Categories
Polhukam TNI

Dankormar TNI AL Join Meeting Bersama Australian Chief of Staff Navy 

Koran Jurnal, Australia – Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Nur Alamsyah, S.E., M.M., M.Tr (Han) didampingi dengan Wakil Asisten Operasi (Waasops) Panglima TNI Marsekal Pertama TNI Bonang Bayuaji Gautama, S.E. melaksanakan Join Meeting dengan Australian Chief of Staff Navy Laksamana Madya Mark David Hammon,AO. di Geladak kapal HMS Canberra, Sabtu (22/07/2023).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Distinguished Visitor Program Combined Exercise Talisman Sabre, guna membahas tentang kegiatan-kegiatan untuk meningkatkan kerjasama bilateral antar negara.

Selain itu Dankormar juga melaksanakan melaksanakan kegiatan Bilateral Meeting dengan Australian Chief of Joint Operations (CJO) Letnan Jenderal Greg Bilton, AO, CSC bertempat di Intercontinental Hotel Sydney.

Kegiatan tersebut merupakan serangkaian dari Latihan Bersama (Latma) Combined Exercise Talisman Sabre TA 2023 dengan tujuan meningkatkan hubungan militer Indonesia dan Australia.(disp)

Categories
Polhukam TNI

Pertemuan Bilateral Kepala Staf TNI AL dan AL Italia, Ini yang Dibicarakan

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menerima kunjungan Deputy Chief of The Italian Navy Vice Admiral Giuseppe Berutti Bergotto, bertempat di Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal) Cilangkap Jakarta Timur, Kamis (20/7/2023). Dalam pertemuan ini membahas sejumlah hal strategis dalam rangka peningkatan kerja sama pertahanan laut kedua negara.

“Selamat datang di Mabesal Cilangkap Jakarta, dan dalam kesempatan ini saya juga mengucapkan terima kasih serta apresiasi yang tinggi kepada AL Italia yang telah turut berpartisipasi dalam Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) dan International Maritime Security Symposium (IMSS) yang telah diselenggarakan beberapa waktu lalu di Indonesia,” ungkap KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali.

Dalam kesempatan ini Vice Admiral Giuseppe Berutti Bergotto menyampaikan bahwa hubungan antara TNI AL dan AL Italia telah terjalin selama beberapa dekade, dan kunjungannya kali ini terkait kedatangan kapal AL Italia ITS Francesco Morosini ke Jakarta pada 18 hingga 22 Juli dalam rangka Naval Campaign.

“Sekaligus ini juga merupakan kunjungan balasan, dimana Laksamana TNI Muhammad Ali telah melaksanakan kunjungan kehormatan saat lawatannya ke Italia,” ungkap Vice Admiral Giuseppe Berutti Bergotto.

Sejumlah kerjasama AL kedua negara selama ini telah terjalin, diantaranya pelaksanaan kegiatan staff meeting dalam rangka menginisiasi dibukanya navy to navy talks sebagai forum resmi untuk membicarakan kerja sama dalam berbagai bidang seperti strategic overview, pertukaran informasi, pendidikan, kunjungan personel, kunjungan kapal serta latihan Angkatan Laut kedua negara.

”Saya sangat berharap pertemuan ini bermanfaat bagi kita semua serta generasi yang akan datang. Dari pertemuan ini saya yakin hubungan antara kedua Angkatan Laut akan semakin meningkat dengan baik,” ujar KSAL diakhir pertemuan tersebut.

Categories
Militer TNI

Ada Apa Para Kepala Staf Angkatan Laut ASEAN Kumpul di Bali?

Koran Jurnal, Bali – Para Kepala Staf Angkatan Laut beserta petinggi-petinggi Angkatan Laut Kawasan Asia Tenggara (ASEAN) pada hari ini Senin (22/8/2022) berkumpul di Hotel Apurva Kempinski, Nusa Dua, Bali. Mereka bertemu untuk melaksanakan Asean Navy Chief”s Meeting (ANCM) ke-16 dengan tuan rumah TNI Angkatan Laut.

