Categories
Daerah Kesehatan TNI

Meski Hari Libur, Relawan Prokes Merauke Tetap Jalankan Aktivitas Distribusikan Masker ke Masyarakat

Koran Jurnal, Merauke – Warga beraktivitas di hari Minggu (3/10) menjadi perhatian Sub Satuan Tugas Protokol Kesehatan Merauke. Pendistribusian masker menyasar warga yang akan beribadah di gereja, tempat penyelenggaraan PON XX dan warga yang berada di pinggir jalan untuk menyambut Presiden RI Joko Widodo.

Para relawan memulai aktivitas pada pagi hari untuk membagikan masker kepada warga yang akan beribadah. Mereka berada di gerbang bersama pengelola gereja untuk memastikan jemaatnya dalam kondisi sehat. Sebelum memasuki gereja, mereka mendapatkan masker dari relawan. Kemudian mereka mencuci tangan dan mendapatkan pengecekan suhu dari petugas sebelum memasuki gereja.

Pembagian masker ini menjadi perhatian Ketua Sub Satuan Tugas Protokol Kesehatan (Satgas Prokes) wilayah Merauke Agus Riyanto, S.T., M.M. pada rapat koordinasi di pos komando pada Sabtu sore (2/10).

“Entitas keagamaan pada hari Jum’at sudah dilaksanakan di masjid pada saat pelaksanaan solat Jumat dan besok diharapkan dapat menyasar entitas keagamaan lain saat ibadah di hari Minggu,” pesan Agus.

Relawan prokes membagikan masker kepada jemaat di beberapa gereja, di antaranya gereja katolik katedral, gereja jemaat Pniel dan jemaat Karmel.

Tak hanya di tempat ibadah, relawan dari berbagai organisasi nonpemerintah yang dibantu dinas terkait dan personel TNI mendistribusikan masker di gerai masker. Gerai yang telah dipersiapkan dan didukung relawan menyambut antusias warga yang ingin memasuki tempat pertandingan. Mereka mengimbau para warga untuk menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker dan menjaga jarak saat memasuki gedung. Penonton juga diarahkan panitia untuk tidak duduk pada tempat yang telah diberi tanda silang.

Sementara itu, Sub Satgas Prokes juga membagikan masker kepada warga di wilayah Sota, Kabupaten Merauke. Kegiatan ini bertepatan dengan kunjungan Presiden Joko Widodo untuk meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sota. Wakil Sub Satgas Prokes Merauke Drs. Lilis Adi Sulistianto, M.Si. bersama relawan mengimbau warga untuk tidak berkerumun saat menyambut Presiden. Pihaknya telah membagikan masker kepada warga sebelum rombongan Presiden tiba di PLBN Sota.(Pusd/red)

Categories
Daerah Kesehatan Olahraga

Pemkot Jayapura Mendukung Penuh Kegiatan Satgas Prokes Jelang PON XX Papua

Koran Jurnal,  Jayapura – Gelaran akbar pesta olahraga empat tahunan sekali tinggal menghitung hari. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus melakukan berbagai persiapan mulai dari peningkatan disiplin protokol kesehatan (prokes) hingga memastikan setiap sarana dan prasarana penunjang prokes terpenuhi. Melihat kondisi ini, Pemerintah Kota Jayapura mendukung penuh aksi kegiatan BNPB demi kelancaran event PON XX Papua.

“Kami selaku Pemerintah Kota, mendukung penuh kegiatan peningkatan disiplin protokol kesehatan dalam penyelenggaraan _event_ PON XX di Papua,” ujar Wakil Walikota Jayapura, Rustan Saru, Senin (27/09/2021).

Dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Kantor Walikota ini, turut membahas dukungan yang sudah diberikan BNPB selaku Satgas Penanganan Covid-19 diantaranya dengan mengerahkan para relawan untuk memberikan masker kepada masyarakat melalui kegiatan gerai masker dan mobil masker. Hari ini, masker yang sudah dibagikan sebanyak 18.000, dengan begitu sejak tanggal 25-27 total masker yang sudah dibagikan di Kota Jayapura sebanyak 37.000.

