Categories
Daerah Kriminalitas TNI

Tim Gabungan WFQR Koarmabar Berhasil Tangkap Speed Boat Muat Barang Ilegal dari Singapura

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Tim Gabungan WFQR Western Fleet Quick Response Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) yang terdiri dari Koarmabar, Guskamla, Lantamal I, Lantamal IV dan Lanal Dumai akhirnya berhasil menangkap dua buah Speed Boat bermuatan minuman keras dan rokok di perairan Sungai Siak Kecil, Kabupaten Siak, Selasa (07/11/2017).

Keberhasilan penangkapan dua buah speed boat tersebut bermula dari  informasi awal adanya aktifitas speed boat yang sedang memuat barang ilegal di Jurong Port Singapura.

Selanjutnya Tim WFQR gabungan berkoordinasi dengan Intelijen Armabar, Guskamla, Lantamal I dan Lantamal IV dengan membuat analisa dan rencana penyekatan di beberapa titik yang dimungkinkan akan dilalui kedua speed boat.

Penyekatanpun dilakukan Tim Lanal Dumai dengan menggunakan 3 unit kapal patroli keamanan laut terdiri dari Patkamla Jemur, Patkamla Buser dan Patkamla Selat Panjang yang melaksanakan penyekatan di alur perairan sungai Siak Besar, sungai Siak Kecil dan di perairan Tembilahan.

Sementara Unsur Guskamlabar yaitu KRI Wiratno melaksanakan penyekatan di Muara sungai Tembilahan, Tim Lantamal IV KAL Marapas melaksanakan pencegatan di Selat Riau serta tim Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Batam menggunakan Combat Boat melaksanakan penyekatan di perairan Pulau Nipah.
‎
Dari hasil analisa intelijen selanjutnya seluruh unsur  patroli keamanan laut stand by di wilayah perairan yang diduga akan dilintasi oleh kedua Speed Boat yang diduga membawa barang-barang Ilegal dari Jurong Port Singapura masuk kewilayah Indonesia.

Tim gabungan dibagi menjadi dua yaitu tim darat dan tim laut. Kemudian Tim darat mendapatkan informasi menjelang tengah malam bahwa diwilayah perairan sungai siak kecil ada pergerakan kapal yang mencurigakan. Selanjutnya 2 unsur  patroli cepat Patkamla Buser  dan Patkamla Medan melakukan pengejaran terhadap sasaran.

Kedua speed boat yang berlayar menyadari adanya kapal patroli Lanal Dumai yang mengejar, kedua speed boat berlayar beriringan menambah kecepatan tinggi kemudian masuk ke arah hulu sungai Siak Kecil, sedangkan speed boat yang kedua menggunakan 1 mesin untuk mengurangi suara agar tidak terdeteksi aparat.

Pengejaran sempat terkendala dengan keterbatasan penerangan ditengah pekatnya malam, speed boat kedua menambah kecepatan dan berpencar panik saat patroli Lanal Dumai berusaha menghentikan dengan memberikan tembakan peringatan keudara namun lagi-lagi tidak digubris bahkan pelaku nekat menghilang dibalik lebatnya pohon Nipah yang berada disepanjang sungai siak. Petugas pun terus melakukan pencarian dan berhasil mengamankan speed boat beserta muatan yang sudah dikandaskan.

Selanjutnya guna proses pemeriksaan lebih lanjut, barang bukti berupa speed boat beserta muatannya dibawa menuju Pos TNI Angkatan Laut Bengkalis dengan pengawalan Patkamla Medan. Keberhasilan Koarmabar dalam melaksanakan penangkapan terhadap kedua Speed Boat bermuatan barang ilegal tersebut berkat kerjasama operasi serta kerja keras dari seluruh personel yang terlibat dalam Tim gabungan WFQR Koarmabar.

Pewarta : Anton
‎

 

Categories
Militer Nasional TNI

TNI AL Gelar MPC Jelang Kegiatan MNEK Ke-3 2018

Koranjurnal.co.id, Jakarta – TNI Angkatan Laut menyelenggarakan Mid Planning Conference (MPC) selama tiga hari mulai 6 sampai 8 November 2017 di Hotel Discovery Ancol, Jakarta Utara.

