Categories
Megapolitan Militer Polhukam

Moeldoko: Institusi TNI Semakin Profesional Dan Mengedepankan HAM

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko optimis menyebut TNI konsisten berkembang sebagai institusi yang semakin profesional dan mengedepankan HAM. Berbagai lembaga survei pun menempatkan TNI sebagai lembaga dengan tingkat kepercayaan tertinggi di masyarakat.

“Setelah reformasi, TNI telah memposisikan dirinya sangat baik dengan mendidik prajuritnya menjadi profesional yang sangat dibanggakan masyarakat Indonesia. Persoalan HAM dan hukum humaniter menjadi pedoman yang serius bagi pimpinan TNI dalam membangun prajurit-prajurit profesional di lapangan yang menghargai HAM,” kata Moeldoko dalam pembukaan seminar bertajuk Mitigasi Risiko Bahaya Bagi Warga Sipil di Jakarta, Senin (27/2/2023).

Dalam Seminar yang diadakan oleh the Center for Naval Analyses (CNA) bersama Departemen Luar Negeri Amerika Serikat ini, Moeldoko menyampaikan perlunya pelatihan dalam memitigasi risiko bahaya bagi rakyat sipil dalam operasi militer. Pasalnya, TNI merupakan komponen utama pertahanan negara yang mempunyai kewajiban untuk melindungi hak untuk hidup dan hak atas rasa aman bagi seluruh warga Indonesia.

Selaku Panglima TNI tahun 2013-2015, Moeldoko juga meyakinkan bahwa pelatihan dan pembekalan prajurit TNI dalam operasi militer telah sesuai dengan ketentuan hukum humaniter internasional yang berlaku.

“Saya berharap seminar-seminar seperti ini menjadi proses pembelajaran yang saling memberikan kontribusi dan distribusi pengetahuan serta pengalaman. Kita perlu belajar pengalaman Amerika Serikat yang memiliki pengalaman bertempur di berbagai negara. Indonesia juga punya pengalaman operasi militer yang panjang. Jadi kalau kita satukan pengalaman dua negara ini, maka harapannya ini menjadi hal yang bermanfaat ke depan,” imbuh Moeldoko.

Sebagai informasi, sejak tahun 1957, Indonesia telah aktif dalam misi Pasukan Perdamaian PBB dan berkontribusi secara nyata terhadap ketertiban dunia, sesuai dengan amanat konstitusi. Indonesia secara konsisten merupakan bagian dari negara 10 besar kontributor Pasukan Perdamaian PBB.

Kantor Staf Presiden (KSP) juga terus mendorong terciptanya kerja sama antara Indonesia dan Amerika Serikat, utamanya dalam memastikan terciptanya stabilitas dan perdamaian di kawasan melalui berbagai kerjasama di bidang pertahanan, pendidikan dan lain sebagainya.(KSP)

Categories
Kesehatan TNI

Kementan Gandeng TNI, Gencarkan Penandaan dan Pendataan Ternak Pasca Vaksinasi PMK di Jabar

Koran Jurnal, Bandung – Kementerian Pertanian (Kementan) kerjasama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam rangka akselerasi dan menggencarkan pelaksanaan penandaan dan pendataan ternak pasca vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Provinsi Jawa Barat. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH), Agung Suganda pada acara Koordinasi Kegiatan Penandaan dan Pendataan Ternak pada hari Selasa di Bandung, Selasa (25/10/2022) kemarin.

Pada kesempatan tersebut, Agung Suganda menyampaikan, kegiatan penandaan dan pendataan ternak (Sapi dan Kerbau) pasca vaksinasi sangat penting karena untuk identifikasi ternak, sehingga pelaksanaan vaksinasi mampu tertelusur.

Agung menjelaskan, pendataan secara digital ini sekaligus juga dilakukan untuk memonitoring jumlah populasi hewan, status reproduksi, dan distribusi melalui penerapan teknologi informasi dan komunikasi.

“Ternak yang telah divaksin akan diberi identitas berupa Eartag Secure QR Code (anting ternak). Namun karena ini hal yang baru, sehingga masih ditemukan permasalah di lapangan, seperti penolakan dari pemilik ternak,” ungkap Direktur Agung Suganda.

‘Untuk memberikan pemahaman di masyarakat, khususnya para peternak yang masih ragu-ragu dalam penandaan ini, maka kami perlu didukung dan melibatkan semua stakeholder terkait baik dari peternak, instansi pemerintah, swasta dan pendampingan TNI dan POLRI,” ungkap Agung.

Menurut Agung, TNI sebagai kekuatan besar dan memiliki personil hingga ke tingkat Desa melalui Babinsa nya, diharapkan dapat memberikan dukungan dalam mensukseskan pelaksanaan pendataan dengan memberikan pengamanan, pendampingan dan pengawalan bagi petugas pendataan yang ditetapkan oleh Dinas Provinsi berdasarkan usulan Dinas Kabupaten/Kota.

