Categories
Megapolitan Polhukam Polisi TNI

Dandim dan Kapolres Jakarta Selatan Deklarasikan Anti Narkoba

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Dandim Jakarta Selatan dan Kapolres Metro Jakarta Selatan memimpin pengucapan Ikrar/Deklarasi Pokdar kamtibmas tentang Pencegahan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Bertempat di halaman Mapolres Jakarta Selatan, Jalan Wijaya II No 42, Kebayoran Baru, Sabtu (03/03/2018) kemarin.

Pokdar Kamtibmas (Pembentukan dan Pembinaan Kelompok Sadar Kamtibmas) adalah Sekelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat yang bertugas secara sukarela membantu penegak hukum untuk mengamankan dan menertibkan masyarakat serta menjadi sahabat dan menjalin kemitraan masyarakat dengan Polri dalam peningkatan kesadaran hukum dan cegah tangkal gangguan Kamtibmas

Dandim Jakarta Selatan dan Kapolres Metro Jakarta Selatan menjadi Pembina upacara pada pengucapan Ikrar/Deklarasi Pokdar Kamtibmas tentang Pencegahan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang dihadiri 300 orang tamu undangan diantaranya Kakesbangpol Bapak Madsani, Para Danramil jajaran Kodim Jakarta Selatan, Para Kapolsek jajaran Polres Metro Jakarta Selatan, Pengurus Citra Bhayangkara dan Anggota Pokdar Kamtibmas sebagai Jakarta Selatan.

“Dengan terbentuknya Pokdar Kamtibmas Jakarta Selatan diharapkan akan berperan aktif dan bersinergi dengan Babinkamtibmas dan Babinsa membantu aparat Polri dan TNI diwilayah Jakarta Selatan dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat dan terobosan ini semoga akan membuat Kepolisian semakin dekat dengan rakyat, “ungkap Dandim saat acar Deklarasi.

Kapolres selaku inspektur upacara menyampaikan ucapan terima kasih kepada ketua Pokdar Kamtibmas Bapak Novi yang telah memprakarsai adanya Apel deklarasi ini. Perang penanggulangan Narkoba yg merupakan musuh bersama dan jajaran Polres Metro Jakarta Selatan dan Kodim Jakarta Selatan berupaya dengan seluruh elemen masyarakat akan menangkal dan memberantas upaya penyelundupan yang sedang marak.

Selain pembacaan ikrar anti narkoba juga dilaksanakan penandatanganan ikrar yang disaksikan oleh seluruh Forkopimko Plus Jakarta Selatan, Ketua Pokdar se-Jakarta Selatan yang di komandani Kanit Binmas Polsek Setiabudi Kompol Bambang SH.(tonmp/Pen)

Categories
Megapolitan Militer Polhukam TNI

Pangarmabar Pimpin Sertijab Lima Jabatan Strategis di Jajaran Koarmabar

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) lima jabatan strategis di jajaran Koarmabar yaitu Komandan Gugus Tempur Laut Koarmabar (Danguspurlabar), Komandan Gugus Keamanan Laut Koarmabar (Danguskamlabar), Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta, Danlantamal XII Pontianak dan Asisten Personel (Aspers) Pangarmabar, bertempat di Markas Komando Koarmabar, Jakarta Pusat, Selasa (27/02/2018).

Jabatan yang diserahterimakan yaitu Danguspurlabar dari Laksma TNI Arsyad Abdullah, S.E., kepada Kolonel Laut (P) Irvansyah, Danguskamlabar dari Laksma TNI Bambang Irwanto, M.Tr (Han) kepada Kolonel Laut (P) Dafit Santoso, Danlantamal III Jakarta dari Laksma TNI Muchammad Ricard, S.H., M.M., kepada Kolonel Laut (P) Denih Hendrata, S.E., M.M., Danlantamal XII Pontianak dari Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi kepada Laksma TNI Gregorius Agung W.D., M.Tr (Han) dan Aspers Pangarmabar dari Kolonel Laut (P) H. Yudho Warsono, S.E., M.M., kepada Kolonel Laut (P) Deni Herman, S.T., M.AP.