ANCM merupakan agenda tahunan yang penyelenggaraannya secara bergiliran oleh Angkatan Laut ASEAN dan bertujuan untuk meningkatkan keberlanjutan kerja sama antara Angkatan Laut anggota ASEAN di masa depan dan memperkuat hubungan sekaligus untuk menjaga stabilitas keamanan Kawasan. Sebelumnya pada ANCM ke-15, Tentara Laut Diraja Brunei Darussalam bertindak selaku tuan rumah.

ANCM KE-16 kali ini mengusung tema “The Roles of ASEAN Navies in Adressing Maritime Challenges” yang dihadiri Kasal Brunei, Wakasal Kamboja, Kasal Malaysia, Kasal Myanmar, Kepala Staf Umum Laos, Kasal Philippines, Kasal Singapura, Kasal Thailand dan Kasal Vietnam ini, dibuka langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono selaku tuan rumah.

Dalam sambutannya KSAL Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan bahwa pusat pusaran geopolitik dunia pada dekade terakhir telah bergeser menuju ke Asia dan Asia Tenggara. Hal ini menjadikan kawasan ASEAN semakin bernilai strategis dan dengan geografi yang sebagian besar adalah laut dan perairan, maka peran angkatan laut negara-negara ASEAN menjadi semakin penting.

Menurut KSAL “Navy Brotherhood” lebih dari hanya sekedar slogan. “Tetapi merupakan semangat universal angkatan laut global dalam berinteraksi satu sama lain bahkan sangat efektif untuk menjaga hubungan kerja sama antar negara,” ujar Laksamana Yudo meyakinkan.

Diagendakan ANCM di Bali ini akan dilaksanakan selama 3 hari hingga tanggal 24 Agustus 2022. Agenda meeting dibagi dalam beberapa sesi pembahasan diantaranya Future host of Asean Navy Training Experience Exchange Programe (ANTEEP) oleh delegasi IFC, Working Group Road Map ANCM 2024-2032 oleh Delegasi TNI AL, Implementing Concept Guidelines Maritime Interactions oleh Delegasi PN, Discussion on the future of ASEAN Multilateral Naval Exercise oleh RSN.

Sesi selanjutnya juga dibahas 4th Multilateral Naval Exercise Komodo 2023, International Cadet Seminar 2023 dan Asean Cadet Sail 2023 oleh TNI AL, IMDEX oleh RSN, Asean Navy Young Officers Interaction (ANYOI) oleh delegasi RBN dan Asean Maritime Naval Exercise Plus sekaligus presentasi oleh PN selaku Tuan Rumah ANCM ke-17.

Disela-sela kegiatan juga diagendakan bilateral meeting antara para pemimpin Angkatan Laut negara Asean dan Gala Dinner serta kegiatan Spouse dengan mengunjungi berbagai destinasi wisata seperti Istana Tampak Siring, Museum D’Blanco, Rumah Makan Bebek Tepi Sawah, Bali Art Center dan beberapa tempat wisata lainnya.(disp)

Categories
Daerah International Nasional

Danpushidrosal Resmi Buka Pertemuan CBSC Ke-20 di Bali

Koran Jurnal, Bali – Komandan Pushidrosal (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Nurhidayat secara resmi membuka pertemuan International Hydrographic Organisation (IHO) Capacity Building Sub-Committee (CBSC) ke-20 di Hotel Anvaya Beach Resort, Kuta Bali, Rabu (01/06/2022).

Capacity Building Sub-Committee (CBSC) adalah salah satu komite di IHO yang memantau dan menilai secara terus-menerus dan berkesinambungan status survei hidrografi, pemetaan laut dan informasi keselamatan maritim di seluruh dunia serta membangun kerjasama khususnya terkait dengan pendanaan dengan lembaga nasional dan organisasi internasional lainnya dalam rangka meningkatkan kesadaran akan pentingnya hidrografi dalam bentuk penyediaan pendidikan dan pelatihan.

