Categories
Militer TNI

KSAU Tekankan Pentingnya Tugas Pokok TNI kepada Pasis Seskoal

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., memberikan pembekalan kepada Calon Wisudawan Pendidikan Reguler (Dikreg) Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal) Angkatan ke-58 secara virtual melalui video conference (Vicon) dari ruang KALAU Mabesau Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (02/11/2020).

Dengan mengangkat tema “Seorang Pemimpin Harus Memiliki Profesionalisme, Wawasan, dan Cakralawala Panjang Dalam Mengemban Tugas Pokok TNI’’, pembekalan diawali oleh KSAU dengan menyampaikan tuntutan tugas pokok TNIAU sebagai salah satu bagian integral dari TNI yang memiliki kewajiban untuk melaksanakan tugas TNI di matra udara bidang pertahanan, penegakan hukum, dan penjagaan wilayah pertahanan udara.

KSAU juga menyampaikan dinamika lingkungan strategi yang berkembang saat ini serta menyampaikan strategi dan kebijakan pembinaan operasi TNIAU.

“Tingkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dengan berpedoman dua literasi yaitu literasi baca tulis dan literasi digital,” tegas KSAU.

Sebelum mengakhiri pembekalannya, KSAU berpesan kepada seluruh Pasis Seskoal A-58 yang terdiri dari 161 Perwira Menengah (Pamen) TNI AL, 2 Pamen TNI AD, 2 Pamen TNI AU, 2 Pamen dari Polri, dan 8 Pamen negara sahabat masing-masing dari Cina, Malaysia, Thailand, Vietnam, India, Arab Saudi, Australia, dan Singapura, agar dalam menghadapi tantangan tugas ke depan yang semakin berat dan perkembangan lingkungan yang semakin dinamis serta berbagai ancaman terhadap kedaulatan negara, sebagai pemimpin atau perwira harus mampu memberikan kontribusi positif terhadap institusi, bangsa, maupun negara.

‘’Jangan pernah bosan untuk mencari ilmu, dan jagalah kehormatan diri sebagai perwira’’, tutup KSAU.

Turut hadir secara vicon dalam pembekalan tersebut, Danseskoal, para Pejabat Seskoal, dan para Patun serta Dosen Seskoal.(Autentifikasi Kadispenau)

Categories
TNI

Dua Penerbang Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi Sukses Terbang Solo

Koran Jurnal, Madiun – Dua penerbang Skadron Udara 3, Wing 3, Lanud Iswahjudi berhasil menerbangkan pesawat dengan mandiri atau terbang solo pada pesawat tempur F-16 Fighting Falcon. Mereka adalah Lettu Pnb Sandy Tyas Febrianto dan Letda Pnb Chandra Yudha Bakti yang saat ini menjalani Pendidikan Transisi Angkatan ke-23 pesawat tempur F-16 Fighting Falcon.

Keberhasilan terbang solo dua penerbang muda ini, ditandai dengan pelaksanaan Upacara Tradisi Terbang Solo yang dipimpin langsung oleh Danlanud Iswahjudi, Marsma TNI Widyargo Ikoputra, S.E., M.M di shelter Skadron Udara 3, Selasa (20/10/2020)

Pada kesempatan tersebut, Danlanud Iswahjudi menyematkan Bagde Dragon Siera kepada kedua penerbang, dengan demikian Lettu Pnb Sandy Tyas Febrianto berhak menyandang Badge DS-2301 dan Letda Pnb Chandra Yudha Bakti DS-2302.

Tradisi terbang solo dilanjutkan dengan penyiraman air kembang sebagai ungkapan rasa bangga dan apresiasi dari Danlanud Iswahjudi dan para pejabat, serta para perwira senior kepada kedua penerbang tersebut.

