Categories
Kriminalitas Megapolitan

Satres Narkoba Polres Jakarta Pusat Gagalkan Peredaran Sabu Seberat 310 Kilogram

Koran Jurnal, Jakarta – Satres Narkoba Polres Jakarta Pusat berhasil membongkar peredaran gelap narkotika jenis sabu jaringan Internasional, di salah satu hotel, Jalan KS Tubun,  Petamburan, Jakarta Pusat.

Peredaran sabu itu terbongkar ketika petugas mencurigai sebuah kendaraan roda empat atau mobil Gran Max diduga membawa narkotika.

“Yang sangat mengejutkan adalah ketika kendaraan ini digeledah ditemukan barang bukti narkoba yang jumlahnya cukup fantastis sebanyak 310 kg narkotika jenis Sabu,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran saat memimpin konferensi, di Hotel N1, Petamburan, Jakarta Pusat, Selasa (11/05/2021).

Awalnya, polisi menerima informasi yang menyebutkan akan ada pengiriman paket narkoba dengan menggunakan minibus. Berangkat dari informasi itu, polisi melakukan penyelidikan dan kemudian mengikuti pergerakan mobil Gran Max bernopol B 9418 CCD.

Ketika dibuntuti, mobil Grand Max sempat mengarah ke Gunung Sindur, Bogor Jawa Barat. Sampai akhirnya pada Sabtu (8/5), sekitar pukul 22.00 WIB, polisi menangkap 2 pria, NR dan HK, yang berada di dalam mobil tersebut.

“Keduanya berdomisili di Jakarta,” ungkap Fadil.

Kepada penyidik, kedua tersangka mengaku membawa sabu dari Aceh ke Jakarta. Mereka mengaku diperintah D alias Papi.

Lanjut Fadil mengatakan, diduga sumber narkoba yang beredar di Kampung Ambon dan beberapa tempat di wilayah Jakarta disuplai oleh jaringan tersebut.

“Mudah-mudahan dengan tertangkapnya jaringan Iran-Nigeria dan kelompoknya di Indonesia, beberapa lokasi yang digunakan untuk transaksi narkoba, seperti kampung Ambon dan lokasi lainnya, bisa kita kendalikan dan tuntaskan,” imbuhnya.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 115 Ayat 2 subsider Pasal 114 Ayat 2 subsider lebih Pasal 112 Ayat 2 Juncto Pasal 132 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dan terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara atau pidana mati.(sr/red)

Categories
Kesehatan Kriminalitas Megapolitan

3 Calo Rapid Test di Stasiun KA Senen Jakarta Pusat Dibekuk Polisi

Koran Jurnal, Jakarta – Petugas gabungan Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek Senen menangkap 3 orang calo yang diduga melakukan praktik pemalsuan hasil rapid test atau tes cepat covid-19, di Stasiun Kereta Api Pasar Senen, Jakarta Pusat, Minggu (20/12) dini hari. Tiga orang calo yang ditangkap masing-masing berinisial AS, LY dan HS.

“Pelaku (3 calo) menawarkan hasil tes cepat tanpa dilakukan pemeriksaan kesehatan dan harganya murah,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dalam keterangannya, Minggu (20/12).

Yusri menjelaskan, 3 calo tes cepat tersebut diringkus tak lama setelah pihak kepolisian menerima laporan masyarakat mengenai adanya praktik percaloan hasil rapid test covid-19 di Stasiun Senen, pada Sabtu (19/12) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Berbekal laporan tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan dan meringkus 3 orang calo tersebut. Ketiganya kemudian digelandang ke Polres Jakarta Pusat untuk pemeriksaan intensif.

“Selanjutnya pelaku dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk penyidikan selanjutnya,” terang Yusri.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan alat bukti lainnya.

“Masih didalami, apakah ada pelaku lainnya yang turut terlibat,” bebernya.(red)

Categories
Kesehatan Megapolitan

Langgar Protokol Kesehatan, Cafe di Menteng ‘Dipolice Line’

Koran Jurnal, Jakarta – Aparat kepolisian Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek Metro Menteng bersama Satpol PP Kecamatan Menteng membubarkan acara disebuah Cafe di kawasan Menteng Jakarta Pusat.

