Categories
Ekonomi

Pemerintah Jamin Stok Daging Jabodetabek Aman Jelang Lebaran

Koran Jurnal, Jakarta – Pemerintah menjamin pasokan dan ketersediaan bahan pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026 dalam kondisi aman dan terkendali, baik secara nasional maupun di tingkat daerah.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menjelaskan berdasarkan data Neraca Pangan dan proyeksi produksi hingga April 2026, mayoritas komoditas strategis berada dalam posisi surplus.

“InsyaAllah, jelang Lebaran 2026 kebutuhan pokok aman. Data neraca pangan menunjukkan kita dalam posisi surplus  untuk komoditas utama,” ujarnya, di Jakarta, Sabtu (7/3/2026).

Menanggapi hal tersebut, Ketua Asosiasi Pengusaha Daging Skala UKM dan Rumah Tangga (Aspedata Indonesia), Diana Dewi, memastikan stok daging di wilayah Jabodetabek menjelang Lebaran berada dalam kondisi aman.

Ia mengatakan, para pelaku usaha siap memenuhi kebutuhan masyarakat sesuai dengan harapan pemerintah, khususnya Kementerian Pertanian.

“Kami sudah berkomunikasi dengan para pengusaha agar stok daging memiliki kecukupan bagi masyarakat jelang Lebaran mendatang,” kata Diana.

Diana yang juga menjabat sebagai Ketua Kadin DKI Jakarta menyebutkan, saat ini stok daging yang tersimpan di gudang miliknya mencapai sekitar 50.000 ton yang tersebar di wilayah Jabodetabek. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena masih terdapat gudang pengusaha lain di berbagai wilayah.

“InsyaAllah para pengusaha siap membantu pemerintah dalam menyiapkan kebutuhan daging bagi masyarakat,” katanya.(hum)

Categories
Ekonomi

Kementan: Harga Daging Sapi Disepakati Rp 55 Ribu per Kilogram Berlaku hingga Idul Fitri 2026

Koran Jurnal, Jakarta – Aksi mogok pedagang daging sapi resmi berakhir. Pemerintah bersama asosiasi pedagang dan pelaku usaha sepakat menjaga stabilitas harga dan pasokan daging sapi menjelang Ramadhan dan Idulfitri 2026

Kesepakatan itu dicapai dalam rapat koordinasi yang digelar di Kementerian Pertanian, Kamis (22/1/2026), yang dihadiri Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Satgas Pangan, asosiasi pedagang, asosiasi pemotong, feedlotter, hingga pelaku usaha impor sapi bakalan.

Kementerian Pertanian (Kementan) menegaskan negara tidak akan membiarkan gangguan distribusi maupun praktik spekulasi yang merugikan masyarakat, khususnya menjelang hari besar keagamaan. Pemerintah terus melakukan pemantauan harga, pasokan, dan distribusi secara ketat untuk memastikan kebijakan pangan tetap berpihak pada rakyat, peternak, dan pelaku usaha yang taat aturan.

Dalam pertemuan tersebut, disepakati harga timbang hidup sapi di tingkat feedlot sebesar Rp 55.000 per kilogram dan berlaku mulai 22 Januari 2026 hingga menjelang Idulfitri, tanpa kenaikan harga.

Ketua Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) Wahyu Purnama memastikan seluruh pedagang di bawah naungan APDI kembali berjualan.

“Mulai malam Jumat, 23 Januari 2026, pedagang daging kembali beraktivitas dan RPH siap memotong sapi,” kata Wahyu.

Ia menegaskan, jika ditemukan harga di atas kesepakatan tersebut, pedagang diminta segera melapor.

“Kalau ada yang melanggar, laporkan ke saya dan akan langsung kami teruskan ke pemerintah,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua Umum Jaringan Pemotong dan Pedagang Daging Indonesia (JAPPDI) H Asnawi. Ia menegaskan tidak boleh ada lagi aksi mogok berjualan setelah kesepakatan ini.

“Kalau ada pengusaha feedlot menjual di atas Rp 55 ribu per kilogram, silakan laporkan dengan bukti untuk diteruskan ke Menteri Pertanian,” tegasnya.