Lettu Pnb Sandy Tyas Febrianto merupakan alumni Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 2016, sedangkan Letda Pnb Chandra Yudha Bakti merupakan alumni Perwira Prajurit Sukarela Dinas Pendek (PSDP) Penerbang TNI tahun 2018

Turut hadir pada upacara tradisi terbang solo ini, Ketua PIA AG Cabang 2/Daerah II, Ny. Yanti Ikoputra beserta pengurus, Danwing 3, Kolonel Pnb M. Anjar Legowo, Kadisops, Letkol Pnb Taufik Andriandi S. Sos, Kadislog, Kolonel Tek Jarot Sudarwanto SE.MM, Kepala RSAU dr. Efram Harsanah, Kolonel Kes dr. Tjatur Budi W.,Sp.B., dan sejumlah pejabat jajaran Lanud Iswahjudi lainnya.(disp/red)

Categories
TNI

Asops Kasau Resmi Membuka Latihan MOT dan GFAC di Lanud Iswahjudi Madiun

Koran Jurnal, Madiun – Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Udara (Asops Kasau), Marsda TNI Henri Alfiandi secara resmi membuka latihan Mission Oriented Training (MOT) dan Ground Forward Air Control (GFAC) yang diselenggarakan di Gedung VIP Lanud Iswahjudi, Senin (19/10/2020).

Hadir pada acara pembukaan ini, Danlanud Iswahjudi, Marsma TNI Widyargo Ikoputra, S.E., M.M., Wakapuslaiklambangjaau, Marsma TNI Agung Heru Santoso, M.Si (Han), Kadisopslatau, Marsma TNI Kusworo, S.E., M.M., Asops Kaskoopsau II, Kolonel Pnb Eko Sujatmiko, Danwing 3, Kolonel Pnb M. Anjar legowo, Danwing 6, Kolonel Pnb Setiawan dan sejumlah pejabat jajaran Lanud Iswahjudi, serta sejumlah Danskadron Udara yang terlibat pada latihan ini.

Selain diikuti oleh para pejabat di atas, acara pembukaan ini turut diikuti secara virtual oleh sejumlah pejabat TNI AU lainnya dan para peserta latihan.

Pembukaan latihan ditandai dengan pernyataan resmi pembukaan dan penyematan Badge MOT 2020/tanda latihan kepada perwakilan peserta latihan oleh Asops Kasau.

Pada sambutannya Asops Kasau menyampaikan, MOT dan GFAC merupakan latihan yang memadukan latihan – latihan sebelumnya, sehingga terbentuk sebuah kekuatan yang cukup besar dan terpadu dalam melaksanakan suatu operasi udara.

Asops Kasau juga mengatakan, maksud penyelenggaraan latihan ini memberikan bekal dan pengalaman, serta meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam bekerja sama antar unsur-unsur yang mengoperasikan alutsista dengan platform yang berbeda-beda, untuk secara terpadu melaksanakan operasi udara dengan kompleksitas yang tinggi.

Selain melibatkan pesawat tempur, pada latihan MOT dan GFAC tahun 2020 ini juga melibatkan pesawat angkut, pesawat Intai dan Helikopter, serta personel GCI dan tim GFAC.

Latihan MOT dan GFAC tahun 2020 juga akan melaksanakan Large Force Employment malam hari yang melibatkan 24 pesawat tempur dan pesawat transport, materi latihan ini merupakan terobosan baru yang belum pernah dilatihkan pada latihan-latihan sebelumnya.

Pada bagian akhir sambutannya, Asops Kasau menginstruksikan seluruh peserta latihan, agar mengedepankan budaya Safety dengan mengetahui limitasi masing-masing, baik limitasi personel maupun alutsista.

”Ingat bahwa keselamatan terbang dan kerja tetap menjadi prioritas utama,” tegas Asops Kasau.

Kepada seluruh peserta latihan ditekankan pula untuk mematuhi protokol kesehatan dan aturan penanganan Covid-19 yang berlaku di Lanud Iswahjudi maupun Lanud Abdulrachman Saleh, sehingga kondisi kesehatan seluruh personel tetap terjaga.

Latihan MOT dan GFAC yang dilaksanakan di Lanud Iswahjudi dan Lanud Abdulrachman Saleh ini, direncanakan akan berlangsung hingga tanggal 27 Oktober 2020 mendatang.(disp/red)

Categories
TNI

46 Pesawat TNI Angkatan Udara Siap Ambil Bagian dalam Latihan MOT di Lanud Iswahjudi

Koran Jurnal, Jakarta – Sebanyak 46 pesawat TNI Angkatan Udara turut ambil bagian dalam pelaksanaan latihan Mission Oriented Training (MOT) yang akan berlangsung di Lanud Iswahjudi. Sesuai perencanaan yang dibuat, latihan ini akan berlangsung mulai dari tanggal 18 (18/10/2020) hingga tanggal 27 (27/10/2020) mendatang.

