Categories
TNI

TNI AL dan US Navy Chaplain Bahas Kerjasama Pembinaan Mental Prajurit

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam rangka mengikuti kegiatan Area Wide Training for Chaplain and RPs serta Office Call ke USS Howard (DDG-83), USS Ronald Reagan (CVN-76) dan Markas Armada ke-7 U.S. Navy di Yokosuka-Jepang, TNI Angkatan Laut (TNI AL) dalam hal ini Dinas Pembinaan Mental TNI Angkatan Laut (Disbintalal) melaksanakan anjangsana ke U.S. Navy Chaplain – 7th Fleet_ pada Kamis (19/01) hingga Jum’at (20/1/2023) lalu.

Kegiatan anjangsana Disbintalal ke U.S. Navy Chaplain – 7th Fleet yang dipimpin Aspers Kasal – Laksda TNI Irwan Achmadi didampingi Kadisbintalal Brigjen TNI Sandy Muchjidin Latief dan rombongan, dilaksanakan dalam rangka  melaksanakan pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara personel U.S. Navy Chaplain dengan personel Bintal TNI Angkatan Laut tentang pelayanan pembinaan mental yang dilakukan oleh kedua institusi di lingkungannya. Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan interoperabilitas pelayanan agama saat ini dan masa yang akan datang antara TNI AL dalam hal ini Disbintalal dengan U.S. Navy Chaplain Seventh Fleet.

Dalam kegiatan yang berlangsung, U.S. Navy Chaplain menyampaikan bahwa ada 4 kompetensi yang harus dimiliki oleh U.S. _Navy Chaplain  yaitu provide, facilitate, care, dan advice. Selain itu disampaikan pula bahwa keberadaan Chaplain (Pabintal) berdasarkan konvensi Jenewa adalah non-combatant, namun tetap terjadi kemungkinan chaplain menjadi sasaran tembak. Maka dari itu dibentuk Religious Program Specialist (RPs) yang bertugas melindungi dan mendukung pelaksanaan tugas chaplain yang tergabung dalam Religious Ministry Teams (RMT).

Kegiatan anjangsana Bintal TNI AL ke US Navy Chaplain – 7th Fleet selain rangkaian kegiatan Area Wide Training for Chaplain and RPs dalam rangka untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman bagi Personel Bintal TNI Angkatan Laut tentang pelayanan pembinaan mental yang dilakukan oleh U.S. Navy Chaplain di lingkungannya juga melaksanakan kegiatan Office Call.

Panglima Armada ke-7 USN, Vice Admiral Thomas Karl sangat mengapresiasi kegiatan Office Call TNI AL. Kerja sama perlu dilaksanakan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman antar chaplain/Bintal. US Navy mengharapkan keberlanjutan kerja sama chaplain dengan TNI AL. Pembinaan mental menjadi hal yang sangat penting agar para pengawak armada tersebut menjadi prajurit yang religius dan siap melaksanakan penugasan.

Kegiatan yang dilaksanakan tersebut sesuai dengan prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali  dimana Sumber Daya Manusia (SDM) prajurit TNI AL ditempatkan sebagai prioritas utama dengan pertimbangan berputarnya roda sebuah organisasi akan bertumpu pada kemampuan sumber daya manusianya.(disp)

Categories
Kriminalitas TNI

Personel TNI AL Tangkap Pengedar Uang Palsu Pecahan 10 Ribu Rupiah Berjumlah 66 Juta di Pelabuhan Merak

Koran Jurnal, Jakarta – Personel TNI Angkatan Laut Lanal (Pangkalan Angkatan Laut) Banten menangkap seorang pengedar uang palsu pecahan 10 ribu rupiah di atas kapal penyeberangan yang berlayar dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Minggu (22/01/2023) kemarin.

Melansir Kompasiana dotcom (Sang Ratu), Komandan Lanal Banten Kolonel Laut (P) Dedi Komarudin mengatakan, pelaku berinisial MI. Disebut Dedi, pria warga Bojonegoro Jawa Timur ini ditangkap petugas Lanal Banten yang saat itu sedang membantu pihak Kepolisian melaksanakan pengamanan di Pelabuhan Merak.

