Categories
Uncategorized

TNI Angkatan Laut Evakuasi Ratusan Penumpang KM Mutiara Timur I ke Lanal Banyuwangi

Koran Jurnal, Jakarta – Ratusan penumpang korban kapal terbakar KM. Mutiara Timur I yang terombang-ambing di laut, pada Rabu, (16/11) berhasil diselamatkan prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL) Kapal Angkatan Laut (KAL) Kadet 06, KAL Kadet 07 dan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Raden Eddy Martadinata (REM) -331.

Sebanyak 258 korban yang dievakuasi yaitu 210 orang onboard di KRI REM-331, 25 orang onboard KAL Kadet-06, 19 orang onboard di KAL Kadet-07 dan 4 orang onboard Kapal Basarnas NTB, di evakuasi menuju Posko TNI AL di Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi yang berlokasi di Pelabuhan Tanjung Wangi.  Sebagian korban yang mengeluh sakit, setelah dilaksanakan pemeriksaan selanjutnya dirawat di rumah sakit terdekat.

Komandan Lanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Ansori menjelaskan, “Korban yang telah di evakuasi kesemuanya dalam keadaan selamat, beberapa unsur TNI AL seperti KRI Sultan Hasanuddin-366 dan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 melaksanakan relokasi di tempat kejadian kebakaran kapal KM. Mutiara Timur I yang sedang lego jangkar. Sedangkan untuk memadamkan api dikirimkan tug boat dari Bali dan Lembar, penumpang yang evakuasi setelah dipastikan dalam kondisi baik bisa langsung pulang.”

Sementara itu, Komandan KAL Kadet 06 Mayor Laut (P) Mahmud Ridho Ardhi mengatakan bahwa, kegiatan SAR tersebut menjadi kesempatan bagi para taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) untuk mengimplementasikan setiap pelajaran profesi yang telah diberikan seperti materi Casualities/ Medical Evacuation (Casevac/Medevac), dan operasi SAR laut secara langsung. Mengetahui bagaimana respon dalam mengambil keputusan secara cepat  terhadap kedaruratan yang harus dilaksanakan.  Bahkan beberapa dari para taruna merelakan barang perlengkapan pribadi mereka untuk digunakan oleh para korban yang hampir keseluruhan sudah terserang kedinginan akibat berada di laut sambil menunggu pertolongan.

Sedangkan Komandan KAL Kadet 07 Mayor Laut (P) Erwin Teguh Indrajid Londang yang juga terlibat dalam evakuasi mengungkapkan rasa syukur dapat melaksanakan tugas dengan baik, “Alhamdulilah kami mampu menunaikan tugas mengantarkan para korban ke Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi untuk selanjutnya dilaksanakan evakuasi lebih lanjut dibawah koordinator Komandan Lanal Banyuwangi beserta pihak-pihak yang membantu. Selain itu, semoga kedepan pelaku usaha maritim lebih berhati-hati serta mewaspadai hal-hal kedaruratan. Dan TNI AL tetap konsisten dalam upaya penegakan keamanan serta keselamatan di laut dengan memberikan respon yang cepat atas kejadian seperti kecelakaan di laut,” ungkapnya.

Unsur – unsur TNI AL Satuan Tugas Pengamanan Laut KTT G20 di perairan Bali yaitu KRI R.E. Martadinata-331, KRI Sultan Hasanuddin-366 langsung memperkuat pelaksanaan SAR. Komandan KRI REM 366, Kolonel Laut (P) Nopriadi mengatakan, “Bahwa Satgasla Pam Laut KTT G20, tanpa harus menunggu perintah langsung memberikan pertolongan terhadap kedaruratan yang terjadi di KM Mutiara Timur I ini, sesuai dengan perintah Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, karena ini misi kemanusiaan, dan semua unsur yang ada dilaut secara Undang-Undang memiliki kewajiban untuk melakukan pertolongan,” tegasnya.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono juga menegaskan bahwa para Komandan lapangan tidak boleh ragu mengambil keputusan sesuai lingkup kewenangan dengan menguasai medan tugas dan tentunya harus mematuhi hukum yang berlaku di lingkup nasional maupun Internasional.(disp)

Categories
Daerah TNI

TNI AL Bantu Evakuasi Korban Penembakan Kapal Ikan Indonesia oleh Kapal Patroli PNG

Koran Jurnal, Jakarta – Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) XI Merauke membantu pengurusan jenazah korban penembakan kapal ikan nelayan Indonesia oleh Kapal Patroli Papua Nugini (PNG) yang berlabuh di Pelabuhan Perikanan Nusantara Merauke, Selasa (23/8/2022) kemarin.

