Categories
Nasional Polhukam TNI

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono Buka Apel Komandan Satuan Tahun 2023

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., membuka kegiatan Apel Komandan Satuan (AKS) atau sering juga disebut Apel Dansat tahun 2023 bertempat di Akademi Militer Magelang, Sabtu (28/1/2023).

Kegiatan ini dihadiri oleh tiga Kepala Staf, diikuti oleh para pejabat utama Mabes TNI, Pangkotama, Komandan- Komandan Satuan TNI dan Angkatan dari seluruh Indonesia. Dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 28 sampai 29 Januari 2023.

Dalam pengarahannya, Panglima TNI mengatakan bahwa tugas Panglima TNI adalah sebagai pengguna kekuatan, tentunya yang menyiapkan dan merawat adalah matra tiap-tiap angkatan baik personel maupun Alutsista.

“Kalau saya mengerahkan kekuatan, saya ingin yang terbaik personel maupun Alutsistanya” ungkap Panglima TNI.

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan dalam pengelolaan anggaran, tentunya perlu ada pendampingan dari APIP (Aparat Pengawas Internal Pemerintah).

“Jangan hanya terencana, tetapi setiap kegiatan bersifat besar dan rawan segera didampingi termasuk pemanfaatan aset” ujarnya.

Panglima TNI juga menekankan, dalam memenuhi hak-hak prajurit untuk mendukung tugas jangan ada pengurangan, termasuk menjaga aset aset TNI harus dipertahankan dan dipertanggungjawabkan.

Penekanan panglima TNI lainnya yaitu, TNI harus menggiatkan program Pembinaan Teritorial. Disamping program tiap-tiap Matra yang sudah berjalan, TNI secara serentak akan melaksanakan kegiatan seperti bakti kesehatan, penghijauan dan sebagainya dengan tujuan untuk membantu program Pemerintah. Selain poin tersebut di atas, dalam pemaparannya Panglima TNI juga membahas beberapa fungsi staf, diantaranya bidang Intelijen, bidang Operasi, dan bidang Personel.

Tidak lupa Panglima TNI menekankan tahun 2023 ini merupakan tahun yang rawan, karena pada tahun 2024 akan dilaksanakan Pemilu. Panglima TNI berpesan jangan sampai ada Prajurit TNI Aktif terbujuk rayu terlibat dalam permainan politik praktis.

“Jangan terpancing dengan segala iming-iming, sampaikan kepada seluruh jajaran harus hati-hati dan selektif terhadap bermacam rayuan dalam rangka menghadapi Pemilu 2024 ini,” tegas Panglima TNI.(Pusp)

Categories
Polhukam

Pengamat: Sangat Diperlukan, Perppu Ciptaker Bawa Indonesia Siap Hadapi Tantangan Global

Koran Jurnal, Jakarta – Pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah menilai Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja sangat dibutuhkan untuk mengisi kekosongan hukum. Keberadaan Perppu, lanjut Trubus, dapat menjawab tantangan yang akan dihadapi oleh Indonesia dalam menghadapi situasi global.

“Indonesia membutuhkan investasi besar untuk membangun berbagai kebutuhan sesuai yang ditetapkan APBN. Keberadaan Perppu Ciptaker strategis untuk menghadapi tantangan global dan resesi ekonomi. Aturan ini sangat dibutuhkan untuk mengisi kekosongan hukum, karena investor sangat membutuhkan kepastian hukum,’’ kata Trubus dalam keterangannya, hari ini.

Selain ancaman resesi global yang diprediksi bakal terjadi tahun 2023, Trubus mengatakan, Perppu ini akan membuat Indonesia siap menghadapi situasi geopolitik sebagai dampak dari invansi Rusia terhadap Ukraina.

Lebih lanjut Trubus menjelaskan persoalan terkait dengan ketenagakerjaan juga sudah diakomodir dalam Perppu Ciptaker yang diterbitkan pada tanggal 30 Desember 2022 tersebut.

