Categories
Polhukam

Elemen Masyarakat Kalteng Beri Dukungan kepada Bambang Irawan agar Menjadi Ketua DPRD, Berharap PDI-P Terima Aspirasi 

Koran Jurnal, Jakarta – Forum Kebangsaan Kalimantan Tengah menyampaikan dukungan penuh kepada Bambang Irawan untuk menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Tengah. Dukungan ini disampaikan oleh beberapa perwakilan Forum Kebangsaan Kalimantan Tengah melalui penyampaian surat permohonan aspirasi dukungan ke DPP PDI Perjuangan di Jakarta, pada Selasa (17/9/2024).

Ketua Himpunan Masyarakat Nias Kalimantan Tengah, Sinar Semara Gulo mengatakan, dirinya bersama rombongan datang ke kantor DPP PDI-P untuk menyampaikan aspirasi agar Bambang Irawan dapat diberikan kepercayaan menjadi Ketua DPRD Kalteng.

Sinar mengungkapkan bahwa masyarakat adat Kalimantan Tengah, termasuk beberapa organisasi kemasyarakatan (ormas) dan komunitas lokal, berharap agar PDI Perjuangan mengusung Bambang Irawan sebagai Ketua DPRD. Ia menilai Bambang adalah sosok yang memiliki kemampuan untuk mempersatukan berbagai suku dan agama di wilayah Kalimantan Tengah.

“Kami datang ke DPP PDI Perjuangan mewakili masyarakat adat dan beberapa elemen berbasis masyarakat di Kalimantan Tengah, menyampaikan surat rekomendasi dari masing masing Ormas, paguyuban serta komunitas Lokal Kami berharap agar saudara kami, Bambang Irawan, dapat diusung menjadi Ketua DPRD. Beliau adalah tokoh yang sangat dekat dengan masyarakat dan sudah terbukti mampu menyelesaikan berbagai sengketa yang terjadi di Kalimantan Tengah,” ujar Sinar, mewakili 32 ormas.

Menurutnya, Bambang Irawan merupakan figur yang murah hati, bertanggung jawab, dan konsisten dalam pekerjaannya. Ia juga disebut memiliki basis massa yang kuat serta militan di Kalimantan Tengah, sehingga diyakini akan memberikan kontribusi positif baik untuk PDI Perjuangan maupun pembangunan di Kalimantan Tengah.

“Beliau adalah sosok yang sangat dihormati oleh masyarakat Kalimantan Tengah, dan kami yakin beliau mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat Kalimantan Tengah selama lima tahun ke depan. Kami berharap permohonan ini bisa dipertimbangkan oleh para petinggi PDI Perjuangan demi kesejahteraan rakyat Kalimantan Tengah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sinar Semara Gulo menuturkan bahwa salah satu program unggulan yang bisa diusung oleh Bambang Irawan adalah peningkatan sektor pertanian dan perkebunan di Kalimantan Tengah, mengingat kedekatannya dengan masyarakat yang bergelut di bidang tersebut.

Dengan posisi strategis sebagai Ketua DPRD, aspirasi masyarakat di sektor ini dapat tersampaikan dengan lebih efektif.

“Kami yakin, dengan Bambang Irawan sebagai Ketua DPRD, aspirasi masyarakat di sektor pertanian dan perkebunan bisa diperjuangkan dengan baik. Ini akan berdampak positif bagi perekonomian Kalimantan Tengah,” jelas Sinar.

Sinar juga menegaskan bahwa Forum Kebangsaan Kalimantan Tengah siap mendukung penuh langkah PDI Perjuangan, khususnya dalam memperkuat basis di Kalimantan Tengah.

Mereka berharap aspirasi yang disampaikan dapat diterima oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

“Jika permohonan kami diterima, kami akan sangat bersyukur karena itu berarti aspirasi kami sebagai masyarakat adat bisa diterima.
Mengingat Hal ini juga akan membuat PDI Perjuangan semakin kuat di Kalimantan Tengah,” pungkasnya.