IM, lanjut Dedi, berhasil diamankan setelah terdeteksi melakukan transaksi menggunakan uang palsu kepada salah satu pedagang di area Dermaga Pelabuhan Merak.

“Saat kejadian, pelaku ditangkap di atas kapal saat kapal penumpang berlayar dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheuni setelah terdeteksi melakukan transaksi menggunakan uang palsu,” kata Dedi.

Setelah diamankan, kemudian petugas melakukan pemeriksaan terhadap MI dan menggeledah tas bawaan pelaku yang ternyata berisi ribuan lembar uang kertas palsu pecahan sepuluh ribu rupiah.

“Anggota kami memeriksa pelaku, menemukan uang kertas rupiah palsu pecahan sepuluh ribu, dengan total 6.600 lembar senilai Rp66 juta,” terang Dedi.

Sementara itu, untuk mendalami peredaran uang palsu, Lanal Banten kemudian menyerahkan kasus tersebut kepada pihak Kepolisian setempat, Polres Cilegon.

Kepala Unit Pelaksana Pengelolaan Uang Rupiah Bank Indonesia wilayah Banten, Efendi meminta agar masyarakat selalu waspada dan memperhatikan ciri-ciri uang rupiah asli.

“Ya kita tidak bosan meminta agar masyarakat selalu waspada. Uang asli kan mudah diketahui, bisa dengan cara dilihat, diraba dan diterawang,” bebernya.(*)

Categories
Polhukam TNI

KSAL Ajak Komisi I Kunjungi Sarang Petarung Prajurit Brigif 2 Marinir 

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengajak Anggota Komisi I DPR RI Efendi Simbolon menyaksikan langsung kesigapan para prajurit Sarang Petarung Brigif 2 Marinir Sidoarjo, Jawa Timur saat melaksanakan berbagai latihan demi mewujudkan prajurit yang profesional, modern dan tanggung sesuai harapan Kasal.

Berbagai Latihan disuguhkan dalam kunjungan kerja Kasal ke Mako Brigif 2 Marinir Kesatrian Marinir R Suhadi Gedangan Sidoarjo, Kamis (19/01/2023) kemarin seperti kontak drill, penyeberangan sungai dan serbuan, drill senjata bantuan Mortir 80, halang rintang dan rubber boat slalom.

Kunjungan KSAL ke Brigif 2 Marinir didampingi Pangkoarmada RI Laksdya TNI Heru Kusmanto, Dankodiklatal Letjen TNI (Mar) Suhartono, Para Pejabat Utama Mabesal dan Para Pangkotama TNI AL wilayah Surabaya disambut langsung Komandan Pasmar 2 Brigjen TNI (Mar) Suherlan dan Komandan Danbrigif 2 Marinir Kolonel Marinir I Gede Edy Supryadi. Kunjungan kerja Kasal sesuai dengan program prioritas Kasal, untuk mengetahui langsung kondisi satuan operasi baik personel yang professional, modern dan tangguh untuk melaksanakan tugas yang memiliki kesiagaan dan kesiapan tinggi.

Rombongan KSAL dengan menggunakan Rantis P6 ATAV dan Rantis KIA diajak berkeliling melaksanakan tour facility dan mendapat penjelasan tentang situasi dan kondisi Kesatrian Marinir R Suhadi sarang petarung Prajurit Brigif 2 Marinir dari Komandan Pasmar 2 dan Komandan Brigif 2 Mar yang tentunya nantinya dapat dijadikan sebagai masukan dalam meningkatkan fasilitas, sarana dan prasarana dalam menunjang operasi serta tugas-tugas TNI AL.(disp)

Categories
TNI

KSAL Laksamana Muhammad Ali: TNI AL Terus Penuhi Kebutuhan Sarpras Wujudkan Prajurit Profesional 

Koran Jurnal, Jakarta – “Kita akan terus melanjutkan upaya pemenuhan sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh prajurit dan operasional organisasi di seluruh jajaran. Tidak lain dan tidak bukan hal tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme prajurit sesuai dengan visi saya yaitu mewujudkan prajurit TNI AL yang profesional dan tangguh dilatarbelakangi kemajuan teknologi modern.”