Dalam amanatnya Pangarmabar mengatakan, serah terima jabatan merupakan dinamika organisasi dan merupakan proses regenerasi yang bertujuan untuk memantapkan kualitas kepemimpinan dan mengembangkan kemampuan manajerial serta merupakan wujud kepercayaan dari pemimpin TNI Angkatan Laut kepada Perwira terpilih, yang diharapkan mampu mengemban setiap tugas yang dibebankan secara profesional demi kemajuan organisasi.

Guspurla Koarmabar merupakan Komando Pelaksana Operasi di bawah Pangarmabar, bertugas melaksanakan dan menyelenggarakan operasi tempur laut dan operasi amphibi guna mendukung pengendalian laut dan pencapaian tujuan strategis dalam rangka penegakkan kedaulatan dan hukum di laut. Guskamla Koarmabar sebagai Komando Pelaksana Operasi di bawah Pangarmabar bertugas melaksanakan dan menyelenggarakan operasi laut sehari-hari dalam rangka penegakan hukum nasional dan internasional, menjaga kedaulatan di laut dan melaksanakan bantuan terhadap operasi militer lainnya.

Sedangkan Komando pelaksana dukungan, Lantamal III Jakarta dan Lantamal XII Pontianak bertugas menyelenggarakan dukungan logistik dan administrasi unsur-unsur operasi dan pembinaan potensi maritim. Dan untuk Spers Koarmabar bertugas merumuskan dan mengembangkan kebijakan Pangarmabar di bidang personel, baik militer maupun pegawai negeri sipil di lingkungan Koarmabar.

Lebih lanjut dikatakan Pangarmabar, wilayah kerja Koarmabar yang strategis karena dilalui jalur pelayaran Internasional menjadi tantangan bagi Koarmabar. Tugas Koarmabar untuk mewujudkan tugas pokok TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan dan stabilitas keamanan nasional dan regional di perairan wilayah barat Indonesia harus ditingkatkan, melalui pelaksanaan gelar operasi Guspurla dan Guskamla Koarmabar serta penyiapan dukungan oleh pangkalan dalam mendukung kebutuhan unsur operasi. Koarmabar tidak mentolerir terhadap segala bentuk pelanggaran hukum di laut. Hal ini ditunjukkan dengan keberhasilan KRI Sigurot-864 dalam menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 1.037,58 kilogram yang dilakukan oleh kapal MV. Sunrise Glory di Selat Philip Kepulauan Riau.

Diakhir amanatnya, Pangarmabar memberikan penekanan antara lain agar mengingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNI dan Trisila TNI Angkatan Laut sebagai pedoman dalam bekerja dan bertugas. Melaksanakan perintah dan keputusan pemimpin sebagai wujud dedikasi, loyalitas dan herarki. Memahami dan melaksanakan rantai komando organisasi sesuai garis kewenangan tak terputus dalam satu kesatuan komando. Meningkatkan intensitas jam komandan sebagai bagian pembinaan dan konsolidasi kepada prajurit. Melaksanakan kegiatan dengan skala prioritas, efisiensi anggaran yang ada dan tertib administrasi. Serta melaksanakan check and recheck terhadap semua kegiatan dengan berpedoman pada Standart Operating Procedure untuk mewujudkan zero accident.(tonmp/Disp)

Categories
Megapolitan Militer Polhukam TNI

Kolonel Laut (P) Denih Hendrata Jabat Danlantamal III

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Kolonel Laut (P) Denih Hendrata, S.E, M.M., menjabat sebagai Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta menggantikan Laksamana Pertama (Laksma) TNI Muchammad Richad S.H, M.M, dalam upacara serah terima jabatan (Sertijab) yang dipimpinPanglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda (Laksda) TNI Aan Kurnia S.Sos, di Lapangan Markas Komando Armada RI Kawasan Barat (Mako Armabar), Jalan Gunung Sahari No.67, Jakarta Pusat, Selasa (27/02).