Berdasarkan keterangan yang didapat dari ABK kapal atas nama Damni, kronologis peristiwa tersebut terjadi pada hari Senin tanggal 22 Agustus 2022 pukul 06.30 WIT Kapal Motor Nelayan (KMN) Calvin 02 sedang menarik jaring di Perairan Pulau Turi PNG, kemudian memperoleh informasi dari radio terdapat kapal Patroli PNG, sehingga nahkoda mengarahkan untuk melepas jaring yang belum terangkat dan kapal segera meninggalkan perairan PNG ke arah perairan Merauke Indonesia.

Kapal Patroli PNG dengan Nomer Lambung 401 sekitar 2 mil mengejar ke arah KMN. Calvin 02 dan terlihat Kapal Patroli PNG menurunkan 1 Speedboat jenis sea rider dengan jumlah personel 10 orang. Selanjutnya menuju ke arah lambung kanan KMN. Calvin 02 dan menembak dengan rentetan ke arah ruang kemudi lambung kanan kapal serta berputar ke lambung kiri kapal.

Dari kamar mesin Damni melihat nahkoda a.n Sugeng sudah terbaring dengan posisi tertelungkup kepala menghadap ke lantai kapal, melihat nahkoda sudah tidak memegang kemudi dan kapal bergerak zig-zag,  sehingga Damni keluar dari kamar mesin menuju lambung kanan dan melambaikan karung warna putih ke arah spead boat yang sedang mengapung di lambung kanan kapal.

Kemudian Tim patroli PNG yang menggunakan speedboat meminta semua ABK untuk keluar dan berkumpul ke haluan kapal, serta menyuruh 2 ABK untuk mengangkat nahkoda yang tertembak untuk menunjukkan ke Tim Patroli PNG.  Namun karena nahkoda sudah meninggal dan susah untuk diangkat, ABK memberikan isyarat kepada Tim Patroli PNG, kemudian speedboat memutari kapal lalu menuju ke kapal nelayan lain untuk memeriksa.

Sekitar pukul 14.30 WIT, Kapal Patroli PNG pergi, ABK a.n. Ilham mengambil alih kemudi kapal. Karena alat navigasi rusak, ABK a.n. Damni meminta bantuan melalui radio, menyampaikan kejadian tersebut dan meminta arah agar bisa kembali ke perairan Merauke. Permintaan tersebut dijawab oleh kapal lain yang sedang berlayar dan mengarahkan serta memberi panduan ke arah barat.

Setelah KMN Calvin 02 mendekati perairan Torasi (wilayah perairan  Indonesia) bertemu dengan kapal KMN. Sumber Samudra yang kemudian memberikan pertolongan dengan memberikan alat navigasi serta 1 orang ABK sebagai juru mudi.

Setibanya di Pelabuhan Perikanan Nusantara Merauke. Pukul 08.35 WIT dilakukan pemeriksaan jenazah kurban oleh tim medis dari KKP, dan dievakuasi Ambulan Rumah Sakit TNI AL Lantamal XI Merauke ke Kamar Jenazah RSUD Merauke yang selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Lantamal XI mendalami serta menggali informasi dari ABK yang selamat dan memeriksa kondisi KMN. Cavin 02.(disp)

Categories
Jurnal Foto TNI

TNI AL Evakuasi Warga Amerika Serikat ABK MSV. Ocean Intervention

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut dengan menggunakan KRI Hiu-634 berhasil melaksanakan evakuasi terhadap satu orang warga Amerika Serikat atas nama Dipens Wade Donald usia 46 tahun yang mengalami sakit. Dirinya merupakan Engineering Officer MSV. Ocean Intervention di Laut Jawa.