“Di sini, kami mengajak semua jajaran dari Dinas provinsi, kabupaten, kota dan seluruh petugas lapangan, serta peternak agar segera dilakukan pendataan ternak dan pelaksanaannya berjalan secara sinergis dengan pelaksanaan vaksinasi,” himbau Agung. “Apalagi ada TNI yang akan membantu dalam pengawasan dan pendampingan di lapangan, maka kita harapkan kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Letkol Inf Budi Cahyanto dari TNI menyampaikan, program penandaan dan pendataan ternak secara digital ini merupakan bentuk terobosan sistem pendataan di tingkat Nasional ataupun daerah.

“Kami upayakan agar seluruh anggota TNI yang bertugas di wilayah masing-masing untuk melakukan pengawalan, pembinaan dan pendampingan pemberantasan PMK serta penyakit hewan menular lainnya,” ungkap Budi.

“Upaya tersebut dapat dilakukan melalui kegiatan: pembatasan hewan, produk hewan dan media pembawa penyakit (HPM) sesuai status situasi di wilayah penyebaran penyakit mulut dan kuku dan penyakit hewan menular lainnya, serta Pengawasan lalulintas HPM di pos pemeriksaan; Pemusnahan bangkai hewan akibat wabah penyakit mulut dan kuku dan penyakit hewan menular lainnya; Edukasi dan sosialisasi dampak wabah penyakit mulut dan kuku dan penyakit hewan menular lainnya; Pendampingan kegiatan penandaan dan pendataan hewan,” imbuhnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Peternakan dan Perikanan, Kemenko Perekonomian, Pujo Setio menyampaikan, kolaborasi antara Kementan dengan TNI, serta stakeholder terkait dalam penangan pencegahan dan pengendalian penyakit mulut dan kuku (PMK) sangat penting. Menurutnya, PMK harus diatasi bersama untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan nasional. “Kami berharap kerjasama ini tetap berjalan bukan hanya PMK tetapi ada penyakit menular lainnya,” kata Pujo.

Menurutnya, Pengendalian PMK menjadi salah satu program strategis karena dampaknya yang luar biasa terhadap perekonomian dan ketahanan, serta kemandirian pangan nasional, mengingat saat dunia sedang dihadapkan pada ancaman krisis pangan dan energi.

Hal senada juga disampaikan oleh Arifin Soedjayana Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, dengan adanya kerjasama ini diharapkan dapat mengakselerasi pelaksanaan kegiatan penandaan dan pendataan ternak di Provinsi Jawa Barat.

Menurut Arifin, dengan penandaan dan pendataan ternak yang didukung melalui aplikasi IDENTIK PKH ini mampu meningkatkan akurasi dan validasi data ternak, serta mempermudah pemantauan data produksi dan mutasi ternak secara real time.

“Penandaan ini juga sekaligus dapat mengetahui status vaksinasi ternak, seperti data aplikasi pedulilindungi untuk covid sehingga sistem pendataan ternak menjadi semakin akurat dan tertelusur,” ungkap Arifin.

“Kami targetkan realisasi penandaan dan pendataan ternak di Jawa Barat sebanyak 278.168 ekor yang terdiri dari 208.740 ekor ternak rakyat di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat dan 69.428 ekor di 25 perusahaan peternakan di Jawa Barat,” pungkasnya.

Categories
TNI

TNI Musnahkan Barang Bukti Perkara Tindak Pidana Militer

Koran Jurnal, Jakarta – Tentara Nasional Indonesia (TNI) melaksanakan pemusnahan berbagai jenis barang bukti perkara tindak pidana militer dengan tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19, bertempat di halaman kantor Oditur Militer II-07 Jakarta, Jl. Dr. Soemarmo Pulogebang, Jakarta Timur, Jum’at (19/03/2021).

Oditur Jenderal (Orjen) TNI Marsda TNI DR. Sujono, S.H., M.H., CFRA mengatakan bahwa kegiatan pemusnahan barang bukti yang menjadi tanggung jawab Oditurat Militer II-07 Jakarta yaitu sebagai wujud pelaksana perintah Hakim Militer II-08 Jakarta. “Barang bukti yang dimusnahkan adalah barang bukti perkara tindak pidana militer yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (INKRACHT) serta barang bukti yang sudah tidak memiliki nilai ekonomis dari berbagai jenis perkara, dengan terpidana sebanyak 498 orang,” ungkapnya.

Adapun jenis-jenis barang bukti yang dimusnahkan adalah berbagai jenis narkotika seperti sabu-sabu sebanyak 2 kg, ekstasi 9.153 butir dan ganja 2 kg; senjata api, munisi dan senjata tajam terdiri dari 96 pucuk pistol, 6 pucuk senjata laras panjang, 10 buah granat/TNT, 9 pucuk Air Soft Gun, 1.144 butir amunisi dan 72 buah senjata tajam, 77 buah handphone; 6 buah korek api berbentuk pistol, 3 buah kayu, 10 botol miras, 50 buah bekas alat konsumsi narkotika; serta bangkai kendaraan terdiri dari 2 unit mobil dan 18 unit sepeda motor (sudah rusak/tinggal rangka).

