Categories
TNI

Personel TNI Manunggal Membangun Desa Edukasi Warga ‘adek Agema Klaru’ di Kampung Kombay

Koran Jurnal, Boven Digoel – Pada saat senggang, personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa ke-110 Kodim 1711/Boven Digoel, Sertu Surya Andika melakukan pendekatan kepada salah satu warga adek Agema Klaru, yang kebetulan rumahnya dekat lokasi pembangunan rumah pada program TNI Manunggal Membangun Desa di Kampung Kombay.

Hal tersebut dikatakan Komandan SSK Kapten Inf Zabir saat ditemui disela-sela kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa Reguler ke-110 Kodim 1711 di Kampung Kombay, Distrik Kawagit, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua, Senin (22/03/2021).

Menurut Kapten Inf Zabir, menjalin silaturahmi dan kedekatan dengan warga baik orang dewasa maupun anak-anak disekitar lokasi TNI Manunggal Membangun Desa sangatlah penting. Pasalnya, karena berawal dari hal tersebut maka akan tercipta hubungan serta komunikasi yang baik dengan warga sekitar.

Disamping itu, melalui Komunikasi Sosial (Komsos), Sertu Surya Andika juga memberikan edukasi tentang wawasan kebangsaan dan cinta tanah air dengan memperlihatkan film dokumenter sejarah bangsa Indonesia dan para pahlawan melalui media sosial YouTube kepada adek Agema Klaru.

“Dengan adanya inisiatif dari personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa ini diharapkan warga masyarakat disekitar lokasi TNI Manunggal Membangun Desa, kecintaannya terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia tertanam sejak usia dini,” tutup Kapten Inf Zabir.(pen/red)

Categories
Megapolitan Polisi

Kapolda Banten Edukasi Masyarakat Melalui Talkshow Radio Tentang Penerapan AKB

Koran Jurnal, Serang – Kapolda Banten Irjen Pol. Drs. Fiandar di dampingi Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol. Edy Sumardi melaksanakan kegiatan talk show melalui Radio Paranti FM Pandeglang di ruang perjamuan Mapolda Banten, Rabu (22/07/2020) pukul 09.00 WIB.

Dipandu oleh penyiar radio dari Paranti FM Pandeglang Olga Octavia, dalam kegiatan talk show tersebut Kapolda Banten Irjen Pol. Drs. Fiandar menyampaikan bahwa sesuai adanya keputusan Pemerintah yang sebelumnya telah memutuskan di tengah pandemi covid-19 di berlakukannya penerapan New normal namun hal tersebut banyak yang salah mengartikan yang mana new normal di artikan bahwa kehidupan berjalan dengan normal kembali dan pandemi covid-19 telah usai.

Lanjut Fiandar, menyikapi banyaknya pemahaman yang salah dalam mendefinisikan new normal sehingga Pemerintah mengumumkan diksi new normal di ganti dengan diksi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

“Hal ini lantaran penggunaan istilah new normal dianggap membingungkan masyarakat. Istilah new normal justru diartikan masyarakat kembali melakukan kegiatan seperti biasa tanpa memperhatikan protokol kesehatan, saat ini kita perbaiki dengan diksi adaptasi kebiasaan baru, kebiasaan menjalani kehidupan dengan menerapkan protokol kesehatan” terang Fiandar

Fiandar menyampaikan imbauan kepada masyarakat tentang adaptasi kebiasaan baru agar mampu mendisiplinkan diri dengan mematuhi protokol kesehatan tentang penanggulangan dan pencegahan penularan Covid-19.

“Dalam adaptasi kebiasaan baru kita harus mampu menerapkan sesuai dengan aturan protokol kesehatan yang diantaranya menggunakan masker, sering mencuci tangan dengan sabun hingga saling menjaga jarak sosial di tempat-tempat keramaian atau kerumunan,” ajaknya.

Fiandar juga menyampaikan pandemi covid-19 ini adalah situasi yang bersifat kritis untuk umat manusia dan dunia. Situasi ini tidak bisa dihadapi sendiri oleh sebab itu Polri dan TNI turun langsung membantu masyarakat yang sangat membutuhkan.

“Pandemi covid-19 ini menimbulkan masalah kesehatan dan ekonomi, TNI polri terpanggil untuk membantu masyarakat, dengan melakukan kegiatan menciptakan ketahanan pangan,” ujar Fiandar.

Fiandar mengatakan untuk menjaga ketahanan pangan di masa pandemi covid-19, Kepolisian Daerah (Polda) Banten sudah melakukan berbagai langkah, diantaranya budidaya ikan, penanaman sayur mayur dan lainnya dalam program Kampung Tangguh Kalimaya.