Pertemuan CBSC-20 akan diselenggarakan selama tiga hari pada 1-3 Juni 2022 tersebut dipimpin oleh Chairman CBSC yaitu Mr. Evert Flier (Norwegia) dan Vice-Chairman CBSC yaitu Ms. Lucy Fieldhouse (Inggris), serta Direktur IHO RADM Luigi Sinapi (Italia) secretariat CBSC Leonel Manteigas (Portugal) dan diikuti oleh 45 delegasi dari 24 negara, 2 sekretariat IHO, serta 2 dari pihak industri hidrografi dari seluruh dunia.

Dalam sambutannya, Danpushidrosal menyampaikan ucapan terima kasih dan kehormatan bagi Pushidrosal sebagai salah satu anggota CBSC yang dipercaya sebagai tuan rumah dalam menyelenggarakan pertemuan CBSC ke-20. Ditambahkannya, pertemuan ini akan membahas banyak agenda penting, khususnya terkait program Capacity Building yang akan menyesuaikan dengan Rencana Strategis IHO 2021-2026, E-Learning Project, Indikator Performa serta Sistem Manajemen Capacity Building tidak hanya untuk mendukung keselamatan navigasi dan pelayaran saja, namun juga memberikan kontribusi untuk kepentingan lainnya seperti mitigasi dan penanggulangan bencana.

Danpushidrosal yang merupakan Chief Hydrograper Indonesia berharap pertemuan CBSC ke-20 ini yang diselenggarakan di Bali sebagai bagian dari rangkaian beberapa pertemuan lainnya sejalan dengan program pemerintah khususnya dalam pemulihan ekonomi setelah pandemi Covid-19. Selanjutnya, beliau berharap pertemuan secara tatap muka yang pertama kali ini dapat lebih efektif dan menyelesaikan semua agenda yang sudah direncanakan.(disp)

Categories
Daerah TNI

Komandan Pushidros TNI AL Resmi Buka Pertemuan HSSC Ke-14 di Bali

Koran Jurnal, Bali – Komandan Pushidrosal (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Nurhidayat secara resmi membuka pertemuan Hydrographic Service and Standards Committee (HSSC) ke-14 di Hotel Anvaya Beach Resort, Kuta Bali, Selasa (17/5/2022).

Dalam sambutannya, Danpushidrosal menyampaikan terima kasih dan kehormatan bagi Pushidrosal telah dipercaya sebagai tuan rumah kegiatan ini, yang membahas banyak agenda penting khususnya mengenai perkembangan peta laut masa depan yang merupakan pengembangan standar S-100.

Laksdya TNI Nur Hidayat selaku Indonesia Chief Hydrographer berharap hybrid meeting hari pertama HSSC ini akan lebih efektif, sehingga dapat menyelesaikan semua agenda HSSC sesuai rencana.
“Penyelenggaraan kegiatan ini disambut baik dan didukung oleh pemerintah Indonesia dan warga Bali karena menjadi bagian dari pemulihan kondisi ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19” kata Danpushidrosal.

Isu utama yang dibahas dalam pertemuan ini adalah terkait dengan implementasi standar baru peta laut masa depan yaitu S-100 series untuk mengakomodasi perkembangan teknologi dan industri digital seperti artificial intelligence, geo-bigdata, cybersecurity, serta autonomous ship, yang merupakan demand dari dunia maritim.

Implementasi S-100 series direncanakan akan berlaku mulai tahun 2025 secara global akan sangat berdampak pada produk peta yang diproduksi Pushidrosal, sebagai lembaga hidrografi nasional, sehingga Indonesia dalam hal ini Pushidrosal dapat segera mengambil langkah-langkah yang positif dan adaptif sesuai dengan perkembangan teknologi dan standar IHO. Implementasi pembangunan dan pengembangan pemetaan yang diikuti dan dilaksanakan oleh Pushidrosal merupakan salah satu upaya peran Pushidrosal dalam meweujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.

