Categories
Militer Olahraga TNI

Peringati HUT Ke-46, Dewan Pengurus Korpri TNI Gelar Olahraga Bersama di Mabesal‎

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Dalam rangka memperingati HUT ke-46 Korpri tahun 2017, Dewan Pengurus Korpri TNI melakukan olah raga bersama dengan seluruh anggota Korpri di lingkungan TNI  yang digelar di Lapangan Apel Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (21/11/2017). Kegiatan itu diikuti oleh perwakilan Korpri TNI, dan dihadiri langsung oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P.

Dalam kesempatan ini, dihadapan para peserta acara yang hadir, KSAL menyampaikan kepada  segenap anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di lingkungan TNI, untuk senantiasa memupuk kebersamaan dan meningkatkan soliditas, solidaritas serta jiwa korsa antar sesama anggota Korpri TNI dimanapun berada.
‎
Senada dengan hal tersebut, Aspers Panglima TNI Marsda TNI Dedy Permadi, S.E., M.M.D.S dalam sambutannya yang dibacakan Aspers Kasal Laksda TNI Karma Suta, S.E., M.M saat membuka kegiatan ini juga mengatakan, disamping sebagai ajang untuk menjalin tali silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi ajang konsolidasi antar anggota Korpri di lingkungan TNI.

Pada bagian lain Ketua Dewan Pengurus Korpri TNI drg. Widya Leksmanawati, Sp.Ort., M.M., menjelaskan beberapa rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut HUT ke-46 Korpri tahun 2017 antara lain donor darah, ceramah edukatif, tabur bunga, pemberian santunan kepada anak yatim piatu putra – putri PNS Mabes TNI, TNI AD, TNI AL dan TNI AU, olah raga bersama dan sebagai puncak adalah upacara dimana Irup Panglima TNI akan menyampaikan amanat Presiden selaku Penasehat Utama Korpri Nasional yang akan dilaksanakan pada tanggal 29 November 2017 di Lapangan Apel Mabesad mendatang. Pada kesempatan tersebut juga akan diacarakan penyematan Satya Lencana Karya Satya XXX tahun, XX tahun, dan X tahun kepada perwakilan PNS TNI. 

Di akhir sambutannya pada acara olah raga bersama di Mabesal, Ketua Dewan Pengurus Korpri TNI mengucapkan terima kasih kepada Dewan Pengurus Korpri Unit TNI AL atas terlaksananya kegiatan olahraga bersama ini.

Pada kegiatan olahraga bersama ini, diawali dengan senam aerobic dan dilanjutkan dengan jalan santai. Turut hadir pada kegiatan ini antara lain para pejabat teras Mabes TNI, TNI AD, TNI AL dan TNI AU, Ketua Korpri Unit Mabes TNI Drs. Emuh Muchsin, M.Si., Ketua Korpri Unit TNI AL Drs. Safwanudin, M.M. serta segenap perwakilan Korpri TNI.

Pewarta : Anton/disp.

Categories
Megapolitan Militer Pendidikan Ragam TNI

Khafilah Koopsau I Siap Ikuti Kejuaraan MTQ Tingkat TNI AU Ke-20 Tahun 2017

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Sebanyak 11 Kafilah Komando Operasi Angkatan Udara (Koopsau) I peserta kejuaraan MTQ Tingkat TNI Angkatan Udara ke-20, pada hari Selasa (21/11/2017) dilepas keberangkatannya oleh Kepala Staf Koopsau I Marsma TNI Henri Alfiandi di Masjid Darussalam, Makoopsau I, Jalan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Kesebelas Kafilah yang telah siap mengikuti kejuaraan MTQ tersebut adalah merupakan Kafilah pilihan yang sudah lolos melalui seleksi ketat di Lanud Wiryadinata beberapa waktu yang lalu.
‎
Pangkoopsau I Marsda TNI Imran Baidirus, S.E. dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Staf Koopsau I mengucapkan selamat kepada para Kafilah yang telah lulus seleksi dan terpilih mewakili nama Koopsau I untuk mengikuti lomba Musabaqoh Tilawatil Qur,an (MTQ), Musabaqoh Fahmil Qur,an (MFQ) dan Musabaqoh Hifdzil Qur,an (MHQ) Tingkat TNI AU.  