Kunjungan ini menegaskan harapan masyarakat Kalimantan Tengah akan adanya pemimpin yang mampu menyatukan perbedaan, didalam kemajemukan kita sebagai bangsa, dan membawa kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat. Forum Kebangsaan Kalimantan Tengah optimistis bahwa dengan dukungan PDI Perjuangan, Bambang Irawan dapat mewujudkan harapan tersebut, khususnya bagi masyarakat di Kalimantan Tengah.(**)

Categories
Polhukam Politik

Ganjar Pranowo Sebut Ada Dua Kekuatan Besar di Pilpres 2024

Koran Jurnal, Jakarta – Calon Presiden (capres) 2024 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDI-P,  Ganjar Pranowo menyebut, ada dua kekuatan besar akan memberikan dukungan kepada dirinya pada kontestasi politik Pemilihan Presiden (Pilpres) di Pemilu 2024. Dua kekuatan itu, sebut Ganjar, yakni Partai Politik dan Relawan.

“Ada dua kekuatan besar antara parpol dan relawan,” kata Ganjar Pranowo dihadapan ribuan relawan Jokowi di Hall Basket, kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Sabtu malam (3/6/2023).

Lanjut Ganjar Pranowo meminta para relawan untuk bersinergi dengan partai politik (parpol) demi membangun komunikasi memenangkan kontestasi Pilpres di Pemilu 2024.

“Kedua kekuatan harus bersinergi,” ujarnya.

Seperti diketahui sebelumnya, ribuan relawan Jokowi berkumpul di Basket Hall Senayan, Jakarta Pusat pada Sabtu, 3 Juni 2023. Mereka mendeklarasikan dukungan untuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

“Acara ini dihadiri tujuh ribuan partisipan, dari 140 organ relawan yang berpartisipasi di acara ini,” kata Ketua Pelaksana (OC) Deklarasi Nasional Relawan Jokowi Dukung Ganjar Pranowo, Teddy Wibisana dalam konferensi pers, Sabtu (3/6/2023) kemarin.

Menurutnya, gagasan acara ini untuk memberikan jawaban kepada para Relawan Jokowi terkait arah Pemilu 2024 mendatang.

“Gagasan acara ini adalah untuk memberikan sebuah jawaban yang pasti pada relawan-relawan pendukung Jokowi. Karena selama ini masih terjadi kemungkinan ini mau kemana, kita tegaskan di sini bahwa relawan Jokowi dukung Ganjar,” lugasnya.(*)

Categories
Megapolitan Polhukam Politik

Puluhan Relawan Ganjar Pranowo Bentuk Front Kebangsaan, Siap Dukung Langkah PDI Perjuangan di Pemilu 2024

Koran Jurnal, Jakarta – Relawan ‘Front Kebangsaan’ yang terdiri dari sejumlah organ pendukung Ganjar Pranowo menyampaikan pernyataan sikap untuk mendukung penuh langkah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) di Pemilu 2024.

“Kami dari 17 organ relawan yang sebelumnya adalah relawan Jokowi dan pendukung Ganjar Pranowo bergabung membentuk Front Kebangsaan, sepakat menyatakan sikap mendukung PDI Perjuangan pada Pemilu 2024,” kata Riano Oscha, saat mendeklarasikan Front Kebangsaan di kawasan Prapanca, Jakarta Selatan, Rabu (8/3/2023).

Menurut Riano, PDI-P adalah partai politik yang mempunyai komitmen kuat dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa serta berorientasi pada kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat.

Riano juga menjelaskan alasan dan latar belakang Front Kebangsaan mendukung partai berlogo banteng moncong putih itu.

“Mencermati perkembangan politik tanah air dan kiprah politik partai-partai serta dinamikanya, maka kami berkesimpulan : Seluruh komponen bangsa harus menyikapi dengan tegas serta melawan merebaknya politik identitas, intoleransi dan radikalisme yang mengancam keutuhan bangsa menjelang Pemilihan Umum 2024,” ujar Riano, sebagai salah satu Inisiator terbentuknya Front Kebangsaan.

Lebih lanjut, Riano memastikan Front Kebangsaan tidak akan berbicara soal Calon Presiden (Capres) meskipun mereka bergerak dari relawan Ganjar Pranowo.

