
Megapolitan Militer Polhukam TNI

Pangarmabar Pimpin Sertijab Lima Jabatan Strategis di Jajaran Koarmabar

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) lima jabatan strategis di jajaran Koarmabar yaitu Komandan Gugus Tempur Laut Koarmabar (Danguspurlabar), Komandan Gugus Keamanan Laut Koarmabar (Danguskamlabar), Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta, Danlantamal XII Pontianak dan Asisten Personel (Aspers) Pangarmabar, bertempat di Markas Komando Koarmabar, Jakarta Pusat, Selasa (27/02/2018).

Jabatan yang diserahterimakan yaitu Danguspurlabar dari Laksma TNI Arsyad Abdullah, S.E., kepada Kolonel Laut (P) Irvansyah, Danguskamlabar dari Laksma TNI Bambang Irwanto, M.Tr (Han) kepada Kolonel Laut (P) Dafit Santoso, Danlantamal III Jakarta dari Laksma TNI Muchammad Ricard, S.H., M.M., kepada Kolonel Laut (P) Denih Hendrata, S.E., M.M., Danlantamal XII Pontianak dari Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi kepada Laksma TNI Gregorius Agung W.D., M.Tr (Han) dan Aspers Pangarmabar dari Kolonel Laut (P) H. Yudho Warsono, S.E., M.M., kepada Kolonel Laut (P) Deni Herman, S.T., M.AP.

Dalam amanatnya Pangarmabar mengatakan, serah terima jabatan merupakan dinamika organisasi dan merupakan proses regenerasi yang bertujuan untuk memantapkan kualitas kepemimpinan dan mengembangkan kemampuan manajerial serta merupakan wujud kepercayaan dari pemimpin TNI Angkatan Laut kepada Perwira terpilih, yang diharapkan mampu mengemban setiap tugas yang dibebankan secara profesional demi kemajuan organisasi.

Guspurla Koarmabar merupakan Komando Pelaksana Operasi di bawah Pangarmabar, bertugas melaksanakan dan menyelenggarakan operasi tempur laut dan operasi amphibi guna mendukung pengendalian laut dan pencapaian tujuan strategis dalam rangka penegakkan kedaulatan dan hukum di laut. Guskamla Koarmabar sebagai Komando Pelaksana Operasi di bawah Pangarmabar bertugas melaksanakan dan menyelenggarakan operasi laut sehari-hari dalam rangka penegakan hukum nasional dan internasional, menjaga kedaulatan di laut dan melaksanakan bantuan terhadap operasi militer lainnya.

Sedangkan Komando pelaksana dukungan, Lantamal III Jakarta dan Lantamal XII Pontianak bertugas menyelenggarakan dukungan logistik dan administrasi unsur-unsur operasi dan pembinaan potensi maritim. Dan untuk Spers Koarmabar bertugas merumuskan dan mengembangkan kebijakan Pangarmabar di bidang personel, baik militer maupun pegawai negeri sipil di lingkungan Koarmabar.

Lebih lanjut dikatakan Pangarmabar, wilayah kerja Koarmabar yang strategis karena dilalui jalur pelayaran Internasional menjadi tantangan bagi Koarmabar. Tugas Koarmabar untuk mewujudkan tugas pokok TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan dan stabilitas keamanan nasional dan regional di perairan wilayah barat Indonesia harus ditingkatkan, melalui pelaksanaan gelar operasi Guspurla dan Guskamla Koarmabar serta penyiapan dukungan oleh pangkalan dalam mendukung kebutuhan unsur operasi. Koarmabar tidak mentolerir terhadap segala bentuk pelanggaran hukum di laut. Hal ini ditunjukkan dengan keberhasilan KRI Sigurot-864 dalam menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 1.037,58 kilogram yang dilakukan oleh kapal MV. Sunrise Glory di Selat Philip Kepulauan Riau.