Pangkoopsau I pada kesempatan tersebut berpesan kepada para Kafilah yang akan mengikuti kejuaraan MTQ, MFQ dan MHQ tingkat Mabesau agar betul-betul menyiapkan diri, berlatih dan berjuang, karena keberhasilan yang diperoleh dimulai dari kesiapan diri pribadi para Kafilah.

Lebih lanjut Pangkoopsau I berharap, Kafilah yang akan berjuang di kejuaraan MTQ Tingkat TNI AU mampu keluar sebagai juara dan tentunya membawa nama harum bagi Koopsau I, akan lebih membanggakan lagi jika Kafilah Koopsau I meraih predikat Juara Umum. Dalam kejuaraan MTQ tingkat TNI AU ke-20 tahun ini, Koopsau I mengirim Kafilah yang terdiri dari 5 Kafilah MTQ, 3 Kafilah MHQ, dan 3 Kafilah MFQ. Hadir pula dalam acara pelepasan tersebut Para Pejabat Makoopsau I.

Pewarta : Anton/Pen.
‎

Categories
Daerah Militer Nasional Polhukam Ragam TNI

Panglima TNI Beri Penghargaan Prajurit Taipur Kostrad

Koranjurnal.co.id, Papua – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memberikan penghargaan kepada 63 prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Pembebasan Sandera atas keberhasilannya membebaskan 347 warga masyarakat yang disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Upacara pemberian penghargaan kepada 63 prajurit TNI tersebut dilaksanakan di depan bekas Pos Kelompok Kriminal Bersenjata, Desa Utikini, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, Minggu (19/11/2017).

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo berikan kenaikan pangkat kepada prajurit Taipur Kostrad. Foto: Ist/pen.

Penghargaan yang diberikan kepada prajurit TNI berupa prioritas khusus sekolah bagi 5 (lima) orang Perwira dan 58 prajurit mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa yaitu naik satu tingkat dari pangkat lama, penghargaan ini ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/920/XI/2017.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam sambutannya mengatakan bahwa prajurit yang tergabung dalam Satgas Pembebasan Sandera di Papua pantas diberikan penghargaan, karena mereka telah melaksanakan tugas dengan baik. “Karena kebanggaan, atas nama seluruh prajurit TNI saat ini kami memberikan penghargaan Kenaikan Pangkat Luar Biasa,” ujarnya.

“Saya berikan penghargaan karena prajurit TNI telah melakukan operasi ini sangat teliti dengan pengamatan yang intensif, tidak mengenal lelah setiap hari, setiap saat, sehingga 347 warga masyarakat yang disandera bisa selamat semuanya tanpa luka sedikitpun,” jelas Panglima TNI.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjelaskan bahwa Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) 58 orang prajurit dan 5 (lima) perwira diberikan pendidikan secara khusus mendahului rekan-rekan satu angkatannya. “Inilah contoh tauladan bagi prajurit yang mengutamakan tugas hanya untuk kepentingan negara,” ucapnya.

“Lima Perwira tersebut menyampaikan kepada saya, bahwa keberhasilan milik anak buah, kegagalan adalah tanggung jawab Perwira sehingga yang pantas naik pangkat adalah anggotanya, ini suatu hal yang sangat luar biasa, yang membuat kami semua terharu,” tutur Panglima TNI.

Operasi pembebasan sandera di Papua ini merupakan Satgas Gabungan TNI-Polri. Sedangkan organisasi Satgas Operasi Pembebasan Sandera dari TNI diambil dari prajurit-prajurit yang terbaik, berpengalaman dan terlatih yaitu dari Peleton Pengintai Tempur (Tontaipur) Kostrad, Kopassus, Batalyon 751/Raider Sentani dan Batalyon 754/ENK Kodam XVII Cenderawasih.

Pewarta : Anton/Pen.

Categories
Militer Nasional Opini Politik TNI

Panglima TNI Ajak Kader NasDem Pilih dan Dukung Pemimpin 2019

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengajak semua kader Partai NasDem (Nasional Demokrat) untuk fokus memenangkan Presiden Joko Widodo kembali di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Hal itu diungkapkannya usai partai politik yang dipimpin Surya Paloh itu mendeklarasikan dukungannya kepada Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres mendatang.