Turut hadir dalam pertemuan, Ketua Satgas Prokes Prasinta Dewi, Supervisor Prokes Rus Nurhadi, Imam Pramukarno, Kabid Asistensi Prokes Agus Wibowo dan Ketua Subsatgas Kota Jayapura Riswandi.

Berdasarkan pengamatan di lapangan, dilaporkan juga terdapat beberapa _venue_ yang banyak menarik minat penonton seperti sepak bola. Merespon hal ini, BNPB juga telah mendirikan tenda oranye di titik Stadion Mandala untuk mengantisipasi kerumunan yang dapat terjadi, terutama saat tim tuan rumah bertanding.

Dengan adanya sinergitas antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam penerapan disiplin protokol kesehatan, diharapkan penyelenggaraan PON XX di ‘Bumi Cendrawasih’ dapat berjalan dengan aman dan terhindar dari penularan virus Covid-19.(Pusd/red)

Categories
Kesehatan Nasional

Satgas Protokol Kesehatan dan Relawan Disiapsiagakan Jelang PON XX Papua

Koran Jurnal,  Mimika – Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional telah melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas relawan prokes untuk mendukung PON XX di Papua. Kegiatan ini diselenggarakan di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika pada hari ini, Sabtu (25/9).

Sebanyak 95 relawan dari berbagai organisasi masyarakat dan organisasi pemuda yang ada di Kabupaten Mimika mendapat pembekalan terkait dengan perubahan perilaku, protokol kesehatan (prokes) dan penggunaan aplikasi InaRISK untuk monitoring pelaporan aktivitas. Mereka akan disebar ke berbagai titik sekitar tempat penyelenggaraan pertandingan maupun tempat-tempat keramaian.

Hadir secara langsung pada kegiatan pelatihan tersebut Deputi Bidang Pencegahan BNPB Dra. Prasinta Dewi, M.A.P selaku Kepala Satuan Tugas Protokol Kesehatan (Kasatgas Prokes) PON XX Papua yang didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mimika dan Plt. Direktur Kesiapsiagaan BNPB.

Dalam sambutannya, Prasinta Dewi menyampaikan tujuan dari dukungan yang diberikan BNPB ini adalah bentuk kepedulian negara hadir ditengah-tengah masyarakat pada kondisi pandemi Covid-19 untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19 dalam pelaksanaan even nasional PON ke XX di Provinsi Papua.

“Saya ucapkan terima kasih banyak kepada seluruh relawan yang berpartisipasi dan turut membantu kegiatan sosialisasi dan edukasi dengan melakukan berbagai aktifitas mulai dari membuka gerai masker dan mobil masker,” ucap Prasinta.

Dalam kesempatan yang sama, Plt. Direktur Kesiapsiagaan BNPB yang juga sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Satgas Prokes PON XX Papua, Pangarso Suryotomo juga menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengedepankan pendekatan yang humanis dan menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami masyarakat.

Setelah membuka kegiatan pelatihan bersama relawan, Deputi Pencegahan BNPB didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mimika meninjau tempat pertandingan futsal putra dan beberapa venue pertandingan untuk melihat kesiapan panitia dan penerapan protokol kesehatan.

Turut hadir bersama dalam kegiatan tersebut perwakilan dari bidang perubahan perilaku, bidang asistensi prokes dan tim pakar satuan tugas penanganan Covid-19.(Pusd/red)

Categories
Kesehatan Megapolitan

Pelayanan Samsat Jakarta Pusat Tetap Optimal dan Wajib Prokes di PPKM Level 4 

Koran Jurnal, Jakarta – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 mulai dari tanggal 3 Agustus hingga 9 Agustus 2021 untuk wilayah DKI Jakarta tidak sedikit menurunkan semangat pelayanan publik kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Jakarta Pusat.

Kanit STNK Samsat Jakarta Pusat AKP Nur Aqsha Ferdianto mengatakan dengan adanya PPKM Level 4 jajarannya tetap konsisten melayani wajib pajak dengan penguatan Protokol Kesehatan (Prokes).