“Kami tidak akan intervensi terhadap keputusan PDI Perjuangan dalam menentukan capres dan cawapres. Yang pasti kami mendukung keputusan PDI-P dibawah Ibu Megawati,” lugas Riano, didampingi 17 ketua Relawan yang hadir.

Sementara itu, Ketua organ relawan Pojok1 DR. Yuyun Pringadi menyebut dukungan kepada PDI Perjuangan murni sebagai aspirasi yang muncul dari suara hati.

Front Kebangsaan, lanjut Yuyun, memahami perlunya kesinambungan pembangunan Indonesia penerus Presiden Jokowi. Termasuk dengan memunculkan sosok Erick Thohir sebagai kandidat bersama Ganjar Pranowo.

“Kami di Front Kebangsaan ini kan ada banyak relawan. Ada relawan Ganjar, Relawan Erick Thohir dan lainnya. Kami mendukung PDI Perjuangan dalam Pileg,” imbuhnya.

Yuyun menjelaskan bahwa kesinambungan pembangunan pasca-pemilu 2024 sangat penting, dan perlu adanya sosok yang bisa menjadi penerus Jokowi.

“Kalau saya sebut nama ya, Erick Thohir. Sebagai menteri BUMN beliau sukses membawa perusahaan plat merah kita sehat dan memberi sumbangsih besar bagi keuangan negara. Kepedulian pak Erick Thohir kepada rakyat bawah terutama UMKM dan generasi muda sangat luar biasa,” tandas Yuyun, yang juga sebagai inisiator Front Kebangsaan.

Berikut daftar 17 Relawan Front Kebangsaan ;
1. Laskar Rakyat Jokowi (LRJ)/Riano Oscha
2. Relawan Perjuangan Nusantara/Riano
3. Balkon Jokowi/ La Ode Hadi
4. Lingkar Cinta Demokrasi/Zulfikar
5. Letho (Laskar Erick Thohir)/Irian Jaya
6. Pojok1 /DR. Yuyun Pringadi
7. GPGP – Gerakan Pemenangan Ganjar Pranowo/Dhini Mudiani
8. Guntur/Teguh Eko
9. Relawan Banteng Taparing /Andi Anas
10. Save NKRI/Jimy
11. Ganjar Relasi Kita (GRET) /Adi
12. Ganjar Muda dan Milenial Indonesia Emas/ Intan
13. Laskar Nusantara bersatu /Iqbal
14. Ganjar Pranowo Presiden (GPP)/Ahmad Syaiful
15. Relawan Padamu Negeri (RPN)/Albert Sukanta
16. Laskar Bumi Pertiwi/Anne
17. Gundala (Guntur Muda dan Milenial)

Categories
Polhukam

Politisi PDI Perjuangan Puan Maharani Resmi Jabat Ketua DPR RI Periode 2019-2024

Koran Jurnal, Jakarta – Politisi Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDI-P) Puan Maharani resmi menjabat sebagai Ketua DPR-RI periode 2019-2024. Sahnya jabatan itu ditetapkan dalam rapat paripurna DPR-RI, Selasa (01/10/2019) malam.

Puan Maharani, sebagai Ketua DPR perempuan pertama itu dilantik di Gedung Nusantara II, Kompleks DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (01/10).

Puan Maharani dilantik bersama empat pimpinan DPR lainnya. Mereka adalah Azis Syamsuddin (Partai Golkar) sebagai Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad (Gerindra) sebagai Wakil Ketua DPR, Muhaimin Iskandar (PKB) sebagai Wakil Ketua DPR serta Rachmat Gobel (Nasdem) sebagai Wakil Ketua DPR.

Rapat paripurna itu dipimpin oleh Ketua Sementara DPR Abdul Wahab Dalimunthe, yang didampingi Wakil Ketua DPR sementara Hillary Lasut.