Diakhir amanatnya, Pangarmabar memberikan penekanan antara lain agar mengingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNI dan Trisila TNI Angkatan Laut sebagai pedoman dalam bekerja dan bertugas. Melaksanakan perintah dan keputusan pemimpin sebagai wujud dedikasi, loyalitas dan herarki. Memahami dan melaksanakan rantai komando organisasi sesuai garis kewenangan tak terputus dalam satu kesatuan komando. Meningkatkan intensitas jam komandan sebagai bagian pembinaan dan konsolidasi kepada prajurit. Melaksanakan kegiatan dengan skala prioritas, efisiensi anggaran yang ada dan tertib administrasi. Serta melaksanakan check and recheck terhadap semua kegiatan dengan berpedoman pada Standart Operating Procedure untuk mewujudkan zero accident.(tonmp/Disp)

Categories
Megapolitan Militer Polhukam TNI

Kolonel Laut (P) Denih Hendrata Jabat Danlantamal III

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Kolonel Laut (P) Denih Hendrata, S.E, M.M., menjabat sebagai Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta menggantikan Laksamana Pertama (Laksma) TNI Muchammad Richad S.H, M.M, dalam upacara serah terima jabatan (Sertijab) yang dipimpinPanglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda (Laksda) TNI Aan Kurnia S.Sos, di Lapangan Markas Komando Armada RI Kawasan Barat (Mako Armabar), Jalan Gunung Sahari No.67, Jakarta Pusat, Selasa (27/02).

Dengan dilaksanakannya sertijab tersebut, Laksma TNI Muchammad Richad, SH, M.M yang menjabat Danlantamal III sejak 15 Maret 2017 akan pindah ke Mabes TNI sebagai Staf Ahli Panglima TNI Bidang Polkamnas.

Sedangkan Kolonel Laut (P) Denih Hendrata, S.E, M.M, yang kini menjabat sebagai Danlantamal III Jakarta yang ke-43, sebelumnya adalah Wadan Lantamal III. Berbagai jabat yang pernah diemban Perwira lulusan AAL-35 tahun 1989 yang telah mengikuti Dikreg PPRA LVI Lemhannas tahun 2017 ini antara lain Komandan KRI Cut Nyak Dien-375 tahun 2003, Komandan KRI Pati Unus-384 tahun 2004, Komandan Lanal Cirebon tahun 2007, Asintel Danlantamal II Padang tahun 2009, Komandan Satrol Koarmabar tahun 2010, Komandan Satkat Koarmabar tahun 2011, Komandan Satkor Koarmabar tahun 2012, dan Komandan Lanal Batam tahun 2013,  Ka Depops Seskoal tahun 2014 dan Kas Guspurla Koarmabar tahun 2015.

Selesai pelaksanaan upacara sertijab dilanjutkan acara ramah tamah di Gedung Serbaguna Mako Lantamal III Jakarta dengan mengundang para mantan Danlantamal III beserta ibu dan mitra serta relasi Lantamal III. Kemudian diteruskan acara  penyerahan kemudi kapal dari pejabat lama Laksma TNI Muchammad Richad, SH, M.M kepada pejabat baruKolonel Laut (P) Denih Hendrata, S.E, M.M, sebagai simbol telah diserahterimakannya jabatan Danlantamal III.

Selanjutnya acara tradisi pelepasan Laksma TNI Muchammad Richad, SH, M.M beserta ibu dan penyambutan Danlantamal III yang baru Kolonel Laut (P) Denih Hendrata, S.E, M.M, beserta ibu dan diakhiri taklimat awal Danlantamal III kepada seluruh  Perwira, Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil jajaran Lantamal III.(tonmp/Disp)

Categories
Megapolitan Polhukam TNI

Gelar Video Conference, Pangarmabar Cek Kesiapan Tugas Lantamal serta Lanal Jajaran Koarmabar

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., melaksanakan pengecekan kesiapan tugas Lantamal serta Lanal di jajaran Koarmabar melalui video conference di Puskodal Koarmabar, Mako Koarmabar, Jakarta Pusat, Rabu (21/02/2018).

Mengawali video conference, Pangarmabar memberikan ucapan terimakasih kepada Lantamal dan Lanal khususnya Lantamal IV Tanjung Pinang, Guskamlabar dan Lanal Batam atas kerjasamanya dalam mendukung keberhasilan penangkapan MV Sunrise Glory kapal pembawa sabu-sabu sebesar 1.037 ton di Perairan Selat Phillip oleh KRI Sigurot-864 beberapa waktu yang lalu. Dengan keberhasilan tersebut diharapkan agar semakin meningkatkan pengawasan serta intensitas operasi di jalur perairan rawan di daerah masing-masing.

Selain itu, Pangarmabar menekankan agar para Danlantamal maupun Danlanal melakukan pengecekan terhadap senjata di gudang senjata agar tidak terjadi penyalahgunaan senjata api organik. Cek dan ricek terhadap personel yang memegang senjata api dengan mengadakan pengawasan dan pemeriksaan security clearance (SC) secara berkala.

