Categories
International TNI

Latihan TNI AL dengan Angkatan Laut India Tingkatkan Kerja Sama 

Koran Jurnal, Jakarta – Dua Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Bung Tomo (TOM) – 357 dan KRI Usman Harun (USH) – 359 menggelar Passing Exercise (Passex) dengan unsur-unsur Indian Navy yakni INS Sahyadri-F49 dan INS Kamorta-P28, di perairan Laut Jawa, Sabtu (19/06/2022).

Ke empat kapal perang dua negara sahabat ini melaksanakan latihan dengan membentuk formasi Charlie lambung kanan. Selanjutnya INS Kamorta mengirimkan tanda melalui kibaran bendera sebagai isyarat bahwa seluruh kapal sudah dalam formasi, yang diteruskan kepada KRI USH dan KRI TOM.

Serial latihan selanjutnya adalah Replenishment at Sea (RAS), sebagai kapal penerima, KRI TOM menerima approach dari lambung kanan INS Syahdari, sedangkan KRI USH menerima approach dari lambung kiri INS Kamorta sebagai kapal pemberi. Dengan kecepatan 10 knots dan jarak 45 yard, mail bag transfer yang dikirim dapat terima oleh KRI dan INS dengan aman serta lancar.

Usai melaksanakan Passex, unsur TNI AL dan Indian Navy membentuk formasi 1 untuk melakukan Farewell Pass. INS Sahyadri dan INS Kamorta dengan cepat 17 knots mendahului KRI TOM dan KRI USH lambung kanan. Pada saat Indian Navy Ship melintang, KRI TOM dan KRI USH mengirimkan isyarat lampu. Kemudian KRI TOM memberikan Farewell Speech kepada Indian Navy Ship. Selesai pelaksanaan, KRI TOM dan KRI USH kembali ke pelabuhan Tanjung Priok.

Kegiatan Passex antara TNI AL dan Indian Navy merupakan salah satu upaya diplomasi dalam program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono yang  menekankan kepada komandan-komandan KRI untuk meningkatkan latihan dengan kapal-kapal perang asing yang melintas tidak hanya di Natuna namun juga di seluruh wilayah perairan yurisdiksi Nasional, karena latihan tersebut juga merupakan sarana diplomasi untuk menjaga stabilitas keamanan maritim di wilayah Indonesia dan di kawasan.(disp)

Categories
Daerah International Nasional

Danpushidrosal Resmi Buka Pertemuan CBSC Ke-20 di Bali

Koran Jurnal, Bali – Komandan Pushidrosal (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Nurhidayat secara resmi membuka pertemuan International Hydrographic Organisation (IHO) Capacity Building Sub-Committee (CBSC) ke-20 di Hotel Anvaya Beach Resort, Kuta Bali, Rabu (01/06/2022).

Capacity Building Sub-Committee (CBSC) adalah salah satu komite di IHO yang memantau dan menilai secara terus-menerus dan berkesinambungan status survei hidrografi, pemetaan laut dan informasi keselamatan maritim di seluruh dunia serta membangun kerjasama khususnya terkait dengan pendanaan dengan lembaga nasional dan organisasi internasional lainnya dalam rangka meningkatkan kesadaran akan pentingnya hidrografi dalam bentuk penyediaan pendidikan dan pelatihan.

Pertemuan CBSC-20 akan diselenggarakan selama tiga hari pada 1-3 Juni 2022 tersebut dipimpin oleh Chairman CBSC yaitu Mr. Evert Flier (Norwegia) dan Vice-Chairman CBSC yaitu Ms. Lucy Fieldhouse (Inggris), serta Direktur IHO RADM Luigi Sinapi (Italia) secretariat CBSC Leonel Manteigas (Portugal) dan diikuti oleh 45 delegasi dari 24 negara, 2 sekretariat IHO, serta 2 dari pihak industri hidrografi dari seluruh dunia.

Dalam sambutannya, Danpushidrosal menyampaikan ucapan terima kasih dan kehormatan bagi Pushidrosal sebagai salah satu anggota CBSC yang dipercaya sebagai tuan rumah dalam menyelenggarakan pertemuan CBSC ke-20. Ditambahkannya, pertemuan ini akan membahas banyak agenda penting, khususnya terkait program Capacity Building yang akan menyesuaikan dengan Rencana Strategis IHO 2021-2026, E-Learning Project, Indikator Performa serta Sistem Manajemen Capacity Building tidak hanya untuk mendukung keselamatan navigasi dan pelayaran saja, namun juga memberikan kontribusi untuk kepentingan lainnya seperti mitigasi dan penanggulangan bencana.

