Categories
Nasional Polhukam

Pilpres 2019, Tim #Cakra19 Siap Menangkan Pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Sebuah tim yang menamakan diri #Cakra19 menetapkan dukungan kepada pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres), Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin pada Pemilu Presiden 2019 mendatang.

Tim #Cakra19 adalah tim yang lahir dari pemikiran anak bangsa, dari berbagai kalangan, khususnya purnawirawan TNI yang sepanjang karirnya mengabdi kepada bangsa dan negara, tanpa mengenal lelah untuk mempertahankan kedaulatan negara, bahkan mempertaruhkan jiwa raga, demi tegaknya NKRI.

Dukungan tim #Cakra19 untuk Jokowi 2 Periode tersebut dibacakan dalam sebuah deklarasi yang diselenggarakan di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (12/08/2018).

“Kami Tim #Cakra19 yang tersebar di beberapa penjuru negeri ini mendeklarasikan dukungan kepada Joko Widodo dan Ma’ruf Amin untuk kembali maju menjadi presiden pada periode 2, yaitu 2019 hingga 2024,” ucap Laksda TNI (Purn) lskandar Sitompul, Sekjen Tim Cakra19 saat membacakan teks deklarasi dihadapan ratusan anggota Cakra19 yang hadir.

Mantan Kapuspen TNI ini juga menyampaikan alasan Tim Cakra19 mendukung kepemimpinan kembali Jokowi menjadi Presiden di periode ke-2, 2019-2024.

Tim #Cakra19 menilai Jokowi telah mampu mengembalikan Indonesia menjadi zamrud khatulistiwa dan macan Asia. Jokowi dinilai merupakan pemimpin yang berani mengambil langkah-langkah luar biasa untuk dapat mengembalikan kejayaan Indonesia.

“Tim #Cakra19 akan memberikan dukungan secara penuh karena kami ingin melihat kembali kilau cahaya zamrud khatulistiwa dan awan gagah sang macan Asia yang hanya dapat diwujudkan oleh kepemimpinan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin,” ujar Jenderal Purnawirawan bintang dua TNI Angkatan Laut ini.

Sementara itu, Ketua Tim #Cakra19 Andi Widjajanto dalam sambutannya mengungkapkan, pihaknya akan terus mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019. Pihaknya juga akan bekerja keras untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Pak Jokowi harus dua periode. Kita yakin Pak Jokowi dan Pak Ma’ruf Amin adalah pilihan terbaik bagi Indonesia untuk saat ini. Mesin ini akan segera bekerja, bekerja sebagai relawan, bekerja untuk mendukung, melengkapi keberadaan dari timses Pak Jokowi. Kita akan bekerja dari Aceh sampai Papua,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Andi juga menanyakan keteguhan sikap tim #Cakra19 untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Siap dukung Jokowi dua periode?,” tanya Andi. “Siap,” jawab ratusan anggota #Cakra19 yang hadir.

“Siap memenangkan Pak Jokowi, Pak Ma’ruf Amin?,” tanya Andi lagi. “Siap,” hentak seluruh anggota #Cakra19 lagi.

Deklarasi dihadiri sejumlah purnawirawan TNI yang tergabung dalam Tim #Cakra19, di antaranya mantan Sesmenko Polhukam Eko Wiratmoko, mantan Danjen Kopassus sekaligus Sekjen Partai Golkar Lodewijk F Paulus. Hadir juga dalam deklarasi itu, Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan.

Tim #Cakra19 diharapkan bisa menjadi motor perjuangan politik untuk memenangkan Pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin, dalam kontestasi Pilpres 2019.