Dengan dilaksanakannya sertijab tersebut, Laksma TNI Muchammad Richad, SH, M.M yang menjabat Danlantamal III sejak 15 Maret 2017 akan pindah ke Mabes TNI sebagai Staf Ahli Panglima TNI Bidang Polkamnas.

Sedangkan Kolonel Laut (P) Denih Hendrata, S.E, M.M, yang kini menjabat sebagai Danlantamal III Jakarta yang ke-43, sebelumnya adalah Wadan Lantamal III. Berbagai jabat yang pernah diemban Perwira lulusan AAL-35 tahun 1989 yang telah mengikuti Dikreg PPRA LVI Lemhannas tahun 2017 ini antara lain Komandan KRI Cut Nyak Dien-375 tahun 2003, Komandan KRI Pati Unus-384 tahun 2004, Komandan Lanal Cirebon tahun 2007, Asintel Danlantamal II Padang tahun 2009, Komandan Satrol Koarmabar tahun 2010, Komandan Satkat Koarmabar tahun 2011, Komandan Satkor Koarmabar tahun 2012, dan Komandan Lanal Batam tahun 2013,  Ka Depops Seskoal tahun 2014 dan Kas Guspurla Koarmabar tahun 2015.

Selesai pelaksanaan upacara sertijab dilanjutkan acara ramah tamah di Gedung Serbaguna Mako Lantamal III Jakarta dengan mengundang para mantan Danlantamal III beserta ibu dan mitra serta relasi Lantamal III. Kemudian diteruskan acara  penyerahan kemudi kapal dari pejabat lama Laksma TNI Muchammad Richad, SH, M.M kepada pejabat baruKolonel Laut (P) Denih Hendrata, S.E, M.M, sebagai simbol telah diserahterimakannya jabatan Danlantamal III.

Selanjutnya acara tradisi pelepasan Laksma TNI Muchammad Richad, SH, M.M beserta ibu dan penyambutan Danlantamal III yang baru Kolonel Laut (P) Denih Hendrata, S.E, M.M, beserta ibu dan diakhiri taklimat awal Danlantamal III kepada seluruh  Perwira, Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil jajaran Lantamal III.(tonmp/Disp)

Categories
Daerah Ragam TNI

Danlanal Ranai Tekankan Prajuritnya Tetap Jaga Semangat dan Disilpin

Koranjurnal.co.id, Kepulauan Natuna – Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Ranai Letkol Laut (P) Harry Setyawan, S.E., memberikan penekanan kepada seluruh prajurit dan PNS Lanal Ranai tentang pentingnya tetap menjaga semangat dan disiplin, hal ini salah satu penekanan yang disampaikan pada acara jam komandan yang dilaksanakan di gedung serba guna, Mako Lanal Ranai, Kepulauan Natuna, Senin (26/02/2018) kemarin.

Lebih lanjut Danlanal Ranai memerintahkan kepada seluruh Perwira untuk membantu menjaga dan ikut membina prajurit Lanal Ranai, menciptakan lingkungan kerja yang baik dan kondusif sehingga semua prajurit Lanal Ranai merasa nyaman berdinas di Lanal Ranai. Begitu juga kepada prajurit agar membuat kegiatan-kegiatan positif disela-sela waktu yang senggang dengan berolahraga dan berkreasi untuk menciptakan inovasi-inovasi baru. Selain itu juga agar selalu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Dalam kesempatan tersebut, Danlanal Ranai juga memberikan apresiasi kepada seluruh prajurit Lanal Ranai yang masih dihormati dan disegani oleh warga setempat karena dinilai masih memiliki semangat dan disiplin prajurit yang tinggi, untuk itu, hal ini harus tetap dipertahankan sebagai modal dasar mengabdi demi NKRI.