‘’Perppu ini juga sudah mengakomodir semua persoalan ketenagakerjaan, seperti masalah upah, cuti, hak-hak pekerja, dan lainnya,’’ sambung Trubus.

Memang, lanjutnya, Perppu Ciptaker masih mengandung kelemahan terutama terkait masa kerja bagi pekerja kontrak atau PKWT. Dalam peraturan tersebut, tidak diatur secara gamblang sampai kapan kontrak kerja itu akan berakhir. “Tetapi memang gitu doang. Soal upah, cuti soal lain-lain sudah diatur semua. Jadi cukup mengakomodir pasal-pasal yang mengatur soal ketenagakerjaan yang tercantum dalam Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan,” kata dia.

Terkait adanya keberatan terhadap Perppu Ciptaker dari sejumlah asosiasi buruh dan ketenagakerjaan, Trubus menganggap hal itu wajar-wajar saja. Karena setiap munculnya kebijakan atau aturan baru, akan muncul dinamika.

“Kalau ada yang tidak setuju, itu wajar saja. Setiap adanya aturan baru pasti menimbulkan pro dan kontra. Ini namanya demokratis ada yang setuju dan tidak setuju,” tutup Trubus. (*)

Categories
Polhukam TNI

Lima Jabatan Strategis TNI Angkatan Udara Diserahterimakan

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., CSFA., memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) lima jabatan strategis TNI AU, di gedung I.G Dewanto, Mabesau Cilangkap, Jakarta, Rabu (25/1/2023).

Lima jabatan tersebut masing-masing, Korsahli Kasau, Asintel Kasau, Aspotdirga Kasau, Kadisurpotrudau, dan Kapuspotdirga.

Korsahli Kasau diserahterimakan dari Marsda TNI Prabowo S.AP., M.M., kepada Marsda TNI Sri Pulung D., S.E., M.MGT STUD, CFRA. Asintel Kasau diserahterimakan dari Marsda TNI I Wayan Sulaba kepada Marsda TNI Age Wiraksono, S.IP., M.A., Aspotdirga Kasau dari Marsda TNI Bowo Budiarto, S.R., CHRMP, kepada Marsma TNI Andy Wijaya, Kadisurpotrudau dari Marsma TNI Asril Samani kepada Marsma TNI Ardhi Tjahjoko, dan Kapuspotdirga dari Marsma TNI Fadjar Adrianto, MBA., M.Si (Han) kepada Marsma TNI Tyas Nur Adi.

Sertijab berdasarkan Surat Perintah Kepala Staf Angkatan Udara Nomor Sprin/134/I/2023 tanggal 18 Januari 2023. Sertijab warnai dengan kegiatan pengambilan sumpah jabatan, penanggalan dan penyematan tanda jabatan, penandatanganan Pakta Integritas dan naskah berita acara Sertijab.

Hadir pada kesempatan tersebut, Wakasau Marsdya TNI A. Gustaf Brugman, Irjenau, para Asisten Kasau, para pejabat TNI AU di jajaran Mabesau, Ketua Umum PIA Ardhya Garini, Wakil Ketua Umum PIA Ardhya Garini, dan para pengurus PIA Ardhya Garini Pusat.(disp)

Categories
Polhukam TNI

KSAL Laksamana Muhammad Ali Bilang Situasi Laut Natuna Utara Tidak seperti yang dibayangkan

Koran Jurnal, Jakarta – “Situasi Laut Natuna Utara khususnya yang berada di ZEEI kita ini tidak terlalu rawan seperti yang dibayangkan atau diberitakan. Sebetulnya situasi panas adalah yang dekat dengan perairan Kepulauan Spratly. Sedangkan di Laut Natuna Utara kendalanya adalah masalah penangkapan ikan Illegal oleh pihak asing”, ujar Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Muhammad Ali saat kegiatan Upacara Serahterima Jabatan sejumlah jabatan strategis di jajaran TNI AL bertempat di Lapangan Apel, Mako Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) dan KRI Banda Aceh (BAC)- 593 yang sedang sandar di Dermaga Kolinlamil, Rabu (25/1/2023).