46 pesawat ini terdiri dari pesawat tempur, pesawat angkut dan pesawat helikopter. Seluruh pesawat berasal dari 15 skadron udara yang ada di Indonesia.

Sementara dari Lanud Iswahjudi sendiri, melibatkan 3 jenis pesawat tempur yang dioperasionalkannya, 6 pesawat tempur F-16 Skadron Udara 3, 3 pesawat tempur Sukhoi Skadron Udara 14 dan 6 pesawat tempur T-50i Skadron Udara 15.

Ketiga skadron udara dari Lanud Iswahjudi ini melaksanakan latihan MOT bersama skadron udara lainnya seperti Skadron Udara 1 dengan pesawat tempur Hawk 100/200 , Skadron Udara 11 pesawat Sukhoi, Skadron Udara 12 pesawat Hawk 100/200, Skadron Udara 16 pesawat F-16 dan Skadron Udara 21 dengan pesawat EMB-314 Super Tucano.

Sedangkan untuk jenis pesawat angkut melibatkan pesawat CN-295 Skadron Udara 2, Pesawat B-737 Skadron Udara 5, Pesawat Hercules C-130 dari Skadron Udara 31, 32 dan Skadron Udara 33.

Sementara untuk jenis pesawat helikopter terdiri dari pesawat Super Puma AS-332 dari Skadron Udara 6, pesawat EC-725 Caracal dari Skadron Udara 8.

Direncanakan hari ini, Sabtu (17/10/2020) seluruh pesawat sudah tiba di Lanud Iswahjudi. Selain melibatkan alutsista dalam jumlah yang begitu besar, latihan MOT yang direncanakan selama 10 hari ini melibatkan lebih dari 700 personel.(disp/red)

Categories
Militer TNI

KSAU Pimpin Upacara Peringatan HUT Korpaskhas ke-73

Koran Jurnal, Jakarta – Memperingati hari ulang tahun Korpaskhas kali ini dilaksanakan dalam suasana yang berbeda, hal ini tidak akan mengurangi esensi peringatan ini sebagai momentum untuk mengingat kembali semangat perjuangan para pionir Pasukan Baret Jingga dan mengimplementasikannya ke dalam tubuh organisasi Korps Pasukan Khas yang semakin modern.

Pernyataan tersebut dikatakan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., saat memimpin upacara peringatan ke-73 Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pasukan Khas (Korpaskhas) TNI AU di Gedung Auditorium Denma Mabesau Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (17/10/2020).

Lanjut KSAU mengatakan, sebagai pemimpin TNI AU, saya berkeinginan untuk membesarkan organisasi dan meningkatkan kemampuan Korpaskhas pada tingkat yang semakin tinggi, korps baret jingga ini harus dapat terus berkontribusi bagi bangsa, serta memiliki kemampuan yang semakin diakui, sebagaimana pasukan khusus lainnya di dunia.

“Korpaskhas tidak hanya siap menjawab ancaman tugas di masa kini, namun juga siap beradaptasi dan mengakuisisi kemampuan dalam menghadapi tantangan masa depan, baik berupa ancaman militer, ancaman non-militer, maupun hibrid. Secara khusus, melihat peningkatan spektrum ancaman dan kemajuan teknologi, prajurit Korpaskhas tentu juga harus siap dalam menghadapi ancaman persenjataan nuklir, radiologi, biologi, dan kimia, atau nubika,” tegas KSAU.

“Panglima TNI sudah memerintahkan agar satuan elit TNI, baik darat, laut, maupun udara, agar disiapkan menghadapi ancaman senjata Nubika tersebut dimasa depan. Di TNI Angkatan Udara, hal tersebut salah satunya disiapkan melalui pengembangan kemampuan di dalam tubuh Korpaskhas,” ujar KSAU.

Disamping itu Korpaskhas juga harus mampu beradaptasi dengan segala perkembangan, khususnya melalui penyiapan kualitas SDM yang mumpuni, dengan tanpa mengenal lelah.