Kegiatan MPC ini dibuka oleh Panglima Armada Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda (Laksda) TNI Darwanto, S H., MA P., dan seremoni pembukaan MPC ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Pangarmatim dengan didampingi Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Amin.



Penyelenggaraan MPC tersebut dalam rangka persiapan kegiatan 3rd Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2018 yang akan dilaksanakan di Lombok Utara pada bulan Mei 2018 yang akan datang.



“MPC ini dalam rangka persiapan kegiatan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) yang ke-3 yang akan dilaksanakan bulan Mei 2018. Dimana kita (TNI AL) sudah melaksanakan (MNEK) yang pertama di daerah Batam Natuna kemudian Kepulauan Anambas, dan kemudian tahun 2016 dilaksanakan di Padang. Kegiatan ini dilaksanakan setiap 2 tahun, bertujuan bahwa yang pertama (di Batam) kita melakukan kerjasama untuk stabilitas keamanan, kemudian yang kedua (di Padang) dilaksanakan untuk kerjasama perdamaian. Kegiatan ini merupakan kegiatan secara global untuk mempererat hubungan antara Indonesia dengan negara-negara lain. Dan yang ketiga untuk MNEK ke-3 ini kita mengambil tema (“Cooperation to Respond to Disaster and Humanitarian Issues”), bahwa kerjasama untuk merespon bencana dan masalah kemanusiaan (penyelundupan manusia atau trafficking, dan bhakti kesehatan). Di sisi lain kegiatan ini juga untuk memperkenalkan daerah-daerah kita ke dunia internasional melalui kerjasama TNI Angkatan Laut dengan angkatan laut negara-negara sahabat,” jelas Pangarmatim kepada wartawan saat memberikan keterangan persnya usai membuka kegiatan MPC.



Kegiatan MPC yang dihadiri para pejabat teras TNI Angkatan Laut dan 27 negara peserta delegasi angkatan laut akan membahas mengenai perencanaan latihan untuk bulan Mei 2018 di Lombok. Latihan angkatan laut dari negara-negara yang berbeda secara historis akan bekerjasama dalam skenario latihan mulai dalam misi bantuan kemanusiaan seperti Medical Civic Action Project (MEDCAP), Engineering Civic Action Project (ENCAP), Fleet Infection, Community Activity, Logistic, Aviation and Security.

“Pagi hari ini kita akan melaksanakan diskusi yang terkait dengan berapa aset dan berapa personil akan mengikuti Komodo Exercise (MNEK) yang akan diselenggarakan di Lombok, NTB,” ujarnya.

Adapun 27 negara yang turut dalam kegiatan MPC antara lain, Singapura, Australia, Timor Leste, Selandia Baru, Rusia, Belanda, Mexico, Inggris, Peru. Myanmar, Polandia Uni Emirat Arab, Filipina, Jepang, Spanyol Brunei, Vietnam, USA, Thailand, China, Korsel, Jerman, Malaysia, Sri Lanka, Brazil, Kanada, Pakistan, dan PNG (Papua Nugini).

MPC yang diselenggarakan di Jakarta, merupakan kelanjutan dari kegiatan Initial Planning Conference (IPC) yang telah diselenggarakan di Surabaya, pada tanggal 9-21 Juli 2017 lalu.

Dari siaran pers kit yang diterima rekan-rekan wartawan disampaikan bahwa Latihan MNE Komodo 2018 akan mengusung tema “Cooperation to Respond to Disaster and Humanitarian Issues”, dan rencananya akan mengundang Angkatan Laut dari 42 negara sahabat dan melibatkan kurang lebih 50 kapal perang dan lebih dari 5.500 prajurit.

 Dalam pelaksanaan MNEK 2018, akan bertindak selaku Komandan Satuan Tugas Latihan adalah Laksamana Pertama TNI Rachmad Jayadi, M, Tr (Han), yang sehari-hari menjabat Komandan Gugus Tempur Laut Komando Armada RI Kawasan Timur (Danguspurlatim).