Pemerintah juga memastikan pasokan sapi aman. Kuota impor sapi bakalan sekitar 700 ribu ekor per tahun telah disiapkan dan dialokasikan kepada sekitar 80 perusahaan penggemukan sapi. Selain itu, BUMN Pangan ditugaskan sebagai stabilisator untuk menjaga keseimbangan harga dan pasokan di tingkat konsumen.

Pemerintah menegaskan akan terus mengawal agar distribusi berjalan lancar dan masyarakat tidak terbebani lonjakan harga daging sapi menjelang Ramadhan dan Lebaran.(hum)

Categories
Polhukam

Bang Japar Indonesia Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Koran Jurnal, Jakarta – Bang Japar Indonesia (Kebangkitan Jawara dan Pengacara Indonesia atau disingkat BJI) menggelar buka puasa bersama dan santunan anak yatim, di bilangan Jakarta Barat, Rabu (26/3/2025). Acara yang digelar pada hari ke 26 di bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah ini sekaligus dalam rangka memperkuat jalinan silaturahim para pengurus dan anggota BJI se wilayah Jakarta.

“Kita (Bang Japar Indonesia) berkumpul dalam suasana kegiatan buka puasa bersama dan berbagi dengan anak yatim. Kegiatan ini sebenarnya dadakan, jadi tidak hanya berkumpul namun sekaligus memperkokoh silaturahmi perjuangan,” ujar Ketua Umum Bang Japar Indonesia, Aries Isnan Rido, saat memberikan sambutan mengawali acara tersebut.

Rido juga menekankan, pentingnya Bang Japar Indonesia yang harus selalu hadir dan memberikan bantuan serta solusi ditengah masyarakat.

“Bang Japar Indonesia itu memang bergerak untuk sosial kepada masyarakat, yang pertama supaya bangsa Indonesia itu bisa menciptakan masyarakat yang adil makmur dan sejahtera,” imbuhnya.

Ia pun menuturkan bahwa setiap kegiatan BJI ditengah masyarakat untuk memberikan manfaat bagi setiap warga negara.

“Untuk itu perlu sebuah misi yang dibuat oleh bangsa Indonesia yang mana Bang Japar Indonesia itu harus benar-benar turun ke jalan, turun ke lapangan, turun ke tengah-tengah masyarakat sehingga benar-benar bahwa Bang Japar Indonesia itu menjadi satu karakter yang bisa mewakili daripada masyarakat,” tandasnya.

“Dengan membantu masyarakat yang berkaitan dengan permasalahan-permasalahan di tengah-tengah masyarakat terutama yang berkaitan dengan apa yang menjadi konsep-konsep program-program dari bapak gubernur Jakarta (Pramono Anung) dan wakil gubernur (Rano Karno) terpilih,” pungkas Rido menambahkan.

Lebih lanjut, Rido mengungkapkan, bahwa masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan informasi dan akses terkait berbagai program pemerintah. Sehingga, menurut hemat dia, BJI akan senantiasa hadir mendampingi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Seperti yang disampaikan bang Pramono Anung (gubernur Jakarta) dan bang Rano Karno atau bang Doel (wagub Jakarta), dimana kita benar-benar harus hadir di tengah masyarakat, baik dengan mengadvokasi kesehatan, pendidikan, begitu juga membantu memberikan bantuan-bantuan yang berkaitan dengan program-program gubernur, dengan melancarkan KJP (kartu Jakarta pintar), KJMU (kartu Jakarta mahasiswa unggul) dan lainnya,” papar Rido.

“Seperti di Jakarta Utara, itu teman-teman Bang Japar Indonesia di Jakarta Utara sudah mulai memberikan bantuan kepada warga yang belum bisa masuk dalam ruang inap, dengan segera maka di advokasi oleh Bang Japar Indonesia dan akhirnya mendapatkan fasilitas yang semestinya. Dan masalah-masalah pendidikan yang lainnya,” tuntasnya.(*)

Categories
Ekonomi

Cegah Praktik Penyimpangan Selama Ramadan, Kementan Perketat Pengawasan Rantai Pasok Pangan Hewani

Koran Jurnal, Jakarta – Menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2025, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) memperketat pengawasan terhadap rantai pasok pangan hewani guna mencegah praktik penyimpangan yang dapat mengancam kualitas dan keamanan produk yang dikonsumsi masyarakat.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, menegaskan bahwa peningkatan permintaan pangan asal hewan selama Ramadan dapat membuka celah bagi berbagai praktik yang menyimpang dari regulasi yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, pemerintah daerah diminta untuk lebih waspada dan memperketat pengawasan di seluruh rantai pasok, mulai dari produksi, pemotongan, distribusi, hingga pemasaran.

