Categories
Kesehatan Kriminalitas Megapolitan

3 Calo Rapid Test di Stasiun KA Senen Jakarta Pusat Dibekuk Polisi

Koran Jurnal, Jakarta – Petugas gabungan Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek Senen menangkap 3 orang calo yang diduga melakukan praktik pemalsuan hasil rapid test atau tes cepat covid-19, di Stasiun Kereta Api Pasar Senen, Jakarta Pusat, Minggu (20/12) dini hari. Tiga orang calo yang ditangkap masing-masing berinisial AS, LY dan HS.

“Pelaku (3 calo) menawarkan hasil tes cepat tanpa dilakukan pemeriksaan kesehatan dan harganya murah,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dalam keterangannya, Minggu (20/12).

Yusri menjelaskan, 3 calo tes cepat tersebut diringkus tak lama setelah pihak kepolisian menerima laporan masyarakat mengenai adanya praktik percaloan hasil rapid test covid-19 di Stasiun Senen, pada Sabtu (19/12) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Berbekal laporan tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan dan meringkus 3 orang calo tersebut. Ketiganya kemudian digelandang ke Polres Jakarta Pusat untuk pemeriksaan intensif.

“Selanjutnya pelaku dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk penyidikan selanjutnya,” terang Yusri.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan alat bukti lainnya.

“Masih didalami, apakah ada pelaku lainnya yang turut terlibat,” bebernya.(red)

Categories
Kesehatan Megapolitan

Wartawan Polda Metro Jalani Rapid Test Gratis

Koran Jurnal, Jakarta – Sedikitnya 62 wartawan yang bertugas di Polda Metro Jaya menjalani Rapid Test atau tes cepat covid-19, Kamis sore (3/12/2020). Layanan rapid test secara gratis ini menindaklanjuti instruksi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dalam menekan penularan virus covid-19, khususnya juga bagi setiap insan pers yang beraktivitas sehari-hari di lingkungan Polda Metro.

Tampak sejumlah wartawan dan jurnalis baik dari media cetak, media online dan media elektronik antusias menjalani rapid test yang digelar di Balai Wartawan Polda Metro Jaya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan rapid test dilakukan pihaknya dengan menurunkan dua petugas dari Biddokes Polda Metro Jaya.

“Ini merupakan salah satu bentuk untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Mapolda Metro Jaya,” kata Fadil, Kamis (3/12/2020).

Kata Fadil, layanan tersebut sebagai bentuk kepedulian pihaknya terhadap wartawan yang meliput. Menurutnya para jurnalis yang bekerja di lapangan cukup rentan terpapar Covid-19. “Sebab dalam aktifitasnya para jurnalis kerap bertemu langsung dengan nara sumber,” ujarnya.

Fadil berpesan, agar ke depannya para jurnalis terus mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan di masyarakat. Yakni agar selalu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Sebab dengan cara itulah, penyebaran Covid-19 dapat diputus mata rantainya.

“Saya yakin jurnalis akan sangat berperan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk terus menerus menerapkan protokol kesehatan ketat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Forum Wartawan Polri (FWP) Achmad Faruk mengaku menyambut baik rapid test gratis yang difasilitasi oleh Polda Metro Jaya ini.

“Dari 62 wartawan yang menjalani rapid test kali ini, semuanya diketahui non reaktif dan tak ada yang reaktif,” kata Faruk.

Hal ini katanya sedikit banyak membuktikan bahwa para jurnalis paling tidak sudah mampu menjaga diri dari Covid-19, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. “Nantinya semua wartawan di Mapolda Metro sini yang belum menjalani rapid test, akan dirapid test,” katanya.

Sebab kata Faruk, wartawan yang biasa meliput di Mapolda Metro Jaya jumlahnya bisa mencapai 100 orang lebih.

“Namun hari yang hadir sebanyak 62 orang dan semuanya menjalani rapid test. Alhamdulilah semuanya dinyatakan non reaktif,” kata Faruk.(bd/red)

Categories
Kesehatan

WHO Beri Rekomendasi Indonesia Gelar Rapid Test Antigen

Koran Jurnal, Jakarta – Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) telah mengumumkan akan menyediakan 120 juta test cepat atau rapid test antigen Covid-19 untuk 133 negara. WHO memprioritaskan negara-negara yang berpendapatan rendah dan menengah yang memiliki kasus dalam jumlah besar.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengabarkan pihaknya telah berkomunikasi dengan WHO melalui perwakilan yang ada di Indonesia. Dan mengusulkan agar Indonesia juga dapat dipertimbangkan sebagai negara prioritas penerima.