Selanjutnya Untuk menghadapi Pilkada 2018 dibeberapa daerah, Pangarmabar mengharapkan para Danlantamal maupun Danlanal menekankan kepada prajuritnya agar menjaga netralitas sesuai arahan dan perintah Panglima TNI dan Kasal. Sedangkan bagi keluarga prajurit dan PNS yang memiliki hak pilih agar mengunakan hak pilihnya secara bijak dan ikuti peraturan pemerintah yang berlaku.

Sementara itu, Pangarmabar menyampaikan rencana alih bina 3 KRI jenis PKR dan 1 KRI jenis Korvet ke jajaran Koarmabar sudah disetujui oleh Kasal dan akan dilaksanakan pada medio Maret. Hal ini menjadikan jenjang karir perwira Koarmabar menjadi lebih luas dan agar kesempatan ini digunakan sebaik-baiknya untuk meningkatkan profesionalisme para prajurit Koarmabar.

Diakhir komunikasi video conference tersebut, Pangarmabar Laksda TNI Aan Kurnia, S.Sos memerintahkan kepada para Danlantamal serta Danlanal jajaran Koarmabar untuk lebih memperhatikan Hirarki dan rantai komando TNI AL di setiap pelaksanaan tugas. Selain itu juga agar menjaga hubungan baik dengan para pensiunan melalui wadah PPAL (Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut) di daerahnya masing-masing dengan mengadakan kunjungan silaturahmi kepada para pensiunan dan turut aktif dalam kegiatan Yayasan TNI AL.

Turut hadir dalam video conference tersebut Danguspurlabar Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., Aslog Pangarmabar, Asops Pangarmabar serta Asintel Pangarmabar.(tonmp/Disp)

Categories
Hukum Kriminalitas Nasional Polisi TNI

Pangarmabar Bersama Kepala BNN Merilis Perkembangan Pengungkapan 1,037 Ton Shabu Tangkapan TNI AL

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Sejalan dengan arahan dan perintah Presiden RI agar aparat penegak hukum dapat meningkatkan komitmen untuk menidak tegas para pengedar Narkoba di wilayah Indonesia khususnya melalui jalur laut, maka TNI Angkatan Laut bersama Badan Narkotika Nasional, Bea Cukai dan Polri bersinergi dalam keberhasilannya menggagalkan penyelundupan 1,037 Ton Narkoba jenis sabu yang dibawa kapal MV Sunrise Glory di perairan Selat Phillip.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BNN RI Komjen Pol Drs. Budi Waseso dalam kesempatan konferensi persnya di Kantor BNN RI Jakarta Pusat, Selasa (20/02/2018).

Pada kesempatan tersebut, Aspam KSAL Laksda TNI Suprianto Irawan menyampaikan, keberhasilan ini merupakan kerjasama yang baik antara TNI AL, BNN, Bea Cukai dan Polri. Selanjutnya Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., dalam konferensi persnya di depan puluhan awak media menyampaikan kronologis penangkapan MV Sunrise Glory dengan muatan 1,037 Ton Narkoba oleh salah satu unsur Koarmabar KRI Sigurot-864 yang sedang melaksanakan Operasi Pengamanan Perbatasan RI-Singapore 18 BKO Guskamlabar di perairan Selat Phillip pada hari Rabu 7 Februari 2018.

Pangarmabar mengatakan bahwa keberadaan MV Sunrise Glory sebenarnya sudah terpantau sejak Desember 2017. Selanjutnya Pangarmabar segera memerintahkan unsur-unsur KRI jajaran Koarmabar untuk melaksanakan patroli penyekatan dan penangkapan terhadap kapal tersebut melalui operasi yang di gelar di seluruh perairan Indonesia bagian barat dengan bekerjasama melalui informasi yang di dapat dari BNN.

Tepatnya Rabu 7 Februari 2018, KRI Sigurot-864 yang sedang melaksanakan patroli, mendeteksi adanya kapal ikan berbendera Singapore melakukan manuver mencurigakan, dikarenakan pergerakan kapal tersebut keluar dari jalur Traffic Separation Scheme (TSS) dan memasuki perairan Indonesia. Selain itu, atas dasar deteksi awal oleh KRI bahwa siluet kapal merupakan jenis kapal ikan Taiwan namun berbendera Singapore. Atas dasar kecurigaan tersebut, Komandan KRI Sigurot-864 melaksanakan pemeriksaan dan penggeladahan.

