Categories
IPTEK TNI

Satuan Survei Pushidros TNI AL Gelar Pelatihan Pengoperasian USV

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) menggelar pelatihan pengoperasian Unmanned Surface Vehicle (USV) tahun 2023.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Komandan Satuan Survei (Dansatsurvei) Kolonel Laut (P) B. Dwiadji Gultom ) bertempat di ruang serbaguna Orion Satsurvei, Jakarta Utara, Rabu (8/3/2023).

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan meningkatkan kemampuan personel Pushidrosal tentang pengoperasian Unmanned Surface Vehicle (USV), diharapkan dalam mengikuti pelatihan ini seluruh ilmu baik teori maupun praktek bisa dipahami dengan baik dan selesai mengikuti pelatihan ini para peserta memahami dan dapat mempraktekannya ilmunya di kegiatan satuan khususnya Satuan Survei Pushidrosal.

Latihan tersebut melibatkan 25 peserta dengan pelaksanaan selama 15 hari kerja yang dimulai tanggal 8 Maret hingga 30 Maret 2023 dengan instruktur dari kalangan Pushidrosal.

Adapun materi yang diajarkan di dalam ruangan meliputi pengenalan peralatan USV dan Multibeam Echosounder (MBES) MB2, teori pengambilan data serta pengoperasian USV menggunakan remote control dan Automous, teori pengoperasian USV dengan menggunakan software PDS 2000 dan caris on Boat serta solusi trouble shooting USV.

Untuk praktek meliputi instalasi MBES MB2 dan USV, pengoperasian MBES MB2 dan USV, pengolahan data MBES MB2 dengan menggunakan software PDS 2000 dan caris onboard.(disp)

Categories
TNI

TNI Angkatan Laut Bangun Dua Kapal Tunda Buatan Dalam Negeri

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut berkomitmen dalam menjalankan program pemerintah dengan meningkatkan penggunaan produk dalam negeri dan mendorong kemandirian industri pertahanan, kali ini TNI AL membangun dua kapal tunda yang keseluruhannya memanfaatkan industri dalam negeri. Hal tersebut disampaikan Asisten Logistik Kepala Staf Angkatan Laut (Aslog KSAL) Laksamana Muda TNI Agus Santoso saat memimpin acara launching kapal harbour tug, bertempat di galangan PT Noahtu Shipyard, Jakarta Utara, Selasa (7/3/2023).

Lebih lanjut, Aslog KSAL menyampaikan bahwa, kapal harbour tug buatan industri dalam negeri ini selain berfungsi sebagai kapal tunda juga sebagai kapal Search and Rescue (SAR) karena dilengkapi dengan fire fighting untuk membantu pemadaman dan evakuasi korban di laut.

“Kapal ini memiliki kemampuan bollard pull 35 ton, sudut pandang anjungan hingga 360˚, pemindahan kapal dan escorting services dengan menggunakan winch yang ada di haluan dan buritan, dilengkapi dengan sistem propulsi azimuth stern drive sehingga kapal dapat bermanuver 360˚ diam di tempat,” tegas Aslog KSAL.

Kapal tunda yang nanti akan beroperasi di Koarmada I dan Koarmada III ini, memiliki fungsi untuk memberikan pelayanan pemanduan dan penundaan dalam membantu pergerakan manuver Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) saat proses keluar masuk pelabuhan. Kapal tersebut memiliki panjang 30 meter, dengan lebar 12 meter, tinggi 5,10 meter, kecepatan maksimal 12 knot dengan endurance hingga 5 hari, serta dilengkapi dengan akomodasi untuk 10 orang personel.

Dengan bertambahnya unsur KRI di Koarmada III yang saat ini sudah diperkuat kapal jenis angkut tank, bantu rumah sakit dan patroli sehingga dibutuhkan adanya kapal tunda.

“Pembangunan dua kapal tunda tersebut guna peremajaan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) TNI AL”, ungkap Laksamana Muda TNI Agus Santoso.