Selain membubarkan acara, aparat juga menutup cafe Sea Bat dengan police line yang baru saja melakukan soft opening pembukaan cafe tersebut.

Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Heribertus Ompusunggu mengatakan, pembubaran acara yang berlangsung di cafe Sea Bat ini karena melanggar protokol kesehatan.

“Pembubaran acara dan penutupan cafe ini karena didapati adanya acara yang mengumpulkan banyak orang dan itu melanggar aturan protokol kesehatan,” kata Wakapolres saat di temui dilokasi. Jakarta. Sabtu (28/11/2020).

Selain itu, aparat juga membawa manager cafe ke Polres Jakarta Pusat untuk dimintai keterangan.

“Manager cafe akan kami mintai keterangan terkait adanya keramaian yang mengumpulkan banyak orang,” ungkap AKBP Heribertus Ompusunggu.

Sebelumnya, sebuah acara yang berlangsung di sebuah Cafe Sea-Bat di kawasan jalan Purworejo, Menteng. Jakarta Pusat dibubarkan sejumlah aparat kepolisian Polsek Menteng dan Polres Jakarta Pusat serta Satpol PP Kecamatan Menteng karena melanggar Protokol Kesehatan.(rls/red)

Categories
Megapolitan TNI

Kodim dan Polres Wilayah Jakarta Pusat Gelar Buka Puasa Bersama dengan Anak Yatim

Radar Militer, Jakarta – Kodim 0501/Jakarta Pusat BS dan Polres Metro Jakarta Pusat menggelar buka puasa bersama dengan anak yatim, bertempat di Makodim Jakarta Pusat, Kemayoran, Jakarta, Jum’at (25/05/2018) kemarin.

Mengawali kegiatan, Dandim 0501/JP BS, Kolonel Inf Edwin Adrian Sumantha dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini telah direncanakan sejak lama untuk menjalin kebersamaan.

“Buka puasa bersama ini memang sudah lama direncanakan, sebab, kegiatan ini merupakan momen penting untuk menjalin kekompakan seluruh elemen aparat dengan masyarakat dalam rangka mendukung stabilitas keamananan kewilayahan,” jelas Dandim.

Dalam kesempatan itu, Dandim juga mengakui bahwa sinergitas yang selama ini terjalin telah mampu mengoptimalkan tugas-tugas keamanan di wilayah Jakarta Pusat.

“Semua permasalahan yang ada dapat diselesaikan dengan kekompakan antar aparat dan masyarakat. Hal itu karena sinergitas aparat TNI dan Polri telah bersinergi dengan baik,” ungkap Dandim.

Hal serupa juga diungkapkan Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol. Roma Hutajulu bahwa kekompakan antara TNI-Polri telah mewujudkan Kamtibmas yang kondusif, terutama di bulan puasa ini.

“Di bulan puasa ini Kamtibmas secara umum kondusif. Hal ini karena sinergitas TNI-Polri,” sebut Roma Hutajulu.

Kapolres juga mengapresiasi kegiatan buka bersama yang merupakan inisiatif Dandim. “Buka bersama ini merupakan momen merajut kebersamaan, saya ucapkan terima kasih kepada Dandim,” imbuh Kapolres yang hadir bersama seluruh jajaran kepolisian Jakarta Pusat.

Kapolres juga berharap sinergitas ke depannya akan terus menjadikan Jakarta Pusat selalu aman dan kondusif.

Melengkapi kebersamaan, acara buka puasa, Kodim 0501/JP BS dan Polres Jakarta Pusat juga mengundang dan memberikan santunan bagi puluhan putra-putri yatim piatu dari Yayasan Nurul Iman. Selain anak-anak yatim piatu juga hadir seluruh jajaran tokoh masyarakat dan pemuka agama lainnya.(ton)