Sebelum mengakhiri sambutannya KSAU menekankan kepada seluruh prajurit Korpaskhas tanamkan mindset dalam setiap hati dan pikiran kalian, teruslah berinovasi dan mengevaluasi, agar Korpaskhas senantiasa tumbuh semakin hebat, semakin tangguh, dan semakin disegani.

“Dengan semangat pengabdian tanpa batas, berlandasan jiwa kesatria dan loyalitas tinggi, Korpaskhas harus semakin militan dan profesional, dalam mendukung Tugas TNI Angkatan Udara, demi Kedaulatan NKRI yang kita cintai bersama,” tutup KSAU.

Setelah upacara, dilanjutkan penyerahan piagam penghargaan kepada 15 prajurit Korpaskhas dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-73 Korpaskhas, serta Vicon kepada prajurit Korpaskhas yang sedang melaksanakan penugasan di Indobatt Lebanon, Satgas Pamrahwan Papua, Satgas Bandara Internasional Pattimura Ambon, dan Satgas pengamanan Kipan C Paskhas di Lhokseumawe.

Upacara digelar tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti menjaga jarak antar individu dan penggunaan masker dengan diawali pembacaan Sapta Marga dan penganugerahan tanda kehormatan Bintang Swa Bhuwana Paksa Nararia dan Satya Lencana Kesetiaan kepada prajurit, serta disiarkan secara langsung melalui medsos TNI AU agar bisa diikuti oleh seluruh prajurit Paskhas dimana pun bertugas.

Turut hadir dalam upacara tersebut Wakasau, Irjenau, para Asisten Kasau, Dankorpaskhas, Pangkohanudnas, Pangkoopsau I, Kapuslaiklambangja, Wadankodiklatau, Wadankorpaskhas, dan Waasrena Kasau.(disp/red)

Categories
TNI

Latihan “Sikatan Daya” 2020, Pangkoopsau II: Profesionalisme Prajurit Tidak Boleh di Tawar

Koran Jurnal, Makassar – Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara II (Pangkoopsau II) Marsekal Muda TNI Minggit Tribowo, S.IP., mengatakan, guna mendapatkan hasil yang maksimal dalam latihan setiap prajurit harus mengikuti tahapan latihan sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan, profesionalisme prajurit menjadi sesuatu yang tidak boleh ditawar-tawar lagi.

Penegasan tersebut disampaikan Pangkoopsau II dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Staf (Kas) Koopsau II Marsma TNI Andi Kustoro saat membuka secara resmi kegiatan Latihan Antar Satuan Koopsau II “Sikatan Daya Tahun 2020”, di Loby Koopsau II, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (21/09/2020).

Lebih lanjut Pangkoopsau II menyampaikan, latihan ini bertujuan untuk menguji kesiapan sekaligus membina tingkat profesionalisme satuan-satuan yang berada di jajaran Koopsau II. Adapun rangkaian latihan Sikatan Daya tahun 2020, akan dibagi dalam 2 tahap, meliputi gladi posko dilanjutkan dengan manuver lapangan.

“Ada hal baru dalam latihan ini, yang akan diterapkan pada tata cara perencanaan misi (Mission Planing) pada tingkat satuan mengacu pada hasil latihan sebelumnya dengan harapan mission planing dapat menjadi prosedur baku dalam proses pengambilan keputusan ditingkat pelaksana,” ujar Pangkoopsau II.

Pangkoopsau II berharap melalui latihan Sikatan Daya agar satuan-satuan jajaran Koopsau II, mampu merencanakan dan membuat cara bertindak semua unsur sesuai perintah operasi, guna melaksanakan operasi udara, baik secara mandiri maupun gabungan.

Diakhir sambutannya Pangkoopsau II menekankan kepada peserta latihan, agar lebih serius dalam mengikuti setiap tahapan latihan. Berikan kemampuan terbaik yang dimiliki, dengan pengalaman yang ada, peserta latihan akan mampu melaksanakan latihan ini dengan baik.