“Kami meminta pemerintah daerah untuk memperketat pengawasan di seluruh rantai produksi dan distribusi, termasuk memastikan pemotongan hewan dilakukan di rumah potong hewan yang diawasi oleh otoritas veteriner. Ini penting untuk menjamin keamanan dan kualitas produk yang dikonsumsi masyarakat,” ujar Agung dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/3/2025).

Menurut Agung, terdapat beberapa bentuk penyimpangan yang berpotensi terjadi selama Ramadan, di antaranya peredaran daging gelonggongan, daging bangkai, pencampuran produk halal dan non-halal, serta pemalsuan informasi produk hewan. Selain itu, pengawasan terhadap distribusi produk antarwilayah juga menjadi perhatian guna memastikan bahwa produk yang beredar telah memenuhi standar kesehatan hewan sesuai regulasi yang berlaku.

“Pemerintah daerah perlu meningkatkan pemantauan di pasar tradisional, ritel modern, serta jalur distribusi lainnya agar masyarakat mendapatkan produk hewani yang berkualitas dan aman dikonsumsi,” lanjut Agung.

Selain pengawasan di lapangan, Kementan juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai pangan asal hewan yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH) serta pentingnya pencegahan zoonosis. Keterlibatan masyarakat dalam pengawasan ini sangat diperlukan untuk menciptakan sistem pangan yang lebih aman dan sehat.

“Keterlibatan masyarakat sangat penting dalam pengawasan produk hewani di lapangan. Jika menemukan indikasi penyimpangan, kami mengimbau untuk segera melaporkan kepada otoritas setempat agar dapat ditindaklanjuti,” tegas Agung.

Sebagai langkah konkret, Kementan meminta pemerintah daerah untuk menugaskan tim terpadu guna meningkatkan intensitas pengawasan selama Ramadan hingga Idul Fitri 2025.

“Tim ini akan melakukan inspeksi langsung ke berbagai lokasi strategis, termasuk pasar dan sentra distribusi pangan hewani, guna memastikan bahwa produk yang beredar telah memenuhi standar kesehatan,” sebut Agung.

Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner, Nuryani Zainuddin, menambahkan bahwa pemerintah daerah diharapkan segera menyusun laporan pengawasan yang telah dilakukan dan menyampaikannya kepada kepala daerah dengan tembusan ke Ditjen PKH sebagai bahan evaluasi nasional.

“Kami mendorong pemerintah daerah untuk membentuk Tim Terpadu guna memastikan pangan hewani yang beredar tetap dalam kondisi layak konsumsi dan sesuai standar kesehatan,” jelas Nuryani.

Dengan pengawasan ketat dan kerja sama semua pihak, Kementan berharap masyarakat dapat memperoleh pangan hewani yang berkualitas dan aman dikonsumsi selama Ramadan hingga Idul Fitri 2025. (**)

Categories
Megapolitan

Pemerintah Tetapkan Ramadhan 1445 Hijriah Jatuh pada Selasa 12 Maret 2024

Koran Jurnal, Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi menetapkan 1 Ramadhan 1445 Hijriah jatuh pada Selasa, 12 Maret 2024.

Penetapan awal puasa bagi umat muslim itu disampaikan oleh Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta pada Minggu sore (10/3/2024).

Menteri Yaqut mengatakan, penetapan bulan ramadhan ini dilakukan berdasarkan hasil dari sidang isbat.

“Sidang isbat secara mufakat menetapkan 1 Ramadhan jatuh pada hari Selasa, 12 Maret 2024,” kata Yaqut, dikutip dari akun YouTube resmi Kementerian Agama.