Pewarta : Anton

 

Categories
Militer TNI

Koarmabar dan Jajarannya Serentak Sosialisasikan Program Peduli Keselamatan Pelayaran 2017

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Program Peduli Keselamatan Pelayaran Tahun 2017 kepada para Nakhoda dan Anak Buah Kapal (ABK) di Dermaga 17 Pantai Marina Ancol, Jakarta Utara, Senin (06/11/2017).

Kegiatan sosialisasi tersebut dipusatkan di Jakarta dan secara serentak dilaksanakan di seluruh jajaran wilayah kerja Koarmabar mulai dari Sabang sampai dengan Cirebon.
 
Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., mengatakan bahwa tingkat kecelakaan laut di wilayah perairan barat Indonesia cukup tinggi. Terhitung sejak bulan Januari hingga bulan November 2017, tercatat 82 kecelakaan laut yang memakan 52 orang korban jiwa meninggal dunia dan 14 orang dinyatakan hilang.
 
Lebih lanjut Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., mengatakan, terjadinya kecelakaan di laut selain faktor alam juga disebabkan oleh faktor manusia itu sendiri, karena mengabaikan prosedur keselamatan berlayar dan prakiraan cuaca yang diterbitkan oleh BMKG.
 
Oleh karena itu untuk mengurangi bahkan menghilangkan kejadian tersebut dihimbau kepada para nakhoda dan awak kapal untuk selalu cek dan ricek kelaikan kapal. Mulai dari kondisi bangunan kapal, alat keselamatan, radio/alat komunikasi, track pelayaran yang akan ditempuh, kelengkapan dokumen kapal serta memperhatikan keselamatan bernavigasi. Selain itu senantiasa mencatat nomor-nomor darurat instansi terkait mulai dari syahbandar, Pangkalan TNI Angkatan Laut, Basarnas dan Stakeholder lain yang berhubungan dengan keselamatan pelayaran.

Pangarmabar Laksda TNI Aan Kurnia, S.Sos memberikan pengarahan kepada Nakhoda dan ABK serta penumpang kapal. Foto: Ist/disp.

Dalam kesempatan tersebut, Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., didampingi Kasarmabar Laksamana Muda TNI Heru Kusmanto, S.E., M.M., melaksanakan peninjauan terhadap kapal-kapal yang akan berlayar, sekaligus memberikan pengarahan kepada seluruh nakhoda, ABK dan penumpang yang berada di dalam kapal.

Dalam kegiatan tersebut, TNI AL juga bekerja sama dengan seluruh instansi terkait di bidang maritim, untuk mencegah serta meminimalisir kecelakaan laut di wilayah barat dikarenakan saat ini sudah memasuki angin muson barat. Kegiatan tersebut diakhiri dengan pemberian penghargaan kepada perwakilan pelaku usaha jasa penyeberangan kapal.
 
Turut hadir pada kegiatan tersebut, Direktur KPLP Kementerian Perhubungan, Kepala Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok, Komandan Lantamal III Jakarta dan para Pejabat Utama Koarmabar.

Pewarta : Anton

Categories
Daerah Militer TNI

KRI Kelabang-826 Kawal Kepulangan 39 Nelayan Aceh

Koranjurnal.co.id, Jakarta – KRI Kelabang-826 salah satu unsur jajaran Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) mengawal kepulangan 39 nelayan asal Banda Aceh dan kapal KM. Saudara Bahagia GT 120 yang ditangkap oleh Angkatan Laut India di perairan Andaman Nicobar India, Kamis (02/11/2017). Saat ini KM. Saudara Bahagia sandar di dermaga Pangkalan TNI AL Sabang.
 
Komandan Lanal Sabang Kolonel Laut (P) Kicky Salvachdie, S.E., menjelaskan bahwa para nelayan yang berangkat dari Lampulo, Banda Aceh, ini berhasil dipulangkan setelah dilakukan diplomasi dengan Angkatan Laut India. Diplomasi tersebut dilakukan oleh KRI Imam Bonjol-383 yang pada saat itu sedang melaksanakan latihan bersama patroli terkoordinasi India-Indonesia (Latma Patkor Indindo) dengan Angkatan Laut India.
 