Danpushidrosal yang merupakan Chief Hydrograper Indonesia berharap pertemuan CBSC ke-20 ini yang diselenggarakan di Bali sebagai bagian dari rangkaian beberapa pertemuan lainnya sejalan dengan program pemerintah khususnya dalam pemulihan ekonomi setelah pandemi Covid-19. Selanjutnya, beliau berharap pertemuan secara tatap muka yang pertama kali ini dapat lebih efektif dan menyelesaikan semua agenda yang sudah direncanakan.(disp)

Categories
International TNI

KSAU Kunjungi Akademi Angkatan Udara Amerika Serikat di Colorado

Koran Jurnal, Washington DC – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., CSFA beserta delegasi TNI AU melaksanakan kunjungan resmi kedinasan ke Amerika Serikat. Salah satu agenda kunjungan adalah mengunjungi Akademi Angkatan Udara Amerika Serikat United State Air Force Academy (USAFA) di Colorado, Selasa (17/5/2022) waktu setempat.

KSAU beserta delegasi TNI AU terbang dari Andrews AFB, Washington DC menuju Peterson Space Force Base, Colorado menggunakan pesawat USAF jenis C-37 Business jet. Kedatangan KSAU dan delegasi TNI AU disambut oleh Commandant of Cadets, Brigadier General Paul D. Moga.

Di USAFA, KSAU menerima penjelasan tentang pelaksanaan kurikulum pendidikan USAFA dari Brigjen Linell Letendre salah satu dosen USAFA. Kasau berkesempatan tatap muka dan berdialog dengan salah seorang Taruna AAU Tri Bawono yang sedang melaksanakan pendidikan di USAFA.

Pada kesempatan tersebut, KSAU dan delegasi TNI AU mengunjungi sejumlah fasilitas pendidikan yang ada di USAFA, diantaranya ke gedung Center for Character and Leadership Development (CCLD) dan gedung akademis USAF (Fairchild Hall).

Selama di USAFA, KSAU turut didampingi oleh Asistent Deputy Under Secaf Int Affairs USAF Brig. Gen. Teichert dan US Air Attache to Indonesia Col. Brian McCullough.

Turut mendampingi KSAU saat kunjungan ke USAFA Gubernur Akademi Angkatan Udara Marsda TNI Eko Dono Indarto dan Atase Pertahanan RI untuk Amerika Serikat Marsma TNI Tjahja Elang Migdiawan.

Selain mengunjungi USAFA, selama di Amerika Serikat, beberapa agenda utama KSAU adalah melaksanakan pertemuan resmi dengan Kasau Amerika Serikat, General Charles Q. Brown Jr. dan Secretary of the Air Force Mr. Frank Kendall. Selain itu Kasau juga akan menerima penganugerahan Medali Legion of Merit dari pemerintah Amerika Serikat di Joint Base Anacostia Bolling Washington DC.

Delegasi TNI AU yang juga ikut dalam Counterpart Visit adalah Asintel KSAU Marsda TNI I Wayan Sulaba, Asops KSAU Marsda TNI M. Khairil Lubis dan Gubernur AAU Marsda TNI Eko Dono Indarto.(disp)

Categories
Ekonomi Infrastruktur International

PLN Jamin Pasokan Listrik MotoGP 2022 di Mandalika

Koran Jurnal, Jakarta – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan, pihaknya menjamin kebutuhan atau pasokan listrik penyelenggaraan pra-musim MotoGP di Sirkuit Pertamina Mandalika pada 13 sampai 15 Februari 2022.

“PLN berkomitmen untuk menghadirkan layanan zero down time (ZDT) atau listrik tanpa kedip pada gelaran MotoGP, seperti pada perhelatan World Superbike (WSBK) pada November 2021,” kata General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB Lasiran di Mataram, NTB, Minggu (9/1/2022) lalu.

Untuk merealisasikan ZDT, lanjut Lasiran, PLN UIW NTB melakukan beberapa persiapan di lokasi. Antara lain  menginventarisasi ulang kebutuhan material dan juga peralatan cadangan, pengerjaan beberapa pekerjaan sipil, pemasangan kabel di beberapa titik dan mobilisasi beberapa peralatan ke sirkuit.