Berdasarkan UU MD3 yang baru, lima pimpinan DPR periode 2019-2024 memang dipilih berdasarkan partai dengan suara terbanyak di Pemilu 2019. Dan lima partai yang mendapat suara terbanyak adalah PDI Perjuangan, Gerindra, Golkar, PKB, dan NasDem.(ges/red)

Categories
Polhukam Politik

Selain Desak Amandemen UUD 1945, RIB dan Forum OKP Nasional Juga Usulkan Jatah Menteri untuk PDI-P dan Golkar

Koran Jurnal, Jakarta – Relawan Indonesia Bersatu (RIB), KNPI dan Forum OKP Nasional mendesak MPR RI untuk segera mengamandemen UUD tahun 1945.

“Amandemen UUD tahun 1945 sangat mendesak untuk segera diamandemen,  ada beberapa hal yang sangat krusial selain mengembalikan GBHN dan status MPR sebagai Lembaga Tertinggi Negara,” ujar Lisman Hasibuan selaku Kornas Relawan Indonesia Bersatu (RIB) dalam konferensi pers, di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jum’at (16/08/2019) malam.

Hal senada juga disampaikan Dewan Penasehat RIB Potsdam Hutasoit. Ia menyerukan agar segera mengamandemen UUD 1945, dan bukan hanya mengembalikan GBHN saja.

“Kalau perlu dilakukan periodeisasi Presiden itu 8 tahun, tapi cukup satu periode, kenapa? Karena kita melihat Pilpres kemarin memakan korban jiwa pelaksana Pemilu sebanyak 700 orang,  biaya yang mencapai 25 triliun, manalagi terjadi perpecahan dan gesekan-gesekan di masyarakat akibat Pilpres tersebut,” lugas Postdam.

“Makanya, kalaupun kita kembalikan Pemilihan Presiden itu melalui MPR itu adalah amanat Pancasila, ayat keempat yang mengamanahkan bahwa sistem demokrasi kita melalui permusyawaratan/perwakilan, bukan langsung,” terang mantan anggota Badan Pekerja MPR ini.

Postdam pun menyakini, bahwa UUD 1945 yang telah dirumuskan oleh para pendiri dan pendahulu bangsa saat itu, sudah tepat dan sangat mewakili aspirasi rakyat Indonesia.

“Para pendiri bangsa ini sudah sangat jeli merumuskan UUD 1945 dan Pancasila tersebut, di MPR dulu ada utusan Golongan, ada utusan ABRI/POLRI, ada utusan Daerah, ini sudah tepat, sehingga di MPR tersebut ada mewakili representatif seluruh rakyat,” tegas mantan anggota Badan Pekerja MPR ini.

Dalam kesempatan sama, Potsdam Hutasoit juga meminta Pak (Presiden RI) Jokowi untuk memberikan porsi (kursi) Menteri terbanyak kepada Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), hal ini wajar sebab PDI Perjuangan sebagai pemenang Pemilu, selanjutnya untuk Partai Golkar sebagai runner up,” ujar Potsdam.

“8 kursi wajarlah untuk PDI Perjuangan dan 5 kursi untuk Golkar,” ujar Anggota DPR RI 2 periode (1999-2009) ini.

Hadir dalam konferensi pers, para ketua Relawan Jokowi yang bergabung di RIB,  diantaranya Elly Hariyanto Sinaga (Ketua RIB Sumut), Faridah dari Himpasu, Henny Handayani (Ketum Garda JKW2) serta beberapa Ketua Umum OKP Nasional dan fungsionaris KNPI sebanyak 20 anggota.

“Secara resmi Rekomendasi kami ini akan kami kirimkan kepada Pak Jokowi,  Pimpinan MPR,  Pimpinan DPR RI dan lain-lain,” tutup Lisman.(red)

Categories
Ekonomi Infrastruktur

Bupati Puncak Papua Beberkan Keberhasilan Bangun Konektivitas

Koran Jurnal, Jakarta – Bupati Puncak, Provinsi Papua, Willem Wandik membeberkan kisah dan perjuangannya dalam membangun konektivitas infrastruktur serta penerbangan yang akhirnya mampu menstabilkan harga-harga kebutuhan masyarakat di daerahnya.

“Kita bangun jalan bahkan beli pesawat. Ini kerja keras pak Jokowi yang kami juga rasakan dalam membangun Papua, khususnya di Kabupaten Puncak,” ujar Willem dalam seri diskusi pra-kongres yang digekar PDI Perjuangan di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Senin (05/08/2019).