Lebih lanjut Komandan Lanal Sabang menerangkan proses pemulangan ke 39 nelayan bersama kapal KM. Saudara Bahagia, saat memasuki perairan Indonesia kapal nelayan tersebut disambut dan selanjutnya dikawal KRI Kelabang-826 yang pada saat itu sedang menggelar operasi patroli laut di ZEE Indonesia.
 
Seperti yang diketahui, pada tanggal 30 Oktober lalu kapal KM. Saudara Bahagia GT 120 pada saat melaut mengalami gangguan pada mesin yang mengakibatkan kapal hanyut hingga masuk ke wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) India, sehingga mereka diamankan oleh kapal Angkatan Laut India (India Khan).
 
Kedatangan KRI Kelabang-826 dengan komandan oleh Mayor Laut (P) Aris Pratikto bersama KM. Saudara Bahagia dengan beserta 39 ABK di Sabang  disambut langsung oleh Palaksa Lanal Sabang, Mayor Laut (PM) Ahmad Azahari, S.H., M.H., beserta prajurit Lanal Sabang. Selanjutnya seluruh ABK KM. Saudara Bahagia diperiksa kesehatanya oleh tim medis Lanal Sabang.
 
Saat ini kapal KM. Saudara Bahagia sandar di dermaga pangkalan TNI AL Sabang sambil menunggu dokumen kapal ikan tersebut yang sedang dibawa oleh KRI Imam Bonjol-383 dari Nicobar Andaman, India.

Pewarta : Anton/disp.

Categories
Militer Nasional TNI

KRI Bung Tomo-357 Sukses Selesaikan Satgas Maritime Task Force

Koranjurnal.co.id, Jakarta – KRI Bung Tomo-357 sukses menyelesaikan misi perdamaian PBB dalam Satuan Tugas Maritime Task Force (MTF) Kontingen Garuda XXVIII-I United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) Lebanon.

Pada kedatangannya di tanah air, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., mendampingi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyambut kedatangan 107 Prajurit KRI Bung Tomo-357 yang dikomandani oleh  Komandan Satgas Maritim TNI KONGA XXVIII-I/UNIFIL, Kolonel Laut (P) Heri Triwibowo, Kamis (2/11), di Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta Utara.

Dalam amanatnya saat upacara penyambutan, Panglima TNI  beserta segenap keluarga besar TNI mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas dedikasi, semangat dan loyalitas kepada seluruh prajurit selama melaksanakan tugas pada misi PBB, Satgas UNIFIL di Lebanon.

Turut hadir dalam kegiatan ini para Kepala Staf Angkatan dan para petinggi dari TNI AD, TNI AL dan TNI AU serta Mabes TNI.

Pewarta : Anton/Disp.

Categories
Megapolitan Militer Ragam TNI

HUT Ke-61 PIA, Ketua PIA AG Koopsau I Santuni Panti Asuhan dan SLB

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Dalam rangka memperingati ke-61 HUT PIA, PIA Ardhya Garini Daerah I Koopsau I yang dipimpin oleh Ketua Pia Ardhya Garini Daerah I Koopsau I Ibu Erni Imran Baidirus melakukan anjang sana ke 2 tempat berbeda yaitu di Sekolah Luar Biasa-C (SLB) Angkasa di Komplek Lanud Halim PK dan Yayasan Tunas Muda yang berada di Ciracas, Jakarta Timur, (02/11/2017).
‎
Menurut Ketua PIA Ardhya Garini Daerah I Koopsau I kegiatan ini selain untuk memperingati ke-61 HUT PIA Ardhya Garini, juga bertujuan untuk memberikan santunan tali asih kepada anak-anak yatim piatu dan anak-anak terbelakangan mental dan sekaligus merupakan wujud kepedulian PIA Ardhya Garini kepada mereka yang membutuhkan.


‎
Dalam kegiatan ini diserahkan beberapa bantuan dari PIA AG Daerah I Koopsau I kepada Pengurus Yayasan Tunas Muda dan SLB yang di serahkan secara simbolis oleh Ketua PIA AG Daerah I Koopsau I. Pelaksanaan kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengurus PIA AG D.I Koopsau I dan juga di saksikan oleh Kepala Sekolah serta Dewan Guru di SLB Angkasa dan Kepala Pengurus Yayasan Tunas Muda.