“Jangan berkecil hati walaupun kita berdinas di Lanal Ranai, tetap kita tunjukkan bahwa prajurit Lanal Ranai adalah prajurit yang terpilih dan selalu menjaga nama baik TNI AL khususnya Koarmabar, untuk itu tetap semangat dengan bekerja keras secara tuntas dan ikhlas”, ujar Danlanal Ranai.

Diakhir pengarahan, Danlanal Ranai mengingatkan kepada seluruh prajurit dan PNS Lanal Ranai agar menghindari perselisihan antar sesama TNI dan Polri serta masyarakat, tingkatkan sinergitas antara aparat kewilayahan, hindari pelanggaran-pelanggaran yang dapat merugikan masa depan seperti minuman keras dan juga penyalahgunaan Narkoba.(tonmp/Disp)

Categories
Megapolitan Polhukam TNI

Lantamal III Jakarta Sambut Kedatangan Kapal Perang Australia

Koran Jurnal, Jakarta – Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) III Jakarta menyambut kedatangan Kapal Perang Angkatan Laut Australia HMAS LARRAKIA ACPB 84 dengan berbagai agenda kegiatan diantaranya acara tabur bunga di laut guna memberikan penghormatan kepada awak kapal yang tenggelam di perairan teluk Jakarta.

Dimulai dari upacara penyambutan (merplug) kapal perang asing yang dikomandani Lieutenant Commander Robert Woodall dengan mengangkut 22 orang Anak Buah Kapal (ABK) di Dermaga JITC II Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (26/02/2018) kemarin.

Sejumlah pejabat utama Lantamal III yang hadir antara lain: Dansatrol, Kadis Syahal, dan para Perwira, Bintara dan Tamtama parajurit Lantamal III. Kegiatan itu dimeriahkan pula dengan tarian penyambutan Padupa dari daerah Sulawesi. Kapal yang memiliki panjang 56,8 m dan lebar 9,7 m dengan draft 2,7m di buat pada tahun 2006 di pabrikan Austal Shifs, Henderson, Western Australia.

Kemudian setelah kedatangan HMAS LARRAKIA ACPB 84 di Jakarta, Komandan Lantamal (Danlantamal) III Laksamana Pertama (Laksma) TNI Muchammad Richad, SH, MM., diwakilkan oleh Asintel Danlantamal III Kolonel Marinir I Gede Wiryawan menerima kunjungan kehormatan Komandan kapal. Pejabat yang hadir diantaranya Dandenma, Danlantamal III, Paban Srena. Kunjungan ini diahiri dengan saling tukar menukar cendra mata dan foto bersama.

Bersamaan dengan kunjungan itu diselenggarakan juga pertandingan persahabatan Bola Voli antara Prajurit Lantamal III Jakarta melawan ABK Kapal Perang Angkatan Laut Australia di lapangan voli Mako Lantamal III. Pertandingan Bola Voli berlangsung dengan meriah dan penuh keakraban.(tonmp/Disp)

Categories
Hukum Megapolitan Polhukam TNI

Koarmabar Tangkap Kapal Ikan Asing Langgar UU Pelayaran dan Perikanan di Perairan Utara Bintan

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Unsur gelar operasi Koarmabar yaitu KRI Sigurot-864 dan KRI Pulau Rangsang-727 BKO Guskamlabar yang sedang melaksanakan Operasi Pengamanan Perbatasan RI-Singapore, berhasil menangkap kapal ikan asing MV Fu Yu di perairan Utara Bintan, Minggu (25/02/2018).

Penangkapan bermula pada saat KRI Sigurot-864 melaksanakan patroli di Selat Singapore, Perwira jaga mendapat kontak kapal nelayan tidak berbendera melintas di TSS Utara Nongsa. Hal tersebut dilaporkan kepada Komandan karena berdasarkan pengamatan secara visual diketahui bahwa kapal tersebut tidak menaikan bendera. Pada saat dilaksanakan pendekatan oleh KRI Sigurot-864, kapal tersebut langsung berbalik haluan dan menuju ke perairan Malaysia kemudian melaksanakan lego jangkar. Dari hasil pengamatan secara visual diketahui bahwa nama kapal tersebut adalah MV Fu Yu.