“Kami mohon untuk bisa dipertimbangkan mendapatkan bantuan dari WHO untuk tes cepat ini. Agar kita bisa mendeteksi lebih cepat kasus Covid-19 yang ada di tengah-tengah masyarakat,” ungkap Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito, di Kantor Presiden, Kamis (01/10/2020).

Indonesia kata Wiku, sudah mendapatkan rekomendasi dari WHO untuk menyelenggarakan tes cepat Covid-19 yang kualitasnya baik. Dan saat ini sedang dikaji untuk selanjutnya akan digunakan dengan akurasi yang lebih tinggi. “Karena ini mendeteksi antigen, tentunya akan lebih baik dibandingkan mendeteksi antibodi dalam rangka proses svreening sebelum dilakukan tes penegakan diagnosa dengan realtime PCR,” jelasnya.

Lalu untuk alat transportasi pasien Covid-19 menuju rumah sakit atau puskesmas, pemerintah telah menyiapkan mobil ambulan yang khusus mengangkut pasien dari rumah dan dari kediaman untuk ke rumah sakit. Agar mendapatkan perawatan di rumah sakit.

“Jadi silahkan menghubungi rumah sakit terdekat agar bisa dilakukan penjemputan dan dirawat dengan baik tanpa memberikan risiko kepada orang lain dengan kendaraan yang mungkin tidak standar membawa pasien gejala Covid-19,” saran Wiku.

Disamping itu, Wiku juga menanggapi pertanyaan media soal mundurnya Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Prof. Akmal Taher. Menurut Wiku Akmal Taher sudah lama bergabung dalam menangani pandemi Covid-19 sejak masa awal.

Akmal Taher adalah anggota tim pakar dan bertugas mengkoordinir pakar bidang medis.

“Banyak sekali kontribusi beliau dengan para pakar di bidang medis. Untuk membuat guidelines (panduan), bahan untuk surat edaran penanganan pasien Covid-19. Dan sampai sekarang beliau tetap bergabung dengan Satgas dalam fungsi support khususnya dalam konteksnya dalam kebutuhan pakar,” tutup Wiku.(KCP/red)

Categories
Daerah TNI

Guspurla Koarmada I Gelar Rapid Test Covid-19 dan Bagikan Sembako

Koran Jurnal, Kepulauan Riau – Komandan Gugus Tempur Laut (Danguspurla) Koarmada I Laksamana Pertama TNI Didong Rio Duta melaksanakan Tes Rapid-19 bagi personel KRI Yos Sudarso-353, serta membagikan Paket Sembako kepada Masyarakat Tarempa bertempat di Dermaga Pelabuhan Tarempa, Kabupaten Tarempa, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (06/06/2020).

Pelaksanaan Rapid Test oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tarempa kepada 15 personel KRI Yos Sudarso-353 bertujuan untuk mencegah dan menanggulangi penyebaran virus Covid-19 dikalangan prajurit TNI Angkatan Laut yang sedang melaksanakan tugas operasi, sedangkan kegiatan pembagian sembako kepada masyarakat Tarempa sebagi wujud kepedulian sosial dan perhatian TNI Angkatan Laut khususnya Komando Armada I dalam membantu masyarakat akibat wabah virus Covid-19 yang sedang terjadi di negara Indonesia.

Mengawali sambutannya, Komandan Guspurla Koarmada I Laksma TNI Didong Rio Duta mengucapkan salam persatuan dan salam sehat kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tarempa, dan menyampaikan bahwa saat ini Guspurla Koarmada I sedang melaksanakan Operasi Siaga Samudera-20 bersama KRI Yos Sudarso-353 yang merupakan Kapal Markas untuk melaksanakan patroli di wilayah Perairan Anambas dan Natuna khususnya Kabupaten Tarempa Provinsi Kepulauan Riau.

“Operasi Siaga Samudera-20 merupakan Operasi Siaga Tempur Laut yang dititik beratkan di wilayah perbatasan negara Indonesia khususnya yang berada dibawah jajaran Koarmada I. Selain menjaga perbatasan wilayah negara Indonesia juga sebagai operasi pencegahan terhadap terjadinya kegiatan ilegal yang dilakukan di perairan negara Indonesia baik itu kegiatan ilegal dari luar negeri ke dalam negeri maupun dari dalam ke luar negeri,” ujar Danguspurla Koarmada I.