Pewarta : Anton

Categories
Polisi Ragam TNI

Brigjen Pol Rikwanto Jadi Narasumber FGD di Mabesad

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol. Rikwanto menjadi nara sumber dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan di Aula Jenderal Besar A.H Nasution Markas Besar Angkatan Darat, Jalan Veteran, Jakarta, Kamis (02/11/2017).

Dalam diskusi yang diselenggerakan oleh Dinas Penerangan Angkatan Darat ini mengangkat tema “Sumber Daya Manusia yang Tangguh, Kunci Sukses Penerangan Angkatan Darat Dalam Menghadapi Perang Informasi” membahas berbagai persoalan yang menjadi pemberitaan di media massa berkaitan dengan intitusi TNI dan Polri.



Forum Diskusi ini dibuka oleh Kapala Dinas Penerangan Angakatan Darat Brigjen TNI Alfret Denny Tuejeh dengan tujuan untuk menyamakan persepsi bagi satuan-satuan penerangan Angkatan Darat dalam menyikapi berbagai pemberitaan di media massa dan peran aktif satuan penerangan untuk memberikan publikasi informasi yang benar kepada masyarakat. 

Hadir pada Focus Group Discussion ini para kepala penerangan Kotama di jajaran Angkatan Darat serta insan penerangan dari Puspen TNI, Dinas Penerangan Angkatan Laut dan Dinas Penerangan Angkatan Udara. 

Dalam pemaparannya, Brigjen Polisi Rikwanto menyampaikan materi dengan tema “Strategi Kehumasan Polri Dalam Mengatasi Hegemoni Media Sosial”. Dikatakan Brigjen Pol Rikwanto, dihadapkan dengan perkembangan teknologi informasi, media sosial menjadi suatu hegemoni yang tidak dapat dihindari. Pada era digital saat ini, masyarakat diharapkan lebih cerdas dalam menerima informasi yang disebarkan melalui media sosial.  

“Citra lembaga bukan dibentuk oleh siapa-siapa, tetapi oleh personel lembaga itu sendiri mulai dari pangkat terendah hingga pangkat tertinggi,” ujar Brigjen Pol. Rikwanto.

Dalam menyikapi hegemoni media sosial tersebut, Kepolisan RI dalam hal ini Divisi Humas Mabes Polri menerapkan strategi partnership dengan media massa, membangun sarana dan prasarana berbasis teknologi informasi, peningkatan kapasitas SDM kehumasan, membuka ruang komunikasi pada seluruh elemen masyarakat, menjadikan setiap anggota Polri menjadi agen kehumasan dan pemolisian media sosial (social media policing). 

Sementara itu dalam Diskusi ini juga menghadirkan nara sumber Direktur Komunikasi Indonesia Indicator Rustika Herlambang yang mengambil tema “Membangun Persepsi Strategis Menghadapai Perang Informasi “. Rustika Herlambang yang juga merupakan  pengamat pengkajian dan analisa pemberitaan di media massa dan media sosial  mengutip pemikiran Mayjen TNI Tatang Sulaiman tentang perang Informasi yang memiliki tiga komponen. Ketiga Komponen tersebut meliputi medan perang, mesin perang dan prajurit. Medan perang dalam konteks perang informasi adalah hal terberat dalam perang Informasi sebab menyangkut masalah opini publik yang dibentuk dari Persepsi. Komponen kedua yaitu mesin perang yang meliputi media mainstream dan media sosial. Sedangkan komponen ketika adalah prajurit itu sendiri yaitu yang mengawaki media itu sendiri.    

Dikatakannya, bagaimana untuk memenangkan perang informasi adalah dengan memenangkan opini publik. Lebih lanjut dikatakan Rustika Herlambang, 94 persen penilaian masyarakat terhadap TNI merupakan kemanangan TNI dalam memenangkan opini publik. Dikatakannya, penilaian positif masyarakat terhadap TNI  bukanlah diperoleh begitu saja, tetapi kerja keras yang dilakukan oleh TNI sangat dirasakan dampak positifnya oleh masyarakat terutama menyangkut kinerja dan integritas TNI dalam mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia dari berbagai ancaman yang sangat dimungkinkan untuk muncul.  