Pada pertemuan hari pertama ini dibahas berbagai agenda, di antaranya status permasalahan yang muncul dalam pertemuan HSSC ke-13 dan solusi yang telah dilakukan, diskusi tentang pembangunan roadmap untuk Dekade Implementasi S-100 (2020-2030) serta bagaimana kendala lembaga hidrografi dalam menghadapi rencana implementasi tersebut. Selain itu beberapa industri pengembang software dan perangkat ECDIS juga sangat berperan dalam pembangunan standar baru ini sehingga pada saatnya pengguna dapat mengaplikasikan standar baru yang di bangun oleh industri pada waktunya dalam menjamin keselamatan pelayaran secara global.(disp)

Categories
Ekonomi Nasional

Adakan Pertemuan Bersama Gubernur Bali, NTT dan NTB, Menteri Suharso Bahas Masalah Pangan

Koran Jurnal, Bali – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional melakukan rapat bersama Gubernur Bali, NTT, dan NTB, Sabtu (19/06/2021). Hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut antara lain Isu Strategis Pembangunan Sektor Pertanian di Bali, NTT dan NTB.

Rekomendasi yang Menteri berikan untuk masalah pengembangan Bali Utara di bidang pangan dan pertanian, pertama, penyediaan infrastruktur wilayah, termasuk sarana dan prasarana irigasi pertanian, yang secara ekonomi akan mendukung pengembangan pertanian di Bali bagian utara.

Kedua, pengembangan potensi pertanian yang sesuai dengan kebutuhan pasar, terutama komoditas pertanian organik, guna dipadukan dengan kebutuhan pariwisata.

Ketiga, pengembangan potensi pertanian yang selama ini telah diinisiasi, yaitu triple helix peternakan, melalui kerjasama antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi setempat dan dukungan negara lain (Australia).

Keempat, penguatan upaya pengendalian alih fungsi lahan pertanian dalam jangka panjang. Kelima, pengembangan nilai tambah hasil pertanian, termasuk penerapan teknologi guna mendorong generasi muda pertanian.

Sementara itu, rekomendasi yang Menteri berikan untuk permasalahan Kawasan Sentra Produksi Pangan di Sumba Tengah NTT, pertama memastikan penyediaan air irigasi pertanian melalui optimalisasi pemanfaatan air permukaan (perbanyakan embung, longstorage) dan air tanah (sumur bor).

Kedua, memastikan penyediaan prasarana dan sarana produksi pertanian, alat mesin pertanian pra- dan pasca-panen (RMU, Gudang, Dryer), serta pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman dengan pelibatan aktif masyarakat dan pelaku usaha lokal (misal penangkar benih lokal).

Ketiga, diperlukan pelatihan dan penyuluhan secara berkelanjutan baik kepada petani, penangkar benih serta perbanyakan demoplot dan perkuatan Balai Penyuluh Pertanian (BPP).

Keempat, membangun Korporasi Petani melalui fasilitasi dan pendampingan kelompok tani dan gabungan kelompok tani yang sudah terbentuk.

Kelima kepastian kerjasama off taker, pemanfaatan teknologi informasi dan inisiasi untuk pembangunan pabrik pakan ternak yang dapat mengolah jagung hasil produksi petani.
Keenam, pembiayaan terintegrasi multi kementerian melalui Dekon/TP, DAK tematik Food Estate/Kawasan Sentra Produksi Pangan serta APBD, PHLN (seperti PRISMA) dan sumber pembiayaan lain.

Rekomendasi yang Menteri berikan untuk pengembangan NTB di bidang pangan dan pertanian, pertama penyediaan infrastruktur wilayah, termasuk infrastruktur pendukung konektivitas antar wilayah/pulau, yang secara ekonomi akan mendukung pengembangan pertanian di Nusa Tenggara Barat.

Kedua, pengembangan potensi pertanian termasuk optimalisasi budidaya di lahan kering yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Ketiga, pengembangan nilai tambah hasil pertanian, termasuk penerapan teknologi guna mendorong generasi muda pertanian.