Selanjutnya KRI Sigurot melaksanakan pengawasan di sekitar perairan Nongsa. Sesaat kemudian, kapal tersebut terlihat melakukan pergerakan ke arah timur memasuki wilayah perairan Indonesia. Mengetahui hal tersebut, maka KRI SGR-864 melaksanakan  intercept dengan prosedur Pengejaran, Penangkapan dan Penyelidikan (Jarkaplid). Berkat kesigapan awak KRI, maka kapal tersebut berhasil didekati dan  dihentikan pada posisi 01 15.608 U – 104 19.594 T tepatnya di perairan Utara Pulau Bintan.

Dikarenakan kondisi cuaca buruk, pemeriksaan hanya dapat dilakukan terhadap dokumen kapal dengan cara tender. Hal tersebut dilaksanakan karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan. Untuk menghindari hal-hal yang membahayakan baik bagi KRI maupun kapal tersebut, maka KRI menjauh dan tetap melaksanakan pengawasan sambil melaksanakan pemeriksaan terhadap dokumen kapal.

Disaat cuaca semakin tidak mendukung karena kondisi  laut gelombang tinggi dan angin kencang, hal tersebut dimanfaatkan oleh MV Fu Yu dengan bergerak menjauh ke barat menuju ke perairan Singapura. Sesaat kemudian KRI SGR-864 melaksanakan manuver  pengejaran.  Namun KRI SGR terpaksa menghentikan pengejaran setelah mendeteksi awal MV Fu Yu telah memasuki perairan teritorial Malaysia di selatan Tanjung Selapa, Johor.

Atas dasar hal tersebut, maka Komandan KRI Sigurot melaporkan kepada Guskamlabar. Dan selanjutnya Guskamlabar melaksanakan koordinasi dengan pihak Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) atau Malaysia Maritime Enforcement Agency. Atas dasar informasi dari Guskamlabar, maka akhirnya MV Fu Yu dapat ditangkap oleh APMM di perairan malaysia.

Sabtu 25 Februari 2018 pukul 15.00 WIB, pihak APMM melaksanakan serah terima MV Fu Yu kepada KRI Pulau Rangsang-727  pada koordinat 01 17.740 U – 104 7.190 T dengan pengawalan KRI Sigurot-864 dan KRI Lepu-861 serta didampingi Motor Boat Petir dari pihak APMM. Serah terima dilaksanakan di atas geladak MV Fu Yu meliputi kapal MV Fu Yu dan ABK berjumlah 10 orang beserta pasportnya. Setelah pelaksanaan serah terima dari pihak APMM kepada KRI PRG-727, selanjutnya MV Fu Yu dikawal menuju dermaga Fasharkan Mentigi dalam rangka proses pemeriksaan lebih lanjut.

Dari pers rilis yang diterima redaksi di Jakarta, Senin (26/02/2018), Koarmabar menyampaikan, selama proses pemeriksaan terhadap dokumen yang ada di kapal, terdapat beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh MV. Fu Yu dimana tidak adanya dokumen kapal yang asli (foto copy) sehingga tidak laik laut serta kapal tidak memiliki Sikpi. Atas dasar pemeriksaan awal tersebut, maka diduga MV Fu Yu melanggar UU Pelayaran dan UU Perikanan. Rencana kapal akan diserahkan dalam rangka penyelidikan lebih lanjut kepada Lantamal IV Tanjung Pinang.(tonmp/Disp)

Categories
Hukum Kriminalitas Megapolitan TNI

Intel Kodim 0505/JT Amankan Tentara Gadungan Ngaku Anggota Kopassus

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Anggota Unit Intel Kodim 0505/Jakarta Timur berhasil mengamankan Agus Priyandi alias Riyan, warga Pademangan Barat, Jakarta Utara yang mengaku-ngaku sebagai personil Kopassus TNI AD dengan pangkat Prajurit Satu.