Pemusnahan barang bukti ini merupakan salah satu upaya agar seluruh Pimpinan TNI dan segenap prajurit TNI serta masyarakat tahu bahwa barang bukti yang disita benar-benar dimusnahkan, sebagai bagian dari implementasi zona integritas yaitu berupa kehatian-hatian dalam menjaga dan menyimpan barang bukti, sehingga menghindari adanya penyalahgunaan barang bukti atau hilang/rusak dan juga untuk menghindari penyelewengan terhadap barang bukti.

“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan seluruh Pimpinan TNI dan segenap prajurit TNI serta masyarakat terhadap aparat hukum dan upaya penegakkan hukum di wilayah Oditurat Militer II-07 Jakarta,” kata Orjen TNI.

Pemusnahan barang bukti tidak dapat dilaksanakan serta merta hanya berdasarkan putusan pengadilan, namun harus sesuai dengan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/963/XI/2017 tanggal 30 November 2017 tentang petunjuk teknis pemusnahan barang bukti di lingkungan Oditurat yang salah satu ketentuannya pemusnahan harus dilaksanakan lembaga terkait yaitu Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk barang bukti narkotika dan Dinas Peralatan Angkatan (Paldam) untuk senjata api.

“Adapun salah satu bagian barang bukti yang dimusnahkan berupa peluru/amunisi, tidak dapat dimusnahkan di tempat ini. Oleh karena itu, barang bukti peluru/amunisi akan kami serahkan ke Paldam dengan disertai berita acara untuk dimusnahkan sesuai Standard Operating Procedure (SOP) yang ada,” kata Marsda TNI DR. Sujono.

Marsda TNI DR. Sujono menegaskan, dengan diadakannya pemusnahan barang bukti, bukan berarti selesai pula tugas penegak hukum dalam penegakkan hukum dan ini merupakan bentuk komitmen daripada Oditurat Militer II-07 Jakarta kepada Pimpinan TNI, seluruh prajurit TNI dan masyarakat dalam penegakan hukum. “Pemusnahan barang bukti ini dapat memberi dampak positif terhadap penegakan hukum secara umum,” tutupnya.(Pusp/red)

Categories
Ragam TNI

Selain Dekat dengan Rakyat, TNI Juga Dicintai Anak-anak

Koran Jurnal, Papua – Tidak hanya dekat dengan rakyatnya, TNI juga dicintai oleh anak-anak. Seperti itulah gambaran kedekatan dan keakraban Babinsa Koramil 1709-04/Yapbar Kopda Aan Kurniawan dengan warganya, tak terkecuali dengan anak-anak di Kampung Nurawi Pulau Miosindi, Distrik Poom, Kabupaten Kep. Yapen, Selasa (19/01/2021).

Memiliki sosok yang ramah dan penuh canda dengan disertai senyum khas Babinsa, menjadikan anak-anak ini sangat dekat dan akrab dengan Kopda Aan selaku Babinsa di wilayah Distrik Poom dan anak-anak ini pun juga tidak merasa asing dengan kehadirannya ditengah mereka.

Di momen ini, Aan pun menyempatkan waktunya dengan kegiatan yang bermanfaat yaitu sambil memberikan pelajaran tambahan kepada anak-anak ini tentang membaca, menulis dan berhitung (Calistung), karena sebagian dari mereka masih belum lancar dalam hal Calistung.

“Kegiatan seperti ini tentunya sangat bermanfaat bagi anak-anak ini, sebab dengan lancarnya membaca, menulis maupun berhitung akan menunjang mereka dalam menerima pelajaran di sekolahnya, sehingga generasi penerus kita akan menjadi generasi yang cerdas dan penuh talenta,” pungkas Kopda Aan.

Dirinya juga menambahkan bahwa anak-anak Kampung Nurawi ini semangat yang tinggi dan sangat antusias dalam menerima pelajaran tambahan yang diberikan.

“Semoga kelak mereka dapat meneruskan cita-cita luhur bangsa dan negara yang kita cintai ini,” tambahnya.(pen/red)

Categories
Nasional

Presiden Jokowi Apresiasi Kerja Cepat Tim Pencarian Korban Lion Air JT-610

Koran Jurnal, Jakarta – Presiden Joko Widodo kembali mendatangi posko terpadu evakuasi Lion Air JT-610 yang berada di Jakarta International Container Terminal (JICT) 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jum’at (02/11/2018).

Tiba di lokasi pada pukul 16.00 WIB, Kepala Negara langsung mengadakan rapat koordinasi bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP, sebelumnya bernama Basarnas) Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi, Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono, dan sejumlah unsur terkait lainnya. Rapat dilangsungkan di sebuah tenda yang berada di posko terpadu.

Presiden mendengarkan langsung paparan dari Menteri Perhubungan, Panglima TNI, Kepala BNPP, Ketua KNKT, dan lainnya mengenai perkembangan dari proses pencarian badan pesawat dan para korban Lion Air JT-610 hingga hari kelima pencarian ini. Pemaparan tersebut meliputi area pencarian, metode pencarian, hingga peralatan yang digunakan.