Lebih lanjut Kasal menyampaikan bahwa sebagian besar penangkap kapal ikan illegal tersebut berasal dari negara yang berbatasan dengan Indonesia, namun berkat diplomasi yang terus dilaksanakan akhirnya TNI AL dengan negara tetangga tersebut mengadakan pertemuan dan berhasil mencapai kesepakatan dalam penanganan permasalahan penangkapan ikan illegal tersebut.

TNI AL juga telah memberikan tindakan tegas terhadap kapal-kapal ikan illegal asing yang memasuki batas landas kontinen dengan melaksanakan penangkapan terhadap kapal-kapal tersebut. Selanjutnya kapal-kapal tersebut dibawa ke Pangkalan Angkatan Laut seperti Natuna atau Ranai untuk dilaksanakan pemeriksaan.

Kasal juga menyampaikan bahwa dengan hadirnya Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) yang selalu melaksanakan patroli dan ditambah dengan pesawat udara TNI AL yang juga hadir untuk melakukan patroli udara maritim di wilayah perairan Natuna Utara tersebut, jumlah kehadiran kapal-kapal asing illegal yang melakukan penangkapan ikan di wilayah Indonesia selama beberapa waktu belakangan ini turun dengan drastis.

Kehadiran Kasal di Mako Kolinlamil tersebut dalam rangka memimpin upacara sertijab beberapa Pejabat TNI AL. Untuk upacara sertijab para Komandan dan Pangkotama dilaksanakan di Lapangan Silam Mako Kolinlamil sementara sertijab para Pejabat Utama Mabesal dilaksanakan di atas geladak KRI Banda Aceh-593.

Adapun jabatan yang diserahterimakan di tank deck KRI BAC-593 adalah Koordinator Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Laut (Koorsahli Kasal) dari Laksda TNI I.N.G. kepada Laksda TNI Tunggul Suropati, Asisten Intelijen (Asintel) Kasal dari Laksda TNI Dr. Angkasa Dipua kepada Brigjen TNI (Mar) Suaf Yanu Hardani, dan sertijab Asisten Komunikasi dan Elektronika (Askomlek) Kasal dari Laksda TNI Tunggul Suropati kepada Laksda TNI Dwika Tjahja Setiawan.

Selain itu, sertijab Kepala Dinas Pengamanan dan Persandian Angkatan Laut (Kadispamsanal) dari Laksma TNI Liber Sihombing kepada Laksma TNI Yudhi Bramantyo, Kepala Dinas Pengadaan Angkatan Laut (Kadisadal) dari Laksma TNI Maman Rohman kepada Laksma TNI Widiyantoro, Kepala Dinas Material Angkatan Laut (Kadismatal) Laksma TNI Widiyantoro kepada Kolonel Laut (T) Suryaman dan jabatan Kepala Dinas Sejarah Angkatan Laut (Kadisjarahal) diserahterimakan dari Laksma TNI Eko Gajah Seno kepada Kolonel Laut (P) Hariyo Poernomo.

Sedangkan upacara sertijab para Komandan dan Pangkotama yang dilaksanakan di lapangan Mako Kolinlamil adalah sertijab Panglima Komando Lintas Laut Militer Angkatan Laut (Pangkolinlamil) dari Laksda TNI Agus Hariadi kepada Laksda TNI Yayan Sofiyan, Sementara itu, Laksda TNI Agus Hariadi akan menempati jabatan baru sebagai Pangkoarmada III menggantikan Laksda TNI Irvansyah yang dipromosikan menjadi bintang tiga sebagai Pangkogabwilhan I.