Disebutkan PLN, pasokan listrik bersumber dari 2 gardu induk (GI), yakni GI Kuta dan GI Sengkol.

“Sebanyak 18 unit genset, 17 unit Uninterruptible Power Supply dan 6 unit gardu bergerak akan tetap kami siapkan sebagai peralatan back-up apabila terjadi gangguan pada supplai utama,” terangnya.

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya berkoordinasi dengan Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) selaku pengelola Sirkuit Pertamina Mandalika, terutama yang terkait dengan titik-titik di area sirkuit yang memerlukan aliran listrik. Seperti di 6 lokasi tersebar, yakni main pit building, observation deck, medical center, bright sore, race control dan juga TV compound.

“Saat ini, proses persiapan dan penyambungan (aliran listrik) sedang dikerjakan oleh tim di lapangan,” ujarnya.

Lasiran menambahkan, di sisi pembangkitan, PLN juga memastikan bahwa kondisi sistem dalam status normal.
“Saat ini beban puncak Sistem Kelistrikan Lombok adalah 264 Mega Watt (MW) dengan daya mampu pembangkit adalah sebesar 329 MW. Terdapat cadangan daya sebesar 65 MW yang masih dapat digunakan oleh masyarakat,” rinciannya.

Tak hanya kelistrikan di area sirkuit saja, PLN juga mempersiapkan keandalan kelistrikan pada sejumlah fasilitas pendukung seperti hotel, masjid yang berada di daerah Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika.

“PLN juga telah menyiapkan personel dan juga peralatan pendukung yang akan siaga selama pelaksanaan MotoGP,” imbuhnya.(*)

Categories
International TNI

Satgas Kompi Zeni Konga XX-Q/Monusco Terima Penghargaan PBB

Koran Jurnal, Mavivi – Sebanyak 175 personel Satgas Kizi Konga XX-Q/MONUSCO menerima penghargaan medali menjelang akhir pelaksanaan misi Perdamaian Bangsa-Bangsa (PBB).

Demikian dikatakan Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Kompi Zeni (Kizi) Kontingen Garuda (Konga) XX-Q/Mission de LOrganisation des Nations Unies pour La Stabilisation En Republique Democratique du Congo (MONUSCO) Letkol Czi M.P. Sibuea, S.H., M.Han usai menyematkan medali penghargaan PBB kepada personel Satgas dalam Upacara Medal Parade, bertempat di Lapangan Bumi Nusantara Camp, Mavivi, Sabtu (13/02/2021).

Dalam sambutannya Dansatgas menyampaikan bahwa pemberian medali tersebut merupakan wujud apresiasi dari PBB kepada seluruh peacekeeper yang telah berkontribusi dalam menjaga perdamaian dunia. Satgas Kizi Konga XX-Q telah menyelesaikan pembangunan jembatan Hululu yang menghubungkan Republik Demokratik Kongo dengan Uganda.

“Jembatan itu merupakan jalur utama perekonomian dan logistik yang sangat membantu kebutuhan masyarakat sehingga mampu merebut hati masyarakat lokal khususnya di daerah Kivu Utara, Republik Demokratik Kongo”, ucapnya.

Selanjutnya Dansatgas berharap prestasi ini dapat terus ditingkatkan dalam upaya menjaga perdamaian dan mencapai stabilitas yang tidak akan terlupakan dalam sejarah Republik Demokratik Kongo.

“Untuk itu saya ucapkan terimakasih atas dedikasi dan kinerja yang telah ditunjukkan seluruh personel Satgas selama satu tahun dalam melaksanakan tugas pembangunan dengan sangat baik,” ungkap Dansatgas.(Pusp/red)

Categories
Ekonomi International Keuangan

Diaspora Indonesia di Perancis Sambut Positif Pendanaan Pembangunan Melalui Diaspora Bond

Koran Jurnal, Paris – KBRI Paris bekerja sama dengan Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Kementerian Keuangan telah menyelenggarakan sosialisasi Diaspora Bond (DB) secara virtual, Kamis (28/05/2020).

Acara yang dibuka oleh Dubes RI untuk Prancis, Arrmanatha Nasir, dan Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko, Luky Alfirman, bertujuan untuk mengenalkan dan memasarkan surat utang negara Diaspora Bond yang rencananya akan diterbitkan pemerintah pada tahun 2020.