Pada tempat terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali baru-baru ini menegaskan bahwa, langkah tersebut diambil guna mendukung pemerintah dalam meningkatkan perekonomian, sekaligus sebagai wujud kemandirian bangsa dalam pemenuhan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista), serta meningkatkan peran Indonesia dalam rantai suplai global.(disp)

Categories
TNI

Satgas MTF TNI AL Berperan Sebagai Peacekeeper, Duta Budaya dan Duta Pariwisata Indonesia

Koran Jurnal, Jakarta – Sebanyak 85 mahasiswa, dosen beserta civitas akademika dari Saint Joseph University Lebanon berkunjung untuk melihat langsung keberadaan prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL) KRI Frans Kaisiepo-368 yang tengah menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon. Kegiatan tersebut diprakarsai oleh Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh Republik Indonesia (LBBP RI) untuk Lebanon, Hajriyanto Y. Thohari sebagai wujud kontribusi dalam pembinaan masyarakat, sekaligus menempatkan KRI sebagai duta diplomasi, budaya dan pariwisata, Jum’at (03/03/2023) kemarin.

“Apresiasi tinggi untuk KRI yang bukan hanya peacekeeper namun juga telah memperkenalkan budaya dan pariwisata Indonesia di kancah internasional, saya bangga dengan pasukan Garuda,” tegas Dubes LBBP RI untuk Lebanon.

Kegiatan ini merupakan bentuk kerjasama erat dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beirut dalam rangka memperkenalkan kapal perang Indonesia sekaligus ragam kebudayaan, pariwisata, dan kuliner Nusantara.

Acara diawali dengan welcome speech dari Dansatgas MTF Konga XXVIII-N/UNIFIL Letkol Laut (P) Jhon David Nala Sakti Sondakh dan tertua rombongan Saint Joseph University, Professor Christian Taoutel selaku Head of Departement of History dan International relations di Saint Joseph University. Rombongan selanjutnya melaksanakan ship tour, serta menerima presentasi edukasi kiprah KRI dalam misi PBB yang dirangkai dengan promosi budaya dan pariwisata Indonesia.

Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusias dari mahasiswa, ditambah dengan semarak kuis berhadiah. Pada puncak acara, rombongan berkesempatan menyaksikan pertunjukan seni kebudayaan dan menikmati kekayaan kuliner nusantara yang dipersembahkan oleh prajurit KRI Frans Kaisiepo-368.

Diawali dengan lantunan lagu penuh harmoni dari tim band yang diikuti penampilan Tari Galung dari Kalimantan, Tari Tabi Manta dari Papua, serta kolaborasi Tari Saman dari Aceh dan Rampak Gendang dari Jawa Barat. Acara semakin meriah saat hadirin diundang untuk bersama menari Gemu Famire dari NTT. Menutup kunjungan, rombongan melaksanakan sesi foto bersama dan pertukaran cinderamata.

Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh menambahkan bahwa, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk melaksanakan tugas diplomasi Angkatan Laut dan meningkatkan citra Indonesia di dunia internasional.

Senada dengan itu, Professor Christian Taoutel menyampaikan apresiasi dan kesan yang mendalam atas acara tersebut, serta mengharapkan bahwa kerja sama yang terjalin dapat terus ditingkatkan. “Kehadiran KRI memberikan kontribusi yang signifikan dalam menjaga perdamaian dan membangun kapasitas domestik untuk kemajuan Lebanon,” tegas Cristian Tautel.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali berpesan kepada seluruh prajurit TNI AL yang tengah bertugas sebagai pasukan perdamaian untuk memberikan yang terbaik dalam setiap tugas yang diamanahkan.

“Jaga nama baik TNI AL dan Indonesia, serta pelihara hubungan dengan negara-negara yang juga tergabung dalam UNIFIL, sehingga nama baik bangsa maupun TNI AL tetap harum di dunia internasional,” ungkap KSAL.

 

Categories
Polhukam TNI

Tingkatkan Kerja Sama Bilateral, KSAL Terima Introductory Visit Panglima Tentera Laut Diraja Malaysia

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menerima kunjungan (Introductory Visit) Panglima Tentera Laut Diraja Malaysia (PTLDM) Laksamana Datuk Abdul Rahman Bin Ayob di Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (2/3/2023).

Kunjungan yang bertujuan meningkatkan hubungan bilateral antar Angkatan Laut kedua negara ini, khususnya bidang keamanan maritim juga sekaligus sebagai kunjungan balasan yang sebelumnya Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali telah berkunjung ke Malaysia.

Kedatangan Panglima disambut hangat oleh Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali beserta jajarannya dan pasukan jajar kehormatan di halaman Gedung R.E Martadinata, Mabesal.