“Baru saja tadi saya menerima laporan secara detail dari Menteri Perhubungan, Kepala Basarnas, KNKT, BPPT, dan seluruh jajaran TNI dan Polri,” ujar Presiden.

Dalam pernyataannya, Kepala Negara menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi bagi 859 orang di tim gabungan yang bekerja keras melakukan pencarian terhadap badan kapal, para korban, dan satu kotak hitam yang telah ditemukan. Secara khusus, Presiden memberikan apresiasi bagi para penemu kotak hitam, yakni Sertu Marinir Hendra Saputra, Kopda Marinir Noor Ali, dan satu lainnya dari BPPT.

“Atas kecepatan penemuan _black box_ kemarin, saya juga ingin menyampaikan ucapan terima kasih,” ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa dalam proses pencarian ini, tim gabungan terus bekerja keras dengan dibantu peralatan modern yang mampu mendeteksi benda-benda di dasar laut. Presiden berharap agar proses pencarian ini dapat segera menemukan hasil yang diinginkan.

“Saya hanya titip agar menggunakan seluruh kemampuan dan teknologi yang ada dan bekerja cepat untuk mencari yang belum diketemukan,” tuturnya.

Lebih jauh, Presiden meminta KNKT untuk segera mendalami penyebab dari kecelakaan pesawat dengan nomor penerbangan JT-610 tersebut sehingga pemerintah dapat segera memutuskan langkah-langkah yang harus diambil.

“Yang jelas menurut saya keselamatan penumpang harus diprioritaskan dan kita harap tidak ada lagi kecelakaan semacam ini di masa yang akan datang,” imbuh Presiden.

Mengutip siaran pers Humas BNPP, hingga Jumat ini, tim gabungan telah berhasil mengevakuasi sebanyak 67 kantong jenazah. Khusus hari ini, tim gabungan berhasil mengevakuasi 2 kantong jenazah yang langsung dibawa ke area posko terpadu.(red/DBPers)

Categories
Nasional TNI

Panglima TNI Terbitkan SK Mutasi Jabatan 85 Perwira Tinggi

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Mutasi Jabatan di lingkungan TNI dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier Perwira Tinggi TNI, guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis. Oleh karena itu, TNI terus melakukan upaya peningkatan kinerja melalui mutasi dan promosi jabatan personel di tingkat Perwira Tinggi TNI.

Berdasarkan  Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/982/XII/2017, tanggal 4 Desember 2017 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI, telah ditetapkan Mutasi Jabatan 85  Perwira Tinggi (Pati) TNI, terdiri dari : 46 Pati jajaran TNI Angkatan Darat, 28 Pati jajaran TNI Angkatan Laut dan 11 Pati jajaran TNI Angkatan Udara.