Komandan Kodim 0505/Jakarta Timur Letkol Inf. Anan Nurakhman mengatakan, terbongkarnya aksi Kopassus gadungan ini berawal dari laporan korban bernama Sugianto ke piket Kodim 0505/Jakarta Timur. Sugianto mengatakan, pelaku sempat meminjam uang Rp 500 ribu dan melarikan BPKB 4 sepeda motor miliknya yang terdiri dari Honda Scoopy B.3807.TXF, Yamaha Jupiter Z B.6673.KXA, Yamaha Jupiter MX B.3175.TBR dan Yamaha Mio B.3537.TSF.

“Modusnya tipu-tipu, pencurian BPKB, mengajak nikah dan pinjam uang. Dari pengembangan, ada korban perempuan bernama Mai Dwiana Imasrini yang diiming-imingi dinikahi pada April 2018 mendatang. Korban Mai ini juga sempat meminjamkan uang Rp 800 ribu kepada pelaku,” ungkapnya di Jakarta, Kamis (22/02/2018).

Arbituren Akmil 1998 ini menambahkan, setelah berhasil diamankan dan diperiksa oleh Unit Intel Kodim 0505/Jakarta Timur, Kopassus gadungan ini diserahkan kepada Polsek Cakung untuk proses hukum lebih lanjut.

“Dari tangan pelaku berhasil diamankan 1 stel Loreng DM Kopassus, 1 stel Loreng Malvinas, 1 sepatu PDL, 1 Baret Kopassus, 1 Sangkur Komando, 1 kopel, 1 pasang kaos kaki, tas kecil, borgol, serta empat BPKB. Proses hukumnya ditangani Polsek Cakung,” pungkas pria yang lama berkarir di Kopassus ini.(tonmp/Pen)

Categories
Megapolitan Polhukam TNI

Gelar Video Conference, Pangarmabar Cek Kesiapan Tugas Lantamal serta Lanal Jajaran Koarmabar

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., melaksanakan pengecekan kesiapan tugas Lantamal serta Lanal di jajaran Koarmabar melalui video conference di Puskodal Koarmabar, Mako Koarmabar, Jakarta Pusat, Rabu (21/02/2018).

Mengawali video conference, Pangarmabar memberikan ucapan terimakasih kepada Lantamal dan Lanal khususnya Lantamal IV Tanjung Pinang, Guskamlabar dan Lanal Batam atas kerjasamanya dalam mendukung keberhasilan penangkapan MV Sunrise Glory kapal pembawa sabu-sabu sebesar 1.037 ton di Perairan Selat Phillip oleh KRI Sigurot-864 beberapa waktu yang lalu. Dengan keberhasilan tersebut diharapkan agar semakin meningkatkan pengawasan serta intensitas operasi di jalur perairan rawan di daerah masing-masing.

Selain itu, Pangarmabar menekankan agar para Danlantamal maupun Danlanal melakukan pengecekan terhadap senjata di gudang senjata agar tidak terjadi penyalahgunaan senjata api organik. Cek dan ricek terhadap personel yang memegang senjata api dengan mengadakan pengawasan dan pemeriksaan security clearance (SC) secara berkala.

Selanjutnya Untuk menghadapi Pilkada 2018 dibeberapa daerah, Pangarmabar mengharapkan para Danlantamal maupun Danlanal menekankan kepada prajuritnya agar menjaga netralitas sesuai arahan dan perintah Panglima TNI dan Kasal. Sedangkan bagi keluarga prajurit dan PNS yang memiliki hak pilih agar mengunakan hak pilihnya secara bijak dan ikuti peraturan pemerintah yang berlaku.

Sementara itu, Pangarmabar menyampaikan rencana alih bina 3 KRI jenis PKR dan 1 KRI jenis Korvet ke jajaran Koarmabar sudah disetujui oleh Kasal dan akan dilaksanakan pada medio Maret. Hal ini menjadikan jenjang karir perwira Koarmabar menjadi lebih luas dan agar kesempatan ini digunakan sebaik-baiknya untuk meningkatkan profesionalisme para prajurit Koarmabar.