Kasal dan PTLDM membicarakan beberapa kegiatan bilateral di masa yang akan datang, diantaranya merencanakan pelaksanaan Navy To Navy Talk (NTNT) dan Submarine Staff Talk TNI AL – TLDM pada tahun 2023 dan sepakat saling mendukung pengembangan sumber daya manusia secara bilateral dalam bentuk latihan, dan pendidikan.

TNI AL dan TLDM akan berpartisipasi pada kegiatan bilateral dalam menjaga stabilitas keamanan maritim di kawasan seperti Coordinated Operations Control Comitee Malaysia-Indonesia (COCC Malindo) dan penandatanganan updating Standart Operations Prosedure (SOP) Patroli Terkoordinasi (Patkor) Malindo yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat.

Kerja sama yang telah berjalan secara profesional tersebut telah terbukti dalam menjamin keamanan dan keselamatan pengguna Selat Malaka. Seperti halnya yang baru saja terjadi adalah penyelamatan kapal patroli Perikanan Malaysia PL 87 yang dilaporkan hilang kontak pada tanggal 28 Februari 2023, dan diselamatkan oleh KRI Sigalu-857 pada tanggal 1 Maret 2023, di sekitar perairan Pulau Nipah.

Sementara itu dalam bidang latihan, Kasal menyampaikan rencana kegiatan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2023 yang akan dilaksanakan pada Bulan Juni mendatang.

Panglima TLDM turut mengundang Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali sebagai pembicara dalam Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition 2023 (LIMA 23).

Disela-sela kunjungan ke Mabesal, Panglima TLDM Laksamana Datuk Abdul Rahman Bin Ayob didampingi Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali juga berkesempatan melakukan kunjungan kehormatan kepada Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono.(disp)

Categories
TNI

TNI AL Selamatkan Boat Patroli Perikanan Malaysia yang Hilang Kontak

Koran Jurnal, Jakarta -TNI Angkatan Laut (TNI AL) melalui Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Sigalu-857 yang sedang melaksanakan Operasi Garda Indosin-23, berhasil menemukan dan menyelamatkan Boat Patroli Departemen Perikanan Malaysia (PL 87) disekitar perairan Pulau Nipa yang dilaporkan hilang saat melaksanakan patroli, Rabu (1/3/2023).

Kronologis penemuan Boat Patroli Malaysia tersebut yaitu pada hari Rabu, 1 Maret 2023 pukul 12.04 WIB, KRI Sigalu-857 memperoleh informasi perihal hilangnya sebuah Boat Patroli Departemen Perikanan Malaysia yang diawaki oleh 4 orang dipimpin oleh OC Pn Fatimah Bt Razak, saat bergerak dari Tanjung Pengelih kembali ke Tanjung Sedili Base Malaysia yang sudah hilang kontak sejak tanggal 28 Februari 2023 pukul 12.30 waktu setempat akibat cuaca buruk.

Berdasarkan informasi dari Singapore Police Coast Guard (SPCG), yang telah mendeteksi keberadaan PL 87 di Perairan Tuas arah barat, KRI Sigalu-857 yang sedang patroli BKO Guspurla Koarmada I segera melakukan pencarian untuk menyelamatkan boat beserta pengawaknya yang dilaporkan hilang kontak.

Informasi lebih akurat kembali diperoleh KRI Sigalu-857 dari Kepolisian Diraja Malaysia bahwa boat yang hilang tersebut saat ini diperkirakan berada di sekitar Pulau Nipa. Pada pukul 12.14 WIB, KRI Sigalu-857 berhasil menemukan Boat Patroli Malaysia dan langsung melaksanakan evakuasi terhadap para penumpang serta membawa boat ke lokasi aman di sekitar Barat Pulau Kepala Jerih, karena cuaca buruk dengan ombak lebih dari 2 meter yang terjadi di sekitar lokasi penemuan.

Menurut informasi yang didapat, Boat tersebut mengalami kerusakan pada bagian baterai, sehingga mesin tidak dapat hidup. Akibat cuaca buruk yang terjadi, boat tersebut terombang-ambing dan semakin terbawa arus memasuki wilayah perairan Indonesia. Saat ini, prajurit TNI AL KRI Sigalu-857 terus membantu untuk memperbaiki kerusakan dengan mengisi daya baterai tersebut.