“Justru PPKM Level 4 ini kita malah meningkatkan pelayanan,” ujar Aqsha kepada wartawan, Kamis (05/08/2021).

Pihaknya juga tetap menjadikan Prokes sebagai basis utama pelayanannya.

“Kita optimal melayani wajib pajak dengan mempertebal Prokes,” kata dia.

Sementara, salah seorang wajib pajak, Heni, 44, menyebut jika petugas secara disiplin dalam menerapkan Prokes.

“Petugas keliling mengingatkan agar selalu mengindahkan Prokes, seperti saat mengantre tetap jaga jarak,” pungkasnya.

Selain itu, kebersihan lingkungan Samsat Jakarta Barat terjaga baik.

“Rutin disemprot disinfektan ruangannya,” tuturnya.

Categories
Nasional

Pemerintah Longgarkan Aturan PPKM, Ini Sektor Usaha yang Diizinkan Beroperasi dengan Syarat Prokes Ketat

Koran Jurnal, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk melonggarkan aturan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di seluruh daerah namun tetap mengedepankan Protokol Kesehatan yang ketat.

Keputusan tersebut diambil setelah Presiden Jokowi dan jajarannya mempertimbangkan sejumlah aspek, baik aspek kesehatan, aspek ekonomi, hingga dinamika sosial di masyarakat.

“Dengan mempertimbangkan aspek kesehatan, aspek ekonomi, dan dinamika sosial, saya memutuskan untuk melanjutkan penerapan PPKM level 4 dari tanggal 26 Juli sampai dengan 2 Agustus 2021. Namun, kita akan melakukan beberapa penyesuaian terkait aktivitas dan mobilitas masyarakat yang dilakukan secara bertahap dengan pelaksanaan yang ekstra hati-hati,” ujar Presiden Jokowi, di Jakarta, Minggu malam (25/07/2021).

Adapun sejumlah penyesuaian yang dilakukan oleh pemerintah dalam penerapan PPKM antara lain sebagai berikut:

1. Pasar rakyat yang menjual sembako sehari-hari diperbolehkan untuk buka seperti biasa dengan protokol kesehatan yang ketat;
2. Pasar rakyat yang menjual selain kebutuhan pokok sehari-hari bisa buka dengan kapasitas maksimal 50 persen sampai dengan pukul 15.00, di mana pengaturan lebih lanjut dilakukan oleh pemerintah daerah;
3. Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen atau outlet voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan usaha-usaha kecil lain yang sejenis diizinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai dengan pukul 21.00 yang pengaturan teknisnya diatur oleh pemerintah daerah;
4. Warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan, dan sejenisnya yang memiliki tempat usaha di ruang terbuka diizinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai pukul 20.00 dan maksimal waktu makan untuk setiap pengunjung 20 menit.

“Hal-hal teknis lainnya akan dijelaskan oleh menko (menteri koordinator) dan menteri terkait,” lanjutnya.

Menurut Presiden, saat ini sudah terjadi tren perbaikan dalam pengendalian pandemi Covid-19. Laju penambahan kasus, tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit atau BOR, dan positivity rate mulai menunjukkan tren penurunan seperti yang terjadi di beberapa provinsi di Jawa. Namun demikian, Presiden mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam menyikapi tren perbaikan ini dan tetap waspada menghadapi varian delta yang sangat menular.

“Pertimbangan aspek kesehatan harus dihitung secara cermat dan pada saat yang sama, aspek sosial ekonomi masyarakat, khususnya pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari juga harus diprioritaskan,” imbuhnya.

Untuk mengurangi beban masyarakat akibat pandemi Covid-19 ini, pemerintah juga meningkatkan pemberian bantuan sosial untuk masyarakat dan bantuan untuk usaha mikro kecil. Penjelasan secara terperinci mengenai hal tersebut akan dilakukan oleh menteri koordinator atau menteri terkait.