Keempat, membangun Korporasi Petani melalui fasilitasi dan pendampingan kelompok tani dan gabungan kelompok tani yang sudah terbentuk.

Kelima, pengembangan sistem peringatan dini kebencanaan serta infrastruktur penanganan bencana yang disesuaikan dengan tipologi bencana di NTB. Keenam, pembiayaan terintegrasi multi kementerian melalui Dekon/TP, DAK tematik Food Estate/Kawasan Sentra Produksi Pangan serta APBD dan sumber pembiayaan lain.(hum/red)

Categories
Nasional

Presiden Jokowi Bertemu Pegiat Reforma Agraria Bahas Solusi Sengketa Tanah

Koran Jurnal, Jakarta – Pemerintah selalu berupaya agar program reforma agraria yang selama ini berjalan dapat dirasakan betul manfaat dan dampaknya oleh masyarakat. Dalam sejumlah kesempatan, Presiden Joko Widodo beserta jajaran terkait bertemu para pegiat agraria untuk mengetahui keinginan dan pandangan dari para petani atau masyarakat yang hendak mengelola lahan reforma agraria.

Pada Kamis, 3 Desember 2020 ini, Presiden Joko Widodo bersama jajaran terkait kembali bertemu para pegiat reforma agraria untuk mengetahui berbagai persoalan yang ada di lapangan dan menemukan solusi yang dapat disepakati bersama dari pertemuan tersebut. Pertemuan ini merupakan bagian dari rapat maraton tentang reformasi agraria.

“Ini agar betul-betul nanti bisa terealisasi sehingga masalah-masalah yang berkaitan dengan reforma agraria bisa mengalami percepatan dan akselerasi dalam menyelesaikan (persoalan) yang belum-belum,” ujar Presiden saat memberikan pengantar.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, yang memberikan keterangan selepas pertemuan mengatakan bahwa baik pemerintah maupun para pegiat yang hadir dalam pertemuan berupaya mencapai titik temu dan mencari solusi bagi persoalan atau kendala yang dihadapi di lapangan.

“Siang hari ini Presiden telah mengumpulkan beberapa menteri yang berkaitan dengan reforma agraria dan diikuti oleh teman-teman dari LSM. Presiden tadi telah meminta bagaimana mengurai berbagai persoalan itu dengan menentukan yang pertama adalah mencari persoalan-persoalan yang menjadi prioritas dan yang kedua menggunakan timeline dengan target tertentu,” ujarnya selepas pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan A. Djalil, menerangkan bahwa pihaknya akan segera melakukan identifikasi terkait dengan semua hal yang dibicarakan antara pemerintah dengan para pegiat dalam pertemuan itu. Nantinya, pihaknya akan menyusun prioritas kerja untuk menyelesaikan hal-hal yang dapat segera diselesaikan terlebih dahulu.

“Kita akan identifikasi. Mana yang paling mudah kita selesaikan akan kita selesaikan sesegera mungkin sehingga begitu selesai ini kita punya kepercayaan diri dan menjadi model untuk menyelesaikan hal lain,” tuturnya.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, yang turut memberikan keterangannya juga mengungkap bahwa pemerintah berkomitmen untuk menjalankan Penyelesaian Penguasaan Tanah Dalam Kawasan Hutan (PPTKH) untuk mempercepat reforma agraria melalui legalisasi obyek agraria di kawasan hutan.

Kepala Staf Kepresidenan menegaskan bahwa Presiden Joko Widodo memiliki kepedulian dan semangat kuat untuk membuat program reforma agraria tersebut dapat terus berjalan untuk memperjuangkan keinginan masyarakat.

“Presiden sangat _concern_ dan memiliki semangat yang kuat untuk membuat reforma agraria betul-betul bisa dirasakan oleh masyarakat dan berbagai upaya itu telah dilakukan secara nyata,” ujarnya mengakhiri.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Kapolri Jenderal Idham Azis.

