Categories
IPTEK TNI

Pushidros TNI AL Gelar Rapat Kolaborasi Surveyor Indonesia 

Koran Jurnal, Jakarta – Pushidrosal menyelenggarakan Rapat Kolaborasi Surveyor Indonesia bertempat di Rupat Danpushidrosal, Mako Pushidrosal, Ancol Timur, Jakarta Utara, Senin (20/3/2023).

Rapat yang dipimpin Danpushidrosal Laksamana Madya TNI Nurhidayat tersebut dihadiri dari perwakilan Kementerian/Lembaga dan para stakeholder bidang Survei dan Pemetaan, di antaranya Direktur PNBP Kemenkeu, Dirjen PRL KKP, Dirnav Hubla Kemenhub, Kadisnav Tanjung Priok, Dirops dan Komersial Pelindo, Kapus PKLP BIG, serta pejabat terkait Pushidrosal.

Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan guna peningkatan kualitas data survei sehingga akan meningkatkan catzoc pada peta laut terutama, di alur pelayaran, alur masuk pelabuhan, pelabuhan dan ALKI dalam rangka peningkatan ekonomi nasional.

Rapat koordinasi ini mendiskusikan skema kolaborasi surveyor-surveyor Indonesia baik yang sudah mempunyai sertifikat maupun yang belum mempunyai sertifikat. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas data-data yang ada (catzoc) guna kepentingan keselamatan pelayaran serta kepentingan tata ruang laut di perairan indonesia.

Danpushidrosal menyampaikan bahwa rapat tersebut merupakan tindak lanjut adanya arahan dari Menteri Koodinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia (Menko Marves RI) Luhut Binsar Pandjaitan, bahwa saat ini khususnya kegiatan-kegiatan yang ada di laut harus benar-benar terkontrol secara bersama-sama baik yang menyangkut tentang perizinannya ataupun hal lainnya yang di lakukan kedepan, hal itu termasuk sertifikasinya agar kualitas data yang dihasilkan dapat tetap terjaga kualitasnya sesuai standar yang ditentukan.(disp)

Categories
Energi SDA IPTEK Nasional

Presiden Jokowi Apresiasi Kolaborasi Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik

Koran Jurnal, Jakarta – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi perusahaan-perusahaan dalam negeri yang turut berkolaborasi dengan perusahaan BUMN dalam rangka membangun ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.
Disebutkan Presiden, perusahaan dalam negeri itu antara lain, Gojek dan TBS Energi Utama (TBS), Gogoro, dan Gesits.

“Saya sangat menghargai keberanian perusahaan-perusahaan yang tadi saya sebut para CEO-nya masuk dari hulu sampai hilir untuk memulai membangun ekosistem kendaraan listrik,” kata Presiden Jokowi dalam acara peluncuran ‘Kolaborasi Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik’, yang digelar di SPBU MT Haryono, Jakarta, Selasa (22/02/2022).

Menurut Presiden Jokowi, keikutsertaan perusahaan-perusahaan tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama dan langkah nyata guna mempercepat terwujudnya ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi di Indonesia.

“Kita targetkan nanti di 2025, dua juta kendaraan listrik bisa digunakan oleh masyarakat kita Indonesia dan selanjutnya kita akan menuju ke pasar-pasar ekspor. Sekali lagi saya sangat menghargai upaya ini,” ungkap Presiden Jokowi.

Kepala Negara berharap melalui pembangunan ekosistem kendaraan listrik dari hulu ke hilir tersebut, Indonesia dapat menjadi produsen kendaraan listrik. Selain itu, target emisi karbon berada di angka nol (net zero carbon) pada tahun 2060 mendatang juga dapat terwujud.

Dilansir dari laman resmi presiden.go.id, tak hanya kendaraan listrik, Presiden Jokowi juga mendorong produksi komponen pendukung dari kendaraan listrik untuk dapat terus ditingkatkan sehingga dapat berkompetisi dengan negara lain.

“Saya kira proses manajemen seperti ini yang diinginkan oleh pemakai-pemakai kendaraan dan itu akan menarik minat semua orang untuk masuk kepada kendaraan listrik karena lebih murah dan yang paling penting tidak menimbulkan polusi,” tandasnya.

Hal ini juga sejalan dengan isu prioritas yang dibawa Pemerintah Indonesia dalam G20 Summit, salah satunya terkait transisi energi yang berkelanjutan, termasuk percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

Turut hadir dalam acara tersebut adalah Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM Arifin Tasrif, dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Selain para Menteri, acara tersebut turut dihadiri Komisaris PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahja Purnama, Komisaris GoTo Wishnutama Kusubandio, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, CEO Electrum Pandu Patria Sjahrir, dan CEO Gojek Kevin Aluwi.(set)

Categories
Pendidikan

Kemendikbud: Kolaborasi Kunci Kesuksesan Kegiatan Belajar Mengajar dari Rumah

Koran Jurnal, Jakarta – Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Hamid Muhammad mengatakan kolaborasi antara guru, orang tua dan siswa merupakan kunci kesuksesan kegiatan belajar mengajar dari rumah. Tanpa adanya kolaborasi tersebut, pembelajaran di rumah yang menyenangkan sulit untuk dicapai.