Pemeriksaan awal diketahui bahwa seluruh dokumen yang ada dikapal diindikasikan palsu karena hanya terdapat foto copy dokumen atau bukan dokumen asli. Selain itu, diduga kapal tersebut adalah “Phantom Ship” dikarenakan memiliki 2 bendera yaitu Singapore dan Indonesia. Dari hasil informasi yang didapat sebelumnya, bahwa diduga MV Sunrise Glory memiliki nama lain yaitu Sun De Man 66 yang pernah menjadi target operasi (TO) dikarenakan dugaan pernah membawa Narkoba. Atas dasar dugaan pelanggaran tersebut, maka kapal beserta ABK dikawal menuju Pangkalan TNI AL (Lanal) Batam untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Tepatnya Jumat 9 Februari, TNI AL melalui WFQR Lantamal IV/Lanal Batam dan Guskamlabar bekerjasama dengan BNN Pusat dan Bea Cukai melaksanakan pengecekan terhadap muatan kapal. Saat proses pemeriksaan, tim behasil menemukan barang bukti Narkoba jenis Sabu-sabu sebanyak 41 karung dengan perkiraan berat lebih dari 1 Ton. Barang-barang tersebut disembunyikan diantara tumpukan karung beras dalam palka bahan makanan. Selanjutnya tim melaksanakan pengembangan lebih lanjut dan mendapatkan barang bukti sabu-sabu total sebanyak 1,037 Ton.

Pangarmabar menyampaikan bahwa pencapaian dalam menggagalkan penyelundupan Narkoba sebanyak 1,037 Ton ini dapat menyelamatkan kurang lebih 5 Juta generasi muda Indonesia dari gerbang kehancuran. Selain itu, kesuksesan tersebut merupakan bukti nyata sinergitas TNI AL, BNN, Bea Cukai dan Polri dalam memerangi Narkoba sebagai musuh bersama, sehingga kedepannya TNI AL bersama instansi terkait akan tetap berkomitmen menjalin sinergitas dalam memerangi Narkoba.

Dalam konferensi pers tersebut juga turut hadir Aspam Kasal Laksda TNI Suprianto Irawan, Kadispamal Laksma TNI Angkasa Dipua, Kadispenal Laksma TNI Gig ZM Sipasulta, Dir Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Bapak Wijayanta serta Dirjen Prekusor dan Psikotropika BNN Brigjen Pol Anjan Pramuka.(tonmp/Disp)

Categories
Megapolitan TNI

Pangarmabar Buka Rapat Staf dan Komando Koarmabar Tahun 2018

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., membuka Rapat Staf dan Komando (Rasko) Koarmabar Tahun 2018 di Gedung O.B. Syaaf, Markas Komando Koarmabar, Jalan Gunung Sahari, Jakarta, Senin (29/01/2018).

Pangarmabar mengatakan, penyelenggaraan Rapat Staf dan Komando Koarmabar tahun 2018 merupakan bagian dari fungsi pembinaan Pangarmabar dalam menindaklanjuti dan menjabarkan hasil Rapat Pimpinan TNI dan TNI AL yang telah dilaksanakan beberapa hari yang lalu, dengan kegiatan evaluasi Proker dan anggaran Koarmabar tahun 2017 dan permasalahan yang terjadi dengan solusi yang dilaksanakan serta rencana kegiatan tahun 2018 guna menindaklanjuti pokok-pokok kebijakan pemimpin TNI dan TNI AL tahun 2018.

Selanjutnya Pangarmabar menyampaikan pokok-pokok kebijakan Panglima TNI pada Rapat Pimpinan (Rapim) TNI tahun 2018 yang meliputi bidang kebijakan strategis dan perencanaan umum, bidang intelijen, bidang operasi dan latihan, kebijakan di bidang personel, kebijakan di bidang logistik, bidang teritorial, bidang komunikasi dan elektronika dan bidang pengawasan. Serta penekanan Panglima TNI yang menjadikan perhatian yaitu menyukseskan program 100 hari kerja, mewaspadai ancaman global kekinian dan mendukung pemerintah dalam pelaksanaan pengamanan Pilkada.

Dalam kesempatan tersebut, Pangarmabar juga menyampaikan pokok-pokok kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut tahun 2018 yang disampaikan pada Rapim TNI Angkatan Laut, meliputi kebijakan bidang perencanaan dan anggaran, kebijakan bidang intelijen, kebijakan bidang operasi dan latihan, kebijakan bidang personel, kebijakan bidang logistik, kebijakan bidang teritorial serta kebijakan bidang pengawasan.