“Saya ingin mengajak semuanya, jangan berpikir saya jadi presiden tapi berpikirlah bagaimana negara ini jadi bangsa yang besar dan cari pemimpin yang cocok,” kata Panglima TNI saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem ke-IV 2017 di JI-EXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (16/11/2017).

Gatot pun berandai-andai, apa yang akan terjadi pada pembangunan infrastruktur di Indonesia jika Jokowi gagal memenangkan pilpres yang akan datang.

“Bayangkan kalau nanti 2019 bukan pak Jokowi (yang menang). Presiden mengatakan infrastruktur apa itu? Hapus. Apa jadinya negara ini?,” tuturnya.

Karenanya, Gatot ingin pencapaian Jokowi yang sudah ada saat ini bisa dilanjutkan pada periode kedua pemerintahan mendatang yakni 2019-2022.

“Maka kita perlu ke depan, yang sudah punya tatanan sekarang berlanjut. Sehingga pembangunan bisa terwujud. Setelah itu ganti lagi enggak masalah. Ini karena sistem kita seperti ini,” ujar Gatot.

Dalam Rapat Kerja Nasional (rakernas) ke-IV, Partai NasDem resmi mendeklarasikan dukungannya untuk Presiden Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengatakan bahwa partainya tak akan berpaling sedikitpun dan akan tetap mendukung Joko Widodo.

Untuk itu partainya secara resmi kembali memberikan dukungan kepada Jokowi maju kembali dalam kontestasi Pilpres 2019 seperti dilansir kompas.com.

Pewarta : Anton/red

 

Categories
Militer TNI

2 KRI Koarmabar Berhasil Melaksanakan Ujicoba Penembakan Rudal C-705

Koranjurnal.co.id, Jakarta – KRI Kujang-642 Satuan Kapal Cepat Koarmabar (Satkat Koarmabar)  berhasil meluncurkan Rudal C-705 serta mengenai target dengan sasaran Ex KRI Karimata-960. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Uji Coba Penembakan Rudal C-705 oleh 2 KRI Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmabar, KRI Kujang-642 dan KRI Clurit-641 serta dilanjutkan dengan Penembakan Torpedo SUT Kepala Perang oleh KRI Nanggala-402 di Laut Bali, Jum’at (17/11/2017).

Ketiga KRI tersebut tergabung dalam Satuan Tugas Uji Coba Penembakan Rudal C-705 dan Torpedo SUT dimana sebagai Dansatgas Penembakan adalah Kolonel Laut (P)  I G.P. Alit Jaya, S.H., M. Si., yang sehari-harinya menjabat sebagai Komandan Satuan Kapal Cepat (Dansatkat) Koarmabar.

Kegiatan uji coba tersebut disaksikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S. E., M. A. P.,  dengan didampingi oleh Asops Kasal, Aslog Kasal, Pangarmabar, Pangarmatim serta Pangkolinlamil diatas geladak KRI Teluk Bintuni-520.

Selanjutnya Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., menyampaikan rasa bangga kepada seluruh prajurit yang tergabung dalam Satgas atas keberhasilannya dalam melaksanakan Ujicoba tersebut.  “Selamat atas keberhasilan penembakan Rudal C705 dan Torpedo SUT, agar tampilan dan kemampuan yang ditunjukkan hari ini menjadi momentum untuk peningkatan performa kemampuan tempur prajurit TNI Angkatan Laut. Selamat untuk seluruh Prajurit yang tergabung dalam Satgas,” ujar KSAL dalam pengarahannya selesai keberhasilan Satgas melaksanakan uji coba tersebut.

Sebelum penembakan, Satgas telah melaksanakan persiapan secara matang dari mulai persiapan teknis peralatan serta persiapan kemampuan prajurit dengan melaksanakan latihan-latihan taktis berupa Prosedur penembakan Rudal dan Torpedo, prosedur pengoperasian Fire Control Sistem yang terdapat di KRI Clurit-641 dan KRI Kujang-642 serta melaksanakan Tactical Floor Game (TFG) dalam rangka memantapkan rencana taktis yang telah disusun pada saat tahap persiapan.

