Categories
Hukum Kriminalitas

BNN Tangkap 4 Tersangka Jaringan Narkoba Internasional, 10 Kg Sabu dan 60 Ribu Butir Ekstasi Disita

Koran Jurnal, Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI berhasil mengungkap sebuah kasus peredaran narkoba jaringan internasional di depan sebuah minimarket di Jalan Gatot Subroto, Bukit Timah, Dumai Baru, Kota Dumai, Provinsi Riau, pada tanggal 17 Februari 2020. Petugas menangkap empat tersangka dan menyita barang bukti berupa tas berisi 10 bungkus shabu seberat 10 kg dan ekstasi sebanyak 60 ribu butir.

Dalam pengungkapan kasus ini, tiga tersangka yang seluruhnya adalah laki-laki berinisial RZ, RRH dan HS diamankan saat membawa tas berisi barang bukti shabu dan ekstasi di dalam mobil berwarna abu-abu, sedangkan tersangka lainnya yaitu seorang laki-laki berinisial RRP diamankan di mobil lain yang berwarna merah.

Deputi Pemberantasan BNN RI, Arman Depari menjelaskan bahwa barang bukti yang disita yaitu shabu dan ekstasi dibawa dari Teluk Kemang, Malaysia menuju ke Pulau Rupat, Kabupaten Bengkali, Provinsi Riau untuk selanjutnya dibawa ke Kota Dumai. Modus yang mereka gunakan adalah serah terima di tengah laut, atau _ship to ship_.

“Dari Dumai rencananya akan dibawa ke Pekanbaru untuk diedarkan di dua kota tersebut. Benar empat tersangka kita tangkap dan salah satunya oknum anggota kepolisian dan saat ini menjalani pemeriksaan di BNNP Riau untuk selanjutnya kita bawa ke BNN pusat,” ungkap Deputi Pemberantasan BNN, dalam siaran pers yang diterima pewarta, Kamis (20/02/2020).

Seluruh tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) Jo 132 ayat (1), pasal 112 ayat (2), Jo pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Melalui penyitaan shabu seberat 10 kg dan ekstasi sebanyak 60 ribu butir, setidaknya lebih dari 110 ribu anak bangsa dapat diselamatkan dari penyalahgunaan narkoba.(hum/red)

Categories
Megapolitan Ragam

Pengurus Presidium FOKAN Periode 2018-2021 Resmi Dilantik

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Presidium Nasional Forum Organisasi Kemasyarakatan Anti Narkoba Nasional (FOKAN) untuk periode 2018-2021 secara resmi dilantik.

Prosesi pelantikan dilaksanakan di Gedung Badan Narkotika Nasional (BNN), Cawang, Jakarta Timur, Kamis (28/06/2018).

Hadir dalam pelantikan, Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN, Irjen Pol. Drs. Dunan Ismail Isja, MM., Deputi Rehabilitasi BNN, dr. Diah Setia Utami, Sp. KJ., MARS, Deputi Penindakan dan Pemberantasan BNN, Irjen Pol. Drs. Arman Depari, dan sejumlah tamu undangan.

Sebanyak 33 anggota Presidium Nasional FOKAN mewakili organisasi pegiat anti narkoba mengikuti prosesi pelantikan, yang diawali dengan penandatanganan surat ketetapan Pengurus Presidium Nasional FOKAN Periode 2018-2021 oleh Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN dan Ketua Umum FOKAN terpilih, Jefri Tommy Tambayong.

Selanjutnya, dilakukan penyerahan bendera kebesaran FOKAN dari Deputi BNN kepada Ketua Umum FOKAN terpilih. Kemudian pembacaan sumpah pengurus yang dibacakan oleh Ketum FOKAN.

Berikut susunan lengkap Pengurus Presidium FOKAN Periode 2018-2021;
Brigjen Pol (Purn) Drs. Siswandi dari Gerakan Peduli Anti Narkoba – GPAN sebagai Pembina; H. Anhar Nasution, SE., dari Satuan Tugas Anti Narkoba – SAN sebagai Pembina; Jefri Tommy Tambayong, SH., MM. dari Garda Mencegah dan Mengobati – GMDN sebagai Ketua Umum;  Ruliadi, SE dari Yayasan Raden, sebagai Sekretaris Jenderal; Hj. Hanny Hendrany, SKom, MM., NLP. dari Forum Komunikasi Putra Putri ABRI – FKPPI sebagai Bendahara, dan pengurus lainnya seperti Sismanu, S.IP., dari Indonesia Anti Narkoba – INSANO;  Bambang Rony Permana, S.IP, dari Majelis Pemuda Indonesia – MPI;  M. Edi Santosa dari Gerakan Anti Narkoba dan Kriminalitas – Gandakrim; Kol. Laut (Purn) Drs. H. Sarmoedjie dari Gerakan Nasional Anti Narkotik – GRANAT; Ari Nurprianto, SH. dari Bintang Jasa; Nyoman Edi Peri, SH. dari Gerakan Anti Narkoba Nasional – GANNAS;  Kismono, SE. dari DAN;  H. Drs. Asri Hadi, MA., dari Badan Kerjasama Sosial Usaha Pembinaan Warga Tama – BERSAMA; H. Joko Susilo, SE. dari Gerakan Anti Narkoba dan Tawuran – GEPENTA; Endang Mikuwati dari SAPUNUSA; Ir. Andi Karyawan dari Pemerhati Kesehatan dan Jajanan Sekolah – PKJS, H. Tb. Dodon Perdinan, Ikatan Ketua RT/RW Jakarta – IKRW;  Tabroni Hasanusi dari Gerakan Anti Narkoba – GAN); H. Andrie dari GENTARA;  Dra. Hj. Utari Soekanto dari Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia – FKPPI;  Wayan Sutharta, MA. dari Yayasan Keluarga Pengasih Indonesia – YKPI; Djalan Sihombing, SH. dari Forum Bangso Batak Indonesia – FBBI; Dra. Hj. Erna Herlinawati, MSi. dari Yayasan Soko Tunggal; Dra. Hj. Wardjinem dari Yayasan Ciptaning, Lukman Hakim dari Formasi 86; Sumiarto dari KPMI; Astrid Sesi Utami Tenar Indonesia;  Musa Datuk dari LP. KPS PIN RI; Ferdy Gunawan dari Natura; Nanoe Soekatno dari Jaya Sakti; Ni Made Dewi Puspita dari Front Betawi Bersatu – FBB; Dra. Hj. Tintin Hendrawati dari Lindas, dan Anggun Wicaksono dari Jayakarta Law.(ton)