Selanjutnya Pangarmabar memberikan kesempatan kepada Komando Pelaksana Operasi (Kolakops), Asisten dan Komandan Pangkalan Utama maupun Komandan Pangkalan untuk menyampaikan capaian tugas dan hal-hal menonjol pada tahun 2017. Selain itu, peserta Rasko juga diberikan kesempatan untuk memberikan masukan konstruktif bagi pencapaian tugas pokok Koarmabar. Pada akhir pengarahannya, Pangarmabar menyampaikan pokok-pokok kebijakan Pangarmabar Tahun 2018 untuk dipedomani dan dilaksanakan oleh jajarannya.

Dalam kesempatan tersebut, Pangarmabar juga memberikan penghargaan kepada Prajurit Koarmabar yang telah berhasil mengukir prestasi pada tahun 2017 diantaranya Lanal Bangka Belitung yang meraih Peringkat I sebagai Lanal Teladan dan Lanal Tanjung Balai Asahan yang meraih Peringkat III sebagai Lanal Teladan. Serta KRI KRI Wiratno-379 sebagai KRI dengan jumlah tangkapan terbanyak dan KRI Cucut-866 sebagai KRI dengan jumlah pemeriksaan terbanyak. Selanjutnya Tim WFQR I dan IV yang telah berhasil menggagalkan penyelundupan Narkoba serta Tim Koarmabar sebagai pemenang Juara I Cerdas Cermat Bintal Kotama Tingkat TNI AL wilayah barat.

Turut hadir mengikuti Rasko tersebut, Kasarmabar Laksamana Pertama TNI Heru Kusmanto, S.E., M.M., para Danlantamal jajaran Koarmabar, Danguspurlabar dan Danguskamlabar, para pejabat Utama mako Koarmabar serta seluruh Danlanal jajaran Koarmabar dari Sabang sampai Cirebon.(red/Disp)

Categories
Megapolitan Militer Polhukam TNI

Pangarmabar Kukuhkan Dansatrol Lantamal Jajaran Koarmabar

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., memimpn upacara pengukuhan Komandan Satuan Kapal Patroli (Dansatrol) Lantamal jajaran Koarmabar, di Komplek Satuan Koarmabar I, Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (22/01/2018).

Adapaun jabatan yang dikukuhkan yakni, Kolonel Laut (P) Sumantri Kuswandono, S.E., M.M., sebagai Dansatrol Lantamal I Belawan, Kolonel Laut (P) Joko Triwanto sebagai Dansatrol Lantamal II Padang, Kolonel Laut (P) Salim, S.E., sebagai Dansatrol Lantamal III Jakarta, Kolonel Laut (P) Horas Wijaya Sinaga, S.E., sebagai Dansatrol Lantamal IV Tanjungpinag dan Kolonel Laut (P) Jales Jamca Jayamahe sebagai Dansatrol Lantamal XII Pontianak.

Pangarmabar menyampaikan, pengukuhan jabatan yang telah dilaksanakan merupakan prosesi penting dalam organisasi, Satrol Lantamal jajaran Koarmabar memiliki tugas melaksanakan pembinaan kemampuan tempur unsur-unsurnya dan melaksanakan operasi keamanan laut dalam rangka penegakan hukum serta mengantisipasi setiap bentuk gangguan keamanan laut dan SAR di wilayah kerjanya.

Lantamal yang sebelumnya hanya memiliki KAL dan Patkamla nantinya akan diperkuat kapal-kapal patroli dengan kemampuan manuver tinggi, hal ini sebagai upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi serta untuk menjaga kesiapan operasi unsur-unsur dalam penanganan reaksi cepat di wilayah yurisdiksi nasional Indonesia. Dengan kehadiran Satrol di Lantamal, diharapkan Lantamal jajaran Koarmabar mampu memproyeksikan unsur-unsur kekuatannya dalam rangka mengamankan wilayah perairan sekaligus merespon berbagai kerawanan yang terjadi, antara lain illegal fishing, illegal mining, illegal logging, drugs trafficking dan people smuggling.

Dalam kesempatan tersebut, Pangarmabar memberikan beberapa penekanan kepada para pejabat baru diantaranya agar kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan TNI AL dilaksanakan dengan baik, melaksanakan pembinaan unsur-unsur Satrol dibawah jajarannya, melaksanakan pembinaan dan pelatihan secara teratur terhadap prajurit dalam meningkatkan kemampuan dan profesionalisme sebagai prajurit matra laut yang handal dan melaksanakan pembinaan moral prajurit agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang merugikan nama baik TNI Angkatan Laut khususnya Koarmabar.(red/Disp)