Kemudian Jabatan Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Danpuspenerbal) diserahterimakan dari Laksda TNI Dwika Tjahja Setiawan kepada Laksma TNI Imam Musani, Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Danpuspomal) dari Laksda TNI Edwin kepada Brigjen TNI (Mar) I Made Wahyu Santoso dan terakhir Komandan Pusat Komando Pasukan Katak (Danpuskopaska) dari Laksma TNI Yudhi Bramantyo kepada Kolonel Laut (P) Baroyo Eko Basuki.(disp)

Categories
Polhukam TNI

Ketua MPR dan DPR RI, Kapolri, KSAD, KSAL, KSAU Jadi Warga Kehormatan Korps Marinir TNI AL

Koran Jurnal, Kepulauan Seribu – Korps Marinir TNI Angkatan Laut kembali mengangkat warga kehormatan Korps Marinir TNI Angkatan Laut melalui prosesi Khas Prajurit Petarung Marinir yang dilaksanakan di Pulau Damar Kepulauan Seribu Jakarta Utara, Selasa, (24/01/2023).

Kali ini sejumlah pejabat Negara, TNI dan Polri mendapat kehormatan tersebut adalah Ketua MPR RI H. Bambang Soesatyo, S.E., M.B.A, Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr (Opsla) dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., C.S.FA.

Pengangkatan sejumlah pejabat Negara, TNI dan Polri sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir sebagai bentuk sinergitas yang merupakan kunci dari kesuksesan dan keberhasilan menjaga stabilitas keamanan dan kedaulatan NKRI.

Selain Sinergitas, Pengangkatan sebagai warga kehormatan Korps Marinir juga sebagai bentuk penghargaan kepada Pemimpin atas kontribusi dan perhatiannya yang tulus kepada kemajuan dan perkembangan Korps Marinir TNI Angkatan Laut, disamping juga sebagai bentuk apresiasi atas keteladanan jiwa, sikap, semangat, dan komitmen yang tinggi dalam pengabdian kepada negara dan bangsa.

Upacara Pembaretan tersebut ditandai dengan Penganugerahan Brevet Kehormatan Anti Teror Aspek Laut dan Brevet Intai Para Amfibi Korps Marinir yang disematkan oleh Inspektur Upacara Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono bertindak sebagai Komandan Upacara Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto.

Prosesi pembaretan diawali dengan pelaksanaan operasi amfibi dengan mengerahkan sejumlah alutsista dimana pasukan pendarat Marinir yang onboard di KRI Banda Aceh-593 di deploy menuju sasaran yang kemudian dilanjutkan dengan Bantuan Tembakan Udara (BTU) oleh 3 unit pesawat Tempur F-16 TNI AU, Bantuan Tembakan Kapal (BTK), masuknya gelombang pendaratan pasukan Marinir, penguasaan perimeter pantai dan bergabungnya para Pejabat Negara, TNI dan Polri dengan pasukan Marinir untuk mengikuti langsung perebutan sasaran musuh dengan teknik pertempuran jarak dekat. Kemudian, setelah proses pembaretan para Pejabat menuju lokasi ramah tamah untuk menyaksikan demo rangkaian latihan penyelesaian sasaran strategis oleh pasukan khusus TNI AL dengan Teknik Terjun Tempur dan taktik Rubber Duck Operation.(disp)

Categories
Polhukam TNI

KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo Diangkat Sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir TNI AL

Koran Jurnal, Kepulauan Seribu – Dispenau.* Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., CSFA., diangkat sebagai warga kehormatan Korps Marinir TNI Angkatan Laut. Warga kehormatan Marinir TNI AL juga diberikan kepada Ketua MPR RI Bambang Susatyo, S.E., M.B.A, Ketua DPR RI Dr. (HC) Puan Maharani, Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M., KSAL Laksamana TNI Muhamad Ali S.E., M.M. M.Tr, dan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si,.

Pengangkatan dilakukan dalam upacara pembaretan prajurit Korps Marinir TNI AL yang dipimpin Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., di Pulau Damar, Kepulauan Seribu, Jakarta, Selasa (24/1/2023).

Selain menjadi warga kehormatan Korps Marinir TNI AL, KSAU juga dianugerahi Brevet Intai Para Amfibi Korps Marinir dan Brevet Antiteror Aspek Laut. Brevet disematkan langsung oleh Panglima TNI.