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali saat meresmikan Mako Koopskasel dan Submarine Fire Damage Control Trainer (SFDCT) yang akan digunakan untuk melatih, menjamin keamanan dan keselamatan operasi para awak kapal selam, yang bertempat di Komando Latihan (Kolat) Koarmada II Surabaya, Jawa Timur. Kamis (19/1/2023).

Lebih lanjut Kasal menyampaikan bahwa dalam rangka optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi Koopskasel secara berkesinambungan, diperlukan adanya Markas Komando Koopskasel sebagai sarana pelaksanaan Kodal maupun fungsi administrasi.

Mako Koopskasel merupakan upaya untuk meningkatkan kompetensi Koarmada RI dalam melaksanakan pengendalian operasi kapal selam secara efektif dan efisien. Tidak hanya itu Mako tersebut juga bertugas menjamin keamanan dan keselamatan operasi Kapal Selam. Sementara Fasilitas Submarine Fire Damage Control Trainer (SFDCT) berfungsi sebagai tempat untuk menyelenggarakan latihan dan kursus bagi awak Kapal Selam untuk memelihara dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam mencegah dan menanggulangi kondisi kedaruratan di kapal selam serta penyelamatan personil.

Fasilitas tersebut untuk melengkapi beberapa fasilitas yang telah dimiliki sebelumnya, yakni Submarine Control Simulator (SCS), Submarine Command Team Trainer (SCTT) dan Submarine Sonar Simulator (SSS). TNI AL juga akan melengkapi dengan Submarine Motor Propulsion Control Simulator (SMPCS), Submarine Escape Tank Trainer (SETT), dan Submarine Bridge Simulator (SBS). Peralatan tersebut berfungsi sebagai fasilitas dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) TNI AL yang memiliki profesionalisme, modern, dan tangguh untuk pencapaian kekuatan yang memiliki kesiagaan dan kesiapan operasional yang tinggi.

Mengakhiri sambutan, Kasal berharap dengan adanya Mako Koopskasel dan fasilitas simulator kapal selam ini akan meningkatkan profesionalisme dan kemampuan para prajurit Hiu Kencana, sehingga mampu menjawab tuntutan tugas di masa mendatang baik individu maupun teamwork dan juga sebagai sarana untuk memfasilitasi pelatihan awak kapal selam yang sedang tidak melaksanakan tugas operasi. Dengan kemampuan yang semakin terasah dan mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi yang ada, maka pencapaian peningkatan profesionalisme prajurit bisa tercapai.(disp)

Categories
TNI

Bangun Pengawak Yang Militan dan Profesional, TNI AL Tambah Kekuatan Udara Produksi Dalam Negeri

Koran Jurnal, Jakarta – Kekuatan alutsista TNI AL bertambah dengan kehadiran 4 unit pesawat fix wing dan 1 unit helikopter yang merupakan produksi anak bangsa perusahaan industri penerbangan dalam negeri. Empat Alutsista tersebut adalah Pesawat CN 235-220 MPA, Helikopter Bell 505 Jet Ranger X (JRX), Piper Archer PA-28-181, kehadiran alutsista baru yang akan memperkuat Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) diserahterimakan serta dikukuhkan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali dalam acara serah terima dan pengukuhan pesawat udara serta helikopter latih di Mako Puspenerbal Juanda, Surabaya, Kamis (19/1/2023).

Alutsista tersebut diantaranya Pesawat CN 235-220 MPA diproduksi oleh PT Dirgantara Indonesia dan merupakan pesawat ke 6 yang sudah datang di jajaran Puspenerbal. Alutsista ini memiliki fungsi sebagai intai udara maritim dan pengamatan laut. Pesawat yang mampu terbang setinggi 25.000 fit tersebut dilengkapi dengan peralatan intai maritim yaitu Flir radar sehingga memungkinkan untuk melaksanakan patroli maritim dengan optimal. Saat ini TNI AL sudah memiliki 6 pesud CN 235 MPA yang berada dibawah binaan Skuadron Udara 800 Wing Udara 2 Puspenerbal.