Kegiatan FGD yang diselenggarakan setiap bulannya oleh Dinas Penerangan Angkatan Darat dan mengundang pembicara-pembicara dari berbagai praktisi merupakan kegiatan yang dilakukan untuk aktif mencari solusi pemecahan permasalahan bangsa melalui diskusi-diskusi terbuka dan untuk meningkatkan kemampuan insan penerangan TNI dalam menganalisa berbagai topik-topik hangat yang menjadi trending di media massa maupun media sosial.‎

Pewarta : Anton

Categories
Militer Nasional TNI

Marinir Fair Akan Meriahkan HUT Ke-72 Korps ‎Baret Ungu‎ ‎TNI AL

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Korps Marinir akan menggelar berbagai kegiatan dan acara dalam rangka memperingati HUT Ke-72 Korps Baret Ungu TNI Angkatan Laut, salah satunya adalah ‘Marinir Fair’. Bertindak sebagai Ketua Panitia HUT Korps Marinir ke-72 adalah Komandan Pasmar-2 Brigadir Jenderal TNl (Mar) Nur Alamsyah. 

“‘Marinir Fair’ digelar di Lapangan Apel Brigade Infantri -2 Marinir ‎yang akan dibuka 16 Nopember 2017 sore dan ditutup 19 Nopember 2017 malam‎,” kata Kolonel TNI (Mar) Oni Junianto, Ketua Bidang Pelaksana Upacara Peringatan HUT ke-72 Korps Marinir dalam konferensi pers yang digelar di Ruang Rekreasi Yonif-6 Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (01/11/2017)‎.



Dalam keterangan press kit rangkaian kegiatan dan acara yang dibagikan dan disampaikan kepada rekan-rekan wartawan, Kolonel TNI (Mar) Oni Junianto menyampaikan, Hari Ulang Tahun Korps Marinir ke-72 tahun 2017 di bawah kepemimpinan ‎Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, S.H., M.H., M.Tr (Han) mengambil tema “Marinir Prajurit Pejuang dan Profesional”. 
‎
Lebih lanjut, ‎Kolonel TNI (Mar) Oni Junianto menjelaskan, ‎’Marinir Fair’ akan menyuguhkan Pameran Alutsista Marinir dari masa ke masa, Produk Ekonomi Kreatif Masyarakat, Bazar Barang dan Kuliner, Paint Ball, Outbond, Terjun Payung, Parade Kendaraan Tempur Amphibi, Demo Taktis Serangan Marinir, Demo Beladiri Pencak Silat, Tarian Tradisional, Military Game. 

Dalam “Marinir Fair’ tersebut juga akan dimeriahkan dengan pentas band Prajurit Marinir seperti Badikustik,Gung-ho, Trio Marine dan Dinasty band. Selesai ‎pembukaan ‘Marinir Fair’ 16 Nopember 2017, pada malam harinya dilanjutkan dengan “Peluncuran Buku Ensiklopedia Korps Marinir TNI AL”. 

Kemudian, tambah Kolonel TNI (Mar) Oni Junianto,‎ pada 19 Nopember 2017 Marinir Fair akan diwarnai dengan “Kegiatan dan Panggung Marine Day”, dan malam penutupan disemarakkan dengan pesta kembang api serta ‎penampilan T-Koes band (tribute Koes Plus). ‎

Selain itu dijelaskan pula, dalam menyambut perayaan Peringatan Hari Ulang Tahun Korps Marinir ke-72, tanggal 14 Nopember 2017 seluruh jajaran Korps Marinir akan melaksanakan istighosah di Masjid Al-Ikhlas Cilandak Brigif-2 Marinir Cilandak Jakarta Selatan Korps Marinir. 