“Ketahanan pangan ini dalam rangka kepedulian seluruh anggota Polda Banten dan TNI kepada masyarakat dan ini juga merupakan implementasi arahan bapak Kapolri, ” Kata fiandar

Terakhir Fiandar menghimbau masyarakat agar mampu menahan diri dalam situasi pandemi Covid-19 ini dan tidak menimbulkan gangguan kamtibmas.

“Masyarakat diharapkan mampu menahan diri dalam situasi yang terjadi saat ini. Jangan melanggar hukum, walaupun dalam keadaan sulit. Tahan mental, jangan lakukan hal negatif, jangan sampai menimbulkan gangguan Kamtibmas, tetap berdoa dan tawaqal kepada Tuhan, supaya diberikan rizqi agar segala kesulitan ini bisa segera hilang atau berakhir,” tutup Fiandar.(hum/red)

Categories
Kesehatan Ragam

Tokoh Adat dan Agama Bantu Edukasi Pencegahan COVID-19 di Pelosok Papua

Koran Jurnal, Jakarta – Berbagai cara dilakukan pemerintah untuk mengedukasi tentang COVID-19 di Papua. Salah satunya dengan meminta bantuan tokoh adat dan agama untuk memberikan edukasi tentang COVID-19 kepada masyarakat yang tinggal di pedalaman Papua dan Papua Barat.

“Salah satu strategi dan inovasi yang kita lakukan, kami merangkul tokoh agama dan tokoh adat yang tergabung dalam FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama),” ujar Try Laksono Harysantoso Chief Field Office, Unicef Indonesia yang berkantor di Papua saat berdialog dengan GTPPC-19 melalui ruang digital, Rabu (08/07/2020).

Sosok tokoh adat atau keagamaan memang dapat berfungsi sebagai aktor sosial yang bisa mempengaruhi masyarakat. Hal inilah yang berusaha dimanfaatkan oleh Try untuk memastikan informasi terkait pencegahan COVID-19 dapat dipahami dan diaplikasikan dengan baik oleh masyarakat di pedalaman Papua dan Papua Barat.

“Seperti teman-teman ketahui, Indonesia sebagai masyarakat yang relijius, tokoh agama dan tokoh adat ini menjadi panutan yang pesan-pesannya atau petuah-petuahnya itu sangat didengarkan dan diikuti oleh masyarakat di Papua dan Papua Barat,” katanya.

Selain itu, Try juga menginformasikan bahwa sebelum melakukan edukasi kepada masyarakat, para tokoh adat dan tokoh agama yang diberi pelatihan terlebih dahulu.

“Untuk peserta yang berada di Jayapura, sebisa mungkin kita berikan melalui pertemuan face to face. Namun, pertemuan face to face ini tetap harus memenuhi protokol COVID-19.” ujarnya.

“Nah mereka kita hubungkan dengan zoom kepada FKUB yang ada di kabupaten-kabupaten. Mereka tidak bisa hadir di pertemuan, tapi tetap kita latih untuk menyampaikan pesan-pesan pencegahan COVID-19,” imbuhnya.

Try mengungkapkan bahwa sosialisasi pencegahan COVID-19 oleh para tokoh ini akan disampaikan dalam kegiatan keagamaan yang rutin dijalankan oleh masyarakat. Meskipun sebagian besar tempat ibadah di Papua masih ditutup, sosialisasi tetap berjalan dengan penerapan yang berbeda-beda.

“Jadi ada ibadah melalui daring, lalu para tokoh agama ini katakanlah di awal sebelum ibadah dimulai, atau ada juga yang di akhir ibadah minggu, itu pendeta menyampaikan pesan pencegahan COVID-19 dari telpon seluler, gitu ya,” jelasnya.

Sementara itu, Try menyampaikan bahwa untuk masyarakat di pedalaman, ibadah dilakukan di luar gedung keagamaan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ada.

“Namun, untuk yang di kampung-kampung, ada yang ibadahnya itu dilakukan di luar gedung gereja misalnya. Kemudian duduknya juga diatur sedemikian rupa, mereka posisi duduknya berjauhan dan tetap bisa memenuhi protokol COVID-19 dan disitulah kita menggunakan poster-poster, untuk kemudian dijelaskan kepada umat yang hadir dalam ibadah tersebut,” ujarnya.

Selain melalui upaya-upaya diatas, informasi terkait COVID-19 juga disebarkan melalui radio jangkauan RRI di Papua yang dapat didengarkan sampai ke tingkat kampung.