Dalam amanatnya Panglima TNI mengatakan, pengangkatan warga kehormatan Marinir merupakan bentuk sinergisitas antara TNI – Polri serta unsur masyarakat.

“Sinergisitas TNI – Polri dan masyarakat sebagai kunci sukses dan keberhasilan menjaga stabilitas keamanan dan kedaulatan NKRI,” kata Panglima TNI.

Sementara Kasau kepada media menyatakan rasa bangga diangkat sebagai warga kehormatan Marinir TNI AL. Selain menjadi lebih memahami kekhasan operasi Marinir, juga sangat membantu dalam menumbuhkan rasa saling memahami antar angkatan dalam pelaksanaan operasi gabungan.

Pengangkatan juga merupakan bentuk penghargaan kepada pimpinan TNI AU atas kontribusi dan perhatiannya yang tulus kepada kemajuan dan perkembangan Korps Marinir TNI AL.

Prosesi pembaretan dilaksanakan bersamaan dengan simulasi perebutan sasaran musuh, berupa teknik pertempuran jarak dekat prajurit Marinir TNI AL.

Dalam simulasi pertempuran tersebut, pasukan Marinir TNI AL mendapat perlindungan udara oleh tiga pesawat F-16 TNI AU yang melaksanakan operasi Close Air Support (CAS) dan pesawat C-130 Hercules yang melaksanakan misi penerjunan pasukan teknik rubber duck operation (RDO).(disp)

Categories
Polhukam TNI

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Terima Brevet Korps Marinir

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menyematkan Ketua MPR Bambang Soesatyo, Ketua DPR Puan Maharani, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan seluruh Kepala Staf TNI, sebagai warga kehormatan Korps Marinir.

“Dalam rangka penyematan sebagai warga kehormatan Korps Marinir yang disematkan kepada Ketua MPR, Ketua DPR, Kapolri, KSAD, KSAL, KSAU yang siang hari ini pelaksanaannya dilaksanakan melalui serbuan amfibi sebagai tugas pokok Marinir di dalam pertempuran mulai dari pendaratan dilanjutkan gerakan serbuan di darat. Saya tekankan ini atas jasa-jasa sumbangsih atas kemajuan TNI khususnya TNI AL dan didalamnya ada Korps Marinir,” kata Yudo di Pulau Damar Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Selasa (24/1/2023).

Setelah menerima penyematan tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa, menjadi warga kehormatan Korps Marinir menjadi kebanggaan baik diri sendiri maupun institusi Polri. Mengingat, lanjut Sigit, seorang prajurit Marinir memiliki tugas yang sangat berat dalam menjaga kedaulatan Bangsa Indonesia.

Disisi lain, Sigit kembali menekankan, sebagai Kapolri maupun personel Kepolisian, namun di dalam tubuhnya mengalir darah TNI. Mengingat, Sigit lahir dari keluarga yang berlatarbelakang TNI.

“Saya selalu katakan, saya menjadi polisi dan saat ini saya menjadi Kapolri. Namun di darah saya mengalir darah TNI dan itu akan memperkuat soliditas dan sinergitas TNI-Polri ke depan akan semakin kokoh dan semakin baik,” ujar Sigit di kesempatan yang sama.

Menurut Sigit, dengan adanya pengangkatan warga kehormatan Korps Marinir ini semakin melengkapi baret yang disematkan kepadanya. Diantaranya, warga kehormatan Kostrad, brevet Hiu Kencana, dan disematkan Baret Merah serta Brevet Komando dari Kopassus.

Sigit menekankan, dengan adanya penyematan tersebut hal itu bukan semata-mata hanya seremonial. Melainkan, wujud dan bukti semakin kokohnya sinergitas antara TNI-Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban serta mempertahankan persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

“Ini tentunya semakin menunjukan sinergitas dan soliditas TNI-Polri semakin hari semakin kokoh dan mantap,” ucap Sigit.