Sementara nama lain yang memperkuat tim #CAKRA19, seperti Mayjen TNI (Purn) Andogo Wiradi, juga lama berkarir di Kopassus TNI AD dan pernah menjabat sebagai Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) di era awal pemerintahan Jokowi-JK, Mantan Wakasad Letjen TNI (Purn)
Hinsa Siburian, Mantan Pangdam l/Bukit Barisan Wisnton Pardamean Simanjuntak, Mantan Deputi I bidang Hukum Politik Dalam Negeri Kemenkumham Mayjen TNI (Purn) Yudi Harianto dan Marsda TNI (Purn) Dr Usra Hendra Harahap, seorang jenderal pemikir yang pernah menjadi Koorsahli KSAU.(ton)

Categories
Megapolitan Polhukam

Forum Komunikasi Relawan Jokowi Doakan Pilpres 2019 Berjalan Aman dan Damai

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Ribuan relawan pendukung Joko Widodo (Jokowi) memadati ruang pertemuan lantai 3 Gedung Joang 45, Jakarta. Mereka yang berasal dari berbagai elemen dan organ relawan ini berkumpul untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa agar suasana penyelenggaraan pemilihan umum 2019 mendatang berjalan dengan aman dan damai.

“Hari ini kami relawan Joko Widodo yang tergabung dalam Forum Komunikasi Relawan Jokowi, bersama Kang Maman Imanulhaq melaksanakan doa bersama agar pilpres 2019 berlangsung aman dan damai,” kata Andi Gani Nena Wea salah satu Presidium Forum Komunikasi Relawan Jokowi, dalam sambutannya.

Selain mendoakan kelancaran pemilihan presiden, para relawan Joko Widodo ini juga menegaskan dukungannya untuk pemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo dan Ma’ruf Amin pada Pemilihan Presiden 2019.

“Kami semua di sini juga membulatkan ikrar untuk turun stimultan dan bersinergi. Tak ada relawan yang turun sendiri-sendiri, semua kerja bersama membagi tugas hingga tingkat TPS,” ujar Andi.

Diketahui, Jokowi kembali maju menjadi calon presiden didampingi cawapres pilihannya, KH.Ma’ruf Amin dan pasangan tersebut telah mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Jum’at (10/08). Selain pasangan capres-cawapres, Jokowi-Mu’ruf Amin, pasangan yang resmi masuk kedalam bursa pemilihan presiden (Pilpres 2019) yaitu Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.(ton)

Categories
Nasional Polhukam

Joko Widodo Pilih Ma’ruf Amin sebagai Cawapres 2019-2024

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Ir.H.Joko Widodo (Jokowi) secara resmi mengumumkan H.Ma’ruf Amin sebagai cawapres yang akan mendampinginya di Pilpres 2019.

Pengumuman disampaikan Jokowi bersama 9 ketum parpol pendukungnya di Restoran Plataran, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (09/08/2018).

“Saya ingin menyampaikan sebuah keputusan, setelah melalui perenungan yang mendalam, mendengarkan saran dari berbagai elemen masyarakat, maka saya memutuskan dan telah mendapatkan persetujuan dari partai koalisi, Koalisi Indonesia kerja, yang akan mendampingi saya sebagai cawapres periode 2019-2014 adalah Prof Dr. KH Ma’ruf Amin,” kata Jokowi.

Sebelum mengumumkan Ma’ruf Amin sebagai cawapres, Jokowi terlebih dahulu menggelar pertemuan tertutup dengan para ketua umum (ketum) dan sekretaris jenderal (sekjen) partai politik pendukungnya.

Tampak hadir Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri bersama Sekjen Hasto Kristiyanto, Ketum NasDem Surya Paloh bersama sekjen Johnny G Plate, Ketum PKB Muhaimin Iskandar bersama Sekjen Abdul Kadir Karding, Ketum PPP M. Romahurmuziy bersama Sekjen Arsul Sani. Ketum Hanura Oesman Sapta Odang bersama Harry Lontung Siregar.
Hadir pula Ketum PSI Grace Natalie, Ketum PKPI Diaz Hendropriyono, dan Ketum Perindo Hary Tanoesoedibjo. Hadir pula Ketum Golkar Airlangga Hartarto dan Sekjen.

Jokowi juga mengatakan akan mendaftarkan dirinya (capres) bersama pendampingnya (cawapres) ke KPU besok Jum’at (10/08). Pendaftaran akan dilakukan pada pukul 09.00 WIB. Setelah mendaftar ke KPU RI bersama cawapresnya, Jokowi berencana akan langsung bertolak ke NTB untuk meninjau gempa di Lombok.