Dalam mutasi tersebut tercatat sebagai berikut :  46 Pati TNI Angkatan Darat, yaitu Letjen TNI Edy Rahmayadi dari Pangkostrad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiundini), Mayjen TNI Sudirman dari Asops Kasad menjadi Pangkostrad,  Mayjen TNI A.M. Putranto, S.Sos., dari  Pangdam II/Swj menjadi Asops Kasad, Mayjen TNI Subiyanto dari Aspers Kasad menjadi Pangdam II/Swj, Brigjen TNI Heri Wiranto, S.E., M.M., M.Tr.(Han) dari Waaspers Panglima TNI menjadi Aspers Kasad, Brigjen TNI Gunung Iskandar  dari Waaspers Kasad menjadi Waaspers Panglima TNI, Kolonel Inf Agus Setiawan, S.E. dari Pamen Denma Mabesad menjadi Waaspers Kasad, Mayjen TNI Agung Risdhianto, M.B.A., dari Dankodiklat TNI menjadi Staf Khusus Kasad,  Mayjen TNI Nurendi, M.Si.(Han) dari Koorsahli Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun),  Mayjen TNI Wardiyono, S.I.P., M.B.A., M.M., dari Pa Sahli Tk. III Bid. Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI menjadi Koorsahli Panglima TNI, Brigjen TNI Tiopan Aritonang, S.I.P. dari Kasdam I/BB menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI, Brigjen  TNI Teuku Beny Firmansyah, S.I.P., dari Dandenma Mabes TNI menjadi Kasdam I/BB, Kolonel Inf Asep Syaripudin dari Dandenma Mabesad menjadi Dandenma Mabes TNI, Brigjen TNI Jumadi dari Dansatkomlek TNI menjadi Staf Khusus Kasad, Brigjen TNI Budi Prijono, S.T., M.M dari Dirhubad menjadi Dansatkomlek TNI,  Kolonel Chb Widjang Pranjoto dari Paban V/Sistek Skomlek TNI menjadi Dirhubad, Brigjen TNI Muhammad Hafiz  dari Staf Khusus Kasad menjadi Pa Sahli Tk III Bid.  Ekkudag Panglima TNI, Brigjen TNI A. Raharyono, S.I.P., M.Si., dari Pa Sahli Tk. II Bid Intekmil Sahli Bid. Intekmil dan Siber Panglima TNI menjadi Staf Khusus Kasad, Kolonel Inf Abdul Rachim Siregar, S.E., M.M., dari Paban V/Pam Sintel TNI menjadi Pa Sahli Tk. II Bid Intekmil Sahli Bid. Intekmil dan Siber Panglima TNI, Brigjen TNI Edison Simanjuntak, S.I.P., dari Pa Sahli Tk. II Ekku Sahli Bid. Ekkudag Panglima TNI menjadi Staf Khusus Panglima TNI, Brigjen TNI Herawan Adji, M.Si.(Han) dari Dir F Bais TNI menjadi Pa Sahli Tk. II Ekku Sahli Bid. Ekkudag Panglima TNI, Kolonel KavSteverly Christmas P. dari Pa Sahli Tk. II Poldagri Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI menjadi Dir F Bais TNI, Kolonel Inf Syafruddin dari Paban IV/Ops Sops TNI menjadi Pa Sahli Tk. II Poldagri Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI, Mayjen TNI Imam Edy Mulyono, M,Sc., dari Kas Kostrad menjadi Staf Khusus Kasad, Mayjen TNI M. Bambang Taufik dari  Pa Sahli Tk. III Bid. Banusia Panglima TNI menjadi Kas Kostrad, Brigjen TNI Herman Asaribab dari Kasdam XVII/Cen menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Banusia Panglima TNI, Brigjen TNI I Nyoman Cantiasa dari Danrem 173/PVB (Biak) Kodam XVII/Cen menjadi Kasdam/Cen, Kolonel Inf Bahman dari Kapuskodalops TNI AD menjadi Danrem 173/PVB (Biak) Kodam XVII/Cen, Brigjen TNI Bambang Sudiono dari Pati Ahli Kasad Bid. Sosbud menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Kolonel Inf Rochiman dari Pamen Denma Mabesad menjadi Pati Ahli Kasad Bid. Sosbud, Brigjen TNI Aman Surachman dari Pati Ahli Kasad Bid. Ideologi dan Politik menjadi Staf Khusus Kasad, Kolonel Kav Sudono, S.E., dari Kabagum Set Ditjen Kuathan Kemhan menjadi Pati Ahli Kasad Bid. Ideologi dan Politik, Brigjen TNI Bramantyo Andi Susilo dari Waasrena Kasad menjadi Staf Khusus Kasad, Kolonel Arh Hassanudin, S.I.P., dari Irut Renproggar Itjenad menjadi Waasrena Kasad, Brigjen TNI I Dewa Ketut Siangan, S.I.P., dari Asdep Koord. Kesadaran Bela Negara Kemenko Polhukam menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Kolonel Arm Rufbin Marpaung, S.I.P., dari Pamen Denma Mabesad menjadi Asdep Koord. Kesadaran Bela Negara Kemenko Polhukam, Mayjen TNI M. Thamrin Marzuki dari Staf Ahli Bid. Idpol BIN menjadi Staf Khusus Panglima TNI, Brigjen TNI Gaguk Susatio dari Dir Kontra Separatisme Deputi III BIN menjadi Staf Ahli Bid. Idpol BIN, Brigjen TNI Suharyanto, S.Sos., M.M., dari Karopeg Settama BIN menjadi Dir Kontra Separatisme Deputi III BIN, Kolonel Inf Irwan Mulyana, S.E., M.Si., dari Paban III/Binkar Spers TNI menjadi Karopeg Settama BIN, Brigjen TNI Suyanto, S.E., M.Si.(Han) dari Karoum Settama BIN menjadi Direktur Asia Pasifik Deputi Bid. Intelijen Luar Negeri BIN, Brigjen TNI Gustaf Agus Irianto Kusumowibowo, S.I.P dari Kabinda Papua BIN menjadi Agen Madya Direktorat Rendalgiat Ops Deputi Bid. Intelijen Dalam Negeri BIN, Brigjen TNI Abdul Haris Napoleon dari Kabinda Papua Barat BIN menjadi Kabinda Papua BIN, Kolonel Chk Yan Akhmad Mulyana, S.H., M.H., dari Kadilmilti I Medan menjadi Anggota Pokkimiltama Mahkamah Agung, Brigjen TNI Chrisna Pujangga dari Staf Khusus Kasad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun) dan Brigjen TNI Ratman Wiady dari Staf Khusus Kasad menjadi Pati Mabes AD (dalam rangka pensiun).