Dalam pertemuan, Dubes RI menyampaikan bahwa dampak multidimensional dari pandemi Covid-19 sangat besar terhadap perekonomian global, yang mengancam terjadinya kemunduran dari berbagai capaian pembangunan ekonomi. Berbagai negara, termasuk Indonesia, telah mengeluarkan program stimulus guna mendukung penanganan Covid-19 dan mengurangi dampak negatif terhadap, perekonomian, pembangunan dan masyarakat.

Dubes RI menekankan diaspora Indonesia di Prancis dapat mendukung upaya pemerintah mengatasi dampak Covid-19 dan pembangunan nasional dengan berinvestasi dalam Diaspora Bond untuk membiayai stimulus dan program pembangunan nasional.

“Berinvestasi dalam Diaspora Bond, bukan saja merupakan opsi investasi yang aman dan menguntungkan, namun juga merupakan kontribusi diaspora Indonesia di Prancis dalam membantu pendanaan pembangunan nasional dan penanganan dampak COVID-19 di dalam negeri,” tutur Dubes Arrmanatha.

Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, menyampaikan bahwa biaya untuk program penanganan dampak COVID-19 tahap pertama mencapai 405 trilyun rupiah. Besarnya kebutuhan biaya penanganan COVID-19 akan memperbesar defisit APBN. Pemenuhan kekurangan anggaran salah satunya akan dicarikan melalui penerbitan obligasi, termasuk Diaspora Bond.

Tujuan penerbitan Diaspora Bond adalah untuk mengatasi cash-mismatch dalam APBN, melalui pengelolaan portfolio utang negara. Ditengah situasi ekonomi yang terus memburuk, yang menyebabkan pendapatan negara dari pajak terus menurun, sedangkan pengeluaran untuk mendukung program penaganan COVID-19 dan pembangunan nasional semakin besar.

Diaspora Indonesia di Prancis memberikan tanggapan yang positif terhadap rencana diterbitkannya Diaspora Bond. Bagi diaspora Indonesia di Prancis, Diaspora Bond dapat menjadi opsi investasi yang menarik. Suku bunga bank di Prancis, seperti beberapa negara maju lainnya sangat rendah. Diaspora Bond memberikan return on investment atau pendapatan investasi yang lebih tinggi dari suku bunga di Prancis. Selain itu, rating surat utang yang diterbitkan Pemerintah Indonesia juga merupakan investment grade.

Diaspora Bond nantinya dapat dibeli oleh diapora WNI dan diaspora Indonesia WNA yang memiliki Identitas Kartu Masyarakat Indonesia di Luar Negeri (KMILN). Pemesanan dapat dilakukan secara on-line melalui platform E-SBN dan pembayaran dapat dilakukan melalui bank.

Diaspora bond rencananya memiliki tenor 3 tahun, dengan tingkat bunga secara fixed, tidak bisa dipindahtangankan (non-tradable), dan tanpa early redemption.(KBRI Paris/red)

Categories
International TNI

EAHC-SC Meeting di Jepang, Pushidros TNI AL Sosialisasikan Penetapan TSS Selat Sunda dan Lombok 

Koran Jurnal, Tokyo – Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) menyosialisasikan penetapan Bagan Pemisahan Alur Laut atau Traffic Separation Scheme (TSS) di Selat Sunda dan Selat Lombok pada pertemuan ke-7 East Asia Hydrographic Commission (EAHC) Steering Committee di Aomi Government Building, Tokyo Jepang 5 sampai 7 Februari 2020.

Pada pertemuan itu, delegasi Indonesia diwakili oleh Kapushidrosal Laksda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos.,S.H., M.H didampingi oleh Dirpamkersamtas Kolonel Laut (E) Yanuar Handwiono, Kadispeta Kolonel Laut (P) Oke Dwiyana. P, dan Kasubdis Petmilsus Letkol Laut (KH) Moh. Qisthi Amarona.

Pada kesempatan tersebut Pushidrosal menyampaikan presentasi tentang sosialisasi kesiapan adopsi Traffic Separation Scheme (TSS) di Selat Sunda dan Selat Lombok oleh IMO pada bulan Juni 2019 yang akan diberlakukan pada 1 Juli 2020.