Untuk nama Ma’ruf Amin memang sudah menguat menjadi cawapres Jokowi dalam beberapa pekan terakhir. Ma’ruf pertama kali disebut oleh Ketum PPP M. Romahurmuziy untuk menjadi cawapres Jokowi.

Sebelumnya, nama yang menguat adalah Mahfud MD. Mahfud bahkan sudah bersiap untuk menghadiri deklarasi cawapres Jokowi. Namun dinamika politik berkata lain, Jokowi sebagai capres petahana menyatakan memilih figure cawapres lebih tua usianya dari dirinya, seperti yang dipilihnya pada Pilpres periode lalu.(ton)

Categories
Megapolitan Polhukam

PDI-Perjuangan Gembleng Kader Partai Bacaleg Pemilu 2019

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan mengumpulkan seluruh kader bakal calon legislatif (bacaleg) Pemilu 2019 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Minggu (05/08/2018).

Para kader partai itu akan diberikan pembekalan sebelum melaksanakan rangkaian kampanye di masyarakat.

“Jadi sebagai tindak lanjut konsistensi PDI Perjuangan dalam memperkuat lembaga kepartaian, hari ini dilakukan penggemblengan caleg DPR RI dan DPRD DKI secara khusus, mengingat DKI Ibu Kota negara,” ujar Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristianto di lokasi.

Para Bacaleg PDI Perjuangan juga diminta berkomitmen pada idelogi Pancasila. Tugas sebagai agen penjaga NKRI juga disampaikan saat turun ke daerah pemilihan masing-masing kader.

“Pembekalan ini momentum para caleg sebagai komitmen ideologi pancasila dalan menjaga NKRI, dengan nafas kerakyatan gotong royong turun ke dapilnya,” papar Hasto.

Hasto memastikan acara ini dihadiri Presiden RI Joko Widodo dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang sekaligus akan membuka secara langsung acara tersebut. Beberapa materi bakal disampaikan sebagai pembekalan para bacaleg PDI Perjuangan.

“Hari ini selain pengarahan dari Bu Mega, Bapak Presiden juga akan hadir memberikan hal-hal strategis berkaitan agenda ke depan dengan pencapaian nawacita tentu saja konsolidasi pemenangan pemilu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Hasto mengatakan, para bacaleg PDI Perjuangan juga bakal terus digembleng setelah dinyatakan lolos verifikasi di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ia memastikan, seluruh kadernya yang baru maupun lama mendapat pendidikan dan tujuan politik yang baik.

“Akhir Agustus mereka digembleng kembali sekolah legislatif,” pungkasnya.(ton/pb)

Categories
Nasional Polhukam

9 Parpol Pendukung Jokowi Bahas Strategi Pemenangan Pilpres 2019

Koranjurnal.co.id, Jakarta –  9 Partai Politik, PDI-Perjuangan, PKB (Partai Kebangkitan Bangsa), Perindo (Partai Persatuan Indonesia), PPP (Partai Persatuan Pembangunan), Golkar (Partai Golongan Karya), NasDem (Partai Nasional Demokrat), Hanura (Partai Hati Nurani Rakyat), PKPI (Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia), dan PSI (Partai Solidaritas Indonesia) mengadakan konsolidasi parpol pendukung Jokowi, bertempat di Gedung Juang, Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu malam (04/08/2018).

Pertemuan yang dilakukan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) dari 9 parpol pendukung Jokowi tersebut sengaja digelar di Gedung Juang ’45.

“Disini pusat pendidikan politik para tokoh bangsa saat itu, sehingga memberikan inspirasi bagi kami bahwa politik memang harus mempercayakan upaya percerdasan bangsa, dan ditempat inilah pada saat itu Jokowi dan JK di deklarasikan sebagai capres dan cawapres,” kata Hasto Kristiyanto, Sekjen PDI-Perjuangan didampingi sejumlah Sekjen Parpol Pendukung Jokowi kepada wartawan di lokasi.

Selain itu, pertemuan tersebut membahas strategi pemenangan pada Pilpres 2019. Adapun materi yang akan dibahas pada pertemuan ini, Hasto menuturkan, materi yang diawal nanti adalah yang dibahas sebelumnya, sehingga sambil merencanakan seluruh rencana strategis untuk pemenangan Jokowi.