Diakhir komunikasi video conference tersebut, Pangarmabar Laksda TNI Aan Kurnia, S.Sos memerintahkan kepada para Danlantamal serta Danlanal jajaran Koarmabar untuk lebih memperhatikan Hirarki dan rantai komando TNI AL di setiap pelaksanaan tugas. Selain itu juga agar menjaga hubungan baik dengan para pensiunan melalui wadah PPAL (Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut) di daerahnya masing-masing dengan mengadakan kunjungan silaturahmi kepada para pensiunan dan turut aktif dalam kegiatan Yayasan TNI AL.

Turut hadir dalam video conference tersebut Danguspurlabar Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., Aslog Pangarmabar, Asops Pangarmabar serta Asintel Pangarmabar.(tonmp/Disp)

Categories
Megapolitan Polhukam TNI

Memorandum Serah Terima Jabatan Danlantamal III

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Bertempat di ruang rapat besar Markas Komando Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Mako Lantamal) III Jakarta dilaksanakan acara Memorandum Serah Terima Jabatan Komandan Lantamal (Danlantamal) III dari Laksamana Pertama TNI Muchammad Richad, S.H., M.M., kepada penggantinya Kolonel Laut (P) Denih Hendrata, S.E, M.M, Selasa (20/02/2018).

Dalam sambutannya Laksamana Pertama TNI Muchammad Richad, S.H., M.M., mengatakan bahwa dengan adanya acara memorandum ini diharapkan Danlantamal III yang baru nantinya dapat mengambil suatu kebijakan dan langkah-langkah untuk menjalankan organisasi Lantamal III sesuai dengan harapan pimpinan TNI  Angkatan Laut.

“Kebetulan yang akan menggantikan saya adalah Wadan Lantamal III sendiri yang pasti sudah banyak mengetahui tentang Lantamal III sehingga saya tidak perlu detail untuk menjelaskannya,” ujarnya.

Selanjutnya dilaksanakan paparan Danlantamal III Laksamana Pertama TNI Muchammad Richad, S.H., M.M.,  terkaittugas dan tanggung jawab Lantamal III yang telah, sedang dan akan dilaksanakan serta kondisi  Lantamal III dan jajarannya saat ini, disertai berbagai permasalahan yang ada dan pemecahannya. Kemudian menyerahkan naskah memorandum kepada calon Danlantamal III Kolonel Laut (P) Denih Hendrata, S.E, M.M.

Acara memorandum diakhiri dengan sambutan pejabat baru dan  exit briefing Danlantamal III Laksamana Pertama TNI Muchammad Richad, S.H., M.M., kepada para perwira Lantamal III.(tonmp/Disp)

Categories
Hukum Kriminalitas Nasional Polisi TNI

Pangarmabar Bersama Kepala BNN Merilis Perkembangan Pengungkapan 1,037 Ton Shabu Tangkapan TNI AL

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Sejalan dengan arahan dan perintah Presiden RI agar aparat penegak hukum dapat meningkatkan komitmen untuk menidak tegas para pengedar Narkoba di wilayah Indonesia khususnya melalui jalur laut, maka TNI Angkatan Laut bersama Badan Narkotika Nasional, Bea Cukai dan Polri bersinergi dalam keberhasilannya menggagalkan penyelundupan 1,037 Ton Narkoba jenis sabu yang dibawa kapal MV Sunrise Glory di perairan Selat Phillip.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BNN RI Komjen Pol Drs. Budi Waseso dalam kesempatan konferensi persnya di Kantor BNN RI Jakarta Pusat, Selasa (20/02/2018).