Secara khusus Presiden Jokowi juga meminta kepada para menteri terkait untuk segera melakukan langkah-langkah maksimal untuk membagikan vitamin, suplemen kepada masyarakat, memberikan dukungan obat-obatan, dan konsultasi dokter terhadap masyarakat yang melakukan isolasi mandiri, serta dukungan pengobatan di rumah sakit.

“Angka kematian harus ditekan semaksimal mungkin dan untuk daerah-daerah yang memiliki angka kematian yang tinggi, peningkatan kapasitas rumah sakit, isolasi terpusat, dan juga ketersediaan oksigen perlu ditingkatkan segera,” tegasnya.

Presiden juga mengingatkan seluruh masyarakat untuk selalu waspada akan kemungkinan munculnya varian lain yang lebih menular. Oleh karena itu, Presiden memerintahkan agar pengetesan dan penelusuran bisa ditingkatkan lebih tinggi, diikuti dengan perawatan yang cepat untuk menekan laju penularan dan meningkatkan angka kesembuhan.

“Penerapan protokol kesehatan yang ketat serta peningkatan testing, tracing, dan treatment akan menjadi pilar utama penanganan Covid-19 ke depannya. Memakai masker dan menjaga jarak harus terus dilakukan,” ungkapnya.

“Terakhir, saya mengajak seluruh lapisan masyarakat, seluruh komponen bangsa untuk bersatu padu dan bahu-membahu melawan Covid-19 ini. Dengan usaha keras kita bersama, insyaallah kita bisa segera terbebas dari Covid-19 dan kegiatan sosial ekonomi masyarakat bisa kembali normal,” tandasnya.(Ist/red)

Categories
Kesehatan Megapolitan

Masa PPKM Darurat, Samsat Jakarta Pusat Pastikan Prokes Tetap Berjalan Sesuai Aturan

Koran Jurnal, Jakarta – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat yang telah diterapkan untuk Pulau Jawa dan Bali sejak 3-20 Juli 2021 mendatang, menjadikan sejumlah kantor instansi pemerintahan yang memliki fungsi pelayanan publik turut menyesuaikan dengan kebijakan itu.

Seperti yang terjadi di Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Jakarta Pusat.

Kepala Unit (Kanit) STNK Samsat Jakarta Pusat AKP Nur Aqsha Ferdianto menegaskan bahwa petugas piket rutin memantau wajib pajak yang datang agar selalu mengindahkan Protokol Kesehatan (Prokes).

“Saya dalam mengawali dinas, memberi penekanan ke petugas piket dan tim khusus atau timsus untuk rutin berkeliling area kantor mengecek setiap pelayanan agar selalu disertai Prokes yang disiplin,” ujar Aqsha dalam keterangannya, Senin (05/07/2021).

Dalam pantauan pihaknya kata dia tampak wajib pajak mematuhi Prokes dengan baik, seperti menjaga jarak ketika antre.

“Wajib pajak saat mengantre telah sesuai tempat yang telah ditentukan, seperti berdiri di garis batas ketika berdiri antre dan ketika duduk juga tidak ada yang bersebelahan langsung,” pungkasnya.

Menurut dia, Satgas Covid-19 setempat dari Kelurahan Pademangan juga telah mengecek langsung Prokes yang ada di Samsat Jakarta Pusat.

“Satpol PP juga cek Prokes tempat kita khususnya area kantin. Tidak ada yang makan di tempat, harus dibungkus dan wajib pajak juga patuh tidak ada yang nongkrong di kantin,” tandasnya.

Categories
Megapolitan

Tim Pantau Ditlantas PMJ Puji Penerapan Prokes Covid-19 di Samsat Jakarta Pusat

Koran Jurnal, Jakarta – Penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) di kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Jakarta Pusat dinilai telah terwujud baik.

Hal itu diungkapkan tim pantau Prokes dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya (Ditlantas PMJ) usai melakukan pengecekan ke kantor Samsat Jakarta Pusat baru-baru ini.

“Didampingi Kanit STNK Samsat Jakarta Pusat AKP Nur Aqsha Ferdianto dan Pamin TU Ipda Aris Susanto kami monitoring ke sejumlah bagian kantor terutama di pintu masuk dan loket pelayanan. Sangat baik jajaran Samsat Jakarta Pusat dalam menjalankan Prokes,” kata ketua tim pantau Prokes Ditlantas PMJ AKP Wahyono dalam keterangannya, Kamis (01/07/2021).