Proses evakuasi ini diawali dari perintah langsung Pangkoarmada II Laksda TNI Dr. T.S.N.B. Hutabarat, M.M.S., yang mendapatkan informasi mengenai permintaan evakuasi crew MSV. Ocean Intervention. Selanjutnya pada Rabu (27/7) pukul 21.30 WIB, KRI HIU-634 bertolak dari Dermaga Koarmada II menuju posisi MSV. Ocean Intervention di buoy No.1 Laut Jawa jarak 5 NM.

Setiba diposisi MSV. Ocean Intervention, prajurit TNI AL awak KRI Hiu-634 segera melaksanakan evakuasi dan bergerak menuju dermaga umum Jamrud Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Kemudian Dipens Wade Donald dibawa dan dilaksanakan pemeriksaan kesehatan oleh tim medis dari Rumkit TNI AL dr. Oepomo Lantamal V Surabaya.

Setelah dinyatakan dalam kondisi sehat, Komandan KRI Hiu-634 Letkol Laut (P) Pungki Kurniawan menyerahkan Dipens Wade Donald kepada Kepala Cabang PT. Berkah Tata Baruna, Gatot Irawanto sebagai agen untuk kepengurusan administrasi hingga terbang kembali ke Amerika Serikat yang juga disaksikan pihak Imigrasi Tanjung Perak, dan pihak KSOP Tanjung Perak. Sementara itu MSV. Ocean Intervention melaksanakan lego jangkar, menunggu perkembangan untuk izin merapat di dermaga Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Aksi evakuasi terhadap warga Amerika Serikat ini tidak terlepas dari penekanan KSAL Laksamana TNI Yudo Margono yang dalam berbagai kesempatan memerintahkan kepada jajaran TNI AL untuk cepat tanggap dan peka terhadap situasi dan permasalahan yang terjadi disekelilingnya serta tidak ragu dalam mengambil keputusan sesuai aturan yang berlaku.(disp)

Categories
Militer TNI

SAR TNI AL Berhasil Evakuasi ABK Kapal Tenggelam di Selat Karimata

Koran Jurnal, Jakarta –  Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) XII Pontianak berhasil menyelamatkan ABK kapal KLM Maju Indah yang tenggelam dihantam ombak di laut perairan Gosong Aling Selat Karimata (Laut Jawa) saat akan berlayar dari Pontianak menuju Gersik, Selasa (12/7/2022) lalu.

Kapal dengan 8 ABK dan memuat 190 ton Pupuk Dolomit, 36 100 Ton Pupuk SP, 10 Ton Granit serta 30 Ton bahan kelontong diselamatkan unsur TNI AL KRI Sembilang-850 (KRI SBL) berkat laporan dari Agen Eka Sari Bahari Rakyat.

Kejadian berawal ketika Lantamal XII Pontianak pada hari Senin (11/07) pukul 16.45 WIB mendapat laporan dari Agen Eka Sari Bahari Rakyat bahwa telah terjadi Kecelakaan, yaitu Kapal KLM Maju Indah terkena ombak dan tenggelam di perairan Gosong Aling Selat Karimata

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim dari Satrol Lantamal XII (F1QR) segera melaporkan ke komando atas dan melakukan koordinasi dengan Kansar Pontianak untuk melaksanakan evakuasi terhadap korban kapal tenggelam tersebut. Kemudian dikirimkan KRI Sembilang-850 (KRI SBL-850) dari Ketapang menuju lokasi kejadian laka laut untuk melakukan Search And Rescue (SAR).

Pada Selasa 12 Juli 2022 KRI SBL-850 berhasil melaksanakan penyelamatan terhadap 8 Anak Buah Kapal (ABK). Namun kapal dan muatan sudah tidak dapat diselamatkan dikarenakan sudah tenggelam penuh. Setelah dilaksanakan penyelamatan terhadap para ABK, KRI SBL-850 beserta korban bergerak kembali ke Lanal Ketapang untuk dilaksanakan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim kesehatan beserta tim karantina Kesehatan serta mendata para ABK yang menjadi korban laka laut.