Diskusi yang digelar menjelang Kongres PDI Perjuangan pada 8-11 Agustus 2019
itu dibuka Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, dengan mengambil tema ‘Kesiapan PDI Perjuangan menuju Pilkada 2020 dan Testimoni Para Kepala Daerah’.

Acara diskusi tersebut menghadirkan empat (4) kepala daerah berprestasi yang diusung PDI Perjuangan. Yakni Gubernur Sumsel Nurdin Abdullah, Walikota Semarang Hendrar Prihadi, Bupati Puncak Willem Wandik, dan Bupati Boven Digul. Hadir juga Bambang DH, serta Direktur Eksekutif Poltracking Hanta Yuda menjadi narasumber.

Willem menuturkan, program satu harga BBM se-Indonesia yang dilajukan pemerintahan Jokowi sangat bermanfaat di Papua. Harga kebutuhan seperti sembako dan lainnya relatif stabil. Beda dengan sebelumnya yang jauh lebih mahal dibanding daerah lain.

“Saya ajak menteri PUPR ke Kabupaten Puncak untuk lihat pembangunan. Dulu kami beli traktor buat bangun jalan di Papua. Dari Jakarta harganya Rp2 miliar sampai di Papua jadi Rp6 miliar. Jauh sekali selisih harganya,” jelas Willem.

Ia juga menuturkan, Pemda Puncak saat ini sudah memiliki pesawat sendiri sebagai moda transportasi masyarakat. Tentunya juga memiliki bandara dengan infrastruktur yang memadai.

Selain program Tol Laut yang sudah sukses, tambah Willem, maka perlu juga dibangun dan dibesarkan program Tol Udara seperti halnya di Kabupaten Puncak.

“Awalnya ini susah juga. Banyak maskapai yang tidak mau menerbangkan pesawat ke Puncak. Tapi setelah saya ketemu pak Jokowi dan beliau bilang terbangkan pesawat ke Kabupaten Puncak, akhirnya transportasi udara kita lancar,” jelas Willem.(red)

Categories
Megapolitan Opini Polhukam

Repdem Tangsel Imbau Kelompok Milineal untuk Terus Bumikan Pancasila

Koran Jurnal, Tangerang – Organisasi sayap PDI Perjuangan, Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Tangerang Selatan bikin gebrakan dengan mengadakan kegiatan ‘Ngopi Banteng Repdem’  (Ngobrol Politik Bareng dan Anteng Bersama Relawan Perjuangan Demokrasi) dengan tema “Tantangan Implementasi Pancasila Zaman Now” di Sekber pemenangan Jokowi, Setu Muncul, Tangerang Selatan, Minggu (18/11/2018)

Tujuan kegiatan tersebut dalam rangka untuk memperkuat pemahaman Pancasila sebagai ideologi kebangsaan dengan sasaran kelompok milineal.

“Kegiatan ngopi banteng Repdem ini kami lakukan karena kami gelisah di wilayah Tangsel sendiri banyak kaum milineal tetapi diskusi diskusi kebangsaan seperti ini jarang dilakukan, sebagai organisasi yang berbasis aktivis, kami punya tanggung jawab sejarah membuat kegiatan ideologis seperti ini, “ ujar Kusnadi kepada wartawan di lokasi acara.

Hadir dalam diskusi tersebut beberapa narasumber antara lain, Wanto Sugito (Sekjen DPN Repdem), TB Bayu Murdani (Wakil Ketua DPRD Tangsel), Veri Mukhlis (Pengamat politik UIN Ciputat), M Tohar (Enterpreneur muda) serta Profesor Beny (Senior GMNI). Selain itu beberapa organisasi berbasis kelompok nasionalis juga turut hadir seperti, Posraya, Projo, GMNI dan lainnya.

Di tempat sama, Wanto Sugito mengatakan, diskusi ini penting dilakukan agar penanaman ideologi kebangsaan dengan sasaran kelompok milineal yang kini jumlahnya 34,49 % di Indonesia terus digelorakan dengan membuat Gerakan Cinta Pancasila.