28 Pati TNI Angkatan Laut, yaituMayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, S.H., M.H., M.Tr.(Han) dari Dankormar menjadi Dankodiklat TNI, Brigjen TNI (Mar) Hasanudin dari Kas Kormar menjadi Dankormar, Brigjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, M.Tr.(Han) dari Danpasmar II Kormar menjadi Kas Komar, Kolonel Mar Edi Juardi dari Asops Kormar menjadi Danpasmar II Kormar, Laksda TNI Tri Prasodjo dari Irjenal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksda TNI Dwi Widjajanto, S.A.P. dari Staf Khusus Kasal menjadi Irjenal, Brigjen TNI (Mar) Dedi Suhender dari Danlantamal VII/Kpg Koarmatim menjadi Staf Khusus Kasal, Brigjen TNI (Mar) Kasirun Situmorang, S.H., dari Wadan Kodiklatal menjadi Danlantamal VII/Kpg Koarmatim, Laksma TNI Sugeng Ing Kaweruh, S.E., M.M. dari Kas Kolinlamil menjadi Wadan Kodiklatal, Laksma TNI Irwan Achmadi, M.Tr.(Han) dari Dirdok Kodiklatal menjadi Kas Kolinlamil, Kolonel Laut (P) Budi Purwanto, S.T., M.M. dari Kapuskodal Mabesal menjadi Dirdok Kodiklatal, Laksma TNI Nur S. Prihartono, S.E., M.Tr.(Han) dari Danlantamal IX/Amb Koarmatim menjadi Staf Khusus Kasal, Laksma TNI Antongan Simatupang dari Waaspam Kasal menjadi Danlantamal IX/Amb Koarmatim, Kolonel Mar Suaf Yanu Hardani dari Sahli F. Binkuatmar Pangarmatim menjadi Waaspam Kasal, Laksma TNI Ir. Fery Sidjaja, M.M. dari Pati Sahli Bid. Iptek Sahli Kasal menjadi Staf Khusus Kasal, Kolonel Mar Bambang Hullianto dari Ir Kormar menjadi Pati Sahli Bid. Iptek Sahli Kasal, Laksma TNI Robert Wolter Tappangan, S.H. dari Kasarmatim menjadi Staf Khusus Kasal, Laksma TNI I.N.G. Sudihartawan, S.Pi., M.M. dari Danlantamal X/Jpr Koarmatim menjadi Kasarmatim, Kolonel Mar Ipung Purwadi dari Sahli F. Binkuatmar Pangarmabar menjadi Danlantamal X/Jpr Koarmatim, Laksma TNI Sigit Setiyanta dari Waaspotmar Kasal menjadi Danlantamal XIII/Trk Koarmatim, Laksma TNI Ferial Fachroni dari Danlantamal XIII/Trk Koarmatim menjadi Waaspotmar Kasal, Brigjen TNI (Mar) Ivan Ahmad Rizki Titus, S.H. dari Direktur Operasi dan Latihan Basarnas menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Kolonel Mar Bambang Suryo Aji dari Waka Pusjaspermildas TNI menjadi Direktur Operasi dan Latihan Basarnas, Kolonel Laut (P) Guntur Wahyudi dari Wadan Puspenerbal menjadi Direktur Operasi Udara Maritim Deputi Bid. Operasi dan Latihan Bakamla, Laksdya TNI Dr. Desi Albert Mamahit, M.Sc. dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksda TNI Muhammad Atok Urrahman dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksda TNI Bambang Sugiarto, S.E. dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun) dan Mayjen TNI (Mar) Achmad Faridz Washington dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun).

11 Pati TNI Angkatan Udara, yaituMarsda TNI Imran Baidirus, S.E. dari Pangkoopsau I menjadi Pangkohanudnas, Marsma TNI Nanang Santoso dari Kadisopslatau menjadi Pangkoopsau I, Marsma TNI Tamsil Gustari Malik dari Kas Kohanudnas menjadi Kadisopslatau, Marsma TNI Heraldy Dumex Dharma, M.Si.(Han) dari Pangkosek Hanudnas IV Bik menjadi Kas Kohanudnas, Kolonel Pnb Jorry S. Koloay dari Dansekkau menjadi Pangkosek Hanudnas IV Bik, Marsma TNI Eko Rislanto, S.E., M.Sc. dari Pati Sahli Kasau Bid. Sumdanas Sahli Kasau menjadi Staf Khusus Kasau, Kolonel Lek Gunawan Wibisono, S.T., M.Sc. dari Pamen Diskomlekau menjadi Pati Sahli Kasau Bid. Sumdanas Sahli Kasau, Marsma TNI Toto Boedihardjo, S.H. dari Waaspers Kasau menjadi Pa Sahli Tk. II Was Aspas Sahli Bid. Hubint Panglima TNI, Marsma TNI Diyah Yudanardi dari Kadisminpersau menjadi Waaspers Kasau, Marsma TNI Djamaluddin, M.Si.(Han) dari Pa Sahli Tk. II Was Aspas Sahli Bid. Hubint Panglima TNI menjadi Kadisminpersau dan Marsma TNI Zapanta Boes, S.H., M.Si.(Han) dari Staf Khusus Kasau menjadi Pati Mabes AU (dalam rangka pensiun).

Pewarta : Red/Pusp. 

 

Categories
Militer Olahraga TNI

Peringati HUT Ke-46, Dewan Pengurus Korpri TNI Gelar Olahraga Bersama di Mabesal‎

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Dalam rangka memperingati HUT ke-46 Korpri tahun 2017, Dewan Pengurus Korpri TNI melakukan olah raga bersama dengan seluruh anggota Korpri di lingkungan TNI  yang digelar di Lapangan Apel Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (21/11/2017). Kegiatan itu diikuti oleh perwakilan Korpri TNI, dan dihadiri langsung oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P.