“Kunci utama kesuksesan belajar dari rumah adalah komunikasi yang baik antara guru, orang tua dan siswa. Kolaborasi itu yang harus dibangun,” kata Hamid dalam telekonferensi bersama para guru dan pegiat pendidikan yang mengambil tema “Inspirasi Para Pejuang Pendidikan pada Masa Pandemi Covid-19” di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Sabtu (02/05/2020).

Hamid juga meminta para guru untuk melakukan inovasi pembelajaran yang sifatnya bervariasi agar siswa tidak jenuh dan tidak merasa berat.

“Pembelajaran di rumah, hendaknya bisa membuat mereka merasa senang,” kata dia.

Dalam hal ini, para guru untuk jenjang SMP dan SMA diharapkan dapat saling berkoordinasi dalam memberikan tugas. Hal yang harus diperhatikan adalah ketika ada sejumlah keluhan yang masuk dikarenakan masing-masing guru memberikan tugas terlalu berlebihan.

“Kalau di SD, hanya ada satu guru. Namun untuk SMP dan SMA ada tiga hingga empat guru. Kalau semuanya memberikan tugas pada waktu bersamaan, maka itu cukup memberatkan siswa. Untuk itu, mohon melakukan koordinasi agar tidak membebani anak-anak kita dengan beban yang berat, karena kita semua adalah pelayan anak-anak kita,” terang Hamid.

Sebagai upaya untuk menegakkan Kegiatan Belajar Bengajar (KBM) di tengah Pandemi Covid-19, Kemendikbud telah mengatur kebijakan melalui Surat Edaran Nomor 4 tahun 2020 Kementerian Pendidikan yang di dalamnya membahas empat hal.

Pertama, mendorong pembelajaran secara daring baik interaktif maupun tidak interaktif. Banyak yang tidak melakukan pembelajaran daring karena terbatasnya teknologi.

“Namun yang penting, pembelajaran harus tetap terjadi meskipun berada di rumah. Tanpa menargetkan pencapaian kurikulum, jangan memindahkan sekolah ke rumah. Tapi pilihlah materi esensial yang perlu dilakukan di rumah,” kata dia.

Kedua, memberikan pendidikan kecakapan hidup yang kontekstual dan sesuai dengan kondisi anak. Terutama mengenai pengertian Covid-19, karakteristiknya seperti dan bagaimana caranya agar tidak terinfeksi Covid-19.

Ketiga, pembelajaran di rumah harus sesuai dengan minat dan kondisi anak. Keempat, untuk tugas dan seterusnya tidak harus dinilai seperti biasa. Namun bersifat kualitatif dan memberikan motivasi pada anak.(hum/red)

Categories
Ekonomi

Awali Tahun 2020, Mentan Mantapkan Kolaborasi dengan Mendag 

Koran Jurnal, Jakarta,- Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengunjungi kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag) dalam memantapkan kolaborasi untuk saling bersinergi dalam menentukan kebijakan ketahanan pangan. Pertemuan ini merupakan lanjutan dari kunjungan Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian pada November tahun lalu.

Syahrul mengatakan, pertemuan ini dilakukan dengan pendekatan emosional kepada Mendag dan para jajaran Kemendag untuk menyamakan, menyelaraskan pengambilan kebijakan antar Kementerian dan lembaga.

“Kementerian Pertanian harus satu langkah, satu jalan dan satu bahasa dengan Menteri Perdagangan. Intinya kita mengharapkan support Menteri Perdagangan sepenuhnya,” katanya saat diwawancarai di Kantor Kemendag di Gambir, Rabu (09/01/2020).

Mentan menambahkan jika dukungan dari Mendag untuk melipatgandakan perdagangan di bidang pertanian, khususnya ekspor akan diberikan dalam berupa guides dan supportnya demi menjalankan amanah membangun negara.

“kita punya komitmen, petani Insya Allah berproduksi lebih baik, berkualitas tentu saja kita bicara dengan ekspor dengan dunia tentang komoditas komoditas kita yang banyak,” tambah Syahrul.

Selain itu, Mentan juga menegaskan jika saat ini single data yang diusung Kementan akan menjadi acuan serta pegangan yang digunakan Kemendag atau kelembagaan lainnya dalam membuat kebijakan yang benar.

“Memang betul perbedaan data akan menyesatkan arah kita. data yang amburadul darimana perencanaan tidak bias. Oleh karna itu single data kita perbaiki dan itu menjadi pegangan bersama Menteri Perdagangan,” tuturnya.

Di kesempatan itu, Mendag juga membenarkan bahwa single data digunakan Kemendag untuk menjadi acuan dalam mengambil keputusan perdagangan khususnya sektor strategis seperti pangan.

“Kalo mengenai data kita memang sudah satu pintu lah, jadi tidak ada perbedaan disini lah kita sangat senang bersinergi dengan Kementerian Pertanian,” katanya.

Agus mengungkapkan jika Kemendag memiliki wewenang dalam penentuan kebijakan perdagangan, dimana dukungan dari kementerian lain khususnya Kementan sangat dibutuhkan sehingga tujuan kedua kelembagaan dapat dijalankan bersama-sama.

“Memang dalam menentukan kebijakan ini kita perlu kerjasama terutama yang berkaitan dengan pangan apalagi kita mau tingkatkan pangan untuk mengekspor sehingga kita akan lebih selektif,” sambungnya.(hum/red)