Komandan Lanal (Danlanal) Ketapang Letkol Laut (P) Bambang Nugroho didampingi Komandan KRI SBL-850 bertempat di geladak buritan KRI Sembilang-850 melaksanakan serah terima ABK Kapal dari Danlanal Ketapang kepada Agen Kapal.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono diberbagai kesempatan telah memerintahkan prajuritnya untuk berperan aktif secara profesional, bergerak cepat dalam mendukung kegiatan atau membantu saat ada kejadian yang membuat penderitaan bagi rakyat sebagai salah satu tugas TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), sehingga keberadaan prajurit TNI AL akan bermanfaat bagi masyarakat sekelilingnya.(disp)

Categories
TNI

TNI AL Evakuasi Ibu Melahirkan Terombang-ambing di Perairan Madura

Koran Jurnal, Jakarta – Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Surabaya (SBY)-591 jajaran Koarmada II dengan Komandan Letkol Laut (P) Handoyo, membantu evakuasi ibu melahirkan yang sedang terombang-ambing di atas Kapal Siaga Desa, saat KRI melaksanakan operasi pelayaran dari Pulau Sepekan menuju Pulau Sapudi di perairan sebelah barat Pulau Kangean, Senin (20/6/2022).

Kapal Siaga Desa yang mengalami kerusakan (As Mesin Induk patah) ini selanjutnya digandeng menuju Pelabuhan Kangean untuk evakuasi ke darat. KRI Surabaya-591 selanjutnya lego jangkar di Teluk Ketapang Kangean dilanjutkan penurunan 2 LCVP untuk proses evakuasi korban ke darat, sedangkan kapal Siaga Desa diantar ke area lego jangkar.

Komandan KRI Surabaya-591 menjelaskan, jika kapal Siaga Desa yang sedang dalam misi mengantar warga dalam proses persalinan , mengalami mati mesin dan sempat terombang-ambing di lautan.

“Setelah dilokasi dengan jarak 1.200 yard dari kapal Siaga Desa, selanjutnya KRI Surabaya-591 menurunkan 2 unit LCVP untuk menuju kapal Siaga Desa guna melaksanakan evakuasi,” jelas Letkol Handoyo.

Dalam evakuasi kapal tersebut, KRI Surabaya-591 berhasil mengevakuasi 8 personel dengan keterangan 2 orang pasien (1 Ibu pasca operasi Caesar beserta 1 bayi), 2 orang keluarga pasien dan 4 orang tenaga medis (3 dokter dan 1 bidan).

Seluruh personel dalam kondisi aman selanjutnya dirawat di ruang kesehatan KRI Surabaya-591 untuk kemudian dibawa menuju puskesmas terdekat.

Kesigapan KRI Surabaya-591 ini dalam menindak cepat terjadinya permasalahan di laut sesuai dengan instruksi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono agar dimana pun prajurit TNI AL berada harus dapat membantu dan memberikan manfaat dilingkungan sekitarnya.(disp)

Categories
TNI

Tim SAR Gabungan TNI AL Kembali Evakuasi 10 Korban KM Ladang Pertiwi 02

Koran Jurnal, Jakarta – Tim SAR Gabungan TNI Angkatan Laut (TNI AL) yang terdiri dari kapal-kapal perang, pesawat udara dan personelnya hingga hari ketiga pasca tenggelamnya KM. Ladang Pertiwi 02 di sekitar wilayah perairan Selat Makassar masih bekerja keras untuk menemukan sisa korban lainnya. Hari ini, Senin (30/5/2022) kembali berhasil ditemukan 10 korban lainnya.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono melalui pesan singkatnya menyampaikan 10 orang korban kembali telah ditemukan oleh nelayan.

“Sepuluh korban ditemukan dalam keadaan selamat oleh nelayan di dua tempat yaitu pulau Pamantauang 6 orang dan 4 orang di pulau Saliriang, sehingga total jumlah yang sudah ditemukan adalah 31 dari 43 penumpang,” ujar Kadispenal.