Sinergitas dan soliditas TNI-Polri, dikatakan Sigit, merupakan hal yang sangat penting dalam menjaga dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesi (NKRI). Menurutnya hal itu akan berpengaruh terhadap stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Ini menjadi penting untuk menjaga NKRI, stabilitas kamtibmas akan semakin mantap manakala soliditas TNI-Polri semakin kokoh. Kedaulatan negara akan semakin mantap manakala soliditas dan sinergitas TNI-Polri semakin kokoh. Stabilitas kamtibmas dan politik diperlukan untuk menjaga NKRI semakin kuat dan baik,” tutup Sigit.(*)

Categories
Polhukam TNI

KSAL Ajak Komisi I Kunjungi Sarang Petarung Prajurit Brigif 2 Marinir 

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengajak Anggota Komisi I DPR RI Efendi Simbolon menyaksikan langsung kesigapan para prajurit Sarang Petarung Brigif 2 Marinir Sidoarjo, Jawa Timur saat melaksanakan berbagai latihan demi mewujudkan prajurit yang profesional, modern dan tanggung sesuai harapan Kasal.

Berbagai Latihan disuguhkan dalam kunjungan kerja Kasal ke Mako Brigif 2 Marinir Kesatrian Marinir R Suhadi Gedangan Sidoarjo, Kamis (19/01/2023) kemarin seperti kontak drill, penyeberangan sungai dan serbuan, drill senjata bantuan Mortir 80, halang rintang dan rubber boat slalom.

Kunjungan KSAL ke Brigif 2 Marinir didampingi Pangkoarmada RI Laksdya TNI Heru Kusmanto, Dankodiklatal Letjen TNI (Mar) Suhartono, Para Pejabat Utama Mabesal dan Para Pangkotama TNI AL wilayah Surabaya disambut langsung Komandan Pasmar 2 Brigjen TNI (Mar) Suherlan dan Komandan Danbrigif 2 Marinir Kolonel Marinir I Gede Edy Supryadi. Kunjungan kerja Kasal sesuai dengan program prioritas Kasal, untuk mengetahui langsung kondisi satuan operasi baik personel yang professional, modern dan tangguh untuk melaksanakan tugas yang memiliki kesiagaan dan kesiapan tinggi.

Rombongan KSAL dengan menggunakan Rantis P6 ATAV dan Rantis KIA diajak berkeliling melaksanakan tour facility dan mendapat penjelasan tentang situasi dan kondisi Kesatrian Marinir R Suhadi sarang petarung Prajurit Brigif 2 Marinir dari Komandan Pasmar 2 dan Komandan Brigif 2 Mar yang tentunya nantinya dapat dijadikan sebagai masukan dalam meningkatkan fasilitas, sarana dan prasarana dalam menunjang operasi serta tugas-tugas TNI AL.(disp)

Categories
Polhukam

Kepala BIN: Pemerintah Daerah Harus Siap Lewati Tahun 2023 yang “Gelap”

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan mengingatkan Pemerintah Daerah untuk dapat bersiap melewati tahun 2023 yang gelap dan penuh dengan ketidakpastian. Foresight intelijen dunia menunjukkan bahwa di tahun 2023 akan menjadi tahun yang gelap karena banyak hal yang mempengaruhinya, muali dari situasi perang hingga resesi ekonomi global.

Dalam istilah intelijen Winter is Coming” di tahun 2023 dimana situasi dan kondisi ditahun ini banyak negara akan mengalami kesulitan yang besar sehingga dapat mempengaruhi secara global, regional maupun nasional.

Hal tersebut dijelaskan Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan dalam acara Rakornas Forkopimda 2023 di SICC, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/1/2023).

“Tahun 2023 akan dihantui oleh ancaman resesi dan inflasi yang pengaruhnya sampai ke daerah-daerah dan dirasakan oleh kelompok ekonomi rumah tangga baik di kota, kabupaten hingga ke pelosok desa,” ujar Budi Gunawan.