“Lalu kita juga menggunakan radio jangkauan RRI di Papua, itu sampai ke tingkat-tingkat kampung. Jadi, ini menjadi salah satu cara untuk kita menyebarluaskan informasi terkait pencegahan COVID-19 kepada seluruh masyarakat, termasuk yang berada di pinggiran, pedalaman, dan pegunungan di Papua,” jelas Try.

Selanjutnya ia menjelaskan, Langkah lain digunakan untuk menyebarluaskan informasi terkait pencegahan Covid-19 bekerja sama dengan influencer anak-anak muda yang berasal dari Papua untuk membuat video, lagu dan tarian dikarenakan masyarakat Papua sangat menyukai hal terebut dan diharapkan sosialisasi menjadi lebih mudah untuk dipahami masyarakat

“Mengajak influencer anak muda Papua, mereka menyebarkan informasi tersebut melalui jaringan instagram, facebook, dan juga podcast mereka terkait pentingnya menggunakan masker, cuci tangan dengan sabun, jaga jarak itu dengan lagu-lagu dan juga tarian. Masyarakat Papua senang sekali bernyanyi, kemudian mereka senang sekali menari lalu senang juga berolahraga, jadi dalam situasi pandemi covid 19 ini pesan pesan informasi itu akan lebih mudah untuk diterima di masyarakat luas,” jelasnya.

Try menutup dialog dengan berpesan kepada masyarakat Papua dan Papua Barat untuk menghadapi pandemi COVID-19 secara kolektif.

“Kita mengalami pandemi ini bersama-sama dan kita harus bersama-sama juga untuk mengakhiri pandemi ini. Caranya adalah ko jaga sa, sa jaga ko, dan kitorang semua selamat. Saya jaga kamu, kamu juga harus jaga saya sehingga kita semua akan selamat,” tutupnya.(pus/red)

Categories
Kesehatan Megapolitan

Jelang New Normal, Kasubsatgas II Ditbinmas Polda Metro Jaya Gencarkan Edukasi dan Sosialisasi Protokol Kesehatan

Koran Jurnal, Jakarta – Jelang memasuki Tatanan Kehidupan Baru atau ‘New Normal’ di wilayah DKI Jakarta, AKBP Sri Wardiningsih (Kasubsatgas ll Aman Nusa) menggencarkan edukasi serta sosialisasi dan sekaligus menghimbau kepada masyarakat untuk menerapkan disiplin dan mematuhi protokol kesehatan.

Dalam kegiatan tersebut, AKBP Sri Wardiningsih (Kasubsatgas ll Aman Nusa) mengajak masyarakat, memahami pentingnya penyuluhan dan sosialisasi dalam pencegahan Covid-19 jelang menyambut kehidupan New Normal.

“Agar masyarakat senantiasa melakukan social distance dan physical distance dengan tetap menjaga jarak dan wajib mengggunakan masker, jaga kesehatan dan selalu cuci tangan menggunakan sabun serta mematuhi aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Wilayah DKI Jakarta dengan tujuan utk memutus penyebaran Covid-19,” kata Sri Wardiningsih, saat melakukan kegiatan  dipasar Pal Merah Jakarta Barat dan Plaza Slipi Jaya, Jalan S.Parman, Senin (01/06/2020).

Lebih lanjut, Ia mengingatkan apabila akan bepergian keluar masuk DKI Jakarta, masyarakat agar melengkapi diri dengan SIKM serta mempersiapkan diri untuk memasuki era kehidupan New Normal dengan tetap pedomani protokol kesehatan.

Dalam kegiatan edukasi dan sosialisasi tersebut juga di pasang Spanduk/pamflet dan menempel brosur/pamflet tentang pencegahan Covid-19 di tempat kos-kosan, Pos Pengamanan perumahan, Apartemen, Mall, pasar, tempat ibadah, mini market, Stasiun, terminal dan area keramaian lainnya.

Turut hadir dalam kegiatan, Kompol Rendy Arsy Ridho, S.Sos (Wakil Kasubsatgas II), Iptu Nani Supryhatini (Anggota Unit Satgas), dan Aipda M.Fauzi Isron (Anggota Unit Satgas). Kegiatan ditutup dengan membagikan masker kepada masyarakat.

Setelah lakukan sosialisasi kepada masyarakat, kegiatan selanjutnya dilakukan patroli melintasi jalan Slipi – Citra Land – Kalideres – Pesing – Jembatan 5 – Jembatan 3 – Kota Tua dan kembali ke Mako Polda Metro Jaya.(np/red)