Sementara para pegiat yang hadir yaitu Ketua Umum DPP Gerakan Masyarakat Perhutanan Sosial Siti Fikriyah, Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria Dewi Kartika, Ketua Badan Registrasi Wilayah Adat Kasmita Widodo, dan Sekretaris Umum Serikat Petani Indonesia Agus Ruli.

Sebelumnya, pada 23 November 2020 lalu, Presiden juga menggelar pertemuan dengan para pegiat reforma agraria tersebut. Selain keempatnya, saat itu hadir pula Direktur Eksekutif Akatiga Nurul Widyaningrum, Manajer Regional Papua dan Papua Barat World Resources Institute (WRI) Indonesia Julia Kalmirah, Sekretaris Jenderal Aliansi Petani Indonesia (API) M. Nuruddin, dan Ketua Harian DPP Koalisi Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Dani Setiawan.(BPMi/red)

Categories
Polhukam TNI

Panglima TNI Tatap Muka Dengan Tokoh-Tokoh Penting di Papua

Koran Jurnal, Papua – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Irwasum Polri Komjen. Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si., melaksanakan kunjungan kerja Papua, bersilaturahmi dan bertatap muka langsung dengan Forkopimda, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Adat Papua, dengan menerapkan Protokol kesehatan yang cukup ketat, bertempat di Rimba Papua Hotel Timika, Papua Indonesia, Sabtu (28/11/2020).

“Merupakan sebuah kehormatan bagi saya dapat bertatap muka dalam rangka silaturahmi bersama Forkopimda serta para Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat Papua dan Papua Barat,” terang Panglima TNI.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan sambutan oleh Tokoh Pemuda Papua Bapak Yanto Eluay. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Panglima TNI dan Irwasum Polri atas kehadiran, perhatian yang tulus bagi masyarakat Papua, Damai Papua, Damai Indonesiaku.

Irwasum Polri menyampaikan sambutan pengantar, bahwa kegiatan ini adalah moment penting untuk menjaga persatuan dan kesatuan di tanah Papua, terlebih di tengah Pandemi Covid-19.

Menyikapi tingginya kasus Covid-19 di Papua Panglima TNI menyampaikan agar seluruh elemen masyarakat tidak boleh lengah. Protokol kesehatan harus sudah menjadi kebutuhan dan bagian hidup sehari-hari. Diperlukan kerja sama dan masyarakat yang bersatu dalam melaksanakan protokol kesehatan.

“Slogan, *Saya melindungi saudara dan saudara melindungi saya*, harus menjadi kesadaran semua orang. Kita saling melindungi dengan disiplin melaksanakan 3M (Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak),” terang Panglima TNI.

Hal itu berarti persatuan dan kesatuan seluruh masyarakat dalam melaksanakan 3M sangat penting guna meraih kebebasan dari Pandemi Covid-19.

Terlebih dalam waktu dekat, akan dilaksanakan Pilkada. Tentunya rangkaian penyelenggaraan Pilkada cukup rawan dengan berbagai dinamika, ditambah dengan adanya Pandemi Covid-19. Tentunya perlu kedewasaan dalam berpolitik, berdemokrasi, dan menyampaikan aspirasi, sehingga seluruh tahapan Pilkada dapat berjalan baik dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Papua dan Papua Barat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari NKRI. Keindahan dan kekayaan alam adalah anugerah dari Tuhan. Wilayah ini memiliki berbagai potensi dan tantangan yang harus dikelola bersama oleh seluruh elemen masyarakat demi kesejahteraan.

Tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat memegang posisi yang sangat penting, karena memiliki pemahaman yang baik terhadap situasi sosial kemasyarakatan dan kearifan lokal di daerahnya masing-masing. Tokoh masyarakat adalah jembatan antara pemerintah dan masyarakat luas.

“Kita menyadari, terdapat banyak tantangan yang harus kita selesaikan. Hal tersebut harus kita hadapi bersama-sama, saling bahu-membahu dan berkoordinasi untuk kemajuan Papua, Papua Barat dan Seluruh Indonesia,” ungkap Panglima TNI.