“Berkaca dari analisis intelijen yang menunjukkan beberapa potensi ancaman dan tantangan global pada tahun 2023 yang harus menjadi perhatian berbagai kalangan diantaranya perang Rusia dan Ukraina yang diprediksi masih akan berlangsung lama dengan diperparah munculnya potensi penggunaan senjata nuklir dalam skala yang terbatas. Perang antara kedua negara tersebut akan mengganggu suplai energi dan pangan dunia,” ungkap Kepala BIN menambahkan.

Selain itu, negara-negara Eropa mulai kekurangan biaya akibat inflasi yang mengakibatkan banyak infrastruktur menjadi terbengkalai dan tidak selesai pembangunannya. Salah satu contoh kongkrit yaitu negara Italia yang saat ini mengalami krisis listrik dan kesulitan pangan sehingga kondisi negaranya tidak “sehat”, tutur Budi Gunawan.

Dibelahan benua Afrika, sejumlah negara disana bergantung 90% impor gandum dari Rusia dan Ukraina. Karena itu saat ini sebagain besar negara Afrika sedang terancam kelaparan dan kemiskinan yang ekstrem.

Untuk Indonesia sendiri, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS semakin melemah akibat kondisi global yang memprihatinkan karena inflasi di sebagian negara di dunia. Hal itu juga menyebabkan tingginya beban impor yang berdampak pada industri nasional, dan semakin meningkatnya pengangguran serta menurunnya daya beli masyarakat

Melihat kondisi dunia internasional yang mengalami guncangan termasuk dampaknya terhadap Indonesia, Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan meminta seluruh Pemerintah Daerah di Indonesia, harus dapat mempersiapkan daerahnya masing-masing agar tahun ini dapat dilewati dengan penuh optimisme sehingga perekonomian masyarakat dapat tetap terjaga dan ekonomi nasional akan selalu kuat dari terpaan resesi global.(**)

Categories
Nasional Polhukam

Presiden Jokowi dan Ketua DPR Puan Maharani Terima Kedatangan Ketua Parlemen Korea Selatan di Jakarta

Koran Jurnal, Jakarta – Ketua Majelis Nasional Korea Selatan, Kim Jin-pyo datang berkunjung ke Indonesia. Ketua DPR RI Puan Maharani bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kedatangan Ketua Parlemen Korsel itu beserta delegasinya.

Kim Jin-Pyo dan delegasi parlemen Korsel tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 15.00 WIB, Rabu (18/1/2023). Mereka disambut oleh anggota DPR RI yang tergabung dalam Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) dengan Parlemen Korea Selatan.

Ketua Parlemen Korsel lalu bertemu dengan Presiden Jokowi bersama Puan di ruang VVIP Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada pukul 17.00 WIB. Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Korea Selatan, Gandi Sulistiyanto turut hadir dalam pertemuan yang berlangsung selama sekitar 30 menit itu.

“Baru saja selesai pertemuan saya selaku Ketua DPR RI bersama dengan Bapak Presiden bertemu dengan Ketua DPR dari Korea, Speaker Kim,” kata Puan usai pertemuan dengan Kim Jin-Pyo.

Menurut perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu, pertemuan dengan Kim Jin-Pyo sore ini membahas hubungan baik antara Indonesia dan Korea Selatan. Terutama, kata Puan, hubungan Indonesia dan Korea yang akan memasuki usia 50 tahun di tahun 2023.

“Momentum 50 tahun hubungan Indonesia dan Korea Selatan di tahun 2023 ini. Agar bisa meningkatkan, mengeratkan hubungan Indonesia dan Korea,” ucapnya.

Dalam pertemuan pun juga dibahas mengenai perjanjian kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Korea yang mulai berlaku pada tahun 1 Januari 2023. Perjanjian yang dimaksud adalah ratifikasi Indonesia Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IKCEPA).

“Sehingga hubungan kerja sama perdagangan Indonesia dan Korea diharapkan lebih bisa meningkat dan membaik di tahun-tahun ke depan,” terang Puan.