Menurut Kapushidrosal yang merupakan Chief Hydrographer Indonesia, Forum ini merupakan wadah yang tepat untuk menyampaikan sosialisasi TSS tersebut, karena perwakilan negara anggota yang hadir merupakan pemangku utama dalam aspek keselamatan navigasi negaranya dan memiliki kemampuan untuk meneruskan informasi tentang keberadaan kedua TSS tersebut kepada pemilik kapal, serta komunitas pelaut dinegaranya yang akan berlayar melintasi Selat Lombok dan Selat Sunda.

“Selat Lombok dan Selat Sunda merupakan chokepoint strategis, bagian dari ALKI dan Selat yang dilewati oleh pelayaran internasional, sehingga penetapan TSS di Selat tersebut akan meningkatkan keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan laut sebagai bagian program kebijakan kelautan Indonesia” kata Kapushidrosal.

Dalam hal penetapan TSS Selat Sunda dan Selat Lombok ini Pushidrosal merupakan pendukung teknis penyiapan data hidrografi dan oseanografi dari proses survei hidrografi, penyiapan peta hingga penggambaran design TSS di atas peta.

Menanggapi sosialisasi Pushidrosal tentang penetapan TSS Selat Sunda dan Selat Lombok ini, delegasi Malaysia mengusulkan agar Indonesia juga membuat TSS lain di selat lain yang ramai lalu lintas pelayaran seperti Selat Makassar dan Selat Karimata.

Hal ini sehubungan dengan rencana pemindahan ibukota RI dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Diharapkan dengan membuat TSS baru tersebut dapat mengantisipasi peningkatan jalur transportasi laut dari dan ke ibukota baru.

Pertemuan ke-7 EAHC ini dihadiri oleh Jepang sebagai tuan rumah, Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, China, Korea Selatan, Korea Utara dan Brunei Darussalam. Turut hadir pula perwakilan negara observer EAHC yaitu Amerika Serikat, Inggris, Vietnam dan Kamboja selain juga perwakilan dari IHO secretariat yang kali ini diwakili oleh IHO Director Capt. Abri Kampfer dengan jumlah total peserta yang hadir 50 orang.

Pertemuan diawali penyampaian singkat dari perkembangan terkini aktivitas IHO yang disampaikan oleh direktur IHO Captain Abri Kampfer, serta laporan tentang permasalahan dari 3rd IHO Council oleh Chair EAHC Dr. Yukihiro Kato, dan Pembangunan IHO Innovation and Technology Lab oleh MPA Singapore yang diharapkan akan menjadi cikal bakal Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Hidrografi di masa yang akan datang.

Isu penting yang di bahas pada pertemuan ini adalah permaasalahan overlapping ENC antar negara yang memerlukan prioritas untuk dapat segera disepakati solusinya untuk menghindari ketidakpastian interpretasi dalam bernavigasi oleh para pelaut pengguna sehubungan dengan adanya duplikasi data. Terkait dengan permasalahan tersebut, juga disampaikan bahwa IHO telah membangun system yang dinamakan INToGIS yang diharapkan dapat membantu dalam memonitor adanya overlapping ENC antar negara produsen ENC.

Selain itu, agenda yang tidak kalah penting adalah review kapasitas Lembaga hidrografi di masing-masing negara sesuai standar IHO C-55 yang diukur berdasarkan ketersediaan populasi data hidrografi, liputan peta laut serta diseminasi informasi keselamatan maritim yang menjadi tolak ukur utama dalam MIMSAS (Mandatory IMO Member States Audit Scheme).

East Asia Hydrographic Commission (EAHC) merupakan salah satu dari 15 Regional Hydrographic Commission (RHC) dibawah International Hydrographic Organization (IHO), yang mewadahi kerjasama Hidrografi di area Asia Timur, berdiri Tahun 1971 atas inisiatif China, Indonesia, Jepang, Republic of Korea, Philippines, dan Thailand. Saat ini yang menjabat sebagai Chairman EAHC adalah Dr. Yukihiro KATO (Jepang) dan yang menjabat sebagai Vice Chairman EAHC adalah Kapushidrosal Laksda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos.,S.H., M.H (Indonesia).(disp/red)

Categories
International

Keluarga Presiden Nigeria Hadiri Acara Resepsi Diplomatik Tentara Nasional Indonesia

Koran Jurnal, Nigeria – Guna merayakan sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-74 TNI di luar negeri, Kedutaan Besar RI Abuja yang dimotori oleh Kantor Atase Pertahanan (Athan) RI menyelenggarakan Resepsi Diplomatik di Ladi Kwali Conference Centre, Hotel Sheraton, Abuja, Nigeria.