Helikopter Bell 505 Jet Ranger X (JRX) merupakan jenis helikopter yang bermesin tunggal namun memiliki tenaga (shaft horse power) dan blade span yang besar, ini sangat cocok dijadikan helikopter latih bagi latih dasar. Helikopter ini memiliki keamanan yang jauh lebih baik dalam pelaksanaan latihan khususnya emergency bagi siswa penerbang helikopter. Pesawat Helikopter yang dikembangkan oleh Bell Helikopter ini diproduksi oleh Bell Textron Kanada yang merupakan Helikopter generasi terbaru dari Bell Textron. Selain itu helikopter ini ekonomis dan efisien, serta dilengkapi dengan rangkaian avionics yang canggih.

Piper Archer PA-28-181 merupakan pesawat latih yang berada di bawah pembinaan Skuadron udara 200 Wing Udara 2. Ini merupakan pesawat latih dasar yang digunakan calon rajawali-rajawali jalasena muda dalam menjalankan pelatihan terbang. Pesawat udara Piper Archer merupakan pesawat latih kedua yang dimiliki Skuadron Udara 200 Wing Udara 2 Puspenerbal yang sudah menggunakan GPS garmin G1000 NXI system, pesawat yang dilengkapi peralatan instrumen yang canggih ini sehingga diharapkan para siswa penerbang mampu berimprovisasi kemampuannya dan mengikuti perkembangan zaman.

“Dalam penyelenggaraan operasi laut yang efektif, unsur udara memiliki peran yang sangat vital, sebagai kepanjangan mata dan tangan dari armada kapal perang. dengan memanfaatkan keunggulan yang dimiliki berupa kemampuan dalam hal kecepatan dan manuver akan memberikan efek yang menguntungkan bagi pelaksanaan operasi” terang Laksamana TNI Muhammad Ali.(disp)

Categories
TNI

Dankormar TNI AL Terima Kunjungan Komandan CANSOFCOM

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto menerima kunjungan Commander Canadian Special Operation Command (CANSOFCOM) Major General Steve Boivin di ruang Admiral, Gedung Utama, Markas Komando Korps Marinir (Mako Kormar) Jalan Prapatan No.40, Kwitang, Jakarta Pusat, Kamis (19/01/2023).

Dankormar menyampaikan selamat datang di Markas Komando Korps Marinir, kemudian Dankormar memperkenalkan satu persatu Pejabat Utama Korps Marinir.

Komandan CANSOFCOM menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan ini menjalin kerjasama antara Canadian Special Operation Command (CANSOFCOM) dengan Korps Marinir.

Di tengah obrolan hangat dengan Dankormar, Komandan CANSOFCOM menyampaikan bahwa kedepannya ingin melaksanakan latihan bersama dengan Korps Marinir dalam hal ini Denjaka TNI AL.

Komandan CANSOFCOM sangat tertarik dengan kondisi jalur pelayaran Indonesia yang sangat begitu padat, sehingga sangat bagus untuk mengasah kemampuan pasukan khusus dalam latihan pembebasan sandara atau perompakan kapal.

Hadir dalam kunjungan ini Ir Kormar Brigjen TNI (Mar) Cecep Ruhiat, Wakil Komandan Korps Marinir (Wadan Kormar) Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., Komandan Detaseman Jalamengkara (Dandenjaka) TNI AL Kolonel Mar Samson Sitohang S.IP., M.M., Pejabat Utama Korps Marinir serta Staf CANSOFCOM.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan Cinderamata dan Foto bersama.(pen)

Categories
Ekonomi TNI

TNI Angkatan Laut Tandatangani Perjanjian Kerjasama dengan Empat Mitra Bank Pemerintah

Koran Jurnal, Jakarta – Guna melanjutkan kerja sama, TNI Angkatan Laut (TNI AL) menggandeng empat mitra bank pemerintah dalam pengelolaan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) non gaji dan gaji, yang dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) bertempat di Auditorium Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis, (19/1/2023).

Empat mitra bank pemerintah tersebut adalah PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT. Bank Negara Indonesia (BNI) (Persero) Tbk, Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Persero) Tbk, dan Bank Syariah Indonesia (BSI) (Persero) Tbk.