Komandan Guspurla Koarmada II Laksamana Pertama TNI Deny Prasetyo yang memimpin Tim SAR TNI AL dilapangan menjelaskan beberapa informasi yang didapat bahwa ada 10 orang yang selamat, yang sudah dirawat di Pulau Masalima di Kepulauan Pemantauang, sehingga total terakhir ada 12 orang yang masih dalam pencarian. Sampai dengan saat ini ada 3 KRI, yaitu KRI Malahayati, KRI Mandau, dan KRI Pulau Rupat serta akan diterbangkan pesawat Cassa TNI AL untuk pencarian dari udara.

Aksi cepat tanggap unsur-unsur KRI dan pesud TNI AL dalam setiap kejadian dimanapun sesuai dengan instruksi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono agar sesegera mungkin memberikan bantuan terhadap kesulitan rakyat dengan mengoptimalkan segala kemampuan yang dimiliki sehingga keberadaan Prajurit TNI AL dimanapun dapat bermanfaat bagi masyarakat sekelilingnya.

KM Ladang Pertiwi 02 sebelumnya pada tanggal 25 Mei 2022 pukul 17.00 WITA berlayar dari Pelabuhan Paotere menuju Pulau Kalmas membawa Sembako dan Kerikil serta membawa 43 orang penumpang, kemudian kapal seharusnya tiba pada hari Kamis 26 Mei 2022 Pukul 16.00 dan dilaporkan tidak dapat dihubungi. Pada hari Sabtu tanggal 28 Mei 2022 pukul 08.10 WITA diterima laporan bahwa kapal sdh tenggelam dan sebagian penumpang di evakuasi oleh kapal yg melintas.(disp)

Categories
Daerah TNI

Grup 1 Kopassus Evakuasi Korban Banjir di Serang dan Banten Lama

Koran Jurnal, Serang – Hingga malam ini tim evakuasi banjir Grup 1 Kopassus masih melakukan bantuan kemanusiaan korban banjir di wilayah Banten Lama, ratusan warga masih mengungsi di Benteng Speelwijk dengan menggunakan tenda terpal, Selasa (1/3/2022) malam.

Namun saat ini warga memerlukan air bersih dan beberapa bahan makanan.

Dikatakan Kapten Khadafi yang memimpin tim evakuasi korban banjir Grup 1 Kopassus bahwa daerah yang masih mencolok banjir di daerah Banten lama. Informasi yang di dapat air mulai masuk pada pukul 13.00 WIB. sedangkan hujan terjadi dari pukul 22.00 Senin malam s.d 09.00 Selasa pagi. Sehingga masyarakat setempat berpendapat adanya bendungan atau saluran yang hancur. Saat ini Banten lama masih tergenang, khususnya objek cagar budaya Masjid Agung masih tergenang hingga Selasa malam.

Grup 1 Kopassus perbantuan bencana Banjir dengan membawa peralatan pertolongan pertama yakni LCR dan Mesin Tempel : 4 unit, Dayung : 20 buah, Rompi Pelampung : 80 buah, Tali karmantel : 2 paket , Eight decender : 30 buah , Long Sling : 30 buah.

Sebelumnya, arus air yang cukup deras mencapai ketinggian sepaha orang dewasa cukup menyulitkan proses evakuasi warga masyarakat sekitar. Tim Kopassus yang terdiri dari 51 orang dibawah pimpinan Kolonel Inf I Gede Putra Yasa langsung terjun ke lapangan membantu proses evakuasi. Tim evakuasi dengan perlengkapan lengkap langsung sigap membantu warga untuk menuju ke tempat evakuasi yang lebih aman. Anak-anak dan ibu-ibu langsung diangkut menggunakan perahu karet dan beberapa bayi digendong orang tuanya dan dibantu anggota Grup 1 Kopassus.