Rudal C-705  merupakan senjata strategis yang saat ini dimiliki oleh TNI Angkatan Laut, dimana Rudal C-705 tersebut telah terpasang di dua KRI type KCR-40 Satkat Koarmabar yaitu KRI CLT-641 dan KRI KJG-642. Kedua kapal ini memiliki kemampuan Peperangan Anti Kapal Permukaan dan Peperangan Anti udara terbatas. Sehingga pemasangan rudal beserta platformnya di kedua kapal tersebut sangatlah tepat, karena Rudal C-705 memiliki kemampuan menghancurkan sasaran kapal permukaan.

Dalam ujicoba penembakan tersebut, turut hadir menyaksikan Pejabat TNI Angkatan Laut  lainnya diantaranya, Kadislaikmatal, Kadisadal, Kadissenlekal, Irops Itjenal, Danguspurlatim serta Danpuspenerbal.

Pewarta : Anton/disp.

Categories
Megapolitan Militer Ragam TNI

Tongkat Komando Lanud RHF Resmi Dipegang Kol Pnb Dadan Gunawan

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Tongkat Komando Lanud Raja Haji Fisabilillah (RHF) diserahkan dari Kolonel Pnb Wahyu Anggono kepada Kolonel Pnb Dadan Gunawan. Upacara serah terima Jabatan Komandan Lanud Raja Haji Fisabilillah, Tanjung Pinang berlangsung di Gedung Olahraga Antarikshe Makoopsau I dengan Irup Panglima Koopsau I Marsekal Muda TNI Imran Baidirus, S.E, pada Jum’at (17/11/2017).

Kolonel Penerbang Moch Dadan Gunawan, S.T. berdasarkan Surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Udara nomor Kep/19-PKS/X/2017 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI AU memperoleh kepercayaan untuk menduduki jabatan sebagai   Komandan Lanud Raja Haji Fisabilillah, menggantikan pejabat lama Kolonel Pnb Ign Wahyu Anggono, S.E., M.M. Selanjutnya Kolonel Pnb Ign Wahyu Anggono menjabat sebagai Kadepops Seskoau.

Dalam sambutannya yang disampaikan oleh Pangkoopsau I, mengatakan bahwa kedudukan Lanud Raja Haji Fisabilillah memiliki nilai yang sangat strategis bagi pertahanan negara. Posisi Lanud Raja Haji Fisabilillah berada di wilayah jalur penerbangan dan pelayaran internasional dan berbatasan langsung dengan wilayah negara tetangga.

Untuk itu, Pangkoopsau I menjelaskan, terkait dengan serah terima jabatan ini, saya mengharapkan Lanud Raja Haji Fisabilillah semakin dapat menunjukkan eksistensinya sebagai lanud terdepan Koopsau I dalam melaksanakan dan mendukung operasi udara, sekaligus menyelenggarakan pemberdayaan wilayah pertahanan di wilayahnya. Dengan peningkatan tipe lanud menjadi tipe ‘B’, saya harapkan agar segera meningkatkan kualitas personel dan sumber daya yang ada, sehingga selalu siap dan mampu melaksanakan tugas yang diembankan kepada Lanud Raja Haji Fisabilillah. Terkait dengan penyelenggaraan tugas dan fungsi yang diemban Koopsau I, saya tegaskan kembali masalah faktor keselamatan terbang dan kerja, karena mewujudkan zero accident bukan pekerjaan yang mudah, tetapi sesungguhnya dapat kita raih melalui serangkaian kerja yang cermat dan mengikuti prosedur. Tidak ada toleransi sekecil apapun terhadap pelanggaran lambangja. Masing-masing personel harus memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap segala potensi kecelakaan terbang dan kerja. Mari kita mantapkan budaya safety di seluruh satuan jajaran Koopsau I.

Pada kesempatan ini, saya juga mengharapkan agar seluruh personel Koopsau I, untuk tidak boleh berhenti dan teruslah berpikir dan berbuat. Prajurit Koopsau I harus memiliki kemauan, tekad dan komitmen yang kuat untuk bekerja secara profesional, memiliki integritas dan kepedulian yang tinggi dalam setiap pelaksanaan tugas yang di emban.