Dan keesokan harinya pada 15 Nopember 2017, Korps Marinir melaksanakan Upacara Militer dan Defile yang akan digelar di Lapangan Upacara Brigif-2 Marinir Cilandak Jakarta Selatan. Rencananya KSAL (Kepala Staf TNI Angkatan Laut) Laksamana TNI Ade Supandi S.E, M.A.P ‎akan memimpin pelaksanaan upacara HUT ke-72 Korps Marinir.

Masih dalam rangkaian kegiatan dan acara Peringatan HUT ke-72, Korps Marinir juga akan mengadakan Lomba Menembak Marinir Cup di Jakarta yang akan digelar pada 1-3 Desember 2017 di Lapangan Tembak Jusman Puger Brigif-2 Marinir Cilandak. Sedangkan Lomba Menembak Marinir Cup di Surabaya diadakan 11-12 Nopember 2017 bertempat di Lapangan Tembak Fx. Soepramono Karangpilang Surabaya. Untuk di Lampung, Lomba Menembak Marinir Cup dilaksanakan pada 2-3 Desember 2017 di Lapangan Tembak Brigif-3 Mar. Lomba Menembak ini diikuti oleh anggota TNI, Polri dan Umum. 

Bukan hanya di Jakarta, perayaan peringatan HUT ke-72 Korps Marinir juga dilaksanakan di Markas Marinir di daerah-daerah, seperti halnya Brigif-3 Marinir di Piabung Lampung yang akan menyelenggarakan ” MARINES FUN OFF ROAD & TRAIL ADVENTURE” pada tanggal 2-3 Nopember 2017. Sementara itu, di Puslapur Purboyo Jawa Timur pada tanggal 8-10 Desember 2017 menggelar Circuit Extrem, Circuit Fun Offroad Umum, Circuit Fun omar! TNI POLRI serta Trail Adventure. 
‎
Korps Marinir juga akan melaksanakan kegiatan Ziarah ke Taman Makam Pahlawan antara lain ke TMP Cirebon (7/11/17) , TMP Tegal (7/11/17). TMP Pemalang (7/11/17), TMP Kalibata dan TMP Ciledug (14/11/17),TMP Surabaya (14/11/17), TMP Manado (14/11/17) juga digelar sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan dan pendahulu kita. Dan satuan Marinir yang tersebar di seluruh lndonesia juga melaksanakan ziarah ke Taman Makam Pahlawan di tempat satuan masing-masing. ‎

Pewarta : Anton

Categories
Militer Ragam TNI

Pangarmabar Luncurkan Buku Facing Global Maritime Fulcrum “Between Threats And Opportunities”

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., resmi meluncurkan buku berjudul “Facing Global Maritime FulcrumBetween Threats And Opportunities” di Gedung Yos Sudarso, Markas Komando (Mako) Koarmabar, Jalan Gunung Sahari Raya No.67, Jakarta Pusat, Selasa (31/10/2017).
 
Buku dengan tebal 334 halaman ini merupakan gagasan dan pemikiran Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos.,  yang tertantang dengan melihat begitu kompleksnya permasalahan di wilayah Barat. Begitu banyak ancaman dan tantangan, serta peluang yang seharusnya dapat dimanfaatkan dari aspek maritim. Selanjutnya dengan hadirnya buku ini, diharapkan dapat dijadikan sebagai sumber referensi sekaligus inspirasi bagi seluruh komponen bangsa, stakeholder kemaritiman maupun masyarakat luas guna mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.
 
Pada kesempatan ini, Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., menjelaskan alasan dalam menulis buku ini adalah memberikan gambaran terkait poros maritim yang merupakan program Presiden Joko Widodo.  Ada beberapa kutipan yang dimuat dalam buku tersebut terkait kemaritiman, mulai dari kutipan Presiden pertama Soekarno sampai dengan Presiden Joko Widodo. Ada satu kalimat dari Presiden Joko Widodo yang senantiasa memotivasi Pangarmabar Laksda TNI Aan Kurnia, S.Sos dalam mendukung terwujudnya Indonesia sebagai poros maritim dunia yaitu ‘Di laut tersimpan harapan, di Laut tersimpan kejayaan, Jalesveva Jayamahe‘.
 