Dengan penetapan tersebut, maka seluruh umat islam di Indonesia dapat melaksanakan Salat Tarawih mulai Senin (11/3/2024).

Sebagai informasi, sidang isbat ini dibagi menjadi tiga tahap, tahapan pertama, yaitu pemaparan posisi hilal awal Ramadhan 1445 Hijriah berdasarkan hasil hisab atau perhitungan astronomi oleh Tim Hisab dan Rukyat Kemenag mulai pukul 17.00 WIB.

Kemudian, tahapan kedua yaitu digelarnya sidang isbat penetapan awal Ramadhan 1445 Hijriah yang digelar secara tertutup setelah shalat Magrib.

Selanjutnya, tahap ketiga yaitu konferensi pers penetapan awal Ramadhan 1445 Hijriah yang juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Kementerian Agama.

Diketahui, selain berdasarkan data hisab atau informasi, hasil sidang isbat ini juga merujuk dari hasil rukyatulhilal atau konfirmasi yang dilakukan oleh Tim Kemenag yang berada pada 134 lokasi di seluruh tanah air.(**)

Categories
Ragam TNI

KSAL: Maknai Hikmah Ramadan Dengan Bangun Semangat Berbagi

Koran Jurnal, Jakarta – “Maknai hikmah Ramadan dengan cara membangun semangat untuk berbagi, diantaranya melalui pemberian paket lebaran kepada segenap prajurit dan PNS TNI Angkatan Laut (TNI AL) di seluruh wilayah Indonesia secara serentak.” Demikian disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali dalam sambutannya pada acara Pemberian Paket Lebaran dan Bazar Murah bertempat di GOR Serbaguna, Detasemen Markas (Denma), Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Jum’at (14/04/2023).

Lebih lanjut Kasal menyampaikan bahwa dalam rangka menyambut hari kemenangan, acara pemberian paket lebaran ini sebagai wujud perhatian dan kepedulian pimpinan TNI AL. Pelaksanaan program pemberian paket lebaran tahun ini sebanyak 75.000 paket sembako yang disalurkan untuk seluruh prajurit TNI AL dari Sabang sampai Merauke bekerja sama dengan mitra Bank, diantaranya Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BRI, dan Bank Syari’ah Indonesia.

Dalam kesempatan ini, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali berkesempatan untuk berinteraksi langsung dengan para prajurit jajaran TNI AL di masing-masing Komando Utama TNI AL di seluruh Indonesia melalui sambungan Video Conference (Vicon).

Selain pembagian paket sembako, dilaksanakan juga kegiatan bazar murah di lingkungan Markas Komando (Mako) dan instansi TNI AL seluruh Indonesia.

“Bazar murah dipastikan harganya lebih murah dari harga pasaran untuk meningkatkan kesejahteraan bagi prajurit dan juga kehadiran TNI AL dapat memberi manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah Markas TNI AL dari Sabang sampai Merauke,” ujar Kasal kepada seluruh prajurit TNI AL yang melaksanakan Vicon.

Sebelum menutup kegiatan tersebut Kasal menekankan kepada seluruh prajurit TNI AL dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1444 H Tahun 2023 untuk terus memupuk semua kebaikan yang telah dilakukan selama bulan Ramadan.

“Kehidupan sosial bermasyarakat yang dilandasi semangat empati dan toleransi, peduli dan berbagi, sebagaimana kita laksanakan selama Bulan Suci Ramadan, harus selalu dipupuk dan dikembangkan baik dalam lingkup keluarga, masyarakat maupun kedinasan,” tegas KSAL.

Setelah acara Pemberian Paket Lebaran dan Bazar Murah serta pelaksanaan Vicon dengan jajaran TNI AL di seluruh Indonesia, KSAL beserta para pejabat utama Mabesal melaksanakan peninjauan ke stand-stand bazar TNI AL yang berada di lingkungan Mabesal.(disp)

Categories
Megapolitan TNI

TNI AL Bersama Kadin DKI Jakarta Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadhan

Koran Jurnal, Jakarta – Indahnya berbagi ditengah bulan Ramadhan yang penuh berkah, TNI Angkatan Laut (TNI AL) bersama Kamar Dadang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta mendistribusikan sebanyak 2.200 bantuan paket lebaran kepada masyarakat yang membutuhkan, Sabtu (8/4/2023) kemarin.