Acara yang berjalan secara sederhana tersebut diawali dengan prosesi pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan pakta integritas dan serah terima jabatan, dan dihadiri oleh, Danwing I Halim P, Danlanud Atang Sendjaja, Ketua PIA Ardhya Garini Daerah I Koopsau I beserta pengurus dan diikuti oleh seluruh Pejabat Makoopsau I, perwakilan Perwira, Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil makoopsau I.

Pewarta : Anton/Pen.

Categories
Daerah Keamanan Militer Polisi TNI

Tim Parako Kopassus dan Ton Taipur Kostrad Berhasil “Acak-Acak” Kelompok OPM Penyandera Warga di Kimbely Papua

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Tim Parako Kopassus (Komando Pasukan Khusus) dan Ton Taipur Kostrad (Batalyon Pengintai Tempur Komando Strategis Angkatan Darat) berhasil menyerbu dan mengacak-acak kelompok gerakan separatis Papua bernama OPM (Organisasi Papua Merdeka) yang telah menyandera ratusan warga masyarakat di desa Kimbely Papua. 

“Hanya 78 menit, 1 (satu) tim Parako Kopassus berjumlah 13 prajurit dan Ton Taipur Kostrad mengacak-acak kelompok OPM yang menyandera warga di Kimbely Papua dan membebaskan warga yang disandera,” kata Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kapendam) XVII/Cendrawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi dalam awal keterangan persnya di Papua, Jum’at (17/11/2017).

Dalam siaran pers tersebut, Kapendam menjelaskan bahwa 1 Tim Pasukan Parako Kopassus telah melaksanakan Operasi Raid dan Perebutan Cepat area Kimbely Papua dan mengejar Kelompok Bersenjata yang mengisolasi warga masyarakat di Papua. Di back up (dukungan strategi militer) oleh Yonif-715/Raider dan Tontaipur, secara serentak 2 tim dari Taipur Kostrad tersebut bertugas menguasai Bunti.

“Seluruh Personel TNI sudah masuk ke posisi masing-masing, menunggu perintah melaksanakan serbuan,” kata Kapendam.

Lebih lanjut, Kapendam mengatakan, pada waktu yang di koordinasi pada Jam “J” pada jam 07.00 WIT, pasukan mulai bergerak ke arah posisi kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang sedang berkumpul.

“07.45 WIT suara ledakan di bunyikan dan seluruh anggota sniper langsung melakukan penyerangan kepada KKB sedang berkumpul di kandang babi di daerah Utikini. Mengetahui pasukan yang tiba-tiba muncul diluar area pemukiman, kelompok OPM (KKB) berhamburan melarikan diri tanpa bisa melakukan perlawanan. Karena mereka sudah bisa memastikan itu adalah Pasukan Parako Kopassus,” jelas Kapendam.

“Jam 08.18 WIT seluruh area Kimbely berhasil dikuasai. Pangdam XVII/Cendrawasih perintahkan untuk bergerak menguasai pos-pos pengamanan separatis TPN/OPN. Dalam waktu 78 menit seluruh area berhasil dikuasai dan para separatis melarikan diri ke hutan dan gunung, sambil mengeluarkan tembakan dari jarak jauh,” lanjut Kapendam menjelaskan.

Kapendam menyatakan, belum bisa dipastikan apakah kelompok separatis OPM ada yang korban,  karena cuaca berkabut sangat tebal. 

Setelah seluruh wilayah di kuasai dan situasi dinyatakan aman, Pangdam XVII/Cenderawasih berkoordinasi dengan Kapolda Papua agar segera mengirimkan Tim Evakuasi. Tidak lama kemudian Tim Satgas Terpadu TNI/Polri tiba di lokasi melaksanakan evakuasi.

“Sekitar pukul 14.00 WIT proses evakuasi berhasil dilaksanakan dengan jumlah korban sandera 347 orang terdiri dari warga Papua dan luar Papua. Sementara penduduk asli setempat memilih tetap tinggal dengan jaminan keamanan dan dukungan logistik,” jelasnya menyampaikan kondisi dan situasi tersebut.

“Pasukan pengaman tetap tinggal di lokasi, mengamankan korban dan kampung,” tukasnya.