Komandan Guspurla Koarmada I Laksamana Pertama TNI Didong Rio Duta mewakili Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E, M.M., menyerahkan bantuan bingkisan sembako secara simbolis kepada perwakilan masyarakat Tarempa yang berdampak akibat program PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) atas terjadinya wabah virus corona-19 di negara Indonesia.

Pemberian bingkisan sembako diharapkan dapat membantu masyarakat Kabupaten Tarempa atas dampak dari wabah virus covid-19 dan dapat membuat TNI Angkatan Laut lebih dekat dengan masyarakat Kabupaten Natuna.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Komandan Guspurla Koarmada I Laksma TNI Didong Rio Duta, Komandan KRI Yos Sudarso-353 Kolonel Laut (P) Aminuddin Albek, Komandan Lanal Tarempa Letkol Laut (P) Erfan Indra D., Pjs. Palaksa Lanal Tarempa Kapten Laut (S) Imam Hanafi, Pasop Lanal Tarempa Kapten Laut (P) Bagus Setiawan.(disp/red)

Categories
Daerah Kesehatan TNI

Putus Penyebaran Virus Covid-19, Kodam Cenderawasih Gelar Rapid Test 

Koran Jurnal, Papua – Dalam rangka memutus penyebaran virus corona atau Covid-19 di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih, seluruh anggota Kodam bersama Balakdam dan Kodim 1701/Jayapura melaksanakan rapid test covid-19 di Aula Tonny A Rompis, Makodam XVII/Cenderawasih, Rabu (27/05/2020).

Kegiatan tersebut merupakan langkah yang dilakukan oleh Kodam XVII/Cenderawasih untuk mendeteksi secara dini penyebaran virus Covid-19 di lingkungan Prajurit dan PNS Kodam XVII/Cenderawasih beserta jajarannya.

Kapendam XVII Cenderawasih Kolonel Cpl Eko Daryanto mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melihat kondisi prajurit dan PNS yang berdinas di Makodam beserta jajaran terdekat.

“Rapid Test ini dimaksudkan untuk mengetahui kondisi prajurit, terkait dengan penanganan covid-19, sehingga kami bisa melakukan langkah-langkah pencegahan secara dini apabila ada prajurit maupun PNS yang terkena virus ini,” ucap Kapendam.

Selanjutnya, pada kesempatan tersebut Kapendam Eko juga tidak lupa menghimbau Prajurit dan PNS untuk selalu menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat, dengan melaksanakan olah raga secara teratur dan mengkonsumsi makanan yang sehat, sehingga akan terbangun kondisi daya tahan tubuh yang kuat.

“Selain melakukan Rapid Test anggota juga harus selalu mematuhi himbauan yang sudah diberikan oleh pemerintah pusat maupun daerah dalam social distancing, pakai masker, serta rajin mencuci tangan, dan tetap tinggal di rumah, sehingga kita bisa memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 ini,” terang Kapendam Eko.

Lebih lanjut setelah himbauan ini diberikan, Kapendam juga berharap Prajurit dan PNS bisa meneruskan himbauannya kepada keluarga maupun kerabat terdekat.

“Saya berharap himbauan ini dapat diteruskan oleh prajurit maupun PNS kepada keluarga maupun kerabat, agar terhindar dan memutus rantai penyebaran virus Covid-19 yang saat ini masih berlangsung,” pungkasnya.(pen/red)

Categories
Kesehatan

BIN Gelar Rapid Test di Kawasan MRT Blok M Jakarta Selatan

SIARAN PERS BNPB
8 Mei 2020
355/Pers-PusdatinKK/BNPB/Dis.02.01/V/2020

Koran Jurnal, Jakarta – Badan Intelijen Negara (BIN) kembali melakukan tes cepat atau rapid test massal kedua kalinya di MRT Blok M, Jakarta pada hari ini, Jum’at (08/05/2020). Sebanyak 500 alat tes cepat disiapkan selama pengetesan.

BIN menyiapkan sebanyak 500 alat RT IgM/IgD antibody untuk pengetesan. Selain itu, BIN juga menyiagakan 4 mobil laboratorium yang mampu untuk mendapatkan hasil uji tes dengan metode polymerase chain reaction atau PCR dalam tempao 5 jam. Kepala Klinik BIN Sri Wulandari mengatakan bahwa tiga dokter, 15 perawat dan 8 tenaga kesehatan lain membantu pelaksanaan tes cepat ini.