Penandatanganan PKS tersebut dilaksanakan oleh Kepala Dinas Keuangan Angkatan Laut (Kadiskual) Laksamana Pertama TNI Poedji Santoso mewakili TNI AL, Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri Rohan Hafas, Direktur Institutional Banking BNI Sis Apik Wijayanto, Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan BRI Agus Noorsanto, serta Direktur Retail Banking BSI Ngatari.

Dalam amanat yang dibacakan Kadiskual, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan bahwa sebagai bagian dari Instansi pemerintah yang melaksanakan administrasi keuangan negara, TNI AL bekerjasama dengan mitra bank pemerintah, baik untuk mengelola dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) non gaji maupun penyediaan jasa layanan pembayaran gaji anggota melalui rekening perorangan (payroll), dimana hal ini tertuang dalam bentuk perjanjian kerjasama dan setiap tahunnya dilaksanakan perpanjangan masa berlaku PKS.

“Penandatanganan perjanjian kerjasama yang kita laksanakan hari ini merupakan realisasi dari asas kepercayaan, keseimbangan, kekuatan mengikat, manfaat, konsensualitas dan itikad baik yang telah disepakati bersama antara TNI Angkatan Laut bersama mitra bank dengan penuh rasa tanggung jawab dengan prinsip saling menguntungkan,” ungkap KSAL dalam amanatnya.

KSAL berharap kegiatan kerjasama ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan melalui kontribusi yang baik dari kedua belah pihak, karena program kerjasama ini merupakan kegiatan mulia yang bermuara untuk kesejahteraan prajurit, baik berupa pemberian fasilitas asuransi kecelakaan ataupun tunjangan kecelakaan yang telah tertuang dalam PKS.(disp)

Categories
TNI

Penuhi Standar Persyaratan PBB, KRI Frans Kaisiepo-368 Terima Apresiasi COE

Koran Jurnal, Jakarta – KRI Frans Kaisiepo-368 yang tergabung dalam Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL menerima apresiasi dari tim Contingen Owned Equipment (COE) Inspection atas terpenuhinya seluruh aspek yang dipersyaratkan PBB sehingga memberikan keyakinan kepada tim terhadap keberhasilan tugas Satgas sesuai mandat PBB.

Apresiasi ini diberikan setelah melalui pemeriksaan oleh tim COE baik kapal, heli maupun personel KRI yang dilaksanakan di Dermaga Beirut, Lebanon, baru baru ini.

Kedatangan tim COE Inspection yang terdiri dari Chief COE Unit Mrs. Mona Manolescu, Maritime Operation Staff Officer (MAROPS) PLANSSO Lt. Cdr Cem Gaglayan, Medical Officer Mayor (Kes) Derry Bhakti, dan Hygiene Officer Kapten Dega Widiartha diterima Dansatgas Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh dengan welcome speech  dan dilanjutkan dengan brifeing sebelum melaksanakan inspeksi di masing-masing bagian yang dibutuhkan dalam pemeriksaan.

COE Inspection meliputi Self Sustainment, Operational Requirement, Medical Requirement, serta kualifikasi dan kompetensi pengawak dari Satgas MTF TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL, Tim COE melaksanakan peninjauan menyeluruh ke setiap bagian, mulai dari anjungan, Pusat Informasi Tempur (PIT), dapur, ruang kesehatan, ruang laundry, ruang mesin, bengkel mesin dan elektronika, ruang rekreasi dan akomodasi prajurit. Pemeriksaan juga mencakup kualifikasi, pendidikan, latihan, latar belakang penugasan, dan penguasaan bahasa dari prajurit Satgas.

Tim COE Inspection juga berkesempatan melaksanakan makan siang bersama dengan para perwira Satgas di Loungeroom. Chief COE Unit Mrs. Mona Manolescu saat menyampaikan hasil pemeriksaan mengatakan bahwa KRI Frans Kaisiepo-368, Heli Panther HS-1306 dan personel pengawaknya telah memenuhi standarisasi penugasan PBB. Ia juga menyampaikan kekagumannya terhadap kebersihan dan kemampuan kapal yang menurutnya seperti kapal baru yang baru keluar dari pabrikan.