Sementara itu, Kanit STNK Samsat Jakarta Pusat AKP Nur Aqsha Ferdianto menegaskan bahwa pihaknya selalu menekan pentingnya Prokes diberlakukan dengan ketat kepada jajarannya dalam melakukan pelayanan ke masyarakat.

“Prokes ketat harus dimulai dari kita sendiri selaku pelayan masyarakat terlebih dalam situasi angka Covid-19 yang meninggi, agar masyarakat merasa tak risih dan nyaman ketika datang ke tempat kita,” ujar Aqsha.

Sedangkan, Pamin TU Samsat Jakarta Pusat Ipda Aris Susanto menyatakan sejumlah upaya yang rutin dilakukan oleh jajarannya dalam pemeliharaan Prokes.

“Saat pagi dan sore, kita sebelum dan sesudah pelayanan rutin menyemprotkan disinfektan ke seluruh bagian kantor maupun ruangan Samsat Jakarta Pusat,” tandasnya.(ms/red)

Categories
Kesehatan TNI

Prajurit TNI Yonif 642 Laksanakan Penerapan Prokes dan Kampanye Pencegahan Covid-19

Koran Jurnal, Kalbar – Pasar Tradisional Semitau Hulu adalah salah satu tempat perputaran ekonomi bagi sebagian besar masyarakat Kec. Semitau, Kab. Kapuas Hulu. Masyarakat datang berkunjung di pasar ini untuk membeli segala kebutuhan pokok dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Untuk mendukung program pemerintah dalam hal memutus rantai penularan Covid-19, Prajurit Yonif 642/Kapuas Kipan C dipimpin oleh Sertu Alfian bersama petugas gabungan memfokuskan edukasi pendisiplinan penerapan Protokol Kesehatan yakni 3M  (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) dan melakukan 3T (testing, tracing, treatment) di Pasar Tradisional Semitau Hulu, Kalbar, Selasa (15/06/2021).

Hal yang dilakukan personel Kipan C Yonif 642/Kapuas bersama tim di lapangan yaitu dengan mengintensifkan pemantauan dan antisipasi kerumunan memastikan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) berjalan baik. Masyarakat dihimbau, selain menjaga jarak juga diharuskan memakai masker dan mencuci tangan dengan air mengalir atau hand sanitizer sebelum dan sesudah melakukan transaksi di pasar tersebut.

Danyonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa mengajak seluruh lapisan masyarakat khususnya di wilayah binaan satuan jajaran Yonif 642 agar selalu menjaga kesehatan, rajin berolahraga serta mengikuti program pemerintah dalam rangka memutus rantai penularan Covid-19.

“Kita berharap masyarakat dapat melakukan berbagai hal dalam rangka mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Hal ini juga sebagai dukungan kita bersama untuk menangani pandemi ini dengan harapan cepat berlalu serta masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa,” ujarnya.

Di tempat terpisah, untuk mencegah penyebaran Covid-19, personel Kompi Bantuan Yonif 642/Kapuas yang dipimpin Serda Taslim juga melaksanakan Kampanye Covid-19 di Pasar Sui Durian, Sintang, Kalbar.

“Pentingnya saat ini untuk menegakkan dan menggalakan Prokes sebagai salah satu upaya menekan penyebaran Covid-19,” kata Danyonif.

“Memberikan Kampanye Covid-19 tersebut sebagai wujud kepedulian kami kepada masyarakat yang berada di sekitar Kab. Sintang, agar selalu ingat dan taat terhadap Prokes, sehingga dapat mencegah terkena paparan Covid-19,” pungkas Danyonif.

Salah satu warga di sekitaran Pasar Sui Durian, Stevanus (38 th) sangat berterimakasih sekali kepada Yonif 642/Kapuas atas himbauan yang telah diberikan.