Tes cepat BIN ini merupakan inisiatif untuk mendeteksi awal terhadap penyebaran Covid-19. Melalui deteksi awal tersebut, upaya pencegahan dapat dilakukan Gugus Tugas Nasional sejak dini. BIN merencanakan tes cepat massal seperti ini akan dilakukan dua kali seminggu di wilayah Jakarta.

_Rapid test_ sebelumnya di Dukuh Atas pada 6 Mei 2020 lalu, ada empat warga dinyatakan positif setelah hasil uji swab. Keempat warga selanjutnya dirujuk ke RS Darurat Wisma Atlet.

Alur proses pemeriksaan massal dilakukan dengan melakukan pendaftaran dengan memberikan kartu registrasi kemudian dilakukan rapid test. Jika positif, warga langsung diuji dengan pendekatan uji swab, yang hasilnya dapat diketahui 5 jam berikutnya.

Aksi rapid test massal ini mendapat animo besar dari masyarakat yang melintas di sekitar lokasi meskipun pemberitahuan dilakukan semalam sebelumnya. Pada kegiatan _rapid test_ di Dukuh Atas, dari 250 uji tes yang disediakan ternyata kurang dan ditambahkan lagi 190 _rapid test_. Oleh karena itu, pada _rapid test_ yang diselenggarakan pada MRT Blok M pada kali kedua ini difasilitasi sebanyak 500.

Sementara itu, empat mobil laboraturium yang disiapkan BIN mempunyai kapasitas uji 1.248 sampel per hari. Mobil tersebut diperuntukan untuk melakukan sejumlah pengujian ke daerah Jakarta dan sekitarnya. Mobil laboraturium tersebut juga berisi tes PCR yang lengkap dan canggih serta memenuhi standar kesehatan. Peralatan di dalamnya berupa Bio Safety Cabinet (BSC), Thermo Scientific TSC Series (freezer) Thermomixer, Rotor-Gene Q, Centrifigue 5424 R, Mikropipet, dan wastafel cuci tangan.

Selain itu, petugas juga dilengkapi dengan helm monitoring suhu tubuh yg dapat langsung di pantau secara _real time_. Alat monitoring dilengkapi dengan kamera sekaligus sebagai sensor dan layar kacamata untuk melihat hasil monitor serta dilengkapi dengan dua buah baterai sebagai sumber daya dengan daya tahan satu baterai sampai dengan 5 jam.(pus/red)

Categories
Nasional Polhukam

Presiden Jokowi Minta Seluruh Instansi Lakukan Rapid Test dengan Cakupan Lebih Luas untuk Memutus Mata Rantai Covid-19

Koran Jurnal, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta semua instansi dan lembaga untuk segera melakukan ‘rapid test’ cepat dengan cakupan (area) yang lebih besar, agar sedini mungkin mendeteksi indikasi awal seorang terpapar virus corona (Covid-19) dan sekaligus memutus mata rantai penularan covid-19.

“Saya minta alat-alat rapid tes terus diperbanyak, juga memperbanyak tempat-tempat untuk melakukan tes dan melibatkan rumah sakit, baik pemerintah, milik BUMN, Pemda, rumah sakit milik TNI dan POLRI, dan swasta, dan lembaga-lembaga riset dan pendidikan tinggi yang mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Kesehatan,” ujar Presiden saat memberikan pengantar pada Ratas melalui daring membahas Laporan Tim Gugus Tugas Covid-19 di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (19/03/2020).

Presiden juga menyarankan agar penyiapan protokol kesehatan alurnya jelas, sederhana, dan mudah dipahami.

“Hal ini penting sekali, terkait dengan hasil rapid test ini apakah dengan karantina mandiri (self isolation) ataupun memerlukan layanan rumah sakit dengan protokol kesehatan dapat dijelaskan,” kata Presiden.

Kepala Negara juga mengatakan, supaya disiapkan rencana kontijensi kesiapan pelayanan rumah sakit baik rumah sakit rujukan yang sudah ditetapkan juga mobilisasi rumah sakit yang lain, baik milik BUMN, TNI-POLRI, rumah sakit swasta dan juga rumah sakit darurat apabila diperlukan.

“Dan jika diperlukan juga bisa memanfaatkan Wisma Atlet di Kemayoran. Ini kapasitasnya cukup besar, kalau enggak keliru 15.000 dan hotel BUMN yang juga bisa dipakai,” ujar Presiden.

Presiden juga menyampaikan rencana kontijensi lain yang harus disiapkan sampai di daerah.

“Termasuk percepatan pembangunan rumah sakit di Pulau Galang di Kepulauan Riau,” tukasnya.(sek/red)