Dalam program prioritasnya Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali memprioritaskan pemenuhan Alutsista guna mencapai kekuatan yang miliki kesiagaan dan kesiapan tinggi, yang diawaki oleh personel yang profesional dan tangguh.(disp)

Categories
TNI

TNI AL Gelar Latihan di Wilayah Perbatasan

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut (TNI AL) menggelar latihan di perairan Ambalat perbatasan RI-Malaysia, Rabu (18/01/2023) dengan mengerahkan dua Unsur Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dibawah kendali operasi Guspurla Koarmada II yakni KRI Mandau-621 dan KRI Keris-624.

Latihan ini dimaksudkan untuk meningkatkan naluri tempur personil, serta menguji kesiapan operasional Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) KRI sekaligus sebagai wujud kehadiran TNI AL dalam menjaga kedaulatan negara di perbatasan serta untuk meningkatkan kesiapan dan kesigapan prajurit TNI AL dalam melaksanakan tugas operasi.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menekankan dalam program prioritasnya dalam mewujudkan TNI AL yang profesional, modern dan tangguh, bahwa latihan adalah berguna untuk membangun kekuatan yang memiliki kesiagaan dan kesiapan tinggi.

Serial latihan yang dilaksanakan diantaranya “Mailbag Transfer” MISCEX 806 yang merupakan  latihan untuk melaksanakan kegiatan transfer barang dalam rangka re-supply logistik untuk memperpanjang kemampuan operasi unsur di laut, Replenishment At Sea Approaches (RASAP) pengiriman logistik dari kapal ke kapal baik berupa barang, air tawar maupun bahan bakar, Navigation and Communication Exercise (NAVCOMEX 204) serta Flaghoist (kibaran isyarat bendera)  yang berguna untuk melatih kemampuan komunikasi dan koordinasi antar unsur dengan tetap mengutamakan keselamatan personel dan materiil (Zero Accident).(disp)

Categories
Uncategorized

Ini Pesan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono kepada Prajurit Angkatan Laut Pada Awal Tahun 2023

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono menyampaikan pesannya kepada seluruh prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL) melalui amanat tertulis yang dibacakan oleh Inspektur Upacara, Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Kasal Mayjen TNI (Mar) Nur Alamsyah pada Upacara Bendera rutin yang diadakan setiap tanggal 17, bertempat di Lapangan Apel Denma Mabesal, Cilangkap Jakarta Timur. Selasa (17/1/2023).

Pada amanat tersebut Panglima TNI menyampaikan bahwa kehadiran setiap prajurit TNI harus membawa manfaat bagi masyarakat sekitarnya serta dapat menjadi pengayom dan membantu kesulitan rakyat untuk memberikan rasa aman dari segala bentuk ancaman.

Lebih lanjut, Panglima TNI juga mengingatkan seluruh Prajurit TNI harus bersikap tegas namun tetap humanis dan tidak bersikap arogan sehingga bisa disegani bukan ditakuti. Dengan pendekatan humanis maka akan mampu merebut simpati rakyat dan mendapatkan tempat istimewa di hati rakyat.

“Jadilah prajurit profesional yang humanis, Tentara bukan merupakan suatu golongan di luar masyarakat, bukan suatu kasta yang berdiri di atas masyarakat. Tentara tidak lain dan tidak lebih dari salah satu bagian masyarakat yang mempunyai kewajiban tertentu,” ujar Mayjen Nur Alamsyah saat membacakan amanat Panglima TNI.

TNI sebagai alat utama pertahanan negara harus terus hadir untuk berperan aktif sesuai dengan fungsi dan tugas pokok TNI yang telah diamanatkan oleh undang-undang. Sebagai garda terdepan dan benteng terakhir NKRI, TNI harus mampu membantu mengatasi kesulitan dan permasalahan yang dihadapi bangsa, imbuh Aspotmar Kasal.

“TNI harus mampu menjadi Patriot, yakni prajurit TNI profesional, modern dan tangguh. TNI kuat, rakyat bermartabat,” pungkasnya.

Sejalan dengan amanat Panglima TNI tersebut, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali menekankan agar seluruh prajurit Jalasena, tidak bersifat arogan, terus menjaga soliditas TNI dan perkokoh sinergitas dengan POLRI, Kementerian dan lembaga termasuk juga dengan masyarakat dalam pelaksanaan tugasnya.(disp)