Pertolongan yang diberikan oleh prajurit KRI Sigalu-857 terhadap Boat Patroli Departemen Perikanan Malaysia (PL 87) tersebut sesuai dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut(KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali bahwa TNI AL harus mampu merespon cepat untuk melakukan operasi kemanusiaan di manapun berada. Sehingga respon cepat dan tepat yang dilakukan KRI Sigalu-857 dapat menyelamatkan seluruh penumpang beserta boatnya.(disp)

Categories
Polhukam TNI

KSAL: Berputarnya Roda Sebuah Organisasi Akan Bertumpu Pada Kemampuan Sumber Daya Manusianya

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menerima kunjungan kerja (Kunker) Ketua Yayasan Nala Laksda TNI (Purn) Ken Tri Basuki, M.Sc., di Ruang Tamu, Gedung R.E. Martadinata, Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (28/02/2023).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk membahas program kerja Yayasan Nala khususnya peningkatan kualitas dalam bidang pendidikan. Selain juga sebagai silaturahmi antara Yayasan Nala dengan TNI Angkatan Laut khususnya kepada Kasal selaku Pembina Yayasan Nala. Dalam kunjungan kerjanya, Ketua Yayasan Nala hadir bersama dengan Laksda TNI (Purn) Prof. Dr. Ir. Supartono, M.M.

Sementara Kasal didampingi oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono, Inspektur Jenderal TNI Angkatan Laut (Irjenal) Laksda TNI Sunaryo, Koordinator Staf Ahli (Koorsahli) Laksda TNI Tunggul Suropati, dan Sekdisdikal Kolonel Laut (E) Frankie Oktolim Madethen.

Dalam berbagai kesempatan, Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali menekankan pentingnya Pendidikan sebagai bagian peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), dan prajurit TNI AL ditempatkan sebagai prioritas utama dengan pertimbangan berputarnya roda sebuah organisasi akan bertumpu pada kemampuan sumber daya manusianya.

Yayasan Nala didirikan pada tahun 1987 sebagai wujud peran serta TNI Angkatan Laut dalam pembangunan di bidang pendidikan, sebagai wadah untuk menyelenggarakan pendidikan tinggi bagi generasi penerus sesuai dengan sistem pendidikan nasional yang berdasarkan Pancasila dan Undang- Undang Dasar 1945.

Yayasan Nala bergerak dalam bidang Pendidikan dan saat ini mengelola berbagai perguruan tinggi yakni Universitas Hang Tuah Surabaya, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Surabaya, STIKES Tanjung Pinang, Politeknik Hang Tuah Jakarta, Sekolah Pelayaran Aman Jaya, dan Rumah Sakit Gigi Mulut Nala Husada.
Demikian berita Dinas Penerangan Angkatan Laut.(disp)

Categories
IPTEK TNI

Survei Hidro-Oseanografi TNI AL, Petakan Navigasi Pelayaran Danau Toba

Koran Jurnal, Jakarta – Perairan Danau Toba telah dilaksanakan survei dan dipetakan oleh Pushidrosal sejak Oktober 2018 hingga Maret 2019 dengan menggunakan Multibeam Echosounder (MBES) Sea Bat T50-P (full coverage). Dari pelaksanaan hasil survei tersebut, Pushidrosal telah memproduksi Peta Navigasi Pelayaran dengan 2 (dua) nomor Peta Kertas.

Selain untuk keselamatan navigasi pelayaran juga penataan ruang ekosistem danau untuk pengembangan yang simultan dan berkelanjutan bagi seluruh sektor pemanfaat.

Salah satu perhelatan Internasional yang telah dilaksanakan di perairan Danau Toba tepatnya kurang lebih 50 m sebelah utara dari pelabuhan penyeberangan Balige pada tanggal 24 – 26 Pebruari 2023 adalah F1 Boat Race (F1-H2O) yang merupakan sebuah kompetisi balap internasional untuk perahu motor yang diselenggarakan oleh Union Internationale Motonautique (UIM) dengan kata lain Kejuaraan Dunia Perahu Motor Formula 1. Pelaksanaan F1 Power Boat Lake Toba ini diyakinkan dengan telah diterbitkannya hasil survey Hidro-Oseanografi di perairan Danau Toba yang dilaksanakan oleh Pushidrosal dengan menghasilkan dua cetak peta. Dimana kondisi kedalaman di area penyelenggaraan F1 Power Boat Lake Toba ini bervariasi dari kedalaman 3 m hingga 40 m.