Turut hadir dalam pembukaan latihan tersebut para Kolat, pelaku dan pendukung latihan Sikatan Daya.(disp/red)

Categories
TNI

Perkuat Kerjasama, KSAU Kunjungi Basarnas

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., melaksanakan kunjungan kehormatan ke Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) kedatangan Kasau selain silaturahmi juga untuk memperkuat hubungan kerja sama antara kedua Lembaga Negara di Gedung Basarnas, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (14/09/2020).

Pada pertemuan tersebut, selain silaturahmi kedua pejabat juga membahas tentang hubungan kerja sama pelaksanaan tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP) TNI di bidang pencarian dan pertolongan khususnya para korban kecelakaan pelayaran, penerbangan dan di lokasi-lokasi rawan bencana lainnya sesuai yang diamanatkan dalam UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.

Kedatangan Kasau disambut langsung oleh Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito beserta para pejabat Basarnas serta dilanjutkan dengan pertemuan, peninjauan ruang pusat komando Basarnas, pertukaran cinderamata dan foto bersama.(disp/red)

Categories
Pendidikan TNI

Jalani Latihan Wajib Kematraan, 113 Taruna AAU Tingkat II Lulus Susparadas

Koran Jurnal, Bandung – Sebanyak 113 siswa taruna-taruni Akademi TNI Angkatan Udara (AAU) tingkat II dinyatakan lulus dalam Pendidikan Kursus Para Dasar Angkatan 188 usai menjalani latihan wajib kematraan di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sulaiman, Margahayu, Kabupaten Bandung, Sabtu (12/09/2020).

Kursus para dasar angkatan 188 ini diikuti oleh 113 siswa AAU, terdiri dari 104 taruna dan 9 taruni sebelumnya para siswa telah melaksanakan penerjunan sebanyak 7 kali diantaranya 6 kali terjun pada siang hari dan 1 kali terjun pada malam hari selama satu bulan penuh.

Komandan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan Angkatan Udara (Dankodiklatau) Marsekal Muda TNI Tatang Harlyansyah, S.E., M.M., dalam sambutannya mengatakan Susparadasar memiliki arti yang sangat penting bagi para siswa, karena sasaran dan latihan para dasar salah satunya adalah mewujudkan kemampuan dan keterampilan prajurit dalam menerapkan prosedur terjun statik.

“Hal ini bukan semata-mata sebagai pencapaian kemampuan para dasar saja bagi para siswa, akan tetapi lebih dari itu yakni salah satunya adalah untuk membentuk sikap mental dan disiplin militer yang lebih baik lagi,” ucap Dankodiklatau.

Selain itu Dankodiklatau secara khusus mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya atas kesiapan terselenggaranya Susparadas Angkatan ke-188, tidak lepas dari kesiapan Komandan Lanud Sulaiman, Komandan Skadik 204, para instruktur dan pembina.

“Oleh karena itu saya harapan ke depan kegiatan serupa dapat terlaksana dengan lebih baik lagi, yang tentu harus dengan tahapan perencanaan yang baik, agar output pendidikan dapat dipertanggung jawabkan secara profesional,” tambah Dankodiklatau.

Sebelum upacara penutupan, para siswa melakukan penerjunan terakhir dengan dropping zone runway Lanud Sulaiman dan dilanjutkan dengan penyematan brivet para dasar oleh para pejabat, pengasuh dan instruktur kepada para siswa taruna AAU.

Para dasar terjun payung merupakan latihan kematraan yang wajib diikuti oleh Taruna AAU Tingkat II, bertujuan untuk memperkuat karakter air crew serta memberikan pengalaman tentang teknik terjun statik sekaligus menanamkan semangat cinta dirgantara dan kebanggaan sebagai calon perwira TNI AU.

Acara Wingday Susparadas Angkatan ke-188 dihadiri undangan secara terbatas dengan memperhatikan protokol kesehatan mengingat situasi dalam masa pandemi Covid-19.

Hadir pada kesempatan tersebut Dirum Kodiklatau, Kalambangja Kodiklatau, Dirdik AAU beserta tim AAU, para kepala dinas di jajaran Lanud Sulaiman dan para komandan skadik.(disp/red)

Categories
Militer TNI

Dua Pesawat F-16 Kembali Mengudara Usai Jalani Program Falcon Star dan eMLU

Koran Jurnal, Madiun – Usai menjalani program Falcon Star dan eMLU, dua pesawat F-16 TNI AU tail number TS-1610 dan TS-1601 kembali mengudara di langit Indonesia.