Dalam kesempatan ini, dihadapan para peserta acara yang hadir, KSAL menyampaikan kepada  segenap anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di lingkungan TNI, untuk senantiasa memupuk kebersamaan dan meningkatkan soliditas, solidaritas serta jiwa korsa antar sesama anggota Korpri TNI dimanapun berada.
‎
Senada dengan hal tersebut, Aspers Panglima TNI Marsda TNI Dedy Permadi, S.E., M.M.D.S dalam sambutannya yang dibacakan Aspers Kasal Laksda TNI Karma Suta, S.E., M.M saat membuka kegiatan ini juga mengatakan, disamping sebagai ajang untuk menjalin tali silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi ajang konsolidasi antar anggota Korpri di lingkungan TNI.

Pada bagian lain Ketua Dewan Pengurus Korpri TNI drg. Widya Leksmanawati, Sp.Ort., M.M., menjelaskan beberapa rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut HUT ke-46 Korpri tahun 2017 antara lain donor darah, ceramah edukatif, tabur bunga, pemberian santunan kepada anak yatim piatu putra – putri PNS Mabes TNI, TNI AD, TNI AL dan TNI AU, olah raga bersama dan sebagai puncak adalah upacara dimana Irup Panglima TNI akan menyampaikan amanat Presiden selaku Penasehat Utama Korpri Nasional yang akan dilaksanakan pada tanggal 29 November 2017 di Lapangan Apel Mabesad mendatang. Pada kesempatan tersebut juga akan diacarakan penyematan Satya Lencana Karya Satya XXX tahun, XX tahun, dan X tahun kepada perwakilan PNS TNI. 

Di akhir sambutannya pada acara olah raga bersama di Mabesal, Ketua Dewan Pengurus Korpri TNI mengucapkan terima kasih kepada Dewan Pengurus Korpri Unit TNI AL atas terlaksananya kegiatan olahraga bersama ini.

Pada kegiatan olahraga bersama ini, diawali dengan senam aerobic dan dilanjutkan dengan jalan santai. Turut hadir pada kegiatan ini antara lain para pejabat teras Mabes TNI, TNI AD, TNI AL dan TNI AU, Ketua Korpri Unit Mabes TNI Drs. Emuh Muchsin, M.Si., Ketua Korpri Unit TNI AL Drs. Safwanudin, M.M. serta segenap perwakilan Korpri TNI.

Pewarta : Anton/disp.

Categories
Militer Nasional TNI

KRI Bung Tomo-357 Sukses Selesaikan Satgas Maritime Task Force

Koranjurnal.co.id, Jakarta – KRI Bung Tomo-357 sukses menyelesaikan misi perdamaian PBB dalam Satuan Tugas Maritime Task Force (MTF) Kontingen Garuda XXVIII-I United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) Lebanon.

Pada kedatangannya di tanah air, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., mendampingi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyambut kedatangan 107 Prajurit KRI Bung Tomo-357 yang dikomandani oleh  Komandan Satgas Maritim TNI KONGA XXVIII-I/UNIFIL, Kolonel Laut (P) Heri Triwibowo, Kamis (2/11), di Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta Utara.

Dalam amanatnya saat upacara penyambutan, Panglima TNI  beserta segenap keluarga besar TNI mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas dedikasi, semangat dan loyalitas kepada seluruh prajurit selama melaksanakan tugas pada misi PBB, Satgas UNIFIL di Lebanon.

Turut hadir dalam kegiatan ini para Kepala Staf Angkatan dan para petinggi dari TNI AD, TNI AL dan TNI AU serta Mabes TNI.

Pewarta : Anton/Disp.

Categories
Bola International Militer Olahraga

Dansubdenpom Jaya/2-2 Depok Bawa Tim PS TNI Jadi Juara ‎Wira Malindo ke-32 2017 Malaysia

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Tim PS TNI berhasil mengalahkan tim sepakbola Angkatan Tentara Malaysia (PB ATM) dan menjadi juara di Kejuaraan Wira Malindo 2017 Ke 32 dilapangan Mindev Kualalumpur, Malaysia pada 16-20 Oktober 2017.
‎
Mereka berhak atas gelar tersebut usai menang 3-0 pada babak pertama dan kalah 0-2 dipertandingan kedua. Hasil akhir pertandingan tersebut, PS TNI menang dengan score 3-2.
Ditemui di terminal 2 kedatangan Bandara Internasional Soekarno – Hatta (20/10) malam, pelatih kepala Kapten Cpm Febriardie Bobihoe (Dansubdenpom Jaya/2-2 Depok) bersyukur atas apa yang telah diraih tim PS TNI.‎
‎
“Alhamdulillah…tahun ini TNI dapat menjuarai Wira Malindo 2017 ke-32. Walaupun persiapan hanya dua minggu dan pemain seadanya dikarenakan pemain terbaik memperkuat PS TNI dan PSMS di Liga 1 dan 2 PSSI, anak-anak dapat tampil gemilang,” ucap Kapten Febriardie Bobihoe di Jakarta, Jum’at (20/10/2017).‎
‎
Dijelaskannya, Wira Malindo merupakan kejuaraan tahunan antara TNI dan Angkatan Tentara Malaysia (ATM), dimana setiap tahun ganjil digelar di Malaysia dan tahun genap di Indonesia.‎
“Dari catatan pertemuan, TNI lebih unggul dibandingkan ATM. TNI 22 kali menjadi juara dan 10 kali dijuarai ATM,” pungkas pria yang akrab disapa Febri.
Pewarta : Anton
Categories
Infotainment Militer Nasional TNI