Pemerintah telah mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 20 Tahun 2020 yang ditetapkan pada tanggal 29 September 2020 tentang Tim Koordinasi Terpadu Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat yang diketuai oleh Wakil Presiden RI.

Hal tersebut menjadi bukti keseriusan Pemerintah untuk mengutamakan pendekatan kesejahteraan sebagai langkah utama untuk menyelesaikan berbagai permasalahan di Papua dan Papua Barat.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa kita bersama harus meningkatkan kualitas masyarakat Papua dan Papua Barat meliputi kualitas pendidikan, kualitas kesehatan, lapangan kerja dan kualitas kehidupan, agar masyarakat Papua dan Papua Barat lebih berperan dalam membangun daerahnya.

“Saya yakin Papua dan Papua Barat akan semakin sejahtera dan maju, karena Papua dan Papua Barat memiliki semua hal yang dibutuhkan untuk menjadi daerah yang maju. Dengan syarat kita harus bersatu padu untuk meningkatkan kualitas SDM, memastikan kedamaian dan stabilitas, untuk pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Papua dan Papua Barat,” tegas Panglima TNI.

Sambutan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto diakhiri dengan “Bersama kita bisa. Bersinergi untuk negeri.”

Turut hadir dalam kegiatan ini segenap Pejabat TNI dan Pejabat Polri, Uskup Agats, Uskup Manokwari, Mewakili Keuskupan Merauke Pastur Amo, Mewakili Keuskupan Timika Pastur Rudolf Kambayong, Kepala Perwakilan Komnas HAM Papua, Ketua Lemasko, Ketua Lemasa, Kepala Suku Nduga, Kepala Suku Moni, Kepala Suku Mee, Kepala Suku Damal, Kepala Suku Dani, Tokoh Suku Kamoro, Direktur YPMAK, Bapak Yanto Eluay (Tokoh Pemuda), Ibu Maria Florida (Tokoh Perempuan), Sekda Mimika dan Asisten-2 Bupati Nduga.(Pusp/red)

Categories
Polhukam

Presidium Relawan Indonesia Bersatu Apresiasi Pertemuan Jokowi dan Prabowo di MRT

Koran Jurnal, Jakarta – Puluhan organ relawan Jokowi yang tergabung dalam Presidium Relawan Indonesia Bersatu (RIB) mengapresiasi pertemuan antara Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto, di kawasan Stasiun Mass Rapid Transit (MRT) Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada pagi tadi, Sabtu (13/07/2019).

“Presidium Relawan Indonesia Bersatu mengucapkan selamat atas rekonsiliasi Jokowi dan Prabowo di MRT Jakarta demi keutuhan NKRI,” ujar Ketua Presidium RIB Lisman Hasibuan saat dijumpai di kawasan Monas, Jakarta, Sabtu (13/07/2019) malam.

Lisman mengatakan, pertemuan itu merupakan momen terbaik bagi bangsa Indonesia dan mengakhiri berbagai polarisasi yang terjadi di tengah masyarakat selama pemilihan umum (pilpres) 2019.

Dia juga mengungkapkan, apa yang disampaikan serta disepakati oleh Jokowi dan Prabowo bahwa tidak ada lagi sebutan pendukung 01 atau 02 yang ada hanyalah Garuda Pancasila dan Merah Putih, adalah merupakan salah satu bentuk rekonsiliasi anak bangsa untuk bersama-sama membangun bangsa Indonesia lebih maju.

“Kita semua bersaudara. Salam Persatuan dan Kesatuan Sila ke 3 Pancasila,” tukasnya.

Diketahui, dalam pertemuan bersejarah itu, Presiden Jokowi menyampaikan harapannya agar para pendukung juga melakukan hal yang sama, karena kita adalah saudara se tanah air.