“Malam ini kami akan membahas yang pertama terkait dengan tim kampanye, dimana nantinya dari parpol akan mengirimkan nama-nama yang akan dimasukkan dalam tim kampanye,” ujarnya.

Kemudian kedua, lanjut Hasto, berkaitan dengan kerjasama parpol.

“Bagaimana pun juga kita akan meningkatkan peradaban politik Indonesia dengan kerjasama parpol, demokrasi yang baik, sehingga komitmen untuk Indonesia Raya nanti akan dituangkan bersama-sama sebagai kesepakatan bersama, dengan demikian pemerintah pak Jokowi kedepan dapat bergerak lebih cepat untuk rakyat,” cetusnya.

“Ketiga, akan dibahas aspek teknis-teknis administratif untuk pencalonan Jokowi dan cawapresnya yang InsyaAllah tidak lama lagi akan diumumkan,” tambahnya.(ton)

Categories
Megapolitan Polhukam Ragam

Dukung Jokowi 2 Periode, Relawan JO-KO: Moeldoko Paling Ideal Cawapres

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Sekelompok masyarakat yang menamakan diri Relawan JO-KO atau disingkat ‘Jokowi-Moeldoko’  menyatakan dukungannya kepada Joko Widodo (Jokowi) untuk maju mencalonkan diri kembali sebagai Presiden RI.

“Kita dukung 100 persen Jokowi maju kembali di Pilpres 2019. Kinerja Jokowi sudah terbukti dan rakyat sudah menikmati, bukan saja dipusat, tapi pembangunan dirasakan juga dibeberapa daerah,” kata Ketua Relawan JO-KO, Alex Marantika saat memberikan alasannya mendukung Jokowi, di Jakarta, Selasa (17/07/2018).

Alex menuturkan bahwa, kerja Presiden Jokowi hingga saat ini memang masih dalam mewujudkan program Nawa Cita. Namun harus disadari, lanjut Alex, beliau (Presiden Jokowi) terus fokus bekerja sehingga kesejahteraan dan ekonomi rakyat Indonesia betul-betul merata dan ekonomi masyarakat tumbuh sesuai dengan harapan.

Oleh karena itu, demi melanjutkan cita-cita bangsa Indonesia, Alex merasa, kepemimpinan Presiden Jokowi masih dibutuhkan kelanjutannya.

Terkait calon wakil presiden yang akan mendampingi Jokowi, menurut Alex, menentukan calon atau figur untuk mendampinginya sangat penting. Pasalnya saat ini, marak dari berbagai pihak mulai menentukan dukungan terhadap figur Capres dan Cawapres yang diusung, baik oleh komunitas, lembaga dan partai politik.

Berangkat dan menyikapi hal tersebut, Relawan JO-KO memilih untuk mendukung Jenderal TNI (Purn) Moeldoko sebagai calon wakil presiden untuk mendampingi Jokowi selama 5 tahun kedepan.

“Pak Moeldoko paling Ideal. Dia (Moeldoko) adalah sosok yang cocok untuk mendampingi Jokowi di periode 2019-2024,” cetus Alex.

Sementara itu, Edo selaku salah satu pengurus Relawan JO-KO menuturkan, penentuan (Cawapres) mantan Panglima TNI di era presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu, adalah merupakan keputusan bersama Relawan JO-KO.

“Ini adalah keputusan bulat kami untuk memilih bapak Jenderal TNI (Purn) Moeldoko. Pak Moeldoko sudah banyak orang tau track record nya, beliau selain seorang purnawirawan TNI, juga sosok yang kredibilitas, integritas dan nasionalisme tidak diragukan lagi. Kita yakin pak Moeldoko mewakili aspirasi rakyat Indonesia,” ujarnya.