“Mereka bisa memainkan peran Gerakan Cinta Pancasila dalam memainkan dunia sosial media dengan mengisi konten konten yang menumbuhkan rasa cinta dan membangkitkan semangat nasionalisme yang selama ini nampak pudar. Apalagi tantangannya saat ini, ada ancaman kelompok kelompok yang mengatas namakan agama ingin merubah ideologi pancasila. Jelaskan bahwa konsensus berdirinya negara di atas keberagaman ini sudah final dan tidak bisa diubah ubah,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan TB Bayu Murdani, pentingnya kita sebagai kelompok nasionalis, dimanapun dan peran apapun agar sejatinya konsisten membumikan pancasila dalam bentuk praktik berbangsa bernegara.

M Tohar, selaku enterpreneur muda menambahkan, pentingnya kelompok milineal juga membangun basis basis ekonomi yang berkedaulatan dengan cara memulai dari sejak dini belajar memiliki usaha meski dari kecil terlebih dahulu.

Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Ciputat Very Mukhlis mengatakan, sejatinya jika dikaitkan dalam pilpres, maka Jokowi adalah gambaran tepat pemimpin yang telah terbukti bekerja dan mengimplementasikan Pancasila dalam regulasi pemerintahannya selama ini.

“Jokowi sudah teruji dan terbukti. Sehingga kelompok nasionalis khususnya di Banten harus lebih pro aktif membangun gerakan gerakan di masyarakat agar Pancasila terus dibumikan dalam kerja-kerja politik yang kepentingannya kembali kepada rakyat,” tegasnya.(red/yd)

Categories
Polhukam

Megawati Soekarnoputri: Saya Kasihan dengan Pak Prabowo Subianto

Koran Jurnal, Jakarta – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengatakan dirinya merasa kasihan kepada calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto, dikarenakan sikap orang-orang sekeliling Prabowo yang kerap mengkritik pemerintahan Joko Widodo dengan cara yang tidak pantas.

Megawati Soekarnoputri mengaku, dirinya sangat terganggu dengan sikap orang-orang sekeliling Prabowo Subianto yang seperti itu.

“Kan kasihan ya. Kalau saya bilang, kasihan Beliau (Prabowo). Kenapa orang di lingkungannya seperti begitu?,” kata Megawati Soekarnoputri dihadapan para caleg (calon legislatif) PDI Perjuangan yang mengikuti pembekalan, di kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (15/11/2018).

“Seakan-akan itu adalah orang di lingkungannya yang selalu menjalankan hal-hal yang buruk, yang mengkritisi pemerintah dengan cara yang menurut saya bukan kritikan positif,” tambahnya.

Megawati juga menuturkan bahwa ia sengaja menyampaikan kritiknya ini kepada media.

“Saya sengaja buka ke media. Ini adalah hal yang perlu saya katakan,” ujarnya.

Megawati berharap pernyataannya soal orang-orang di lingkungan Prabowo ini tidak dipelintir. Jika pernyataannya dipelintir sehingga timbul kesalahpahaman, Megawati menegaskan akan langsung menelepon Prabowo Subianto untuk menjelaskan konteks pernyataannya ini.

“Kalau saya sebut Pak Prabowo di-bully, saya telpon Pak Prabowo,” lugas Megawati Soekarnoputri yang pernah duet capres-cawapres pada pemilihan presiden 2009 dengan Prabowo Subianto.(ton)

Categories
Ekonomi

PDI-Perjuangan Lepas Bantuan Tahap II Korban Gempa dan Tsunami Sulawesi Tengah

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri melepas bantuan tahap kedua PDI Perjuangan untuk korban gempa dan tsunami Sulawesi Tengah (Sulteng), bertempat di kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (08/10/2018).

Megawati menyampaikan bahwa bantuan ini dari teman-teman yang berempati dan bersimpati.

Dari pantauan pewarta di lokasi, bantuan berupa bahan makanan, peralatan medis, pakaian, dan lain-lain, dibawa dengan menggunakan 10 truk dan akan disalurkan oleh Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPP PDI Perjuangan.