Sejumlah 200 bantuan berupa sembako secara simbolis diberikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali dan Ketua KADIN DKI Ibu Diana kepada anak yatim, lansia serta Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang ada di Kelurahan Menteng, bertempat Wisma Elang Laut (WEL) Jakarta Pusat.

Sebanyak 2.000 paket bantuan lainnya, akan didistribusikan oleh kelurahan Menteng kepada masyarakat yang membutuhkan melalui perangkat RT dan RW di wilayah tersebut.

Lurah Menteng Dedi Cahyadi dalam kesempatan ini menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih sedalam-dalamnya atas pelaksanaan kegiatan sosial penyaluran bingkisan lebaran bagi warganya tersebut.

“Atas nama warga kami mengucapkan terima kasih kepada TNI AL, KADIN DKI Jakarta, serta seluruh pihak yang telah bekerja sama dalam kegiatan sosial ini. Kami berharap bantuan sembako akan menjadi berkah bagi warga dan semoga kegiatan yang sama dapat dilaksanakan setiap tahun menjelang Idul Fitri,” ungkap Dedi Cahyadi.(disp)

Categories
TNI

Tebar Berkah Ramadhan, Satgas Yonif 642/Kapuas Bagikan Takjil di Perbatasan

Koran Jurnal, Kalbar – Di bulan Ramadhan penuh berkah ini, Satgas Pamtas Yonif  642/Kapuas yang bertugas di perbatasan RI-Malaysia ikut berbagi kepada masyarakat dengan membagikan makanan dan minuman untuk berbuka puasa (takjil) di Dusun Sempadan, Kec. Paloh, Kab. Sambas, Kalbar, Kamis (15/04/2021).

Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa mengatakan, kegiatan berbagi takjil di tengah situasi pandemi Covid-19 yang masih mewabah ini, digelar personel Satgas Pos Temajuk untuk meringankan beban sesama saat berbuka puasa.

“Dengan senyum, sapa dan salam, kegiatan yang dipimpin Danpos Temajuk Letda Inf Ryan Hidayat, begitu bersemangat untuk membagikan makanan berbuka puasa kepada warga dusun Sempadan,” ungkapnya.

Menurut Letkol Inf Alim Mustofa, kegiatan bagi-bagi takjil ini, selain sebagai bentuk kegiatan teritorial di wilayah tugas, juga untuk lebih mendekatkan diri dan mempererat silaturahmi dengan warga setempat. Takjil tersebut diberikan kepada warga secara door to door kepada warga.

“Mudah-mudahan, apa yang kami lakukan ini membantu warga, dan semakin memanunggalkan TNI dengan rakyat, sehingga TNI akan semakin kuat bersama rakyat,” pungkasnya.

Danpos Temajuk Letda Inf Ryan Hidayat juga menambahkan, aksi berbagi takjil ini bertujuan untuk menyemarakan kemeriahan suasana puasa Ramadhan di wilayah perbatasan RI-Malaysia, meskipun di tengah kondisi pembatasan sosial akibat pandemi Covid-19.

“Sambil membagi-bagikan takjil, personel juga memberikan edukasi kepada warga untuk rajin mencuci tangan, memakai masker saat beraktivitas di luar rumah, serta menjaga jarak aman dengan sesama,” tuturnya.

Sementara itu, Ibu Risa (42 th) salah satu warga yang sempat ditemui mengaku sangat terkesan dengan empati prajurit Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas yang turun langsung ke rumah-rumah warga untuk bagi-bagi takjil sebagai panganan berbuka puasa.

Warga pun berharap, kegiatan serupa bisa terus dilakukan oleh Satgas, terutama di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini. “Kegiatan bagi-bagi takjil seperti ini, semakin membuat kami sebagai rakyat bertambah bangga memiliki TNI. Semoga TNI semakin jaya, dan kuat dalam melindungi rakyat dan negara Indonesia,” pungkas ibu Risa.(pen/red)