“Grup 1 Kopassus akan selalu siap, sigap dan tanggap terhadap perkembangan kondisi lingkungan sekitar,” tegas Kapten Inf A. Khadafi.(pen)

Categories
Daerah TNI

Aparat TNI Berhasil Evakuasi Nakes Korban Kekejaman KST dari Distrik Kiwirok

Koran Jurnal, Jayapura – Koopsgab TNI Papua berhasil mengevakuasi 9 dari 11 Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bertugas di Distrik Kiwirok, Kab. Pegunungan Bintang dan 1 anggota TNI korban penembakan Kelompok Separatis Teroris (KST) di Lapangan Frans Kaisepo Makodam XVII/Cenderawasih, Jayapura, Jum’at (17/09/2021).

Dalam press conference Pangdam XVII/Cenderawasih yang diwakili oleh Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Bambang Trisnohadi mengungkapkan 9 Nakes yang selamat akibat dari kekerasan, kebiadaban dan kekejaman KST di Distrik Kiwirok, Kab. Pegunungan Bintang, berhasil dievakuasi ke Jayapura untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.

“Pada sortie pertama ini kita berhasil mengevakuasi 10 orang terdiri dari 1 prajurit TNI yang mengalami luka tembak dan 9 tenaga kesehatan, yaitu 1 dokter, 3 perawat wanita dan 5 mantri,” ungkap Kasdam XVII/Cenderawasih.

Selanjutnya ditambahkan Kasdam bahwa satu korban an. Suster Gabriella Meilani yang ditemukan meninggal dunia juga akan segera dievakuasi dari Distrik Kiwirok.

“Jurang yang terjal serta cuaca buruk  membuat evakuasi para Nakes dan jenazah Suster Gabriella Meilani mengalami penundaan yang seyogyanya dilaksanakan kemarin, sehingga proses evakuasi 10 orang baru dapat dilaksanakan hari ini,” jelas Kasdam.

Lebih lanjut, Kasdam XVII/Cenderawasih menegaskan bahwa saat ini Kodam XVII/Cenderawasih telah mengirimkan tambahan pasukan untuk melaksanakan pengamanaan serta pengejaran terhadap KST di wilayah Distrik Kiwirok dan sekitarnya.

“Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A telah memberikan perintah agar personel TNI yang berada di Distrik Kiwirok Kompleks untuk  melaksanakan pengejaran dan penangkapan baik hidup ataupun mati terhadap para pelaku yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut,” tegas Kasdam.

Lebih lanjut Brigjen TNI Bambang Trisnohadi menyampaikan bahwa atas instruksi Pangdam XVII/Cenderawasih, Kodam XVII/Cenderawasih memberikan bantuan berupa bahan makanan kepada masyarakat Distrik Kiwirok yang bertujuan membantu meringankan beban hidup dan juga dimana saat ini pasar yang ada telah dibakar oleh KST sehingga masyarakat tidak dapat berbelanja untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Di akhir press conference tersebut, Kasdam XVII/Cenderawasih menyampaikan duka yang mendalam dan rasa prihatin atas tindakan yang dilakukan oleh KST yang sudah di luar batas kemanusiaan.

“Mereka yang sudah mengabdikan diri, meninggalkan keluarga untuk bertugas di daerah terpencil dalam rangka melayani, membantu dan merawat masyarakat yang sakit tetapi mereka justru yang menjadi korban,” tambah Kasdam.

“Keluarga besar Kodam XVII/Cenderawasih turut berduka yang mendalam atas meninggalnya tenaga kesehatan di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang akibat kekejaman, kekejian, kebiadaban dan keberutalan serta mengutuk tindakan KST yang sudah melampaui batas kemanusiaan dan kejadian ini merupakan bukti nyata dan tidak terbantahkan kalau selama ini mereka memutarbalikkan fakta atas kejadian-kejadian yang ada di Provinsi Papua,” tutup Kasdam.(pen/red)

 

Categories
Megapolitan TNI

TNI Angkatan Laut Evakuasi Pemulangan ABK WNI MV Nieuw Amsterdam dan MV Carnival Splendor

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Lantamal III Jakarta Brigadir Jenderal TNI (Mar) Hermanto, S.E., M.M., selaku Dansatgas pimpin evakuasi pemulangan ABK WNI kapal pesiar MV. Nieuw Amsterdam sebanyak 418 ABK dan MV. Carnival Splendor sebanyak 400 ABK, di Dermaga JICT II Tanjung Priuk, Jakarta Utara, Jum’at (29/5/2020).