Megawati mengucapkan terima kasih kepada relawan yang sudah bekerja tanpa pamrih.

“Sebab kalau bicara kemanusiaan, memang kita itu harus ikhlas,” tutur Megawati.

Sebelum melepas bantuan, Megawati melihat berbagai foto-foto kegiatan yang telah dilakukan oleh tim Baguna di lokasi korban bencana gempa dan tsunami Sulawesi Tengah.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menjelaskan, bantuan dengan volume 60 ton itu akan dibawa ke Sulteng melalui jalur darat dan udara.

Hasto mengungkapkan bahwa bantuan ini merupakan yang kedua. Bantuan pertama dibawa langsung oleh relawan Baguna yang tiba di Palu pada 30 Oktober 2018.

“Sekarang kita melihat penanganan bencana sudah jauh lebih baik. Distribusi bantuan sudah dapat disampaikan dengan jauh lebih baik lagi,” ujar Hasto.

Kepala Baguna PDI-Perjuangan Sadarestuwati mengatakan, kekuatan personil Baguna yang bekerja di Sulteng berjumlah 102 orang, ditambah 7 orang tenaga medis.

Selain melakukan proses evakuasi jenazah korban dengan Basarnas, Baguna juga membuka dapur umum untuk menyediakan makanan untuk pengungsi.

Sebagai informasi, relawan Baguna PDI-Perjuangan sudah berada di Palu sejak tanggal 30 September. Pada saat itu, 102 relawan Baguna diangkut oleh Pesawat Hercules dan langsung bergerak melakukan tanggap darurat hingga evakuasi.

Relawan Baguna hingga saat ini terus bekerja dan melayani korban-korban setiap hari.

“Begitu luar biasanya bencana ini, kami masih membutuhkan personil di sana. Tapi satu yang pasti, Baguna akan selalu, senantiasa menangis dan bisa tertawa bersama rakyat,” kata Sadarestuwati.

Tampak hadir dalam pelepasan bantuan, Ketua DPP Bidang Organisasi Djarot Saiful Hidayat, Ketua DPP Bidang Sosial dan Kebencanaan Ribka Tjiptaning, dan Wasekjen Eriko Sotarduga serta segenap kader PDI Perjuangan.(ton)

Categories
Megapolitan Polhukam

PDI Perjuangan: Kader Partai Solid Dukung Jokowi-KH Ma’ruf Amin, Beda dengan Demokrat

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Ketua DPP Partai PDI-Perjuangan Hendrawan Supratikno, meyakini seluruh kadernya solid mendukung pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019. Ia pun memastikan, kader PDI Perjuangan tak akan membelot seperti kader-kader Partai Demokrat.

“PDI Perjuangan itu demokrasinya demokrasi terpimpin. Sehingga begitu ada keputusan selalu tegak lurus,” kata Hendrawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (10/09/2018) seperti dilansir metrotvnews.

Namun demikian, Hendrawan menilai, Partai Demokrat telah dewasa dan teruji untuk menyikapi perbedaan di internal partai. Dari informasi yang beredar, sejumlah DPD Demokrat dan sejumlah kader partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyatakan sikap dukungannya kepada paslon Jokowi-KH Ma’ruf Amin. Mereka antara lain; Deddy Mizwar, Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi, dan Lukas Enambe.

Hendrawan pun enggan menentukan sejumlah dukungan kader Demokrat tersebut sebagai keuntungan atau kerugian bagi pasangan calon tertentu. Menurutnya, Pilpres 2019 adalah salah satu pemilihan umum yang memunculkan paslon yang mumpuni.

“Saya kira ini kontestasi yang penuh dengan persahabatan. Dan sebagai bangsa kita bersyukur bahwa paslon yang muncul hari ini adalah paslon yang visi kebangsaannya sudah jelas. Kemudian cita-citanya terhadap Indonesia masa depan juga baik,” tandasnya.

Soal dukungan tersebut, Partai Demokrat memberikan dispensasi pada kadernya yang mendukung pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019. Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto menjelaskan dispensasi diberikan karena 90 persen kader di beberapa wilayah mendukung Jokowi-Ma’ruf.(red)