Kepada wartawan, Edo mengungkapkan, Relawan JO-KO berencana akan melakukan konsolidasi dengan berbagai pihak dan elemen masyarakat untuk menyatukan tekad dukungan terhadap pasangan ideal ini, Jokowi-Moeldoko.(red)

Categories
Megapolitan Polhukam

Rizal Ramli: Ambang Batas (PT) Hilang Jokowi Tetap Masuk Dua Besar

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Rizal Ramli mendukung ambang batas pencalonan presiden 20 persen (presidential threshold), dihilangkan pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Kekhawatiran penerapan PT (Presidential Threshold) tersebut dianggap menciderai aspirasi rakyat dan seolah melanggengkan politik dagang sapi atau jual beli jabatan.

“Yang terjadi adanya threshold 20 persen buntutnya untuk melanggengkan dagang sapi dengan partai-partai pendukung, kalo dukung ‘Jokowi’ dapat apa?. Ini merusak amanah demokrasi dan tidak sesuai dengan UUD 45,” kata Rizal Ramli dalam diskusi di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin sore (09/07/2018).

Selain tidak sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945, Rizal juga menilai PT tidak memenuhi rasa keadilan bagi warga negara yang memiliki peluang untuk dipilih oleh rakyat.

“Siapapun warga negara bisa jadi presiden, tidak ada batasan 20 atau 30 persen,” tandasnya.

Mantan menteri kemaritiman di masa kabinet kerja tersebut, mengatakan, Jokowi tidak perlu takut jika ambang batas dinolkan (dihilangkan) bakal memunculkan banyak calon.

“Ada kekhawatiran kalau (PT) nol calonnya banyak. Tidak ada masalah karena nanti (calonnya) pada gelontoran. Tidak usah pusing sehingga tidak perlu dagang sapi. Pak Jokowi juga tidak usah takut, pak Jokowi pasti masuk top two (dua besar),” ujarnya.

Namun, tambah Rizal, kalau memang nanti ujungnya Jokowi bakal kalah, menurutnya memang sudah keinginan rakyat.

“Kalau nanti tahap berikutnya kalah, berarti rakyat ingin perubahan,” imbuhnya.

Rizal menyebutkan penetapan ambang batas berdasarkan perolehan kursi di Pemilu 2014 sama saja membohongi rakyat. Karena ketika itu rakyat tidak tahu suaranya bakal dipakai untuk pemilihan lima tahun berikutnya.

“Apalagi penetapan 20 persen berdasarkan pemilu 5 tahun lalu kita tidak dikasih tahu bahwa suara kita akan menentukan pilpres 2019,” cetusnya.

Hadir dalam diskusi tersebut, Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak, Kordinator Gerakan Indonesia Bersih Adhie Massardi, dan sejumlah tokoh lainnya.(ton/mrd)

Categories
Megapolitan Polhukam

Koalisi Umat Madani Minta Amien Rais ‘Turun Gunung’, Selamatkan Indonesia

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Koalisi Umat Madani (KUM) meminta Amien Rais segera ‘Turun Gunung’ untuk selamatkan Indonesia. Permintaan itu sekaligus berkaitan dengan tujuan Koalisi Umat Madani yang akan mengusung Amien Rais menjadi calon Presiden RI pada Pilpres 2019 mendatang.

“Kami meminta Bapak Amien Rais untuk segera ‘turun gunung’ guna memenuhi panggilan umat untuk dapat memainkan peran,” kata Eggy Sudjana saat membacakan deklarasi dukungan kepada Amien Rais, di kawasan Cipinang, Jakarta Timur, Sabtu (30/06/2018).

Pembacaan deklarasi didampingi oleh Ketua KUM Letjen TNI (Purn) Syarwan Hamid dan sejumlah tokoh politik, agama, ulama serta aktivis dari berbagai kalangan masyarakat.

Eggy yang juga sebagai Anggota Dewan Penasihat Persaudaraan Alumni 212 mengemukakan bahwa pengusungan Amien Rais oleh Koalisi Umat Madani ini mempunyai alasan dan bertujuan untuk menyelesaikan persoalan bangsa. Selain itu juga terinspirasi kemenangan PM Malaysia Mahathir Mohamad.

“Fenomena Mahathir yang berusia 93 tahun mampu menumbangkan Najib selaku petahana walaupun didukung dana besar dan kekuasaan yang berkolaborasi dengan kekuatan asing,” tandasnya.