Bertindak selaku tuan rumah dalam acara Resepsi Diplomatik yang diselenggarakan beberapa waktu tersebut, yaitu Athan RI di Nigeria Kolonel Arh Bangun Manahan Tanjung bersama-sama dengan Duta Besar RI di AbujaNigeria, H.E. Marsekal Muda TNI (Purn) Dr. Usra Hendra Harahap.

Resepsi dihadiri oleh lebih dari 250 orang, diantaranya para Duta Besar negara sahabat, paracounterpart (mitra kerja) dari Kementerian Pertahanan dan Angkatan Bersenjata Nigeria serta instansi pemerintah Nigeria, para Atase Pertahanan sahabat yang bertugas di Nigeria, Warga Negara Indonesia di Abuja dan para undangan lainnya.

Sementara tamu VIP yang hadir yaitu puteri kandung dari Presiden Nigeria yaitu Ms. Zahra Buhari. Namun yang menjadi Guest of Honour dalam acara resepsi tersebut yaitu Brigadir Jenderal Emmanuel Akomaye Parker Udiandeye, Director Foreign Liaisonof Defence Intelligence Agency (DIA) mewakili AVM MS. Usman, Chief of Defence Intelligence (CDI).

Resepsi Diplomatik diawali dengan sambutan singkat dari Athan RI, dilanjutkan dengan sambutan Duta Besar RI Abuja, dan diakhiri sambutan dari Guest of Honour. Setelah itu para tamu melakukan toast dan pemotongan kue tart HUT ke-74 TNI yang dirangkai dengan acara ramah tamah dan menikmati hidangan makan malam bersama.

Pada kesempatan tersebut,Brigjen Emmanuel Akomaye Parker Udiandeye menyampaikan ucapan selamat berulang tahun yang ke-74 kepada seluruh anggota TNI dimanapun berada dan bertugas.

“Saya berharap di masa depan kerja sama militer dan pertahanan antara Indonesia dan Nigeria dapat segera terwujud, baik dalam bidang pendidikan dan latihan serta pengadaan Alutsista,” ucapnya, Minggu (01/12/2019).

Athan RI di Nigeria Kolonel Arh Bangun Manahan Tanjung menyampaikan, acara resepsi tersebut merupakan agenda perdana yang diadakan oleh Kantor Athan RI di Nigeria dalam rangka memperingati HUT ke-74 TNI, mengingat beberapa tahun sebelumnya acara resepsi tersebut vacuum atau tidak pernah dilaksanakan seiring dengan kebijakan penutupan Kantor Athan RI pada tahun 2009.

Namun sejak Kantor Athan RI di Abuja dibuka kembali pada akhir tahun 2018 lalu, aktivitas kerja sama militer pertahanan RI dengan Angkatan Bersenjata Nigeria dan negara-negara sahabat meningkat secara signifikan. Termasuk diantaranya menjalin komunikasi dengan para atase militer dan pertahanan dari berbagai negara asing yang ada di Nigeria.

“Respon yang kami terima sangat baik dan positif. Buktinya dapat dilihat dari banyaknya tamu undangan yang hadir dalam acara Resepsi Diplomatik ini. Bahkan secara mengejutkan Presiden Nigeria berkenan mengutus puteri kandungnya untuk hadir. Momen ini adalah sesuatu yang langka dan belum pernah terjadi pada acara resepsi di tempat lain,” ungkapnya.

Selanjutnya dikatakan bahwa resepsi ini merupakan upaya Indonesia, khususnya TNI untuk bisa meningkatkan hubungan dan kerja sama militer dengan para Athan dan Diplomat dari berbagai negara, khususnya yang bertugas di Republik Federal Nigeria.

Menurut Perwira TNI AD Alumni Akmil 1997, kegiatan resepsi tersebut merupakan event yang sangat penting dan strategis bagi Indonesia guna menjalin komunikasi antar sesama Atase pertahanan dan militer negara-negara sahabat. “Semoga kegiatan tersebut dapat menciptakan hubungan dan kerja sama militer yang lebih baik dan lebih erat di masa depan,” harapnya.(ats/red)

Categories
International TNI

Pushidros TNI AL Perkuat Delegasi Indonesia dalam Sidang Majelis IMO Ke-31 di Inggris

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) mengirimkan wakilnya untuk memperkuat Delegasi Indonesia dalam Sidang Majelis International Maritime Organization (IMO) ke-31 yang berlangsung di London, Inggris.