Selanjutnya dalam buku “Facing Global Maritime Fulcrum Between Threats And Opportunies” , Pangarmabar menyampaikan gagasan Core Ideas dengan 4 poin penting dalam rangka mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia yaitu pentingnya pembentukan Pusat Informasi Maritim Indonesia (Indonesia Maritime Information Center/IMIC), pembangunan sistem sensor dasar laut dengan teknologi Coastal Acoustic Tomography (CAT) dengan konsep operasi Seabed Sonar, pembangunan Alur Pelayaran Tol Laut (APTL) dengan tujuan meningkatkan Maritime Domain Awareness (MDA), serta pemanfaatan Strategi AS (Rebalancing Strategy) dan Strategi China (Strategic Silk Road, One Belt – One Road) untuk meningkatkan pembangunan dibidang ekonomi dan pertahanan.
 
‎Selain peluncuran juga dilaksanakan bedah buku bersama Prof Melda Kamil Ariadono, S.H., LL.M., Ph.D., (Guru Besar Universitas Indonesia), Dra. Jaleswari Pramodhawardani, .Hum., dari (Deputi V Kantor Staf Presiden RI) dan DR. Connie Rahakundini Bakri (Pengamat Militer) serta dipandu langsung oleh Moderator Presenter TV One Balques Manisang.
 
Peluncuran dan bedah buku tersebut dihadiri oleh beberapa pejabat TNI/Polri, dan para mantan  Kepala Staf Angkatan Laut, Kalangan Akademisi dari berbagai perguruan tinggi negeri ternama antara lain Universitas Indonesia (UI), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Pajajaran Bandung (Unpad) serta mengundang beberapa perwakilan Siswa Sesko TNI, Seskoal dan Mahasiswa Unhan.

Pewarta : Anton

Categories
Militer Nasional TNI

Panglima TNI: 11 Pesawat Tempur Sukhoi Akan Perkuat Pertahanan Udara

‎Koranjurnal.co.id, Jakarta – Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan membeli 11 Pesawat Tempur Sukhoi SU-35 sesuai dengan persyaratan yang diajukan oleh TNI Angkatan Udara untuk memperkuat Pertahanan Udara Nasional.

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo di depan awak media usai meresmikan pembangunan perumahan, sarana pendidikan dan barak prajurit hasil kerja sama PT. BCA Tbk dengan TNI, di Markas Yonkav 7/Sersus, Cijantung, Jakarta Timur, Selasa (31/10/2017).

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa, TNI telah mengirimkan surat kepada Kementerian Pertahanan RI dengan tembusan Presiden RI Ir. Joko Widodo. “Dalam rapat terbatas, Presiden RI sudah memerintahkan agar pesawat tempur yang dibeli adalah Pesawat Sukhoi SU-35 yang siap tempur,” katanya.

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa Pesawat Sukhoi SU-35 yang akan datang sudah sesuai dengan spek yang diajukan oleh Kasau, sudah siap tempur antara lain dilengkapi persenjataan Air to Air Missile, Air To Ground Missile, Bomb, Ground Suport Equipment, Simulator, Spare Part termasuk mesin cadangan. “Apabila Pesawat Sukhoi yang datang tidak sesuai dengan spek yang diminta oleh Kasau, maka saya perintahkan untuk dibatalkan, kalau diterima berarti saya dan Kasau melaksanakan Insubordinasi kepada Presiden RI Joko Widodo,” ujarnya.

“Semoga 11 Pesawat Sukhoi yang akan datang sudah dilengkapi sesuai dengan persenjataan yang butuhkan TNI AU, hal ini yang menjadi motivasi TNI dalam membeli pesawat tempur dari Rusia,” jelas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Menjawab pertanyaan awak media terkait pembelian Alutsista TNI, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjelaskan bahwa selain membeli Sukhoi SU-35 dari Rusia, TNI juga sudah membeli Pesawat Tempur F-16 dan Helikopter Apache dari Amerika Serikat, yang semuanya dilengkapi dengan persenjataan. Disamping itu, TNI juga memesan Alutsista lainnya dari negara Tiongkok dan negara-negara Eropa.‎
‎
Pewarta : Anton/Pusp.