Prosesi Roll out Ceremony pesawat F-16 Falcon Star eMLU disaksikan langsung Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E.,M.P.P., beserta rombongan di hanggar Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi, Madiun, Jum’at (28/08/2020).

Dalam sambutannya, KSAU mengatakan program Falcon Star eMLU adalah sebagai hybrid case yang menggabungkan Direct Commercial Sales (DCS) dengan Lockheed Martin, serta Foreign Military Sales (FMS) dengan pemerintah Amerika Serikat, merupakan keputusan yang tepat, karena TNI Angkatan Udara mendapat keuntungan besar, yaitu peningkatan SDM, khususnya kemandirian para teknisi dalam melaksanakan pemeliharaan hingga tingkat berat dan bahkan hingga factory level.

Kasau juga menjelaskan, program Falcon Star eMLU bertujuan untuk meningkatkan kemampuan struktur pesawat, peningkatan usia pakai hingga 8.000 equivalent flight hours, sampai dengan peningkatan avionic, dan armament system. Secara khusus, peningkatan kemampuan radar, sehingga pesawat dapat mengunci dan menembak 4 target udara secara simultan, selain itu, peningkatan kemampuan Beyond Visual Range dan Within Visual Range dengan Advanced Weapon juga telah menjadikan combat effectiveness meningkat signifikan.

“Saya merasa bangga dan berbesar hati terhadap kemampuan para teknisi Angkatan Udara yang telah berhasil meluncurkan dua pesawat dari program Falcon Star eMLU ini. Demikian juga dengan terpenuhinya empat personel penerbang yang telah memiliki kualifikasi test pilot dalam program ini,” ujar Kasau.

Pada bagian lain dalam sambutannya Kasau juga menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan kepada Menteri Pertahanan RI, Menteri Keuangan, Menteri PPN/ Ka Bappenas RI, Dirut PT. DI, Deputi Chief ODC, Lockheed Martin, tim Falcon Star eMLU, test pilot dan seluruh pihak yang terkait, atas segala dukungan yang diberikan.

“Terlibat dalam proyek berkelas dunia adalah momentum langka yang tidak didapatkan semua orang. Kalian adalah prajurit yang dipercaya untuk meningkatkan kemampuan pesawat Dirgantara Indonesia. Berbanggalah dan teruslah bersemangat Terbangkan kembali pesawat-pesawat selanjutnya ke langit Indonesia, dengan kemampuan yang jauh lebih baik,” pesan Kasau.

Diawali penandatanganan berita acara penyerahan pesawat oleh Kasau kepada Danlanud Iswahjudi, kemudian melaksanakan peninjauan pesawat F-16 TS-1601 dan TS-1610.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri PPN/Ka Bappenas RI, Sekjen Kemhan RI, Dirjen Renhan Kemhan RI, Asrena Kasau, Asops Kasau, Aslog Kasau, Aspers Kasau, Pangkoopsau II, Dankoharmatau, Waasrena Kasau, Kapuslaiklambangjaau, Kadiswatpersau, Kadispenau, Kadisaeroau, Kadiskomlekau, Kadisadaau, Dirjen Anggaran Kemenkeu RI, Deputi bidang Polhukhankam Bappenas RI, Direktur politik luar negeri dan KPI Bappenas RI, Dirum dan SDM PT. Dirgantara Indonesia, Deputy Chief ODC, Perwakilan Lockheed Martin, dan Forkopimda Madiun dan Magetan.(disp/red)

Categories
Militer Polhukam Polisi TNI

Integrasi TNI Polri Dukung Program Pembangunan SDM Unggul

Koran Jurnal, Bandung – Pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul merupakan tugas bersama seluruh komponen bangsa dalam menciptakan bangsa yang kuat dan negara yang makmur. Melalui SDM unggul, tangguh dan berkualitas secara fisik dan mental berdampak positif terhadap daya saing dan kemandirian bangsa guna mendukung pembangunan nasional dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Integrasi TNI Polri bersama komponen bangsa menjadi salah satu kunci dalam menjaga stabilitas keamanan negara guna mendukung program pembangunan SDM unggul.