Ketua Koalisi Umat Madani (KUM) Letjen TNI AD (Purn) Syarwan Hamid mengungkapkan bahwa alasan memilih Amien Rais untuk menjadi Presiden RI, salah satunya menyikapi persoalan bangsa, yakni invansi Cina ke Indonesia yang disinyalir dapat membuat orang pribumi tersingkir dan menderita, seperti masuknya buruh dan tenaga kerja asing (Cina). Hal itu, lanjut Syarwan, menunjukkan citra pemerintahan dibawah Presiden Joko Widodo dinilai buruk.

“Buruh Cina yang tidak terbatas. Mereka menempati basis-basis di hutan di Sulawesi Utara, di Sumatera dan sebagainya. Sekarang tinggal bagaimana membaca fenomena itu,” cetusnya.

Menurut Syarwan, tenaga kerja Cina yang masuk ke Indonesia telah menguasai banyak tanah hingga beberapa aset besar. Apalagi, mereka memiliki dasar dan terlatih sebagai militer yang sewaktu-waktu dapat mengusir masyarakat Indonesia.

“Saya lihat fenomena yang luar biasa. Saya melihat masuknya investasi Cina yang berlebihan. Masuknya aset-aset besar yang nilai guna ekonomis, tapi kecil sekali,” pungkasnya.(ton)

Categories
Megapolitan Polhukam

Aktivis Pendukung Minta Parpol Calonkan TGB Jadi Capres atau Cawapres 2019

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Sekitar puluhan aktivis dari berbagai daerah dan latar belakang mendeklarasikan dukungan kepada Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi. Deklarasi yang dihadiri ratusan pendukung TGB digelar di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (12/05/2018).

“Kami dari para aktivis dari lintas daerah hari ini mendeklarasikan dukungan kepada bapak TGB,” ucap Hamdan Tamsyir, juru bicara aktivis pro TGB.

Menurut aktivis pro TGB, yang melatarbelakangi dukungan kepada TGB adalah bahwa TGB sebagai seorang pemimpin daerah yang telah berhasil membangun daerah dan sebagai figure yang baik dan lebih membawa perubahan di bidang ekonomi.

“Selain di bidang ekonomi, TGB yang masih menjabat Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), telah berhasil menciptakan NTB yang lebih aman dan damai, warga NTB sangat menghargai kebinekaragaman, bersama TNI Polri berhasil menekan angka kerawanan dan konflik sosial, semua nya adalah bagian kerja kerja kongkret yang dilakukan oleh Gubernur yang Doktor Tafsir Quran itu,” ujarnya.

Berikut sebagian deretan pretasi TGB selama menjadi pemimpin NTB yaitu Investment Award, gubernur paling visioner bidang tenaga kerja, penghargaan Indonesia Tourism Award sebagai The Best Province in Tourism Development, penghargaan sebagai tokoh perubahan, penghargaan keterbukaan informasi publik, penghargaan pengembangan parwisata terbaik nasional, anugrah Ki Hajar dewantara sebagai kepala daerah yang berprestasi di dalam memajukan pendidikan, penghargaan Lombok sebagai World’s best halal honeymoon destination and world best halal tourism destination dan masih banyak lagi pengahargaan lainnya.

Berdasarkan deretan dan capaian prestasi diatas, kami Aktifis Lintas Daerah, Lintas Agama, Lintas Profesi dan Latar Belakang yang tergabung dalam Aktifis Pro TGB memberikan dukungan kepada beliau dan meminta partai politik di Indonesia supaya TGB diberikan kesempatan untuk memimpin Indonesia, yakni dengan menyatakan:

1. Kami meminta kepada partai politik mendengarkan aspirasi dan gelombang rakyat guna mencalonkan tgb menjadi capres atau cawapres 2019.

2. Bawah kami elemen yang terdiri dari eksponen pemuda lintas daerah, lintas agama, lintas organisasi dan lintas latar belakang profesi, setelah ini akan membentuk jaringan relawan seluruh Indonesia.

3. Semoga allah, tuhan yang maha esa meridhoi ikhtiar ini.(ton)