Pewarta : Anton/Pen.

Categories
Daerah Militer TNI

TNI AL Berhasil Laksanakan Uji Coba Senjata Strategis Rudal C-705 dan Torpedo SUT di Laut Bali

Koranjurnal.co.id, Jakarta – TNI Angkatan Laut berhasil melaksanakan uji coba penembakan senjata-senjata strategis yaitu penembakan Rudal C-705 dan Torpedo SUT di Perairan Laut Bali, Jum’at (17/11/2017).

Penembakan Rudal C-705 berhasil diluncurkan dari KRI Kujang-642  Satuan Kapal Cepat Koarmabar (Satkat Koarmabar) dengan berhasil  mengenai tepat pada sasaran Ex KRI Karimata-960. Dilanjutkan dengan penembakan Torpedo SUT dari Kapal Selam KRI Nanggala-402 dari Satuan Kapal Selam (Satsel)  Koarmatim, dimana tembakan kedua tersebut berhasil menenggelamkan sasaran. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Uji Coba Penembakan Rudal C-705 oleh KRI Kujang-642 dan KRI Clurit-641 serta Penembakan Torpedo SUT Kepala Perang oleh KRI Nanggala-402 di Laut Bali.

Ketiga KRI tersebut tergabung dalam Satuan Tugas Uji Coba Penembakan Rudal C-705 dan Torpedo SUT dimana sebagai Dansatgas Penembakan adalah Kolonel Laut (P) I G.P. Alit Jaya, S.H., M. Si. yang sehari-harinya menjabat sebagai Komandan Satuan Kapal Cepat (Dansatkat) Koarmabar.  

Kegiatan uji coba tersebut disaksikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S. E., M. A. P., dengan didampingi oleh Asops Kasal, Aslog Kasal, Pangarmabar, Pangarmatim serta Pangkolinlamil diatas geladak KRI Teluk Bintuni-520. 

Selanjutnya Kasal Laksmana Ade Supandi, S. E., M. A. P., menyampaikan rasa bangga kepada seluruh prajurit yang tergabung dalam Satgas dan atas keberhasilannya dalam melaksanakan ujicoba tersebut.

“Selamat atas keberhasilan penembakan Rudal C705 dan Torpedo SUT, agar tampilan dan kemampuan yang ditunjukkan hari ini menjadi momentum untuk peningkatan performa kemampuan tempur prajurit TNI Angkatan Laut. Selamat untuk seluruh Prajurit yang tergabung dalam Satgas,” ujar Kasal dalam pengarahannya selesai keberhasilan Satgas melaksanakan uji coba tersebut. 

Selain dalam rangka menguji kehandalan dan daya hancur kedua senjata tersebut juga menguji kemampuan integrasi peralatan sensor dan sistem kendali senjata yang baru CMS MSI-90U MK Kongsberg. Selain itu, tujuan dari uji coba ini adalah terpeliharanya kemampuan tempur prajurit TNI AL serta meningkatkan profesionalisme prajurit KRI dalam melaksanakan tugas sebagai pengawak alutsista TNI Angkatan Laut. 

Sebelum penembakan, Satgas telah melaksanakan persiapan secara matang dari mulai persiapan teknis peralatan serta persiapan kemampuan prajurit dengan melaksanakan latihan-latihan taktis berupa Prosedur penembakan Rudal dan Torpedo, prosedur pengoperasian Fire Control sistem yang terdapat di KRI Nanggala-402, KRI Clurit-641 dan KRI Kujang-642 serta melaksanakan Tactical Floor Game (TFG) dalam rangka memantapkan rencana taktis yang telah disusun pada saat tahap persiapan.

Rudal C-705 serta Torpedo SUT merupakan senjata strategis yang saat ini dimiliki oleh TNI Angkatan Laut, dimana Rudal C-705 memiliki kemampuan menghancurkan sasaran kapal permukaan dan sasaran di daratan. Sementara Torpedo SUT punya kemampuan untuk menghancurkan sasaran kapal permukaan maupun sasaran Kapal Selam. 

Hadir dalam ujicoba penembakan tersebut, para Pejabat TNI Angkatan Laut diantaranya Kadislaikmatal, Kadisadal,  Kadissenlekal,  Irops Itjenal,  Danguspurlatim serta Danpuspenerbal.