Panglima TNI: FFN 2017 Tumbuhkan Rasa Nasionalisme

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Film-film Nominasi dalam Festival Film Nusantara (FFN) 2017 merupakan karya anak bangsa yang sangat luar biasa, karena kita sejatinya dapat menumbuhkan rasa nasionalisme, rasa bela negara, rasa optimisme dan rasa bangga terhadap negara. Demikian dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada Malam Penghargaan Festival Film Nusantara (FFN) dalam rangka HUT ke-72 TNI tahun 2017 di Teater Taman Ismail Marzuki, Jalan Cikini Raya No. 73, Jakarta Pusat, Selasa malam (10/10/2017).
 
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa penyelenggaraan Festival Film Nusantara 2017 mengakselerasi karya konten kebangsaan yang diwadahi dalam film-flim karya komunitas anak bangsa yang merupakan sumbangsih masyarakat dan prajurit TNI, guna mendorong motivasi perfilman Indonesia.  

“Karya anak bangsa yang dituangkan dalam Festival Film Nusantara sangat luar biasa, para nominator dan peserta telah menunjukkan kemampuannya di berbagai kategori FFN,” katanya.
 
Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Film adalah suatu metode pembelajaran untuk meningkatkan motivasi bela negara, kemudian yang paling penting lagi adalah menggali budaya-budaya asli Indonesia yang sudah akan hilang padahal budaya itu merupakan kekuatan hakiki.

“Saya merasa bangga akan karya para nominator dan peserta lainnya dan Saya tidak menduga peserta FFN 300 lebih dari semua daerah di Indonesia, walaupun masih pemula, tapi sangat luar biasa,” ucapnya.
 
Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan bahwa kedepan, TNI akan membuat Film Laksamana Malahayati seorang pejuang perempuan yang bertugas sebagai intelijen Kesultanan Aceh dan lulusan Akademi Angkatan Laut Aceh.  

“Untuk membuat film Laksamana Malahayati tentu diperlukan studi pustaka agar tidak terjadi kesalahan data dan fakta, karena film ini bukan hanya untuk nasional saja tetapi internasional. Kita tunjukan kepada dunia bahwa kita punya Laksamana Malahayati,” pungkasnya.
 
Adapun film dokumenter kebangsaan peserta FFN  2017 sebagai berikut : Film Kategori Umum meliputi Kasepuhan Cisungsang, Pemburu Dongeng, Dongeng Sebuah Batik, Srikandi Dari Pati, Sense of Place, Sugihartini, Wajah Negara Di Timur Indonesia, Presiden Singkong (Cassava President), Perjalanan Mencintai Negeri, Tarung Bebas Ala Pondok Pesantren, Rembulan, Jagoan Online, Sekolah Emperan, Ciliwung Berdongeng, Cerdas Bersama TNI, Warna Islam Di Nusantara, Toleransi Di Nusantara, Pesantrenku Tak Beratap, Ludruk Tjap Soerabaja, Lentera Dalam Kehidupan, Rona Kerontang Di Tanah Timor, Menyemai Asa Di Pesisir Malang, Buah Manis Pengabdian, Para Penjaga Tana Ulen dan Bunyi Budaya Menuju Moksa.
 
Film Kategori Prajurit TNI terdiri dari Profil Kodam XIV/Hasanudin, Profil Koarmabar Dispen Armabar, Profil Dispenau, KRI Bung Tomo 357 Koarmatim, Sersan Darwis Kodam XIV/Hasanudin, Babinsa Sebagai Garda Terdepan Kodam IX/Udayana, Loen Galak Merah Putih (Aku Cinta Merah Putih) Kodam IM dan Peduli Kasih TNI AD Terhadap Masyarakat Kodam XII/Tanjung Pura.
 
Dalam FFN tersebut, ditampilkan dramateater yang diperankan oleh para prajurit TNI diantaranya Kapten Inf Abu Bastian S.Ikom.M,Si, Lettu Inf Sulaiman S.Pd.I, Letda Chb (K) Uli Magdalena, Serma Bek/ W Parah AP, Serka TTU/ W Veronika, Serka Deasi,  Serda Mustafa Habibi, Serda (K) Rinia Sekarwati, Serda (K) Yulianda KD, Serda (K) Venny Grace, Serda Tri Asviani, Serda Intan Vantika D, Serda heru Purwanto, Serda Anggi R, Serda Rifki Fs, Prada Gregorius S., Prada Khaerul Dahlan, Prada M. Kholil dan Prada Legi Apriansyah.

Pewarta : Anton/pusp. ‎