Kapal Pesiar MV. Nieuw Amsterdam berbendera Negara Belanda, berlayar dari Madagascar menuju Jakarta membawa ABK WNI sebanyak 418 orang, sedangkan MV. Carnival Splendor berbendera Panama berlayar dari Philipina membawa 400 ABK WNI dari MV. Panorama menuju Jakarta.

Selama proses evakuasi, para ABK mendapat pengawalan dari Tim Satgas Pengamanan Laut. Setelah tiba di Dermaga JICT II, Tim Satgas Evakuasi menyiapkan protocol covid-19 terhadap personel dan barang bawaan dengan menyemprotkan cairan disinfektan, untuk barang bawaan diharuskan melalui X-Ray dari Tim Bea Cukai dilengkapi pula dengan pemeriksaan menggunakan anjing pelacak/K-9 dari Pom Lantamal III guna mengantisipasi adanya barang bawaan illegal.

Selanjutnya seluruh ABK dibawa menggunakan bus menuju Hotel Pullman Central Park dan Mercure Batavia yang sudah direkomendasikan oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DKI Jakarta untuk dilaksanakan Swab Test. “Apabila dari hasil Swab Test ditemukan adanya positif, maka akan dievakusi ke Wisma Atlit Kemayoran Jakarta untuk diisolasi, dan bila hasilnya negatif akan dipulangkan sesuai daerah yang dituju,” ujar Brigjen Hermanto.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Dansatgas Kolonel Marinir Beny Sarana, Dansat Kopaska Armada I Kolonel Laut (P) Johan Wahyudi, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priuk AKBP Kurniawan Tandi Rongre, S.Ik, Si., Syahbandar, KSOP, Imigrasi, Bea cukai dan Pihak Agen Kapal.(disp/red)

Categories
Megapolitan TNI

Posmat Marunda Lantamal III Berhasil Evakuasi Nelayan Tenggelam di Perairan Kalibaru

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Posmat Marunda Lantamal III Jakarta berhasil menemukan dan mengevakuasi ABK KM Adi Jaya 01 yang tenggelam di sekitar perairan Kalibaru.

Kejadian bermula pada saat 4 nelayan KM Adi Baru 01 melaut mencari ikan di perairan kalibaru pada malam hari pukul 20.00 wib. Namun tiba-tiba datang gelombang tinggi dan angin kencang yang menyebabkan perahu nelayan tersebut terbalik. Hal ini menyebabkan seluruh nelayan melompat kelaut dan berenang menuju ke pantai Marunda untuk mencari pertolongan.

Disaat bersamaan terdapat Kapal TB Satria Samudera 11 yang sedang berlayar disekitar perairan Marunda melihat ada 4 orang sedang mengapung-mengapung sambil melambaikan tangan memberi tanda meminta pertolongan. Selanjutnya 4 nelayan tersebut berhasil diselamatkan keatas kapal dalam keadaan aman.

Selanjutnya kru TB Satria Samudera 11 menghubungi Posmat Marunda melalui radio komunikasi untuk membantu proses evakuasi lanjutan. Namun dikarenakan malam itu kondisi cuaca dilaut ombak masih tinggi dan angin kencang maka para nelayan masih berada diatas kapal.

Kamis 11 Januari 2018 pagi setelah cuaca membaik, maka Patkamla II-3-17 Marunda yang telah menerima laporan segera bergerak cepat mendekat menuju posisi TB Satria Samudera 11 untuk melaksanakan evakuasi lanjutan 4 nelayan tersebut. Proses evakuasi lanjutan berjalan dengan aman dan lancar. Selanjutnya ke-4 nelayan tersebut dibawa ke Posmat Marunda untuk dilaksanakan pengecekan kesehatan dan selanjutnya diijinkan pulang.(red/Disp)