Pushidrosal mengirimkan wakilnya yaitu Kadisnautika Pushidrosal Kolonel Laut (P) Yudi Kuncoro dalam Sidang Majelis IMO ke-31 berlangsung dari tanggal 25 November hingga 4 Desember 2019 yang dihadiri oleh delegasi dari 174 negara, termasuk Indonesia.

Kapushidrosal Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H menyampaikan bahwa dalam bidang tugasnya International Maritime Organization (IMO) dan International Hydrographic Organization sangat berkaitan dan saling berkaitan, sehingga dalam delegasi Indonesia diperlukan seorang Hidrografer. Oleh sebab itulah Pushidrosal termasuk dalam tim delegasi Indonesia di sidang IMO tersebut.

“IMO dan IHO mempunyai bidang tugas yang terkait dan saling mendukung demi kepentingan keselamatan navigasi pelayaran, sehingga diperlukan sinergitas antar kedua organisasi tersebut. Tidak mungkin kapal dapat berlayar dengan aman tanpa adanya informasi hidro-oseanografi berupa peta laut dan publikasi nautika lainnya” Kata Kapushidrosal.

Menurut orang nomor satu di jajaran Pushidrosal itu, selain terkait keselamatan navigasi, dalam sidang tersebut delegasi Indonesia berupaya dapat menjadi Anggota dewan IMO kategori C periode 2020-2021.

“Dengan menjadi anggota Dewan IMO menunjukan pengakuan dunia atas eksistensi Indonesia di sektor maritim Internasional, serta memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk ikut serta dalam menentukan kebijakan-kebijakan IMO yang sangat berpengaruh pada dunia kemaritiman” tambah Kapushidrosal yang juga merupakan Chief Hydrographer Indonesia tersebut.

Setelah melalui proses pemilihan suara, Indonesia terpilih kembali menjadi anggota Dewan International Maritime Organization (IMO) Kategori C Periode 2020 – 2021 dalam sidang IMO Assembly tanggal 29 November 2019 di London. Anggota Dewan IMO berisikan 40 negara dengan 3 kategori dari total 174 negara anggota IMO.(disp/red)

Categories
International Nasional

Presiden Jokowi Dorong Kerja Sama Hard dan Soft Connectivity ASEAN-Korea

Koran Jurnal, Korea Selatan – ASEAN dan Korea memiliki dasar yang kuat untuk dapat digunakan dalam memajukan kerja sama konektivitas, antara lain melalui ASEAN Outlook on Indo-Pacific dan kebijakan baru Korea Selatan “New Southern Policy”. Untuk itu sinergi antara ASEAN Outlook dan kebijakan New Southern Policy Korea harus diperkuat.

Pernyataan ini disampaikan Presiden Joko Widodo ketika berbicara pada ASEAN-Republic of Korea (RoK) Summit yang dilaksanakan di Busan Exhibition and Convention Center (BEXCO), Korea Selatan, Selasa (26/11/2019).

Dalam forum tersebut, Presiden Jokowi menjelaskan bahwa konektivitas seperti infrastruktur disebut sebagai hard-connectivity.

Di bidang hard-connectivity ini Indonesia mengundang Korea Selatan untuk berpatisipasi dalam “Indo-Pacific Connectivity and Infrastructure Forum” di Jakarta tahun 2020.

“Saya yakin hasil dari Indo-Pacific Connectivity and Infrastructure Forum ini akan memperkuat kemitraan kita di bidang hard-connectivity,” kata Presiden Jokowi.

Selain hard-connectivity, Presiden Jokowi mengingatkan ada satu hal penting lainnya yang tidak boleh dilupakan, yaitu soft-connectivity, terutama yang terkait dengan konektivitas antar manusia.

Berbicara mengenai kerja sama soft-connectivity, Presiden menyebutkan ada tiga hal yang harus diperkuat, yakni hubungan antar masyarakat itu sendiri, hubungan antar pelajar atau mahasiswa, dan kolaborasi para pengusaha.

“Mari kita terus bekerja sama baik di bidang hard connectivity maupun soft connectivity,” ucap Presiden Jokowi.(DBPers/red)