Categories
Kesehatan Megapolitan Polhukam Ragam

Hadiri ToT GMDM, Arman Depari Apresiasi Kehadiran Peserta dari Berbagai Daerah

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari mengapresiasi kehadiran para peserta dari berbagai daerah dalam mengikuti kegiatan Training of Trainers (ToT) yang selenggarakan Badan Koordinasi Nasional Garda Mencegah Dan Mengobati (DPP IPWL Bakornas GMDM) di Ruang Diklat DPP Bakornas GMDM, Pondok Kopi, Jakarta Timur, Sabtu (03/02/2018) pagi.

Kegiatan ToT bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), Kementerian Sosial, lembaga lain seperti LKBH GMDM, dan Ronny Patinasarany Foundation ini dalam rangka mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba (Indonesia Bersinar).

“Saya apresiasi buat teman-teman di DPD dan DPP (GMDM) yang hadir hari ini (ToT) dari luar daerah dan sudah ikut membesarkan GMDM,” ucap Arman dihadapan ratusan peserta yang datang dari berbagai daerah untuk ikut dalam ToT ini.

Menurut Arman, acara ini adalah merupakan wujud menginplementasikan visi dan misi GMDM dalam komitmen pemberantasan penyalahgunaan Narkoba di Indonesia.

“Saat ini yang kita perlukan adalah relawan untuk mengkaryabaktikan kegiatan kita ini,” ujarnya. Kita ingin, lanjutnya, dalam waktu dekat seluruh Indonedia (relawan-relawan) bisa kita kumpulkan. “Ini untuk kedepannya dalam acara Rakornas,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Arman mengatakan, dalam menggelar acara seperti ini yang tujuannya untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba, tidak perlu menunggu kehadiran pejabat tinggi.

“Kita jangan menggantungkan dengan pihak lain. Artinya acara besar apapun yang akan kita selenggarakan jangan selalu berharap harus pejabat tinggi yang hadir. Jadi jangan terlalu berharap pejabat tinggi hadir, siapa pun yang hadir, lurah sekalipun tetap kita  semangat untuk berkarya demi bangsa Indonesia,” tukasnya.

Sementara itu, hal serupa juga disampaikan Ketua Umum DPP IPWL Bakornas GMDM Jefri Tambayong, yang mengatakan acara ToT GMDM merupakan sebagai wujud komitmen bangsa Indonesia dalam memberantas penyalahgunaan narkoba.

“Ini merupakan komitmen tegas dari Presiden RI, apalagi BNN telah melakukan kerjasama dengan TNI Angkatan Laut dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba,” kata Jefri Tambayong.

“Ini baru pemanasan, kita tidak boleh kalah dengan bandar narkoba. Karena kelak ini untuk menyelamatkan anak-anak bangsa,” ujarnya.

Jefri mengaku, pihaknya dalam menyelenggarakan acara ini, tidak terlalu berharap mendapatkan dukungan dari pihak-pihak lain. Kegiatan ini tujuannya hanya untuk menyelematkan anak-anak bangsa dari kejahatan narkotika.

“Tidak perlu kita mendapatkan penghargaan atau tidak, yang penting kita tujuan dapat menyelamatkan anak-anak bangsa,” tandasnya.

Adapun tujuan kegiatan ini adalah, agar peserta mendapat pengetahuan secara dalam tentang dampak Penyalahgunaan Narkoba, HIV/AIDS serta aspek Hukumnya dan diharapkan kemudian para peserta untuk mampu memberikan informasi yang jelas dan benar mengenai bahaya Penyalahgunaan Narkoba dan penularan HIV/AIDS kepada lingkungannya serta menjadi penyuluh di lingkungan masing-masing. Dari pantauan rekan wartawan di lokasi, acara akan berlangsung hingga pukul 15.00 WIB. (tonmp)