*Jalesveva Jayamahe*

Pewarta : Anton/disp

Categories
Megapolitan Militer Ragam TNI

Marinir Luncurkan Buku ‎Ensiklopedia Korps Baret Ungu TNI AL

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Masih dalam rangkaian memperingati HUT ke-72 Baret Ungu, Korps Marinir TNI AL secara resmi meluncurkan buku Ensiklopedia Korps Marinir TNI AL di Lapangan Apel Brigif-2 Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis malam (16/11/2017).

Dalam acara yang dihadiri Wakasal Laksamana Madya TNI Taufiqoerrochman, Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, S.H., M.H., M.Tr (Han) mengawali prosesi peluncuran dengan membuka kain selubung yang berisi mock-up buku Ensiklopedia berukuran 132 x 200 cm.

Dalam sambutannya Dankormar mengatakan, sebagai generasi penerus Korps, sudah merupakan kewajiban untuk selalu menjaga Korps Marinir terus berkembang dan selalu memberikan yang terbaik kepada negara dan bangsa serta masyarakat.  

“Oleh karena itu, sebagai salah satu bentuk tanggung jawab kami kepada korps dan generasi pendahulu, kami hadirkan sebuah buku yang kami kemas dalam bentuk Ensiklopedia Korps Marinir TNI AL. Dengan diterbitkannya buku ini, kami berharap seluruh prajurit Korps Marinir TNI AL dapat meningkatkan derap langkah pengabdiannya kepada bangsa dan negara serta selalu berpegang teguh kepada sapta marga dan sumpah prajurit,” kata Dankormar.

Acara peluncuran dimeriahkan dengan acara talk show yang dipandu oleh host presenter SCTV, Paramita Andini, dengan menghadirkan empat narasumber yaitu Komandan Korps Marinir, Letjen TNI Mar (Purn) Safzen Noerdin, sejarahwan militer Dr. Ambarwulan, dan Direktur Penerbit Lentera Abadi Ir. Budi Sudarmono, M.M.

Penerbitan buku Ensiklopedia Korps Marinir TNI AL mendapatkan tanggapan yang positif dari masyarakat di antaranya Letjen TNI (Purn) Safzen Nurdin yang mengungkapkan, buku ensiklopedia ini merupakan langkah tepat Korps Marinir dalam melestarikan nilai-nilai kejuangan kepada generasi penerusnya. Sedangkan wartawan senior Kompas, Iwan Ong menyatakan buku ini merupakan dokumentasi sejarah perjuangan dan pengabdian sebuah Korps yang patut dijadikan contoh bagi satuan lain.  

Ensiklopedia Korps Marinir TNI Angkatan Laut  merupakan buku yang menuturkan secara lengkap rekam jejak perjuangan, pengabdian Korps  Marinir terhadap bangsa, negara dan dunia. Buku yang menuturkan secara periodik kiprah “Baret Ungu” ini disusun dan diolah secara matang oleh Tim  gabungan dari Korps Marinir dan Penerbit Lentera Abadi. Buku ini terdiri atas 11 (sebelas) jilid dengan tidak kurang dari 2.500 halaman dilengkapi dengan lebih dari 2.500 foto dan gambar. Masing-masing jilid mengupas materi yang berbeda yaitu Jilid 1  Selayang Pandang, Jilid 2 Korps Marinir TNI AL Periode 1945-1950, Jilid 3, Korps Marinir TNI AL Periode 1951-1960, Jilid 4 Korps Marinir TNI AL Periode 1961-1970, Jilid 5 Korps Marinir TNI AL Periode 1971-1980, Jilid 6 Korps Marinir TNI AL Periode 1981-1990, Jilid 7 Korps Marinir TNI AL Periode 1991-2000, Jilid 8  Korps Marinir TNI AL Periode 2001-2005, Jilid 9 Korps Marinir TNI ALPeriode 2006-2014, Jilid 10  Korps Marinir TNI AL Periode 2014-2015, Jilid 11 Korps Marinir TNI AL Periode 2016-2017.‎

Pewarta : Anton/Pen

Categories
Daerah Militer TNI

KSAD Lantik 676 Perwira Muda Angkatan Darat Gelombang II 2017

Koranjurnal.co.id‎, Bandung – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono melantik 676 perwira muda yang telah selesai menjalani pendidikan pembentukan perwira (Diktukpa) reguler  Angkatan Darat gelombang II dan pendidikan pembentukan perwira khusus (Diktukpasus) tahun 2017 di Lapangan Wiradhika Secapaad, Bandung, Rabu (15/11/2017).