Tentunya pelaksanaan event Internasional ini tidak lepas dari kerjasama dari seluruh stakeholder terkait. Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali menekankan bahwa seluruh Prajurit TNI AL harus menjaga soliditas TNI dan perkokoh sinergitas dengan Polri dan Kementerian Lembaga dalam melaksanakan tugas, sehingga keberadaan TNI AL dimanapun berada harus bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Menjaga kepercayaan negara dan rakyat kepada TNI AL melalui kerja nyata yang bermanfaat bagi institusi, masyarakat, bangsa dan negara.(disp)

Categories
TNI

Komandan Pushidros TNI AL Berikan Penghargaan kepada Personel Berprestasi

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Nurhidayat berikan penghargaan kepada personel Pushidrosal berprestasi, penghargaan itu diberikan pada saat apel pagi gabungan di Mako Pushidrosal, Ancol Timur, Jakarta Utara, Senin, (27/2/2023).

Pemberian penghargaan kepada 6 personel pushidrosal tersebut atas dedikasinya dalam suksesnya penyelenggaraan North Indian Ocean Hydrographic Commission (NIOHC) ke-22 dan The East Asia Hydrographic Commission (EAHC) ke-12 di Yogyakarta kepada Aspamkersamtas Danpushidrosal Kolonel Laut (E) Renny Lilik Asmoro sebagai ketua panitia dan Kadispen Pushidrosal Kolonel Laut (KH) Heru Priyantara sebagai wakil ketua panitia.

Selanjutnya pembuatan aplikasi e-tamu Pushidrosal kepada Letda Laut (E) Muhammad Arief Nugroho dan Letda Laut (E) Ressya Sukma perwira Disinfolahta dalam pembuatan E-pipakabel. Diharapkan dengan adanya aplikasi tersebut tamu yang datang atau berkunjung sebelumnya sudah ada dalam data kunjungan di komputer sehingga personel jaga ataupun satker terkait tidak perlu menulis di buku jurnal karena sudah ada dalam kartu yang sudah dibarkode sesuai dengan nama yang sudah tercantum di data komputer, sehingga pengamanan dilingkungan Pushidrosal akan selalu termonitor. Sementara dengan pembuatan Aplikasi E-pipakabel, diharapkan memudahkan proses monitoring sebagai bentuk transparansi dalam tahapan pelaksanaan mekanisme penyelenggaraan penggelaran pipa dan kabel bawah laut.

Penghargaan selanjutnya diberikan Danpushidrosal dalam pembekalan Bintara remaja Pushidrosal dan Tamtama remaja diberikan kepada Serda EKL Amirul Fadillah dan KLD Trb Arnes Ferdiansyah selanjutnya diberikan penyematan brevet surveyor, dengan harapan bagi setiap personel baru yang akan memasuki Pushidrosal harus belajar terlebih dahulu dalam bidang surveyor, sehingga pada saat personel tersebut dalam penugasan sudah dapat melaksanakan apa yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya.

Hadir pada acara apel pagi gabungan Wadanpushidrosal Laksda TNI Budi Purwanto, para pejabat utama Pushidrosal, personel Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Pushidrosal.(disp)

Categories
Polhukam TNI

TNI AL Tingkatkan Kerjasama Regional, Wujudkan Stabilitas Kawasan

Koran Jurnal, Jakarta – Kapal Selam Angkatan Laut India INS Shindukesari kembali melanjutkan pelayaran setelah melaksanakan port visit selama dua hari bersandar di JICT II, Tanjung Priok Jakarta Utara, Jumat (24/2/2023). Keberangkatannya dilepas oleh TNI AL dari Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) III Jakarta.

Kedatangan Kapal Selam yang dikomandani Commander Libu Raj ke Jakarta dalam rangka mempererat hubungan bilateral khususnya Angkatan Laut dari kedua negara.

Selama kunjungannya di Ibu Kota, kapal selam Kilo class  INS Shindukesari bersandar di JICT dengan pengamanan dari Santuan Lantamal III Jakarta yang menugaskan pengamanan Polisi Militer, Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan, dan Satuan Kapal Patroli, dimana hal tersebut merupakan prosedur TNI AL saat menerima kunjungan kapal negara sahabat, dengan standar internasional.