Pada kesempatan tersebut, Aspam KSAL Laksda TNI Suprianto Irawan menyampaikan, keberhasilan ini merupakan kerjasama yang baik antara TNI AL, BNN, Bea Cukai dan Polri. Selanjutnya Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., dalam konferensi persnya di depan puluhan awak media menyampaikan kronologis penangkapan MV Sunrise Glory dengan muatan 1,037 Ton Narkoba oleh salah satu unsur Koarmabar KRI Sigurot-864 yang sedang melaksanakan Operasi Pengamanan Perbatasan RI-Singapore 18 BKO Guskamlabar di perairan Selat Phillip pada hari Rabu 7 Februari 2018.

Pangarmabar mengatakan bahwa keberadaan MV Sunrise Glory sebenarnya sudah terpantau sejak Desember 2017. Selanjutnya Pangarmabar segera memerintahkan unsur-unsur KRI jajaran Koarmabar untuk melaksanakan patroli penyekatan dan penangkapan terhadap kapal tersebut melalui operasi yang di gelar di seluruh perairan Indonesia bagian barat dengan bekerjasama melalui informasi yang di dapat dari BNN.

Tepatnya Rabu 7 Februari 2018, KRI Sigurot-864 yang sedang melaksanakan patroli, mendeteksi adanya kapal ikan berbendera Singapore melakukan manuver mencurigakan, dikarenakan pergerakan kapal tersebut keluar dari jalur Traffic Separation Scheme (TSS) dan memasuki perairan Indonesia. Selain itu, atas dasar deteksi awal oleh KRI bahwa siluet kapal merupakan jenis kapal ikan Taiwan namun berbendera Singapore. Atas dasar kecurigaan tersebut, Komandan KRI Sigurot-864 melaksanakan pemeriksaan dan penggeladahan.

Pemeriksaan awal diketahui bahwa seluruh dokumen yang ada dikapal diindikasikan palsu karena hanya terdapat foto copy dokumen atau bukan dokumen asli. Selain itu, diduga kapal tersebut adalah “Phantom Ship” dikarenakan memiliki 2 bendera yaitu Singapore dan Indonesia. Dari hasil informasi yang didapat sebelumnya, bahwa diduga MV Sunrise Glory memiliki nama lain yaitu Sun De Man 66 yang pernah menjadi target operasi (TO) dikarenakan dugaan pernah membawa Narkoba. Atas dasar dugaan pelanggaran tersebut, maka kapal beserta ABK dikawal menuju Pangkalan TNI AL (Lanal) Batam untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Tepatnya Jumat 9 Februari, TNI AL melalui WFQR Lantamal IV/Lanal Batam dan Guskamlabar bekerjasama dengan BNN Pusat dan Bea Cukai melaksanakan pengecekan terhadap muatan kapal. Saat proses pemeriksaan, tim behasil menemukan barang bukti Narkoba jenis Sabu-sabu sebanyak 41 karung dengan perkiraan berat lebih dari 1 Ton. Barang-barang tersebut disembunyikan diantara tumpukan karung beras dalam palka bahan makanan. Selanjutnya tim melaksanakan pengembangan lebih lanjut dan mendapatkan barang bukti sabu-sabu total sebanyak 1,037 Ton.

Pangarmabar menyampaikan bahwa pencapaian dalam menggagalkan penyelundupan Narkoba sebanyak 1,037 Ton ini dapat menyelamatkan kurang lebih 5 Juta generasi muda Indonesia dari gerbang kehancuran. Selain itu, kesuksesan tersebut merupakan bukti nyata sinergitas TNI AL, BNN, Bea Cukai dan Polri dalam memerangi Narkoba sebagai musuh bersama, sehingga kedepannya TNI AL bersama instansi terkait akan tetap berkomitmen menjalin sinergitas dalam memerangi Narkoba.

Dalam konferensi pers tersebut juga turut hadir Aspam Kasal Laksda TNI Suprianto Irawan, Kadispamal Laksma TNI Angkasa Dipua, Kadispenal Laksma TNI Gig ZM Sipasulta, Dir Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Bapak Wijayanta serta Dirjen Prekusor dan Psikotropika BNN Brigjen Pol Anjan Pramuka.(tonmp/Disp)