“Untuk itu, perlu dirumuskan langkah konkrit agar integrasi TNI Polri bersama komponen bangsa tetap terjaga, saling mendukung untuk menciptakan stabilitas keamanan nasional sehingga pembangunan SDM unggul menuju Indonesia maju dapat berjalan sesuai rencana,” ujar Danseskoau Marsda TNI Samsul Rizal, S.I.P., M.Tr (Han)., membuka Seminar Pra Program Kegiatan Bersama Kejuangan (PKB Juang) Pasis Seskoau Angkatan Ke-57 di Seskoau, Lembang, Selasa (11/08/2020).

Seminar yang bertemakan “Optimalisasi Integrasi TNI Polri Bersama Komponen Bangsa Lainnya Guna Mendukung Program Pembangunan Sumber Daya Manusia Unggul Dalam Rangka Terwujudnya Kesejahteraan Masyarakat” mengundang narasumber antara lain Sekjen Kemhan RI Marsdya TNI Donny Ermawan T., M.D.S., memaparkan Bersama Membangun SDM Unggul Untuk Indonesia Maju, kemudian Direktur Program Pasca Sarjana Ilmu Politik (Magister dan Doktoral) Universitas Padjajaran Prof. Muradi, S.S., M.Si., Ph.D., memaparkan Integrasi TNI Polri : Aktor Keamanan dan Pembangunan SDM Unggul, Direktur Eksekutif Center of Intelligence and Strategic Studies (CISS) Bapak Ngasiman Djoyonegoro menjelaskan Peran TNI Polri Dalam Mendukung Visi SDM Unggul dan Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Bapak Neta S. Pane memaparkan Optimalisasi Integrasi TNI Polri Guna Mendukung Pembangunan SDM Unggul : Perlu Standar Moral dan Integritas yang Tinggi, serta moderator Dr.Virienia Puspita, M.Pd.

Menyesuaikan situasi dan kondisi pandemi Covid-19 dengan tetap memperhatikan protokok kesehatan adaptasi kebiasaan baru, maka seminar Pra PKB Juang ini diadakan secara daring dengan melibatkan peserta seminar baik mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi dan masyarakat umum, kurang lebih sebanyak 125 peserta. Danseskoau berharap meskipun diikuti secara daring, para peserta seminar khususnya Pasis mengikuti dan menyimak dengan penuh rasa tanggung jawab, fokus dan serius sehingga dapat menyamakan visi dan persepsi dalam diskusi akademis terhadap tema yang diangkat dan akhirnya menghasilkan naskah laporan yang memiliki nilai strategis sebagai bahan masukan bagi pimpinan untuk menentukan kebijakan kedepannya.

Mengingat masih mewabahnya Covid-19, Sekjen Kemhan RI Marsdya TNI Donny Ermawan T., M.D.S., yang juga pernah menjabat Danseskoau Ke-39 periode 2018-2019, mewakili Menteri Pertahanan RI Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto memberikan bantuan alat kesehatan antara lain 2.374 buah rapid test, 100 unit alat pelindung diri, 600 liter cairan disinfektan, 10 buah alat semprot gendong dan 481 kotak masker medis. Selain itu, juga Direktur Eksekutif Center of Intelligence and Strategic Studies (CISS) Bapak Ngasiman Djoyonegoro menyerahkan ratusan buku dengan judul “Soliditas dan Sinergisitas TNI Polri” dan “Perang Global Melawan Corona : Perspektif Intelijen” karangan Ngasiman Djoyonegoro kepada Danseskoau.

Sebelumnya, juga telah dilaksanakan ceramah pembekalan PKB Juang secara daring oleh Presiden RI, Ir. Joko Widodo, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP., Kapolri, Jenderal Pol Drs. Idham Azis, M.Si., serta panelis Rektor Unpad, Prof. Dr. Rina Indiastuti, S.E., M.SIE., dan Pengamat Militer, Dr. Susaningtyas Nefo Handayani yang tentunya mampu memotivasi Pasis untuk memberikan hasil terbaik, berupa naskah laporan diakhir seminar ini.(disp/red)