Di sisi lain, Presiden Jokowi disebut menyampaikan harapannya kepada Korea Selatan untuk mendukung Indonesia dalam keketuaannya di ASEAN tahun ini.

“Ini adalah permintaan Bapak Presiden Jokowi kepada Bapak Ketua DPR Korea dan Pemerintah Korea untuk mendukung presidensi atau keketuaan Indonesia di ASEAN,” sebut Puan.

Sementara Speaker Kim Jin-Pyo pun meminta dukungan dari Indonesia. Puan menyebut hal itu disampaikan langsung dalam pertemuan dengannya dan Presiden Jokowi.

“Harapan dari Korea bersama Indonesia bisa menjaga kedamaian atau harmoni yang berada di Semenanjung Korea. Beberapa hal itu yang akan tentu saja kami tindaklanjuti di DPR RI,” papar cucu Bung Karno itu.

Delegasi parlemen Korsel juga akan diterima secara resmi oleh DPR RI pada Kamis (19/1). Puan akan memimpin pertemuan antara delegasi parlemen Korsel dengan DPR RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Selain courtesy call antara Puan dengan Kim Jin-Pyo, agenda esok hari yang akan dilakukan adalah tour building bagi delegasi parlemen Korsel di Kompleks Parlemen RI. Tak hanya itu, DPR RI juga akan menyiapkan jamuan makan siang untuk delegasi parlemen Korsel.

“Saya selaku Ketua DPR RI akan menerima secara resmi Ketua DPR Korea, Speaker Kim dan melaksanakan pembicaraan bilateral juga melaksanakan working lunch untuk bisa saling mendukung antara eksekutif dan legislatif bersama dengan negara Korea,” urai Puan.

Jamuan makan siang itu akan turut dihadiri oleh Ketua Umum KADIN Indonesia, Arsjad Rasjid dan 5 CEO BUMN. Kim Jin-Pyo juga dijadwalkan akan bertemu dengan Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo.

“Hubungan parlemen Indonesia-Korea Selatan telah dijalin dengan baik dan intensif,” ungkap Puan.

“Hal tersebut ditandai antara lain saling kunjung, saling dukung di forum-forum parlemen. Selain itu telah saling dibentuk Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) dengan Parlemen Korea Selatan,” imbuh mantan Menko PMK itu.

Sebelumnya, Puan bersama delegasi DPR RI telah diterima oleh Kim Jin-Pyo di Gedung Parlemen Korsel di Seoul pada November 2022. Dalam pertemuan bilateral pimpinan parlemen 2 negara itu, terdapat kesepahaman antara DPR RI dan Majelis Nasional Korsel untuk meningkatkan kerja sama parlemen.

Puan juga mengundang Kim Jin-Pyo beserta parlemen Korsel untuk berkunjung secara resmi ke Gedung DPR RI di Jakarta.

“Semoga pertemuan ini bisa menghasilkan hubungan bilateral yang lebih erat lagi, serta Indonesia dan Korea dapat menjalin kerja sama dan kolaborasi lebih baik kedepannya. Kamsahamnida, terima kasih,” tutur Puan saat bertemu Kim Jin-Pyo di Seoul.

Pada kesempatan yang sama, Kim Jin-pyo mengatakan kunjungan Puan bersama delegasi DPR ke Korsel sangat bermakna. Sebab, kunjungan itu merupakan kunjungan resmi DPR RI pertama di Majelis Nasional Korsel dalam 16 tahun terakhir.

“Hubungan Indonesia dan Korea Selatan terus berkembang dan Indonesia satu-satunya negara Asean yang memiliki kerja sama strategis dengan Korsel,” ujar Kim Jin-pyo.

Setelah bertemu Presiden dan berkunjung ke DPR RI besok, delegasi Parlemen Korsel akan mengunjungi pabrik perusahaan otomotif asal Korea Selatan yang ada di Indonesia. Kim Jin-pyo bersama rombongan akan melihat pabrik Hyundai di Cikarang.(*)