“Kami sangat berterimakasih atas perhatian dari bapak TNI khususnya Yonif 642 yang aktif memberikan pengarahan tentang Covid-19 untuk kami masyarakat, sehingga kami dapat terhindar dari terkena paparan Covid-19,” ungkapnya.(pen/red)

Categories
Daerah TNI

Ajak Warga Terapkan Prokes, Koramil Jawai Turun ke Desa

Koran Jurnal, Sambas – Koramil 1208-04/Jawai melaksanakan pemantauan aktivitas warga di desa dan berlokasi di Dusun Sarimedan Rt. 05 Rw 03, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Rabu (09/06/2021).

Babinsa 04/Jawai Kopda Faisal menuturkan, dalam pelaksanaan imbauan dan pembatasan kegiatan tersebut adalah untuk mencegah dan memutus menyebarnya Covid-19 di Wilayah Kecamatan Jawai dan sekitarnya.

“Aktifitas normal, dan mayoritas adalah masyarakat setempat yang berkegiatan seperti biasanya,” ujarnya.

Ibu Eni sebagai masyarakat Kecamatan Jawai merasa bangga dan juga berharap kegiatan pemantauan dan penerapan Prokes tersebut rutin dilaksanakan Pak Babinsa.

“Terimakasih pelaksanaan pengecekan aktifitas masyarakat desa kami, dan mengimbau melaksanakan pembatasan terhadap kerumunan untuk menghindari serta penggunaan masker,” ucapnya.

“Terimakasih Babinsa sudah siap untuk lakukan pengamanan dan pemantauan serta melakukan imbauan agar tetap mematuhi protokol kesehatan,” tutupnya.(pen/red)

Categories
TNI

Satgas Yonif 642 Bersama Stakeholder Laksanakan Apel Sterilisasi dan Penegakan Prokes di Wilayah Perbatasan

Koran Jurnal, Kalbar – Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas bersama Polri dan Stakeholder Perbatasan sepakat untuk bersinergi melaksanakan berbagai upaya pencegahan penyebaran Virus Corona di wilayah Perbatasan RI-Malaysia, khususnya di area Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa, pada saat memimpin Kegiatan Apel Sterilisasi dan Penegakan Protokol Kesehatan di Wilayah Perbatasan Bersama Stakeholder perbatasan wilayah Entikong, di halaman PLBN Entikong, Kec. Entikong, Kab. Sanggau, Kalbar, Jum’at (26/03/2021).

Dansatgas mengungkapkan, dalam rangka membahas tindak lanjut aksi pencegahan penyebaran Virus Corona di wilayah perbatasan Entikong, TNI-Polri bersama seluruh Stakeholder Perbatasan melaksanakan apel dilanjutkan peninjauan langsung kegiatan pemeriksaan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) di PLBN Entikong.

“Peran aktif dari seluruh pihak diharapkan dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab demi tercapainya tujuan yaitu wilayah perbatasan yang bebas dari penyebaran dan penularan Covid-19,” tegasnya.

Dansatgas mengatakan bahwa seluruh instansi terkait telah sepakat untuk bekerjasama dengan melaksanakan pemeriksaan dan pengawasan yang ketat terhadap Pekerja Migran Indonesia dari Malaysia yang akan kembali ke Indonesia.

“Semua WNI yang akan kembali ke wilayah Indonesia harus memiliki administrasi Swab PCR negatif 3 x 24 jam, kemudian setelah masuk ke wilayah Indonesia akan dikarantina selama 5 hari sambil menunggu melaksanan Swab ulang,” jelasnya.

Dalam kegiatan apel tersebut, Dansatgas mengajak kepada seluruh unsur terkait agar memelihara dan meningkatkan sinergitas yang sudah terjalin dengan baik antara TNI, Polri, dan Stakeholder di wilayah PLBN Entikong.

“Masing-masing pimpinan kita telah memberikan kepercayaan kepada kita untuk membantu pemerintah mengatasi dan mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah perbatasan ini, jaga kepercayaan tersebut dengan saling bekerja sama untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan Negara,” ujar Letkol Alim Mustofa mengakhiri.(pen/red)