“Tidak ada lagi yang namanya 01, yang namanya 02, yang namanya cebong, yang namanya kampret. Yang ada adalah Garuda, Garuda Pancasila,” tegas Presiden seraya mengajak semuanya untuk merajut dan menggerakkan kembali persatuan membangun bangsa karena kompetisi global antar negara sangat ketat, sehinga perlu kebersamaan memajukan bangsa ini.

Menanggapi hal itu, Prabowo Subianto sebagai rivalnya menyampaikan sepakat tidak ada lagi julukan cebong dan kampret.

“Saya setuju, sudahlah ngga ada cebong-cebong, ngga ada kampret-kampret, semuanya merah putih,” tegas Prabowo.

Adapun organ-organ Presidium Relawan Indonesia Bersatu yang mengapresiasi pertemuan tersebut yakni, Relawan Do’akan Jokowi Menang, BPJS (Barisan Perempuan Jokowi Sumut), GMKB (Generasi Muda Kasih Bangsa), RAJA Indonesia (Relawan Jokowi Amin), GANN Maju Bersama Jokowi, Projo Jati,
Himpasu (Himpunan Masyarakat Pra Sejahtera Sumut), Sikap JPKP, KNPI, Gerakan Karya Justitia Indonesia (GKJI) DPD Banten, Gerobak Cinta (Nawacita Indonesia, Indonesia Maju), BADJO NKRI (Barisan Dukung Jokowi), Rakyat Indonesia Hebat, dan puluhan organ-organ lain yang tergabung dalam Presidium RIB.(red)

Categories
Megapolitan Politik

PKS, Gerindra dan PAN Sepakati Koalisi Tidak Mutlak di Pilkada 2018

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Tiga pimpinan partai politik dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Amanat Nasional (PAN) menyatakan sepakat bahwa dalam memberikan dukungan kepada bakal calon kepala daerah untuk Pilkada 2018 di setiap daerah tidak mutlak selalu berkoalisi.

Salah satu kesepakatan dari hasil pertemuan tiga pimpinan partai itu diutarakan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam konferensi pers seusai melakukan pertemuan bersama di kantor DPP PKS, Jalan TB. Simatupang, Jakarta Selatan, Minggu (24/12/2017).

Pertemuan selama satu jam tersebut, membahas seputar penentuan bakal calon kepala daerah yang akan diusung oleh koalisi partai tersebut pada Pilkada 2018 mendatang.

“Dalam pembicaraan kita sepakat juga di beberapa tempat mungkin kita mengambil jalan berbeda beda,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, dukungan yang diberikan partai kepada calon kepala daerah di setiap daerah Pilkada bisa berbeda dan tidak selalu bersama-sama.

“Kalau kita pisah di beberapa tempat bukan berarti tabu bagi kami. Tidak harus selalu formal, jadi kita fleksibel. Karena kita harus mendengarkan suara dari bawah,” imbuhnya.

“Tidak mutlak di setiap daerah kita jadi satu, belum tentu !,” tandasnya.

Sementara menyambung hal itu, Presiden PKS Sohibul Iman mengatakan bahwa dukungan untuk calon kepala daerah dan proses koalisi partai dalam Pilkada 2018 didasarkan pada kesepakatan bersama.

“Jadi kita bersama-sama berdasarkan kesepakatan dan kalau harus berbeda pun didasarkan kepada saling pengertian,” tukasnya menambahkan.

Rencananya PKS akan mengumumkan penentuan calon kepala daerah untuk Pilkada 2018 pada lusa Rabu (27/12).

Diketahui, rangkaian pilkada serentak akan dimulai dengan masa kampanye pada 15 Februari hingga 23 Juni 2018. Masa tenang akan berlangsung pada 24-26 Juni 2018. Sedangkan pemungutan suara akan digelar pada 27 Juni mendatang.

Pilkada serentak berlangsung di 171 daerah. Sebanyak 17 provinsi bakal menggelar pemilihan gubernur, 39 kota memilih walikota, dan 115 kabupaten memilih bupati. Sedangkan jumlah tempat pemungutan suara sebanyak 392.226 dengan 167 ribu lebih daftar pemilih sementara.

Pewarta : Anton