“Terimakasih telah menyambut hangat atas kunjungan kami ini, semoga hubungan Angkatan Laut kedua negara kedepan akan semakin baik lagi,” ungkap Commander Libu Raj, sesaat sebelum Kapalnya bertolak dari Dermaga.

Ditempat terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan bahwa TNI AL siap bekerjasama secara profesional untuk mewujudkan stabilitas kawasan.

“Tentunya TNI Angkatan Laut akan siap meningkatkan kerjasama maritim, diberbagai bidang, termasuk dibidang latihan. Untuk mewujudkan TNI AL yang profesional, modern dan tangguh, para prajurit Jalasena harus terlatih guna membangun kekuatan yang memiliki kesiagaan dan kesiapan yang tinggi,” ungkap KSAL.(disp)

Categories
TNI

TNI AL Tingkatkan Ketangguhan Masyarakat pada Bencana 

Koran Jurnal, Jakarta – Latihan dalam peningkatan kewaspadaan dan ketangguhan masyarakat TNI Angkatan Laut (TNI AL) yang di laksanakan oleh Dinas Pembinaan Potensi Maritim TNI AL (Dispotmaral) melaksanakan program Pelatihan Penanggulangan Bencana (Latgulben) Tahun Anggaran 2023 di Lanal Denpasar, Selasa (21/02/2023) lalu.

Hal tersebut bertujuan untuk menumbuhkan kewaspadaan masyarakat untuk lebih tangguh sebagai pilar bangsa dalam menghadapi bencana, menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa budaya akan sadar bencana harus di mulai dari kesadaran individu, keluarga dan kelompok, termasuk di lingkungan sekolah sampai pada kelompok masyarakat bawah.

Selain itu masyarakat akan sadar terhadap peningkatan kemampuan diri sendiri, kesiapsiagaan, kewaspadaan, sikap tanggap segera menyiapkan alat peralatan, juga menyelamatkan diri dari resiko ganasnya ancaman bencana serta menghadapi terjadinya bencana alam berupa gempa bumi dan tsunami di daerah pesisir.

Dalam sambutannya pada upacara pembukaan Latgulben, Kepala Dinas Pembinaan Potensi Maritim TNI Angkatan Laut (Kadispotmaral) Laksamana Pertama TNI Suradi Agung Slamet menyampaikan bahwa pelatihan penanggulangan bencana merupakan program rutin TNI AL yang dilaksanakan oleh Dispotmaral yang diagendakan setiap tahun dan selalu di prioritaskan pada daerah-daerah rawan bencana. “Perlu diketahui bahwa Latgulben pada tahun ini akan dilaksanakan di 3 wilayah yaitu Lanal Denpasar, Lanal Malang dan Lanal Cilacap,” jelas Kadispotmaral.

Diharapkan Latgulben ini menjadi langkah antisipasi siaga bencana yang mampu menekan angka korban jiwa dan memahami langkah-langkah pertama yang harus diambil saat terjadi bencana. Materi yang diberikan dalam pelatihan tersebut meliputi sistem peringatan dini gempa bumi dan tsunami, penanganan korban gempa bumi dan tsunami, manajemen kesiapsiagaan bencana, prosedur pelaksanaan proses evakuasi mandiri dari ancaman resiko bencana gempa bumi dan tsunami.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali menekankan bahwa dalam menyikapi ancaman bencana alam, TNI AL harus mampu merespon cepat, bahkan dalam hitungan jam untuk menjangkau daerah terdampak untuk melakukan operasi kemanusiaan, dan ini merupakan amanat undang undang tentang tugas TNI dalam melaksanakan OMSP. TNI AL dalam menyikapi kebencanaan telah memiliki kemampuan kapal rumah sakit yang berada di Armada I, II dan III, yang salah satu tugasnya adalah sebagai siaga tanggap kebencanaan, pungkasnya.

Pelatihan selama 3 hari di bawah komando langsung Danlanal Denpasar Kolonel Marinir I Dewa Nyoman Gede Rake Susilo diakhiri dengan simulasi kesiapsiagaan bencana dan evakuasi mandiri masyarakat pesisir terhadap ancaman gempa bumi dan tsunami yang melibatkan personel TNI, Polri, Pemda setempat, BPBD, Basarnas, BMKG, pelajar dan masyarakat maritim.(disp)