Sebelum dilaksanakan Prasetya Perwira oleh KSAD pada hari ini, telah dilaksanakan penutupan pendidikan oleh Komandan Secapaad Brigjen TNI Eka Wiharsa pada hari Minggu (12/11/2017).

676  perwira muda yang dilantaik terdiri dari 380 Secapa reguler yang terdiri  orang  363 perwira pria dan 17 orang Kowad serta 296 perwira muda Diktukpasus TNI AD tahun 2017 yang terdiri dari 294 perwira pria dan 2 orang Kowad. 

Pada Pelantikan Prasetya Perwira ini juga diambil sumpah perwira yang diwakili oleh perwira muda dari masing-masing agama. 

Kasad dalam amanatnya menyampaikan, perwira lulusan Diktukpa dan Diktukpasus TNI AD telah digembleng dalam sebuah pendidikan untuk merubah status dari bintara menjadi perwira. 

“Hari ini kalian telah menyelesaikan pendidikan dan mulai menapakkan langkah awal sebagai Perwira TNI AD yang siap menyongsong tugas menjadi pimpinan di satuan sesuai dengan kecabangan masing-masing. Hal ini tentunya membawa konsekuensi semakin besarnya tuntutan tugas dan tanggung jawab yang akan kalian pikul dibandingkan pada masa-masa sebelumnya,” ujar KSAD‎.

KSAD mengatakan, sebagai perwira muda  harus memiliki semangat juang yang tinggi, jiwa pantang menyerah, rela berkorban, mengutamakan kepentingan umum dari pada kepentingan pribadi maupun golongan. 

“Sebagai perwira, kalian telah terikat dan harus senantiasa mempedomani etika dan norma “Budhi Bakti Wira Utama” yang pemahamannya telah kalian dapatkan selama pendidikan,” tegas Jenderal TNI Mulyono. 

KSAD mengharapkan kepada para perwira muda yang baru dilantik untuk mampu mengembangkan kepemimpinan lapangan, agar senantiasa dekat dengan anak buah, mampu mengidentifikasi dan merasakan permasalahan yang dihadapi oleh anggota, serta menjalin ikatan bathin yang kuat untuk bersama-sama melaksanakan tugas.

KSAD mengingatkan bahwa kekuatan pemimpin terletak pada prajuritnya. Hindari manajemen ketakutan, sehingga kehadiran pemimpin senantiasa diharapkan oleh anak buah untuk menyelesaikan masalah, bukan justru dihindari karena dianggap menambah masalah.

Pada Prasetya Perwira ini juga diberikan  penghargaan lulusan terbaik Trisakti Wiradhika yang merupakan tiga aspek kemampuan yang meliputi kepribadian, intelektual dan kesamaptaan. Penerima penghargaan Trisakti Wiradhika  Diktukpa reguler  gelombang II diberikan kepada Letda Inf. Edy Sucipto, SE dari kesatuan Kopassus dan Letda Cba (K) Dina dari Kodam XIV/Hasanudin. Sedangkan untuk Diktukpasus, penerima Trisakti Wiradhika diraih oleh Letda Inf. Mokhamad Mokhlis dari Kodam V/Brawijaya.

Usai pelantikan Praseyta Perwira Secapaad, ditampilkan demonstrasi  Genderang Seruling  Caka Wiradhika dan  tarian kolosal  serta pemberian tali asih kepada atlet atletik Angkatan Darat yang berhasil mempertahankan juara umum pada kejuaraan atletik Piala Panglima TNI tahun 2017.

KSAD Jenderal TNI Mulyono juga memberikan pembekalan kepada para perwira yang baru dilantik sebagai bekal untuk bertugas di satuan masing-masing setelah menjalani dasar kecabangan.‎

Pewarta : Anton/disp.